KPR Konvesional vs KPR Syariah

Perdebatan antara KPR Konvesional dan KPR Syariah tidak lepas dari perdebatan Bank Konvesional dan Syariah itu sendiri sebagai basis dari program KPR tersebut. Keputusan mengambil Syariah atau Konvensional pada beberapa orang mungkin disebabkan oleh banyak faktor seperti keyakinan, pertimbangan keuntungan, hingga berbagai pertimbangan lain.

Sebelum memutuskan mengunjungi kategori KPR Konvensional atau KPR Syariah ada baiknya anda berdiskusi terlebih dahulu…

Ditulis dalam KPR Syariah. 48 Komentar »

48 Tanggapan ke “KPR Konvesional vs KPR Syariah”

  1. arif Says:

    Tambahin lagi dong infonya. Lagi tertarik sama topik ini tapi nggak tau sumber-sumbernya. Thx

  2. dediependi Says:

    lho …trus….(minat nih infonya)

  3. Sigit T Says:

    Sebagai muslim yang baik hendaknya kita memilih jalur Syariah,walaupun ada yang mengatakan kemudahan dan kecepatan dalam syariah masih kalah dengan konventional.Itulah ujian dari Tuhan untuk memilih sebagai muslim yang Intens atau tidak.
    To be good Muslim to be good Citizen.

    • fajar Says:

      setuju bung sigit. syariah adalah solusi dari krisis keuangan sekarang.

      syariah bukan alternatif, syariah adalah solusi.

      jauhkan diri anda dari sesuatu yang bernama riba

  4. Fauzy Says:

    Setuju bung sigit…

    Kita harus usaha ke arah yg syariah …….. Klo niat kita baik insya Allah ada jalan….

    Aku skrng lg menjajaki KPR Syariah di BMI , mohon infonya donk KPRS yg bagus di bank mana yach…?

  5. Bikinblogger Says:

    Menurut pengalaman gw,

    KPR syariah cumak bungkus saja, pelaksanaanya tidak ada yang mengandung syarie sama sekali. Setahu gua Nabi Besar Muhammad menganjurkan orang dagang maksimal ngambil margin 20% secara maksimal. KPR BII syariah yang gua coba bisa ngambil keuntungan 300%, what the hell ? Malah lebih gede dari sistem riba bank konvensional.

    Jangan terjebak dengan label, lihat pelaksanaannya. It is the singer not the song my friend…

  6. Wulansari Says:

    Hi Mas Pri..

    baca blog ini benar – benar membantu banget…jadi nambah ilmu soal rumah..soalnya saya berencana menikah tahun depan dan ingin segera memiliki rumah dengan alasan kalo mengontrak pun biaya sudah tinggi alangkah lebih baik menurut saya langsung beli rumah dengan cara mencicil yang pada akhirnya rumah tersebut bisa menjadi hak milik.
    mengingat saya bekerja di PT Lippo Karawaci Tbk, dan gaji saya ditransfer via Lippo Bank, bagaimana menurug Mas Pri KPR dengan Lippo Bank ? bank tersebut kan sekarang sudah di take over oleh Malaysia …
    thanks so much for wonderfull blog

  7. Samadikun Says:

    Mas tolong dibantu saya untuk informasi pembelian rumah baru dari developer dengan cara kredit syariah lewat bank apa. Kalo di Kota kecil (Kab. Lumajang) apa dilayani ya secara syariah. Terima kasih

  8. caliform04 Says:

    salam kenal…

    sekedar menanggapi pernyataan mas bikinblogger, mengenai anjuran Nabi Muhammad SAW mengambil margin 20%.. saya belum mengatahui hadits yang mengatakan demikian. walopun begitu, dalam jual beli ada dua cara yang diperbolehkan oleh Nabi Muhammad SAW, pertama adalah secara jujur/terang-terangan memberitahukan harga barang beserta margin/keuntungannya.. dan yang lain, kita juga diperbolehkan berdagang tanpa memberitahu berapa laba/margin yang kita dapatkan, walaupun itu mengambil laba >100%… tapi memang pada praktiknya Nabi Muhammad menjual barang hanya mengambil untung sedikit saja.

    jika dibandingkan memang margin syariah lebih tinggi daripada bunga konvensional, saya rasa ini terjadi karena saat ini syariah masih minor tidak seperti konvensional. usaha yang bermain pada lingkup yang lebih kecil pasti mengambil untung lebih besar. bandingkan saja antara hypermarket yang mengambil untung lebih sedikit dengan toko kelontong yang mengambil untung lebih besar… demikian.. maaf kalau ada salah..!!

    wass… regards

  9. inverter.shop.tm Says:

    kpr syariah?
    saya mau, tapi terus terang agak sulit mendapatkannya.
    dan Cicilannya mahal.
    Saya sebagai orang kecil, belum sanggup.
    Cocoknya KPR syariah itu untuk kalangan menengah keatas.
    Kalangan menengah kebawah seperti saya gak cocok kalau dilihat dari sisi angsurannya.

    • rina Says:

      yahh begitulah mas…
      KPR syariah nampaknya cuman untuk yg mampu… bagi yg gak mampu KPR konvensional deh.. hik hik
      yang syariah tinggi banget margin-nya.
      ibaratnya si rentenir berlabelkan syariah…
      mengapa kita lebih terkesima dg labelx?

  10. sanja Says:

    mungkin temen2 harus lebih selektif saja, mencari kpr dari bank mana yang cocok dengan kemampuan kita, per januari 2008 ini teman saya ambil kpr di permata bintaro, dengan bank permata, DP 10% dari harga jual dia dapat flat 3 tahun, habis itu suku bunga akan mengikuti BI, insya allah saya lagi proses di bank muamalat. bulan januari ini saya dapat flat 8.33% selama 15 tahun. di tambah keuntungan DP yang hanya 15% dari harga jual. .

    Klo menurut saya, mungkin syariah atau tidak, yang penting perhitungan kpr benar, dan keuntungan2 lain seperti DP dan bunga nya jg memenuhi kantong kita. karena pada intinnya kita “ngutang” :D

  11. jack Says:

    pada dasarnya bunga tu riba…dan barang siapa memakan riba dia akan dtimpa bencana,sakit2an dan do’anya tak terkabul…wallahualam.

    • rina Says:

      coba pahami apa itu riba…
      salah satu cirinya adalah adanya faktor “Time value of Money” yg diharamkan..
      dan KPR Syariah sangat konsisten menerapkan Faktor ini.
      Tapi sayangnya masyarakat cuman men-judge dari labelx (pokoke syariah) tanpa menyelidiki apakah didalamnya syariah atau tidak…

      • neilhoja Says:

        ekonomi Islam sama sekali tidak mengenal adanya konsep “Time value of money” tapi menggunakan prinsip “Economic Value of time”.

        artinya, uang tidak bisa bertambah hanya karena berlalunya waktu, akan tetapi.. waktu dapat bernilai ekonomis, bila ditambah dengan faktor2 produksi lain.. semisal lewat perantara jual beli. :)

        riba secara sederhana adalah, tambahan yang dikenakan atas pinjaman. sedang dalam akad bank syariah, yang berlaku bukanlah pinjaman.. tetapi jual beli. jadi, boleh saja mengambil keuntungan (margin profit) bukan?

    • dini Says:

      Setuju. parahnya lagi, praktek riba dilakoni oleh bank-bank Islam yang meng-klaim dirinya berbasis syariah. apa nggak lebih dosa lagi tuh?!!? yang satu pake istilah index, satunya bunga bank, satunya lagi margin, dll. yang satu pake istilah bunga tabungan, satunya lagi pake istilah bagi hasil. apapun istilahnya, riba tetap riba. disebutkan dalam hadist bahwa bunga bank/tabungan itu ANAK HARAM (mohon dicek). Ini fenomena jaman yang katanya maju. Kalo sudah bilang masalah kredit rumah, bunga bank bener-bener bikin klenger. belum lagi suruh ngurus NPWP. lha wong pajak ke Allah (2,5%) saja jarang bayar, lha kok wajib bayar pajak ke KPP. nggak ada jaminan uang itu BENAR utuh untuk kepentingan negara, apalagi dapat timbal balik. Tapi, kalo bayar pajak kepada Allah, insyaallah pasti, yakin malah dapat imbalan setimpal, bahkan lebih. Semoga Allah memberikan jalan terbaik bagi saya, anda, dan siapapun yang ingin memiliki rumah.

  12. su51 Says:

    asw,..
    sy blum begitu yakin dengan mengatakan bunga itu riba?
    so KPR baik itu konvensional atau syariah slagi kita tidak diberatkan dan merasa enjoy az menurut sy ga ada masalah,.. klu mw riba or konvensional. Toh sekarang banyak bank syariah ga menjamin bahwa mereka dapat dana yang memang benar2 syariah…..

    • neilhoja Says:

      kenapa tidak yakin? bukankah telah jelas.. bahwa bunga bank (yang notabenenya tambahan atas pinjaman) adalah riba.

      tidak yakin atau tidak tahu? :D

      *peace

      • Zein Says:

        kebanyakan sih tidak tahu …

        okelah mencari yg syariah murni 100% memang belum ada, tapi itu masih lebih dr pd tdk sama sekali

  13. MUSLIM Says:

    Betul mas caliform, selama antara penjual dan pembeli sudah sepakat/setuju dengan harganya dan tertulis dalam sebuah kesepakatan antar kedua belah pihak, tidaklah melanggar syariah. Tidak ada hadis yang menyebutkan laba yg syar’i itu hrs dibwah 20%. Saya sendiri berakad dengan bank niaga syariah, memang tinggi cicilannya, tapi saya tidak kuatir lagi dengan fluktuatifnya suku bunga bank yang bisa jadi akhirnya angka finalnya lebih tinggi dari cicilan syariah. Rumah saya berkah, air tanah jernih dan lancar, nyaman, aman, anak bayi betah, rejeki saya semakin melimpah. Insya Allah Fatwa MUI dikeluarkan agar supaya muslim bersih dari segala riba. Entah apapun kata orang2 yang mengatakan bahwa tidak ada bedanya sistem syariah dan konvensional, Namun saya percaya hal seperti ini telah di pelajari dengan baik oleh ulama2 kita di MUI bahwa hanya bank syariah yang halal buat umat muslim.
    Filsafat menguntungkan KPR syariah yang bisa bapak/ibu ketahui salah satunya adalah, dengan angka cicilan tetap/Fix setiap bulan (dan masa cicilan pasti Fix/ tidak akan pernah diperpanjang jika suku bunga naik), maka akan memperingan kita kedepannya, karena semakin bertambah umur manusia PADA UMUMNYA mereka akan diiringi semakin lebih meningkat pula penghasilannya (bisa dibuktika/diamati koq). Sehingga cicilan yang tetap tadi semakin lama terasa semakin ringan. Jika terjadi pinalti keterlambatan maka uang tersebut disalurkan kepada orang2 yg tidak mampu, serta bisa di negosiasikan kemudian jika suatu saat nanti si pencicil tidak sanggup membayarnya.

    • rina Says:

      1. Kita pembeli sbg tentunya”terpaksa” menyetujui skema rentenir apapun krn
      bargaining power kita lemah…
      (nah ininya yg tidak syariah)

      2. suku bunga floating bisa jadi tinggi bisa jadi rendah, diperkirakan margin KPR syariah emang lebih tinggi

      3. Kita sbg muslim sebaiknya tidak taklid buta (100%) dg MUI/ulama, tapi kita wajib mempelajarinya…
      4. faktanya bila tidak dapat bayar lagi, bank kpr syariah akan menyitanya dan melelangnya…

      • neilhoja Says:

        prosedural dan operasi kerja bank syariah diatur dan diawasi Dewan Syariah Nasional, jadi sudah ada yang menjamin kehalalannya… :) tapi, kalau saudari ga percaya.. silahkan cross check sendiri standart operation bank syariahnya…. ;)

        1. rentenir? bukankah akadnya jelas.. yakni jual beli? salahkah mengambil untung dalam perdagangan? masalah kenapa ko ga ambil untung kecil saja.. dugaan saya, (sedikit banyak pernah belajar dagang): bisa jadi bank syariah menjaga persaingan harga pasar. dapat dibayangkan bila harga jual bank syariah jauh lebih rendah daripada bank konvensional, maka yang terjadi banyak bank konvensional (yang notabenenya masih sedarah) akan kolaps…

        2. pilih mana, yang pasti atau yang floating? bagaimanapun, menunggu yang tak pasti jauh lebih menyakitkan… :D

        3. memang benar, kita juga harus belajar (seutuhnya) tidak setengah-setengah. namun ga semua orang mampu, (seperti halnya ilmu kesehatan/ kedokteran), karenanya kita serahkan saja sama ahlinya. :)

        4. kalau emang ga mampu, masak harus dipaksa? :D

  14. Ary Says:

    Saya sdg ngajukan KPR melalui Baiti Jannati milik Bank MUamalat. Meski agak lama prosesnya & lumayan ribet (subyektif saya) tapi dibandingkan KPR yg lain setahu saya di Bank Muamalat yg paling ringan (saya bandingkan dg bank syariah dan konvensional lainnya). Tapi tetap semangat & harus sabar…. Pd prinsipnya kata sebagian besar ulama boleh2 kita kredit rumah (krn pertimbangan keterbatasan finansial kita), nah jika ada yg lebih “selamat” kenapa harus terjebak dg riba? Bedanya (syariah dg konvensional) terletak di akadnya (beda sedikit tapi hukumnya sudah berlainan). Nah loh….

  15. carnelian Says:

    @ary,anda kena margin point berapa?
    sampai saat ini saya yakin yg paling murah marginnya di permata bank syariah.9,9% efektif(fixed sampe lunas).boleh share di muamalat kn berapa?

  16. MUSLIM Says:

    Kayaknya tergantung masa cililannya deh mas, jadi baru bisa dicompare %%nya. AYO RAME RAME MENUJU SYARIAH

  17. Kamen Rider Says:

    Syariah BULLSHIT!
    1. apa beda bunga KPR konvensional sama Margin syariah bedanya dimana? cuma beda bahasanya ARABNYA doang!
    2. Apakah syarat pengambilan KPRS itu harus karyawan yg bekerja 2 tahun dulu….lalu bagaimana dengan karyawan yg sudah ada SK pengangkatannya tp baru bekerja 4 bulan? (apakah dijaman nabi ada segala sesuatunya diukur dulu dgn lamanya dia bekerja?)padahal niat dia sudah baik utk mengambil syariah…ternyata syariahnya sendiri yg mempersulit harus inilah itulah…bullshit!, ingat ketika dia akad adalah sistem kepercayaan dan bersumpah didepan ALLAH S.W.T, ternyata syariah tidak percaya kepada orang muslim itu sendiri
    3. sekian…jujur saya adalah orang yg dikecewakan oleh sistem syariah DI INDONESIA

    • rina Says:

      tidak perlu pake kata2 bullshit.. segala
      kan yg keliru aplikasi nya bukan tataran teorinya…

    • neilhoja Says:

      bunga = hasil dari nilai uang dikalikan waktu. artinya, bank ga perlu susah payah dagang, berproduksi atau jenis2 transaksi lain.. untuk dapetin DUIT. persis kayak rentenir dan lintah darat. cukup dengan ongkang2 kaki, akan dapet keuntungan…

      untung = hasil dari penjualan produksi dikurangi modal. artinya, bank syariah melakukan proses produksi a.ka. usaha, untuk bisa dapet DUIT. usaha inilah yang dinilai… persis kayak penjual di pasar. :D

    • pepe Says:

      maaf mgkin dua2nya harus d koreksi neh…pasti ada yg salah salh satunya…jd g usah sling menghujat, g bagus lho…

      • neilhoja Says:

        @ mas pepe: yang dikoreksi yang mana nih mas? ada masukan?

        @ kamen rider: BTW, margin itu bukan bahasa arab lo… tapi bahasa inggris. :D

        terkait prosedural lama bekerja, saya yakin semua pengusaha manapun ga ada yang mau rugi. makanya, bank syariah pun tidak akan dengan mudah mengucurkan kpr syariah kalau tingkat resiko yang dimungkinkan timbul (bagi pekerja yang kurang dari dua tahun) lebih besar…

        bukan masalah dipersulit, tapi demi menghindari terjadinya kredit macet sebagaimana yang terjadi di amerika beberapa bulan yang lalu… terkait prime mortgage, yang bahkan memaksa pemerintah federal mengucurkan dana bail out hingga 700 juta us Dolar.

        aturan itu ada bukan untuk mempersulit, tapi demi menciptakan adanya keseimbangan. :)

  18. hendra Says:

    share dong ????? saya juga pake syariah nih karena dari devlop yang kerja samanya sama bank BTN syariah , trus saya lihat tabel angsurannya besar banget dari yang di cover KPR
    kalo saya bandingkan dg bank konvensional bisa beda 200 sampe 300 ribuan gitu,,,
    trus denger denger biaya asuransinya juga gede banget bisa sampai 5% bener ga yah

  19. R@dzi Says:

    Dari Pendapat beberapa teman diatas ada benarnya. Saat ini Oktober 2008 Banyak Bank Syariah dan Convensional lagi naik turun suku bunga.

    Saat anda bertransaksi di bank dan mengetahui suku bungga serta denda keterlambatan ini diperbolehkan dalam Islam. tapi jika anda terlambat hingga kena bungga, bunga dari bungga ini yang tidak dibenarkan dalam Islam.
    Maksudnya Bunga dari denda atas keterlambatan dengan dasar tidak sanggup untuk membayar tepat pada jatuh tempo.

    Pengalam sy di bank Danamon Marelan, saat saya akad kredit pinjaman mereka bilang fix 13%. setelah saya hitung ulang ternyata fix 47.xxxx %

    Disini saya sangat kecewa, tapi apa dikata, ternyata ada belangko yg saya teken bernilai cicilan 47.xxxx%. inilah pengalaman pertama saya.

    Bagi anda yg ingin pinjam uang hati2 jika pengalaman ini terjadi pada anda, lihat dan perhatikan serta minta keterangan sejelas-jelasnya pada pegawai bank yg bersangkutan.

    Kesimpulan. Jika anda berniat bertransaksi via Bank lebih baik ke bank syariah. dan pelajari dalam islam tentang riba dan halal untuk dapat berkahnya.

  20. Thank You Blogger(S) » My Mind, My Life, My Heart Says:

    [...] 6. Pilih KPR Syariah ato KPR Konvensional [...]

  21. azizah Says:

    alhamdulillah..sudah dua kali aply KPR bank syari’ah, tidak ada masalah..prosesnya cepat, 3 minggu langsung cair..marginnya murah meriah.. flat 15 tahun, pelayanannya ramah…tenang dan damai sampai lunas..
    Dibandingkan dengan KPR konvensional yang menawarkan bunga rendah saat akad 1 hingga tahun pertama dan selanjutnya ‘terserah anda’…tentunya… ‘kami tak mungkin pindah ke lain hati’
    Makasih banyak KPR syari’ah..go on!!

  22. Jon Says:

    Kl boleh tau, mb azizah pake KPR bank syariah mana ya..???
    coz saya sedang mencari kpr mana yang lebih “baik”

    thx y sebelumnya

  23. andry Says:

    mohon mba azizah memberitahu kami bank syariah mana yg mba maksud, trims sebelumnya

  24. kukusan Says:

    Info perumahan untuk keluarga maupun single yg ingin mencari rumah. Telah dibuka Perumahan Kukusan Town House yg berada di daerah Kukusan, Beji, Depok. Lokasi belakang Universitas Indonesia (UI) keluar lewat stadion UI sangat strategis sekali, akses sangat mudah, kawasan sejuk dan asri. Menggunakan KPR BNI Syariah.

  25. kosegu Says:

    Untuk mengajukan aplikasi KPR, hendaknya kita perhatikan dulu tingkat suku bunga bank indonesia (SBI) apakah sedang dalam trend naik atau turun. Coba perhatikan SBI pada tahun 1998, 2005, 2008 lalu dan tahun 2010 ini pelajaran apa yang bisa diambil dari hal ini? Setelah itu lakukan perbandingkan dengan bank2 penyedia KPR mana yang lebih menberikan bunga/margin yang lebih rendah untuk kita sebagai customer. Jangan terjebak dengan bunga/margin yang rendah pada tahun2 awal tahun2 berikutnya siap2 dicekek :( dengan bunga yang terus naik dan jarang yang mau turun (mana ada sih bank yang mau rugi) konsep inilah yang dipakai oleh bank konvensional. Untuk bank syarih cicilannya fix hingga selesai, ini yang bisa membuat hati tenang dan kita dapat merencanakan alokasi dana untuk hal yang lain (karena sudah jelas cicilannya). Saat ini margin/bunga bank syariah cukup kompetitif setara dengan 13%-14% pertahun. Lagipula wajib hukumnya bagi setiap muslim :)

  26. Yayan Syahrial Says:

    Kami dari BNI Syariah cab Jakarta Selatan , Ingin mengajukan kerjasama Pembiayaan KPR, keunggulan BNI Syariah selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas, Rasa tentram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi Ribawi, Tarif bersaing, DP 10%, Flat Margin 9,31% untuk 15 th….. Info selanjutnya bisa Hub kami : Yayan (021) 70651550 / 085691414994

  27. Poen Says:

    rumah model Mel Gibson
    HS 081399264187

  28. dery Says:

    ad rumah style e5panola ?

  29. hendri Says:

    ini mau ngajuin di bank bri syariah 12,3 persen flat slama 10tahun. dak tau nih murah gak dari pada resiko 3bulan pertama murah dak tau bulan2 slanjutnya….

  30. giggsyking Says:

    Sederhana saja, bank syari’ah menawarkan akad jual beli rumah yang sah melalui melalui sistem kredit. Jual beli yang sah harus memenuhi beberapa syarat antara lain :
    1. ada penjual dan pembeli
    2. ada barang yang hendak diperjualbelikan
    3. barang tersebut mutlak milik penjual
    4. harga harus jelas dan disepakati 2 belah pihak
    5, kalau kredit harus dipastikan masa cicilannya dan tidak berubah2
    6. pembeli tidak boleh dikenakan penalty jika cicilannya nunggak, namun hal perlu perincian lagi termasuk bagaimana kalo pembeli tidak sanggup lagi mencicil.
    7. Ini yang harus diperhatikan : tidak dibenarkan ada akad lain selain jual beli tsb yang mengikat kedua belah pihak, contoh bentuk akad yang tidak syari adalah sewa beli karena disitu ada akad jual beli sekaligus sewa menyewa.
    CMIIW

  31. Tio Says:

    Perumahan di Bojong Gede Bogor, 1 KM ke stasiun Kereta, Turun angkot langsung gerbang perumahan. UM 23 Jt, Angs KPR 1,2 Jt/Bln Flat ampe akhir kredit.
    Dan Perumahan di Cilodong Depok, hunian berada di kawasan kota mandiri depok dengan harga terjangkau, UM 17 Jt-an, Angs KPR 1,7 Jt/Bln.
    http://huniankeluarga.blogspot.com

  32. azrill Says:

    bang syarat KPR itu kenapa harus dengan masa kerja min. 2 tahun ??
    gimana jk 1 tahun tp sudah menjadi karyawan tetap ??


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.