Ada pertanyaan: “Mas dulu waktu beli rumah mempertimbangkan apartemen tidak?”. Saya sama sekali tidak mempertimbangkan apartemen karena:
1. Sebagai pendatang prioritas saya adalah rumah + pekarangan, beberapa teman yang lahir dan memiliki keluarga disini memasukan apartemen sebagai perbandingan. Saya sama sekali tidak.
2. Budget yang saya miliki tidak masuk. Setelah hitung menghitung penghasilan budget rumah saya berkisar 250-300 juta. Dengan angka ini apartemen yang didapatkan adalah diluar CBD (pusat kota) seperti di Kemang, Grogol dan ring 2 lainnya.
Buat saya apartemen itu harus di CBD, atau tidak sama sekali. di CBD, mulai dari Sudirman Park, The 18th, Thamrin Residences dan middle low lainnya mulai dari 400 juta non furnished. Jadi menurut saya agak maksa.
Kalau pun tetap bertahan dengan budget 300-an juta, mungkin bisa ke rumah susun kebon kacang atau benhill yang operational costnya lebih murah.
Ada saran? atau pendapat lain, nanti kita bahas lagi lebih detail
Posting terkait di (blog sebelumnya)
Apartemen 250-jutaan di Karet Kuningan
Apakah apartemen merupakan suatu pilihan
April 5, 2007 pukul 1:46 pm
heheh… langsung diulas gt. thanks banget ya!!
ada beberapa hal yang sifatnya lebih detil dan personal tapi agak keluar dari visi misi blog ini. mgkn saya japri aja ntar mas anjar.
Mei 9, 2007 pukul 12:42 pm
Njar, loe bener2 krg survey & asal nyeplos. Kalau bicara apartemen lokasi di CBD, di Sudirman Park, Thamrin Residence & Jakarta Residence ada unit yg dilego dgn harga 275-325jt. Memang unit yang ditawarkan 1 bedroom yang mana mgkn menjadi masalah kalau nantinya kita sudah punya momongan. Gw rasa nggak masalah sebagai batu loncatan. Tapi yang penting, apartemen dengan budget 300jtan itu does exists in CBD Jakarta dengan lokasi amat dekat dengan jalan2 protokol. Kalau bicara apartemen lokasi pinggiran seperti tanjung duren, kemayoran, salemba, dll justru dgn budget 300jtan loe dah bisa dapet yg 2 bedroom. Curious? Silakan mampir ke marketing office tempat2 yg gw sebut tadi & silakan mengklarifikasi…
Mei 10, 2007 pukul 1:22 am
Terimakasih Mas Panjul, saya sudah klarifikasi kok sebelumnya ke tempat-tempat tersebut bertemu juga dengan marketingnya, saya cukup punya brosur. Beberapa teman saya juga sudah ambil ditempat itu. Saya rasa Mas Panjul perlu membaca posting-posting sebelumnya.
Kalau boleh tahu mas Panjul sekarang tinggal dimana? prioritas memilih tempat tinggal apa? berkeluarga atau belum? pendatang atau apa?
Bukan tujuan blog ini untuk berbagi informasi secara detail angka per angka. Buat apa? toh angkanya juga bisa berubah lagi. Yang saya coba sampaikan disini adalah orang harus belajar memilih, dan dari setiap pilihan itu harus ada alasan yang jelas.
Kalau njeplak sembunyi tangan seperti yang anda sampaikan, mungkin semua orang juga bisa mas. Malu tapi
Mei 10, 2007 pukul 2:45 am
Mas Anjar, alhamdulillah saya baru 2 bulan in tinggal di apartemen Sudirman Park di Jl. K.H. Mas Mansyur, Tower B, lantai 17, city view (Sudirman-Kuningan), unit 1 bedroom. Saya ambil cash bertahap dengan final value 295 juta. View cukup asik sayang sedikit ketutupan Apartemen Pavilion
. Apartemen baru serah terima akhir Februari kemarin, telat sekitar 5 bulan dari bulan Oktober 2006 yg dijanjikan
. Saya kebetulan baru nikah akhir taun kemarin, belum punya momongan seperti Mas. Pertimbangan saya memilih apartemen dikarenakan lokasi kerja saya di Sudirman & istri di Kuningan. Thanks & sori kalau ada silap kata.
Mei 29, 2007 pukul 1:58 am
kalau boleh tanya, bagaimana sih kehidupan di apartemen? berapa rata2 operasional cost? termasuk apa sajakah itu? kebersihan? keamanan?
buat mas panjul atau teman2 yang menghuni apartemen baru, juga bagaimana status kependudukan? misal mau ngurus ke RT/RW …
banyak nih seluk-beluk kehidupan di apartemen yang pasti beda yah klo dibanding dengan di perumahan/kampung
Juni 1, 2007 pukul 6:14 am
Pak Budipru, sori baru bales. Kehidupan di apartemen cukup enak, operational cost kalau di tempat saya adalah dengan membayar service-charge (mencakup kebersihan, keamanan & perawatan gedung) yang besarnya sekitar Rp 9,000/m2. Kebetulan unit saya luas nett-nya 32 m2 sehingga per-bulan cukup membayar sekitar Rp 290,000. Biaya di luar itu (listrik, telepon & air) sama seperti di perumahan biasa. Malah enaknya sambungan telepon (telkom) sudah tersedia berikut nomernya (tinggal) pilih jadi tidak perlu repot utk mengurusnya (syukur2 bs dpt nomer cantik malah he2x). Kalo di perumahan bisa dibayangkan sulitnya & lamanya mengurus sambungan telpon, belum lagi biaya calo, dll. Ducting & kabel utk AC juga sudah tersedia jadi tinggal beli AC sudah siap pasang tanpa perlu bobok2 lagi. Colokan antena TV jg sudah ada, jadi tinggal bawa TV plus kabel antena udah deh nikmatin siaran UHF plus bonus 3 channel asing dr pengelola. Belum lagi di lobby apartemen ada free hotspot jadi kita2 yg kebetulan punya laptop tinggal duduk2 si sofa lobby udah bisa ber-surfing ria. Untuk status kependudukan juga simple, karena utk mengurus KTP tinggal melalui kantor pengelola apartemen dengan mempersiapkan persyaratan standar (KTP asli, surat pindah, KK, akte lahir, surat nikah, pasfoto & biaya administrasi). Kebetulan saya juga bukan asli Jakarta sehingga begitu pindah lsg mengurus KTP disitu.
Btw, mana nih commentnya Mas Priandoyo? Kok udah hampir sebulan tanggapan saya belum dicomment…
he2x just kidding brooo….
Juni 5, 2007 pukul 4:39 am
Sekalian mau tanya gimana kalo apartement nya untuk investasi, saya pengen invest di Apartement di CBD Sudirman-Rasuna kira-kira prospek nggak ya ?
Maksud saya apa pangsa pasarnya banyak kalo untuk disewakan ? terus gimana Capital gainnya kalo mau dijual lagi ?
Pengen juga sih ngerasain tinggal di Apartemen yg viewnya bagus tapi sebentar aja.
Juni 9, 2007 pukul 9:05 am
Saya cari 2 BR kosong Sdm Park untuk showroom garment, kontak gue di 021 70709291 if punya yang 400 juta dg bea baliknama ok
Juni 10, 2007 pukul 2:29 am
Pak Deny, coba di link ini : http://spo-property.275mb.com
Atau bisa juga jd member di Sudirman_Park_Online@yahoogroups.com & tanya2 saja siapa tahu ada yang mau jual unitnya juga.
Sebenernya client kantor istri saya ada yang mau jual unit 2 BR nya jg di lt. 26 Tower A, cuma saya belum dapet detilnya. Btw, 2 BR kosong kayaknya susah deh kalau mau dapet harga 400. Paling minim 450an.
Juni 10, 2007 pukul 2:30 am
Pak Deny, coba di link ini : httx://spo-property.275mb.com/
Atau bisa juga jd member di Sudirman_Park_Online@yahoogroups.com & tanya2 saja siapa tahu ada yang mau jual unitnya juga.
Sebenernya client kantor istri saya ada yang mau jual unit 2 BR nya jg di lt. 26 Tower A, cuma saya belum dapet detilnya. Btw, 2 BR kosong kayaknya susah deh kalau mau dapet harga 400. Paling minim 450an.
Juni 14, 2007 pukul 6:42 am
Saya lagi mencoba investasi di apartement tapi di Malaysia. Pertimbangannya :
1. Mereka menawarkan GRR (Guarantee Rental Rate) selama 4 tahun sebesar 8% dimana lebih besar 2 % dari bunga KPA disana, lumayan untuk 2%/tahun
2. Untuk 3 tahun pertama gratis service charge, jadi lagi-lagi saya untung ngga perlu service charge dulu di awal.
3. Lokasi yang ditawarkan kebetulan di daerah yang menurut orang-orang Malaysia masih profitable, dimana gain disana diperkirakan 10%/annum
Jujur saya ingin investasi juga dengan treatment yang sama seperti diatas di Jakarta ini, apakah ada teman-teman yang tau apartemen yang menawarkan jaminan sewa selama beberapa tahun diawal ?
Agustus 3, 2007 pukul 2:25 am
Bagi yang tinggal dikawasan daerah Grogol ada baiknya mempertimbangkan Apartemen di Seasons City (Agung Podomoro dan Primanaya Group).
Satu-satunya hunian yang nyaman dan Exclusive serta Investasi UNIT USAHA dan DAGANG yang menguntungkan.
Dimana Trademall-nya memiliki hiburan nuansa 4 musim (Fun Seasons).
Untuk Informasi lebih lanjut Hubungi: ODI 085216000229 / 021-71050522 (“,)
Agustus 3, 2007 pukul 2:36 am
Ah… Seasons City… sy tau tuch…yang baru2 ini gencar dengan pemasaran APT TWR B. Keren juga sich (Promonya). Hampir tiap minggu bagi2 door Price (hadiah motor… mobilnya dong…:-) ).
Buat yg suka invest ada baiknya cari info lebih banyak(supaya gak menyesal)…. Sukses ya ODI…
Agustus 15, 2007 pukul 6:13 am
Saya ada Thamrin Residences Tower E, 2 BR, view istimewa Bundaran HI, hdp timur,hoek.
Tower Edelweis, mau over.
Harga lama saja, soalnya mau pindah.
Hp.081398198888.
Cicilan 32 kali @ Rp.19,4 jeti
Sudah bayar 9 kali
Agustus 28, 2007 pukul 3:40 am
Karena sudah laku maka Thamrin Residences Saya close penawarannya.
Trims ya.
Heru
Oktober 22, 2007 pukul 10:17 am
Mas Panjul, trimakasih atas infonya soal SP, soalnya saya juga lagi lirik2 nyari apartment 2BR disitu, tapi yang dibawah lante 10 aja, gak mau yang tinggi2.
BTW, mas Panjul bukan sales/agen properti di SP kan? hehehe, soalnya biasanya kalo sales emang suka ngomong yang manis-manisnya aja di depan.
gimana dengan keamanannya SP? apakah suka ada preman2 yang minta ongkos kalo kita lagi angkut2 barang mau pindahan?
trus, saya dengar, space parkir mobilnya disitu agak susah, maksutnya, space parkir gak sebanding dengan jumlah unit apartemen, apa benar?
kemudian adakah vendor2 service sperti laundry kiloan (penting buat saya yang gak mau punya pembokat), agen gas, aqua galon dsb?
trus biaya bulanan untuk maintenance, kebersihan dan segala macem yang itungannya per meter itu apa termasuk juga untuk biaya bersih2 dalam unit tiap2 apartemen? hehehe, mayan kan kalo ada yang mau bantu bersih2 apartemen ato bantuin nggosok toilet?
mohon info lengkapnya ya mas Panjul…
Thanks,
Aal
yanglagipenasaransamaapartmentlifestyle
Juni 3, 2008 pukul 6:54 am
Hihihihi memang si Anjar tuh sok teuu, keminter , ra nduwe apartemen ning melu njeplak soal APartemen.
Hidup Mas Panjul
Saya juga di situ Mas.
Tower A, lantai 12
Februari 16, 2009 pukul 5:18 am
bgmn dgn parkir di apartment, apakah bayar atau sdh termasuk dalam biaya maintenance dan sinking fund ?
Februari 22, 2009 pukul 6:32 am
Mo tanya dg Mas Panjul, apakah penghuni apart (termasuk yg disubsidi) lebih senang belanja dlm apart atau diluar, thx
Maret 26, 2009 pukul 3:28 pm
Saya mohon pendapat rekan rekan sekalian, saya sdh punya rmh di sekitar pos pengumben, anak 2 orang sekolah di Kemanggisan. pd wkt jalan jalan lihat pameran istri saya tertarik dgn apartement di Kemanggisan yg 2 br dgn pertimbangan lokasi dekat dgn sekolah anak (tinggal jalan kaki) dan tempat kerja. Dalam benak saya masih bimbang tentang apartemen, yang membuat saya bimbang adalah :
1. Apabila pertimbangannya masalah lokasi yg dekat dgn sekolah anak, toh pos pengumben ke kemanggisan msh dpt ditempun 8 mnt dgn sepeda motor.
2. Apartemen kelas subsidi tentu dikelola oleh managemen yg tdk sebaik apartemen kelas atas seperti disekitar thamrin dan sudirman sehingga lama kelamaan akan terlihat semrawut penuh dengan jemuran seperti rusun ditanah abang atau di benhil
3. Klau apartemen kan kita hanya beli ruangan, seperti teori akuntansi nilai gedung lama2 akan menyusut shg harga jualnya pun setelah pemakaian 5 atau 10 th lama lama akan turun, padahal hal itu tdk mungkin terjadi bl kita beli rmh diatas tanah, harga tanah pasti akan naik.
4. Saya masih belum tahu apakah ada standart dari pemerintah untuk konstruksi apartemen bersubsidi, dan dirancang untuk umur pemakaian berapa tahun,
5. Apabila beli apartemen disekitar CBD kemampuan keuangan saya hanya cukup utk 1 br saja jadi tdk mungkin saya tempati dengan 2 orang anak tp masih ada kemungkinan untuk disewakan.
6. Mohon pencerahan dan pendapat dari rekan2 apakah sebaiknya saya beli apartemen di kemanggisan atau di CBD tp 1 br masih ada kemungkinan disewakan atau saya belikan sawah aja di kampung sekitar Jabar 1 tahun 3 x panen dpt tambahan penghasilan dan harga tanahnya akan selalu naik.
Apapun pendapat rekan2 saya menghargai dan terima kasih
Maret 28, 2009 pukul 11:47 am
@giprong
kalau saya jadi anda, sy gak trlalu pusink soal apartment subsidi yg paradigm nya (menurut anda) tidak sbagus yg bukan subsidi. biarin aja mereka pada ngantung jemuran di jendela. yg sy tau, namanya aja subsidi, tapi liat aja nanti kenaikan harga nya. awalnya aja di huni kaum tak punya, tapi nanti liat aja, mereka pada jual jualin ke kaum kaya, fisik luar nya aja gak keren, tapi nanti yg parkir disitu mobil mewah semua. kok bisa? iya, kaum miskin itu butuh duit, tapi gak bisa megang duit, atau muter duit, jadi apa yg dibeli dari subsidi, akan mereka jual lagi (lingkaran setan mereka), that’s why. jadi kalo anda punya kesempatan beli di sana, beli saja, gak ada salahnya. jangan lupa jendela nya di matiin aja, demi safety anak anak.
rumah dan apartment sama penting nya buat saya, jadi kalo saya jadi anda, saya akan berusaha memiliki keduanya, satu bedroom pun jadilah, yg penting punya.
@andri
setau sy parkir udah masuk ke biaya bulanan itu, utk satu mobil per unit. kalo mo lebih, harus nyogok ke security nya, itupun pake lahan parkir utk tamu.
@mimpi
urusan belanja, yah liat liat apartment dan fasilitas nya lah. kalo anda tinggal di poinsquare, yah betah belanja didalam ktimbang luar. tapi kalo miskin fasilitas, ya mo gak mo keluar.