Menganalisa strategi KPR anda

Kasus 1: Jono (29) dan Kia (24) pasangan yang baru menikah, keduanya bekerja dengan total penghasilan 9 juta perbulan. Kedua orang tua mereka pensiunan karyawan. Dengan penghasilan sebesar itu, maka Jono mencari KPR yang cicilannya 3 juta perbulan (1/3 dari gaji mereka). Jono & Kia tipe pasangan ambisius, mereka yakin 10 tahun lagi penghasilan mereka bisa naik 4-5 kali lipat sekarang. Oleh karena itu Jono memutuskan untuk mengambil masa cicilan 10 tahun. Perhitungan Jono tepat, karena masa cicilan 10 tahun merupakan waktu yang paling optimal dilihat dari beban bunganya.

Kasus 2: Romi (25) adalah petualang sejati, lulusan Psikologi ini memutuskan untuk mengabdi sebagai anggota salah satu NGO di Aceh. Pendapatan perbulannya 6 juta/bulan. Karena sifatnya NGO maka tidak ada SPT21, NPWP dan segala persyaratan untuk KPR lainnya. Orangtua Romi bekerja sebagai pengusaha bahan bangunan di Purworejo. Sehingga Romi punya dana cadangan bila terjadi sesuatu.

Maka strategi Romi adalah:
1. Mencari KPR dengan tenor paling panjang 20 tahun, sehingga dengan 2 juta dia bisa mendapatkan plafon yang lebih besar. “Yang penting Bank approve dulu deh Njar”
2. Setelah KPR di approve, Romi punya planning yang jelas untuk membayar sebagian cicilannya ditahun ke dua dan kelima. Orangtua Romi akan mendapatkan banyak keuntungan tahun 2009 dan 2011 seiring pemilu di Purworejo.

Kesimpulan
1. Tidak ada general strategy (strategi umum) yang match untuk semua kondisi keuangan nasabah. 10 tahun atau 20 tahun sangat bergantung dengan rencana pembayaran anda, juga terkait dengan others income atau subsidi yang hanya anda sendiri yang tahu.

2. Tidak ada bank yang paling cocok untuk semua calon nasabah, karena kasusnya tiap orang juga beda. Karena latar belakang setiap orang juga beda, Contoh Romi yang orangtuanya pengusaha dan Joko yang orangtuanya pensiunan.

3. Selalu cross check, tidak hanya pada pihak bank, tapi rekan-rekan anda yang telah mengambil KPR.

Ditulis dalam KPR Syariah. 17 Komentar »

17 Tanggapan ke “Menganalisa strategi KPR anda”

  1. didut Says:

    Mas, kalo bisa tolong dibahas juga tentang mortgage dong. Aku gak mudeng kalo main cash flow-nya RTK itu, kok kayaknya enak banget beli rumah pake mortgage. Emang di indonesia ada? Aku baca di wiki juga gak mudeng, cuman bisa nangkep “Arranging a mortgage is seen as the standard method by which individuals and businesses can purchase residential and commercial real estate without the need to pay the full value immediately” :D

    Thx b4 mas. Btw met kenal ye, nice blog :)

  2. wargabanten Says:

    Tentang Rumah… asik juga nih… boleh blognya gw Link di blog GW ya… makasih..

  3. wargabanten Says:

    memang kebutuhan rumah adalah yang utama.. kalau saya gaji tdk pasti, kira2 bisa tdk ambil rumah ya?

  4. mmufti Says:

    Wow..blognya kerennnn..informatif banget isinya..Gue link ke blog gue boleh yach! :)

  5. Archie Says:

    buat Wargabanten; Kalo mau cb dg DP digedein sampe 50%, pasti bs deh. Trus soal angsurannya bisa negosiasi dg Bank soal kondisi yg tdk pasti gitu. Mungkin dg bunga fix sekian tahun lbh “aman” tp jng harap bisa dpt bunga paling rendah krn disinilah pihak Bank mencari untung.
    Soalnya sy 2 th lalu sdh survei ke bbrp Bank, ada yg pake penalty segala kalo ditengah masa KPR kita mau NUTUP pokok kredit.

  6. merzi Says:

    Mas anjar, saya pendatang baru dan sering berkunjung ke blognya ini.
    Begini mas, saya mau tanya menurut mas anjar saya yang berpenghasilan dan istri yang berpenghasilan 4 juta/bulan (join income) berniat mengambila KPR Harga Jual 127 juta, apakah realistis?
    terus bilamana kita belum punya DP haruskah kita ngutang. Kebetulan kita ini pasangan muda yang baru menikah, kemarin saya sudah survey dan ternyata ada bank yang menawarkan pembiayaan 100% bahkan 125% untuk KPR yaitu bank Bumi Putera. Menurut mas anjar haruskah saya mengambil di bank ini. terus terang mas saya sayang melepas tawaran rumah ini, karena lokasi dan akses jalan serta transportasi yang mudah. Sebagai Informasi saya berencana mengambil rumah di daerah Sudimara Kel. Jombang Kec. Ciputat tidak jauh dari Bintaro.
    Atas Jawabannya saya ucapkan terima kasih

  7. priandoyo Says:

    Mas Merzi, concernnya bukan realistis atau engga, tapi:

    1. Analisa banknya masuk atau engga. Dgn penghasilan 4juta, cicilan perbulan maxnya adalah 1/3 gaji atau sekitar 1.3 juta/bulan. Dengan bunga 11% dan masa cicilan 10 tahun seharusnya anda bisa mendapatkan pinjaman KPR 120 juta (detail silahkan didownload dirumusnya).

    2. KPR anda merugikan atau menguntungkan, idealnya semakin sedikit kita meminjam, dan semakin pendek jangka waktu pinjamannya akan semakin menguntungkan. Pembiayaan 100% kelihatannya menguntungkan, tapi pengalaman banyak rekan, justru akan semakin memperberat bunga hutang anda. Saya pribadi kurang menyarankan pilihan pembiayaan 100% ini.

    Lebih mantapanya, mungkin ada yang mau sharing pengalamannya?

  8. kris Says:

    Mas Pri, salam kenal ya…
    Mau ikutan ngeramein blog nya nih., sekalian mau tanya..boleh ya? (boleh dong., trims :D )
    kalo KPR mengajukan join income untuk membeli dua rumah sekaligus, itu nama debitur nya seharusnya 2 orang atau salah satu dari dua orang yang join income itu sih?
    Jadi saya ada rencana join income sama partner saya, membeli 2 rumah bersebelahan..Supaya perhitungan lebih valid 1/3 dari total income, maka saya mengajukan join income. Tapi pengennya nanti ya seolah masing2 1 rumah..
    Kalau nama debitur nya cuma 1 orang, nanti ada kesulitan waktu mau membuat sertifikat dengan 2 nama berbeda kan? Harus tunggu lunas dulu, baru bisa pindah nama toh?
    Lagipula kalau debitur hanya dibebankan ke salah satu orang saja (misal saya), nanti data saya terbebani KPR besar dan tidak bisa mengajukan kredit kendaraan bermotor misalnya..
    Sebaiknya bagaimana ya?

  9. seti Says:

    Mohon sarannya,
    Saya dan suami berencana mencari rumah ke-2 yang dengan fasilitas yang lebih bagus. Penghasilan saya 7.5 jt suami 3 jt. Harga rumah yang kami inginkan 280 jt. KPR rumah pertama sudah lunas, sedangkan saat ini kami punya cicilan mobil 2 jt per bulan masih sisa 2.5 tahun. Rencana KPR 230 jt. Setiap tahun kami mendapat bonus kira2 10 kali gaji saya. Rencana KPR : BNI Syariah/ Niaga Syariah. Kira2 Realistis dan disetujui tidak ya?

  10. Alf Says:

    Mas Priandoyo,
    Di atas sempet disinggung pekerja tidak tetap ya seperti kerja di NGO atau badan donor asing, saya cuma mau tanya, apakah mungkin untuk pekerja kontrak seperti karyawan NGO untuk mengajukan kredit, karena notabene umumnya mereka kerja berdasarkan project yg singkat, contoh 2 – 3 th, walaupun gajinya bisa di kisaran 10 s/d 20 jt per bulan, apakah memungkin untuk mengambil KPR dengan DP 10% atau 20% dengan tenor 10 s/d 15 th ? mungkin sebagai info tambahan pengaju KPR berusia 30 th. THanks

  11. neendy Says:

    mas harap pencerahannya ya….
    saya dan suami THP (join income) sekitar Rp.10-11 jtan…
    ada cicilan di bank lain 2jt,saya lg ngajuin KPR dgn plafon 250jtan..bisa ga ya kira2…thanks….

  12. raza Says:

    kalo gaji pokok 3,5 jt dan tunjangan lainnya 3 jt, jd total THP sebulan 6,5 jt, bisa ngambil KPR dgn plafon 350 jt ga yah ?

  13. Dendy Says:

    mas…mohon komen nih ngerepotin ya, soalnya mas ini analitis banget soal pengambilan kpr. Mas, kalo gaji saya 5juta perbulan, istri blm bekerja lagi, tanggungan 1 anak, rencana mau kpr harga rumah 170jt, DP 30% kira2 gimana nasibnya ya ??? btw, saya masih tersangkut pembayaran macet KK sekitar 7jtan, baiknya dilunasi atau gimana (tapi katanya percuma krn BI ceking sulit dicabut blacklistnya). Thanks sebelumnya

    Dendy – Bandung

  14. pengamat Says:

    @raza
    total gaji bersih 6,5 juta ngambil plafon 350 juta? gak bisa mas. minimal gaji bersih anda harus 2 kali lipat dari skarang utk bisa ambil plafon segitu.

    @dendy
    gaji 5 juta, harga rumah 170jt DP 30%, anda cuma dapat plafon sekitar 135 jutaan saja (masa pinjaman 10 tahun) dengan BI rate kayak skarang ini. punya masalah kartu kredit macet? rasanya susah tuh, sekalipun anda sudah bayar, anda harus nunggu minimal 2 tahun lagi utk ngajuin KPR lagi, soalnya disini anda harus membuktikkan tidak ngemplang kartu kredit lagi (mampu bayar tepat waktu), jadi sebaiknya lupakan saja niat KPR anda, tapi yg macet di lunasi dulu, lalu tunggu 1-2 tahun lagi, lalu coba ajukan KPR lagi, mudah2xan diterima.

    @neendy
    utk kasus anda, joint income 10 juta nyari plafon 250juta, rasanya sih mepet banget, paling yg di approve sekitar 215 jutaan saja, jadi sisanya anda musti nombokin sendiri (ngutang ama sodara maksudnya, hehehheheeh)

    @alf
    mustinya sih bisa, karena yg di lihat oleh bank adalah track record anda sebelumnya, bukan masa depan anda (kontrak cuma 1-2 tahun saja), selama track record ke belakang fine fine aja, why not? kalo bisa jangan ambil 10 tahun keatas, ambil 5 tahun aja, maklum, namanya kontrak, gak bagus kalo kelamaan ngutang, secepatnya di lunasi. kalo kasus teman saya, deposito sebesar plafon yg dikucurkan dijadikan jaminan ke bank utk ambil KPR, statusnya kontrak kayak anda, bisa kok.

    @seti
    wah sy ngiri sama anda, bonus 10 kali gaji? hehehhehehehe, gak usah takut, pasti di approve itu, malah plafon maksimal anda skitar 400 jutaan, padahal anda cuma butuh 230 juta saja, jadi pasti di approve.

    @kris
    masalah joint income satu nama kek dua nama kek, itu hanya masalah teknis bank aja, bukan hambatan kok.

    @merzi
    dengan BI rate kayak skarang, rasanya mepet tuh, paling tinggi plafon anda itu skitar 110 juta, padahal anda maunya 127 juta, jadi musti nombokin dikit, ngutang sana sini. bank bumiputera nawarin pembiayaan diatas 100% ? wah wah wah, gak bener tuh, melanggar instruksi menkeu dia yg isinya perbankan saat ini gak boleh jor jor an membiayai KPR (belajar ngaca ke subprime mortgage di USA itu). mendingan jangan diambil deh tawaran itu, ada udang dibalik bakwan.

  15. pengamat Says:

    buat yg tadi plafon nya mepet, saran sy, sebaiknya dari skarang mulai siapkan nilai tambah anda masing2x agar bank mau tutup mata, apalagi jika selisihnya dikit. nilai tambah yg dimaksud adalah, track record KK yg bagus, mampu ajukan jaminan aset anda yg lain jika seandainya kelak anda gagal bayar (amit amit deh), things like that.

  16. Yenny Says:

    Saya rencana mengambil rumah sebesar 420jt. dengan dp 30% sisa 294jt. saat ini gaji saya 6jt.
    apakah memungkinkan untuk diterima kpr saya?

  17. Imma Says:

    Saya rencana mengambil rumah sebesar 250 juta.Uang tunai saya hanya 30 juta (diluar rekening bank).Penghasilan kurang lebih 5-6 juta perbulan. Dp saya hanya 10 persen saja. Dan krn saya wirausaha, menurut teman saya, disertakan mutasi dari rekening koran. sedangkan mutasi debet kredit tabungan saya tidak besar transaksinya, krn sebagai sisa uang tiap bulan.Rekening saya hanya berkisar 15 jutaan saja.Apakah memungkinkan KPR saya diterima? Apakah ada jasa pengurusan KPR di sby yang bisa saya kontak?


Tinggalkan Balasan