Sawangan -salah satu kecamatan di Kota Depok- adalah salah satu dari sekian banyak lokasi potensial di Jakarta sebagai hunian masal. Pada tulisan kali ini kita akan membahas 3 lokasi terbaik di wilayah Sawangan, yang terletak di sepanjang Jl. Raya Muchtar, Depok yaitu:
- Telaga Golf Sawangan, PT. Cisadane Perdana (group Sinar Mas)
- Bukit Rivaria Sawangan, PT Abadi Mukti
- Depok Maharaja, PT Gapura Prima
Jalan Tol sebagai marketing gimnick
Hampir semua developer di wilayah ini menjual janji jalan tol yang menghubungkan Cinere dan Antasari ini.
Pendapat lain
Prospek Kawasan Depok, Sawangan, Cinere (Jalan Tol Pemicunya)
Konsumen Depok Maharaja yang kecewa
Mall diseputaran Depok
Depok Town Square (Lippo), ITC Depok (Duta Pertiwi) dan Margo City Square (Djarum) serta Depok Town Center (Gapura Prima Grup)
Mei 7, 2007 pukul 12:17 pm
Yth. Admin Website http://bicararumah.wordpress.com
Kami ingin mengundang Bapak untuk berkunjung ke Perumahan TELAGA JAMBU Sawangan yang terletak hanya 200m dari Perumahan Telaga Golf.
Silakan cek website kami di:
http://telagajambu.multiply.com
Soal kualitas tidak kalah dengan Telaga Golf.
Terima kasih
Management Perumahan TELAGA JAMBU Sawangan, Depok
Mei 16, 2007 pukul 6:49 am
Tapi moga-moga segera terealisasi, soalnya udah ada sindikasi 3 bank untuk membiayai.
Juni 20, 2007 pukul 4:06 pm
telaga golf yg terbaik.. haraganya termasuk murah mengingat fasilitas.. tp tunggu aja dulu sampe ada pembangunan fisik tol.. krn liat aja tol serpong berapa lama kelarnya..
Juli 17, 2007 pukul 5:31 am
Apa ada yang bisa memberikan pendapat mengenai Perumahan TELAGA JAMBU Sawangan, Depok?
Berdasarkan lokasi dan harga (http://telagajambu.multiply.com) apakah lokasi ini cukup strategis untuk dijadikan pilihan tempat tinggal,
dan apakah dr segi transportasi ke/dari jakarta, lokasi ini termasuk mudah dicapai dgn kendaraan umum.
Trims.
September 12, 2007 pukul 5:03 am
kalo soal lokasi, dia deket banget sama Telaga Golf.. kualitas bangunan juga ga kalah sama Telaga Golf. Pas gua liat mereka pake bata merah & emang kualitasnya gak sembarangan. Marketingnya juga kekeluargaan banget, sampe2 yang punya aja ada di kantor. Udah SHM juga sih… gua lagi kumpulin duit nih biar bisa beli disana. Harganya jauh bgt sama Telaga Golf, soalnya kalo gua pikir, kalo soal fasilitas, bisa kok beli lebih murah di Telaga Jambu & pake fasilitasnya Telaga Golf. Wong cuma 100meteran jaraknya…
September 24, 2007 pukul 10:27 am
Saya salah satu pembeli rumah di Telaga Jambu. Rencananya sehabis lebaran tahun ini saya akan menempati rumah tersebut. Pertimbangan saya membeli rumah tersebut karena dengan harga yang lebih murah saya bisa mendapatkan bangunan rumah dengan kualitas yang sangat baik dan tanah yang lebih luas (LB 39/ LT 105). Kalo soal fasilitas mungkin kalah dari telaga golf tapi buat saya fasilitas bukan segalanya. Hal yang paling penting buat saya untuk membeli rumah selain kualitas bangunan rumah adalah suasana kekeluargaan dan keamanan. Soalnya semahal apapun kita beli rumah dan seluas apapun kita punya rumah kalo ngga ada suasana kekeluargaan dilingkungan kita apalagi ngga aman, kita ngga akan nyaman tinggal dirumah tersebut. Kapan nih mau beli biar bisa jadi tetangga …….. he3x
September 26, 2007 pukul 3:47 am
Kalo beli rumah, hati-hati cek tembok pembatas ke tetangga apakah benar2 2 bata (tembok kita satu dan tembok tetangga satu – terpisah) atau hanya 1 bata (tembok kita dan tetangga menyatu / sharing).
Kayak yg di Maharaja, tembok yg dibagian depan kelihatan 2 bata, tapi begitu masuk ke dalam bangunan rumah ternyata cuma 1 bata saja. Cara mengecek, mau nggak mau harus bawa tukang yg dipercaya, suruh dia manjat ke langit2 trus lihat deh dari atas temboknya 1 bata atau 2 bata, dari ketebalan temboknya
September 26, 2007 pukul 6:47 am
Wah gawat juga ya kalau gitu, ada juga developer yang nakal
Oktober 28, 2007 pukul 4:30 am
Teman-teman, alhamdulillah saya juga membeli rumah di Telaga Jambu Sawangan.
Kenapa pilih sawangan? Hmm.. kayaknya sawangan aman2 saja dari banjir. Memang, daerah selatan jakarta (depok, parung, cimanggis) umumnya bebas banjir.
Kenapa Telaga Jambu? Saya tertarik oleh pendekatan kekeluargaan yang dilancarkan marketing dan pemiliknya sendiri (Pak Yan Arial). Lagipula perumahan ini hanya 130-an unit saja, jadi jarak dari ujung belakang ke pintu gerbang tidak jauh (jamaknya beberapa perumahan sekitarnya yang sudah “established”, sulit mendapatkan lokasi di depan dekat gerbang, padahal nggak setiap saat kita mengandalkan kendaraan pribadi).
Developer kelihatannya bukanlah “big company with big names” tapi sisi baiknya mereka lebih mungkin untuk dekat dengan pembeli/calon pembeli.
Perijinan yang sudah lengkap dan diceritakan terbuka kepada calon pembeli, seperti IMB, peil banjir, bahkan perjanjian penerimaan dari warga sekitar untuk dibangunnya perumahan ini. Yang seperti ini penting buat saya.
Harga yang relatif lebih rendah dibanding perumahan sekitar. Saat itu harga jual termasuk BPHTB (biaya ini besar buat saya, tapi kayaknya sering tidak disebut2 oleh marketing perumahan lain, kecuali ditanya). Saya tinggal menyetor pada bank biaya rupa2 untuk signing KPR (administrasi, notaris). Boleh lah jadi pilihan investasi teman2.
Ehmm, telaganya ok, terletak di bagian tengah perumahan.
Tembok pemisah tetangga double.
Mudah2an janji jalan tol depok-antasari & cinere-jagorawi segera terealisasi
.
Threats?
Jalan2 depok & cinere rawan macet (lubang, masjid kubah emas, dll). Perjalanan jarak jauh ke jakarta semoga segera teratasi oleh rencana tol kelak. Yah, pening2 dulu lah dengan keadaan ini. Life isn’t always perfect, right? hehe..
thanks,
wassalamualaikum.
November 17, 2007 pukul 2:18 am
Mo ikut nimbrung neh…
Saya punya rencana mencari rumah 2nd di perumahan Bukit Rivaria.
Mungkin ada yang punya pengalaman yang bisa di sharing ke kita tentang perumahan tersebut ??? Misalkan tentang prospek, history, fasilitas, aksesnya dll…
Terima kasih atas bantuannya
November 18, 2007 pukul 8:10 am
alow semua.. lam kenal. ikut nimbrung ya…
sama neh lg nyari2 rmh. berhub pertengahan thn depan dah balik lg ke jkt.. dipkr2 dr pd ngontrak mending nyari kpr.
lg nyari sktr sawangan ni.info dong Telaga Jambu Sawangan by email.. tipe, hrg, dll…
rasanya minat nih..
kalo jd biar bs jd tetanggaan kan? hehehe
November 18, 2007 pukul 11:39 am
ada rupa ada harga.
Yg terbaik di sawangan sih “Telaga golf”
November 20, 2007 pukul 8:20 am
Yups setuju, telaga golf yg terbaik.
Ada fasilitas angkot gratisnya lagi dari dalam ke jalan besar
November 20, 2007 pukul 8:24 am
deleted
admin: iklan dan pertanyaan tidak pada tempatnya akan dihapus
peraturan iklan
peraturan bertanya
November 20, 2007 pukul 8:47 am
Info tembahan Telaga Golf Sawangan (Sinar Mas Grup) :
Cluster Malaka, Great Britain & Espanola
Harga Rumah = 230 – 900 juta
DP mulai 10%.
KPR 5,5% (berlaku hingga 5 Desember 2007)
Cicilan Rp.50.000an per hari
November 22, 2007 pukul 8:51 am
Telaga Golf memang terbaik di kawasan Sawangan. Saya sudah survei kesana-kemari sebelum membeli rumah di Telaga Golf 2 tahun lalu, di cluster france. Hambatan hanya pada akses keluar Sawangan (ada 3 opsi) : Pondokcabe, Limo atau jalan Raya Sawangan. Hari Minggu ketiga akses tersebut macet semua. Hari-hari biasa saya mengandalkan akses Limo.
Cukup bagus untuk investasi, lingkungan nyaman.
Desember 6, 2007 pukul 3:22 am
Apa ada yang mengetahui tentang Perumahan Taman Melati?. Katanya pengembang nya sudah memiliki sertifikat ISO? berapa yah.
Kalau sudah mengantongngi sertifikat ISO berarti mutu bangunan nya bagus, kokoh, tentunya setiap kavling ada “bak sampah”.
Apa pengembangnya menepati janji bahwa setiap kavling harus ada bak sampah nya, sesuai master plan yang sudah disepakati/dijanjikan dan disahkan oleh walikota Depok dan Tata kota Depok?
Desember 10, 2007 pukul 10:35 am
Mas Dwi,
Saya dan suami rencana ambil di Taman Melati Sawangan, pertimbangannya, harga masih terjangkau dan lokasi nggak terlalu jauh dari depok. Soal pendidikan di dalam ada TKnya kalo SD negeri ada di kompleks Arconya. Atau sekalian sekolah di depok. Di depok menurut saya cukup lengkap untuk pendidikan anak.
Soal pengembang, saya percaya Adhi karya pasti udah pengalaman dalam hal bangunan. Kita memang cari rumah yang kredibilitasnya oke juga.
Desember 12, 2007 pukul 1:00 am
mba sita..
boleh donk infonya Taman melati…. range harganya berapa ya?
Desember 13, 2007 pukul 11:20 am
range harga sekitar 100 jt- 250 jutaan. bisa liat juga proyek adhi karya lainnya di http://www.adhirealty.co.id/
pemasarannya di 021-70209988
Januari 2, 2008 pukul 1:57 pm
Pak Haryoko,
Saya juga ada di Cluster France. Saya beli Agustus 2005 tetapi baru diserahkan bulan Maret 2006. Rumah saya ada di daerah depan taman. Mungkin saya asing disana, krn jarang ikut kumpul-kumpul di acara bulanan warga Cluster France & ikut acara2 lain spt pada saat acara 17
agustusan.
Memang benar kendala tinggal di Sawangan akses ke Jakarta sekarang macet semua. Semoga jika Jalan Layang Ciputat yang sedang dibangun di depan Pasar Ciputat selesai bisa tambah lancar, krn sekarang orang2 utk menghindari proyek Jalan Layang Ciputat lewat Cirendeu dan Cinere.
Semoga juga jika jalan Tol Cijago dan Tol Depok-Antasari selesai jalan juga makin lancar (walaupun pasti orang makin banyak yg pindah ke daerah Sawangan & sekitarnya)
Januari 17, 2008 pukul 4:19 am
Saya sekarang tinggal di Depok Maharaja, dengan adanya DTC (depok town center) didepan perumahan membuat fasilitas makin komplete pake telur
. Fasilitas-fasilitas tersebut Supermarket,ATM center BCA MANDIRI BNI. Sport center, kolam renang, fitness center, food court, time zone, dll. denger-denger sich katanya nanti deket situ ada pintu tol (ini baru denger-denger loch…) developernya kalo gak salah sama dengan bukit rivaria, cuman bukit rivaria masih jauh dari kota depok ke arah sawangan +/- 5km dr maharaja. sekarang ini saya menempati rumah di blok J,(lokasi ditengah-tengah perumahan, blok sampai S) dengan LT 90 LB 80. sistem keamanan-nya 24 jam setiap beberapa bloknya dengan pintu 1 pintu akses. Rencananya sich mau nyari lagi nyang tananhnya rada gedean…(baru rencana loh….amin3x) tapi kalo ada yang minat dengan rmh saya boleh sich, bisa liat di http://can09x.multiply.com/ . FYI ajah harga dari developer untuk tipe standart 105/36 hg 200jt-an di blok agak keblakang. kalo ada yang minat blh email ke can09x@yahoo.com
Januari 17, 2008 pukul 8:14 am
sy dan istri rencanannya beli rumah tipe 36/72 di taman melati sawangan depok dan rumah siap pakai ready stock. sudah kasih DP dan skrg dalam proses pengajuan KPR. saat keputusan membeli taman melati keluar, marketingnya bilang beberapa jam lagi harga naik, makannya kami langsung memutuskan segera cepat ambil keputusan. ternyata benar, keesokan harinya tipe yang saya booking fee naik 2 juta dan yang tipe sama tp tanah 84 naik 7 juta. kata marketing, setiap tiga bulan sekali harga memang selalu naik.
setelah banyak membaca informasi di internet, ternyata taman melati perumahan yang bagus dari segi kualitas dan harga terjangkau, apalagi ketika saya melihat sendiri ke lokasi, semua jalan di kompleksnya sudah diaspal halus. meski pembangunan masih dikerjakan. cuma ya jauhnya mungkin jadi kekurangannya. moga-moga akses rencana jalan tol segera dibangun. kira2 dari taman melati berapa kilo ya jalan tol antasari cinere nanti?
mudah2an proses KPRnya dapat disetujui…mungkin ada rekan2 di taman melati sawangan yang mau sharing…ditunggu ya ceritanya.
Februari 1, 2008 pukul 3:33 pm
hai warga depok sawangan… kita baru beli rumah di taman sari puri bali sawangan… oh god thanks a lot ternyata gak sia-sia beli rumah di daerah sana walaupun aksesnya masih rada2 susah.. pertama beli NJOPnya rangenya 400.000 baru satu tahun naik sekitar 800.000 – 900.000 gila gak.. coba cros check di kompas “lupa edisinya” harga tanah per meter di sawangan sudah bisa mencapai 1.000.000 per meter… mudah2an akses tolnya cepet selesai biar kita gak terlalu repot dengan macet….
Februari 13, 2008 pukul 8:36 am
salam semuanya…
Saya ingin punya rumah yang siap huni dengan 2 kamar tapi harganya tidak lebih dari 100 juta. Ada ga ya… di daerah sawangan depok.. Mohon kalo ada yang punya info. thx ya….
Februari 14, 2008 pukul 6:52 am
salam semua….
Numpang iklan nih….saya punya kebun jambu bji merah luasnya 800 meter lebih, lokasi dekat kelurahan pasir putih dipinggir jalan (hook) depan kantor RW 02 dan dekat sekoah dasar pasir putih. Jambu tersebut tiap minggu bisa dipanen 3 kali (kalau diuangkan bersihnya bisa 450 ribu per minggu). Saya mau jual per meter Rp250 ribu nego. Investasi yang prospektif karena akan dilewati jalan tol sesuai info dibawah (kompas 25 Juli 2006)
Di masa depan kawasan Sawangan dan sekitarnya akan berkembang dengan pesat, mengingat sebentar lagi akan ada jalur Tol Depok Antasari dan Cinere Jagorawi. Jalan Tol Depok-Antasari menghubungkan kawasan Bojonggede (Kabupaten Bogor), Sawangan, Krukut, Gandul (Depok), dan Cilandak (Jakarta Selatan). Kawasan Sawangan letaknya sangat strategis, karena kemana-mana akan mudah. Mau ke Tangerang, nanti akan ada tol Cinere – Tangerang. Mau ke Bogor, ada tol Antasari – Depok yang terhubung ke Bojong gede (Bogor). Mau ke Jakarta ada tol Depok – Antasari. Mau ke Bekasi, ada tol Cinere – Jagorawi yang akan dilanjutkan sampai tol Cikampek.Pokoknya nantinya Sawangan akan semakin mudah diakses. Mau kemana-mana gampang. Kalau tidak beli rumah sekarang akan rugi, karena nanti harga rumah di Sawangan akan sangat mahal.
Kalau berminat hub saya di 0811827426
Februari 15, 2008 pukul 5:33 am
halo semua..
Saya baru berencana beli rumah di telaga golf. Setelah kelalang keliling selatan jakarta saya tak menemukan harga yang cocok untuk rumah 2 lantai yang saya inginkan, telaga golf memberikan harga yang sedikit berbeda.. meskipun saya baru berencana, yah sekitar bulan april kalo ada rezeki, tapi saya butuh info lebih banyak tentang telaga golf. soalnya saya hanya mengandalkan kendaraan umum nantinya ke kantor di mampang. aksesnya lewat mana saja ya? artinya naik apa dan harganya berapa? itu sekalian jadi bahan pertimbangan saya dan suami mengambil rumah di sawangan. semoga ada yang bisa membantu.
best regards
mamakeno
Februari 20, 2008 pukul 1:26 am
buat yg budget <100jt di sawangan banyak. Cek Griya Sawangan Asri (Kel. Pasir Putih, 3.5 km dari tugu batu). Kekurangan : Masih tahap pembangunan, RS, Batako (ada , komplek terbuka, kualitas bangunan biasa.
Kelebihan : Bisa akses singkat ke margonda. Ada angkot s/d jam 19.00, air bagus.
Juni 25, 2009 pukul 2:43 am
Trim Informasinya.
Saya mo nanyak untuk harga termurah yang dipasarkan beserta luas tanah dan bangunan.
Februari 20, 2008 pukul 7:01 am
Salam semua,
Saya baru beli rumah di Sawangan Regency, tiba2 ada teman saya menginformasikan kalau tanahnya itu tanah sengketa, bener ga sih? waktu proses pembelian pihak developer udah kasih penjelasan and bukti2nya kalau tanahnya Hak Milik, ada yang tau ga mengenai hal tsb…tolong infonya yach…
Best,
Lia
Februari 26, 2008 pukul 2:54 am
Haloo semuanya…
ada yang tau info perkembangan pembangunan tol antasari depok gak yah ? soalnya saya berencana membeli rumah di daerah tersebut karena melihat prospek dari sekitar jalan tol tersebut… thanks…
regards,
Aria
Februari 26, 2008 pukul 8:34 am
coba mas aria buka http://www.freewebs.com/rumahmurah/
disitus ini ada peta rencana tol dibagian bawahnya.
Saya juga berencana beli rumah di taman melati sawangan dekat telaga golf sawangan dan dekat rencana tol itu.
Aria rencanannya beli rumah di perumahan mana?
Februari 26, 2008 pukul 10:33 am
Halo semua,
kalo daerah Cimgnggis ada permata Cimanggis. ada yang punya info perumahan itu?
konstuksinya kayanya bagus tapi transportasinya gimana ya, thks
Februari 27, 2008 pukul 5:52 am
Taman Melati Sawangan sekarang sudah ada situsnya lo, coba buka di http://www.tamanmelati.com, tapi kok garing amat situsnya gak spt telaga jambu?????
Maret 10, 2008 pukul 7:08 am
Lia Says:
Februari 20, 2008 at 7:01 am
Menanggapi emailnya Mba Lia, saya juga salah satu pembeli di Perumahan Sawangan regency, di Blok J mba,sudah setahun lalu saya cicil DP,dan baru tahun ini akan akad kredit, selama masa itu saya selalu mengupdate berita terbaru perumahan ini, baik dari internet maupun dari fihak developernya sendiri, saya juga pernah bertanya pada fihak BNI Margonda mengenai status perumahan ini karena selama ini KPR konsumen banyak dibantu oleh mereka, so far sih mereka bilang belum ada masalah, kalau mba lihat di kantor pemasarannya ada peta SITE PLAN perumahan ini yang sudah dilegalisasi oleh PEMDA Depok dan ditandatangani oleh fihak berwenang, menurut saya sih bukti ini satu hal yang tidak bisa mereka bohongi, jadi feel comfort and positive dulu kali yah mba, mengingat perumahan ini bagus sekali untuk tumbuh kembang karena lingkungannya yang menurut saya masih segar, sejuk dan nyaman.
Maret 10, 2008 pukul 9:03 am
rekan2 yang tinggal di taman melati sawangan, punya milist di yahoogroups gak ya?
kalo belom punya kenapa gak mulai buat sebagai sarana komunikasi antar warga, kali aja bisa membangun perumahan ini menjadi lebih baik.
trims
Maret 13, 2008 pukul 9:15 am
Halo rekan-rekan penghuni Depok Maharaja…
SD yang bagus (swasta atau negeri) yang berada di sekitar Depok Maharaja, SD apa ya…? Saya calon penghuni blok S4 dan S1. Thanks before.
Maret 14, 2008 pukul 7:48 am
For LY.
untuk SD islam coba Alhamediyah letaknya didepan perumahan or DTC samping AHASS
Maret 18, 2008 pukul 6:15 am
Salam, semua,
Saya baru berencana untuk beli rumah di Sawangan Permai, tp ada yang bilang kalo tanah dan surat-suratnya bermasalah. tolong donk buat teman2 yang tau mengenai Perumahan Sawangan Permai bagi2 informasinya ke saya ya…… Thanks
Maret 24, 2008 pukul 10:29 pm
Senada dengan ibu Yanti, saya jg rencana beli rmh di Sawangan Permai. Mohon bantuannya donk info legalitas surat2x. ato mungkin ada yg udah beli dsana share info donk..thanks
Maret 27, 2008 pukul 10:16 am
Salam kenal semua,
Saya tertarik untuk beli rumah di telaga jambu sawangan, mohon dikirimkan price list harga & gambarnya ya, via japri aja (eka.srirahayu@yahoo.com) klo ada, taman melati jg boleh…utk perbandingan. Soalnya kita lagi nyari rumah dgn harga 100-150 jt tp yg cicilannya terjangkau.
Ditunggu ya….
Thanks
Maret 28, 2008 pukul 4:46 pm
Sepertinya saya akan jadi calon penghuni telaga jambu nih..
Semoga berkah aja deh! amiin..
Maret 29, 2008 pukul 8:33 am
Telaga Jambu?
bener2 ngga mutu !!!
Maret 30, 2008 pukul 1:29 pm
lg cr2 info rmh nich…’
to the sql, telaga jambu … gak mutunya dimana?
thx
Maret 31, 2008 pukul 3:13 am
salam kenal,
saya juga lagi nyari-nyari rumah yang cocok di daerah depok. Tapi yang terpenting harga murah, transportasi mudah. Karena suami saya kerja di wisma BNI dan selama ini mengandalkan transportasi umum ( domisili sekarang di jababeka). Ada yang bisa kasih info dan saran? Thanks…
Maret 31, 2008 pukul 12:06 pm
beli di taman melati payah. gue yang udah beli aja mau jual. itu perumahan terbagi dua kelurahan. Mau bentuk s RT/RW aja susah meski sekarang dah ada. Keamanan — ini terpenting — juga .. aduuh warga sering kecurian. Listrik sebagian atas nama developer, gak ada tempat sampah. Pokoknya informasi dari marketing tidak lengkap, sehingga belakangnya warga yang kerepotan. Tidak tenang tinggal di sana
April 1, 2008 pukul 5:20 am
kasi advice skalian ajah buat lin/&ik/, coba cek ke puri rangkapan jaya tahap 2-nya, mungkin masih ada kav. lokasi oks! bangget dekat sama putaran tol (bale desa) spec. rumahnya minmalis, so pengembangnya kooperatif banget krn yg punya wilayah…thxs
April 1, 2008 pukul 6:49 am
Puri Rangkapan Jaya tahap 2, boleh juga buat investasi. Tapi kalo mo dihuni siap2 aja kecewa bangunannya asal jadi, so kita harus merogoh kocek lagi biar siap huni.
April 8, 2008 pukul 9:51 am
mas sanjaya kalo punya uang cash kenapa beli di taman melati. disini kan buat kalangan menengah kebawah. kalo mas belinya kredit ya mau jual gimana??? kan cicilan juga pasti belom lunas.
sy penghuni taman melati, mau ada RT kek RW kek, ada dua kelurahan kek? masih untung gak kebanjiran. kalo udah terlanjur beli ya nikmatin aja tinggal disana. Emangnya ada perumahan yang sempurna banget…???? kalo mau sempurna tinggal aja di apartemen.
kalo soal tempat sampah sy setuju mas protes, masalahnya saya dibuatin kok tempat sampah dpn rumah. ga masalah. dan sy liat sendiri ada truk sampah yang mengangkut di jam 9 pagi. kecurian dimana2 maling ada lho, jangankan di taman melati, di kantor polisi aja ada maling>>>>
ngomong2 mau dijual berapa rumah mas sanjaya?
di blok mana?
tenang lo mas, sy gak belain develop taman melati, uwon sewu lo
kita juga tetanggaan kok
April 11, 2008 pukul 6:46 am
kalau boleh comment mengenai telaga jambu , saya sudah lihat lokas ini dari sebelum dibangun sampai saat ini , malah kalau shalat ied di depan masjid muhammadiyah situ . Menurut saya lokasinya agak hily tapi beresiko jadi tumpukan air karena lokasi nya nurun kebawah cukup dalam . saya malah pernah tertarik dengan kavling disamping gerbangnya , disitu pembuangan airnya menuju arah telaga jambu jadi malah lebih aman kavling kampung didepannya.
Dari segi harga , nggak bisa dibilang murah , mungkin karena harga bahan bangunan memang tinggi tapi kalau dilihat dari harga kavling didepan gerbangnya yang cuma 300 ribuan permeter mungkin lebih baik beli tanah disekitar situ yang nempel nempel juga dengan telaga golf . Keunggulan TJ kan karena dekat telaga golf meski diluar dan diseberang jalan abdul wahabnya.
Karena terlalu jauh masuk kearah jalan Abdul Wahab dan kurangnya sarana umum transportasi ( tidak 24 jam seperti D 03 misalnya ) sebagai orang lama disawangan saya kurang merekomend tempat ini tanpa bermaksud menjelekkan. Tapi kalau punya angle lain dalam memandang lokasi ya tempat ini juga gak buruk buruk amat. silahkan saja
salam
Fai
April 14, 2008 pukul 7:12 am
Sy sudah tinggal di sawangan permai sejak agustus 2006. Sampai saat ini sy merasa puas karena harga lebih murah dari maharaja & rivaria dan tanah yg didapatkan lebih luas. Untuk tipe 48/102 harga 140jt, tp kalo di maharaja 170an jt. Mungkin lebih murah karena ga pot2 besar yg mahal2. Sy beli rumah, tidak beli pot2 dan taman2. Terus mereka fleksibel rumahnya mau direnovasi semaunya jg ga ada yg ngelarang .
Pokoknya sawangan permai OKE
abdi
April 14, 2008 pukul 12:57 pm
Dibanding Telaga Jambu, Taman Melati Sawangan Lebih murah hargannya, kualitasnya juga gak kalah dengan telaga jambu. (kedua perumahan jaraknya 2 km) Bangunan di Taman Melati Sawangan lebih mementingkan kualitas. Saya penghuni sejak lima bulan lalu sekaligus penyebar image baik buat Taman Melati Sawangan. Rumah Tinggal kita haruslah menjadi kebanggaan buat keluarga kita, kalo merasa kecewa ya lebih baik tidak ngejelek jelekin, kalo perlu pindah rumah aja sebagai wujud kekecewaan, karena benar apa yang dibilang mas eno di atas kalo semua perumahan ada sisi baik dan buruknya. kita ambil sisi baiknya aja biar ga bikin pusing. Nikmati aja apa yang telah kita huni. Dibanding telaga jambu, bukit rivaria atau perumahan sekelas di sekitar Taman Melati Sawangan jauh lebih baik taman melati kalo mau dibanding bandingkan, saya tetap yakin dengan developernya yang sudah punya nama dibanding yg lain. Saat ini Penghuninya sudah ramai…kalo mau detail datang aja ke Taman Melati Sawangan di dua keluarahan : Pengasinan dan Duren Mekar (Kecamatan Sawangan) Depok. Atau buka aja di http://www.tamanmelatisawangan.multiply.com
April 16, 2008 pukul 1:44 am
Wajar terjadi ,satu sisi bilang baik satu sisi bilang jelek dari satu perumahan , semuanya ngaku sebagai penghuni , yang aneh kalau yang jelekin tersinggung pada yang muji begitu juga sebaliknya . dari sisi ini saja sudah ndak kompak , bagaimana mau bertetangga yang baik nantinya , padahal beli rumah fungsinya untuk tinggal dengan nyaman lebih baik salaman aja lalu sama sama diasses tuh perumahan , developernya , lingkungannya . Kurang dan lebih pasti ada , kecuali memang anda developernya atau afiliasinya , pasti mati matian belain daerah ini atau anda kompetitornya pasti mati matian ngejelekin perumahan ini . Sebagai orang luar taman melati dan tinggal disekitar sawangan non perumahan saya lihat taman melati punya sisi baik dan juga buruk .
Lebihnya :
1. Mesjid , kolam renang dibangun duluan , ini hebat , karena developernya modal duluan dan mementingkan fasos/fasum.
2. Developernya Adi karya , reputasinya konon katanya Ok
3. janji jalan langsung tembus ke Raya sawangan depan kantor marketing menarik , meski realisasinya belum terwujud .
4 Mungkin masih banyak lagi
Kurangnya :
1. Saat ini masuk gerbang kejalan pengasinnannya lumayan jauh , jalan sempit
2. Saat lewat untuk mengecek keadaan Tamel malam hari jam setengah sepuluh malam hari minggu lalu , tak ada satupun security yang stop mobil saya untuk sekedar ditanya atau disapa , padahal saya dah puter puter tiga kaliuntuk lihat suasana malam hari , untung saya bukan pencuri ..he..he
3. Model bangunan designnya rata rata saja , tak ada kelebihan estetika arsitektur . Mutu bangunan jelas saya gak ngerti karena gak lihat detailnya fisik langsung
4. Masyarakat asli pengasinan , konon agak lebih ekstra behaviournya dibanding wilayah lain disawangan . Kalau clash sedikit bisa repot , tapi itu tergantung kita masing masing.
5. Marketingnya kurang merespond baik saat tamu datang , waktu saya datang naik angkot mereka gak begitu peduli , tapi ketika bawa mobil pada kesempatan lain , belum turun mobil saja sudah disambut.
6 .mudah mudahan gak banyak lainnya lagi, kasihan nanti yang terlanjur beli
Ini pandangan dari luar saja , Untuk beli diTamel saya skor beli 60% nggak beli 40%. Tinggal diteliti saja lebih lanjut.
Salam
15 years orang kampung sawangan
April 16, 2008 pukul 8:05 am
sebagian orang “kampung” sekitar tamel (taman melati) sawangan suka curhat dengan sy, ketika beberapa kali sy naik ojek dari pangkalan ojek pengasinan sampai taman melati (Rp 5.000). Mereka rata-rata bersyukur karena dengan ada perumahan skala menengah keatas turut kebagian rejeki.. Penghuninya tdk semua punya kendaraan. sekalipun punya mobil masih memilih ojek karena jalanan macet kali ya. Bahkan para tukang ojek sudah banyak yang menjadi ojek panggilan di perumahan taman melati. Dari percakapan rasanya tidak ada perasaan kesal dan dendam atau ancaman clash buat penduduk taman melati. Penduduk kampung sekitar tamel dekat kolam renang juga bersyukur karena warung nasi miliknya omzetnya bertambah. Kebanyakan kuli bangunan, sarapan dan makan di tempat ini. So jadi sy merasa gak mungkin akan terjadi clash. Sejumlah warung makan padang di depan tamel dan pedagang material juga pasti kebanjiran order. Sebagian diantara mereka juga telah 15 tahun berada di kampung dekat taman melati sawangan. Agama selalu mengajarkan kebaikan dan membantu sesama akan dibalas kemudian hari. Sy yakin taman melati masih mendapat tempat karena punya daya tarik. Daya tarik itulah balasan atas adanya perumahan berkualitas di taman melati sawangan.
April 16, 2008 pukul 10:24 am
Salam kenal,
Mau nitip jualan rumah nih… di Telaga golf Cluster Belanda, Lt/LB : 105/70 2kt/1km-shower-Closetduduk/1300W/LineTlp/Antena/belakangFull. Yang minat bisa email saya ke: mntaufik@yahoo.com atau Tlp. 021-98684358
Thkx
April 21, 2008 pukul 5:07 pm
aku mau tanya di nih di sekitar sawangan yaitu tepatnya di pondok cabe (depan Kampus UT) sedang dipasarkan Grand Resident Pondok Cabe Excecutif BTN. Promosi di sepanjang jalan pondok cabe s.d pasar jumat sangat rame. bagaimana prospeknya, masalah tanahnya, dll. Mungkin ada yang punya pengalaman atau tinggal di sekitar lokasi tersebut ? Tks
April 21, 2008 pukul 5:43 pm
hai semua ……
mau tanya nih, planning mo pindah ke sawangan, saya di perumahan bumi sawangan indah – nggak indah banget sihh, tapi calon tetangga okey banget dan welcome.
kebanyakan pemilik rumah disana adalah pegawai hotel yang kebetulan saya jg baru jadi mantan pegawai hotel, nah sekarang saya lg cari sekolah untuk kedua anak saya, saya prefer swasta, ada yang bisa bantu?
April 22, 2008 pukul 8:36 am
Mau nambah info nih…,
Untuk rumah di Telaga golf yang saya iklankan sebelumnya,
gambar rumah bisa dilihat di:
http://attarasyah.blogspot.com
Thankx
April 23, 2008 pukul 6:29 am
Salam kenal,
saya jg sedang cari2 rumah. Mulai dari ciputat sd psr parung beberapa perumahan sudah saya jajaki and saya tertarik dengan perumahan Nerada ga jauh dari psr ciputat . Ada yang punya pengalaman ga atau informasi mengenai perumahan tersebut. Tks Rony.
April 23, 2008 pukul 9:22 am
Assalamu’alaykum Wr Wb
Info
Utuk yang baru mau beli rumah
Cek pemakaian semennya di taker engga sama pemborongnya
Iklan
Kabar Baru TAHAP 4
Semen Tidak Di taker / di kurangi
PERUMAHAN TERMURAH DI DEPOK
MULIA ASRI PANCORAN MAS
TYPE 36 / 72
Luas tanah :± 72 m²
Luas Bangunan : ± 36 m²
Jum. kamar : 2
Lantai : 1 Lantai
K.Mandi : 1
DP : 15 Jt
Harga Rumah : 125 Jt
Nilai KPR : 110 Jt
Angsuran 1 tahun sampai 15 tahun
1 tahun : 10.152.083
5 tahun : 2.464.651
10 tahun :1.540.229
15 tahun : 1.257.218
SPESIFIKASI
Pondasi : Batu Kali
Dinding : Batako pres plester & aci finidhing cat
Lantai : Keramik 30 x 30
Rangka : Atap :Kayu Borneo atau sejenisnya
Kusen Kayu : Kayu Borneo atau sejenisnya
Saniti Air : Bak Fiber glass , Closed jongkok
Car port : Rabat beton
Listrik : 1300 Watt
Sumber Air : Air Tanah , Pompa Listrik
Untuk info coba buka http://cvsegitiga.wordpress.com/
Untuk lebih jelasnya Hubungi Langsung Pengembang
Bos CV. SEGI TIGA Bpk. GUNAWAN atau Bpk MAHMUD Telp. 081514492733 / 021.93716280
Kantor Pemasaran
CV.SEGI TIGA
Jl. Kyai Dehir 03 /12 Tanah Baru Beji-Depok
Telp. 02191642023 / 081514492733 / 021.93716280 / 02177216491 / 0217751378
Fax : 02177216491
Email : curugasri@gmail.com
http://cvsegitiga.wordpress.com/
Pengembang Pribumi Lokasi Perumahan
Terimakasih
Gunawan
Wassalamu’alaykum Wr Wb.
April 25, 2008 pukul 12:11 pm
salam kenal semua… ikutan nimbrung nih.. kalo menurut saya lokasi rumah di sawangan itu relatif sekali ya karena akses sawangan ke daerah cinere, ciputat.. sedangkan kalo yang kerja di sekitar jakarta selatan semisal di gatsu mungkin lebih mudah cari perumahan yang lebih ke arah timur, lagipula sekarang ini banyak juga perumahan yang ditawarkan di sekitaran depok yang gak jauh dari margonda, misal Jl. Kartini, Kukusan, tanah baru, beji, kelapa dua, dsb.. buat informasi perumahan di selatan jakarta bisa buka blog ini nih. inforumah.wordpress.com
regards
April 25, 2008 pukul 12:19 pm
Untuk informasi perumahan di selatan jakarta silahkan kunjungi blog inforumah , anda bisa temukan ribuan rumah dipasarkan di selatan jakarta
salam…
April 29, 2008 pukul 11:54 am
hallo semua dan salam kenal,
saya baru saja beli rumah (indent) di bukit rivaria sawangan, akad kredit january akhir dan baru akan dibangun dalam minggu ini… agak sedikit kecewa sih.. tapi berhubung marketing dan pihak kontraktornya cukup cooperative kekecewaan saya terbalas sudah. Ga rugi bisa tinggal di bukit rivaria sawangan, fasilitas disana sudah lengkap dan lokasi masuk dari jalan raya sawangan ke perumahan tidak terlalu jalan. sekarang lagi dibangun lagi type tulip LT 140/LB 55 atap baja ringan pinggir jalan boulevard… ayo beli biar kita bisa tetanggaan…. ke depok juga ga terlalu jauh kok…
April 30, 2008 pukul 4:36 am
Ass.Wr.Wb.
Sebelumnya saya memperkenalkan diri sebagai calon penghuni Puri Bali di Blok D1 NO.35 yang belum rampung2 pembangunannya sampai detik ini. Saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan2 sekalian yang sudah menjadi penghuni PB maupun yang akan membeli rumah di PB.
Sudah lama memang saya tertarik untuk membeli di PB ini karena landscape yang bagus dan developer WikaRealty yang notabene BUMN khusus property. Rencana pembelian rumah Tipe 38 dan pengurusan dokumen KPR di PB sejak September 2007 dan akad kredit dilakukan akhir November 2007. Di akad kredit tsb dijanjikan oleh bagian marketing PB bahwa rumah tsb akan selesai dalam jangka waktu 6 bulan (yang berarti sudah harus selesai di akhir bulan April 2008). Namun sampai akhir bulan April 2008 rumah tsb belum rampung dengan kondisi masih 50%.
Untuk pembangunan rumah2 di Blok D dilakukan oleh pihak ketiga (Sub-kontraktor) yang berbeda-beda. Ada PT. Mulyatama, JKS, Yofa,dll. Rumahku digarap oleh PT.Mulyatama sejak awal pembangunan sampai bulan Januari 2008, yang akhirnya kolaps karena kesulitan finansial. Yang akhirnya Mulyatama direject oleh Wika Realty dan katanya rumah tsb akan digarap langsung oleh Wika Realty. Namun sampai saat ini tidak ada kontraktor maupun pekerja yang mengerjakannya. Sedangkan rumah2 lain yang digarap oleh PT selain Mulyatama sudah hampir rampung dan bahkan sudah pasang carport dan penataan taman. Sejak Januari 2008 dan sampai saat ini saya sudah mengajukan komplain secara lisan dan tertulis ke Wika Realty Sawangan bagian marketing dan pembangunan namun belum ada tanggapan atas keterlambatan tsb.
Senin tgl 28 April 2008 kemarin saya membuat surat komplain yang saya fax-kan langsung ke Wika Realty Head Office JKT dan Wika Realty Sawangan namun mereka sama sekali belum menelponku untuk menanggapi surat komplain yang aku ajukan. Hal ini menunjukkan bahwa Wika Realty hanya berorientasi ke profit dan mengesampingkan kepuasan pelanggan yang sudah terlanjur kecewa dengan keterlambatan pembangunan rumah tsb.
Dari hasil pengamatan dan pengecekan yang saya lakukan ke Blok D tiap minggu, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa Wika Realty PB tidak terdapat Project Control Team yang bagus sehingga terjadi pemilihan/penunjukan sub-kontraktor yang kurang qualified dari segi teknikal, quality, budget, schedule & finansial sehingga sub-kontraktor tsb kolaps karena kesulitan keuangan untuk melanjutkan pembangunan rumah tsb. Pembayaran tagihan invoice dari sub-kontraktor yang sulit dibayarkan oleh Wika Realty PB walaupun progress fisik sudah mencapai target penagihan sehingga mengganggu finansial sub-kontraktor yang akan berimbas pada schedule dan quality pembangunan rumah pembeli. Terabaikannya keluhan customer/pembeli oleh Wika Realty (mungkin hanya dianggap angin lalu).
Keterlambatan pembangunan rumah serta hand over mungkin saja dianggap biasa oleh Wika Realty PB (spt tidak malu terlambat masuk sekolah, kantor, meeting, dll).
Dari kekecewaan diatas atas rasa keadilan saya meminta biaya penalti keterlambatan rumah tsb kepada Wika Realty PB sebesar biaya denda yang dikenakan kepada saya oleh pihak bank KPR bilamana kita terlambat membayar angsuran rumah.
Sebagai suatu gambaran bahwa suatu project pada umumnya harus memenuhi beberapa aspek penting yakni : on schedule, on budget, on quality, zero accident dan yang terpenting adalah customer satisfied. Bilamana dari beberapa aspek tsb terlewatkan maka developer tsb belum bisa menjadi leader andal dibidangnya.
Melalui forum ini saya meminta dukungan dan solusi dari rekan2 sekalian tentang masalah yang saya hadapi.
Terima kasih sebelumnya.
Untuk respon bisa melalui forum ini atau via japri ke irvan.herry@ppgm.aldaberta.com / irvanherrywinarko@yahoo.com
April 30, 2008 pukul 7:29 am
menanggapi tulisan pak irvan. awalnya sy menyangka perumahan di puri bali sempurna sekali, tapi ternyata calon penghuninya kecewa dengan belum selesainya pembangunan rumah yang sudah di akad kan. Kayaknya memang semua perumahan tidak ada yang sempurna sekali, sy di taman melati sawangan pilih yang ready stock, tapi jg tidak semua barang ready stock sempurna. selama masa garansi, sy selalu komplain kepada developernya mengenai kekurangan-kekurangannya, ya harus bersabar lah untuk bisa diperbaiki dan kelihatan sempurna. memang demikian pak dimana2. sy setuju developernya harus didenda dengan keterlambatan pembangunan, tapi asalkan itu ada di perjanjian awal kita dengan developer lo…
selamat berjuang pak irvan.
Mei 3, 2008 pukul 6:23 am
Lah, kalau pada awalnya gak ada perjanjian, bisa dibuat belakangan gak??
Tulisan-tulisan semacam di atas, dan surat-surat pembaca yg masuk ke koran, cukup membuat minat beli jadi turun looh, bahkan jualannya gak laku..!!
btw, makasih infonya..
Mei 11, 2008 pukul 7:49 am
kalau bicara taman melati. Aduuh, capek deh. Saran saya nggak usah beli kalau tujuannya ingin tinggal aman-nyaman-tenteram. Anda nggak akan mendapatkannya, kecuali terus minum obat penenang dan menghibur diri (hidup self denial). Wong perumahan kelas menengah ke bawah saja kok diobok2 terus sama oknum developer (OK-lah developernya sebagai suatu korporasi memang sudah sertifikasi ISO, dll) biar warganya ribut terus. Setiap mulai tenang selalu saja ada isu/ kejadian yang dimunculkan yang bikin gerah warganya.
Memang di dunia tidak ada yang sempurna. Tapi kalau taman melati emang cacat banget deh. Biarin lah yang mengaku2 sebagai warga taman melati terus memuji2 taman melati, tapi bagi saya tetep : Tinggal di Taman Melati enggak OK (in term of kualitas rumah, service developer, relasi developer-warga taman melati-warga luar)…
Mungkin kalau ada waktu saya bikin juga ya KKDTM (komunitas korban developer taman melati) , yang sejenis kaya yang dibuat untuk kota kembang gitu…
-will be ex-penghuni taman melati-
Mei 13, 2008 pukul 8:37 am
gimana neeh bbm mo naek lg padahal rumah blm dibangun cos harga lama..? mudah2xan pengembang komit sama janji-janinya di taman melati
Mei 13, 2008 pukul 9:28 am
mba dian kalo udah jadi ex warga taman melati gak usah nyuruh orang lain gak beli taman melati, itu tanda orang sirik. orang sirik tanda gak mampu.
Prinsipnya pengembang taman melati memanusiakan penghuninya. kalau ada ribut2 soal IPL misalnya (iuran yang dipungut warga untuk lingkungan) itu juga untuk kebaikan penghuninya, kenyamanan dan ketentraman penghuninya….dan developer gak sok berkuasa tapi selalu mencari jalan tengah dan bermusyawarah dulu.
jadi yang terbaik buat penghuninya jadi prioritas. Mba dian ini kayaknya lagi darah tinggi, sebaiknya periksakan dulu ke dokter gih biar sehat, kalo hati mba dian sehat. jadi ex taman melati juga sehat selalu…
Mei 14, 2008 pukul 11:22 am
Hi Smua…
Saya calon penghuni Taman Melati Sawangan (Block BF XX)….sejauh ini rumah yang akan saya tempati sedang dibangun..mudah-mudahan akan selesai tepat waktu..
Selama proses pembangunan saya selalu meluangkan waktu untuk melihat proses pembangunan….bisa dikatakan setiap minggu..dan diperkirakan bisa tepat waktu…
Bisa saya lihat dengan jelas bahan bangunan yang digunakan di TMS adalah bahan yang berkualitas..seperti bahan bangunan yang menggunakan batu bata…semen dan pasir dengan kuaitas yang baik…dan keramik yang baik termasuk kayu nya….jalan yang lebar beserta trotoar …dan terakhir sedang dibangun Fasum baru (lap.Voli, basket, tenis dan entah apalagi)….semua itu sudah menunjukkan itikad baik pengembang untuk membangun perumahan menengah ke bawah yang terencana….berbeda jika ini perumahan mewah karena sudah seharusnya fasum tersebut tersedia tanpa ditanya
Saya juga sudah membuat plan ke depan untuk rumah yang akan saya miliki…seperti merubah kapasitas septitank..menambah ruang lagi dibelakang..pagar..dsb..
mudah-mudahan rejekinya dilancarkan…
Untuk bapak Irvan calon pemilik rumah di PB yang pembangunanya tertunda…anda bisa menuntut balik developer akibat keterlambatannya dan itu seharusnya sudah ada dalam kontrak..tolong anda periksa lagi berkas2 anda..saya turut prihatin..dan ini bisa jadi pelajaran buat kita smua..
Mengenai Ibu Dian diatas yang telah kecewa dengan TMS ….saya sangat prihatin dengan permasalah yang Ibu alami…tapi alangkah baiknya jika Ibu sebagai calon ex warga TMS menyelesaikan masalah ini dengan baik…antara Ibu dengan developer…agar Ibu bisa mendapatkan apa yang seharunya ibu dapatkan akibat kesalahan developer…
mungkin Ibu juga bisa share kepada kami (calon or warga TMS) apa masalah yang Ibu alami …agar kami bisa membantu, belajar, dan memperbaiki kekurangan di tempat tinggal kami…sehingga TMS bisa lebih maju dan lebih erat kekeluargaannya…
Buat semua yang juga sedang berusaha untuk memiliki or sudah memiliki rumah..memang tidak ada yang sempurna…
semua itu karena manusia yang selalu meminta lebih..cobalah lihat sekeliling kita yang belum bisa memiliki rumah or tinggal di pinggir jalan…bukankah mereka lebih merana..
Marilah kita mensyukuri dan menghargai hidup ini..untuk masa depan anak cucu kita..
Mei 15, 2008 pukul 11:31 am
bener kata ilham, mari kita syukuri dan hargai hidup ini, jangan justru menjelek jelekan tempat kita sendiri, masih syukur sudah punya rumah apalagi di taman melati sawangan, karena masih banyak orang yang lebih merana. Toh mereka berjuang untuk hidup setiap harinya, tidak berjuang untuk mencemooh dan menyesali dengan apa yang diperbuat. Saya warga taman melati sawangan dan tak ada yang perlu disesali dan dikecewakan, karena saya juga tahu pengembang taman melati punya moral yang baik.
selamat datang pak ilham yang sebentar lagi akan menjadi penghuni baru di taman melati.
Mei 29, 2008 pukul 10:48 am
Jangan Mengeluh,
Buatlah Rumah Anda tampak ELegant & High Class with Paint.
Cat Melamic = 45rb/m1, 85rb/m2
Cat Duco = 120rb/m2
Juni 2, 2008 pukul 8:53 am
hiii,
saya fresh graduate dan bermaksud untuk membeli rumah di daerah sawangan yang murah meriah… maksudnya untuk DP yang tidak terlalu besar & cicilan yang tidak berat… please infonya..
Juni 4, 2008 pukul 5:59 am
Dear Guys…
Saya tertarik sama taman melati…ups…tapi tunggu dulu, ada yang membuat saya ragu ketika mau membeli, saya curiga kenapa tidak ada situs taman melati kok ngga seperti perumahan-perumahan yang lain yah, sidik punya sidik ternyata Perumahan Taman Melati memiliki (PJB) perjanjian jual beli yang Cacat hukum, jadi seluruih isi perjanjian jual beli tidak sesuai dengan peraturan pemerintah yang harus di patuhi oleh developer/pengembang perumahan/Perumnas.. isi perjanjian jual beli (PJB) milik adhy realti di katakana cacat hukum karena semua isi perjanjian telah diselewengkan oleh adhy realty, dalam isi perjanjian tersebut hampir seluruhnya isinya membuat lemah si pembeli di mata hukum. Itulah mengapa warga taman melati tidak rukun, apa hubungannya dengan iui, sebab dengan kecacatan hukum tersebut adhy realby bisa di tarik ke penjara, tapi jika warga kompak, namun adhy realty ada lah developer yang yang sudah berpengalaman menipu pembeli, picik, licik, jadi dia sudah memperhitungkan segala sesuatunya, jika ada yang membangkang maka, seluruh perjanjian jual beli yang sudah di tandatangani pembeli rumah (customer), akan membuat adhy realty menang dalam persidangan kecuali jika seluruh warga kompak, maka warga bias menyeret adhy realty ke penjara, dari itulah ady realty berusaha memecah belah warga agar. Adhy realty tetap aman menjadi mafia perumahan,
Hey…gusy…
Silahkan kalian baca peraturan pemerintah mengenai perumahan yang di sahkan oleh Negara kemudian kamu pinjam salah satu perjanjian jual beli milik warga taman melati, di situ kamu baru tau betapa sialnya ady realty memperdaya calon pembeli yang membutuhkan rumah (dia menganggap sebagian pembeli masih anak bawang jadi tidak mungkin mengerti hukum)
Juni 6, 2008 pukul 6:08 am
aduh…bagaimana dengan saya ya????… sudah 5 bulan dari ttd akad kredit sampai sekarang rumah saya di Bukit Rivaria Sawangan belum diapa-apain???? Kesel pasti kesel tapi kalau ditelp. selalu bilangnya dalam minggu ini… atau ada internal konflik dengan kontraktor. Belum lama follow up katanya mau ganti kontraktor dan janji dalam bulan ini dikabari. Cek ke bank dana sudah dicairkan seluruhnya ke developer, sudah mulai cicil pula… grrrrrrrrrrm
PPJB tertulis serah terima akhir nov’08. kalaupun lalai ada penalti..
Ibu/Bpk ada solusi untuk masalah yang sedang saya alami?
Juni 7, 2008 pukul 2:06 am
wah…mba eno..hebat banget
Saya juga warga taman…melati ..saya tebak Pasti mba eno…adalah karyawan adhy reaty atau penghuni taman melati yang atar belakangnya adalah karyawan adhy realty…..abis dari omongannya ngebela banget adhy realty, padahal semua warga taman melati hampir … rumahnya mau di jual lagi…, kacau kanget deh…perjanjian jual-belinya–asal-asalan….ady realty bikinnya seenaknya bokongnya sendiri, ngga ihat dulu peraturan pemerintah.
sok…mba eno..beli semuanya…atau mba eno itu marketing taman melati yah…..iya lah ..kalo mba eno merketing pastilah….weleh..wellleh…gimana nich..mba..
makanya kao kerja lihat-lihat dulu perusahaannya..kalo kalo perusahaanya nakal…mba juga susah ngejualnya
Juni 7, 2008 pukul 2:16 am
Wah….sayang sekali ya padahal saya udah lihat-lihat lho…saya tertarik banget, tapi kok gitu, ruwet banget yah ternyata di dalemnya
Juni 7, 2008 pukul 2:24 am
PJB Perumahan Taman Melati Kalo perjanjian aja udah di selewengkan gimana yang lainnya yah, misalnya sertifikat wah…wah..wah…disana kan pada belum Lunas, mana cicilan rumah lama banget lagi 10 sampai 20 tahun….wah…., ketauannya ntar dong setelah 20 tahun lagi, mareka baru pada nyaho….kasihan..yah orang yang udah beli di sana….gimana yah perasaan mereka setelah 20 tahun nanti
Juni 7, 2008 pukul 2:25 am
PJB Perumahan Taman Melati Ada unsur mafianya lagi……ih….ngeri banget…bisa-bisa kaya peristiwa meruya deh….. satu komplek kehilangan rumah semua.
Juni 7, 2008 pukul 2:26 am
saya warga Perumahan Taman Melati, gimana nasib saya, kata developer sertifikatnya rumah masih gabung, sertifikat Tanah masih gabung, listrik juga namanya masih gabung, tolong dong yang ngerti hukum, give me purpose.
Juni 7, 2008 pukul 2:35 am
Gini aja bu…ibu ke Bank minta di perlihatkan sertifikat aslinya, trus ibu ke badan pertanahan Nasional Tanya ke sana apakah benar itu tanah yang di bangun Perumahan Taman Melati adalah benar milik ady realty.
Juni 7, 2008 pukul 2:36 am
Kalo ternyata di bank tidak memiliki sertifikat asli Taman Melati atau di bank hanya disimpan fotokopy sertifikat ini berarti banknya sudah di kibulin juga sama ady realty, sebab jika bank tidak memiliki sertifikat yang asli ady realty, bisa-bisa sertifikat aslinya bisa di jual lagi atau di gadaikan lagi. Sertifikat yang serifikat asli aja bisa di palsukan lho bu, hati-hati
Juni 7, 2008 pukul 2:37 am
Kalo ternyata di bank tidak memiliki sertifikat asli Taman Melati atau di bank hanya disimpan fotokopy sertifikat ini berarti banknya sudah di kibulin juga sama ady realty, sebab jika bank tidak memiliki sertifikat yang asli ady realty, bisa-bisa sertifikat aslinya bisa di jual lagi atau di gadaikan lagi. Sertifikat yang serifikat asli aja bisa di palsukan lho bu, hati-hati
Untuk menghindari dari mendaji korban Developer Yang Nakal :
1. Selidiki Status Hukum dari perjanjian-perjanjian yang telah di keluarkan oleh developer tersebut (seperti PJB dan lain-lain) yang sudah ada di tangan customers yang statusnya masih nyicil.
2. Jika ada salah satu yang melenceng dari perjanjian sebaiknya anda cepat batalkan, rugi sedikit tidak mengapa untuk menghindari kerugian yang banyak.
3. Jika developer yang sudah mempermainkan hUkum, itu artinya sudah ada itikad tidak baik dari developer tersebut ke Customer (calon Pembeli Rumah)
4. Cek ke Bank Nomor Sertifikat Tersebut dan Nama Pemilik Tanah.
5. Cek ke Badan pertanahan Nasional Nomor Serfifikat Tersebut dengan Pemilik tanah harus sama, jika tidak segera Laporkan ke pihak berwajib.
Ingat jika anda membeli rumah pada developer yang nakal, itu artinya anda tidak akan mewariskan rumah kepada anak melainkan anda akan mewariskan masalah kepada anak sebab di tambah 10 atau 20 tahun lagi anda sudah renta, dan yang meneruskan perjuangan adalah anak anda jika pada 10 atau 20 tahun lagi, rumah tersebut ternyata sertifikatnya palsu maka, anak andalah yang pusing dan harus berurusan dengan hukum, Jika anak anda kaya, mungkin masih bisa membayar pengacara yang nilainya mungkin sekitar setengah, atau sepertiga dari harga rumah, itu jika sertifikatnya asli tapi jika serfifikatnya palsu, berarti anda sudah mengeluarkan uang dengan sia-sia. Bayangkan jika anak anda tidak kaya??? Mereka hanya bisa sedih..sedih….dan menangis.
Juni 8, 2008 pukul 5:04 am
Taman Melati…Taman Melati. makin menggelikan saja.
. Toh terbukti, seenggak sehatnya saya, saya masih berjalan lurus sesuai aturan, nyari duit juga pake cara bener bin halal. Nggak pake nipu2 orang dan ngejelek2in orang. lagian dari awal saya udah bilang ke semua orang yang tanya sama saya tentang taman melati, bahwa disclaimer saya pasang; saya sama sekali tidak ada afiliasi apapun dengan developer/kontraktor Taman Melati, nggak ada niat menjelek2kan taman melati, hanya yang saya sampaikan benar2 berdasrkan pengalaman pribadi saya selama tinggal di Taman Melati. Saya juga punya bukti2 lengkap yang mendukung semua pernyataan saya. Lha kalau ternyata pengalaman saya banyak jeleknya (kenyataan saya juga sampaikan ada bagusnya, misal : kelakuan marketingnya pada calon konsumen, yang mana akan berubah total setelah anda jadi konsumen). Harusnya sebagai perusahaan besar yang sudah bersertifikat ISO menunjukkan sikap yang baik, introspeksi diri, bukannya marah2 nggak jelas dan balik menjelek2kan orang (yang notabene konsumennya) tanpa dasar.
Silahkan saja mencela saya darah tinggi, nggak sehat atau apapun lah. Juga Ibu/ Mbak/Mas/bapak/oom/tante Eno, silhakaan monggo kalau mau dibeli itu rumah2 Taman Melati.
Comment saya di wikimapia tentang betapa sucks-nya Taman melati juga dihapus silahkan saja. the more you try, the more people can see who you are
Ngata2in saya iri lagi, hehehehe ngapain iri sama oknum yang nyari duitnya lewat nipu2 orang?? Maaf, saya nggak tertarik dengan hal-hal buruk seperti itu.
Sayang sekali Adhi realty sebagai perusahaan dengan nama besar dikotori oleh ulah oknum2 tidak bertanggung jawab, tidak asertif, serta tidak komunikatif (Hallo Pak joko Triyono, masih ingat saya kan? Email saya nanya macam2 nggak pernah dibalas. Apakah saya harus selalu pakai jalur umum atau kirim surat pembaca ke media massa agar Bapak mau mendengar keluhan warga kelas menengah ke bawah seperti saya?).
Sook atuh monggo diterusken usaha2 licik kalian wahai para oknum tak bertanggung jawab. Saya yakin, bangkai busuk walaupun ditutup2i lama2 akan terbongkar juga. Semua orang lama2 juga tahu kok.
Juni 8, 2008 pukul 5:13 am
Oh iya, orang developer nyuruh saya cepet2 pindah ya? Baik, dengan senang hati. Tapi tolong kembalikan dulu semua uang saya yang telah dirampok karyawan kalian.
Lha wong dia sendiri yang ngatain saya orang miskin, eeh masih dirampok. Duit emak lu dari Hongkong apa buat beli rumah baru secepet itu, hehehe.. Ya sepanjang saya masih tinggal disana dan orang nanya ya saya jawab dong, kalian kan nggak ada hak melarang saya.
Juni 8, 2008 pukul 1:50 pm
pokoknya yang namanya beli rumah di perumahan itu sama aja beli lingkungan. jadi kalau lingkungannya tidak bagus maka harga jatuh meskipun kualitas bangunan sangat bagus. masalah lingkungan ini sangat beragam yaitu mulai lingungan fisik dan lingkungan sosial, dll. Namun demikian yang namanya inves di properti (tidak ada tujuan untuk ditinggali) tetap saja untung karena kenaikan harga properti sangat fantastis yaitu 10 s.d 50% setahun (tergantung lokasinya). Kita pinjam uang lewat KPR bunga 10% tapi kalau nilai rumah kita meningkat 30% bukankah itu untung 20% betul ? tks
Juni 8, 2008 pukul 11:03 pm
copypaste dari “Bicara Rumah” Puri Bali vs Vila Inti Persada. nandang Says: Juni 8, 2008 at 1:42 pm
Membeli perumahan harap hati-hati (ini pelajaran juga buat yang beli di Puri bali maupun Vila Inti Persada). Kalau ada waktu tolong dikontrol saat rumah anda dibangun dan setidaknya pada tahap pondasi. Ini ada pengalaman buruk dimana kami dan rekan kami melihat tahap pembangunan rumah berupa pondasi batu kali di grand residence pondok cabe (katanya kualitas realestate dan harganya diatas 360 juta lho) yang dibangun oleh Agung Group. Cukup aneh menurut saya karena batu kali sebagai pondasi tidak diberi adukan semen pada bagian yang tertanam (tertutup tanah) dan hanya bagian atas saja yang diberi adukan semen (jelas ini penipuan). Selain kedalaman pondasi yang cuma 30 cm juga batu kali yang tanpa diberi adukan semen pasir ini sangat rentan terhadap pergerakan/pergeseran tanah. Akibatnya bangunan nanti mudah retak-retak, dan ada gempa yang kecilpun pasti akan roboh. Mungkin masalah pondasi ini pula yang bikin grand residence bekasi retak-retak (pengembangnya sama dengan pondok cabe). Kawan saya sangat kecewa karena tidak saja calon rumahnya yang dibuat demikian namun hampir semua rumah di komplek perumahan tersebut nasibnya sama. Masalah penghematan bahan bangunan dengan mencuri kualitas di konstruksi pondasi ini akan sangat fatal. Tidak percaya ? buktikan sendiri karena sekarang sedang bikin pondasi atau bagi yang sudah terlanjur booking dan rumah sudah selesai dipondasi silahkan gali sedikit tepi pondasi biar yang tertutup tanah kelihatan kualitasnya. waspadalah … waspadalah nyawa anda terancam oleh pengembang nakal. Ada komentar ?
NB Maniak Properti: NERADA dan Grand Residence Pondok Cabe pengembangnya sama yaitu dibawah bendera Agung Group dan nama perusahaannya PT. Surya Graha Karya Prima. Mengawasi saat proses pembangunan ini penting dan banyak pengembang yang mempromosikan bahwa konsumen berhak mengawasi saat calon rumahnya sedang dibangun, namun sayang banyak yang tidak memperhatikan kualitas pondasi (karena tertutup tanah) padahal pondasi ini sangat penting.
Juni 10, 2008 pukul 4:38 am
Sepertinya kelihatan juga mana yang promosi mana yang ofensive, yang satu menutupi bau yang satu lagi membuka bau . Saya nilai marketing properti afiliasi BUMN memang memiliki cara tersendiri menetralkan suasana ,salut dalam hal ini , termasuk memberikan klarifikasi yang cool namun terlihat keberpihakannya.
kalau kasus yang diungkap benar , maka jika ditanya , sebagai orang sawangan Saya terpaksa menurunkan rating rekomendasi yang semula 60 beli 40 tidak menjadi setidaknya 40 beli 60 tidak . contoh dulu beberapa perumahan diswangan juga punya masalah tanah dengan warga sekitar , namun tidak menelantarkan dan membenturkan warganya seperti taman melati ini , marketing dan warganya kompak , mungkin karena didikan naungan perusahaannya lain .
kalau betul pihak yang defensive dalam thread ini adalah marketing atau afiliasinya , bisa jadi cara dan komentarnya mencerminkan kinerja adhi karya sesungguhnya yang tidak profesional.
tetaplah santun pada siapapun , jangan melayani hanya karena anda punya kepentingan dan bisa menarik keuntungan . seperti yang saya alami, kesantunan datang ketika saya naik sedan, dan tak muncul ketika saya naik angkot.
Juni 10, 2008 pukul 11:15 am
Mas Rian dan Mba Dian saya ingin diskusi dengan anda suatu waktu, karena saya adalah calon penghuni TMS.
bisakah anda berikan no telp or email anda ke saya di dexav4@yahoo.co.id
Juni 10, 2008 pukul 11:24 am
Mbak, pak, bu, mas semuanya…
Aku mohon info dong tentang sawangan permai, aku mau ambil rumah disana niy….
Pliz yah…buat nambahin keputusan, mau diambil atau tidak..
kalo ada info yg perumahan harga 90-100an dgn dp 10%
Tararengkyu… semua
Juni 11, 2008 pukul 3:25 am
Saya pernah beli rumah disawangan permai, tepatnya diblok flora , sekitar tahun 1997 . dulu cuma ada dua blok di sebelah barat yaitu blok flora dan fauna, Dari segi kualitas bangunan , hebat sekali kalau yang dibangun masa itu . Saya biarkan rumah tanpa penghuni 2 tahunan tapi tembok dan genting masih tetap kokoh, salut sama yang bangun yaitu PT arsy indah . Sertifikat tak bermasalah sewaktu bayar cash , sertifikat langsung jadi dalam waktu yang tidak lama.
Sawangan permai harganya relatif lebih rendah dari perumahan lain dan bebas banjir
Ada sisi negatif blok saya yaitu airnya sangat jelek bila musim kemarau , PHnya rendah cenderung asam , kalau dipakai sikat gigi pagi hari bikin gigi ngilu, listrik sampai saat saya jual rumah itu tahun 2003 selalu byar pet , telephone sudah masuk 0251 ditambah perkembangan infrastruktur sangat lamban plus depannya jadi tempat ngetem angkot.
Kalau mau beli rumah dengan luasan lebih dengan harga yang tak terlalu mahal , sawangan permai bisa jadi pilihan . hanya waspadai airnya ya!
Juni 13, 2008 pukul 10:56 am
Tnx atas infonya…paling kalo masalah Air, bisa disiasati dengan water pulifier…
Kalopun gak ada masalah laen, mungkin aku ambil sawangan permai aja
makasih yah..
Juni 15, 2008 pukul 3:46 am
sok atuh, saya warga taman melati sebaiknya jangan bertengkar atuh, yang sudah sudah lah, yang kecewa ya sudah lah, jangan mau menang sendiri. ya kalo merasa kecewa akui aja salah dari awal, kenapa mba dian mau tandatangan pjb dengan developer taman melati kalo merasa tidak berkenan????
ga usah ngotot apalagi beralasan mau jual tuh rumah gak laku lah…mba dian ini keliatan dendam banget sama developer, jadi kita sebagai warga disini melihat lucu dan mengerti siapa mba sebenarnya hanya ingin memperkeruh suasana saja.
Juni 17, 2008 pukul 2:12 am
Kalo Numpang Jualan Rumah Om Mod :
TELAGA GOLF DEPOK SAWANGAN – CLUSTER ESPANOLA
(TANPA PERANTARA)
RUMAH SERTIFIKAT HAK MILIK (SHM), Bebas Banjir, 2 LANTAI LT.160/LB.148, listrik 2200 watt, Teralis Pintu dan Jendela.Pompa Jet Pump 37 meter, Air Bersih, Genteng KIA, Kamar Mandi 2+1, Kamar Mandi 3+1. Dijual Murah (Harga Rp.580.000.000,-) Silakan Negosiasi dengan pemilik Langsung. Kalo ingin KPR bisa dibantu di Bank Mandiri. 0816.113.9778/98092032. Tommy/Wahyu.
Juni 17, 2008 pukul 6:04 am
Dear Bu Slamet,
silahkan dibilang mau memperkeruh suasana. Kalau berani, mohon datang ke Taman melati Sawangan CA.6 untuk men-clearkan apa yang anda anggap saya keruhkan (jelas kan saya buka identitas, nggak seperti kroco2 Adhi Realty lain yang lagi seru2nya mengintimidasi saya via telfon dan berbagai forum di internet).
Ngapain Taman Melati diperkeruh, wong dari dulu emang suasana keruh sudah tercipta (berkat usaha keras developer). Bahkan di wikimapia ada yang bilang Taman Melati seperti hell, masa saya mau bilang kaya di surga?
Udah deh Bu, Taman Melati emang image-nya mulai menuju kehancuran. Susah kalau cuman Bu Slamet seorang yang berusaha ngotot (juga) mbelain Taman Melati. Dari Adhi realty dan karyawan2nya sendiri nggak ada yang serius dengan itikad baik membereskan masalah dengan konsumen kok. bu Slamet ngapain ikut2an? Karyawan developer nih pastinya (yang beraninya cuma ngerecokin lewat internet, tapi kabur kalau diajak ketemu baik2).
Masih aja ngeributin PPJB?
Kaya nanya nuclear science ke anak TK Bu Slamet.
Notes bhw Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan aja sudah lewat masanya Bu.
Juni 17, 2008 pukul 8:18 am
Lho.. lho… lho… Ada apa ini om Moderator…???
Juni 18, 2008 pukul 5:25 am
Wah seharusnya kalau kita merasa sebagai warga dan tetangga yang baik tidak perlu memblok semua kritikan ke developer kecuali karyawan dari developer. Biarkan saja developer yang menjawab atau memperbaiki. kalau jawaban seperti eno dan bu slamet makin keliatan kondisi yang sebenarnya di taman melati. Engga enak gitu lho sesama tetangga ribut ribut.
Toh kritikan tersebut memang kenyataan yang harus dibenahi oleh developer untuk kepentingan lingkungan yang kita tempati biar situasinya kondunsif.
Juni 18, 2008 pukul 8:41 am
iya yah ..bingung ane . Kok begitu ngototnya sama tetangga membahas kekurangan dan complain. Logikanya , tinggal kumpul saja dalam rapat RT/RW bahas bareng bareng lalu maju bareng bareng ke Developer .
Dari segi logika , kalau saya tinggal disuatu perumahan lalu ada tetangga yang kompalin karena layanan developer yang baik maka mau tidak mau ya harus support . Toh kalau hasilnya jadi baik kita juga yang nikmatin.
Ibu Dian , gak usah terpancing emosi lah , anda akan justru jadi selevel dengan mereka yang tak menghargai kesusahan orang lain dalam hal ini marketing dan afiliasi Adi karya jika ikutan menanggapi counter mereka .
menurut Saya pribadi sih , kalau yang nulis counter itu betul betul tetangga anda , wah makin bikin gak betah diperumahan ini . Gak kompak gitu loh….! pusiiing.
Juni 18, 2008 pukul 11:43 am
tau tuh.. bingung… gak mau beli di sono gw..!!
Juni 19, 2008 pukul 1:21 am
sudah deh cari perumahan lain saja , Mending beli telaga golf ,puri bali , rivaria , telaga jambu atau sekalian BSI dipengasinan , dari pada Tamel yang dari thread ini aja jelas potensi konfliknya. Nanti nasibnya kayak Grand depok city lagi !
saya perhatiin cuma Dian aja yang kasih alamat di Tamel , lainnnya gak ada.
sudah 5 orang kerabat yang tanya tentang properti didaerah sini , Taman Melati gak aku masukin ….tetap berjuang ya Dian.
Juni 19, 2008 pukul 6:43 am
Yup setuju Ruth…
Kasihan kalau menjerumuskan teman/kerabat. Kalau mau invest di sawangan, perumahan lain masih banyak banget. daripada menyesal nantinya…
Developer Taman melati juga aneh banget .nggak pernah mau datang ke lokasi perumahan kok, sembunyi terus di kantornya. Hallo, ada apa ini ya? Secara rumah itu mereka yang jual. Segitu takutnya kah mengahdapi konsumen (bukan calon konsumen lagi)? Logikanya kalau dia nggak salah, kenapa setiap dimintain konfirmasi nggak pernah mau jawab, dan setiap diundang nggak pernah mau datang.
Padahal sudah dikasih alamat jelas banget gitu lo, tetep aja nggak berani datang. Yang datang cuman sambal gertak ala pak Joko Triyono via telpon. Sedep beneeer…
Juni 25, 2008 pukul 5:29 am
dear mba dian,
kalo mmg pihak tamel sdh tdk mau lagi bernegosiasi dgn anda sekalipun anda sdh bahas masalah ini di intrenet, knp ga lbh baik kirim saja complain mba dian ke detik.com atau sekalian ke rubrik pembaca kompas aja atau kalo mo yg lbh menyelesaikan masalah datang saja langsung ke PT Adhi Realty-nya.sepertinya itu lbh efektif deh, krn menurut saya kalo mba kirim ke surat pembaca kedua situs dan media tsb satu indonesia ini mungkin akan tau spt apa tamel sebenarnya dan yg pastinya itu akan sangat membantu org lain yg niat membeli rumah di tamel jg. dan mungkin dgn cara itu pihak tamel baru akan mengklarifikasi masalah yg ada. (mungkin mrk akan nongol kalo diajak rapat).
klao ke adhi realty-nya langsung saranku minta saja ketemu sama bosnya pak joko itu. bicarakan baik2, bknnya semua pasti ada jalan keluarnya kan? ga enak d kalo ribut2 terus. sebagai pembeli spt mba dian punya hak bgt jg dgn pihak adhi realty. makanya ayo dong dibicarakan…
semua masalah pasti ada jalan keluarnya kan?
saya tunggu d surat pembaca yg masuk ke detik/ke kompas. u pihak adhi realty bicarakan semuanya jgn ada yg ditutupi.
gmn negara mau damai kalo soal ini aja kalian ga bisa dpt titik temu???
Juni 27, 2008 pukul 5:28 am
ide bagus. Mungkin segera dilaksanakan.
Tapi saya nggak mau dibilang nggak ada etika, kalau ada apa2 langsung expose keluar. Sebelum nulis di forum2 kaya gini juga saya selalu kulonuwun dulu berusaha kontak ybs / Adhi Realty untuk minta klarifikasi kek, tanggapan kek. Tapi untuk yang terakhir kayanya mereka udah angkat tangan-tutup mulut, sembunyikan muka dan nggak mau tanggung jawab.
Menurutku yang paling enak ketemuan di Taman Melati, sekalian kan barangkali ada warga lain yang punya keluhan serupa. Dan supaya jelas, bahwa nggak cuma saya konsumen yang bermasalah. Dan saya nggak bikin2/ngarang2 semua cerita2 itu. jadi kalaupun misalnya sekalian mau lihat hal2 lain yang dikeluhkan kan gampang (misal, taman2 yang berantakan, trotoar dan jalan kotor, jalan retak2, lampu penerangan yang suka nggak dinyalain, satpam developer yang jutek sama warga yang nggak bayar IPL ke developer dan hobby tidur, sungai yang makin kotor dan dangkal karena timbunan tanah dan sampah2 dari proyek baru).
Tapi kenyataan mereka takut bertemu konsumen (sekali lagi, bukan calon konsumen). Sampai ada yang lari terbirit2 begitu lihat saya dan keluarga dari jauh. wueksss.., kok agak2 gimana gitu ya…
Persoalan ini memang sederhana jika semua pihak mau membuka diri dan saling berkomunikasi. Sedangkan kenyataan yang ditemui berkebalikan 180 derajat. Nah lo, siapa yang salah.
Juni 30, 2008 pukul 3:31 am
Waduh isinya lebih banyak tentang Taman Melati & Telaga Golf Sawangan nih…btw…
Mbak, pak, bu, mas semuanya…
Aku mohon info dong tentang Taman Sari Puri Bali, coz kemarin aku kesana & tertarik dengan konsepnya & udah bayar booking fee & kalo Allah mengijinkan pengen ambil disana nih….
Pliz yah…buat nambahin keputusan, mau diambil atau tidak..(mumpung blm byar DP nya)
kalo ada info yg perumahan harga 90-100an dgn dp 10%
Tengkyu… semua
Juni 30, 2008 pukul 4:00 am
kalo dgn kondisi yg spt itu saranku lbh baik ibu buat surat undangan ke manajemen tamel utk undang pembicaraan mengenai penyelesaian hal tsb. kalaupun mau diadakan di Tamel agar semua warga jg bisa menyampaikan keluhannya pasti akan lbh baik. Kalo misalkan dgn undangan dari pihak mereka tdk ada yg mau datang, kan sdh jelas dan saya rasa mba dian jg sdh cukup sabar dan sdh memberi banyak waktu u pihak manajemen agar mau berdiskusi dan punya itikad baik dalam menyelesaikan berbagai masalah, jd ga ada salahnya kalo mba dian muat mengenai semua komplain ini ke media (kompas/Detik.com/Langsung ke Dirut Adhi Realty)spt yg saya sarankan, daripada bertele2&ga ada ujungnya. Nah kalo dari pertemuan itu tercipta kata sepakat dan sama2 mengerti duduk permasalahannya dengan kata lain ada win2 solution, saya rasa komentar mba dian yg kecewa dgn tamel jg bs berhenti dan menjadi pembelajaran baik utk pihak developer dan konsumen. Saya rasa itu cukup adil utk kedua belah pihak kan? saya percaya ga ada masalah yg ga bisa terselesaikan. saya yakin pihak tamel dan mba dian pasti masih pny itikad baik u menyelesaikan masalah ini. krn kita semua pasti mau hidup dgn tenang kan? doa saya moga semua cpt selesai ya..
wass
Juni 30, 2008 pukul 5:50 am
Buat mbak Dian, saya ikut prihatin mbak
semoga masalahnya cepat terselesaikan
buat developernya, mbok buka hati dan nurani sampeyan
inget harta anda tdk dibawa mati, tapi tetap dimintai pertanggungjawaban di akherat nanti
peace
Juli 2, 2008 pukul 5:48 am
Allowww…aku py rumah di bukit golf , arcadia, tipe 36/104…bagusnya dijual apa dikontrakkin ya?letaknya di pojokan..trus kalo prospek property disana gimana yach? ada yang bisa urun rembuk.
Juli 3, 2008 pukul 3:10 am
itulah..kenapa gak ada omongan laen selain TAMEL or GDC and or the other….karena takut keluran virusnya..aviant infl. kalee…
Juli 3, 2008 pukul 7:32 am
Yth, mBak Dian,
Stater turut prihatin atas kemelut yang berlarut larut di komplek perumahan Taman Melati yang dikelola oleh Adi realty, yang katanya menyandang ISO ??? , tapi kalau membaca komentar komentar warga TM kok kayaknya Adi Realty itu tidak profesional. Saya juga suda membantu menengahi untuk mencoba email ke Adi Realty ke alamat email ( info@adhirealty.co.id ) cc ke DPD REI Jawa Barat denga ketua Bapak H. Hari Raharta Sudradjat, SE dan juga ke alamat email (konsumentamanmelatisawangan@yahoo.co.id), sama sekali tiada jawaban atau tanggapan. Untuk mBak Dian ketahui berikut copy salah satu email saya :
Halo Bapak Yang Terhormat di Adi Karya dan Adi Realty,
Saya sangat prihatin setelah banyak membaca info dari mail list Taman Melati yang ditulis oleh warga penghuni Taman Melati. Adi Realty sebagai penegembang yang mungkin masih memegang sertifikat ISO ?, apakah tidak sebaiknya Adi Realty membantu warga yang memang ingin mengelola sendiri lingkungan Taman Melati dibawah kepengurusan RT dan RW?. Adi Realty tentunya bisa memberikan bantuan, bimbingan, dengan demikian Nama Besar Adi Realty juga tetap terjaga dengan baik. Pengaruh langsung maupun tidak Adi Realty memiliki andil atas kenyamanan warga Taman Melati. Adi Realty tentunya memiliki tujuan (VISI & MISI) meninggalkan nama harum dan akan dikenang warga Taman Melati atas jasa jasa baiknya dalam membina lingkungan dan mengarahkan / menuntun warga dalam kemandirian. Biar bagaimanapun Adi Realty tidak akan selalu berada dilingkungan Taman Melati, suatu saat proyek akan berakhir.
Terlampir salah sati mail list yang saya copy untuk Bapak Bapak pimpinan Adi Karya maupun Adi Realty, saya berpendapat kalau ini berlarut larut akan berdampak tidak baik di kedua belah pihak, khususnya nama besar Adi Realty. Saya sudah pernah orientasi ke komplek Perumahan Taman Melati, sebetulnya lokasinya bagus, tapi setelah membaca mail list terbuka jadinya saya berpikir ulang untuk mengambil keputusan.
Seharusnya Adi Realty bisa mempertanggung jawabkan apa apa yang dikeluhkan / komplain / tuntut ex konsumen yang sekarang sudah menghuni di komplek Perumahan Taman Melati. Jangan malah menyewa preman segala untuk meneror, mengintimidasi dan lain sebagainya. Cara cara itu sudah tidak pada tempatnya, itu cara cara diktator, sekarang kita harus menggunakan cara cara yang cerdas dan profesional. Saya hanya bisa menghimbau warga Taman Melati yang terhormat anda anda semua seharusnya kompak / rukun / guyub dan bersama sama maju demi hak hak anda yang dikebiri oleh Adi Realty. Bukan malahan terpecah belah gara gara IPL, justru yang benar adalah dikelola melalui jalur pemerintahan yang sah dalam hal ini adalah RT / RW / Kelurahan dan dinas dinas terkait lainnya, buakn melalui Pengembang. Saudara saudaraku yang terkasih di Taman Melati, sadarlah bahwa Adi Realty di Kecamatan Sawangan itu sifatnya sementara, artinya selesai proyek ngacir, untuk itu sebaiknya dara sekarang ya yang guyub/rukun bersama PEMERINTAHAN YANG SAH YAITU RT/RW/LURAH/CAMAT DAN KAIN SEBAGAINYA. Saya dengar dari seorang warga Taman melati usaha Bapak RW 08 sudah cukup bagus bisa mulai mengkoordinir warga warga yang sadar akan ke PEMERINTAHAN YANG SAH, dan salut untu warga yang sudah berkenan memberikan sumbangan atau sebagai DONATUR, karena memang masih kekurangan dana. Untuk YTH Bapak RW, salut untuk anda semoga cita cita yang mulia para warga yang sudah sadar akan pemerintahan yang sah dapat segera terwujut dengan baik dan bisa membawa berkah untuk seluruh warga TM. Memang Bapak RW dan RT di TM untuk menuju hal hal yang luhur itu banyak rintangannya, justru dengan rintangan itulah anda akan lebih MAJU / MATANG / PROFESIONAL DAN INSYA ALLOH AKAN MEMBAWA BERKAH UNTUK SEMUA WARGA TM DAN SEKITARNYA. AMIN.
Juli 3, 2008 pukul 7:52 am
Yth, mBak Dian,
Stater baru saja dapat info, beberapa hari yang lalu katanya ada peristiwa yang lucu di komplek anda, yaitu sewaktu Bapak RW anda memandu TRUK sampah rumah atau blok blok mana saja yang perlu diambil sampahnya, katanya ada orang AR yang tersinggung dan dia bilang ke Bapak RW anda yang kurang lebih sbb ” Bapak jangan mempro…..si, saya bisa emosi …” terus dijawab RW anda “… saya bisa lebih emosi ” katanya. La logikanya kalau yang membayar Dinas kebersihan itu Pak RW yang mewakili warga yang membayar ya wajarlah hanya mengambil sampah di rumah warga yang membayar saja. Masak warga yang nggak membayar mau diambil sampahnya enak dong dan itu tidak guyub namanya. Hal hal seperti ini sebetulnya tidak perlu terjadi kalau memang management Adi Realty berjalan sebagaiman mestinya, nampaknya VISI, MISI dan FILOSOFI Adi Realty yang bagu itu tidak diterapkan dilapangan, atau antara kebijakkan management tidak sesuai dengan nalarnya orang orang lapangan. Saya sebagai orang jauh dan diluar TM bisa mengevaluasi kinerjanya pengurus RT dan RW di TM, nampaknya sudah bagus, mohon maaf lo mBak Dian seharusnya yang isa MENGEVALUAI MESTINYA YAN WARGA YANG TERGABUNG DIDALAM KEPENGURUSAN RW, kalu ada 4 RT di Dalam RW 8, ya warga empat RT itulah yang bisa mengevaluasi bukan saya dan orang orang yang tidak masuk didalamnya.
Juli 4, 2008 pukul 3:48 am
Halo..halo..
Judul thread ini adalah PERUMAHAN TERBAIK DISAWANGAN DEPOK.
Kenapa yang dibahas PERUMAHAN TERBURUK DISAWANGAN DEPOK.
Stop ..stop deh ! para warga Taman Melati , bosen baca keburukannya.
Juli 4, 2008 pukul 3:54 am
Yth, SELURUH WARGA TAMAN MELATI SAWANGAN,
MAAF HAL INI HARUS DISAMPAIKAN ULANG.
Stater baru saja dapat info, beberapa hari yang lalu katanya ada peristiwa yang lucu di komplek anda, yaitu sewaktu Bapak RW anda memandu TRUK sampah dari rumah ke rumah atau dari blok ke blok mana saja yang perlu diambil sampahnya, katanya ada orang Adi Realty yang tersinggung dan dia bilang ke Bapak RW anda yang kurang lebih sbb :
” Bapak jangan mempro…..si, saya bisa emosi …” terus dijawab RW anda “… saya bisa lebih emosi ” katanya. La logikanya kalau yang membayar Dinas kebersihan itu Pak RW yang mewakili warga yang membayar ya wajarlah hanya mengambil sampah di rumah warga yang membayar saja. Masak warga yang nggak mau membayar ke RT/RW mau diambil sampahnya enak dong dan itu tidak guyub namanya. Hal hal seperti ini sebetulnya tidak perlu terjadi kalau memang management Adi Realty berjalan sebagaiman mestinya, nampaknya VISI, MISI dan FILOSOFI Adi Realty yang bagus itu tidak diterapkan dilapangan, atau antara kebijakkan management tidak sesuai dengan nalarnya orang orang lapangan. Saya sebagai orang jauh dan diluar TM bisa mengevaluasi kinerjanya pengurus RT dan RW di Taman Melati, nampaknya sudah bagus, mohon maaf lho mBak Dian seharusnya yang bisa MENGEVALUAI MESTINYA YA WARGA YANG TERGABUNG DIDALAM KEPENGURUSAN RW, kalau ada 4 RT di Dalam RW 8, ya warga empat RT itulah yang bisa dan berhak mengevaluasi bukan saya dan orang orang yang tidak masuk didalamnya.
Terimakasih semoga tulisan ini dapat memberikan masukkan dan menyadarkan warga Taman Melati yang belum sadar akan system PEMERINTAHAN DARI TINGKAT RT, RW, KELURAHAN, KECAMATAN DST NYA.
HIMBAUAN : SEBAIKNYA ADI REALTY MENGHENTIKAN SEGALA BENTUK PROVOKASI, DEMI TERWUJUTNYA PERDAMAIAN SELURUH WARGA MASARAKAT TAMAN MELATI.
DUKUNGLAH PEMERINTAHAN YANG SAH MULAI DARI TINGKAT RT, RW, KELURAHAN, KECAMATAN DAN SETERUSNYA. SALAH SATU DARI UNSUR PERANGKAT PEMERINTAHAN KALAU SAMPAI ADI REALTY “KACAUKAN” BERARTI ANDA ADI REALTY BISA DIANGGAB MENGACAUKAN SYSTEM PEMERINTAHAN NKRI INI. ADI REALTY BISA DIANGGAP SEBAGAI PENGACAU KEAMANAN, HILANGKAN ITU SEMUA INTRIK INTRIK, PREMAN PREMAN YANG ANDA SEWA.
Juli 4, 2008 pukul 4:04 am
Ruth YTH,
Selama keburukan di Taman Melati belum diperbaiki oleh penanggung jawab “ADI REALTY”, polemik ini akan terus berlanjut, semoga pihak Adi Realty bisa menyelesaikan dengan cara cara yang CERDAS, bukan dengan cara cara PREMANISME, TEROR WARGA, INTIMIDASI. Untuk anda para pembaca ketahui, sampah sampah warga yang tidak mau membayar iuran ke RT/RW, tetapi membayar ke Pengembang Adi Realty diambil dan dibersihkan oleh tenaga harian Adi Realty, dan sampah rumah tangga tersebut dibuang ke DAS, ini adalah perbuatan pencemaran LINGKUNGAN HIDUP dan bisa dikenakan sangsi PIDANA.
Juli 4, 2008 pukul 10:48 am
coba deh beli di perumas I Depok, lokasinya lebih dekat ke
terminal/stasiun kereta & margonda
Juli 7, 2008 pukul 3:47 am
Yth, SELURUH WARGA TAMAN MELATI SAWANGAN,
SELAMAT PAGI INDONESIA,
SEMOGA WARGA TAMAN MELATI SUDAH MULAI SADAR AKAN SYSTEM PEMERINTAHAN YANG BERLAKU DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. Sampai hari ini Senin, 7 Juli, 2008, system pemerintahan yang berlaku masih menggukan system berjenjang mulai dari RT, RW, Kelurahan/Desa, Kecamatan dan seterusnya sampai ke Propinsi dan akhirnya ke pusat pemerintahan NKRI. Kalau ada warga yang berugas untuk menyebarkan informasi yang bersifat bohong alias fitnah harap segera sadar dan kembali ke jalan yang diridhoi Tuhan seru sekalian alam. Stater sebagai warga negara RI, sangat sangat prihatin terhadap polemik yang dialami warga Perumahan Taman melati. Polemik dan peristiwa demi peristiwa belum ada tanda tanda penyelesaian secara menyeluruh, piahk Adi Realti sebagai pengembang Taman Melati juga makin tidak terarah semakin menggunakan cara cara yang tidak profesional sebagai pengembang yang memiliki sertifakat ISO ?????. Kalau anad warga Taman Melati belum tahu secara benar berikut polemik yang sebenarnya terjadi,
1. Masalah IPL, Karjono sendiri mengakui dan pernah menyatakan bahwa IPL itu KESALAHAN dari pihak pengembang (Adi Realty) yang seharusnya tidak terjadi. Dengan demikian BATAL demi HUKUM.
2. Warga Sepakat, untuk membentuk atau memekarkan RT dan RW dari RT04 / RW02 Durenmekar, tetapi setelah disepakati ada beberapa orang yang memang orang orang pengembang atau orang yang dibayar oleh pengembang mengacau dan menghambat atau bahkan menghianati dan memprovokasi warga lain untuk menodai kesepakatan tersebut.
3. Pengembang juga menyewa preman preman untuk membuat keributan didalam komplek perumahan Taman Melati dengan cara mabuk yang dibuat buat, istilahnya minum satu tetes alkohol terus mengamuk yang tidak jelas tujuannta. Dengan maksud agar warga takut dan kembali minta perlindungan ke pengembang.
4. Orang yang bertugas untuk memutar balikkan kebenaran fakta alias preman bayaran Adi Realty, menyebarkan berita BOHONG DAN FITNAH bahwa pihak RW tidak membayar iuran ke Dinas Kebersihan tetapi sampah dari RT. 01, 03, 04 dan RT08 mengapa diambil atau diangkut TRUCK Dinas Kebersihan.
5. Truk Dinas Kebersihan Depok juga di teror oleh petugas keamanan Scurity Adi Realty sewaktu akan meninggalkan komplek, dihambat dan dilarang keluar/meninggalkan komplek Taman melati sebelum mengangkut sampah sampah warga yang tidak bersedia atau tidak mau membayar IURAN KEPADA RW.
6. Dan masih buanyak sekali polemik atau kebusukkan pengembang termasuk pemerasan / pungli terhadap warga dan juga Dinas Kebersihan, lumayan minta setoran balik dari Dinas kebersihan sebesar RP. 200 000,– (Dua Ratus Ribu rupiah) setiap pembayaran ke Dinas kebersihan, warga yang pindah pun tidak luput pungli tersebut ada yang sampai mengelurakan dana ratusan ribu (Rp. 600 000,–) jadi bukan sekedar uang rokok sepuluh dua puluh ribu.
Itulah beberapa polemik / kasus / kebusukan yang terjadi di komplek Taman Melati, nampaknya pihak pengembang sengaja tidak menyelesaikan dengan segera agar sesama warga selalu konflik, pengembang sengaja memelihara manajement konflik, dengan harapan kembali mau membayar IPL ke Pengembang.
Padahal jelas jelas Sukarjono sudah menyatakan perjanjian itu tidak benar atau tidak semestinya ada.
Memang pengembang tidak pernah menyatakan membatalkan secara tertulis karena kalau sampai tertulis dampaknya sbb:
1. Pengembang harus mengembalikan seluruha dana IPL kepada warga yang sudah pernah menyetor, padahal duitnya sudah habis kemana ????.
2. Pemutihan IPL.
3. Kalau IPL itu pemasukkan pengembang, pertanyaannya apakah dari hasil IPL pengembang setor PAJAK dinas pajak setempat. kalau iya mana tujukkan buktinya?.
Himbauan Stater, sebaiknya Sukarjono, Joko Triyono, dan RW serta seluruh staff RT menyalesaikan kasus kasus yang dikembangakan oleh Pengembang itu sendiri.
Jangan ada lagi kasus penahanan TRUK sampah demi kebersihan lingkungan warga yang telah sadar mematuhui system pemerintahan yang sah di NKRI ini. Demikian pula pengembeng jangan lagi membuang sampah warga yang membyara iuran ke pengembang ke Daerah Aliran Sungai atau tempat lain sekitar perumahan Taman Melati, yang pada akhirnya menyebarkan aroma BUSUK ke sekitar rumah warga terdekat. SADARLAH HAI PENGEMBANG ADI REALTY, INGAT NAMA BESARMUA PENYANDANG SERTIFIKAT ISO ?????,
Juli 8, 2008 pukul 2:39 am
Yth, SELURUH WARGA TAMAN MELATI SAWANGAN,
SELAMAT PAGI INDONESIA, NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
SEMOGA WARGA TAMAN MELATI SUDAH MULAI SADAR AKAN SYSTEM PEMERINTAHAN YANG BERLAKU DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. BAGI WARGA YANG SUDAH MULAI SADARKAN DIRI, TETAPI MASIH MALU DAN GENGSI UNTUK KEMBALI KEPANGKUAN IBU PERTIWI, SEBAIKNYA TIDAK PERLU MALU APALAGI GENGSI. ANDA WARGA YANG MASIH MBALELO TIDAK MAU MENGAKUI SYSTEM KETATA NEGARAAN YANG BERLAKU DI NKRI, SEBAIKNYA SEGERA SADARKAN DIRI. INGAT SUATU WAKTU ANDA TIDAK PERNAH BISA LEPAS DARI SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH, MISALNYA DALAM HAL: PENGURUSAN SURAT KEMATIAN, SURAT KELAHIRAN, KARTU TANDA PENDUDUK DAN LIAN SEBAGAINYA MENURUT PROSEDUR YANG SAH PADA SYSTEM PEMERINTAHAN HARUS ADA SURAT PENGANTAR DARI RT, RW DAN SETERUSNYA. ANDA PARA WARGA YANG MASIH BELUM BERSEDIA BERGABUNG DENGAN SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH DI NKRI INI, ANDA TIDAK AKAN PERNAH BISA MENDIRIKAN NEGARA DIDALAM NEGARA, ANDA AKAN BERHADAPAN LANGSUNG DENGAN PENEGAK HUKUM DAN PEMBELA NKRI. ANDA AKAN TAHU DAN SADAR SESADARNYA BAHWA SELAMA INI ANDA TERPROVOKASI OLEH TANGAN TANGAN KOTOR DARI PENGEMBANG ALIAS ADI REALTY, SUATU KETIKA NANTI ANDA PARA WARGA YANG MASIH BERKIBLAT KE ADI REALTY AKAN MENYESAL KARENA ANDA MENEMPUH JALUR YANG GELAP, SALAH DAN KOTOR ITU. SUATU SAAT ANDA AKAN DIBUKAKAN PETUNJUK YANG BENAR OLEH TUHAN SEMESTA ALAM. SELAMA INI PIHAK PENGEMBANG BANYAK MEMBODOHI DAN MENGURANGI ATAU MENGGELAPKAN HAK HAK KONSUMEN, SEBAGAI CONTOH JELAS SETIAP KAVLING ITU HARUS ADA BAK SAMPAH, TETAPI NYATANYA TIDAK DIADAKAN. RUMAH RUMAH YANG BELAKANGAN DIBANGUN, DIBUATKAN BAK SAMPAH SETELAH ADA SALAH SATU WARGA YANG KOMPLAIN DI FORUM DIBAWAH KETUANYA SETIADI, WAKTU ITU PERTEMUAN DIADAKAN DIRUMAH BAPAK TEGUH DI BLOK DB PADA AKHIR TAHUN 2007. SI PENANYA ATAU ORANG YANG KOMPLAIN TERSEBIT DITANYA SETIADI, BAHWA GAMBAR SITE PLAN INI DIPEROLEH DARI MANA, DAN APAKAH SIPENANYA BERSEDIA KALAU DIPANGGIL OLEH PENGEMBANG ADI REALTY ?, DIJAWAB DENGAN TEGAS SAMA SI PENANYA “BERSEDIA” . SINGKAT CERITA SAMPAI DETIK INIPUN ADI REALTY TIDAK PERNAH MEMANGGIL ORANG YANG KOMPLAIN ITU. PADAHAL YANG NAMANYA GAMBAR SITE PLAN ITU DILAMPIRKAN PADA BROSUR YANG DIBERIKAN OLEH ORANG PEMASARAN SENDIRI DAN PADA GAMBAR SITE PLAN ITU TELAH DISAHKAN OLEH WALIKOTA KOTA DEPOK, NYATANYA DIINGKARI OLEH PENGEMBANG ADI REALTY YANG PEMBOHONG ITU. MENGAPA PENGEMBANG MENGGUNAKAN ORANG ORANG UNTUK MEMPROVOKASI WARGA TAMAN MELATI ?, JAWABNYA SINGKAT KARENA PENGEMBANG TAKUT AKAN KETIDAK JUJURANNY/KECURANGANYA/KEBOHONGANNYA, KALAU SAMPAI WARGA TAMAN MELATI KOMPAK BERSATU PADU, GUYUP, RUKUN ADI REALTY AKAN BABAK BELUR. STATER YAKIN SUATU SAAT NANTI BARANG BUSUK YANG SELAMA INI DISIMPAN RAPAT RAPAT OLEH ORANG ORANG ADI REALTY DAN ANTEK ANTEKNYA AKAN TERBONGKAR DAN BAU KEMANA MANA, DAN BISA KEMUNGKINAN BISA BAU SAMPAI KE REI PUSAT, REI PROVINSI, REI DEPOK DAN APARAT PENEGAK HUKUM, KARENA BANYAK MASALAH PIDANA. HIMBAUAN STATER MARILAH WARGA TAMAN MELATI YANG SEHAT ROHANI DAN JASMANI NYA UNTUK SELALU MENDUKUNG SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH DI NKRI INI, BAGI MEREKA YANG MASIH SAKIT SEBAIKNYA SEGERA BEROBAT DAN BERTOBAT AGAR DIBERIKAN PINTU MAAF DARI TUHAN SEMESTA ALAM.
Juli 8, 2008 pukul 2:58 pm
Bapak2 & Ibu2, ada yang punya info harga rumah second di telaga golf sawangan? kira2 kisaran harganya brapa untuk rumah second di cluster Belanda dan Franch?
Trims banyak
Fjr
Juli 8, 2008 pukul 3:23 pm
Ada yang punya master plan tol antasari-depok & cinere-jagorawi?
Trims
Fjr
Juli 10, 2008 pukul 12:40 am
Dear Stater,
Saya mohon anda bersedia contact saya di dian_che@yahoo.com. Tampaknya memang perkataan anda banyak benarnya. Kemarin kami akhirnya mengalami sendiri diadu langsung dengan preman kampung (ex. security yang sudah dipecat) oleh karyawan Adhi Realty sendiri. Kemudian terbuka sudah bahwa ucapan oknum Adhi Realty tsb banyak sekali fitnah dan bohongnya, karena setelah dihadapkan langsung dengan pihak2 yang dia singgung2/sebut2 sebelumnya, di pertemuan kemarin dia tidak bisa berbicara banyak dan omongannya tidak didasarkan fakta. Dari pertemuan kemarin pula saya tahu bahwa keluarga saya difitnah macam2 dan diadu domba pula dengan security, Pak Wilono (pihak berwajib yang menangani wilayah TM), bahkan sampai tetangga sendiri dan warga kampung sekitar. Saya tanyakan kepada pembantu saya yang notabene orang kampung sekitar mengenai fitnah apa saja yang menyebar tentang keluarga kami, ternyata banyak sekali, dan hal tersebut murni fitnah (bukan hanya cerita nyata yang dibesar2kan, namun sudah cerita yang benar2 dikarang oleh orang2 tidak bertanggung jawab).
Anggota security yang kemarin ikut pertemuan juga keceplos mengatakan fitnah yang dia dengar mengenai kami, Alhamdulillah kami ada di depannya untuk bisa langsung konfirmasi bahwa berita tsb salah dan kami punya bukti bahwa yang dia katakan benar2 fitnah. Pantas saja sikap hampir semua security developer selama ini sangat buruk kepada kami sekeluarga. Rupanya mereka semua sudah termakan fitnah tsb.
Makin jelaslah sekarang bahwa tinggal di Taman Melati Sawangan hanya akan membuat hidup tidak tenang. Jika anda tidak taat/tunduk pada developer, dan menerima saja semua perlakuannya, siap2 saja untuk difitnah, diadu domba bahkan sampai dengan preman/warga kampung. Dari pihak developer sendiri bahkan tidak berani menyatakan akan melakukan usaha nyata meningkatkan keamanan wilayah, termasuk ekses negatif dan fitnah2 yang akhirnya berkembang dari peristiwa pemalakan (walaupun Pak Wilono dengan gentle bersedia). Benar2 saya setuju dengan yang menyatakan bahwa tinggal di Taman Melati seperti tinggal di neraka. Tidak aman-nyaman-tenteram.
Tumpukan sampah dari 4 RT (yang membayar IPL -yang seharusnya masih gratis- ke developer) yang dibuang di seberang kali depan rumah saya dibilang oknum Adhi Realty (yang juga mengadu domba tsb) sebagai masalah sepele,padahal baunya sudah menyebar. Benar2 tidak ada empati dan perhatian kepada konsumen yang sudah terjebak, terlanjur membeli rumah di Taman Melati Sawangan. Apakah akan ada lagi yang akan terjerumus ke neraka yang sama?
Juli 10, 2008 pukul 4:33 am
mbak dian dan mbak stater (kembar kloning – red.), statements anda kepada orang lain sungguh terasa berlebihan. anda menuduh telah difitnah, tapi statement anda sendiri sangat terasa penuh dengan fitnah, sepertinya anda begitu sangat mengenal banyak sekali pribadi orang (kebetulan kok sekian banyak orang tsb sama sekali gak ada kebaikannya, semuanya sangat2 jahat thd anda, menurut anda). saya rasa masih banyak orang yang membaca forum ini kalimat demi kalimat (tidak sepotong2) dan pastinya akan dapat menilai dengan baik, siapa yang sebenarnya menyebarkan fitnah…
Juli 10, 2008 pukul 6:14 am
Terserah praduga anda ibu widd.
Mungkin pak Admin/moderator bisa mengecek ip address saya dan stater. Saya berani jamin bahwa ip address kami tidak identik. Dan saya tidak takut membuka identitas; nama, alamat, alamat email yang benar kepada pembaca semua karena yang saya sampaikan memang benar adanya.
Justru yang kemungkinan identik adalah puluhan nama2 berbeda namun tujuan sama alias ngotot membela developer Taman Melati Sawangan. Justru orang yang membaca dengan komprehensif akan memahami ke arah mana kroco2 developer ini mau mematron pola pikir para “calon” konsumen.
Terima kasih atas praduga anda yang justru bisa saya buktikan kesalahannya dengan bukti yang lebih ilmiah, bukan hanya omong kosong seperti anda. Makin jelas dengan sendirinya berbagai kebohongan2 pihak anda.
Juli 10, 2008 pukul 6:45 am
Dear Mrs Widd,
Sebaiknya anda tidak menduga atau langsung menuduh atau memwitnah, zaman sekarang ini anda kalau mau menulis atau mengeluarkan pendapat agar menggunakan kecerdasan anda, jangan asal. Praduga anda 100% stater katakan salah silahkan minta bantuan pakar seperti Roy Suryo, untuk membuktikan bahwa Stater dan Ibu Dian itu berbeda sama sekali. Segala sesuatu harus berdasarkan FAKTA tidak menduga duga, seperti anda Widd. Semua yang disampaikan oleh Stater itu FAKTA adanya, sebaiknya segera sadar dan bertobat untuk kembali ke NKRI. Kalau Stater disuruh memilih “MAU IKUT KEMAUAN ADI REALTY ATAU IKUT RT/RW?: , STATER TIDAK AKAN MENJAWAB UNTUK MEMILIH SALAH SATU DIANTARA KUDUA PILIHAN TERSEBUT ATAU TIDAK AKAN MEMILIH DUA DUANYA ITULAH PILIHAN CERDAS STATER. STATER AKAN MENJAWAB DENGAN CERDAS BAHWA, SAYA AKAN MENGIKUTI SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH DI NKRI. BAGAIMANA WIDD, SEMOGA TSEDIKIT TERCERAHKAN, KALUA SAMPAI TIDAK TERCERAHKAN YA MUNGKIN ANDA BELUM DIBUKAKAN PINTU OLEH TUHAN SEMESTA ALAM. STATER SANGAT PRIHATIN DENGAN WARGA TAMAN MELATI, SEMOGA TUHAN SEMESTA ALAM SECEPATNYA MEMBUKAKN PINTU TOBAT KEPADA WARGA TAMAN MELATI YANG MASIH BEKU HATINYA, DIKARENAKAN ULAH PROVOKATOR PROVOKATOR PENGEMBANG. STATER YAKIN SEYAKIN YAKINNYA, SUATU KETIKA NANTI AKAN TERBUKA SEMUA SIAPA SEBENARNYA YANG DIJALAN YANG BENAR SESUAI SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH.
Juli 10, 2008 pukul 7:35 am
Dear Ibu Dian,
Statersudah berkunjung kerumah Ibu, tetapi nampaknya Ibu tidak ada ditempat.
Terimakasih atas perhatianya.
Stater,
Juli 10, 2008 pukul 7:50 am
Hallo PT. Adi Realty dan PT. Adi Karya,
DENGAN SURAT TERBUKA INI STATER SAMPAIKAN BAHWA MEMBUANG SAMPAH DI DAS (DAERAH ALIRAN SUNGAI) ITU MELANGKAR UU LINGKUNGAN HIDUP DAN ANDA BISA DIKENAKAN SANGSI PIDANA, APAKAH ANDA TAHU ITU ?. KALAU TIDAK TAHU KASIHAN ADI REALTY KATANYA BERSERTIFIKAT ISO ???? ISO OPO TO KANG. TENTUNYA ANDA SEBAGAI PENGEMBANG TAHULAH ITU, DAN STATER YAKIN ANDA ORANG ORANG PANDAI TETAPI SAYANG MENGAPA KEPANDAIAN ANDA ITU ANDA GUNAKAN UNTUK MEMBODOHI WARGA TAMAN MELATI. KEBUSUKAN DEMI KEBUSUKAN SUDAH DIKUMPULKAN OLEH WARGA, SAATNYA NANTI AKAN DIBEBERKAN KE KHALAYAK UMUN, KALAU PERLU SEGERA DIEKPOSE KE MASMEDIA CETAK DAN TV, TINGGAL SEDIKIT LAGI DAN SUDAH DIKONFIRMASI DARI KEDUA BELAH PIHAK AGAR BERITANYA IMBANG DAN DEMI MENUNJANG FAKTA FAKTA YANG ADA, BUKTI LENGKAP FOTO SAMPAH DAN LAIN SEBAGAINYA AKAN DILAMPIRKAN. HIMBAUAN STATER HENDAKNYA PENGEMBANG SEGERA MENYELESAIKAN POLEMIK YANG ANDA TEBARKAN SENDIRI.
Juli 10, 2008 pukul 8:07 am
untuk yang mencari rumah… thread ini jangan dijadikan patokan mati untuk mengambil keputusan apakah akan membeli rumah atau tidak! anda tetap harus datang langsung ke lokasi dan kantor pemasarannya, apakah anda nanti memutuskan untuk tinggal di telaga golf, taman melati, telaga jambu, bukit rivaria, puri bali, ataupun lainnya adalah keputusan yang tepat sehingga tidak akan anda sesali belakangan.
just kidding
untuk mbak dian… wajar saja kalau orang lain enggan bertemu dengan anda, dengan membaca komentar anda saja saya sudah dapat membayangkan bagaimana anda dan saya juga akan bersikap sama, lebih baik tidak berhubungan dengan anda… anda seperti perempuan yang cintanya ditolak atau bertepuk sebelah tangan oleh bapak joko trioyono yang sering anda sebut-sebut sampai anda sewot banget..
coba anda objektif, sampaikan kelebihan lainnya rumah anda, misalnya harga rumah anda pertama kali beli berapa, harga rumah tipe anda sekarang berapa (sesuai pricelist baru saat ini di kantor pemasaran taman melati)? saya sendiri sebagai penghuni di taman melati, harga rumah saya pada saat saya beli pada bulan oktober 2005 dibandingkan harga rumah saat ini sudah terjadi peningkatan lebih dari 180%. artinya kalau dulu anda membeli rumah 1 juta saja, sekarang anda mau jual dengan keuntungan 20% menjadi 1,2 juta, saya rasa akan laku seperti kacang goreng…saya heran kenapa anda susah menjual rumah anda??
mbak dian stater, saya tau anda posting statement anda dari inet kantor sebagai dian, dan sebagai stater menggunakan inet indosat anda. saya sendiri bisa posting dari kantor dengan 2 IP berbeda (lintasarta dan indosat) atau dari rumah dengan 2 IP berbeda lagi (speedy dan XL3G) jadi dengan 1 ID – 4 IP atau 4 ID – 4 IP saya juga bisa..
Saya tahu mbak stater yang mengaku “…sebetulnya lokasinya bagus, tapi setelah membaca mail list terbuka jadinya saya berpikir ulang untuk mengambil keputusan.” adalah penghuni taman melati. karena mbak stater tahu benar seluk beluk taman melati sampai tokoh-tokohnya dan pribadinya masing-masing, contoh komentar mbak stater “Himbauan Stater, sebaiknya Sukarjono, Joko Triyono, dan RW serta seluruh staff RT menyalesaikan kasus kasus yang dikembangakan oleh Pengembang itu sendiri”. dan anda persis sesewot mbak dian melalui statements anda (sekali lagi..seperti perempuan yang cintanya ditolak atau bertepuk sebelah tangan oleh bapak joko trioyono yang sering anda sebut-sebut sampai anda sewot banget..)
so.. mbak dian stater??
Juli 10, 2008 pukul 8:28 am
Dear Widd,
YA TERANG AJA KOMENMU SEPERTI ITU, ANDA ORANG AR ALIA TM YA PASTI MEMBELA AR, NORMAL ITU SIAPUN AKAN BEGITU. UNTUK ANDA KETAHUI KALAU HANYA OARANG OARANG AR, SAYA TAHU, APALAGI ORANG ORANG / BOS ADI KARYANYA. SUDAHLAH BENAHI SAJA SITUASI, KONDISI, TOLERANSI, MASARAKAT, TIMUR DI TM.
ANDA NGGAK USAH MARKETING DISINI, DAN NGGAK USAH MENJELASKAN KEUNTUNGAN DARI TAHUN KE TAHUN, HEBAT HITUNGAN ANDA SEBAGAI ORANG PEMASARAN, HAYO KALU BEGITU KITA BORONG RUMAH DI TM, KATANYA DALAM TIGA BULAN BISA NAIK 5% ???. PROMOSI SIH PROMOSI, TAPI NGGAK SEBAIKNYA YANG KOMUNIKATIV DAN TIDAK EMOSI BEGITU DONG.
stater
Juli 10, 2008 pukul 8:58 am
Dear Widd,
Karena pandai promosi anda akan dinaikkan pangkat tetapi turun TAKE HOME PAY, menggantikan si jokotriyono, anda segera siap siap.
stater,
Juli 10, 2008 pukul 9:02 am
Dear Widd,
Karena pandai promosi anda akan dinaikkan pangkat tetapi turun TAKE HOME PAY, menggantikan si jokotriyono, anda segera siap siap. Bagaiman Pak Jono, dari pada sampeyan tidak bebas menjalankan kebijakan AD, karena sungkan dan pakewuh ama si jokotriono, karena dulu sampeyan dibawah joko dan sekarang satu level. Ada baiknya diganti ana si Widd saja si joko, ntar dipindah di proyek baru atau ditarik ke kantor pusay saja.
stater
Juli 10, 2008 pukul 9:07 am
SIAPP!!
terima kasih mbak stater atas promosi dan pujiannya…. padahal saya bukan orang marketing dan bukan orang adi karya. pekerjaan saya adalah sebagai IT Profesional mbak…
terima kasih atas pujiannya!
widd.
Juli 10, 2008 pukul 9:12 am
mbak stater, anda boleh panggil saya… widd suryo
Juli 10, 2008 pukul 9:39 am
Dear Widd,
NGGAK USAH NGAKU NGAKU ORANG IT PROFESIONAL, SUDAH JELAS NGGAK PUNYA SERTIFIKAT MICROSOFT & SISCO, SUDAHLAH NGGAK USAH NUTUPIN ASLIMU, NTAR KALAU GUE BUKA DISINI SIAPA WIDD, MALU, BARU DIKASIH TANGGUNG JAWAB UNTUK MENGCUNTER MAILLIST DI BICARA RUMAH AJA NGAKUNYA IT PROFESIONAL. BERAPA NO SERTIFAKAT SISCO MU ?. NGGAK PUNYAKAN, KALAU PUNYA BISA MENDUDUKI DIREKSI ADI REALTY LO.
Juli 10, 2008 pukul 9:49 am
stater ama widd kawin ajah…..beres dech….
Juli 10, 2008 pukul 9:51 am
Juli 10, 2008 pukul 9:57 am
mas fajar…. masa “+” sama “+” (sejenis – red)
bisik-bisik mode on:
ssst…. mas fajar, jangan bilang-bilang… saya juga naksir pak joko triyono…. sssst
Juli 10, 2008 pukul 10:20 am
Ya udah yang ngakunya orang IT Profesional silakan buktikan tuduhan anda bahwa kami orang yang sama. hanya karena email stater menggunakan nama saya itu berarti kami orang yang sama? Kalau iya berarti mudah sekali menjadi pakar IT dong? hehehe.
. Hari gini omongan doang tanpa bukti tak ada artinya. Apalagi dengan gaya memancing emosi yang murahan seperti itu. ehm, kok kayanya udah beberapa kali saya dapet ya? Bosen jeng widd…
Sepanjang anda tidak bisa membuktikan, percuma saja omong kosong saudari widd.
Pak/Bu (?) Stater, saya kan masih jauh dari rumah. Pak Admin pasti tahu dari ip address saya. Selalu identik kok lokasinya.
Buktikan bu widd. Kami tunggu buktinya
Juli 10, 2008 pukul 10:25 am
iya.. cukup mbak dian! saya bosen juga…
Juli 10, 2008 pukul 10:31 am
Bosen kok diterusin kalimat pemancing emosinya
.
Plin-plan, tidak bisa dipegang kata-katanya. Begitulah integritas karyawan2 developer Taman Melati sawangan yang kurang bertanggung jawab.
Juli 10, 2008 pukul 10:47 am
sangat membosankan !!
anat tk ya udah tau sapa si dian itu, kok di gubris
Juli 10, 2008 pukul 10:51 am
Ganti nama lagi jadi suwandi. hehehehe
ntar siapa lagi ya? slamet, joko, anton, artho…
Perumahan terburuk di sawangan depok, membuat warganya saling berantem dan mengintimidasi warganya yang vokal dan tidak mau ditindas developer di forum2 internet. duuh..duuh….duuh…. Neraka banget deh.
Juli 10, 2008 pukul 2:25 pm
Hihihi….rame juga ya disini….emang nya di Depok semua perumahan masalah ya ? Ada GDC/Kota Kembang, Terus ada lagi Taman Melati….. Walikotanya baca blog nggak ya ? atau Dia lagi sibuk ngurusin Belimbing..??
Juli 11, 2008 pukul 4:19 am
kembali ke topik:
Jadi mana perumahan terbaik di sawangan? ayoo pilih….
Juli 11, 2008 pukul 4:32 am
oke, kita balik lagi sesuai judul thread ini “Perumahan terbaik di Sawangan Depok”
bulan juni/juli 2005 saya mempertimbangkan untuk membeli rumah di sekitar sawangan yang pada saat itu sudah ada satu pilihan, yaitu Taman Melati (TM). beberapa pertimbangan antara lain:
memang untuk segalanya telaga golf saat itu diurutan pertama menurut saya, hanya kekurangan yang fatal bagi saya untuk mencoret telaga golf adalah, tidak ada tipe kecil yang saya cari (tipe 36) pada saat itu dan harga rumah telaga golf paling mahal dari semua perumahan yang ada di sawangan.
oleh sebab itu setelah saya mempertimbangkan dengan matang, saya baru memutuskan untuk membeli rumah di TM kira-kira pada bulan oktober 2005 (pembayaran DP) dan baru mendapatkan persetujuan Kredit (KPR) pada bulan januari 2006 (saya ingat, kebetulan akad nya saat itu bersamaan dengan tetangga depan saya persis dan kebetulan lagi sampai saat ini rumahnya sama-sama belum kita tempati, cuma ditengok saja sebulan sekai).
ya, membutuhkan waktu +/- 0,5 tahun untuk mendapatkan rumah yang saya idamkan, tidak ada kekecewaan dari saya sampai saat ini, lingkungan cukup baik, fasilitas cukup, kualitas bangunan cukup, memang ada beberapa hal yang membuat TM tidak mungkin saya anggap sempurna, mulai dari keluhan terhadap bangunan rumah (bocor, keramik retak, dll), dan keamanan (syukur untuk yang ini tidak pernah terjadi pada saya, hanya dari tetangga saya dengar). semua itu bisa saya maklumi/tolerir, karena TM pada saat itu masih baru sekali.
terlepas dari segala macam kekurangannya, saya sangat berharap TM dapat menjadi rumah/lingkungan yang nyaman bagi saya, dan syukur lagi saya mempunyai tetangga2 yang baik (RT 05). Kami semua punya tujuan baik untuk menjadikan TM sebagai rumah yang nyaman dan trentram untuk keluarga kami khususnya.
oleh karena itu kami tidak akan tinggal diam apabila ada oknum provokator (penyebar fitnah) yang tidak punya keinginan sama sekali untuk memajukan TM
seperti yang disampaikan bpk/ibu slamet (Juni 15, 2008 pukul 3:46 am) kepada orang2 seperti ini…
ya beginilah kondisi saat ini di TM menurut pandangan saya…
widd
Juli 11, 2008 pukul 5:37 am
Yth, Widd
Kalau gue baca baca yag kau tulis diatas, rasanya kok kamu itu orang perusahaan ya ?, atau orang yang disuruh berpromosi oleh perusahaan, dapat bayaran berapa sebulannya?. TM tu memang bagus, meskipun kayu kayunya dari kayu kelapa yang masih muda, sehingga mudah lapuk. Tampilan rumah bagus, sayang warganya tidak bisa rukun lihat saja tulisan diatas itu, warganya terpecah dua, kok aneh ya ada yang mau mendirikan negara didalam negara, la itu buktinya yang mau bergabung dengan RW 08 hanya RT. 1, 2, 4 & 8 saja. Sedangkan yang empat RT lainnya membayar iuran sampah dan keamanannya ke AR / perusahaan dan tidak mau membayar uang kas RW. Ya kalau begitu kalau ada warga RT 2, 5, 6 dan 7 minta surat pengantar (kelahiran, kematian, nikah, KTP Dll nya ke AR / perusahaan saja.
Bagimana Widd kok tetanggamu di RT 5 ngak mo bergaung ke RW ?, apa mau membentuk RW sendiri ?. Widd kalugue baca kamu seorang prfesional IT, emangnya pajak dari gajimu sudah bisa untuk membayar gajinya Bupati atau bahkan Gubernur ?. Setahu gue seorang IT profesional itu bayaranya gede banget dan sudah sering keluar negeri segal lo Widd.
Salam.
Juli 11, 2008 pukul 6:19 am
BOleh tanya gak:
TAman melati itu dari pertigaan bojongsari ke arah depok atau arah parung? kalo arah ciputat gak mungkin krn arah ciputat jalur gw……
Juli 11, 2008 pukul 6:51 am
maaf saya ulang pernyataan saya sebelumnya:
untuk yang mencari rumah… thread ini jangan dijadikan patokan mati untuk mengambil keputusan apakah akan membeli rumah atau tidak! anda tetap harus datang langsung ke lokasi dan kantor pemasarannya, apakah anda nanti memutuskan untuk tinggal di telaga golf, taman melati, telaga jambu, bukit rivaria, puri bali, ataupun lainnya adalah keputusan yang tepat sehingga tidak akan anda sesali belakangan.
jangan percaya widd, jangan percaya sontoloyo, anda datang dan buktikan saja sendiri….
saat ini saya tinggal di kelapa gading (rumah atas nama ortu sih) karena memang lebih efisien thd aktivitas pekerjaan saya saat ini. disini IPL tidak dikelola oleh RW, tapi ada pengelola sendiri, gak masalah tuh, oke2 saja. masak masalah IPL saja dibesar-besarkan sampai ke tingkat NKRI (negara dalam negara)… yang benar saja, mari kita cooling down, biasa aja gitu lohh….
apa lagi IPL cuma 40.000…
bagi saya itu bukan masalah saat ini, mau RW, mau lurah, mau developer, mau pengelola khusus atau siapapun.. yang saya tahu ini berjalan dengan baik!
widd
Juli 11, 2008 pukul 6:57 am
BOleh tanya gak:
TAman melati itu dari pertigaan bojongsari ke arah depok atau arah parung? kalo arah ciputat gak mungkin krn arah ciputat jalur gw……
saya menyimpulkan anda berangkat dari arah ciputat, sampai pertigaan bojongsari belok kiri ke arah depok, 700m anda akan bertemu kantor pemasaran TM sebelah kiri.
widd
Juli 11, 2008 pukul 7:31 am
terimakasih infonya, krn jalur saya dari ciputat cuma nyampe pertigaan bojong…trus balik lagi ke ciputat, kadang2 sampai parung kalo lagi pengin jalan2
Juli 11, 2008 pukul 7:32 am
maaf revisi…
saya menyimpulkan anda berangkat dari arah ciputat, sampai pertigaan bojongsari belok kiri ke arah depok, 700m anda akan bertemu kantor pemasaran TM sebelah kanan (bukan kiri).
widd
Juli 12, 2008 pukul 2:38 am
Hati hati dengan komentar2 yg berbau propaganda. Bisa jadi marketing salah satu perumahan itu sendiri yg pura-pura jadi pembeli kemudian mempropagandakan, dn menjelek-jelekkan perumahan lain di millist. Thanks a lot. best regard..
Juli 12, 2008 pukul 2:44 am
Kalo rumah <100jt saya ada pandangan di perum pamulang elok. Ready stok type 36/72 harga msh dibwh 100jt. Bata merah plester luar dalam, lingkungan udh jadi. Kalo ada yg berminat via email (rifal_2001@yahoo.co.uk)
Juli 12, 2008 pukul 3:09 am
setuju dengan Ecocare..
sesuai dengan judul thread ini, coba kita gali secara obyektif perumahan2 yang ada di sawangan depok ini (baik yang sudah kita tempati atau baru kita mau beli atau malah baru kita tahu) apa saja kelebihan2 dan juga kekurangan2 nya.
dan bagi yang akan memutuskan untuk membeli salah satunya, dapat secara bijak menggali komentar2 nya, mana yang benar atau mana yang promosi atau malah mana yang propaganda..
satu pesan saya adalah : sebelum memutuskan untuk membeli anda sudah minimal 1 kali datang ke kantor pemasarannya dan juga ke lokasi langsung dimana rumah yang akan anda beli dibangun, semakin banyak/sering anda datangi semakin baik..
widd
Juli 13, 2008 pukul 2:41 am
Halooo Warga TM.
Mau tahu bagaimana MUTU Taman Melati, secara kebetulan gue jalan jalan melihat di TM beberapa hari yang lalu, gue ketamu orang yang sedang memperbaiki PLAFON yang JEBOL, ALIAS RANGKANYA HANCUR DIMAKAN “TETER” SEJENIS SERANGGA KECIL KECIL SEKALI. Katanya sih si empunya rumah belum ada satu tahun udehancur, ternyata rangka penahan plafonnya menggunakan kayu kelapa yang masih muda. Para calon pembeli & warga TM beloh buktikan di deretan blok CA depan kali, gue lupa Nomor rumahnya, yangjelas dari pos satpam dekat kali belok kanan, nggak jauh dari pos satpam itu. mBok mBok dibongkar total itu plafon, gitu katanya pengembangnya bersertifikat ISO ???.
Kasihan deh pemnghuni tersebut, makanya harap hati hati dengan penampilan LUARNYA, ternyata didalamnya banyak kayu kayu busuk, dan gue dengar bukan hanya di blok CA saja, JANGAN SAMPAI ISTILAHNYA BELI KUCING DIDALAM KARUNG. MEANG MEONG SUARANYA NYARING NGGAK TAHUNYA ,??????????????????????? O OH. mASIH BANYAK LAGI YANG GUE KETAHUI, NANTI LAIN KALI DISAMBUNG CERITALAINNYA, TENTANG PONDASI YANG SEHARUSNYA BERAPA DALAM ATAU KETINGGIAN PONDASI DI tm ??????????????, PENASARAN YA ???????????. SUDAH ADA YANG ISENG MENGGALI, MINTA AMPUN TERNYATA ?????.
Juli 13, 2008 pukul 10:40 am
bener2 buruk nih thread..isinya cuma saling cela…padahal Judulnya cukup menarik…”Perumahan Terbaik di Sawangan Depok” dan dari atas masih enak dibacanya (informatif lah)…btw mana nih cerita dari para penghuni perumahan laen yg ada di Sawangan…or ganti aja judulnya jadi “Perang Opini Warga vs Developer Taman Melati”….skali lagi bener2 buruk…buat admin tutup aja nih threadnya…
Juli 14, 2008 pukul 1:30 am
setuju, tutup aja thread-nya..liat top post, isinya beginian, udah berapa hari atau minggu ya.. peace..ga ada maksud menyinggung siapa2 loh..
Juli 14, 2008 pukul 2:20 am
sontoloyo anda bukan warga TM tapi anda berkomentar seolah2 anda mengerti benar apa yang ada/terjadi di TM?? mengutip komentar mbak stater/dian “Hari gini omongan doang tanpa bukti tak ada artinya..”.
sekalian disini saya akan mengklarifikasi tuduhan anda, bahwa saya bukan orang perusahaan/developer, saya intens di sini semata2 karena saya berkepentingan sebagai warga TM dan juga berkepentingan untuk menjaga uang yang sudah saya investasikan di sana, dan semata2 menggunakan hak2 saya untuk memberikan informasi2 yang benar yang saya ketahui khususnya seputar TM!
untuk yang baru atau akan membeli rumah, satu lagi pelajaran dari sontoloyo…
1. jangan percaya komentar2 di forum yang tanpa bukti. atau boleh mengutip komentar dari ecocare “Hati hati dengan komentar2 yg berbau propaganda..”
2. mengutip komentar saya sebelumnya “..semakin banyak/sering anda datangi semakin baik..” maksud saya adalah kita bisa complain kepada developer dari saat2 awal pembangunan rumah berjalan, misalnya pada saat pondasi digali apakah kedalaman sudah sesuai, atau pada saat pekerjaan beton berlangsung apakah besi2nya sudah sesuai atau pada saat pemasangan batu bata atau pada saat pemasangan rangka atap atau kusen, dst..
itu akan lebih baik, tapi seperti saya juga waktu itu, tidak ada waktu! tapi kita tetap bisa complain walaupun rumah telah selesai dan diserahterimakan kepada kita.
tapi tindakan preventif tetap lebih baik daripada korektif..
ditempat saya saat ini (TM) pembangunan rumah masih terus dilaksanakan, ada yang masih pondasi, ada yang sudah mulai memasang dinding, ada yang sudah mulai pekerjaan atap, ada yang sudah mulai pengecatan dinding (hampir selesai). kita bisa lihat semua tahapan2 nya.. semua tahapan yang saya sebutkan ini memang sangat2 rawan untuk penyelewengan, jadi kita sedapat mungkin dengan cara apapun dapat memastikan/memonitor nya..
untuk Pak Anjar Priandoyo (sebagai admin/moderator), saya setuju saja dengan usul dari Mat Klewer, karena judul thread ini memang sudah tidak relevan lagi dengan isinya.!
widd
Juli 14, 2008 pukul 2:49 am
Bagi penghuni TM, kenapa gak membanggakan rumahnya yg di TM…..itu dah jadi milik, kalo ada kekurangan ya diperbaiki. Kalo ada kelebihan ya dibagi bagi infonya. Masa rumah sendiri dicela….lah.. kalo gitu gak usah beli di TM atau kalo dah terlanjur beli ya dijual aja dan pindah ke perumahan lain.
Masing-masing perumahan ada kelebihan dan kekurangan….ini sangat tergantung harganya. Kalo harga mahal ya hampir pasti rumahnya bagus contoh spt di telaga golf sawangan. Kalo punya duit sedikit dan pengin rumah bagus….sebaiknya ya ditabung dulu aja duitnya, kalo dan cukup baru beli rumah……getu aja koq repooot
Juli 15, 2008 pukul 2:56 am
kecewa nih taunya isinya saling tusuk menusuk..padahal alangkah baiknya kalau sang moderator tegas, klau sudah menyimpang dari topik ya di banned ajah..
Juli 15, 2008 pukul 6:22 am
Untuk yang baru atau akan membeli rumah, satu lagi pelajaran dari sontoloyo…Mau bukti datang sekarang juga lihat kavling yang lagi dibangun di dekat gardu PLN namanya blok nya kalau ngga salah BF, minta ampun bagusnya MUTU KAYU RENG, USUK DAN KUDA KUDA NYA DARI KAYU “GLUGU MUDA” ALIAS PUHON KELAPA MUDA, begitu kering sudah bisa dipastikan akan kisut/mengkerut. Kalau dari kayu kelapa, tetapi dari pohon kelapa yang TUA ITS OKE, ternyata mbok dari kayu kelapa yang masih PUTIH/MUDA terus diolesin ama itu residi campur oli bekas. Celakanya orang AR tidak menggunakan kayu kelapa bagian yang kerasnya alias kulitnya, jadi diprioritaskan pakai bagian tengahnya yang masih basah, dengan maksud katanya supaya rapi. Untuk menutupi itu semua calon konsumen DIHIBUR dengan penampilan plafon yang terbuat dari apa itu yang namanya GIPSUM dengan rangka HOLO. Memang begitu masuk kesannya rapi liat itu plafon, tapi coba naik keatas plafon, dan perhatikan kayu reng, usuk dan kuda kuda nya dari bahan yang bagus sekali. Anda boleh menduga/perkirakan, pasti kurang dari satu tahun empunya rumah akan mengeluarkan DANA extra untuk REHAB TOTAL itu atap, yang seharusnya belum saatnya merehab. Gue pernah perhatikan sewaktu tukang diperintahkan memasang kayu kelapa yang muda di debat ama tukang yang mengerjakan bahwa kayu kelapa yang kuat itu yang ada di bagian luar ada kulitnya, tetapi si orang AR/pelaksana lapangan mempertahankan perintah atasan/bos agar tetap memasang kayu kayu kelapa yang lurus agar tampilan luar atapnya rapi.
Lagi lagi kalua ente ente liat bangunan jangan hanya liat bagian luarnya, ingat bagian bagian yang tersembunyi. Contoh Lain, sumur pantek/bor yang katanya kedalamannya limabelas meter, boro boro lima belas, sepuluh meter aja nggak nyampe. Apa yang sontoloyo sampaikan bukan karangan cerita pendek tetapi FAKTA belaka, silahkan ceck sendiri ke lokasi, tersebut diatas. KEPADA ANDA CALON PEMBELI RUMAH DI TM, SELAMAT MENIKMATI KENYAMANAN DAN KEINDAHAN STRESS BARU, KARENA ANDA MEMPEROLEH RUMAH BERMUTU TINGGI TINGGI SEKALI SESUAI SEJUMLAH ROMEO PAPA ANDA, SEMOGA BERBAHAGIA SESAAT SEBELUM MELAKUKAN REHAB TOTAL ATAP RUMAH ANDA.
Juli 15, 2008 pukul 10:11 am
Lebih baik kalo emang gak suka ama rumahnya ya gak usah dibeli……..bagi developer ya mohon untuk diperbaiki kalo emang untuk kebaikan ya perlu dilakukan pembenahan.
Rumah dengan mutu tertentu juga harganya tertentu…sekali lagi jangan mengharap harga murah tapi rumahnya sekelas di telaga golf…………
Juli 16, 2008 pukul 1:27 am
masya allah masih ga kelar2 juga ni thread Pak Moderator mohon ketegasannya, judul sama isi sama sekali tidak relevan.
Juli 16, 2008 pukul 2:05 am
si sontoloyo ini ternyata perempuan…
mbak kenapa sih cuma anda sendiri yang gencar menyebarkan propaganda2 tentang TM??
comments anda terlihat sangat tidak proporsional menurut saya! kelihatan tidak ada niat yang baik dari anda untuk kepentingan bersama, hanya kepentingan2 (misi) anda sendiri yang anda kedepankan..
widd
Juli 16, 2008 pukul 2:29 am
Sekali lagi untuk Pak Anjar Priandoyo (sebagai admin/moderator), saya setuju saja dengan usul dari beberapa anggota, ditutup saja ini thread karena judul thread ini memang sudah tidak relevan lagi dengan isinya!
Sekalian di sini saya informasikan kepada Bapak (admin) bahwa propaganda-propaganda tanpa bukti yang menjelek-jelekan pihak lain yang berasal dari IP-IP ini adalah dari orang yang sama : 202.173.65.68 ELGANET, 202.155.88.179 INDOSATNET, 121.52.68.98 XLNET
Mohon dibanned saja IP-IP tsb!
Tks.
Widd
*mohon maaf pak admin, ini terpaksa saya lakukan karena menurut saya anda lambat (kurang tegas)!
Juli 16, 2008 pukul 3:41 am
tenang tenang tenang, moderatornya (pak Anjar) sedang tidur jadi gak sempat buka internet…………………………..nanti kalo dah bangun tentu terkejut……forumnya dah banyak banget yang ngisi.
Juli 16, 2008 pukul 6:29 am
Mas Anjar, bangun…bangun…..
Juli 17, 2008 pukul 10:18 am
menurut gw seeeh……. ga perlu ditutup knapa ? krn ini adalah pembelajaran buat mereka-mereka para pelaku bisnis properti bahwa KEPUASAN KONSUMEN adalah aset berharga agi perusahaan ….. biarin aja yang udah ketahuan belangnya gak usah ditutupin krn PUBLIK BREHAK TAHU kalau perlu curhat ama RIA FM depok……usulnya cuman diganti ajah jadi PERUMAHAN TERBURUK DISWGN…trim
Juli 17, 2008 pukul 11:58 am
kepada yth. Dian dan Cs (penghuni tms yang kecewa)
Sesuai pengamatan intelejen apa yang saudara/i tulis disini sejak mulai nongol di blog anjar bertolak belakang dengan sikap dan kepribadian anda. pengamatan di lapangan, dian orangnya ramah dengan tetangga, sering menyapa, orang yang baik untuk dijadikan tetangga. bisa menjaga sikap dan berpenampilan sebagai orang alim dengan selalu memakai penutup aurat kemanapun pergi. begitu juga dengan suami anda. sesuai pengamatan intelejen, suami anda orang yang taat beragama. dan selalu berpenampilan agamais. pastinya orang baik selalu bertutur kata baik. menjaga etika dan sopan santun dalam segala sikap perbuatan dan tindakan (tindakan menulis untuk disiarkan ke publik). maka tim intelejen merekomendasikan kepada develop dan warga pro develop bahwa orang yang satu ini bersama kroconya sepertinya munafik. lihat saja tulisan-tulisan beliau yang kasar seperti di atas. untuk itu pihak developer sebaiknya membeli kembali rumah beliau. biar warga lainnya tidak ketularan akan sikap dan kepribadian yang sungguh miris. memang belum tentu dian itu akan berhenti berkoar setelah tidak di tms, tapi jika warga melihat tulisan beliau seperti itu dan melihat belliau yang alim dan sopan santun ketika kita bertemu dengannya sepertinya itu tidak menjadi contoh yang baik buat kita dan anak anak kita. intelejen merekomendasikan agar warga yang pro developer tetap semangat dan jangan terpancing provokasi. jika warga dipersulit pengurusan surat di RW, pak RW nya bisa dipecat kok. presiden aja gampang diturunin. jadi sepertinya sudah tidak bisa lagi ada musyawarah yang bisa menyatukan warga di tms selagi masih ada beliau dian dan csnya.
Juli 18, 2008 pukul 1:32 am
Nanda Anjar,
Nanda mustinya akan berpikir mendalam dan mengkaji terlebih dahulu sebelum mengambil langkah langkah seperti yang diminta atau disarankan atau diusulkan oknum yang nampaknya tidak profesional dan tidak mematuhi etika sebagai seorang IT-PROFESIONAL. Wewe yakin orang orang yang belum memahami isi kode etik anggota IT-PROFESIONAL akan ngawur seenaknya sendiri membuka IP dan membanned ip ip yang dianggap tidak sepaham dengan keinginannya. Padahal kalau ada informasi, apapun namanya informasi tersebut tentunya bisa di check dan dikonfirmasi apakah itu FITNAH atau FAKTA YANG NYATA DAN BISA DIBUKTIKAN DI LOKASI DIMAKSUD. Nanda Anjar informasi harus balance dari kedua belah pihak, calon konsumen juga MEMPUNYAI HAK ATAS KEBENARAN INFORMASI DARI KEDUA BELAH PIHAK TERSEBUT. Kasihan kepada calon pembeli atau konsumen kalau tidak mengetahui benar kondisi maupun mutu produk yang akan dibeli. Biasanya pihak penjaja barang akan menunjukkan kepada calon konsumen barang barang atau produk contoh yang kwalitasnya bagus sekali, penjual tidak akan menunjukkan produk YANG SEBENARNYA. Penjual juga biasanya menjual produk yang sangat bagus mutunya itu hanya untuk kalangan penjual sendiri dan kelompoknya, selanjutnya dijadikan sebagai acuan dan contoh produk. Tentunya warga atau konsumen yang sudah terlanjur memiliki produk dimaksud sudah mengetahui, dimana lokasi produk contoh, yaitu dimana produk yang dibangun pertama kali dimulainya, biasanya ada satu atau dua kelompok dan bisa dipastikan pemilik produk tersebut sebagian besar kalangan sendiri dan rekan atau patrner si penjual. Nanda Anjar harap berpikir secara jernih agar bisa mengambil keputusan sesuai hati nurani dan kode etik profesi.
Salam, Wewe
Juli 18, 2008 pukul 1:33 am
Untuk Tyo…..
Sebaiknya jangan ganti judul tapi bikin topik baru…..ayo bisa bikin topik baru gak?????????????
nanti dibandingin topik perumahan terburuk di sawangan apakah akan serame topik perumahan terbaik di sawangan.
Hikssss….gw bukan org sawngan cuma sering lewat aja……tapi suka baca topik ini, sbg referensi.
Juli 18, 2008 pukul 1:36 am
Anjar lagi ngitung siapa yg paling aktif posting, nanti dapat hadiah.
Yg dinilai jumlah posting loh bukan isi/mutu postingan….gw pemenang gak yaaaaaa????
Juli 18, 2008 pukul 8:13 am
duuuuhhh sdh dibilangin knp ga diblow-up di media cetak aja sih?? biar manajemen TM melek.. knp ga pake musyawarah ya??? org2 yg ngisi ini kyknya sdh ga punya akal sehat deh…pantesan semua isinya busuk (baik dari pihak dian maupun dari manajamen TM) buat mba dian (KALO MMG BISA BUKA KEDOK MANAJEMEN TM DI MEDIA TERBUKA MISALNYA KORAN/DETIK.COM BIAR SEMUA ORG TAU ATAU KALO PERLU KE WALIKOTA DEPOK. KALO UNTUK PIHAK TM KALO MMG IBU DIAN MENGANGGU KAN ADA PIHAK BERWAJIB LAPORKAN SAJA DENGAN ALASAN PENCEMARAN NAMA BAIK.. DUUH KOK KYK ANAK KECIL YA SDH TUA PADA SADAR KEK.. BERANTEM KOK DI THREAD KYK GINI, BERANTEM YG JANTAN DOONGGG!!! PAYAH LU SEMUA!! PENGECUUUTTT KEDUA2NYA
Juli 18, 2008 pukul 8:22 am
Kawin aja yg pro dan yg kontra……kalo dah kawin mau gak mau kan harus akur…..
Juli 19, 2008 pukul 12:54 pm
Lama saya perhatikan tread ini , bikin muak . TM dan kroninya gak mutu , absurd , norak dan tidak bertanggung jawab . Dari tulisannya bukan jajaran marketing dan property business man yang baik , masa ngadapin dian seorang plus lainnya pakai gaya gaya seperti itu.
Untuk Dian , kelas anda sama saja dengan mereka mereka di TM , melayani manusia manusia tak bermoral mengcounter , complain tak ada habisnya.
bahkan anjar dibawa bawa. Buat anjar, tread anda diancam ancam oleh orang kampungan dari Taman Melati . Padahal siapa juga yang suruh mereka melayani protes dengan cara yang gak baik.
Taman Melati Busuk , warganya busuk …sekalian saja saya cap begitu karena anda mengotori tread ini .
Keep going anjar
Juli 20, 2008 pukul 4:38 am
untuuung gw kagak di sono!
Juli 21, 2008 pukul 2:21 am
ayoooooooooooooooo kawin aja biar akurrrrr
Juli 21, 2008 pukul 2:41 am
Ayoooooooooo kawin kawinan yuk, nati punya anak anakkkkkkkkkkkkkkkk an, punya rumah rumah annnnnnnnnnnnnnnnnnn di TM
Juli 21, 2008 pukul 7:20 am
Ayoooooooooo kawin kawinan yuk, setelah ML nanti punya anak, anak – anakkkkkkkkkkkkkkkk an, terussssssssss, punyaaaa rumah, rumah – rumah annnnnnnnnnnnnnnnnnn di TM, HATI HATI BELI RUMAHHHHHHHHHH DIATAS BEKASSSSSS RRRRRRRRAAAAAAAAAAAAAWWWWWWWWWWWWWWAAAAAAAAAAAAAA.
Juli 21, 2008 pukul 8:39 pm
intelejen minta agar warga Tamel tidak terprovokasi dengan yang namannya ibu dian maupun kroninya. Ibu dian ini setelah kami teliti adalah orang yang strees. setiap hari oleh suaminya kalau ditinggal pergi selalu dikunci dan dikurung dalam kamar. seperti binatang piaraan. orang yang satu ini punya niat jahat mengadu domba warga tamel. padahal warga sudah berusaha bersatu, tapi sebagian warga telah dicuci otaknya oleh ibu dian yang satu ini. intelejen mengenal ibu ini juga menikmati fasilitas tamel kalau ada suaminya diajak jalan jalan keliling tamel seolah sebagai sosok yang ramah…padahal munafikun….intelejen juga punya bukti kalo suasana tamel awalnya yang adem ayem rukun tentrem dikacaukan dengan kehadiran ibu dian ini. mari warga taman melati untuk melawan dan melawan. warga bisa bersatu dalam pertandingan menjelang hut RI. intelejen yakin bisa juga bersatu melawan ibu dian. aneh sekali punya rumah type besar di taman melati tapi kelakuannya seperti orang tidak waras. sebaiknya kalo punya uang banyak dan sanggup beli rumah mewah jangan beli di tamel, beli aja di pondok indah, telaga golf atau country-country di cibubur sana!. anda mungkin hidup tentram di sana dan tidak stress….anda merasa di pungli 200 ribu saat pindah rumah ke tamel tengah malam jam 1 malam. jelas saja!!!!aneh sih pindah tengah malam. tapi lagi pula anda sudah diberi ganti rugi 600 ribu dari developer, tapi mulut dan tulisan anda tidak cukup untuk itu. anda dan keluarga sosok yang berpenampilan taat beragama pake kerudung dan suami berjenggot. ubahlah sikap anda menjadi bijaksana, demi kebaikan anda dan anak anak anda!!!
Juli 22, 2008 pukul 1:17 am
Foto Ibu Dian donk di upload…biar gw bisa kenalan…krn gw paling seneng ama ce yg bawel…hehehehehe
Juli 22, 2008 pukul 2:46 am
NGAKUNYA INTELEJEN, TAPI NGOMONGNYA ALIAS CORETANNYA KOK KAYAK GITU, HALOO PARA PEMABACA SILAHKAN MENILAI SENDIRI SECARA OBJECTIVE SIAPA YANG SEBETULNYA STRESS ATAU DEPRESI. NAMPAKNYA PIHAK PENJUAL MAKIN DEPRESI BERAT, MAKIN MENANGGAPI COMENT COMENT DI BICARA RUMAH PENJUAL KANDANG AYAM MAKIN DEPRESI. APA NGGAK SEBAIKNYA DISELESAIKAN SECARA PROFESIONAL DAN CERDAS, MENYELESAIKAN PERSOALAN KECIL GINI KOK MENGGUNAKAN FORUM GINI, KAGAK BONAFIDE LAH.
Juli 22, 2008 pukul 3:29 am
????????????????????????????????????????zzzzzzzzzzzzzzzzzz
Juli 22, 2008 pukul 5:20 am
Tai Ping itu kan memang bau busuk kayak kentut busuk, namanya aje TAI yang berwarna PINK gitulhp akang, jangan berprasangka baik duluan. Huuaahhhhaaaaaahaaaaaaaaa. kena lu
Juli 22, 2008 pukul 5:21 am
HhhhhhhhhuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaHhhhhhhhhaaaaaaaaaaa.
Juli 22, 2008 pukul 5:22 am
Tai Ping itu kan memang bau busuk kayak kentut busuk, namanya aje TAI yang berwarna PINK gitulhooooo akang, jangan berprasangka baik duluan. Huuaahhhhaaaaaahaaaaaaaaa. kena lu
Juli 22, 2008 pukul 5:41 am
Wah makin aneh nih thread….isinya makin gak mutu…skr gak cuma saling maki & cemooh aja…tapi juga banyak comment yg gak baik / gak ada hubungannya….
Juli 22, 2008 pukul 5:57 am
thread ini makin aneh, krn terkesan semakin liar, bebas, tak terkendali, semua comment masuk tanpa ada filter
ckckck….ikut prihatin aja coz yg bisa menutup thread ini cuman pak admin
salam sejahtera untuk kita semua, damai di hati, damai di TM
Juli 22, 2008 pukul 6:04 am
Buat yang mengaku intelijen.
Jangan bawa bawa profesi itu dengan tulisan anda yang provokatif. Kami akan mencari anda diantara salah satu warga atau memang pegawai developer . cepat atau lambat kami akan proses anda melalui jalur kami sendiri . Anda bisa lihat saja nanti.
Kami melindungi semua pihak baik warga atau perusahaan dari ancaman kekuatan yang mengatasnamakan institusi tidak resmi ,
Perlindungan hukum bagi warga dan pihak lain merupakan prioritas kami.
Saya peringatkan anda diforum ini untuk berhenti mengatas namakan institusi dan profesi.
Terima kasih,
Juli 22, 2008 pukul 6:14 am
Pak Bambang Sadono itu polisi ya……..koq pakai memproses segala….
Sayang yg dipakai adalah jalur kami sendiri…..jadi orang lain tidak boleh tahu, ssstttt rahasia…..
Juli 22, 2008 pukul 12:10 pm
HIDUP SAWANGAN PERMAI.
UDAH MURAH, TANAH LUMAYAN LUAS, TENTRAM, NYAMAN, VIEW BUKIT, AIR TANAH BERSIH SIH, TETANGGA HARMONIS, SATPAM SUKA TIDURPUN TETAP AMAN HE HE. DAN YANG PALING PENTING TEMPAT YANG TEPAT UNTUK BERKEMBANG BIAK DAN GEDEIN ANAK. MASJID ARRAHIMNYA MUNGKIN TERGEDE KALEE DI SAWANGAN. PEACE…
Juli 22, 2008 pukul 12:11 pm
HIDUP SAWANGAN PERMAI.
UDAH MURAH, TANAH LUMAYAN LUAS, TENTRAM, NYAMAN, VIEW BUKIT, AIR TANAH BERSIH SIH, TETANGGA HARMONIS, SATPAM SUKA TIDURPUN TETAP AMAN HE HE. DAN YANG PALING PENTING TEMPAT YANG TEPAT UNTUK BERKEMBANG BIAK DAN GEDEIN ANAK. MASJID ARRAHIMNYA MUNGKIN TERGEDE KALEE DI SAWANGAN. PEACE…
LIHAT AJA BLOAK SAWANGAN PERMAI
Juli 22, 2008 pukul 12:11 pm
HIDUP SAWANGAN PERMAI.
UDAH MURAH, TANAH LUMAYAN LUAS, TENTRAM, NYAMAN, VIEW BUKIT, AIR TANAH BERSIH SIH, TETANGGA HARMONIS, SATPAM SUKA TIDURPUN TETAP AMAN HE HE. DAN YANG PALING PENTING TEMPAT YANG TEPAT UNTUK BERKEMBANG BIAK DAN GEDEIN ANAK. MASJID ARRAHIMNYA MUNGKIN TERGEDE KALEE DI SAWANGAN. PEACE…
LIAT AJA BLOK A SAWANGAN PERMAI
Juli 22, 2008 pukul 9:07 pm
@PENGHUNI BLOK A 9
weee…. rencananhya sih boleh pengen bangga2xin TM, udah nulis gede2x, flood posting ampe 3 kali, salah mulu lagi…
blajar ngetik kali ye.. :p
Moderatornya mana sih? nggak ada waktu atau udah males ngeliat thread ini?
Juli 23, 2008 pukul 1:22 am
Sawangan permai dimana lokasi tepatnya?
info type dan harganya bisa didapat dimana???
INI kan thread perumahan di sawangan, jadi bolehlah tanya tanya diluar TM seperti Sawangan Permai……
Ayooo donk info perumahan sawangan permai dan perumahan lainnya???????
masa TM mulu …….
Juli 23, 2008 pukul 4:40 am
@Penghuni Blok A9 Sawangan Permai, apakah benar airnya bersih dan bisa dikonsumsi??
Pengalaman teman saya yg tinggal disana (saya lupa blok apa) air tanahnya tidak bagus dan tidak bisa dikonsumsi, karena mungkin banyak mengandung logam dan warnanya kekuning-kuningan
mohon infonya lebih lanjut
salam
Juli 23, 2008 pukul 4:59 am
Hallo, ada yang punya info tentang Perumahan Sawangan Village? Tolong bagi2 infonya dong ke email kura2malam@yahoo.com
Thanx.
Juli 30, 2009 pukul 12:23 pm
aku evan.mau tanya nih tentang sawangan village.aku juga tertarik kesana and barusan survey juli awal.ada info nggak tentang sawangan village.bagi2 dong ke aku.mungkin bisa buat rekomendasi.thanks
emailku:evan_soraya84@yahoo.co.id
Juli 23, 2008 pukul 5:35 am
Mas dj yang pinter ngetik (gitu aja bangga, kayak anak TK),..just kidding hehe. Saya nulis gitu dan gede2 krn thread ini sdh penuh dgn emosi2 warga TM, biar ga bete getho. Saya gak banggain prmhan saya, krn perum tsb gak elite seperti perumahan2 di swangan lainnya. Namun apa yg sy bilang ttg perum saya sebelumnya itulah fakta/realitasnya (maklum saya orangnya super sederhana, jadi gak muluk2 harus pny rumah rada elite seperti yang lainnya). saya bilang sebelumnya perum saya tersebut MURAH, jadi apa yg bisa saya banggain ke orang2??.
untuk yg ingin mengetahui perum sawangan permai, sepertinya BLOK A sdh penuh, yang saya liat ada di blok lainnya (didekat kolam renang/sport centre) sedang dibangun bak jamur di musim hujan.
Mengenai qualitas air di Blok lainnya saya tidak tahu kualitasnya. Tapi di Blok A sangat jernih meski saya masih pake pompa standard developer yg 12 m kedalaman. di musim kemarau emang quantitas air semakin berkurang namun tetap ngucur, mungkin karena hny 12 m, kalo yg pake jet pump ya tetep kenceng ngucusrnya.
kisaran harga dulu saat saya beli sekitar 2006 akhir = 141 juta excluding PPN. saya denger skrg sdh 180 jtan kalee. cek aja mas
Juli 23, 2008 pukul 5:59 am
Tipe berapa tuch harga 180jt ? share aja….
Juli 23, 2008 pukul 6:00 am
Lupa, sawangan permai di jln Muchtar (Satu jalan dengan Bukit Rivaria, Telaga Golf dan Taman Melati), itu sekitar 1 km dr perum bukit rivaria ke arah depok, 3 km dr Masjid j
Kubah emas depok ke arah parung. yah sekitar 1 kiloan dr parung bingung. kalo kualitas bangunan “mungkin” setara dengan Telaga Golf (belum saya cek telaga golf), tapi yang pasti qualitasnya di atas perum Bukit Rivaria (meski jauh perum ini lebih mahal). ttg kualitas ini dari sudut pandang saya lho (orang awam hehe). ALL pake bata. Kolam renang terjangkau murah cuman 10,000rp/org ato bs jd member, cukup buat badan sehat. Cuman ada satu yang bikin TIDAK PUAS SAYA. Jalan perumahan bukan Hot Mix, melainkan aspalt biasa, jd skrg jln bnyk yg bolong bolong (apalagi musim hujan), meski sdh sdh beberapa kali ditambal sulam oleh developernya (Arsy). Mohon pihak developer (Arsy) kalo baca thread ini agar diperhatikan jalan perumahan, kalo bisa di Hot mix smua sampai gang-gangnya. Terima kasih. Salam
Juli 23, 2008 pukul 6:02 am
TIPE 48/102 mas
Juli 23, 2008 pukul 6:12 am
sepanjang yg saya tahu, keunggulan lain dari Sawangan Permai adalah harganya yg masih murah dibanding perumahan yg selevel
Juli 23, 2008 pukul 6:32 am
HIDUUP SA WANGAN PERMAIIIIIIIII
Juli 23, 2008 pukul 6:47 am
Harga murah…tapi laku banyak, untung juga banyak………….hehehehehe
Mudah mudahan banyak perumahan yg jual harga murah ……
Juli 23, 2008 pukul 6:49 am
HALOO, PENGHUNI BLOK A 9 SAWANGAN PERMAI, SEPERTINYA DI KOMPLEK ANDA LENGKAP FASILITASNYA, NGOMONG NGOMONG KALAU BOLEH TANYA BAGAIMANA SOAL tpu (TAMAN PEMAKAMAN UMUM) APA ADA FASILITAS DARI PENGEMBANG ATAU DIMANA DISEDIAKAN ?.
Juli 23, 2008 pukul 6:53 am
wah, Sawangan Permai ini dekat dengan TPU yach
jangan2 karena faktor itu harganya jadi agak murah
Juli 23, 2008 pukul 7:04 am
kalo sawangan damai ada ga yaahhhh…gue denger sih orang sawangan blom damai suka gontok gontokan…enak kali ya ada perumahan sawangan damai. hidup damai…..saling menghargai sesama, saling menghormati sesama, saling mengerti sesama, tidak saling memprovokasi. hiks hiks hiks sedihhh
cari info dong flyover ciputat udah bisa dipake blom yah….???
Juli 23, 2008 pukul 7:22 am
SAWANGAN PERMAI BUKAN MASALAHNYA DEKAT ATAU JAUH, ADA NGGAK FASILITAS TPU, JANGAN KAYA DITETANGGA SEBELAH KATANYA DULU WAKTU MAU BELI DIBILANGIN ADA FASILITAS TPU, SETELAH KASIH TANDA JADI DIBERITAHUKAN NGGAK TAHUNYA DI KOTA KEMBANG, WALAH JAUH MAK. KEBURU JENASAHNYA HIDUP LAGI HHIIIII. DAN JAMAN SEKARANG YANG PENTING PENGEMBANG YANG PROFESIONAL JUGA MENYEDIAKAN FASILITAS “PENJARA”, MAKLUM DI MANA MANA TERMASUK DI KOMPLEK PERUMAHANPUN SEKARANG BANYAK PROFOKATOR DAN KOROPTOR.
Juli 23, 2008 pukul 7:22 am
Info fly over ciputat belum didapat krn saya lewatnya pondok cabe-cirendeu-pasar jumat (naik angkot D106).
Apa ada yg seangkot dg saya????
Juli 23, 2008 pukul 7:23 am
IYA.. Sawangan Permai deket fasilitas TPU. Bagi yang gak takutan dan bukan penggemar Hokkian, gak masalah hehehe… gak ngaruh mas.., selama saya tinggal di Sawangan Permai kayaknya gak ngerasa ada kuburan deket BLOK A hehe. Tapi TPUnya kecil dan terawat bagus koq mas, beberapa kali jadi tempat syuting sinetron, adanya deket Blok A doang. YAng penting Damai
Juli 23, 2008 pukul 7:23 am
Yuk kite ramai ramai tengok Sawangan Permai yuk, lupakan yang lain.
Juli 23, 2008 pukul 7:26 am
Miss Tai Ping
Kalo fasilitas TPUnya itu bukan disediain oleh developer, tapi bisa swadaya dari RT masing2 setempat untuk book lokasi disitu
Juli 23, 2008 pukul 7:49 am
buat si kentut busuk, semoga alamat ini ada foto-foto yang anda minta. silahkah klik disini siapa dian sebenarnya http://profiles.friendster.com/7123175 sedangkan buat yang mau tau siapa yang berprofesi sebagai IT Profesional kalo ga salah bisa dilihat di alamat ini nih: http://profiles.friendster.com/21627038
Juli 23, 2008 pukul 7:57 am
buat si kentut busuk, semoga alamat ini ada foto-foto yang anda minta. silahkah klik disini siapa dian sebenarnya http://profiles.friendster.com/7123175 sedangkan buat yang mau tau siapa yang berprofesi sebagai IT Profesional kalo ga salah bisa dilihat di alamat ini nih: http://profiles.friendster.com/21627038
Juli 23, 2008 pukul 8:05 am
OOO BEGITU, APAKAH DIBENTUK ATAU DIKELOLA OLEH YAYASAN TERTENTU, TAHUNYA WARGA YANG KESRIPAHAN TAHU BERES, DALAM ARTI SI YAYASAN TERSEBUT SUDAH MENYIAPKAN : AMBULAN, LOKASI PEMAKAMAN, KAIN KAFAN, MEMENDIKAN JENASAH, DAN LAIN SEBAGAINYA. MAKLUM YANG NAMANYA ORANG KESRIPAHAN ITU KAN NGGAK SELALU SIAP DANA, MAKANYA GUE PERNAH TAHU DI LOKASI PERUMAHAN TERTENTU, MASALAH TERSEBUT DIKELOLA OLEH SEBUAH YAYASAN YANG DIBENTUK OLEH WARGA ITU SENDIRI. SELANJUTNYA YAYASAN MENETAPKAN IURAN KEMATIAN SETIAP BULAN / TAHUN NYA, MESKIPUN ANAK ITU BARU LAHIR IURANNYA TETAP SAMA BESARNYA SAMA YANG SUDAH BAU TANAH.
Juli 23, 2008 pukul 8:27 am
Yang umum..kalo kematian biasanya kompakan aja yg ngurus yaitu tetangga, petugas RT/RW, mesjid (bagi yg muslim). Kalo berkelakuan baik atau tidak pernah bikin masalah di komplek tsb tentu akan dibantu dg ringan tangan, gak perlu pusing urusan biaya ……..
Juli 23, 2008 pukul 8:36 am
OOOOOOOOOOOOO BBBBBBEEEEEGGGGGGGGGGGGGIIIIIIIIIIICCCCCCCCCCCCCCUUUUUUUUUUUUUU, BBBBARU TTTTTTAAAAAHU, MAKLUM GUE NGGAK PERNAH TINGGAL DIKOMPLEK. HANYA GUE NGELIAT DI BEBERAPA PERUMAHAN YANG MAPAN DAN SUDAH TERMANAGE DENGAN BAIK, ADA DIBENTUK YAYASAN, TETAPI TETANGGA TETAP GUYUP, RUKUN, KOMPAK, DISHOLATIN DI MASJID BERSAMA SAMA TETANGGANYA.
Juli 23, 2008 pukul 8:46 am
buat si kentut busuk, semoga alamat ini ada foto-foto yang anda minta. silahkah klik disini siapa dian sebenarnya http://profiles.friendster.com/7123175 sedangkan buat yang mau tau siapa yang berprofesi sebagai IT Profesional kalo ga salah bisa dilihat di alamat ini nih: http://profiles.friendster.com/21627038
Juli 23, 2008 pukul 8:51 am
Saya barusan ngalami sendiri:
Ayah saya meninggal tgl 23 juni 2008 jam 23.20 di RS, trus saling memberi kabar. Di RS gak perlu bayar dulu tapi disuruh langsung bawa pulang ambulan telah disediakan, sekitar 15 menit nyampe rumah. Di rumah (halaman) telah disediakan tempat dan peralatan untuk memandikan jenazah, setelah dimansikan trus dikafani trus disholatkan…paginya baru dimakamkan. Waktu pelepasan jenazah ada beberapa ceramah dan sambutan itu juga dah ada petugasnya, termasuk juga penyediaan kursi untuk pelayat, minuman dan makanan ringan. Semua nampaknya dah ada yg ngatur, krn saya dan sodara2 saya gak nyuruh ini itu tahu tahu dah beres.
Mungkin pengalaman dari teman teman juga hampir sama, krn keluarga yg ditinggal tentu masih sedih jadi sulit jika untuk mengatur perlengkapan mandi, kafan dsb.
Juli 24, 2008 pukul 5:03 am
Memilih Rumah Sehat Sederhana
SIAPA yang tidak ingin tinggal di perumahan yang asri, teduh, nyaman, dan aman? Kejelian pasar membaca kembalinya tren gaya hidup kembali ke alam akibat krisis lingkungan hidup yang semakin parah membuat para pengembang berlomba-lomba menjual citra sebuah perumahan ideal dengan lingkungan yang asri dan nyaman.
Nyaris tidak ada satu pun pengembang yang nekat menjual perumahannya tanpa menyebut embel-embel lingkungan. Tengok saja dalam berbagai pameran real estat, spanduk dan billboard iklan perumahan, ada Kota Hijau, Kota Taman, Kota Berwawasan Lingkungan, Kota Alami, dan seterusnya. Namanya juga iklan pasti menampilkan imajinasi komputer yang menggambarkan lingkungan perumahan yang asri dan nyaman, soal realisasi di lapangan itu urusan lain.
Generalisasi, kecenderungan yang latah dan sering kali menelan mentah-mentah konsep kota berwawasan lingkungan yang dangkal membuat lanskap perumahan sering kali dibuat sangat artifisial dan tidak selaras dengan lingkungan asli sekitar. Keinginan pemenuhan kebutuhan akan rumah bagi setiap keluarga menuntut ketersediaan bangunan rumah yang sehat sederhana, tapi hemat produktif. Rumah bukan lagi sekadar tempat menumpang tidur belaka.
Rumah harus sehat karena akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental penghuni rumah. Namun, sayang masih sangat sedikit arsitektur rumah yang dirancang mempertimbangkan faktor-faktor kesehatan. Keterbatasan dana anggaran menyebabkan ketidakberdayaan dalam memilih lokasi rumah yang strategis dan ketersediaan lahan yang sempit. Akan tetapi, dengan segala keterbatasan dapat diatasi dengan kiat-kiat jitu dalam mewujudkan rumah sederhana, tetapi sehat, hemat, produktif, dan ramah lingkungan.
Lalu bagaimana kita memilih rumah sehat sederhana? Rumah sehat sederhana mensyaratkan penghematan pembagian ruang, bukaan-bukaan dan optimalisasi ruang dalam dan ruang luar, serta pemilihan bahan bangunan murah, tapi cukup kuat. Sebuah rumah sederhana dapat menerapkan konsep rumah tumbuh vertikal secara sederhana pula seperti penambahan mezzanine dari lantai kayu. Keuntungan yang diperoleh lebih dari sekadar perluasan ruang mengingat semua harga kebutuhan bahan bangunan cenderung naik setiap tahunnya.
Berhemat biaya tidak sekadar permasalahan pemilihan bahan bangunan atau metode membangun, namun juga bagaimana pengoperasian dan pemeliharaannya.
Ruang yang sehat mensyaratkan bukaan-bukaan dan penempatan yang tepat lubang angin dan jendela yang lebar sebagai sarana kelancaran sirkulasi udara segar dan sinar matahari sumber pencahayaan alami dalam ruang. Penempatan lubang angin dan jendela yang tidak tepat akan membuat ruangan terasa pengap dan gelap. Penataan yang tepat akan menghemat pemakaian listrik, seperti untuk kipas angin, pengkondisian udara atau lampu, terutama di siang hari. Pemasangan genteng kaca 1-2 buah di atas kamar mandi, kamar tidur, dan ruang keluarga akan cukup membantu pelolosan sinar matahari menerangi ruangan tersebut.
Selain optimalisasi pemanfaatan sumber-sumber alam, yakni cahaya dan hawa, dan penggunaan produk-produk hemat energi, berhemat listrik harus didukung dengan penempatan titik-titik peranti listrik yang tepat. Prioritas pemilihan dan penggunaan barang-barang elektronik sesuai kebutuhan pokok seluruh anggota keluarga akan mengurangi dampak polusi elektromagnet (elektrosmog) yang disebabkan oleh medan listrik dan atau medan mangnetik di dalam rumah yang kurang bagus bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang, seperti kelelahan, pusing, mual, keguguran, kanker, leukemia, dan alzheimer.
Selain penataan sirkulasi hawa dan udara, ada faktor lain yang harus dipertimbangkan untuk rumah-rumah yang dekat dengan sumber kebisingan, seperti jalan raya. Untuk meredam kebisingan rumah dapat disiasati dengan desain akustik di luar dan dalam rumah. Pagar tembok yang tidak terlalu tinggi atau pagar tanaman, taman depan dan taman belakang dengan kepadatan tanaman cukup dapat membantu meredam kebisingan dari luar. Penempatan kamar tidur sebaiknya jauh dari sumber kebisingan, jangan bersebelahan dengan jalan. Peletakan ventilasi, jendela dan pintu, sedapat mungkin tidak menghadap langsung ke arah sumber kebisingan. Jendela-jendela dapat dilengkapi jalusi atau krepyak kayu. Keheningan di rumah akan memberikan kenyamanan penghuni saat beristirahat dan berkonsentrasi dalam bekerja.
Ukuran ruang yang kecil dapat dimanipulasi dengan memberi pintu dan bukaan yang banyak ke arah luar. Penyelesaian lantai maupun dinding yang senada dengan ruang dalam dan ruang luar akan memberikan kesan fisik ruang lebih luas. Penempatan jendela yang lebar-lebar juga akan menyatukan suasana asri dari taman depan, ruang dalam, dan taman belakang. Penghubung antar- ruang dapat dihemat dengan banyak pintu terhubung dalam jarak yang berdekatan daripada letak pintu saling berjauhan.
Jendela juga perlu didandani cantik dengan penggunaan tirai jendela berwarna selaras warna dinding akan menciptakan keharmonisan ruang. Alternatif dengan vertical blind dapat memperkuat kesan geometris dan kesan modern, tapi alami. Glass block dapat dipakai sebagai pembatas ruang atau pengganti jendela di kamar mandi atau dapur. Efek warna pantulan sinar matahari oleh glass block yang didominasi warna lembut (pastel) akan memberikan kesan ruang yang lembut, namun hangat.
Rumah sehat sederhana tidak selalu membutuhkan bahan mahal untuk tampil artistik. Dinding ekspos, baik berbahan bangunan batu bata, batu kali, maupun batako, mensyaratkan teknik pengerjaan yang hati-hati dan rapi, serta tidak perlu memplester seluruh dinding. Dinding cermin yang lebar dapat menambah kesan luas ruangan dengan pantulannya. Rumah terlihat sederhana, tapi hemat bahan.
Pemilihan warna cat dinding rumah baik untuk ruang luar maupun ruang dalam akan menghadirkan suasana apa yang ingin diwujudkan. Warna-warna dingin seperti hijau dan biru akan membuat rumah dan seluruh ruangan terasa dingin dan lembut. Sebaliknya, penggunaan warna-warna panas seperti kuning dan merah akan menampilkan kesan rumah yang hangat dan ceria. Penggunaan gradasi warna-warna tersebut ke warna lebih muda sampai ke putih akan membuat rumah dan ruangan terasa lebih lembut dan hangat.
Pemasangan keramik kelas K-2, K-3, atau teraso sekalipun jika dikerjakan secara hati-hati dan rapi tetap dapat menghasilkan lantai yang cantik. Selain warna putih yang lazim dipakai karena kenetralannya dan kesan bersih, warna abu-abu atau kuning gading seperti lantai teraso atau warna coklat tanah dapat pula digunakan. Untuk menyiasati kualitas keramik maupun teraso dalam pemasangan diberi nat lebar, sehingga ketidakpresisian bahan dapat disamarkan. Ubin keramik berglazur dapat membuat lantai terhindar dari bau dan kotoran yang menyerap, mudah pemeliharaan, sehingga lantai akan kelihatan selalu bersih dan sehat.
Pemanfaatan ekspos bahan bangunan kayu yang dipelitur pada pintu, jendela, tangga, rangka kuda-kuda atap rumah akan memperkuat kesan alami. Apalagi dengan penempatan berbagai perabotan meja, kursi, dan lemari yang umumnya berbahan kayu pula, maka akan tercipta keharmonisan.
Keterbatasan luas lahan rumah sederhana mensyaratkan efisiensi dan optimalisasi lahan dan fungsi-fungsi ruang. Meminimalisasi jumlah kamar mandi seoptimal mungkin sesuai kebutuhan penting dipertimbangkan karena kamar mandi merupakan bagian yang sarat utilitas dan membutuhkan pemeliharaan lebih dari bagian lainnya.
Teras depan yang asri dapat difungsikan sebagai ruang tamu untuk tamu-tamu formal, bukan keluarga dekat dan tempat nongkrong teman-teman bagi penghuni yang memiliki anak remaja. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur menyatu tanpa penyekat akan membuat ruang terlihat lebih luas dan lega. Teras belakang yang asri dapat disatukan untuk kegiatan servis seperti dapur, ruang cuci dan jemur. Fungsi taman sebagai tempat masuknya udara dan cahaya ke dalam rumah.
Penyatuan alam lingkungan sekitar masuk ke dalam rumah dapat diwujudkan melalui penanaman pohon buah-buah di jalur hijau depan rumah dan taman depan, serta penataan pot-pot tanaman artistik berisikan tanaman apotek hidup atau sayur-sayuran di teras dan ruang dalam. Unsur air dalam kolam kecil tetap dapat dihadirkan dari tempayan atau gentong lengkap dengan ikan dan tanaman air seperti melati air, eceng gondok, papirus, atau teratai. Dan rumah sederhana yang indah, sehat, hemat, produktif dan ramah lingkungan dapat segera anda wujudkan.
NIRWONO JOGA Arsitek Lanskap
Juli 24, 2008 pukul 5:10 am
HARGA RUMAH SEHAT SEDERHANA MENJADI Rp.55 JUTA
DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau menilai kebijakan Kementerian Negara Perumahan Rakyat yang menaikan harga maksimum Rumah Sehat Sederaha (RSH) dari Rp. 49 Juta menjadi Rp. 55 Juta per unit merupakan hal yang wajar. Apabila harga bangunan yang mengalami kenaikan sehingga akan menambah biaya pembangunan RSH tersebut.
Demikian diungkapkan Ketua DPD REI Provinsi Riau, Jhon Satri, SH, dalam wawancara dengan Wartawan, Jum’at (10/4) di Pekanbaru.
”Sebenarnya kami juga menginginkan harga RSH tetap Rp. 49 Juta per unit. Tapi tak mungkin dari pengembang sendiri membangun tanpa mendapatkan untung dan malah kalau masih bertahan Rp. 49 Juta per unit, pengembang akan mengalami kerugian,”ujar Jhon Satri, SH.
Menurut Jhon Satri, kenaikan harga sudah sebanding dengan kenaikan biaya untuk membangun RSH. Kenaikan harga yang diatur dalam Keputusan Menteri disebabkan peningkatan harga bahan bangunan sebagai imbas melambungnya harga minyak dunia.
”Kenaikan harga ini merupakan keputusan yang sulit. Tapi gejolak harga minyak menyebabkan inflasi dan input produksi perumahan mengalami kenaikan harga,” jelasnya.
Namun pihak pengurus DPD REI sendiri belum mendapatkan secara resmi Peraturan Menteri Perumahan Rakyat. ”Berlakunya pertanggal 1 April 2008 ini, tapi kami sendiri belum mendapatkan petikan Permenpera tersebut,” tambahnya.
Kenaikan harga jual RSH tersebut dilakukan untuk menyeimbangkan kemampuan industri yang memasok unit perumahan dan daya beli masyarakat. Agar daya beli tidak turun, pemerintah juga telah merevisi besaran subsidi dan suku bunga untuk masing-masing kelompok sasaran.
DPD REI sendiri pada tahun 2008 akan membangun 10 ribu unit RSH yang dibangun oleh 208 anggota DPD REI se-Riau. ”Dengan adanya kenaikan RSH, saya optimis sebelumnya lesu karena meningkatnya materil bangunan, kedepan akan bergairah kembali,” ungkapnya. (Slm)
Juli 24, 2008 pukul 7:04 am
Mengapa REI tidak mempertimbangkan untuk merubah stadard perumahan di Indonesia bahwa DAPUR dbangun di depan dan memiliki acses langlung dengan halaman Taman misalnya ( maaf bukan taman melati). Dengan pertimbangan, bahwa rumah rumah tipe kecil pada umunya di bagian belakan tidak lagi memiliki halaman terbuka yang cukup, dan bahkan biasanya langsung nempel dengan dinding / tembok tetangga belakang rumah kita. Padahal didapur normalnya menggunakan kompor dengan BBG, karena menah sudah dicerai sama Pertamina. Untuk menjaga keselamatan dan mengantisipasi kalu kalau terjadi kebocoran seharusnya di dapur dibuatkan VENTILASI yang rata dengan lantai dapur agar gas yang bocor/liar bisa keluar ruangan. Karena BD LPG lebih berat dari pada O2 ( Udara). Bagaimana kita bisa membuat ventilasi udara yang berhubungan langsung dengan ruangan bebas/halaman luar kalau rumah kita sudah langsung nempel diding dapur tetangga ????.
BERIKUT SEKILAS TETANG lpg :
ELPIJI adalah bahan bakar yang ramah terhadap lingkungan. Dikalangan ibu rumah tangga dan pengusaha restoran, elpiji terkenal karena menjamin dapur yang tetap bersih. Selain itu bila dibandingkan dengan minyak tanah dan kayu bakar, daya pemanasan elpiji lebih tinggi sehingga masakan lebih cepat masak dan tentu lebih cepat dihidangkan.
Elpiji merupakan campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari penyulingan minyak mentah dan berbentuk gas. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair, sehingga dapat disebut sebagai bahan bakar gas cair. Komponennya didominasi propana ( C3H8 ) dan Butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya Etana (C2H6) dan Pentana (C5H12).
Dalam kondisi atmosferis, elpiji berupa gas dan dapat dicairkan pada tekanan diatas 5 kg/cm2. Volume elpiji dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair. Sifat lain elpiji adalah lebih berat dibandingkan udara. Karena itu diperlukan sedikit pengaturan ruang dan penempatan elpiji dalam gudang penyimpan.
Menurut spesifikasinya, elpiji dibagi menjadi tiga jenis yaitu Elpiji campuran, Elpiji propana dan Elpiji butana. Spesifikasi masing-masing elpiji tercantum dalam keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Nomor: 25K/36/DDJM/1990. Elpiji yang dipasarkan PERTAMINA adalah Elpiji campuran.
Elpiji sudah tidak lagi menjadi barang mewah. Dia telah menjelma menjadi barang kebutuhan rumah tangga modern. Menggunakan elpiji kini bukan lagi sekedar ingin dianggap “modern” atau “trendy” , tapi menunjukan kesadaran pada lingkungan yang semakin bersih. Walau demikian, kewaspadaan saat menggunakan elpiji tetap tidak boleh dilupakan. Salah satu resiko penggunaan elpiji adalah terjadinya kebocoran pada tabung atau instalasi gas. Pada awalnya, gas elpiji tidak berbau, tapi bila demikian akan sulit dideteksi apabila terjadi kebocoran pada tabung gas. Menyadari itu PERTAMINA menambahkan gas mercaptane, yang baunya khas dan menusuk hidung. Langkah itu sangat berguna untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran tabung gas. Tekanan elpiji cukup besar (tekanan uap sekitar 120 psig), sehingga kebocoran elpiji akan membentuk gas secara cepat dan merubah volumenya menjadi lebih besar.
Bila terjadi kebocoran, langkah awal yang harus dilakukan adalah melepas regulator. Jika bau menyengat itu masih terasa, bawalah tabung gas keluar rumah ditempat terbuka. Buka jendela dan pintu rumah lebar-lebar agar sisa gas dapat keluar. Jauhkan anak-anak dari lingkungan gas, karena gas elpiji tetap bersifat flamable atau mudah terbakar.
Alat yang mengatur tekanan gas keluar dari tabung dinamakan regulator. Dalam keadaan terpasang, regulator akan berhubungan dengan gas yang bertekanan tinggi didalam tabung . Bila regulator dibuka atau diputar, gas akan mengalir keluar.Perhatikan petunjuk pemasangan regulator.
Pertama, lepaskan katup plastik dari valve tabung. Caranya dengan menarik tali plastik pada tutupnya hingga terlepas, setelah itu letakan regulator pada kedudukan tidak terkunci pada valve tabung. Terakhir, putarlah regulator searah jarum jam (kekanan) hingga tombol pada posisi mendatar. Regulator tetap pada posisi tertutup dan terkunci pada valve tabung. Terakhir putarlah searah jarum jam (ke kanan) hingga tombol pada posisi mendatar Regulator tetap pada posisi tertutup dan terkunci pada valve tabung.
Bila regulator terpasang tidak sempurna gas yang ada dalam tabung akan keluar, sedikit demi sedkit. Bila itu terjadi kemungkinan kebakaran yang akan terjadi dapat dihindari dengan cara menempatkan tabung gas dekat jendela dapur atau rancang dapur dengan ventilasi udara yang baik. Perhatikan juga pengaruh panas oven yang dapat menaikkan suhu di sekitar tempat penyimpanan . Tabung harus dalam keadaan berdiri dan hindari dari nyala api terbuka. Misalnya lampu minyak, nyala korek api bahkan rokok yang menyala.
Kebocoran dapat juga terjadi apabila letak selang karet yang menghubngkan tabung dan tungku api tertindih atau digigit tikus . Oleh karena itu pastikan regulator, selang, dan tungku api dalam keadan bersih dengan memeriksa secara berkala. Misalnya 2 atau 3 bulan sekali. Bila terjadi kerusakan hubungi ahli reparasi atau agen elpiji terdekat.
Apabila terjadi peralatan elpiji anda atau sekitar nya terjadi kebakaran, ada cara untuk mengatasinya: Pertama padamkan dengan karung goni basah. Demi keamanan anda hindari melawan arah angin Kedua gunakan tabung pemadam api CO2 atau BCF (Bromochlorofluoromethane) yang berupa bubuk. Tapi jangn coba coba menyiram dengan air secara langsung karena di kawatirkan justru akan memperbesar nyala api.
Perlu anda ketahui bahwa tabung Elpiji dirancang tidak mudah meledak. Berdasarkan statistik penyebab kecelakaan elpiji justru sebagain besar terjadi karena kesalahan pemakai, bukan karena kondisi tabung. Misalnya meyimpan elpiji dalam ruang tertutup, kebocoran pada kompor atau regulator juga terjadi karena penyalaan yang tidak benar atau berdekatan dengan sumber/api panas
Juli 24, 2008 pukul 7:07 am
Just FYI,
Rangkuman Diskusi
Penempatan detector & pengumpul petir
Tanya – Nuklindana Darma
Rekan2…mohon pencerahan
1.Mengenai standard penempatan heat/smoke detector.
Selama ini saya mengacu pada NFPA 72 National Fire Alarm Code yg tertera sebagaimana di bawah, namun pada beberapa warehouse/ plant (konstruksi baja) lain saya sering melihat bahwa smoke/heat detector ditempatkan TIDAK pada roof/ceiling melainkan ditambahkan pipa (sejenisnya) sehingga menjulur ke bawah.
Secara logika, saya berfikir bahwa heat/smoke akan terakumulasi pada bagian gedung yg paling tinggi sehingga jika detektor diletakkan tidak pada bagian teratas bangunan maka sensor akan lambat merespon panas/asap.
Sedangkan pihak yg menempatkan smoke/heat detektor dgn ditambahkan pipa (sejenisnya) sehingga menjulur ke bawah, beralasan bahwa sensitivity dari sensor dapat di adjust sehingga tidak ada masalah dgn penempatan.
Mana yg benar????
2. Mengenai pengumpul petir yg menggunakan radio-active, apakah benar maintenance free??? apakah pemeriksaan resistansi grounding tdk relevan pada alat ini?
Location of detectors
1. Spot-type heat-sensing fire detectors
Spot-type heat-sensing fire detectors shall be located on the ceiling not less than 4in. (100mm) from the sidewall or on the sidewalls between 4in. and 12in. (100mm and 300mm) from the ceiling.
Exception No. 1: In the case of solid joist construction, detectors shall be mounted at the bottom of the joists. Exception No. 2: In the case of beam construction where beams are less than 12in. (300mm) in depth and less than 8ft (2.4m) on center, detectors shall be permitted to be installed on the bottom of beams.
2. Line-type heat detectors
Line-type heat detectors shall be located on the ceiling or on the sidewalls not more than 20in. (500mm) from the ceiling. Exception No. 1: In the case of solid joist construction, detectors shall be mounted at the bottom of the joists. Exception No. 2: In the case of beam construction where beams are less than 12in. (300mm) in depth and less than 8ft (2.4m) on center, detectors shall be permitted to be installed on the bottom of beams. Exception No. 3: If a line-type detector is used in an application other than open area protection, the manufacturer’s installation instructions shall be followed.
3. Spot-type smoke detectors
Spot-type smoke detectors shall be located on the ceiling not less than 4in. (100mm) from a sidewall to the near edge or, if on a sidewall, between 4in. and 12in. (100mm and 300mm) down from the ceiling to the top of the detector.
Tanggapan 1 – Akh. Munawir
Pak,
Peruntukan Fire Detector-nya untuk Building atau Equipement ??? Kalau utk building, umumnya memang ditempatkan di Ceilling, tetapi klo ceillingnya terlalu tinggi apalagi Adequate Ventilation menurut saya malah kurang effektif detectionya (khususnya smoke). Dan jika peruntukannya utk Equipment lebih baik mendekati Equipment (near potential fire point).
Tanggapan 2 – Crootth Crootth
Mas Nuklindana
Saya kira kesimpulannya tidak harus secepat itu, harus terlebih dahulu dilakukan QRA untuk menentukan kontur Plume yang ditimbulkan oleh adanya gas (dan kontur Heat Flux yang ditimbulkan oleh api). Dengan mengetahui kontur Plume yang paling most probable ini, maka penempatan Gas Detector ini bisa lebih EFEKTIF, atau bahkan tidak memerlukan gas detector sama sekali? Intinya berpatokan pada standar NFPA 72 saja belumlah cukup.
Tanggapan 3 – Panic Day
Dear all,
Menurut pengertian saya mengenai kata2 pak DAM di bawah, masalah perlu tidaknya gas detector di suatu area, kita harus menganalisa mengenai beberapa hal, diantaranya skenario kebocoran gas (sumber kebocoran dan rate nya), densitas gas, susunan peralatan dan kondisi lingkungan, seperti ventilasi, dan kemungkinan adanya low alarm.
Untuk optimisasi jumlah dan lokasi maka terkadang, perlulah simulasi dispersion. Mohon pak DAM menerangkan dan membenarkan yang salah.
Tanggapan 4 – Nuklindana Darma
Dear Mas DAM,
Maaf nih mas sy awam bgt ttg hal ini…QRA itu apa?bagaimana melakukannya? biasanya apakah yg melaksanakan QRA itu kontraktor penginstall detector atau user-nya.???
btw rekan2…masih ada pertanyaan lain yg belum ditanggapi nih
2. Mengenai pengumpul petir yg menggunakan radio-active, apakah benar maintenance free??? apakah pemeriksaan resistansi grounding tdk relevan pada alat ini?
Tanggapan 5 – Akh. Munawir
Pak Nuklindana,
Memastikan Grounding resistance itu nilainya kecil (less than 10 k Ohm???..CMIIW) adalah penting, agar ketika petir menyambar Lightening maka Arus Listriknya secara optimal (effective continuity) bisa dibuang ke Bumi/tanah. Jika tidak kabel grounding anda bisa terbakar, dan lebih beresiko lagi kebakaran merambat ke sekitar.
Apakah radio-active lightening itu maintenance free ??? Yg jelas semua equipement/device itu ada Life Time-nya Pak, dan utk memperpanjang Life time sewajarnya ada perawatan entah itu simple atau zulit.
Tanggapan 6 – Sutomo – AD2
Pak Munawir & Pak Nuklindana,
Saya koreksi dikit mengenai Grounding resistance untuk Lightening harus kurang dari 7 Ohm….untuk jelasnya Coba di lihat di NFPA 78.
Tanggapan 7 – yudi putera
Mas Dar
Untuk fasilitas yang sederhana seperti warehouse apa tetap perlu QRA? Apa tidak cukup dengan mengacu standar yang ada saja? Risk Assessment memang harus tetap dilakukan tapi apa sampai QRA?
Tanggapan 8 – Crootth Crootth
Yah kalau warehousenya mampu beli rangkaian fire and heat detector yang bisa bisa mencapai 100 ribu US dollar masa membayar konsultan QRA yang palingan 10 ribu US dollar tidak mampu? Heheheheh tapi ini tetap your good point Yud to be discuss,
Tanggapan 9 – soedardjo batan
Sistem Radio Aktif
Sistem ini cocok untuk bangunan tinggi.
Satu bangunan cukup menggunakan sebuah penangkal petir. Alatnya disebut Preventor, yang bekerja berdasarkan reaksi netralisasi ion dengan menggunakan bahan radio aktif. Keseluruhan kebocoran pada alat ini dapat mengakibatkan radiasi. Oleh karena itu, alat ini dilararang. http://utilitas.wordpress.com/
6.1. Penangkal Petir
Limbah sumber bekas yang berasal dari penangkal petir (Am-241, Ra-226) setelah pra olah dimasukkan ke dalam kapsul SS. Beberapa buah kapsul SS ini dimasukkan ke dalam wadah khusus yang disebut Long Term Shielded Storage (LTSS). Selanjutnya LTSS dimasukkan ke dalam Shell drum 200L dan disimpan di Interim Storage.
http://www.infonuklir.com/modules/news/article.php?storyid=39
tidak boleh menggunakan penangkal petir. Radioaktif
http://www.batan-bdg.go.id//upload/files/BDI_sk-11-99.pdf
Larangan impor dan pemasangan baru penangkal petir radio-aktif.
http://209.85.175.104/search?q=cache:a1gHEpcvCcIJ:www.bappenas.go.id/index.php%3Fmodule%3DFilemanager%26func%3Ddownload%26pathext%3DContentExpress/%26view%3D435/Bab-17-1988%2520cek.doc+perawatan+penangkal+petir+radioaktif&hl=id&ct=clnk&cd=6&gl=id
Tanggapan 10 – soedardjo batan
Dari teman BATAN
Rill Isaris”
Pada prinsipnya penangkal petir teknik radioaktif adalah mencegah terjadinya penumpukan muatan di udara, jadi selalu didistribusikan dan disalurkan melalui grid ke tanah.
Masalah umur alat itu suatu hal yang benar. Tetapi khusus untuk penangkal petir jenis radioaktif ini adalah pemeliharaan pada detektor preventor tempat/wadah sumber Am-241 atau Ra-226 tersebut, perlu dibersihkan dari penutupan permukaan oleh debu dan kotoran. Karena sebagai sumber alpha, bila tertutup debu tipis saja akan menghalangi kemampuannya menimbulkan ionisasi dengan udara di sekitar.
Juli 24, 2008 pukul 7:11 am
Just FYI,
Pengawasan Mutu Kompor dan Tabung Gas Sangat Ketat
JAKARTA–Departemen Perindustrian (Depperin) menegaskan pengawasan terhadap mutu kompor dan tabung gas ukuran tiga kilogram sudah berjalan optimal. Adanya kasus kebocoran serta ledakan tabung gas bukan disebabkan mutu yang jelek, namun akibat keteledoran pengguna kompor gas.
”Meski sudah diberikan pemaparan dari Pertamina atau instansi terkait, tapi tetap saja ada masyarakat yang teledor saat memasang klep tabung gas, sehingga klep tidak terpasang dengan sempurna, dan gas keluar terus. Kalau ada sedikit percikan api, maka bisa meledak, itu yang terjadi selama ini,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Depperin Anshari Bukhari, kepada Republika, di ruang kerjanya, Rabu (23/4).
Anshari memaparkan, hingga kini tabung gas dalam program konversi minyak tanah (minah) ke gas mencapai 15 juta unit. Namun, laporan kecelakaan berupa kebocoran fatal hingga ledakan hanya berjumlah enam kejadian di seluruh Indonesia. Diantaranya di Depok, Yogyakarta, dan Palembang. Umumnya, peristiwa kecelakaan tersebut akibat pemakaian klep tabung gas yang tidak benar atau ada selang tabung yang bocor, namun tidak diketahui segera oleh pengguna atau masyarakat.
Timbulnya kecelakaan di rumah tangga pengguna atau masyarakat, kata Anshari, sudah diluar kewenangan dari Depperin. Kendati demikian, pemerintah tetap akan merespon setiap peristiwa tersebut, supaya tidak timbul korban baru. Terpenting, akan mendorong produsen tabung gas dan kompor gas lebih aman dan mudah digunakan masyarakat.
Sesuai sistem pengawasan program konversi ini, menurut Anshari, terdapat tiga tahap. Tahap pertama, pengawasan berada di tingkat pabrikasi atau di lokasi pembuatan tabung gas. Setiap satu produk tabung gas yang diproduksi harus memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI). Seperti bahan baku, proses pembuatan, serta keamanan produk. Untuk pengawasan secara periodik, dilakukan Lembaga Sertifikasi Produk (LS-Pro) yang ditunjuk pemerintah.
Pengawasan tahap kedua dilakukan Depperin. Sejak program ini diluncurkan, Depperin menunjuk sejumlah Petugas Pengawas Standar Produk (PPSP), yang akan mendatangi seluruh produsen tabung gas, baik memantau proses pembuatan hingga pengecekan di tahap akhir. Dalam dua tahap pengawasan itu, jika ditemukan ada produk yang salah sesuai SNI, maka segera dikembalikan ke pabrikan untuk diganti baru.
”Pengawasan tahap ketiga dilakukan perusahaan surveyor, yakni PT Surveyor Indonesia (SI), dan PT Sucofindo. Pengawasan ini dilakukan secara acak, tapi sangat ketat. Jika kedua perusahaan surveyor ini menemukan kesalahan, lagi-lagi akan dikembalikan ke pabrikannya,” jelas Anshari. Diluar ketiga tahapan pengawasan diatas, PT Pertamina (Persero) juga melakukan pengawasan, khususnya tahap pengisian gas.
Pertamina juga bertanggung jawab dalam pengawasan di stasiun penampungan, serta penyimpanan sebelum dikirim ke daerah tujuan. Di stasiun penampungan umumnya terdapat pos pemeriksaan kebocoran gas. Jika ada tabung yang bocor, ketika saat diangkut, maka akan dikembalikan untuk diisi sesuai ukurannya.
”Jadi, bayangkan betapa pengawasan sangat ketat dari proses pembuatan, pengecekan, uji coba, hingga pengiriman ke lokasi tujuan. Jadi, pemerintah menjamin, mutu tabung gas yang diterima masyarakat sudah aman dan sesuai standar SNI, makanya sampai saat ini belum ada laporan kebocoran tabung gas yang baru dikirim dari Pertamina,” jelas Anshari. Setiap rumah tangga menerima satu paket berupa selang, regulator, kompor gas, tabung gas dan sepasang klem.
Disamping perilaku masyarakat yang masih keliru dalam penggunaan tabung gas, menurut Anshari, kerusakan tabung gas juga disebabkan cara angkut tabung gas yang tidak tepat. Sehingga, mempercepat kerusakan tabung gas. Depperin mendapat laporan di stasiun penampungan tabung gas di kawasan Jawa Tengah.
Dalam laporan disertai foto-foto itu terlihat, petugas melemparkan tabung gas dari truk besar ke tanah. ”Caranya, truk dikebut, kemudian di rem mendadak. Sementara pintu bak belakang dibuka, sehingga ketika direm mendadak, tabung-tabung berjatuhan, jadi tidak diturunkan satu per satu tapi dilempar kayak melempar kelapa saja. Kami punya buktinya, dan saat ini sedang diusut,” terang Anshari.
Selanjutnya, agar tidak terjadi lagi kebocoran dan ledakan, maka pemerintah akan intensif menyosialisasikan program ini, agar masyarakat bisa menggunakan secara benar dan tepat.
Sebelumnya, DPR mempertanyakan fungsi pengawasan yang dilakukan Departemen Perindustrian (Depperin) dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). Hal ini terkait masih terdapat sejumlah kompor dan tabung elpiji ukuran tiga kilogram yang bermasalah. Wakil Ketua Komisi VII DPR, Achmad Farial, mengatakan, baik Depperin maupun Depnakertrans yang harus bertanggung jawab jika terjadi kerusakan tabung atau kompor. “Kedua instansi itulah yang paling bertanggung jawab jika terdapat kasus ledakan atau kerusakan akibat kompor atau tabung,” katanya di Jakarta, Ahad. (Republika, 21/4)
Sejak diluncurkan tahun lalu, saat ini tabung gas yang sudah diberikan kepada masyarakat sesuai data Depperin sebanyak 15 juta tabung. Hingga akhir 2008 nanti, target tabung gas yang diberikan ke masyarakat sudah mencapai 30 juta tabung. Kemudian selama tahun 2009, diluncurkan lagi 30 juta tabung.
PT Pertamina memerlukan 30 juta tabung LPG 3 kg untuk beberapa tahun mendatang. Tugas ini diserahkan kepada PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, PT Barata Indonesia, dan PT Boma Bisma Indra. Jika tugas ini dilaksanakan dalam 2 tahun, maka setiap hari, keempat produsen ini harus mampu membuat 40.000 tabung per hari tanpa hari libur. Jika harga per tabung Rp. 120.000 maka nilai proyek ini sekitar Rp 3,6 Triliun (400 juta dolar AS).
”Jadi, yang 40 juta tabung gas dikerjakan empat BUMN diatas. Sedang sisanya dikerjakan perusahaan swasta yang mendapat tender,” jelas Anshari. Program konversi ini targetnya menghemat konsumsi minyak tanah yang subsidinya sangat mahal. Subsidi pemerintah setiap tahun untuk minyak tanah mencapai Rp 25 Triliun (3 Milyar dolar AS). Jika program ini berhasil, maka pemerintah bisa menghemat subsidi sekitar Rp 30 Triliun. — zaky al hamzah –
Juli 24, 2008 pukul 8:46 am
beh… topik rumah brubah jadi lpg …
Juli 24, 2008 pukul 9:13 am
kan dah dibilang…thread yg aneh….:)
Juli 24, 2008 pukul 11:43 am
sing penting rame …wong bikin thread baru gak ngerti caranya, mungkin cuma pak anjar yg bisa………………
Juli 25, 2008 pukul 3:57 am
EGP, GELAPAH, LPG ITU ADA HUBUNGANYA DENGAN DISAIN RUMAH OON SAMPEYAN KALAU KAGAK NGARTI. DI NEGARA YANG SUDAH MAJU DAPUR DITEMPATKAN DIBAGIAN DEPAN, BUKAN BELAKANG. MAKSUDNYA AGAR VENTILASI YANG TERLETAK DIDASAR / LANTAI YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGANTISIPASI ATAU MENGANTISISAPI KEBOCORAN GAS, GASNYA BISA LANGSUNG KELUAR HALAMAN, JADI NGGAK NGUMPUL DIDALAM DAPUR. COBA KALAU PERUMAHAN DI INDONGSIA KAN UMUMNYA MASIH MELETAKKAN DISAIN DAPUR DIBELAKANG, PADAHAL RUMAH RSSS, TIDAK ADA HALAMAN YANG TERBUKA, AKHIRNYA KALAU ADA KEBOCORAN GAS YANG LANGSUNG NYAMBAR, KARENA GASNYA NGGAK BISA KELUAR HALAMAN, GITU AKANG DAN MPOK MPOK.
Juli 25, 2008 pukul 6:17 am
SYUKUR DEH SEKARANG WARGA TAMAN MELATI GAK RIBUT-RIBUT DISINI LAGI GARA-GARA SAWANGAN PERMAI AME LPG HIHI. ATO MUNGKIN KAYAKNYA MEREKA UDAH PADA DIURUS KEPOLISIAN HEHE
Juli 25, 2008 pukul 7:23 am
ADA RUMAH BERGAYA MINIMALIS, HANYA GAYA LHO BENERAN RUMAH MINIMALIS, HATI HATI BELI RUMAH DIMANAPUN ANDA BERADA, CHECK DULU SPESIFIKASI / BESTEKNYA. JANGAN BELI KUCING DIDALAM KARUNG, ADA TIP DARI TETANGGA SEBELAH SEBAGAI BERIKUT :
Tips Memilih Rumah Minimalis
Setelah melihat beragam model rumah minimalis, barangkali Anda bertanya. Apakah harus memilih rumah yang atapnya beton atau genteng? Atau pilih yang jendela kacanya besar-besar dan beragam pertanyaan lain.
Menurut Bambang Eryudhawan, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DKI Jakarta, model minimalis yang baik adalah yang sesuai dengan iklim tropis. Gaya minimalis tapi tetap punya atap. Selain itu dalam memilih jangan hanya terpikat pada keindahan fasadnya.
Yang terpenting dicermati adalah lay-out ruangnya: apakah sesuai dengan iklim Indonesia atau tidak. “Secantik-cantiknya fasad rumah, kalau layout-nya tidak cocok dengan kebutuhan, jangan dipaksakan,” katanya.
Yang ideal ruang-ruangnya fungsional, hubungan antar-ruang terkoordinasi dengan baik, udara bisa mengalir lancar ke dalam rumah, begitu pula sinar matahari pagi. Jadi, keberadaan bukaan dan ventilasi udara penting pada rumah minimalis.
Selain itu kalau hujan rumah tidak tampias atau bocor, pada musim kemarau rumah tidak panas. Pastikan juga dinding rumah tidak banyak terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, menurut Imelda Akmal, Principal Imelda Akmal Architecture Writer, dinding tembok menyerap panas pada siang hari, dan dilepas pada malam hari. Karena itu rumah yang temboknya banyak terkena sinar matahari langsung, terasa panas pada siang dan malam hari.
Majalah Estate
Pondok Pinang Centre Blok C No.36
Jl. Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp. 62 21 750 8889, Fax 62 21 7651123
Juli 25, 2008 pukul 7:28 am
ADA LAGI TIP CARA MENAWAR RUMAH DARI TETANGGA DEPAN RUMAH SBB:
Tips Menawar Harga Rumah
“Mau tanya nih, saya ini agak krisis kepercayaan pada orang2. Saya rencana mau beli rumah. Budget saya di bawah 100 juta. Apakah ada tip-tip bagaimana menawar sebuah rumah? Karena saya tahu kalau orang mau jual rumah 100 juta, biasanya mereka menyebut 200 juta dulu. Jadi saya harus nawar berapa dulu?”
Merupakan pertanyaan yang sangat menarik menurut saya. Saya pribadi memiliki pengalaman yang cukup seru dalam hal tawar menawar rumah, karena wajar kalau penjual akan menawarkan harga setinggi mungkin bahkan tidak masuk akal buat kita, sementara kita ingin mendapatkan harga yang serendah-rendahnya.
Saya tidak terburu-buru dalam mengajukan penawaran harga kepada penjual, kemudian melakukan hal-hal berikut:
Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai lokasi perumahan, luasan tanah dan bangunan, posisi rumah apakah strategis atau tidak, kondisi lingkungan termasuk keamanan dan kenyamanan, fasilitas dasar yang dibutuhkan seperti telepon, listrik, air bersih dan sampah.
Mencari informasi kisaran harga rumah termasuk harga tanah di daerah yang kita target; kebetulan ada rumah lain di perumahan yang ditawarkan dan rumah lain lagi di sekitar lokasi tersebut sehingga saya memiliki referensi harga yang sewajarnya.
Kemudian melakukan kalkulasi berdasarkan info-info di atas, perkiraan harga yang wajar untuk rumah yang saya target adalah sekian rupiah
Nah, kemudian saya siapkan rencana untuk membuka penawaran harga kepada pihak penjual; sesegera mungkin disampaikan ke pihak penjual karena khawatir juga kalau rumah yang saya incar ditawar dan diambil oleh orang lain
Saatnya dimulai transaksi tawar menawar, karena pada umumnya penjual memasang harga di atas harga rata-rata, saya pun membuka harga di bawah harga taksiran pribadi
Hem .. dilanjutkan dengan proses tawar menawar yang cukup seru, bisa berlangsung dalam waktu beberapa hari atau minggu tergantung kesepakatan kedua belah pihak dan di level mana nilai harga rumah tersebut telah sesuai dengan bayangan kita
Saya sendiri meyakini kalau memang rejeki saya, rumah tersebut tidak akan lari ke mana
Demikian pengalaman saya, yang belum tentu cocok diterapkan kepada rekan-rekan sekalian. Sekedar sharing saja, semoga bermanfaat. Terimakasih telah membaca, atau memberikan tanggapan, saran atau pun kritik. Salam
Juli 25, 2008 pukul 7:33 am
BIASANYA PAKAI NGAKU INTELEJEN ATAU WIDD SEKARANG PENGAMAT, HUEBAT MEMANG KAWAN SATU INI KATANYA SIH IT PROFESIONAL.
Juli 25, 2008 pukul 8:25 am
intelejen masih bertugas kok, kalo kentut busuk minta foto dian, silahkan klik yang ini http://profiles.friendster.com/7123175
Juli 25, 2008 pukul 8:27 am
atau yang mau tau siapa yang punya profesi IT Profesional mungkin yang ini bisa di klik http://profiles.friendster.com/21627038
Juli 25, 2008 pukul 8:29 am
jadi mohon mohon ya intelejen tidak di pihak widd, pengamat atau it profesional….bravo intelejen.
semoga foto-foto dian dalam friendster bisa membantu rekan-rekan yang ingin lebih mengenal sosoknya.
Juli 25, 2008 pukul 8:38 am
Ciri-Ciri Manusia Indonesia
Mochtar Lubis dalam bukunya “Manusia Indonesia Sebuah Pertanggung Jawaban” mennyebutkan beberapa ciri manusia Indonesia antara lain:
1. Hipokritis alias munafik. ((halaman 23))
Berpura-pura, lain di muka – lain di belakang, merupakan sebuah ciri utama manusia Indonesia sudah sejak lama, sejak meraka dipaksa oleh kekuatan-kekuatan dari luar untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya dirasakannya atau dipikirkannya ataupun yang sebenarnya dikehendakinya, karena takut akan mendapat ganjaran yang membawa bencana bagi dirinya.
2. Segan dan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya, putusannya, kelakuannya, pikirannya, dan sebagainya. ((halaman 26))
“Bukan saya’, adalah kalimat yang cukup populer di mulut manusia Indonesia. Atasan menggeser tanggung jawab tentang suatu kegagalan pada bawahannya, dan bawahannya menggesernya ke yang lebih bawah lagi, dan demikian seterusnya.
3. Berjiwa feodal ((halaman 28)).
Meskipun salah satu tujuan revolusi kemerdekaan Indonesia ialah untuk juga membebaskan manusia Indonesia dari feodalisme, tetapi feodalisme dalam bentuk-bentuk baru makin berkembang dalam diri dan masyarakat manusia Indonesia. Sikap-sikap feodalisme ini dapat kita lihat dalam tatacara upacara resmi kenegaraan, dalam hubungan-hubungan organisasi kepegawaian (umpamanya jelas dicerminkan dalam susunan kepemimpinan organisasi-organisasi isteri pegawai-pegawai negeri dan angkatan bersenjata), dalam pencalonan isteri pembesar negeri dalam daftar pemilihan umum. Isteri Komandan, isteri menteri otomatis jadi ketua, bukan berdasar kecakapan dan bakat leadershipnya, atau pengetahuan dan pengalamannya atau perhatian dan pengabdiannya.
4. Masih percaya takhyul ((halaman 32))
Dulu, dan sekarang juga, masih ada yang demikian, manusia Indonesia percaya bahwa batu, gunung, pantai, sungai, danau, karang, pohon, patung, bangunan, keris, pisau, pedang, itu punya kekuataan gaib, keramat, dan manusia harus mengatur hubungan khusus dengan ini semua.
Kepercayaan serupa ini membawa manusia Indonesia jadi tukang bikin lambang. Kita percaya pada jimat dan jampe. Untuk mengusir hantu kita memasang sajen dan bunga di empat sudut halaman, dan untuk menghindarkan naas atau mengelakkan bala, kita membuat tujuh macam kembang di tengah simpang empat. Kita mengarang mantera. Dengan jimat dan mantera kita merasa yakin telah berbuat yang tegas untuk menjamin keselamatan dan kebahagiaan atau kesehatan kita.
5. Artistik ((halaman 38))
Karena sifatnya yang memasang roh, sukma, jiwa, tuah dan kekuasaan pada segala benda alam di sekelilingnya, maka manusia Indonesia dekat pada alam. Dia hidup lebih banyak dengan naluri, dengan perasaannya, dengan perasan-perasaan sensuilnya, dan semua ini mengembangkan daya artistik yang besar dalam dirinya yang dituangkan dalam segala rupa ciptaan artistik dan kerajinan yang sangat indah-indah, dan serbaneka macamnya, variasinyam warna-warninya.
6. Watak yang lemah ((halaman 39))
Karakter kurang kuat. Manusia Indonesia kurang dapat mempertahankan atau memperjuangkan keyakinannya. Dia mudah, apalagi jika dipaksa, dan demi untuk ’survive’ bersedia mengubah keyakinannya. Makanya kita dapat melihat gejala pelacuran intelektuil amat mudah terjadi dengan manusia Indonesia.
7. Tidak hemat, dia bukan “economic animal” ((halaman 41)). Malahan manusia Indonesia pandai mengeluarkan terlebih dahulu penghasilan yang belum diterimanya, atau yang akan diterimanya, atau yang tidak akan pernah diterimanya. Dia cenderung boros. Dia senang berpakaian bagus, memakai perhiasan, berpesta-pesta. Hari ini ciri manusia Indonesia menjelma dalam membangun rumah mewah, mobil mewah, pesta besar, hanya memakai barang buatan luar negeri, main golf, singkatnya segala apa yang serba mahal.
8. Lebih suka tidak bekerja keras ((halaman 41)), kecuali kalau terpaksa. Gejalanya hari ini adalah cara-cara banyak orang ingin segera menjadi “miliuner seketika”, seperti orang Amerika membuat instant tea, atau dengan mudah mendapat gelar sarjana sampai memalsukan atau membeli gelar sarjana, supaya segera dapat pangkat, dan dari kedudukan berpangkat cepat bisa menjadi kaya.
9. Manusia Indonesia kini tukang menggerutu ((halaman 42)) tetapi menggerutunya tidak berani secara terbuka, hanya jika dia dalam rumahnya, atau antara kawan-kawannya yang sepaham atau sama perasaan dengan dia.
10. Cepat cemburu dan dengki terhadap orang lain yang dilihatnya lebih dari dia.
11. Manusia Indonesia juga dapat dikatakan manusia sok ((halaman 43)). Kalau sudah berkuasa mudah mabuk berkuasa. Kalau kaya lalu mabuk harta, jadi rakus.
12. Manusia Indonesia juga manusia tukang tiru. Kepribadian kita sudah terlalu lemah. Kita tiru kulit-kulit luar yang memesonakan kita. Banyak nyang jadi koboi cengeng jika koboi-koboian lagi mode, jadi hipi cengeng jika sedang musim hipi.
Juli 25, 2008 pukul 8:58 am
Tuk Intelejen:
maturnuwun telah memberi tahu foto dian…….suka juga ngeliatnya….(good looking lah)
kalo foto IT profesional ogah ngeklik……lah masa pisang makan pisang………..
Maju terus …. elpiji….eh Sawangan.
Juli 25, 2008 pukul 9:49 am
eh mas intelejen….dicariin Pak Bambang Sadono tuh…hehehehe
Juli 25, 2008 pukul 11:03 am
Eh ternyata warga TM yg konflik belum pada masuk penjara yaaaa… pak polisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii neh masih ribut aja
Juli 26, 2008 pukul 11:35 pm
semakin tambah tidak menarik thread ini, jadi ajang copy paste
Juli 28, 2008 pukul 3:29 am
justru menariknya krn copy paste dll, jadi thread-nya rame………….coba kalo gak ada yg posting, mati dech threadnya…(kasihan yg bikin kalo sampai mati)
biar lengkap:
Arema malang kalah…..hiksss harusnya sedih tapi lihat penontonnya yg kreatif jadi terhibur dech,,,,,,
Juli 28, 2008 pukul 4:37 am
Waah, rame juga ya thread ini. Apalagi dengan bumbu2 fitnah yang makin kemana2. Terbukti langsung kan, apa yang saya tulis beberapa minggu yang lalu mengenai fitnah2 atas keluarga kami.
).
SIlahkan saja yang percaya dan yang masih minat untuk menjelek2an mungkin mau mengarang cerita yang lebih seru. Saya percaya waktu, tenaga, dan pikiran anda sebenarnya masih bisa dimanfaatkan untuk hal2 yang lebih bermanfaat.
Karena dari semua yang menulis jelek tentang saya/keluarga saya, tidak ada satupun yang berani menemui saya untuk menjernihkan masalah (barangkali saya melakukan suatu kesalahan pada mereka tanpa saya sadari), saya yakin sebenarnya dia sendiri takut (berbohong pada diri sendiri, berbuat dzalim pada kami, dan pada Tuhannya kalau masih memiliki). Beraninya hanya menulis tanpa menunjukkan identitas (nama atau alamat) yang jelas. Saya sepenuhnya percaya bahwa tiap tindakan buruk kita kepada orang lain akan selalu ada balasannya, hanya tinggal tunggu waktu saja. Begitu pula dengan kebenaran. Jika ingin mengenal keluarga kami lebih objective bisa datang langsung ke Taman Melati untuk membuktikan apakah fitnah2 dari pihak2 yang menyamarkan nama tsb adalah kebohongan belaka. Dan jelas sekali motifnya serta ngarangnya (karena terlalu hiperbola dan dramatis seperti sinetron2 indonesia
Jadi, silakan , kami akan selalu memantau komentar2 anda selanjutnya. Semoga Tuhan selalu menyertai anda.
Juli 28, 2008 pukul 6:25 am
Meskipu rumah Tai Wa Ngi, jauh sekali dengan tempat kerja, Priok – Sawangan, lumayan jauhnya kan ?, tapi nggak masalah dimasa mendatang ada bensin murah seharga Rp 1500,– per liter, kalau nggak ketipu seperti kelakuannya Joko Suprapto, berikut ceritanya dari tetangga belakang rumah:
Bensin Dari Biota Laut: 1500 rupiah per Liter
Ditulis pada Februari 12, 2008 oleh mybagusalfa
Ternyata ada lagi nih alternatif bahan bakar, dari biota langsung lagi (bukan fosil). Oktannya mencapai 94. Cuman saya gak begitu yakin, apa bisa dijual. Soalnya khan memang di dunia ini masih dikuasai oleh Kartel BBM dari fosil. Bahan bakar alternatif dan mobil alternatif kayaknya gak bakalan mampu di sikut oleh pengusaha BBM ini deh. Yah kita doakan saja, supaya BBM biota laut ini dipergunakan untuk masyarakat. Tapi apa ya ada, penemuan bisa di gratiskan. Artinya bisa jadi berhenti di Laboratorium saja, kecuali kalo dibuka untuk umum, untuk kesejahteraan rakyat banyak. Berikut petikan beritanya.
Kutipan dari :
MOTOR PLUS No 467/Vlll 9 – 16 Feb 2008 halaman 13
http://www.motorplus-online.com/articles.asp?id=12003
Bahan bakar Nusantara
Krisis energi mendorong banyak orang berkreasi dan melakukan
Penelitian.
Termasuk penelitian tentang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin
langka dan makin mahal harganya. Inilah yang mendorong BSW
Adjikoesoemo dari komunitas Indonesia Bangkit melakukan riset biota
laut yang dapat menghasilkan minyak.
“Saya riset bertahun-tahun. Saya sadar bahwa negeri ini 50%
dikelilingi laut yang sangat kaya biota laut atau semacam plangton,
bisa diolah menjadi minyak mentah. Dan hasilnya berupa BBM setara
Pertamax. Karena kadar oktannya sudah mendekati 94. Dan harga jualnya
cukup menggiurkan karena hanya Rp 1.500 per liter,” buka BSW
Adjikoesoemoe.
Akhirnya, “Temuan ini diberi nama Bahan Bakar Nusantara (BBN),” jelas
BSW Adjikoesoemoe saat dijumpai di Perum Griya Mahkota, Blok J, No.
16, Yogyakarta.
Menurutnya, untuk memproduksi BBN ini, tidak diperlukan biaya mahal.
Karena biaya produksi per liter hanya perlu biaya antara Rp 340-500.
“Jadi, memang sangat murah sekali. Dan dipastikan rakyat Indonesia
tidak mengeluh boros mengeluarkan uang untuk membeli BBM yang saat
ini teramat mahal,” kata pria biasa disapa Bung AK ini.
Biota laut masih dalam bentuk aslinya diproses atau diolah dan
menghasilkan beberapa bagian. Di antaranya 60% air, 10% residu atau
ampas dan 30% minyak mentah. Dari hasil yang 30% minyak mentah
diproses lagi dengan cara penyulingan dan menghasilkan bensin, solar
dan minyak tanah. Ampas juga bisa untuk pakan ternak, pupuk dan
apabila dicampur tanah akan jadi seperti aspal.
Dan untuk perkembangbiakan biota laut, bisa dilakukan di darat dengan
kelembapan tertentu. Pemanenan biota laut, bisa dilakukan setiap 10
hari sekali. Setiap satu hektar lahan dapat menghasilkan 140 ribu
liter.
“Nantinya temuan ini akan saya serahkan ke pemerintah, biar mereka
yang mengelola. Disamping itu, agar rakyat di negeri ini menjadi
makmur,” tutup Adjikoesoemo yang masih kerabat Sri Sultan ini.
KOMENTAR DARI AKADEMIS
Dr. Supranto yang Ketua Pasca Sarjana Teknik Kimia Universitas Gagah
Mada (UGM) Yogyakarta membenarkan adanya temuan biota laut yang dapat
diolah jadi minyak.
Biota laut yang dikembangkan berupa tumbuhan atau sejenis rumput
laut. Atau tanaman rendah yang bayak mengandung asiri dan hidro
karbon.
“Biota laut jenis ini tidak terlihat mana batang, daun ataupun bunga,
karena bentuknya sama semua. Dan jenis ini memang bisa dikembangkan
di darat dengan kadar kelembapan udara tertentu,” jelas bapak murah
senyum ini.
Dikatakan lebih lanjut, untuk pengolahan bisa ditempuh dengan dua
cara. Yaitu, dengan ekstilasi, dimana biota laut diolah dengan cara
dilarutkan dalam solven atau pelarut. Pelarut bisa berupa etanol,
alkohol atau benzena.
Cara kedua lewat langkah destilasi. “Atau orang biasa menyebutnya cara
penyulingan. Relatif lebih murah dari langkah yang pertama. Karena
dengan sistem pemanasan, akan dipisahkan menjadi bahan bakar padat,
cair dan gas,” terangnya lagi..
Bahan bakar gas yang dimaksut LPG biasa dipakai untuk keperluan
masak. Sedang yang cair bisa berupa minyak tanah, solar dan bensin.
Dan dari hasil penyulingan itu, akan dihasilkan pirolosis atau termal
craking. Itupun masih harus dipisahkan lagi antara bensin, solar, dan
minyak tanah. Dan bensin yang dihasilkan mengandung oktan antara 86-
94 atau hampir setara Pertamax.
Juga akan terasa agak wangi karena kandungan alkoholnya tinggi. “Dan
tidak menutup kemungkinan bahwa temuan Adji ini merupakan loncatan
yang luar biasa dan harus digandeng oleh pemerintah selaku pihak yang
sangat berkompeten,” tutupnya penuh harap.
HASIL UJI COBA MOTOR PLUS
1. Warna bensin kuning seperti Premium pada umumnya
2. Saat dicium, bau bensin memang rada lebih wangi. Kata Dr. Supranto
karena masih mengandung alkohol.
3. Diuji di Yamaha Mio, bahan bakar yang sebelumnya ada di tangki dan
karburator tentu dikuras.
4. Kemudian dituangkan bensin dari biota laut ini sebanyak setengah
liter untuk dicoba.
5. Motor distandar tengah, mesin dinyalakan beberapa saat. Memainkan
putaran mesin dan digas sampai mentok.
6. Motor dijalankan mulai dari Jl. Kaliurang, Km 6,5 menuju Kaliurang
yang kontur jalannya semakin naik. Mulai dari jalan pelan dan stabil
antara 30-40 km/jam.
7. Dicoba kecepatan tinggi setelah memasuki wilayah Pakem Km 15,
jalan mulai naik dan turun. Pada kecepatan tinggi mesin juga tidak
menimbulkan gejala mbrebet. Dan begitu sampai Kaliurang, bensin habis
dan tidak mengalami hambatan.
Juli 28, 2008 pukul 6:38 am
SELAMAT SIANG SAUDARA SAUDARAKU TERCINTA DI BUMI NUSANTARA, UNTUK YANG TERHORMAT IBU DIAN, MOHON BERSABR IBU, MUNGKIN ORANG YANG SELALU MENEBAR FITNAH ITU BERPENYAKIT HATI DAN BERPENYAKIT JIWA, SERAHKAN SAJA KEPADA SANG KHALIK SEMOGA DIBUKAKAN PINTU MAAF DAN AMPUN DARI TUHAN, BERUKUT PENCERAHAN DARI KAWAN LAMA SAYA DAN KUPERUNTUKKAN ORANG ORANG YANG SAKIT HATINYA, COBALAH MAWAS DIRI SEBELUM MAKIN BERTAMBAH DOSAMU DI DUNIA INI.
Macam-macam arti penyakit hati dan sifat buruk manusia :
1. Iri Hati
Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat
yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati
yang diperbolehkan dalam ajaran agama adalah iri dalam hal berbuat kebajikan,
seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya di kemudian
hari. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran.
2. Dengki
Dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha untuk
menghilangkan nikmat tersebut. Sifat ini sangat berbahaya karena tidak ada orang
yang suka dengan orang yang memiliki sifat seperti ini.
3. Hasut / Hasud / Provokasi
Hasud adalah suatu sifat yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar
amarah / marah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belah
persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar
sesama.
4. Fitnah
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan adalah suatu kegiatan menjelek-jelekkan,
menodai, merusak, menipu, membohongi seseorang agar menimbulkan permusuhan
sehingga dapat berkembang menjadi tindak kriminal pada orang lain tanpa bukti
yang kuat.
5. Buruk Sangka
Buruk sangka adalah sifat yang curiga atau menyangka orang lain berbuat buruk
tanpa disertai bukti yang jelas.
6. Khianat / Hianat
Hianat adalah sikap tidak bertanggungjawab atau mangkir atas amanat atau
kepercayaan yang telah dilimpahkan kepadanya. Khianat biasanya disertai bohong
dengan mengobral janji. Khianat adalah ciri-ciri orang munafik. Orang yang telah
berkhianat akan dibenci orang disekitarnya dan kemungkinan besar tidak akan
dipercaya lagi untuk mengemban suatu tanggung jawab di kemudian hari.
Iri Muncul dari Membandingkan
Kecemburuan, iri hati, dan dengki adalah musuh hidup manusia. Sikap ini sangat
meracuni. Sayang, banyak orang tidak menyadarinya.
iri hati muncul setiap saat karena kita cenderung membandingkan diri kita dengan
orang lain. Pikiran yang seharusnya difokuskan pada diri sendiri justru
berpaling ke orang lain, sehingga timbul rasa iri.
Setiap orang sebenarnya memiliki hidupnya sendiri. Setiap orang memiliki proses
dan jalannya masing-masing. Karena itu, kita tidak bisa dan bahkan tak adil bila
saling membandingkan diri, “Kita akan tersesat karenanya,”
Pada dasarnya, inti dari iri hati adalah keterikatan. Kalau kita masih terikat
pada satu hal, dan tidak bersyukur pada apa yang sudah diterima, kita akan
cenderung memalingkan wajah ke orang lain. Rumput tetangga akan terlihat lebih
hijau daripada rumput halaman sendiri.
Padahal, rumput kita sendiri bisa saja lebih berkualitas.
- Orang yg bisa memahami orang lain adalah orang yg pandai.
- Orang yg bisa memahami dan mengerti diri sendiri adalah orang yg sadar.
- Orang yg bisa mengalahkan orang lain adalah orang kuat / bertenaga.
- Orang yg bisa mengalahkan diri sendiri adalah orang yg benar2 ksatria yg gagah
perkasa.
- Orang yg bisa merasa kecukupan dan tahu diri, serta tidak banyak mengharapkan
hal2 yg absrut / tidak banyak mengkhayal, adalah orang yg benar2 kaya.
- Orang yg pantang mundur dalam perjuangan hidupnya, adalah orang yg punya
semangat dan cita2 yg tinggi.
Thank you & Salam,
Kasman/Asing
Juli 29, 2008 pukul 1:31 am
Tai Wa Ngi,
Kebanyakan kopi paste-nya…susah bacanya nech…bisa diambil kesimpulannya aja gak? cukuplah 2 baris saja biar mudah dicerna…
Ada yg suka nonton Liga Super Indonesia gak? kemarin koq persija gak jadi main?????
Juli 29, 2008 pukul 3:05 am
buset…
moderator dah ga peduli lagi yah dengan thread ini?
Juli 29, 2008 pukul 4:56 am
TEMAN TEMAN PANDAI PANDAILAH MENGAMBIL MANFAAT YANG TAMPIL DI THREAD INI, SEBAIKNYA TEMAN TIDAK PERLU MENANGGAPI SECARA EMOSIONAL YANG BERLEBIHAN DAN NGAWUR.
BERIKUT TIP UNTUK ANDA YANG BARU TINGGAL DI KOMPLEK PERUMAHAN TENTANG CIRI CIRI MANUSIA INDONESIA, DENGAN DEMIKIAN TEMAN TEMAN BISA MENYESUAIKAN ATAU MEMANFAATKAN APA YANG TEMAN BELUM KETAHUI CIRI CIRI MANUSIA PADA UMUMNYA. BERIKUT DIBAWAH JUGA ADA HUBUNGANNYA DENGAN TREAD INI, SELAMAT MENIKMATI HIDUP DI KOMPLEK PERUMAHAN, KALAU GUE SIH KAYANYA LEBIH RILEK DI KOMPLEK PERKAMPUNGAN, ADEM AYEM, WARGAYNA RUKUN, GUYUB DAN TAAT AMA KETUA ADATNYA.
Ciri-Ciri Manusia Indonesia
Mochtar Lubis dalam bukunya “Manusia Indonesia Sebuah Pertanggung Jawaban” mennyebutkan beberapa ciri manusia Indonesia antara lain:
1. Hipokritis alias munafik. ((halaman 23))
Berpura-pura, lain di muka – lain di belakang, merupakan sebuah ciri utama manusia Indonesia sudah sejak lama, sejak meraka dipaksa oleh kekuatan-kekuatan dari luar untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya dirasakannya atau dipikirkannya ataupun yang sebenarnya dikehendakinya, karena takut akan mendapat ganjaran yang membawa bencana bagi dirinya.
2. Segan dan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya, putusannya, kelakuannya, pikirannya, dan sebagainya. ((halaman 26))
“Bukan saya’, adalah kalimat yang cukup populer di mulut manusia Indonesia. Atasan menggeser tanggung jawab tentang suatu kegagalan pada bawahannya, dan bawahannya menggesernya ke yang lebih bawah lagi, dan demikian seterusnya.
3. Berjiwa feodal ((halaman 28)).
Meskipun salah satu tujuan revolusi kemerdekaan Indonesia ialah untuk juga membebaskan manusia Indonesia dari feodalisme, tetapi feodalisme dalam bentuk-bentuk baru makin berkembang dalam diri dan masyarakat manusia Indonesia. Sikap-sikap feodalisme ini dapat kita lihat dalam tatacara upacara resmi kenegaraan, dalam hubungan-hubungan organisasi kepegawaian (umpamanya jelas dicerminkan dalam susunan kepemimpinan organisasi-organisasi isteri pegawai-pegawai negeri dan angkatan bersenjata), dalam pencalonan isteri pembesar negeri dalam daftar pemilihan umum. Isteri Komandan, isteri menteri otomatis jadi ketua, bukan berdasar kecakapan dan bakat leadershipnya, atau pengetahuan dan pengalamannya atau perhatian dan pengabdiannya.
4. Masih percaya takhyul ((halaman 32))
Dulu, dan sekarang juga, masih ada yang demikian, manusia Indonesia percaya bahwa batu, gunung, pantai, sungai, danau, karang, pohon, patung, bangunan, keris, pisau, pedang, itu punya kekuataan gaib, keramat, dan manusia harus mengatur hubungan khusus dengan ini semua.
Kepercayaan serupa ini membawa manusia Indonesia jadi tukang bikin lambang. Kita percaya pada jimat dan jampe. Untuk mengusir hantu kita memasang sajen dan bunga di empat sudut halaman, dan untuk menghindarkan naas atau mengelakkan bala, kita membuat tujuh macam kembang di tengah simpang empat. Kita mengarang mantera. Dengan jimat dan mantera kita merasa yakin telah berbuat yang tegas untuk menjamin keselamatan dan kebahagiaan atau kesehatan kita.
5. Artistik ((halaman 38))
Karena sifatnya yang memasang roh, sukma, jiwa, tuah dan kekuasaan pada segala benda alam di sekelilingnya, maka manusia Indonesia dekat pada alam. Dia hidup lebih banyak dengan naluri, dengan perasaannya, dengan perasan-perasaan sensuilnya, dan semua ini mengembangkan daya artistik yang besar dalam dirinya yang dituangkan dalam segala rupa ciptaan artistik dan kerajinan yang sangat indah-indah, dan serbaneka macamnya, variasinyam warna-warninya.
6. Watak yang lemah ((halaman 39))
Karakter kurang kuat. Manusia Indonesia kurang dapat mempertahankan atau memperjuangkan keyakinannya. Dia mudah, apalagi jika dipaksa, dan demi untuk ’survive’ bersedia mengubah keyakinannya. Makanya kita dapat melihat gejala pelacuran intelektuil amat mudah terjadi dengan manusia Indonesia.
7. Tidak hemat, dia bukan “economic animal” ((halaman 41)). Malahan manusia Indonesia pandai mengeluarkan terlebih dahulu penghasilan yang belum diterimanya, atau yang akan diterimanya, atau yang tidak akan pernah diterimanya. Dia cenderung boros. Dia senang berpakaian bagus, memakai perhiasan, berpesta-pesta. Hari ini ciri manusia Indonesia menjelma dalam membangun rumah mewah, mobil mewah, pesta besar, hanya memakai barang buatan luar negeri, main golf, singkatnya segala apa yang serba mahal.
8. Lebih suka tidak bekerja keras ((halaman 41)), kecuali kalau terpaksa. Gejalanya hari ini adalah cara-cara banyak orang ingin segera menjadi “miliuner seketika”, seperti orang Amerika membuat instant tea, atau dengan mudah mendapat gelar sarjana sampai memalsukan atau membeli gelar sarjana, supaya segera dapat pangkat, dan dari kedudukan berpangkat cepat bisa menjadi kaya.
9. Manusia Indonesia kini tukang menggerutu ((halaman 42)) tetapi menggerutunya tidak berani secara terbuka, hanya jika dia dalam rumahnya, atau antara kawan-kawannya yang sepaham atau sama perasaan dengan dia.
10. Cepat cemburu dan dengki terhadap orang lain yang dilihatnya lebih dari dia.
11. Manusia Indonesia juga dapat dikatakan manusia sok ((halaman 43)). Kalau sudah berkuasa mudah mabuk berkuasa. Kalau kaya lalu mabuk harta, jadi rakus.
12. Manusia Indonesia juga manusia tukang tiru. Kepribadian kita sudah terlalu lemah. Kita tiru kulit-kulit luar yang memesonakan kita. Banyak nyang jadi koboi cengeng jika koboi-koboian lagi mode, jadi hipi cengeng jika sedang musim hipi.
Juli 29, 2008 pukul 5:56 am
DARIPADA TINIMBANG NGEUNJING YANG TIDAK ADA MANFAATNYA, LEBIH BAIK MEMBACA APA YANG DITAYANGKAN DI THREAD INI, ITUNG ITUNG BELAJAR BAGAIMANA BERTEMPAT TINGGAL DI KOMPLEK PERUMAHAN YANG ELIT KAYA TM INI, ELIT ?????,. APALGI BAGI MEREKA MEREKA YANG BARU PERTAMA KALI TINGGAL DI PERUMAHAN SEKELAS TM, BISA BISA MERASA OKB, MAKA DARI ITU MEMPARHATIKAN INFORMASO DO THREAD INI TIDAK ADA RUGINYA, SEMUA ITU TERGANTUNG ORANG NYA MASING MASING, MAMOUKAH MENCERNA HAL HAL YANG POSITIF DAN BERSUMBER DARI MANA SAJA ASALNYA, MESKIPUN DARI WEDUSGIBAS. BERIKUT ADA SEKELUMIT CIRI CIRI MASARAKAT YANG DI IDAMKAN:
Ditulis oleh majalahkawansejati di/pada Februari 22, 2008
Mungkin timbul pertanyaan dalam benak kita, bagaimanakah sebenarnya corak masyarakat yang dikehendaki oleh Islam, yang pernah terjadi dalam sejarah, yang sedang kita rindukan dan kita perjuangkan sekarang ini?
Masyarakat yang dikehendaki islam dan sangat diinginkan oleh kita semua ialah para pemimpin berlaku adil, melindungi dan menyayangi, lemah-lembut dan berakhlak tinggi, orang pandainya tawadhuk dan merendah diri. Setiap yang bergaul dengannya senang hati dan puas hati. Si kaya atau yang berada sombongnya tiada, tidak menunjuk-nunjuk dan tidak berbangga. Mereka menjadi bank kepada masyarakat dan negaranya. Apa lagi fakir miskin, dapat pembelaan dari mereka. Mereka disayangi dan menyayangi. Tidak ada orang yang sakit hati kecuali orang yang hasad dengki.
Masyarakat yang ditunggu kelahirannya itu ialah orang alim atau para ulama senantiasa menjadi obor penyuluh hidup setiap manusia ke jalan yang diredhai oleh Tuhan. Belas kasihan kepada si jahil, sering memberikan pengajaran kepada mereka. Lemah-lembut kepada manusia. Kasih sayangnya amat terlihat. Melihat muka mereka teringat kepada Allah. Mereka sangat disayangi oleh manusia. Mereka adalah tempat rujuk dan sandaran manusia.
Masyarakat yang kita nanti-nanti kedatangannya ialah kalau mereka orang miskin sabarnya amat terlihat, tidak meminta-minta, jauh sekali menipu. Tidak ada keluh-kesah, hidup mereka tetap tenang dan menenangkan. Orang banyak tidak merasa bahwa mereka fakir miskin karena mereka tidak pernah meminta-minta dan menyusahkan orang, padahal mereka amat miskin.
Masyarakat yang kita tunggu-tunggu ketibaannya ialah orang tua dihormati karena wibawanya tinggi dan dijaga. Semakin tua semakin dekat dengan Tuhannya. Kata-katanya bak mutiara, sangat memberi pengajaran kepada manusia. Makin mereka tua, makin disayangi oleh manusia. Mereka tidak disia-siakan apa lagi oleh anak-anak dan cucu-cucunya.
Selain itu, masyarakat yang kita inginkan ialah muda-mudinya berakhlak mulia, malunya amat terlihat. Lebih-lebih pemudi-pemudi dan wanita-wanitanya. Pergaulan bebas tiada, rajin bekerja, gigih berjuang menegakkan kalimah Tuhannya. Mereka tidak berfoya-foya. Waktu mereka diisi dengan hal-hal yang sebaik-baiknya. Mereka sangat mempertahankan martabat agama, bangsa dan negara. Mereka laksana pagar dan bentengnya.
Lebih jauh dari itu, masyarakat yang kita idam-idamkan ialah tidak ada kemungkaran dan maksiat terang-terangan. Kejahatan tiada, kalau ada pun sekali-sekali, karena manusia telah takut dengan Tuhannya dan sangat mencintai Akhiratnya. Barang-barang yang tercecer atau hilang akan ditemukan kembali atau dipulangkan kembali. Perempuan-perempuan yang berjalan sekalipun seorang diri tiada siapapun yang mengganggu dan menodainya, bahkan keselamatan dan martabat mereka dijaga bersama, seperti keluarga sendiri sekalipun mereka tidak dikenali.
Masyarakat itu juga adalah masyarakat yang mana tetangga dengan tetangga sangat hormat-menghormati, jaga-menjaga, saling menengok, saling memberi, tolong-menolong, bantu-membantu, ziarah-menziarahi apa lagi di waktu sakit. Masing-masing mengambil berat satu sama lain terutama di waktu tetangga mendapat kesusahan, selalu ada orang yang membantu dan membelanya.
Begitu juga masyarakat yang kita rindukan ialah, orang yang bersalah mudah meminta maaf, yang tidak bersalah mudah memberi maaf walaupun tidak diminta. Dendam-mendendam tidak ada, hasad dengki tidak terjadi, pembunuhan jauh sekali, hidup toleransi menjadi budaya. Dunia tidak menjadi rebutan hingga saluran yang menjadikan perselisihan dan pertengkaran tidak ada. Dunia penuh dengan kasih sayang yang harmoni.
Masyarakat yang sedang diidam-idamkan oleh manusia ialah setiap orang yang susah, miskin dan mendapat kemalangan tidak ada yang dibiarkan, saling berebut orang yang memberi pertolongan dan bantuan. Mereka yang susah dan miskin itu merasa sangat mendapat pembelaan. Walaupun mereka susah pada lahirnya, hakikatnya tidak susah karena semua orang mengambil berat tentangnya. Bahkan, orang yang miskin itu lebih senang daripada orang yang hidup kaya, karena orang miskin banyak yang memberi dan yang mengambil perhatian daripada orang kaya.
Masyarakat yang dikehendaki itu ke mana saja kita pergi atau bermusafir sangat mudah kita menjadi tetamu. Berebut orang menerima kita, selalu ada bantuan dan pertolongan. Jika tersesat, selalu ada yang menunjuk jalan. Di dalam berdagang, tidak merasa seorang diri, karena selalu ada kawan-kawan atau kenalan yang baru.
Begitu juga masyarakat yang kita inginkan itu bahwa ayatullah dan kebesaran Allah serta syiar-Nya nampak di mana-mana. Ke mana saja kita pergi terlihat orang beribadah, menutup aurat, memberi salam dan menjawab salam, membaca Al Quran, belajar agama, berbudi bahasa, berbudaya mulia, tolong-menolong, toleransi, mengutamakan orang lain, menjamu dan mudah menerima tetamu, memberi dan membantu.
Begitulah selanjutnya masyarakat yang dicita-citakan itu kelihatan para ulama, pemimpin, guru-guru, ibu bapak atau orang tua dihormati dan dimuliakan. Anak-anak dikasihi, suami isteri kasih-mengasihi, orang yang susah diberi atau mendapatkan simpati, berteman setia, khianat-mengkhianati tiada, amanah dijaga, tanggung-jawab ditunaikan, janji ditepati, keuzuran dimaafkan dan diterima.
Selanjutnya masyarakat Islam itu, ke mana saja kita pergi tidak ada kelihatan ada manusia yang berleha-leha membuang waktu, tidak ada manusia yang menganggur tidak ada kerja, tidak terlihat manusia berfoya-foya, yang hidup tidak tahu tujuannya. Masing-masing kelihatan sibuk membuat kerja-kerja yang baik dan memberi manfaat baik untuk Tuhannya maupun untuk manusia.
Masyarakat yang kita mau, manusia sibuk membangun, aktif membuat kemajuan, tapi tidak terjadi kemungkaran bersamanya. Tidak ada korupsi, tidak ada tipu-menipu, tidak ada penindasan, tidak ada kelalaian. Tidak ada pelanggaran syariat. Semakin maju dan membangun manusianya, semakin tawadhuk, pemurah, bersyukur dan makin takut kepada Allah. Maka berjalanlah serentak kemajuan fisik dengan kemajuan rohani. Bahu membahu antara kemajuan lahir dengan kemajuan batin. Berjalan beriringan kemajuan jasmani dengan kemajuan spiritual. Dunia Akhirat sama-sama terbangun. Tingginya kemajuan, hebatnya kemajuan bukan melambangkan lagi keangkuhan manusia tapi menggambarkan keagungan Allah, kebesaran Pencipta, lambang kekuasaan Allah dan limpahan nikmat dan rahmat-Nya.
Kesan-kesan dari itu, orang yang bukan Islam atau kalau masih ada lagi golongan minoritas Islam yang hatinya masih jahat, maka mereka malu untuk berbuat jahat. Mereka juga merasa bersalah kalau akan berbuat sesuatu yang jahat. Walaupun mereka bukan malu kepada Tuhannya tapi malu dengan manusia, mereka merasa tidak pantas melakukannya. Ia juga secara tidak langsung dapat membantu ketenangan dan keamanan masyarakat. Berkat dari banyak orang yang telah baik, lebih-lebih karena mereka sayang dan cinta dengan pemimpin, para ulama dan orang-orang kaya, mereka yang adil, pemurah, kasih dengan orang banyak, memiliki akhlak mulia dan berwibawa, maka mereka tidak terdorong untuk melakukan kejahatan.
Oleh karena itu, masyarakat menjadi aman, damai, bersatu, berkasih-sayang, tenang, senang, bahagia dan harmoni, hilang rasa ketakutan dan yang membimbangkan. Orang banyak tidak takut lagi dengan kejahatan manusia. Mereka merasa tidak akan ada lagi orang yang mau menipu, mencuri hartanya, berkhianat, mengambil kesempatan, yang akan mengambil peluang untuk kepentingan diri, dan kejahatan-kejahatan lainnya. Terjadilah satu kehidupan seperti yang Allah Taala gambarkan melalui Al Quran yang maksudnya: “Negara yang aman, makmur dan mendapat keampunan Tuhan.” (Saba`:15).
Masyarakat yang kita gambarkan di atas tentunya adalah idaman kita semua. Dan tentunya tidak ada yang mau menolak dengan keadaan masyarakat yang seperti ini. Semua golongan tidak peduli agama, bangsa dan negaranya amat merindukan keadaan seperti ini bukan?
Masyarakat yang kita gambarkan inilah yang menjadi idaman kita yang kita sedang berusaha dan perjuangkan, yang kita mimpikan wujudnya di dalam realitas kehidupan kita. Dan insya Allah di akhir zaman ini, Allah telah berjanji melalui lidah Rasulullah saw, bahwa Islam akan bangkit dari sebelah Timur. Akan terjadi lagi kegemilangan Islam untuk yang kedua kalinya (baca vol 8 tentang pembagian zaman menurut Rasulullah saw).
Ini adalah kabar gembira untuk rumpun bangsa Melayu, dan semua bangsa yang inginkan keamanan dan kedamaian. Imperium itu bukan dicetuskan oleh orang politik, bukan melalui sistem demokrasi, komunis, atau sistem lain yang ada di dunia pada hari ini. Tetapi ia akan terjadi melalui dakwah dan tarbiah dengan penuh kasih sayang. Ia akan berjalan penuh dengan aman damai, harmoni, semua bangsa akan gembira dan bahagia. Kehidupan yang penuh ketakutan dan pancaroba sudah berlalu. Semua bangsa dan negara ingin bernaung di bawah pemimpin ini.
Pada waktu itu terjadilah kemakmuran yang luar biasa. Kemakmuran yang utama ialah manusia hidup dengan penuh kasih sayang, bersatu padu, rasa bersama dan bekerja sama. Kemudian disusul pula dengan kemakmuran dari sudut kebutuhan makan minum dan tempat tinggal. Hidup satu sama lain laksana satu keluarga. Curiga mencurigai sudah tiada. Ke mana saja kita pergi dan di manapun tiada ketakutan lagi. Bergembiralah kita semua dengan zaman kegemilangan itu yang tidak lama lagi akan menjadi kenyataan.***
Ciri-Ciri Munafik Sejati (Siri Akhir)
“Berikut adalah sifat-sifat munafik seterusnya. Sesungguhnya orang munafik tidak ada peluang untuk mencium bau syurga, apatah lagi memasukinya. Muhasabahlah ke dalam diri masing-masing.
21. Beruzur dengan berdalih dusta
Firman Allah s.w.t. “Di antara mereka ada orang yang berkata; Berilah saya izin (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus ke dalam fitnah. Ketahuilah bahawa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah. Dan sesungguhnya neraka Jahannam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.” (At-Taubah: 49)
22. Menyuruh kemungkaran dan mencegah kemakrufan
Mereka menginginkan agar perbuatan keji tersebar di kalangan orang-orang beriman. Mereka menggembar-gemburkan tentang kemerdekaan wanita, persamaan hak, penanggalan hijab. Mereka juga berusaha memasyarakatkan nyanyian dan konsert, menyebarkan majalah-majalah lucah dan narkotik.
“Orang-orang munafik lelaki dan perempuan, sebahagian dengan sebahagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.” (At-Taubah: 67)
“Apabila dikatakan kepada mereka; Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul, nescaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (An-Nisaa: 61)
“(Pujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (pujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia; Kafirlah kamu, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata; Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu kerana sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam.” (Al-Hasyr: 16)
23. Bakhil
Orang-orang munafik sangat bakhil dalam hal-hal kebajikan. Mereka menggenggam tangan mereka dan tidak mahu bersedekah atau menginfakkan sebahagian harta mereka untuk kebaikan, padahal mereka orang yang mampu dan cukup.
24. Lupa kepada Allah s.w.t.
Segala sesuatu berbentuk material akan diingat selalu, kecuali Allah s.w.t. Oleh sebab itu, mereka sentiasa ingat kepada keluarga, anak-anak, nyanyian-nyanyian, bernafsu serakah dan segala sesuatu yang berhubung dengan duniawi yang keterlaluan. Dalam fikiran dan batin mereka tidak pernah terlintas untuk mengingati (zikir) kepada Allah s.w.t. kecuali sebagai penyamaran semata-mata.
25. Mendustakan janji Allah s.w.t. dan RasulNya
Firman Allah s.w.t. “Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata; Allah dan RasulNya tidak menjanjikan kepada kami selain tipu daya.”
26. Sombong dalam berbicara
Orang-orang munafik selalu sombong dan angkuh dalam berbicara. Mereka banyak bercakap dan suka memfasih-fasihkan ucapan. Setiap kali berbicara, mereka akan selalu mengawalinya dengan ungkapan perkataan-perkataan yang menakjubkan agar tampak seperti orang hebat, mulia, berakal dan berpendidikan. Pendek kata apabila berbicara dia sering menunjuk-nunjuk kebesaran diri. Pada hal dia tidak memiliki kemampuan apa pun. Sama sekali tidak memiliki ilmu tersebut bahkan menyerlahkan lagi kemunafikannya.,
27. Tidak memahami Ad-Din
Orang-orang munafik tidak sama sekali memahami perkara-perkara agama. Dia tahu bagaimana mengenderai kereta dan mengerti perihal enjinnya. Dia juga mengetahui hal-hal remeh-temeh dan pengetahuan yang tidak pernah memberi manfaat kepadanya meskipun tidak mendatangkan mudarat baginya. Akan tetapi apabila ditanyakan tentang persoalan Ad-Din (Islam) mereka seringkali mengelak atau tidak boleh menjawab.
“Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahawa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pengajaran?” (At-Taubah: 126)
28. Bersembunyi dari manusia dan menentang Allah dengan dosa
Orang munafik menganggap ringan perkara-perkara terhadap Allah s.w.t. MenentangNya dengan melakukan pelbagai kemungkaran dan kemaksiatan secara sembunyi-sembunyi. Akan tetapi ketika dia berada di tengah-tengah manusia, dia menunjukkan sebaliknya; berpura-pura taat kepada Allah.
“Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah berserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahsia yang Allah tidak redhai…” (An-Nisaa: 108)
29. Senang dengan musibah yang menimpa orang-orang beriman dan dengki terhadap kebahagiaan mereka.
Orang munafik apabila mendengar berita bahawa seorang yang soleh ditimpa musibah dia akan berasa gembira lalu menyebar luaskan berita tersebut dengan perasaan gembira. “Hanya Allahlah tempat memohon pertolongan. Kami telah mendengar bahawa si fulan telah ditimpa musibah begini dan begitu… semoga Allah memberi kesabaran kepada dia dan kita.” Padahal di dalam hatinya cukup merasa senang dan bangga di atas penderitaan orang beriman tersebut.”
Hayo SIAPA DIA DIANTARA KALIAN SEMUA, ADA YANG MERASA NGGAK ?????????????
Juli 29, 2008 pukul 7:07 am
selamat siang indonesia !!!!!!!!!!!
WASPADALAH WARGA SWANGAN, STATISTIK MENUNJUKKAN SETIAP HATI DI KECAMATAN SAWANGAN TERJADI CURANMOR SEBANYAK SEMBILAN (9) KALI, BAGAIMANA KALAU SUDAH TAHU DAN TEMPE BEGINI ITU YANG NAMANYA “SASAK TINGI” MENGAPA KAGAK DIGREBEG DAN DITANGKAP SEMUA PENADAH DAGING KILOAN MOTER HONDA, SUZUKU, YAMAHA DAN LAIN SEBAGINYA. SUDAH MENJADI RAHASIA UMUM SASAK TINGGI TEMPAT TRANSSAKSI ONDERDIL ATAU BAGIAN MOTOR MOTOR CURIAN.
Juli 29, 2008 pukul 7:10 am
Selamat siang indonesia !!!!!!!!!!!
WASPADALAH WARGA SAWANGAN, STATISTIK MENUNJUKKAN SETIAP HATI DI KECAMATAN SAWANGAN TERJADI CURANMOR SEBANYAK SEMBILAN (9) KALI, BAGAIMANA KALAU SUDAH TAHU DAN TEMPE BEGINI, ITU YANG NAMANYA “SASAK TINGI” MENGAPA KAGAK DIGREBEG DAN DITANGKAP SEMUA PENADAH DAGING KILOAN MOTOR HONDA, SUZUKU, YAMAHA DAN LAIN SEBAGINYA. SUDAH MENJADI RAHASIA UMUM SASAK TINGGI TEMPAT TRANSSAKSI ONDERDIL ATAU BAGIAN MOTOR MOTOR CURIAN. SUDAH BELINYA BOLEH KRIDIT EEEEEEE DIGONDOL PENCURI, KETANGKAP DI GELITIKIN AJA BIAR MATI TERTAWA, KAN NIKMAT.
Juli 29, 2008 pukul 8:11 am
Sasak tinggi disebelah mananya pertigaan bojongsari?
Juli 31, 2008 pukul 2:45 am
THREAD INI JELI JUGA TIDAK MEMASUKKAN “TAMAN MELATI SAWANGAN” , SEBAGAI PERUMAHAN YANG BAIK DI SAWANGAN, PERTANYAANYA APA SAJA PERSYARATAN / KETENTUAN SEBAGAI RUMAH TERBAIK DI SAWANGAN, APAKAH HANYA SUBJECTIVE SEMATA SAJA ????.
Sawangan -salah satu kecamatan di Kota Depok- adalah salah satu dari sekian banyak lokasi potensial di Jakarta sebagai hunian masal. Pada tulisan kali ini kita akan membahas 3 lokasi terbaik di wilayah Sawangan, yang terletak di sepanjang Jl. Raya Muchtar, Depok yaitu:
***Telaga Golf Sawangan, PT. Cisadane Perdana (group Sinar Mas)
***Bukit Rivaria Sawangan, PT Abadi Mukti
***Depok Maharaja, PT Gapura Prima
Agustus 1, 2008 pukul 3:04 pm
GW saranin jangan pernah beli rumah di TELAGA JAMBU SAWANGAN!! BUSEEEETTTTT harganya boookk!! PD amat tuh developer..kemakan promosi dimana2 diskon 50jt kita yang niat cari rumah berharap perumahan bagus nih!! ternyata amit2!! mana marketingnya pada OON! alias BEGO! ditanya untungnya beli rumah dengan seharga GILA ini kagak ada yang bisa JAWAB!! AMPUNN!! katanya sih TERBAIK! TERBAIK MAHALNYA kALEEEE!!! eh denger2 banyak crita mistik ALIAS BANYAK HANTUNYA!! jelas di BELAKANG PERUMAHAN ada KUBURANNYA!! SEREMMMMM beli MAHAL2 RUMAH untuk tidur AMA SETANNNN!!! nih rekomen PURI BALI TOP BGT!!! marketing HANDAL n HARGA emang REALISTIS!! so bergabung ama gw ya!
Agustus 1, 2008 pukul 3:08 pm
OYA TAMBAHAN tuh PROGRAM PROMOSI 50 juta UDAH LAMA BANGET, TEMEN2 AMPE PADA CRITA TUH DEVELOPER AMBIL UNTUNG BANGET, TELAGA JAMBU SAWANGAN tiap bulan kata naik HARGA tapi promosi diskon SAMA AJA!! NIPU BANGET YA!! ini kenyataan loh, GW SURVEY SENDIRI ke YANG UDAH NETEP disitu, kata yang keluar dari mereka cuma ATU! MENYESAL!!!!!! Hidup PURI BALI
Agustus 1, 2008 pukul 3:38 pm
sepakat..berbekal comment awal2 tentang perumahan baru telaga jambu sawangan terutama komentar dari saudara GALIH ternyata emang cuman isapan JEMPOL, harga terlalu mahal untuk ukuran sawangan, apa developernya tidak survey lokasi dulu sebelum memberikan harga? untuk kualitas bangunan mungkin jadi lebih unggul tapi kalau liat lokasinya yang terpelosok nggak sebanding deh, sekitar minggu lalu kesana mana marketing yang denger2 dielukan HEBAT, yang ada marketing yang nggak ngerti apa2, mana kakuuuuuuuuuuuuuuuuuuu terutama yang terima kami sekeluarga, pakai Jilbab tapi sok pencicilan.. jangan deh beli rumah disana nggak ada untungnya sama sekali, malahan RUGI, untung saya mengurungkan niat beli disana, itu juga dengar saran dari para tetangga yang kebetulan ngerumpi..AMIT2 deh, kekeluargaan kalau modelnya kayak penghuni telaga jambu sama bikin sengsara deh, yang ada saling cekcok antar tetangga kalau ada masalah, nggak banget deh.. mana nggak ada fasilitas, tapi pantes developernya nggak py pengalaman, saran sih tetap TELAGA GOLF the best!! developer punya nama, harga jauh lebih murah daripada TELAGA JAMBU, ngekor nama aja TELAGA tapi asli beda deh..nggak percaya buktiin sendiri ngobrol sama para tetangga! dijamin NGACIRRRRRRRRRRRRR
Agustus 2, 2008 pukul 9:01 am
Sabtu ini sy baru aja mengunjungi Telaga Golf, lingkungannya lumayan asri dan terkesan sebagai hunian menengah ke atas.. kyknya bakal di jadiin nih mau ambil Cluster Great Britain, mumpung ready stock. Akad kredit disetujui lgs huni deh..
Agustus 4, 2008 pukul 10:50 am
Sebelum menentukan pilihan : beli TELAGA JAMBU ATAU TAMAN MELATI??? pertimbangan harga mengeyampingkan telaga jambu (Busyet memang mahal banget boo di kelasnya). apalagi kalo tau ada kuburan deket telaga jambu lebih saya tidak meliriknya. Jaman sekarang sebenarnya gak usah takut sama kuburan kan udah ada penerangan lampu, cuma kesan orang itu loh kalo denger kuburan…apalagi anak anak. akhirnya saya pilih taman melati. TAMAN MELATI dekat SITU PENGASINAN, seperti ada DANAU, jadi nilai plusnya : air gak usah khawatir susah di musim kemarau karena dekat danau, terus kalo anak anak mau main perahu perahuan ke situ pengasinan aja, jalan kaki juga sampai. rekreasi murah loh cuma 6 ribu 15 menit anak kita senang banget gak jauh jauh naek perahu ke ancol. sambil naik perahu kita bisa menyaksikan genteng-genteng perumahan taman melati yang berjajar rapi. so..ada nilai plusnya taman melati dibanding telaga jambu.
Agustus 4, 2008 pukul 11:25 am
Saya penghuni baru di Taman Melati Sawangan. Masalah keamanan di perumahan ini sudah ada kemajuan. Walaupun Saya belum menetap, beberapa kali mencoba tinggal beberapa hari di rumah baru Saya di Blok FA 30. Ketika masuk kerja jam 4 pagi (dinihari) kebetulan saya dpt fasilitas mobil jemputan kantor, ternyata satpam Taman Melati meneliti betul kendaraan jemputan saya meski jelas mobil ini berstiker stasiun TV swasta. Sejak masuk dari pintu gerbang pertama diminta meninggalkan ID Card perusahaan atau KTP (Oooops ternyata Satpam pintu depan tidak tidur!!!) tidak hanya itu, Sopir kantor saya juga diantar Satpam ke blok rumah saya dengan sepeda motor. Jadi tidak benar kalo Satpam kerjannya tidur dan tidak meneliti kendaraan yang masuk kompleks. Cuma pengetatan itu hanya berlaku untuk tengah malam, dinihari dan subuh hari saja. Ketika saya dijemput jam 10 malam hal itu tidak berlaku. di jam itu mobil masih lalu lalang bebas.
Cuma sayangnya, sebagai orang baru yang belum menetap, saya merasa didiskriminasikan developer. Contoh soal stiker kendaraan. Sudah dua kali saya bolak balik ke kantor Pemasaran Taman Melati depan hanya untuk meminta stiker kendaraan untuk motor dan mobil sulitnya minta ampun. terakhir minggu lalu Saya bersama penghuni FB 05 yang punya motor baru juga kembali harus kecewa kata mba DS, stiker dipegang sama Pak Anu, dia sedang rapat di pusat dll. Sampai sekarang pun tak ada pihak pemasaran yang mengantar stiker itu ke rumah saya atau tetangga saya yang butuh stiker itu. (kelihatanya sudah tak peduli dengan kebutuhan wargannya) Saya jadi iri dengan tetangga yang motor dan mobilnya berstiker melati. bahkan iri sama tukang ojek pengasinan yang juga punya stiker itu di motornya (mungkin warga taman melati ada yang ngojek ya???) Saya sekarang anggap sudahlah gak terlalu penting dengan stiker developer. Toh masih punya stiker pemberian pak RW yang menurut saya meski warnannya kusam tapi tak terlalu sulit mendapatkannya bahkan waktu itu stiker diantar langsung sama pak RW ke rumah saya.
Saat perumahan mati lampu, setiap kendaraan yang keluar kompleks diperiksa, kalo ada stiker boleh keluar masuk. kalo tidak ditanyain macem2. Jadi sebenarnya ada manfaatnya stiker, Tadi pagi saya pulang kerja sempat dihadang Satpam depan kolam renang. Mau kemana pak? saya jawab mau pulang? oh maap pak, Saya tidak lihat stikernya, warnannya kusam sih??? (jelas aja stiker RW!!) barulah saya dipersilahkan masuk. Mana nih saya tunggu stikernya di FA 30 dan FB 05 kalo gak ada lagi bilang aja nanti saya bikin sendiri aja pake logo macan atau kucing garong !!!
Oh ya satpam yang tadi saya liat memegang kartu ID untuk tamu warga, kelihatannya masih baru dan Saya setuju dengan keamanan yang ketat untuk kebaikan wargannya, tapi mana nih stikernya???
Agustus 5, 2008 pukul 5:07 am
buat dua diatas: “kang dadang” dan “ndank”
ih kompak banget ngebela Taman Melati, mudah2xan warga TM beneran bukan mahluk bayaran
Agustus 5, 2008 pukul 8:21 am
assalamualaikum wr wb ,
waahhh ternyata taman melati terkenal ya walaupun mungkin terkenalnya nda seharum namanya. saya adalah warga taman melati sejak dari bulan februari 2007 di block EA no.12 ( yang mau silaturahmi monggo silakan pintu rumah saya terbuka lebar-lebar).
walaupun cukup sedih saya membaca tentang taman melati yang penuh dengan permasalahan, tapi saya tetap bersyukur saya sudah memiliki rumah walaupun masih nyicil tapi nasib saya lebih beruntung di bandingkan saudara-saudara kita yang belum memiliki rumah atau tinggal di tempat2 yang kurang layak.
memang betul di TM ada suatu perbedaan pandangan mengenai IPL, sehingga menjadi terbagi dua, ada yang ke masih dikelola developer dan ada yang dikelola sama pihak RW, tapi mudah-mudahan itu tidak mengganggu nilai-nilai silaturahmi, karena kalau menurut saya tidak ada korelasinya apabila masalah IPL disangkut-pautkan dengan harus mengganggu nilai-nilai silaturahim. dan kalau saya lihat keduanya berjalan masing2 dan antara warga yang ikut ke developer ataupun ke pengelolaan RW tetap bertegur sapa pada saat bertemu. buktinya pada saat acara pertandingan agustusan baik itu volly, futsal, basket ataupun batminton , semuanya berjalan sukses dan penuh dengan nilai-nilai selaturahmi yang tinggi hehehehe,….disitu nga keliatan tuh ada perbedaan masalah pengelolaan lingkungan. saya ( warga RT 06 ) adalah salah satu yang ikut pengelolaan masih ke developer. ya alhamdulillah selama ini silaturahmi tetap berjalan. pada saat saya ketemu dengan pak RW atau perangkat RW yang lain ya saling tegur dan salaman dan ngobrol ngalor ngidul hehehehe,….
Alhamdulillah kalau saya pribadi masih merasa nyaman tinggal di taman melati, walaupun memang ada beberapa permasalahan, saya anggap itu wajar karena namanya juga hidup bermasyarakat nga seru kalau nga ada permasalahan, yang penting kita bisa jadikan itu sebagai pembelajaran diri untuk menjadi lebih baik.
saya yakin TM akan lebih baik ke depannya dengan masyarakat yang guyup dan penuh dengan potensi setelah melalui pembelajaran yang sekarang lagi berjalan. amiiin.
nanang
TM EA12
Agustus 6, 2008 pukul 4:23 am
Wass. War. Wab. untuk mang Nanang,
Kalau seandainya seluruh warga penghuni TM pola pendekatan pikir dan jiwanya seperti mang Nanang, ya Insya Alloh, hidup di TM akan tenteram dan damai. Memang Mang kita harus bisa memisahkan dan memilah masalah yang ada disekitar kita, HUBUNGAN SOSIAL ANTAR MANUSIA & SYSTEM PEMERINTAHAN YANG SAH DI DEPOK ini.
Pada dasarnya sebagai macluk sosial kita harus pandai pandai membawa diri untuk saling berinteraksi dimanapun kita berada, sudah seharusnya saling menghormati latar belakang sosial, budaya, keyakinan dan hak masing individu. Yang report kalau kita seandainya menemukan anggota warga yang memang kedewasaan jiwanya belum matang, meskipun orang tersebut sudah berumur, alias sudah bau tanah. Masalah seperti ini dimanapun kita berada selalu ada, mungkin Alloh sudah mengatur seperti itu, contoh ada warga akan merasa senang dan berbahagia kalau bisa mempengaruhi orang lain atau tetangganya agar bisa mengikuti kehendaknya, masalahnya kalau tujuannya positip untuk kebaikkan di lingkungan dimana kita berada, itu sih baik baik saja. Manusian seperti ini biasa kurang percaya dirinya tinggi sekali, oleh karenanya dia berusaha mencari aktualisasi, pengakuan, tetapi kadang dengan cara pendekatan yang tidak tepat. Ada yang ngakunya dosen dan kalau di kampus suka nggampar, menempeleng dan menyiksa mahasiswanya APA MAKSUDNYA HAL BURUK ITU DIKOMUNIKASIKAN KEPADA WARGA/TETANGGA SEKITARNYA?????????, tidak lain ingin menunjukkan cara cara kekerasan disekitarnya, agar dia ditakuti, ternyata setelah di konfirmasi dimana ybs mengaku dosen dia hanya seorang staf administrasi belaka. Pada dasarnya jaman sekarang sudah tidak tepat lagi menggunakan cara cara PREMAN, gunakanlah pendekatan yang CERDAS dan BERLANDASAKAN KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU DI NKRI ini. Ada warga yang lain di entah berantah sana yang kebiasaannya membuat kisruh, gosip negatif dan onar di komplek, setelah ditelusuri darimana dia asal tinggal, ternyata tetangga / warga ditempat asalnya mengamini, memang orang tersebut waktu tinggal di Perumahan R. ya kelakuannya memang tidak terpuji, sehingga terkucilkan oleh warga, makanya pindah ketempat lain. PR Untuk Mang Nanang, bagaimana kita bisa menyadarka mereka mereka itu agar TM yang namanya indah ini bukan hanya sekedar nama yang identik dengan keharuman bunga m. Tanggung jawab warga TM secara keseluruhan untuk mencoba menyadarkan orang orang seperti tersebut diatas. Kasihan tetangga dekatnya dan warga TM secara keseluruhan. Saya berpikir apakah ini memang sengaja dikondisikan seperti ini agar kita tidak pernah GUYUP, RUKUN, KOMPAK DAN SETERUSNYA, karena kalau warga sampai guyup, rukun, kompak akan sangat membahayakan SI PENGEMBANG, mengapa karena pengembang masih banyak belum memenuhi hak hak warga TM sebagai konsumen AR. Pengembang nampaknya juga menciptakan management konflik, coba anda perhatikan dari masalah fasos dan fasum, semuanya di bangun di wilayah kelurahan Pengasinan, bagaimana hak hak warga yang berdomisili di wilayah Kelurahan Deren Mekar ?. Mang Nanang ini hanya sekedar pendapat orang bodoh seperti saya, semoga pendapat tersebut tidak benar sepenuhnya, apalah diriku yang hina dina ini.
Pekerjaan besar warga TM, adalah menyatu padukan warga dalam satu wadah, satu visi, satu misi dan satu filosofi, ini perlu dirumuskan secara serius agar pola pikir warga sama dengan satu tujuan / GOAL, dengan mengedepanka SITUASI, KONDISI, TOLERANSI, MASYARAKAT TIMUR kalau disingkat SIKONTOLMATI. Warga perlu tindak lanjut bukan hanya memutar balikkan fakta, hanya memberikan gosip yang tidak terpuji, sekali lagi bukan hanya NATO.
Wassalam, kalau ada warga TM tidak berkenan semoga memaafkan diriku yang HINA DINA INI, hanya Alloh lah yang maha mengetahui apa apa yang dimaksudkan pada tulisan ini, semua dimaksudkan untu kebaikkan bersama.
Agustus 6, 2008 pukul 4:37 am
Kang Ndank, masalah stiker kendaraan TIDAK ADA ARTINYA SAMA SEKALI, mengapa ?, stiker TM hanya untuk promosi dari bagian pemasaran, bukan untuk system pengamanan di perumahan TM. Coba saja anda perhatika kalau di pertigaan Pengasinan, di Bjongsari atau di pasar Parung buanyak sekali motor / kendaraan yang menggunakan stiker TM, tetapi bukan warga TM. Sejauh yang aku ketahui STIKER PENGAMANAN seharusnya ada nomor polisi kendaraan tersebut serta alamat rumah yang bersangkutan, dan data data tersebut tidak bisa dengan mudah dirubah begitu saja. Makanya warga tm, seharusnya meminta kepada HANSIP nya agar mencatat di buku jurnal setiap kendaraan yang keluar masuk komplek perumahan, tanpa memperhatikan kendaraan tersebut ber stiker atau tidak. STIKER tm Sekali lagi bukan stiker system pengamanan, hanya stiker promosi belaka.
Agustus 6, 2008 pukul 4:38 am
Koq di dominasi warga TM nech…..perumahan yg lain mana?????
share info donk……………..biar tambah wawasan
info lain:
Nanti sore Persitara vs Arema di ANTV jam 15.30 WIB
Agustus 6, 2008 pukul 6:18 am
Haloo Kentut kusub, mau bicara BOLA hayoooo,
Dribbling Sebagai Salah Satu Teknik Dasar Sepakbola
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sepakbola adalah suatu permainan beregu yang dimainkan masing-masing regunya terdiri dari sebelas orang pemain termasuk seorang penjaga gawang. Sepakbola adalah permainan yang sangat populer, karena permainan sepakbola sering dilakukan oleh anak-anak, orang dewasa maupun orang tua.
Saat ini perkembangan permainan sepakbola sangat pesat sekali, hal ini ditandai dengan banyaknya sekolah-sekolah sepakbola (SSB) yang didirikan. Tujuan dari permainan sepakbola adalah masing-masing regu atau kesebelasan yaitu berusaha menguasai bola, memasukan bola ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin, dan berusaha mematahkan serangan lawan untuk melindungi atau menjaga gawangnya agar tidak kemasukan bola. Permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang memerlukan dasar kerjasama antar sesama anggota regu, sebagai salah satu ciri khas dari permainan sepakbola.
Untuk bisa bermainan sepakbola dengan baik dan benar para pemain menguasai teknik-teknik dasar sepakbola. Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik, pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula.
Teknik-teknik dasar dalam permainan sepakbola ada beberapa macam, seperti stop ball (menghentikan bola), shooting (menendang bola ke gawang), passing (mengumpan), heading (menyundul bola), dan dribbling (menggiring bola).
Khusus dalam teknik dribbling (menggiring bola) pemain harus menguasai teknik tersebut dengan baik, karena teknik dribbling sangat berpengaruh terhadap permainan para pemain sepakbola. Teknik dribbling (menggiring bola) terbagi menjadi tiga macam :
1. Teknik dribbling dengan kura-kura bagian dalam.
2. Teknik dribbling dengan kura-kura penuh (punggung kaki).
3. Teknik dribbling dengan kura-kura bagian luar.
Disamping itu, kecepatan dalam dribbling (menggiring bola) sangat dibutuhkan untuk menunjang penguasaan teknik tersebut. Kecepatan adalah kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan yang sejenis secara berurut-urut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya atau kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
B. Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini penulis rumuskan sebagai berikut :
1. Bagaimana sejarah permainan sepakbola ?
2. Apa saja teknik dasar permainan sepakbola ?
3. Apa yang dimaksud dribbling ?
4. Bagaimana kelebihan dan kekurangan dribbling ?
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini antara lain untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan pengalaman penulis mengenai masalah yang dibahas dalam makalah ini. Disamping itu, tujuan penulisan ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Telaah Artikel.
D. Teknik Dasar Permainan Sepakbola
Pada dasarnya permainan sepakbola merupakan suatu usaha untuk menguasai bola dan untuk merebutnya kembali bila sedang dikuasai oleh lawan. Oleh karena itu, untuk dapat bermain sepakbola harus menguasai teknik-teknik dasar sepakbola yang baik.
Untuk dapat menghasilkan permainan sepakbola yang optimal, maka seorang pemain harus dapat menguasai teknik-teknik dalam permainan. Teknik dasar bermain sepakbola adalah merupakan kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan atau mengerjakan sesuatu yang terlepas sama sekali dari permainan sepakbola.
Adapun mengenai teknik dasar sepakbola dapat penulis jelaskan sebagai berikut :
1. Teknik tanpa bola, yaitu semua gerakan-gerakan tanpa bola terdiri dari :
a. Lari cepat dan mengubah arah.
b. Melompat dan meloncat.
c. Gerak tipu tanpa bola yaitu gerak tipu dengan badan.
d. Gerakan-gerakan khusus untuk penjaga gawang.
2. Teknik dengan bola, yaitu semua gerakan-gerakan dengan bola, terdiri dari :
a. Mengenal bola
b. Menendang bola (shooting)
c. Menerima bola : menghentikan bola dan mengontrol bola
d. Menggiring bola (dribbling)
e. Menyundul bola (heading)
f. Melempar bola (throwing)
g. Gerak tipu dengan bola
h. Merampas atau merebut bola.
i. Teknik-teknik khusus penjaga gawang.
Dalam penulisan makalah ini penulis mengambil salah satu teknik dasar sepakbola yaitu teknik menggiring bola (dribbling), karena teknik ini dapat dilakukan dengan berbagai variasi dalam melakukannya, antara lain menggiring bola menggunakan kaki bagian luar, bagian dalam, dan punggung kaki.
E. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Sepakbola modern dilakukan dengan keterampilan lari dan operan bola dengan gerakan-gerakan yang sederhana disertai dengan kecepatan dan ketepatan. Aktivitas dalam permainan sepakbola tersebut dikenal dengan nama dribbling (menggiring bola). Menggiring bola diartikan dengan gerakan lari menggunakan kaki mendorong bola agar bergulir terus menerus di atas tanah. Menggiring bola hanya dilakukan pada saat-saat yang menguntungkan saja, yaitu bebas dari lawan.
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan-pelan, oleh karena itu bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Tujuan menggiring bola antara lain untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Menggiring bola (dribbling) memiliki beberapa kegunaan yaitu sebagai berikut :
1. Untuk melewati lawan
2. Untuk mencari kesempatan memberikan bola umpan kepada teman dengan tepat.
3. Untuk menahan bola tetap dalam penguasaan, menyelamatkan bola apabila tidak terdapat kemungkinan atau kesempatan untuk dengan segera memberikan operan kepada teman.
Untuk bisa menggiring bola dengan baik harus terlebih dahulu bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik. Dengan kata lain, seorang pemain tidak akan bisa menggiring bola dengan baik apabila belum bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik.
F. Kelebihan dan Kurangan Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Tidak setiap teknik dasar dalam permainan sepakbola akan selalu berhasil dilakukan dalam setiap pelaksanaan pertandingan. Akan tetapi, teknik-teknik dasar tersebut dipengaruhi oleh berbagai hal dan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak terkecuali pada teknik dasar menggiring bola (dribbling).
Berikut ini dapat penulis jelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan teknik menggiring bola (dribbling) :
1. Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian luar yaitu bila menggunakan kaki kanan dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
2. Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian dalam adalah dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
3. Kelebihan dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Sedangkan kelemahannya adalah kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.
DAFTAR PUSTAKA
Luxbacher, Joseph A., 2004, Sepakbola, edisi kedua, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.
Soekatamsi, 1997, Permainan Besar I Sepakbola, Jakarta, Universitas Terbuka.
Sudjarwo, Iwan dan Nurdin, Enur, 2005, Permainan Sepakbola, Diktat, Tasikmalaya, PJKR FKIP Universitas Siliwangi.
Agustus 6, 2008 pukul 7:19 am
Maturnuwun ….. bagus untuk referrensi……
Agustus 6, 2008 pukul 7:22 am
SOLO – 06/08/08. Arema tak ingin mengulang hasil buruk seperti saat gagal meraih kemenangan pada dua laga kandangnya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Bahkan dampaknya, lima poin hilang dari kandang. Kini, punggawa Singo Edan bertekad mencari poin penuh sebagai pengganti kegagalan tersebut. Sasarannya adalah dua laga terdekatnya, meski harus tampil di luar kandang.
Yakni, dijamu Persitara Jakarta Utara (7/0 dan Persib Bandung (11/0, di Stadion Manahan Solo. Belum lagi, Arema kini tampil di tempat netral setelah Persitara dan Persib tidak mendapat izin Polda Jawa Barat menggelar laga di Bandung.
‘’Insya Allah, kami dapat meraih hasil maksimal di dua away lawan Persitara dan Persib. Kami terus memaksimalkan persiapan dan menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi permainan dua lawan tersebut. Terdekat, kami konsentrasi melawan Persitara,’’ terang pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo, kemarin.
Mantan bomber Arema di era 90-an ini mengatakan, untuk merealisasikan target tersebut, dia akan meningkatkan kekuatan di semua lini.
Utamanya, sektor tengah dan belakang yang belum menjalankan perannya dengan maksimal pada laga sebelumnya. Lini belakang, begitu mudah ditembus lawan dan tengah belum mampu menjadi otak serangan.
Di sektor belakang, amunisi Arema lebih lengkap dengan siap tempurnya stopper Suroso usai pulih dari cedera tendon betis kaki kirinya.
Sedangkan Ahmad Sambiring Usman dan Ronny Firmansyah bisa menjadi alternatif penambah kekuatan lini tengah Arema usai keduanya bermasalah dengan cedera engkel.
‘’Para gelandang dan defender memang harus lebih meningkatkan koordinasi saat bermain. Selain menjalankan perannya, mereka juga harus aktif membuka peluang bagi lini depan agar bisa mencetak gol,’’ terang Gethuk. (mpost)
Agustus 6, 2008 pukul 8:04 am
Ikutan yuk buktikan diri sebagai GIBOL Sejati dengan menjadi Manajer Fantasy Liga Inggris, caranya gampang ko….tinggal registrasi dengan klik langsung ke :
http://fantasy. premierleague. com
Setelah terdaftar, langsung susun Team Anda untuk ditandingkan dengan Manajer Fantasy Lainnya.
Setelah TEAM RESMI Terbentuk,
terus Cari: Create or join a league with your friends klik: Setelah Terbuka, klik : Join League.
Cara mainnya gampang kok:
1. Budget 100 dipakai untuk memilih 15 Pemain.
11 Pemain inti dan 4 Cadangan.
2. Tiap Klub di Liga Inggris maksimum hanya bisa dipilih 3 Pemain.
Contoh : kalau kita sdh milih Rio Ferdinand, Ronaldo & Tevez (MU), kita tdk
diijinkan milih pemain MU lainnya.
3. Tiap “Gameweek” hanya boleh mengganti 1 Pemain, mengganti lebih
dari 1 Pemain angka dipotong 4 per pemain.
4. Tiap pilihan pemain yg tampil, jd man of the match, clean sheet, dapat kartu kuning/merah dll masing-masing memiliki point tersendiri (lebih jelasnya bisa lihat kolom Rules)
Ok Selamat Registrasi sambil nunggu kompetisi yang dimulai tgl. 16 Agustus 2008.
Agustus 6, 2008 pukul 9:14 am
Waduh, Thans buanget, untuk Mat Klewer.
Agustus 6, 2008 pukul 9:23 am
HIkssss main fantasy EPL, sayang kagak bisa sempurna karena saya tidak bisa nonton EPL di tv (gak langganan astro), cuma bisa baca berita dan nonton cuplikan di berita
Bisanya nonton ISL……di antv
Agustus 6, 2008 pukul 9:28 am
Terima kasih tanggapan LOWOIJO, (bukan KOLORIJO)…Kudu developer denger tuh..stiker harus ada nomor polisi kendaraan, tercatat terdata dll..
Tapi kalo stiker developer dianggap stiker promosi developer, berarti yang dari Pak RW : stiker promosi Pak RW donk he he he????
Agustus 6, 2008 pukul 9:40 am
INFO : Hari sabtu dan Minggu kemarin Fly Over Ciputat sudah dilalui…kayaknya memang sudah dibuka walau belum di resmikan.
Tapi ya tetep aja, gak mecahin kemacetan..angkot-angkot itu pada ngetem seenaknya di ujung Fly Over….Percuma!!! (ini mirip underpass pasarminggu ujungnya macet karena metromini nunggu orang keluar stasiun, terus mirip juga underpas senen, ujungnya macet) Percuma!!!
INFO RENCANA TOL : Rencana tol Antasari-Sawangan sampe sekarang masih gelap, gak ada perkembangan lagi.
Rencana tol Cinere-Jagorawi kalo liat berita di Koran monitor depok edisi baru baru ini, awal Agustus rencannanya akan ada pemerataan tanah dan warga Kalimanggis Depok menolaknya karena ganti rugi tertinggi cuma 600 rb permeter, sedangkan warga nuntut 2,1 jt permeter….
susah juga ya bikin jalan tol
Agustus 6, 2008 pukul 9:59 am
Halooo Mang Ndank,
OOOOOOOO jadi stikernya berbagai macam ?????, kalau lowoijo sih nggak makai stiker stiker an, maskudnya jidat ane tanpa stiker, gitu lho.
Agustus 6, 2008 pukul 10:06 am
Ya kalau permeter warga nuntut 2,1 jt rupiahm ya wajarlah, check aja NJOP nya, WARGA MENUNTUT GANTI UNTUNG, dia nggak mau ganti rugi. La Kok enak lewat toll mbayarnya mahal kok pembebasan tanahnya maunya murah, kecuali kalu lewat toll gratis mungkin warga mau menyerahkan begitu saja ke pemda. Itung itung beramal jariah, pahalanya kan ngalir terus, apalagi yang menggunakan jalan ntar orang banyak, kalau bikin jalan untuk lewat ANJING aja memperoleh pahala, ya memang sementara ini di dunia nggak ada yang gratisan, kecuali kalau kentut gratis dan boleh dimana saja dan kapan saja. Bukan kentut busuk lho ya, ini kentut beneran.
Agustus 7, 2008 pukul 1:09 am
udah banyak kejadian, nge junk seperti ini (membahas sesuatu yg gak ada hubungannya dgn judul thread) akan membunuh situs yg bersangkutan. tapi klo di pikir2x lagi, owner nya di Anjar aja udah gk peduli sama blog ini, yah make sense lah kalo byk yg nge junk di biarin aja. berhubung blog in masih bnyk peminat nya, maka sy bikin satu trik utk membaca isi blog ini tanpa harus membaca materi2x junk itu, caranya, tekan Ctrl+F, ketik keyword yg ingin anda baca, misalnya nama perumahan atau nama lokasi tertentu. dgn cara bgitu, sy bisa menghemat waktu tanpa harus kecapaian membaca tulisan junk panjang lebar yg content nya belum tentu ada hubungannya dgn yg kita inginkan. thx
Agustus 7, 2008 pukul 6:12 am
wah mas mas di sini dikhitannya sudah smp semua kali yah, jadi sebelum khitan udah sempat onani… alhasil sekarang pelampiasan nge-junk, karena dulu sempat harus puasa nggak bisa onani wkt dikhitan hehehe….
Agustus 7, 2008 pukul 8:03 am
Pembebasan…….biasanya warga aji mumpung dengan adanya proyek ……harga jual biasa (perkampungan) per meter paling 500rb, krn ada proyek ya jadinya 2jt, Kapan lagi dapat duit banyak…..
Tapi jangan salah harga semahal itu harus bagi bagi ama calo…sehingga yang nyampe ke warga (pemilik tanah) ya tetep 500rb.
Paling benar gak usah bikin jalan tol, tapi bikin jalan non tol tapi sangat lebar dan halus mulus………………dijamin semua org puassss….pembebasan murah dan pengguna jalan juga gak terbatas yg punya duit utk bayar tol, semua bisa pakai……….adil kan…..
Agustus 8, 2008 pukul 7:16 am
therad ini lucu ya ada info: perumahan terbaik, perumahan terburuk, sepakbola terkini, siraman rohani, ada juga tips kepribadian serta tukang sunat jg ada. Sebaiknya kalau mas anjar sudah tidak peduli, sebaiknya kita peduli dengan judul awal “perumahan terbaik di sawangan” setuju gak????
Trims ya buat develper TM sudah mengantarkan stiker yang saya gunjang ganjing ke rumah. Saya berpendapat sebagai perumahan baru stiker masih diperlukan karena satpam juga baru dan belum mengenal betul penghuninya. Mungkin kalo perumahan berdiri sudah puluhan tahun ga pake stiker lagi cuma sapa satpam yang kenal juga beres kok.
LOWOIJO emangnya jidatnya mau dipromosikan??? kok ditempel stiker segala????
soal pembebasan tanah kan sudah ada UU dan perpresnya no 36 tahun 2005 tentang Pengadaan tanah bagi Pelaksaan Pembangunan Bagi Kepentingan Umum.
Kalo buat tol menyangkut kepentingan umum proses pembebasan tanah mengacu pada perpres itu.
Agustus 8, 2008 pukul 9:26 am
jaman soekarno, pembebasan tanah gitu lancar2x aja, karena soekarno bisa mempersatukan semua org, jadi kompak berkorban demi kpentingan negara. beda ama skarang, mo mbebasin tanah buat tol dan banjir kanal timur aja susahnya minta ampun. jadi masalahnya bukan soal duit ganti rugi sebenarnya, tapi pemimpin negara nya yg gk bisa menginspirasi rakyat nya utk berkorban. udah gk di percaya lah kasarnya. pikir rakyat, “mereka aja gitu, ngapain gw ikut ikutan idealis juga, mending mata duitan aja skalian, pemimpin nya kasi contoh nya bgitu juga kok”. makanya kalo pemilu jangan asal nyoblos aja, lihat bobot bibit bebek nya, kalo gk ada yg ok, gk usah nyoblos lah, biar maho tuh mereka. denger2x bakrie udah setor 200 trilyun buat JORR2, jadi gak mungkin di batalkan, tinggal masalah waktu aja. 200 trilyun vs warga yg anti tol ??? mimpi kali yeeeeee, bakal kena libas tuh warga nya, sama preman dan polisi yg tiap hari nyatronin mereka, ancam sana ancam sini, jiper lah lama lama, apalagi klo udah punya anak. duit udah pasti menang, emang kedengarannya gk enak di kuping, tapi itu fakta jaman skarang sih, mo gimana lagi?
Agustus 11, 2008 pukul 6:50 am
Menurut rumor preman yang betugas membebaskan lahan TOLL sudah banyak berkeliaraan di Sawangan. Mudah mudahan segera dibagi bagi itu japrem nya.
Agustus 11, 2008 pukul 8:22 am
Salam semua,
Mau minta advis ni.
Saya berencana membeli rumah sederhana 150-200jtan di sekitar sawangan, cinere-limo, pancoran mas (pertimbangan lokasi berada di tengah2 tempat aktifitas saya di kebayoran lama dan istri di depok).
Sementara saya mempunyai alternatif di perumahaan D’ area pertama cinangka (jl amsar / abdul wahab) dan poin mas pancoran mas.
Kira2 mana yang lebih patut dipilih dari segi kenyamanan lingkungan, keamanan, kemudahan akses, dll standar hunian nyaman.
Thanks atas tanggapan bpk/ibu yth.
Agustus 12, 2008 pukul 5:09 am
Salam Anwar,
Kalau gue sih sarankan beli aja di mana, tapi hati hati jangan sudah beli rumah terus diusir ama tetangga sebelah. Karena di mana saja ada preman yang suka ngusir warga, dengan tujuan agar pengembangnya pusing tuju keliling, dan merusak reputasi pengemang.
Agustus 12, 2008 pukul 10:22 am
tuk anwar,
Survey kedua lokasi yg diincer, jalan jalan diseputaran lokasi…..nanti kan terasa enakan yang mana.
Sbg tips, kalo buru buru akan ditempati pilih yg udah rame penghuninya….
T
Agustus 13, 2008 pukul 3:04 am
Dear Anwar,
Tampilan pintu gerbang yang rapi, menarik dan kelihatanya bagus dan nyaman, kadanga hanya kamuflase untuk menutupi kekurangannya pengembang. palagi kalau sampeyan datang reconnaisancenya pada hari Sabtu atau Minggu, pasti Anda akan terkagum kagum dan memuji, wah “ENAK YA SATPAM BANYAK, RAPI JALANNYA BERSIH DLSBNYA”. Mengapa sudah routine pengembang akan mengerahkan segala upaya pada hari Sabtu dan Minggu, karena pada umumnya calon pembeli akan datang pada hari libur, sehingga pengembang berusaha menampilkan segala sesuatunya secara penuh, tetapi sebetulnya itu semua SEMU BELAKA. Waspadalah jangan mudah percaya semua KECAPNYA pengembang nomor satu di dunia.
Agustus 13, 2008 pukul 3:59 am
Daftar Perumahan di kota Depok
Perubahan status Depok menjadi kota administratif pada tahun 1999 menjadikan kota ini semakin berkembang pesat menjadi salah satu kota pendukung Ibu kota Jakarta yang cukup di perhitungkan keberadaannya. Contoh sederhananya adalah singkatan Jabotabek yang berkembang menjadi Jabodetabek.
Kelebihan tinggal di depok (terutama yang saya rasakan) di antaranya akses pendidikan dengan banyaknya kampus di sekitar depok termasuk kampus Universitas Indonesia , udaranya yang masih sejuk (walaupun saat ini depok mulai terasa panas ), air tanah yang relatif masih bagus (dibandingkan bekasi dan tanggerang
loh..), bebas banjir (walaupun jalan margonda sudah mulai kebanjiran kalau hujan datang…) ,moda transportasi yang cukup lengkap (dilalui kereta api dan
banyak rute bus), banyaknya pusat perbelanjaan yang cukup lengkap (sepanjang jalan margonda saja ada 3 hypermarket…)
Sedangkan kekurangannya : kemacetan yang luar biasa apalagi di jam-jam berangkat kerja dan pulang kerja (walaupun sudah ada greenway), kualitas jalan banyak yang rusak dan sempit, akses ke jalan tol yang masih jauh, angkot yang luar biasa banyak.
Di depok kalau tidak salah ada 5 stasiun kereta api yaitu : stasiun UI, stasiun Pondok Cina,stasiun Depok Baru, stasiun Depok Lama dan stasiun Citayam,
CMIIW. Dimana ke-5 stasiun ini merupakan jalur kereta api Jakarta Kota – Bogor. Perumahan yang dekat dengan stasiun tersebut adalah perumahan yang berada di sepanjang jalan Margonda seperti Mawar Residence, Pesona Khayangan dan dekat dengan jalan raya citayam seperti Permata Depok Regency.
beberapa perumahan ada yang sudah menyediakan websitenya seperti telagagolf,permata darussalam dan telaga jambu
asal usul kota depok adalah pada jaman dahulu kala ada segerombolan pendekar yang lewat daerah margonda. mendadak muncul petir yang keras sekali, sehingga semua pendekar terduduk dengan serta merta atau dalam bahasa jawa “ndeprok”… untuk mengingat – ingat peristiwa itu, ‘yen ana rejaning jaman kutha iki diarani kutha ndeprok’ yang lambat laun biar lebih keren disebut dengan depok
Untuk anda yang mungkin mencari tempat tinggal di wilayah depok, berikut ini beberapa perumahan yang ada di kota depok yang di susun berdasarkan letaknya.
A. Kecamatan Limo
coridia residence di jl. raya grogol krukut limo…
Gading Depok Residence. Letaknya di daerah Bojongsari, dari jln raya parung-ciputat 700m-an. Kmrn sih wkt ke sana ktr pemasarannya br buka 2 hari jd blm bnyak yg beli. Saya cari di internet jg blm banyak, kynya emang blm bnyk yg tau
B. Kecamatan Sawangan
Permata Sawangan Bedahan menunggu kapan realisasi gardu listriknya?agar kami dapat langsung menempati rumah kami….tolong bersikap profesional Bp. Wing Iskandar dan marketing staffs, mana hak kami sebagai konsumen, berapa lama lagi kami harus menunggu………………………………………………………………………..???
pengembang Kurnia Alam Permai
perumahan taman melati
Lumayan bagus kok perumahannya (soalnya saya punya rmh disitu ihiks..)
developernya PT Adhy realty tipe 27,36,45,54,62
Harganya berkisar 110 jt – 295 jt perumahan pondok indah pancorang mas
letak nya persis sebelah depok maharaja
tipe yang dipasarkan tipe 36. tanah boleh milih
Telaga Golf Sawangan (www.telagagolf.com)
Jl. Raya Muchtar, Sawangan – Depok
Pengembang : PT. Cisadane Perdana (group Sinar Mas)
Kantor Pemasaran : 77888999
Type yang di pasarkan : 143/150 (New Verina)
Bukit Rivaria Sawangan
Pengembang : PT Abadi Mukti
Kantor Pemasaran : 021-70242037 / 98526389
Type yang di pasarkan : 42/90 (Chrysant)
Harga mulai 200 jt-an
Depok Maharaja
Pengembang : PT Gapura Prima
Kantor Pemasaran : 021-77883356 / 7790673
Uang muka : 12jt-an, Cicilan 1,7 jt-an
Fasilitas : dekat dengan DTC (Depok Town Center)
Perum Depok Jaya Agung
pengembang PT. Dicka Sasmita
Saya rencana mau membeli rumah (second) di perum Depok Jaya Agung, tapi sewaktu saya tanyakan IMBnya katanya tidak ada (ada di pengembang ?) bukankah setiap IMB tsb seharusnya di berikan kepada pemilik rumah berikut site plant dari pengembang(copynya)?
Telaga Jambu Sawangan (telagajambu.multiply.com)
Jl. Abdul Wahab Sawangan, Depok
Kantor Pemasaran : 021-70880980
Type yang di pasarkan : 39 / 105, 45 / 136, 55 / 136, 85 / 160, 110 / 160
C. Kecamatan Pancoran Mas
Puri Rangkepan Jaya
Jl. Samudra Jaya, Rangkepanjaya Depok
Kantor Pemasaran : 021-77886656
Type yang di pasarkan 36/84 , 38/72 (Type minimalis)
Harga mulai 80 jt-an
Kelebihan : dekat Masjid kubah mas dan rencana jalan tol
Permata Depok Regency
Pengembang : PT Citrakarsa Hansaprima
Kantor pemasaran : 021-7756580-84
Kelebihan : Dekat stasiun Citayam
sekitar 3 km dari stasiun depok lama, telp: 021-7756580-84
Taman Raya Citayam
Kantor Pemasaran : 021-8784480
Type yang dipasarkan :27/90
D. Kecamatan Beji
Orchid estate
di daerah Beji. tepatnya di Jl. Nangka (belakang Polsek Beji)
akan dibangun sebuah perusahaan Muslim
katanya akan dibangun krg lbh 34 rumah
Pengembang Orchid realty akan meluncurkan proyek perumahan baru di Kukusan (lagi) dan di tanah baru
utk di Kukusan, namanya Orchid Regency letaknya di belakang RS Graha Permata Ibu, dan yg di Tanah Baru namanya Orchid Green Village, yg saya tahu bulan Juni ini mo loncing
Griya Ahmad Dahlan (Perumahan muslim)
Jl. Ahmad Dahlan 6 Kukusan Beji Depok
Kantor Pemasaran : 021-78888610
Type yang dipasarkan : 45/132 (minimalis)
Harga mulai 280 jt-an
Kelebihan : Dekat UI, rencana jalan tol dan margonda
Mawar Residence (Perumahan Muslim)
(www.permata-darussalam.com)
Jl. Mawar 1 Kel.Pondok Cina Depok
Kantor Pemasaran : 021-78888610
Type yang dipasarkan : 36/78
Harga mulai 226 jt-an
Kelebihan : dekat jl. Margonda & UI
Pesona Khayangan Estat
Kantor pemasaran : 021-7777444/ 7777666
Griya Insani kukusan
itu kalau tidak salah letaknya di jalan madrasah kukusan Kecamatan Beji. Termasuk kategori perumahan muslim. Kelebihan dari perumahan ini dekat dengan
kampus UI dan akses ke jalan Margonda. Saya pernah lihat spanduknya beberapa waktu yang lalu, cuma sekarang sudah tidak pernah beredar lagi. Jadi saya
tidak tahu apakah saat ini masih ada rumah yang di pasarkan atau tidak. Coba menghubungi nomor ini : 021-7865666
CV. SEGI TIGA Membuka Perumahan Baru
Tahap 1 Lokasi Curug Agung Rt 03/ 12 Beji Tanah Baru Habis Terjual
Tahap 2 Lokasi Curug Agung Rt 01/ 12 Beji Tanah Baru Habis Terjual
Tahap 3 sebanyak 80 unit Lokasi Curug Agung Tanah Baru Bulan April Mulai Pembangunan
Tahap 4 sebanyak 60 unit Lokasi Pancoran Mas Mampang Bulan April Mulai Pembangunan
Tahap 5 sebanyak 250 unit Lokasi Bojong Gede 1 km Stasiun Bojong Gede Bulan April Mulai Pembangunan
Lokasi Strategis, Adalah kesempatan bagi anda untuk segera memilikinya… segera
hubungi curugasri@gmail.com sebelum kehabisan
E. Kecamatan Sukmajaya
Gema Pesona Depok”
alamatnya jalan tole iskandar no 45, pengembangnya sama dengan Pesona Khayangan, kalo harga hampir sama dengan pesona khayangan
kalau rumah baru tanah 180 bangunan 145 harganya 800 juta, untuk tanah 200 diatas 1 m, ga banjir, airnya pake pam fasilitas lengkap, pokoknya sama kalau tau perumahan pesona khayangan karena mereka satu group,
At-Taisir Indah
Perumahan Pondok Sukmajaya
Kantor Pemasaran : 021-77823557 / 77824515
PERMATA ASRI DEPOK
katanya lokasinya dekat dengan DEPOK CITY / KOTA KEMBANG…
yang saya baca brosurnya masih di wilayah margonda..
Grand Depok City (dahulu Kota Kembang)
Kantor Pemasaran : 021-77833840
Type yang di pasarkan : Sektor Puri Insani
Harga mulai 200 jt-an
Kelebihan : Dekat kantor DPRD dan rumah seleb blog
kebetulan rumah orang tua gue berada di atas kota kembang sektor anggrek (kalimulya). Di kota kembang ingin dijadikan kawasan elite, Sayang pintu gerbangnya dilalui Sutet, dibagian tengah (perumahan yang berada dipinggir jalan) membelah makam kalimulya dan cilodong yang membuat harga jatuh tidak ada peminatnya dan ditambah terlalu banyak yang meminta jatah dari elite pemerintah depok maupun DPRD, buktinya kantor DPRD Depok dan rumah bekas Walikota Depok Badrul Kamal juga memiliki rumah berada ditengah tengah kota kembang. Jadinya beban pengembang menjadi berat sedangkan peminatnya sedikit, dan akhirnya pengembang mengundurkan diri mungkin juga bangkrut, dan sekarang sudah 3 pengembang yang yang bergantian menangani kota kembang, dari DAKSA GROUP, ISPI dan sekarang SMR. mudah-mudahan banyak peminatnya yang membeli kalo tidak kemungkinan akan ganti pengembang lagi……Sayang sekali developernya yang lama (Daksa) ngabur. Sekarangpun developer baru (SMR) kurang “menyentuh”. Jalanan komplek berkualitas buruk, aq batal beli rumah di GDC, sepagian ini aq browsing di net dan berdasarkan data yang aq dapet by phone dari pengembangnya trus aq masukin ke net ternyata semua perumahan SMR group itu sama dengan perumahan yang dibangun sama Daksa group (ex bogor asri)jadinya tingkat keraguanku semakin tinggi takutnya Daksa group ganti nama jadi SMR group
btw SMR itu Sanubari Mandiri Realindo dah aq cek di net ternyata aq gak dapet referensinya sama sekali. Grand Depok City yang punya sekarang kelompok Artha Graha (konglomerat). Lebar jalan GDC gede banget (tiap berangkat kerja lewat situ- kalo pulang kerja kemaleman ga berani),yang diapit oleh 2 sungai dan hutan bambu serta makam dengan pemukiman warga diatasnya, jadi kudu hati2 kalo pulang lewat dari jam 10 malem, banyak kejadian pembegalan motor yang muncul tiba2 dari jalan pemukiman warga. Beberapa minggu lalu saya survey di GDC…emang beberapa cluster sedang dipersiapkan…tapi masih belum ada tanda-tanda mulai pembangunan rumah..kata marketingnya sih rumah baru jadi sekitar 1tahun setelah akad kredit…lama banget ya???
padahal developer lain bisa 3 bln s.d 6bln….
trus DPnya juga bole 0% … padahal ditempat lain minimal 10 s.d 20%.
hal seperti itu yang bikin saya ragu utk beli rumah disitu…karena sepertinya Developernya kurang Pede untuk menjual rumah…
Bahkan ketika saya tawarin DP lebih dari 50%, developernya kurang “welcome”…mungkin takut gagal sehingga bisa ngecewakan seperti dulu. saya sangat kecewa sekali sama pengembang terdahulu, karena untuk mendapatkan rumah saya perlu waktu panjang untuk berdebat dengan daksa kurang lebih 3 tahunan….(capee….deh….) jadi saya mohon untuk para pembeli rumah di GDC jangan terburu nafsu dengan perubahan sekarang ini, tolong dilihat lagi apakah memang sudah benar-benar berubah atau cuma sekedar “kedok” ajah…beberapa bulan lalu aku dah transaksi di GDC (cluster gardenia)sudah bayar tanda jadi, sudah mencicil DP nya, dll…
entah kenapa istri saya agak punya pikiran ganjil tentang GDC… tanya2 lha aku ke kantor Pajak, BPN, sempet menghubungi SMR segala (bukan gedung SMR…tapi… PT SMR) dan jawaban yang saya terima…NOT RECOMENDED… lemes deh aku ma istri… sudah itu kwitansi yang kita terima untuk pembayaran, tanda tangannya tidak disertai nama jelas… kita sudah menanyakan dan meminta supaya di beri nama jelas pd tanda tangan kwitansi… tapi mereka tidak bersedia dengan alaan “kan ditanda tangan diatas materai…” kita bilang “semua orang bisa tanda tangan di materai… tapi siapa yang tanda tangan..??” dan mereka tidak menggubris..
pada akhirnya kita memutuskan untuk membatalkan pembelian tersebut. dengan kerugian +/- 10 jt (karena semua yg sudah kita bayar tidak bisa di re-fund)
ternyata SMR itu hanya ganti baju dari daksa,bahkan saya sudah berminat di sektor anggrek 3 gdc dr rumah yg dijual tp pemilik rumah saja sudah tidak recomend,saya jadi mundur di gdc
bukan maksud mendiskreditkan tapi kenyataannya memang seperti itu, dari semua rumah yang mau di jual di sektor anggrek 3 penjual nya menasehati saya untuk tidak berurusan dengan developernya dan penjual juga maunya cash TIDAK MAU DI KPR KAN karena mereka mau lepas dari DAKSA atau SMR whatever…Mereka juga menasehati tidak mau saya menjadi korban berikutnya.serem banget kan?
tetangga saya di Sektor Melati lagi pada sewot sama pengembang karena Sertipikatnya gak jadi2.
Saran gw buat yg mau beli di GDC jangan sungkan2 ntuk ngobrol / cari info ke penghuni di Sektor Anggrek (1,2,3) Puri Insani sama sektor Melati.
Coba tanya ke mereka “Gampang gak mereka dapat sertipikatnya?”.
Grand Depok City d/h Kota Kembang Depok Raya memang sangat-sangat merugikan para pembelinya, khususnya Anggrekers (sebutan untuk cluster Anggrek 1 – 3).
Sampai akhirnya warga yang mengurus sendiri surat-suratnya. Perjuangan yang tidak sia-sia kaena surat akhirnya berangsur-angsur turun, kecuali para pembeli cash
Bella Casa
Jl. Tole Iskandar – Depok
Kantor Pemasaran : 021-775-4646/775 4747
Type yang di pasarkan : 36, 45, 57 & 65
Harga mulai 200 jt-an
Mutiara Depok
Jl. Tole Iskandar – Depok
Kantor pemasaran : 021-7709916
F. Kecamatan Cimanggis
Bumi Cimanggis Indah
tipe 37/74 harga Rp 190Jtan
Permata Cimanggis.
Pengembang Permata Cimanggis itu PT Puninar Texton Asia telponnya (021) 875 3340
Kelebihan: deket pintu tol cimanggis.
pengembangnya sama dengan Permata Kranggan.
Tipe yang lagi dipasarin type : 24/72 dibawah 100jt
Cimanggis Green Residence
Kantor Pemasaran : 021-77840060 / 87745200
Harga mulai 156 jt-an
Kelebihan : dekat dengan tol Cibubur
pengembangnya Relife. Saya puas banget sama pengembang ini, dibantu banget dari mulai proses ke bank, sampai desain rumah. Di dukung tim arsitektur yang ok dan solid, kita bisa bebas desain bagian dalam rumah. Habis akad kredit rumahpun langsung di bangun, dan setiap harinya selalu ada perkembangan. Saya rekomendasikan pengembang Relife buat yang lagi cari rumah di situ
Cluster Mutiara Cimanggis
Kantor Pemasaran : 021-8759165 / 70888005
Kelebihan : dekat dengan tol Cimanggis
Perumahan Jati jajar (Tahap 3)
Type yang dipasarkan : 45/105 dan 36/84
Kantor pemasaran : 021- 8745994 / 8746981
Alam JatijajarAsri
di daerah jatitijajar di depan villa pertiwi. Murah kok, pengembangnya pribadi. Aksesnya gampang, transportasi 24 jam. ini perumahan kecil, macem town house gitu. tahap pertama udah hampir keisi semuannya, kurang lebih 50an rumah. tahap dua ada 9 rumah baru lagi. yang pengen tau telp aje kantor pemasaranya di 8760988
Villa Pertiwi
Jl. Raya Jakarta Bogor Km. 37
Kantor pemasaran : 021-8190001 / 8754456
Perumahan ini sudah beberapa kali diadukan karena menyerobot tanah warga dan menghadapi sengketa fasos-fasum dan entah kenapa lolos terus. Mungkin PKSnya nur-mahmudi gagal membersihkan Depok,
Oma Lake View Cilodong
Kantor pemasaran : 021-8764624
lokas di cilodong-depok, akses bisa lewat GDC. Cuma katanya kalau malam seram, suka ada pembegalan motor
setelah search internet kok thn 2007 kemaren ada cerita pencemaran situ cilodong yg ada di belakang perumahan, saya jadi ragu dengan kualitas air di perumhan tersebut….
Griya Telaga Permai (Cimanggis Depok/Cibonong)
pengembang PT Binatama Ardhikarya
Agustus 15, 2008 pukul 8:52 am
B. Kecamatan Sawangan
Permata Sawangan Bedahan menunggu kapan realisasi gardu listriknya?agar kami dapat langsung menempati rumah kami….tolong bersikap profesional Bp. Wing Iskandar dan marketing staffs, mana hak kami sebagai konsumen, berapa lama lagi kami harus menunggu………………………………………………………………………..???
pengembang Kurnia Alam Permai
perumahan taman melati
Lumayan bagus (APANYA YANG BAGUS MAS????????) PROMOSI NI YEE? kok perumahannya (soalnya saya punya rmh disitu ihiks..)
developernya PT Adhy realty tipe 27,36,45,54,62
Harganya berkisar 110 jt – 295 jt perumahan pondok indah pancorang mas
letak nya persis sebelah depok maharaja
tipe yang dipasarkan tipe 36. tanah boleh milih
Telaga Golf Sawangan (www.telagagolf.com)
Jl. Raya Muchtar, Sawangan – Depok
Pengembang : PT. Cisadane Perdana (group Sinar Mas)
Kantor Pemasaran : 77888999
Type yang di pasarkan : 143/150 (New Verina)
Bukit Rivaria Sawangan
Pengembang : PT Abadi Mukti
Kantor Pemasaran : 021-70242037 / 98526389
Type yang di pasarkan : 42/90 (Chrysant)
Harga mulai 200 jt-an
Depok Maharaja
Pengembang : PT Gapura Prima
Kantor Pemasaran : 021-77883356 / 7790673
Uang muka : 12jt-an, Cicilan 1,7 jt-an
Fasilitas : dekat dengan DTC (Depok Town Center)
Perum Depok Jaya Agung
pengembang PT. Dicka Sasmita
Saya rencana mau membeli rumah (second) di perum Depok Jaya Agung, tapi sewaktu saya tanyakan IMBnya katanya tidak ada (ada di pengembang ?) bukankah setiap IMB tsb seharusnya di berikan kepada pemilik rumah berikut site plant dari pengembang(copynya)?
Telaga Jambu Sawangan (telagajambu.multiply.com)
Jl. Abdul Wahab Sawangan, Depok
Kantor Pemasaran : 021-70880980
Type yang di pasarkan : 39 / 105, 45 / 136, 55 / 136, 85 / 160, 110 /
ADA YANG LEBIH BAGUS DIANTARA YANG BAGUS YAITU DI PERUMAHAN …..? MASUKNYA SAMPING PUJASARI PENGEMBANGNYA “WASKITA KARYA” KALAU DISITU SEGALANYA BAGUS. PENGEMBANGNYA MAU MENUNTUN WARGA DIKOMPLEK ITU, UNTUK MENGARAH MANDIRI DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN, BAHKAN WK JUGA MEMBERIKAN BANTUAN AGUSTUSAN SEBESAR DELAPAN JUTA RUPIAH. BORO BORO INI TERJADI DI TM, KALAU BISA WARGANYA JUSTRU DIBUAT CONGKRAG TERUS.
Agustus 16, 2008 pukul 11:03 pm
Salam kenal,
Numpang tanya dong… Ada yang bisa kasih pendapat tentang prumahan Sawangan Village Residence di Jl. Raya Mochtar? Pengembangnya PT. Patrialand Utama Development.
Makasih.
Agustus 18, 2008 pukul 10:22 am
hihi.. haha.. hihi.. ah.. pusing bacanya!
gw beli tanah sawah di kampung jawa tengah sono aja.
24jt dapat 75 ubin (1 ubin = 14m2 itung sendiri gih).
Buat ntar kalo udah pengsiyun… mo pulang kampung..
Bertani..
Agustus 19, 2008 pukul 2:10 am
DI kampung emang enak…..duit 24jt dapat sawah luas…..kalo di jkt dan sekitarnya duit 24jt hanya cukup untuk dp tipe rumah 36/72……
HIDUP KAMPUNG hidup kampung hidup kampung…………..ayo majukan kampung kita
Agustus 19, 2008 pukul 7:31 am
Halo dan Salam kenal buat teman teman semuanya….!
Saya ingin tanya apakah dari semua teman teman di sini sudah ada yang tahu tentang perumahan baru yang bernama Gading Depok Residence? Perumahan ini berada di jalan raya Parung Sawangan Depok (belum sampai pasar Parung) Desa Curug Topik Setelah Bojongsari.
Perumahan ini di bawah pengerjaan PT. Persada Jaya Artha sebagai pengembang.
Tipe unit yang di pasarkan adalah Tipe: 31/72
Saya telah melakukan pembayaran Pending untuk satu unit rumah yang akan saya beli, dan harga rumah akan realase tahun depan (menurut keterangan dari marketing Gading Depok Residence)
Bersama ini Sudi kiranya teman teman semua mau berbagi informasi dengan saya yang masih awam mengenai pengembang perumahan tersebut (mungkin sebagian dari teman teman tahu akan Pengembang tsb). Syukur syukur dari di antara teman teman semua ada yang juga/telah membeli unit rumah di Gading Depok Residence tersebut.
Terima kasih dan Salam manis,
cinca lora
Agustus 19, 2008 pukul 9:36 pm
Dear All,
Pepatah jawa mengatakan, ana rega ana rupa. Ada harga ada wujud. Membeli rumah harus sabar dan teliti, tidak grusa-grusu sehingga menyesal di belakang hari. Saya sendiri menyediakan waktu enam bulan lebih untuk survei, baik di internet maupun ke lapangan, sebelum memutuskan untuk membeli rumah di Telaga Golf. Memang paling mahal di kawasan Sawangan, namun apa yang diperoleh juga sepadan dengan harganya.
Agustus 20, 2008 pukul 12:22 am
kadang konflik batin juga sih, kalo beli di tempat mahal, dapatnya luas tanah yg kecil, tapi kalo beli di tempat murah biasanya jauh dari mana mana. kalo memaksakan diri beli di tempat yg mahal, ntar malah jatuh jatuhnya harganya sama atau melebihi jakarta (yah mendingan tinggal di jakarta kalo harganya sama, hehehehhehe)
nyari yg lebih murah dari jakarta, tapi fasilitas tetap ok, tanah yg lebih luas, lingkungan ok, akses jalan ok, gak trlalu jauh dr jakarta
Agustus 20, 2008 pukul 3:33 am
Menarik sekali yang dibilang Bung Ryan. Saya bosan tinggal di Jakarta (Cilandak) meskipun tanah luas (1.100 m) tapi bisingnya minta ampun karena di tepi jalan besar. Di telaga golf saya tidak membeli prestise tapi fasilitas dan kenyamanan. Soal jauh dari mana-mana, namanya saja daerah sub urban. Konsekuensinya harus punya kendaraan.
Agustus 20, 2008 pukul 7:18 pm
GW saranin jangan pernah beli rumah di TELAGA JAMBU SAWANGAN!! BUSEEEETTTTT harganya boookk!! PD amat tuh developer..kemakan promosi dimana2 diskon 50jt kita yang niat cari rumah berharap perumahan bagus nih!! ternyata amit2!! mana marketingnya pada OON! alias BEGO! ditanya untungnya beli rumah dengan seharga GILA ini kagak ada yang bisa JAWAB!! AMPUNN!! katanya sih TERBAIK! TERBAIK MAHALNYA kALEEEE!!! eh denger2 banyak crita mistik ALIAS BANYAK HANTUNYA!! jelas di BELAKANG PERUMAHAN ada KUBURANNYA!! SEREMMMMM beli MAHAL2 RUMAH untuk tidur AMA SETANNNN!!! nih rekomen PURI BALI TOP BGT!!! marketing HANDAL n HARGA emang REALISTIS!! so bergabung ama gw ya!
OYA TAMBAHAN tuh PROGRAM PROMOSI 50 juta UDAH LAMA BANGET, TEMEN2 AMPE PADA CRITA TUH DEVELOPER AMBIL UNTUNG BANGET, TELAGA JAMBU SAWANGAN tiap bulan kata naik HARGA tapi promosi diskon SAMA AJA!! NIPU BANGET YA!! ini kenyataan loh, GW SURVEY SENDIRI ke YANG UDAH NETEP disitu, kata yang keluar dari mereka cuma ATU! MENYESAL!!!!!! Hidup PURI BALI
Agustus 22, 2008 pukul 11:36 am
Saya ikutan survey di sawangan sudah berkali2 dilakukan maklum penasaran hitung2an saya rumah yang paling murah adalah di Telaga Golf… karena jarak dari replacement cost dengan harga rumah paling murah secara persentase, lingkungan bagus, area FASUM FASOS paling besar… Jika anda belum ambil rumah & target ukuran rumah beda2 dikit, saya sarankan dari pada cicil ditempat lain disawangan lebih baik rumah second di telaga golf dicicil…
kelemahan telaga golf:
)
1. informasinya penghuni rada kurang akrab maklum kerja trayek jauh.
2. kompleks sudah sebesar itu kok ngak ada sekolahan setelah TK ntar harus pake acara antar jemput anak sekolah.
3. ngak ada rumah tipe kecil. Jadi rumahnya kelihatan mahal. mungkin pengembangan anggap supaya elit.
4. Lho kok ada disawangan?
kelemahan Puri Bali:
1. kandang ayam (kata anda2 sekalian)
2. jalan masuk (kayak masuk gang aja) ntar kenaikan harga alami akan lambat
3. ngak jalan masuk utama nanti kalau rumah sudah ramai yang didepan kasihan donk berisik terus…
4. fasum / fasos banyak nebeng tapi claim harga rumah dibanding replacement cost cuma kalau dengan telaga jambu.
5. terbaik di grade B tapi claim harga rumah sama dengan grade A. dengan harga segitu sih saya lebih baik second di telaga golf, bintaro atau bsd sekalian.
saya pikir saya saja yang seperti itu komennya thd puri bali setelah ajak istri survey dia tertarik dengan lingkungannya rasa dikampung gitu dengan tetangga deket itung2 buat rumah pertama… tapi ngak banget setelah tanya harganya…
Agustus 22, 2008 pukul 1:38 pm
Seru nih…babak baru dimulai…kalo liat 2 komen terakhir dr Susan & Yos Stefano kayanya bakal ada perang komentar babak baru antara marketing Puri Bali vs marketing Telaga Jambu…wakakak…ayo..ayo..silahkan dilanjut…
Agustus 23, 2008 pukul 2:52 am
Dear Yos,
Mungkin yang belum Anda lihat adalah konsep sebuah perumahan itu sendiri. Telaga Golf konsepnya resort, sedangkan Bintaro dan BSD adalah kota mandiri/satelit jakarta. So jika di Telaga Golf tidak adala sekolah dan lain2,bagi saya sangat wajar. Saya memilih tinggal di TG karena kawasannya tenang dan rapi. Juga hanya sejarak 15 km dari rumah saya di Cilandak. Tidak ada warung tenda di sepanjang jalan atau pangkalan ojek di ujung2 jalan dalam kompleks.
Lain halnya jika developer mengclaim proyeknya sebagai kota mandiri. Sangat menggelikan jika tidak ada sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjan dll. Jika cuma itu yang saya mau (dekat keramaian) jelas saya memilih untuk berdiam di rumah saya di Cilandak, bukannya beli di Bintaro atau BSD.
Agustus 25, 2008 pukul 6:08 am
setuju mas haryoko… memang setiap komplek ngak perlu lengkap segala macam yang penting punya konsep & konsisten… malah bikin semerawut saja.. lagian khan memang bisa dipertimbangkan menggunakan diluar kompleks, Jika semuanya masuk yah malah secara tidak langsung akan menjadi beban penghuni.. tapi memang secara relatif tetap dihitung.. misalnya preschool ngak jauh2 banget, sd boleh lebih jauh, smp boleh lebih jauh dst.
Mas sebagai penghuni TG kalau boleh tanya punya informasi tentang kampung di tengah cluster britain ngak? sudah dibebasin belum? karena di plan telaga golf juga ngak masuk master plan… kemarin2 marketingnya ngeles itu bahwa site tersebut lagi dipikirkan buat apa?
Agustus 25, 2008 pukul 6:23 am
Saya ngak komen tentang telaga jambu mas udin petot… saya komen telaga golf(TG) vs puri bali(PB)… kalau telaga jambu(TJ) sih sudah sudah keliwatan naro harganya….
Puri Bali memang bagus… tapi kalau iseng2 di hitung (bukan cuma di compare ya) ternyata jadinya lebih mahal dari telaga golf gitu lho… kalau ada kekurangan di keduanya yah memang itu yang jadi alasan kenapa saya pilih A bukan B dan yang lain pilih B daripada A.
Tetap Peace ya semuanya….. maaf kalau cara ngomongnya kurang sopan tapi kalau soal fakta & data memang harusnya dicomprontatifkan…agar kita semua mendapatkan data yang lebih valid.
Agustus 25, 2008 pukul 7:11 am
Hati hati jangan beli rumah di Taman Melati, banyak premannya, salah salah, sudah beli terus diusir ama preman TM, kayaaknya premannya sengaja dibina oleh oknum AR, dan tidak tanggun tanggung pembinaanya diajak keluar komplek dengan cara ditraktir segala di tempat yang lumayanlah untuk sekelas warga yang menghuni TM. Cerita ini fakta bukan isapan jempol, banyak kejadian PRESEDEN BURUK yang menimpa warga TM. Tidak lama lagi akan banyak papan pengumuman RUMAH INI DIJUAL, kita tunggu saja.
Agustus 26, 2008 pukul 4:29 am
Dear Yos,
Saya tinggal di cluster france, jadi sebelahan dengan cluster britain. Kemarin sih maunya ambil juga di britain untuk investasi, namun melihat posisinya saya urung beli. Bukannya ada perkampungan di tengah cluster, namun ada jalan kampung yang melintasi tepi cluster dan memotong kawasan TG, jadi cluster tersebut seolah2 bukan bagian dari TG.
Saya kurang tahu apa masalahnya, namun jika jalan tersebut tidak dibebaskan, konsep integralnya bisa terganggu.
Salam,
haryoko
http://www.bellashanika.wordpress.com
Agustus 26, 2008 pukul 6:03 am
Warga Telaga Golf Tagih Fasos-Fasum
Warga hendak membangun masjid secara swadana dilarang pengembang
DEPOK — Warga penghuni perumahan Telaga Golf Sawangan, Kota Depok, memprotes pihak pengembang lantaran tak kunjung membangun fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang dijanjikan. “Waktu kita beli, dibilang nanti ada masjid, sport center, dan lain-lain. Tapi sampai sekarang semuanya belum ada,” ungkap Laura Juliet (42 tahun), warga Telaga Golf Sawangan, Senin (3/7).
Laura yang tinggal di Nuansa (cluster) Belanda Blok E 12 Nomor 25 ini, menilai, pengembang sudah melakukan penipuan dengan selalu menjanjikan semua sarana tersebut kepada calon pembeli. “Terus terang saya ambil rumah di sini lantaran janji fasos-fasum tersebut, tapi ini sudah lima tahun bilangnya nanti-nanti mulu,” ujar Laura.
Hal senada diungkapkan Tiara (31 tahun), warga cluster Perancis Blok F 2 Nomor 2. Tiara mengaku bosan dengan janji-janji yang selalu disampaikan pengembang perumahan tiap kali warga menanyakan kapan dibangunnya fasos-fasum yang dijanjikan tersebut. Kekesalan semakin bertambah karena pengembang tak juga membangun sarana ibadah yang disampaikan dalam promosi. “Ini kan namanya pembohongan, dan yang lebih menyakitkan perubahan peruntukan lahan yang seharusnya untuk fasos-fasum, dibiarkan saja oleh pemerintah kota. Malah terkesan direstui,” kata Tiara menyebut lokasi yang semula dijanjikan akan dibangun masjid tapi kini dibangun cluster baru.
Kedua ibu rumah tangga ini juga menyampaikan ketidaksenangannya lantaran pengembang pernah menyampaikan tidak memperkenankan warga membangun masjid di dalam lingkungan perumahan. “Padahal warga sudah bersedia membangun masjid secara swadana, tapi tidak boleh,” ungkap Laura. “Alasannya, kalau warga muslim meminta dibangunkan masjid, nanti warga yang beragama lainnya juga minta hal yang serupa,” sambung Tiara. Warga sebenarnya tidak mempermasalahkan rumah ibadah apa yang akan dibangun di perumahan tersebut. “Cuma kebetulan warga di sini 85 persen muslim, apa salah kami minta pengembang membangun masjid sebagai salah satu kewajiban mereka,” ujar Tiara.
Laura dan Tiara menambahkan, seandainya mereka beragama lain dan warga perumahan lainnya secara mayoritas juga beragama selain Islam, tentunya tuntutan dibuatkan sarana ibadah tetap akan disampaikan kepada pengembang. “Ini masalah kewajiban menyediakan fasos-fasum, bukan soal masjid atau apanya,” kata Laura. Laura yang bersaudara dengan salah satu pakar politik asal Partai Keadilan Sosial ini, mengaku, dirinya telah mengadukan permasalahan tersebut kepada sejumlah anggota DPRD dan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail.
Laura dan Tiara mengaku selama enam bulan terakhir telah melakukan berbagai cara agar pengembang mau menyediakan sarana ibadah yang sudah sangat dibutuhkan warga tersebut. “Bukan apa-apa, selama ini warga kalau mau ibadah harus keluar perumahan yang jaraknya lebih dari dua kilometer,” ujar Tiara.
Hal yang menambah kesedihan orangtua, Laura menambahkan, bila saat bulan Ramadan tiba. Warga kesulitan untuk tarawih karena tak ada masjid di perumahan elit tersebut. “Seperti tahun lalu, tiga anak saya selama sebulan jadi nggak tarawih di masjid, padahal sebelum di sini mereka selalu salat di masjid,” tutur Laura yang sebelumnya tinggal di kawasan Tebet.
Terkait masalah ini, Ramlan, perwakilan pengembang Telaga Golf Sawangan yang membawa satuan pengamanan perumahan, menjelaskan, pengembang sudah menyerahkan tanah yang akan digunakan untuk fasos-fasum kepada Pemkot Depok. “Kita sudah kasih fasos-fasum itu ke pemda. Memang adanya di luar perumahan seluas lima hektare lebih,” ujar Ramlan.
Menurutnya sarana fasos-fasum seperti sekolah, pos polisi, gedung kesenian, dan sarana ibadah akan segera dibangun di atas tanah yang berada di luar wilayah perumahan tersebut
Agustus 26, 2008 pukul 9:28 am
hanya bisa baca tentang TG krn gak sanggup membelinya……….
Agustus 26, 2008 pukul 1:37 pm
Dear pak Agus Rosidi,
Berita yang anda lansir adalah berita lama. Warga Telaga Golf sudah membangun masjid dan sudah digunakan sejak tahun lalu.
Salam,
haryoko
http://www.bellashanika.wordpress.com
Agustus 26, 2008 pukul 11:06 pm
walau berita lama, tapi tetap aja membuktikkan kalo developer cuek dan gak mau tahu soal itu, dan warga terpaksa swadaya sendiri. hal serupa bisa kejadian pada hal hal lain.
Agustus 27, 2008 pukul 1:28 am
Harusnya sudah beruntung bisa di TG, meski ada janji developer yang belum ditepati, masih banyak koq perumahan lain….yang boro-boro fasos/fasum, masalah jalan aja gak beres, bangunan keropos, dan masalah lainnya…
Paling bijak adalah bagaimana menyikapi masalah itu dengan sabar, misal mesjid gak dibangun-bangun…ya tanyain ke developer-nya kapan akan dibangun…atau bikin sendiri biar lebih cepat dan direimburse ke developer atau ikhlasin saja sbg tabungan akhirat.
Masalah lainnya juga begitu……semua dg sabar bisa diselesaikan……….
Kalo yang gak sabaran ya sebaiknya cari perumahan lain atau malah tinggal diluar komplek yang gak pakai developer……………….
Salam sabar,
dari pemantau perumahan
Agustus 27, 2008 pukul 1:46 am
Wah…, Kentut Busuk (maaf saya nggak sanggup nyebut namanya) adalah seorang pemantau perumahan ya? Salam kenal… kalau memang seorang pemantau perumahan,, mohon bantuannya dong untuk bisa berbagi informasi tentang perumahan baru Gading Depok Residence yang sedang saya incar niy.. mudah mudahan bisa membantu saya.
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
cinca lora
Agustus 27, 2008 pukul 3:24 am
Haloo Ketut Busuk, TAI PINK mau konsultasi, bagaimana kalau ada warga yang tinggal di perumahan yang dibangun oleh pengembang dari anak perusahaan BUMN ?, yang sering mentang mentang tidak mau menganggap pemerintah setempat misalnya tingkat Kecamatan apalagi Kelurahan, bagaimana menyikapi nya. selain itu WASOS MAUPUN WASUM nya dibangun tidak merata dalam arti ditempatkan di Kelurahan tertentu, sehingga warga komplek tersebut yang tidak memilik wasos & wasum tersebut numpang alias NGERE ke Kelurahan lain. Tolong dong sampeyan kan pemantau perumahan yang profesional.
Agustus 27, 2008 pukul 3:26 am
Haloo Ketut Busuk, TAI PINK mau konsultasi, bagaimana kalau ada warga yang tinggal di perumahan yang dibangun oleh pengembang dari anak perusahaan BUMN ?, yang sering mentang mentang tidak mau menganggap pemerintah setempat misalnya tingkat Kecamatan apalagi Kelurahan, bagaimana menyikapi nya. selain itu FASOS MAUPUN FASUM nya dibangun tidak merata dalam arti ditempatkan di Kelurahan tertentu, sehingga warga komplek tersebut yang tidak memilik wasos & wasum tersebut numpang alias NGERE ke Kelurahan lain. Tolong dong sampeyan kan pemantau perumahan yang profesional.
Agustus 27, 2008 pukul 3:42 am
@Cinca Lora…
Perumahan Gading Depok Residence bagus kok…lokasinya gak jauh dari pertigaan Bojong Sari…model rumah minimalis, beberapa bulan lalu waktu saya survei lokasi masih di urug & belum ada rumah contohnya sih…spek bangunan menggunakan atap baja ringan, batako & kalo gak salah ada biaya tambahan berupa biaya strategis jika rumah kita menghadap timur, taman dsb (coba aja cek & kontak marketingnya lagi) & waktu tanya warga sekitar gimana kualitas air tanahnya katanya sih daerah situ kurang bagus kualitasnya airnya (mudah2an ini gak bener ya…) Btw sebelum memutuskan untuk ambil coba yakinkan diri anda dulu trus cari info sebanyak2nya baik dari developer maupun warga sekitar mengenai kondisi tanah, air dsb…selamat hunting rumah baru ya…