Karena ada bbrp referensi yang mengatakan, bahwa lokasi rumah di cibubur itu tidak semuanya bagus, aman dan nyaman.
Mohon referensi perbandingan untuk harga, keamanan, kenyamanan,
keuntungan kerugian untuk :
1. citra grand
2. raffles hills
3. kota wisata
4. legenda
5. grand wisata.
Mba Titi via email
Read more: Yang terbaik di Cibubur
Juni 14, 2007 pukul 12:25 am
Kebetulan saya tinggal di daerah Cibubur tepatnya di Kota Wisata, menurut saya dari semua perumahan yang anda sebutkan diatas semua ada plus minusnya ya, tergantung dari kebutuhan anda, mungkin ingin yang lebih dekat ke tol pilihan bisa jatuh ke Puri sriwedari, Raffless hills, atau Mahogany. Legenda Wisata dan Kota Wisata termasuk yang terlengkap dari fasilitas yang dimiliki dari sekolah, sports club, bahkan sebentar lagi akan dibangun fresh market di Kota wisata namun akses ke tol memang agak jauh, kota wisata termasuk yang terbaik dari penataan lingkungan, jalan masuk dan sebagainya tapi lagi2 di kota wisata itu juga terbagi ke banyak cluster, dimana situasi di setiap cluster biarpun dikondisikan sama tapi berbeda seperti cluster2 kecil diletakkan di border kota wisata dan selalu berada didekat pabrik malah ada yang persis bersebelahan dengan pabrik. Tapi kalo cluster2 seperti Monaco, Madrid termasuk cluster lama yang sudah lebih rindang dan termasuk aman dengan radius lebih dari 1 km ke pabrik. Cluster eksklusif seperti central park, eropa, virginia, sommerset diposisikan ditengah2 sebagai sentral area.
Kalo Legenda Wisata lebih kecil dari Kota Wisata, terlihat lebih hidup dibandingkan kota wisata namun hati2 jika salah memilih cluster karena banyak rumah di LW yang berhadapan langsung dengan sutet/ tegangan tinggi, maupun pabrik.
Citra Gran masih mem
Juni 14, 2007 pukul 12:28 am
hmm.. bukannya grand wisata itu di bekasi timur sanaan lagi ya? kalo saya termasuk orang yang menganggap tidak satupun dari 5 kawasan itu nyaman.. hehe. tapi pertanyaannya adalah mana yg terbaik ya? well, menurut saya legenda wisata kali ya.. kenapa? ga tau deh, feeling aja!
Juni 15, 2007 pukul 6:41 am
Yup kalo soal mana yg terbaik sgt tgt kepentingan..tetapi saya lebih setuju kalo yg terbaik itu mengacu pada akses, fasilitas dan harga…Nah kalo sudah bicara soal ini mungkin 4 perumahan (benar bahwa grand wisata ada di bekasi timur) yg ada di atas so far so good..sekali lagi semuanya tergantung tujuannya..Kota wisata mungkin paling lengkap dr sisi fasilitas walaupun mungkin dr sisi akses masih lebih jauh dr pintu tol dan harganya mnrt saya sedikit di atas perumahan di atas..sedangkan mahagoni dr sisi akses ke tol unggul sayangnya dr sisi desain ngak byk ragamnya..
So yang mana yaa?? kalo mau penilaian hrs ada skor utk masih2 indikatornya..
ok..
Juni 17, 2007 pukul 3:00 pm
sy punya rumah simpanan di kota wisata. lingkungan memang terbaik tp tidak baiknya sering bau sampah.. sepertinya terbang dari bantar gebang. mungkin akan sy lepas jika property mulai terbang lagi.. masih lesu darah nih 2007. sy malah cenderung pilih daerah cimanngis utk menghindari kemacetan di transyogi..
Juni 20, 2007 pukul 3:15 am
Paling penting sblm pilih rmh; lokasi, Lokasi dan LOKASI. Knp? krn implikasinya sngt panjang.
- Anda sehari-2 mobile ke jkt mana? Tmr, Sltn, Brt, Pst ato Utr?
- Pake mbl sndri ato umum?
- Kl mbl sndri, ber-2 ato rame-2?
- Sekitar lokasi, dkt indstr ato tdk?
Ingat, kondisi lingkungan (polusi udara) mempengrh thd invest keshtn Anda. Jng sampe di hr tua uang Anda akan hbs utk berobat!
Biaya trnsprt perlu dipertmbgkn. Yg jls, mbl penmpng umum jauh lbh mhl dibndng mbl sendri, apalg kl bs ngomprng rame-2. Dan dampk keshtn jg lbh terjaga (debu, polusi, penykt menular, etc)
Ingat jg, jarak dkt bkn jaminan cepat sampe ke tujuan (Jkt)
Juni 20, 2007 pukul 3:29 am
Sbg pembndng aja, sy dr Grh Ry Bintaro dg jrk tmph 26 km brgkt jam 6 keluar rmh ke Grogol msh bs nyampe jam 7.00 tepat! Sementara sy pernh survei dr arah tol Bksi (jam 6 di pintu gerbang tol Bksi Barat aja) sampe ke Grogol (tujuan yg sama) jam 8.15. Knp ? Ternyt krn beban lalu lintas tol Bks jauh lbh tinggi dr tol Tng/Kbn Jrk. Coba deh skali-2 kalo ga percaya!
Artinya, kita lbh bnyk membuang uang (BBM & peluang bisnis), waktu (macet, bo!) dan kenyamanan (psikis, stress qali) di jln dan BUKAN DI RUMAH……….. he he he………. trus beli rmh buat Tidor DOANG?……………………….
Juni 20, 2007 pukul 7:06 am
Cibubur nggak ada yang oke, jalan trans yogie kecil, sering macet. Akses utama ke Jakarta jalan tol, yang macetnya tambah panjang. Kalau mau naik motor yg anti macet, terlalu jauh ke Jakarta. Stress, berangkat masih gelap bareng maling, pulang juga udah gelap… bisa2 sama anak dipanggil om krn jarang ketemu..
Emang modelnya keren buat dilihat, tapi kalau gak kerja..di rumah aja kelonan sama istri…
Juni 20, 2007 pukul 11:05 am
@Archie:
Untuk tinggal di Graha Raya mendingan yg deket Serpong (Valencia, Celesta, Anggrek Loka, dll) atau yg deket arah Bintaro (Adena, Carissa, dll)? Pertimbangan, lebih pilih tol Bintaro ataukah tol Tgr-Merak? Satu lagi, kalo dibandingin ama Cinere gimana?
Juni 22, 2007 pukul 2:28 pm
Setuju banget dg Wahyu.
Buat Zidanie: Kalo lebih sering kearah Jkt Barat, Pusat dan Utara mending pilih yg Valencia, Celesta, Anggrek Loka atau Graha Bintaro (msh ada yg kosong). Kalo anda lbh sering ke Jkt Selatan dan Timur mending pilih yg dekat Bintaro.
Sementara ini (mgkn 3 th kedepan) Cinere msh kesulitan msk Jakarta, begitu jg pulangnya, sampai nanti Tol Antasari-Depok jadi (skrg lg proses verifikasi Financing oleh Operator pemenang tender-CMNP).
Juni 27, 2007 pukul 9:11 am
Buat pakar2 Cibubur, please, minta info dong tentang Cibubur Country krn saya berencana memiliki rumah disana.
Thanks,
Juli 5, 2007 pukul 10:11 am
ada yg tau tentang info antariksa permai cikeas ga???
Juli 6, 2007 pukul 2:27 am
Mas Ghober, pertanyaan tentang antariksa permai saya buat thread baru ya. Sekalian menampung pendapat lokasi seputaran cikeas yang lain.
Oh ya, buat pertanyaan silahkan post dibagian
http://bicararumah.wordpress.com/pertanyaan/
biar memudahkan untuk kompilasi
Juli 9, 2007 pukul 11:26 am
Issue terbaru…….JORR 2 selain memotong Rafless Hills, juga akan memotong Citra Gran dan juga Kota Wisata. Rumah-rumah yang tidak terkena pemotongan, tapi terletak dekat, harganya mulai menunjukkan peningkatan.
Juli 10, 2007 pukul 4:15 am
@Nee:
Ada nggak ya berita resmi atau rujukan yg mengatakan kalo JORR 2 melintasi citra Gran? kebetulan saya baru ngambil KPR di sana.. Kemaren sabtu (07/07/07) pas saya kesana, orang pengelola (estate mgt) bilang citra gran nggak kena JORR 2.
Kalo ada yg bs klarifikasi, thanks ya..
Juli 10, 2007 pukul 9:13 am
Semua masih issue, even yang melewati Kota Wisata juga masih issue, kalau di Kota Wisata justru pemasarannya mengangkat masalah ini agar transparant, ngga ngerti kenapa di Citra Gran tidak diangkat. Issuenya adalah melewati jalur pipa gas, karena logikanya jalur pipa gas adalah jalur umum yang tidak boleh diisi oleh perumahan. Dan jalur pipa gas ini melintas Citra Gran dan Kota Wisata.
Mungkin ada perbedaan strategi antara pemasaran Citra Gran dan Kota Wisata, yang satu belum mau publish kalau belum jelas, yang satu lagi lebih baik lempar paitnya dulu.
Juli 10, 2007 pukul 9:49 am
Ok, thanks..
Juli 11, 2007 pukul 1:04 am
Kalau rencana tol Cimanggis – Cibitung mengikuti skenario Cinere – Cimanggis alias tetap mengikuti jalur pipa gas alam (lagi-lagi ini masih “jikalau” dan tidak ada kekuatan yang bisa membelokkan jalur tol ini) maka kemungkinan besar Citra Gran juga akan dilewati tol JORR2, malahan lebih luas area yang terdampak (sorry istilahnya Lapindo) dibanding Rafless Hills yg sudah dan akan kena ataupun Kota Wisata (sebagian tahap I). Kalau boleh saya menyarankan cari info sebanyak-banyaknya sebelum ambil keputusan atau tanya marketing Citra Gran tentang rute JORR2 yg mungkin dia punya syukur2 dapat info dimana gerbang tol JORR2 berada. Cheers.
Juli 12, 2007 pukul 1:00 am
Coba dibaca thread disini soal JORR 2 :
http://kotawisata.com/forum/index.php?topic=224.msg819
Juli 17, 2007 pukul 8:32 am
aku siy pilih legenda wisata, dengan petimbangan lingkungannya lebih tenang dibanding kota wisata (karena KW fasos & fasum yg komplit-plit), dan dengan kualitas bangunan dan LB/LT yang kurang lebih sama, legenda lebih murah ketimbang kota wisata. Di legenda aku ambil di cluster picasso yg (konon) terletak diareal perbukitan/paling tinggi di sana, jadi ga ada aroma2 pemikat. Ada beberapa rumah yg dijual, mungkin kerna alasan jauh or macet ato pertimbangan lain. Bwat yg kantornya didaerah sudirman kita bisa naek shuttle bus-nya kota wisata ato Citra Indah, berangkat senin pagi jam 5.30, en hari biasa jam 06.00, nyampe kantor skitar jam 7 kurang ato seapes-apesnya 7.30. Kalo pulangnya bisa naek shuttle or omprengan dari depan plaza semanggi/atma jaya. Bus-nya Citra Indah paling malem ampe jam 7.30 malem dari plaza semanggi…
Juli 17, 2007 pukul 9:03 am
butuh informasi untuk beli rumah yg dekat kelapa gading…kita berencana beli di citragrand cibubur cluster alamandatype 48/200..bagus gak ya..??? jauh gak ke kelapa gading..?berapa lama kalo naik umum atau mobil/motor dari kota wisata ke kelapa gading? deket ama pabrik gak ini cluster…?? bau sampah gak..??? mohon informasinya..
Juli 22, 2007 pukul 2:08 pm
Butuh informasi mengenai Raffles Hills..ada yang tau ga baik buruknya perumahan disana?
Untuk daerah perkantoran di jakarta pusat, kira2 sebaiknya keluar dari rumah jam berapa untuk menghindari macet?
Mohon info nya..terimakasih sebelumnya..
Juli 23, 2007 pukul 7:19 am
Kalo rumah pas kena JORR dijamin kena ganti untung deh… yg rugi itu yg sebelahan sama jalan tol. Pastinya bising deh.
ROW (right of Way) JORR2 ini selebar 60 meter. disamping jalur pipa gas. Jalur pipa gas sendiri lebarnya antara 10-20 m..
Juli 26, 2007 pukul 9:58 am
saya beli rumah di citra indah saja masih berangkat jam 06.30 dari rumah, itupun masih nganter dulu istri ke pertigaan jonggol trs siap siap “touring” ke kerjaan sepanjang 40 km dan nyampe kantor jam 7.45 …dengan kecepatan kira kira 60 km/jam.
Juli 28, 2007 pukul 6:39 am
ada pengunjung yang tinggal di Citra Gran?
bagaimana suasana tinggal disana?
saya berencana ambil di citra gran juga nih…
thanks sebelum nya
Juli 30, 2007 pukul 9:10 am
nee Says:
Juli 10th, 2007 at 9:13 am
Semua masih issue, even yang melewati Kota Wisata juga masih issue, kalau di Kota Wisata justru pemasarannya mengangkat masalah ini agar transparant, ngga ngerti kenapa di Citra Gran tidak diangkat.
>>lho, bukannya yg di kota wisata issuenya bisa terangkat karena ada warga yg tau duluan lalu akhirnya seluruh warga bergerak & mendesak pihak developer kota wisata ??
klo menurut saya mah, klo di indonesia semua developer sama, mau cari untung doang…….
peace…
Agustus 24, 2007 pukul 5:03 am
ada yang tau The Address Cibubur ?
tolong informasinya
Agustus 24, 2007 pukul 6:31 am
For Pak Teddy
Untuk keterangan mengenai Citragran bisa dilihat di komentar saya di topik: Yang terbaik di Cibubur
Agustus 29, 2007 pukul 2:09 am
Grand wisata bekasi karena akses tol langsung dan hanya KM 21, dan tol Becakayu mulai bulan juni kemarin sudah mulai di kerjakan lagi, di GW luas lahannya 1600 HA, yang penting akses tol langsung.
September 3, 2007 pukul 3:11 am
Untuk Pak Pran, kerjanya di Jakarta? Lewat jalan mana bisa sampai kantor jam 7.45? ga kena macet?Soalnya saya niat mau beli rumah di Citra Indah dan kerja di daerah Jakarta pusat.
Tks infonya.
September 4, 2007 pukul 8:28 am
Saya tinggal di Citra Gran dan sejauh ini saya sangat menikmati keamanan dan fasilitas yang ada – apalagi Family Park baru saja direnovasi, kemudahan belanja yang dekat dengan Hero Mal Citra Gran, Plaza Cibubur, dan Cibubur Junction, bahkan di Ruko yang ada di sekitarnya. Kota Wisata dan Legenda Wisata sebelumnya sempat menjadi pilihan saya untuk dipertimbangkan. Tapi setelah menimbang ramainya – apalagi akses keluar masuk di saat hari libur dan padatnya jumlah wisatawan ke Kampung Cina dan sekitarnya, akhirnya saya mundur dan memilih Citra Gran yang relatif lebih tenang. Kebetulan saya tinggal di Green Valley yang pemandangannya masih hijau karena berada di sisi lembah sehingga udaranya masih cukup segar (walau terkadang ada semerbak aroma dari bantar gebang yang mampir) terutama di sore dan malam hari. Kantor saya kebetulan di Sudirman. Setiap hari saya berangkat jam 5.45 dan sudah sampai di parkiran kantor jam 6.30. Kalau berangkat di atas jam tersebut biasanya butuh waktu 1 hingga 1,5 jam untuk sampai ke tujuan yang sama, kecuali ada halangan-halangan tidak terduga seperti kecelakaan lalin.
September 19, 2007 pukul 5:36 am
Ada yang sudah beli rumah di Cibubur Residence blom..?? dengar -2 lokasinya dekat banget dr Jln Trans Yogie.. dan cukup strategies… minta sarannya donk ..l
September 19, 2007 pukul 8:53 am
@ Denny : informasi tentang the Address Cibubur bisa liat di topik the address vs bukit golf…
saya pernah melihat-lihat ke sana dan cukup jatuh cinta sih,,
September 28, 2007 pukul 1:49 am
[...] di Bekasi (109 comments). Terbaik di Cibubur (101 comments). Perbandingan di Cibubur, Citra Grand vs Kota Wisata (32 comments). Perbandingan di Cibubur, The Address vs Bukit Golf (41 comments). Perbandingan di Cibubur, Citra [...]
Oktober 5, 2007 pukul 6:23 am
saya sependapat dengan Mas Ree, saya sudah tinggal DI Citra Grand sudah 6 tahuh. yang paling mengesankan suasananya nyaman, udaranya tidak panas disiang hari dan Hening dimalam hari. Juga akses kejalan raya sangat dekat, kalau tidak ada kendaraan bisa naik angkutan perumahan bayarnya Rp. 2000,- atau bisa jalan kaki tidak lebih dari 1 KM 10 meni aja atau naik ojek by call Rp. 3000,-. Faktor keamanan menjadi prioritas pengembangn maupun penghuni, jadi amanlah.
Oktober 29, 2007 pukul 11:07 am
tolong infonya m’ngenai cibubur residence duonk…
Nopember 3, 2007 pukul 4:11 pm
To Mas Ree: Wah yang bener tuch mas aroma ‘bantar gebang masih kerasa”, saya kira greenvaley yang dah jauh gitu dah ngga kerasa bau nya laghi, soalnya kebetulan saya laghi indent di cluster tersebut…
Nopember 4, 2007 pukul 1:47 pm
ada yg bisa sharing ttg mutu bangunan di citra gran ga?
apakah sesuai janji, dll? ada keluhan apa aja setelah terima bangunan? atau developernya bagus2 aja?
terus kalo ada keluhan apakah developernya menaggapi dengan baik? terus menyunggung ttg air, apakah airnya jernih atau keruh?
kalau ada yang tau minta tolong di-share ya..
trims..
Nopember 4, 2007 pukul 1:49 pm
oya, tentang aroma bantar gebang, apa betul daerah citra gran kena aromanya? ditunggu sharingnya, trims..
Nopember 10, 2007 pukul 5:03 pm
@cely: ngambil citra gran blok apa yahh?? jangan jangan bakal calon tetangga nehh
Nopember 12, 2007 pukul 1:07 am
@Rzx: saya ambil di cluster prairie blok m..masih indent jg sih, paling baru menghuni rumahnya akhir taun depan..
udah ambil di green valley dr kapan? kapan tinggal sana? segera di share yah pengalaman tinggal di sana hehe..
Nopember 14, 2007 pukul 6:24 am
teman teman, mau nanya nih, apakah toll JORR II akan mengenai villa nusa indah 5 juga??? tolong di update dong, soalnya saya rencana mau ambil rumah di sana..
thanks…
kalau ada yang mau jual rumah daerah cibubur di bawah 150jt hubungi saya yah… 0818506500
Nopember 26, 2007 pukul 6:08 am
halo cely,
sepertinya tetanggaan juga nih..
saya dan istri ambil di blok M -Prairie…
serah terima di agustus 2008…
Nopember 26, 2007 pukul 8:33 am
pak bu, tolong pencerahan dong.
Vila nusa indah 3, tepatnya termasuk daerah apa ya ? apakah masuk kab.bogor (gunung putri), apa wilayah bekasi eh…ada yg bilang ke wilayah cibubur juga. Binun deh… adalagi, kena banjir gak ya ? dan selain ke tol jatiasih, katanya mau ada jorr lagi di dekat sana ?cmiiw
Nopember 27, 2007 pukul 12:11 pm
wah..calon tetangga ya..saya masih september 2008 serah terimanya sih..ga beda jauhlah, moga2 ga telat serah terimanya hehe..
Nopember 28, 2007 pukul 12:24 am
@ cely,
udah tau, Jorr 2 yang rencananya akan melintas di depan CitraGran ?? waduh ..dag dig dug juga nih … share informasi donk .. oh ya Cely KPRnya pake bank apa ? atau tunai keras yaa ..
Nopember 30, 2007 pukul 3:33 pm
dear all,
aku mw tanya transyogi apa ya?
kebetulan aku br denger!
thx
Desember 1, 2007 pukul 10:19 am
to dahlia,
transyogi itu nama lain dari jalan alternatif cibubur…..
itu lho yang sepanjang jalan menuju komp. cibubur residence…mahogany residence, raffles hills, citra gran, gran cibubur, cibubur country, legenda wisata, kota wisata dan komplek2 perum di cibubur lainnya
Desember 2, 2007 pukul 8:04 am
okay,,thanks. Yang aku mw tanyakan lg, apakah jalur transyogi tersebut macet?
setau ku jalur transyogi itu macet..
Desember 2, 2007 pukul 11:48 pm
to dahlia:
macet bu, apalagi kalo hari sabtu & minggu…
Desember 3, 2007 pukul 8:19 am
Ok pak Roncu,
Thanks ya atas masukannya. Oia, Pak Roncu kalo boleh tau alternatif rumah yang bagus n deket ke jalur Transyogi apa ya? Mohon bantuannya nya Pak Roncu..
Thanks..
Desember 4, 2007 pukul 1:36 am
to dahlia
banyak pilihan rumahnya bu di sepanjang transyogi itu, bagus ato gak sih tergantung selera ya…tp yg paling utama sih tergantung budget **itu klo saya sih hehehe**
tinggal pilih aja bu….sesuaiin aja ama selera(model rumah), kebutuhan dan ama budget yg ada.
Klo si daerah cibubur semua relatif lengkap fasilitasnya…deket mall, RS, sekolah int’l, angkot, feeder…
tinggal pilih aja bu mau yg mana
hepi hanting ya bu
Desember 5, 2007 pukul 3:21 am
Ibu Dahlia, pasti bukan di Jakarta yaa..
Desember 5, 2007 pukul 3:30 am
to dahlia,
menurut saya cibubur residence bagus. karena deket dengan tol, dan harganya cukup murah.. tipe terkecil 90/43 harganya sekitar 270 juta (saya lupa). terus, dari pintu gerbang nggak terlalu jauh… kebayang kan di Kota Wisata atau Legenda, yang kedalemnya jauuhhh banget..(wlpn cluster yang depan). di cibubur residence kita bisa jalan kaki.. karena di sana hanya fokus di perumahan, fasilitas2 cuma sport hall (itupun di paling belakang perumahan), terus keluar gerbang udah ada RS Permata (bisa jalan kaki lagi khan..).., cibubur plasa, dll..
Terus terang saat liat cibubur residence saya langsung naksir tuh.. walaupun kata orang bahwa cibubur itu macet, saya yang udah pernah tinggal di jakarta selatan, maupun sekitar jagakarsa ngerasa cibubur tempat yang nyaman untuk dihuni..apaladi dibandingkan dengan bekasi.. atmosfernya lain…
Desember 6, 2007 pukul 1:28 am
to dahlia,
kalo saya kok naksir the address & citra gran.
dan mereka juga sudah membuktikan cluster yg telah terbangun berikut Fasos dan Fasum.
Dan jgn lupa ke 2 perumahan ini tidak perlu melewati jalur transyogie / jl. alternatif cibubur yg macetnya lumayan di sabtu-minggu.
Desember 6, 2007 pukul 5:56 am
To Dahlia,
Range harga berapaan & baru atau second?
Kalo mau tdk terlalu kena macet, bisa pilih perumahan yg sebelum Kranggan. Urut dari tol ada Puri Sriwedari, Mahogany Residence, Raffless Hills, Cibubur Residence & Taman Laguna. 3 pertama masuk wilayah Depok, 2 terakhir masuk Bekasi.
Untuk Puri Sriwedari, dulu ada masalah dgn sertifikat. Entah sudah beres atau blm.
~wawan~
Desember 6, 2007 pukul 8:59 am
@Cely & Maheswara : Satu kawasan nih kita… walaupun beda cluster… Saya dan istri ngambil di Blok N Cypress….
@Dahlia : Kedepannya di CG akan ada akses sendiri melalui tol Cimanggis… Jadi gak perlu lagi bermacet2 ria di Jln Transyogie
Desember 7, 2007 pukul 2:59 am
to : AJ,
Saya di Prairie,
kapan serah terima rumah di jadwal-kan.
Oh ya, baca di room sebelah katanya dapet dari mandiri yang 8,8% fix 3 tahun yaa.. selamat yaa
kalo saya kok dapet promo yang fix thn 1, 7.7% dan tahun ke 2, 9.5% .. and cash back utk provisinya.. kira2 bagus gak yaa..
Desember 7, 2007 pukul 3:16 am
@Maheswara :
Keknya sih lebih bagus promonya mas Maheswara deh dibanding saya CMIIW… Apalagi kalo tahun ketiganya bunganya turun dibawah 8.8% (Mungkin gak yah??? )
Desember 7, 2007 pukul 3:35 am
Wah .. mudah2-an sih turun pas di tahun ke 3 yaa, atau paling gak sama gitu..
tapi perasaan sih bakalan naik, logika-nya dia aja pasang bunga 9.5% hanya fix di tahun ke 2… tapi ya udah lah ..
by the way nanti didepan Cypress bakalan dibuat danau yaa (kalo liat maket citra gran). wah asyikk donk, bakalan berasa tinggal di tempat wisata .. hehehe.. tinggal naik sepeda doank utk ke danau-nya..
Desember 7, 2007 pukul 6:03 am
mnrt aku kota wisata saat ini sedang resah, karena isu2 JORR II (walaupun 4 desember 2007 proposal peta dari BPJT dan Binamarga ditolak mentah2 sm gubernur Jabar sekarang, tapi siapa tahu gubernur Jabar 2008 yang baru nanti mata duitan, makan angpaonya bakrie yang invest 200 Triliun u JORR II… hehehehe…). BTW ada warga yang menolak, ada warga yang setuju (krn rmhnya tidak di jalur proyek), ada warga yg cuek (nunggu ganti rugi yg gede kali yeee…..) ada warga yang apes (rmhnya nanti akan disamping persis tol, jadi klo ada ban pecah, sakit jantungan dechhhhh…)….. jadi, klo bisa jangan ambil cibubur dulu dech… macet-cet-cet, emosi tinggi, and bau sampah sepanjang jalan kenangan (transyogi).. banyak kasus diare di wilayah ini karena lalat otomatis suka baunya…. mungkin sedikit ke Bogor, Cimanggis atau Serpong…
Desember 7, 2007 pukul 6:09 am
Kenapa ya warga Kota Wisata nggak khawatir di wilayahnya ada Jalur Pipa Gas?
Padahal kalo mbledug, potensi resikonya lebih besar dari jalan tol….
~wawan~
Desember 7, 2007 pukul 6:30 am
Hehehe…. org sepanjang jalur gas emank pemberani… nyawanya 12, mati satu masih ada 11… cari rumah yg aman2 aja dech, gw di citayam aman….. gak perlu takut macet (paling2 kereta telat, kalo kereta gak jalan2.. pulang lagi aja.. tinggal telpon bos kalo kereta gw gak jalan), ayolah ke citayam, banyak kok perumahan bagus disini.. and sebentar lagi akan ada tambahan kereta-kereta AC baru dengan jadwal yang teratur (lagi2 kata pemerintah)
hehehehe
Desember 7, 2007 pukul 6:47 am
@anakkutil:
Mas anakkutil keknya OOT deh
Alangkah baiknya kalo buka thread baru khusus membahas Perumahan di daerah Citayam… dan bisa sharing pengalaman mas anakkutil selama tinggal di sana di thread tersebut *Peace ya….
anjar: setuju, sudah saya buatkan
Desember 7, 2007 pukul 10:12 am
rencana JORR yang tembus ke kota wisata itu sudah bukan isu lagi, karena sudah masuk koran KOMPAS. Kompas gak pernah memberitakan sesuatu yg belum jelas (isu). Di Kompas di beritakan warga kota wisata pada demo ke kantor pemasaran karena rencana JORR itu akan menurunkan nilai aset rumah mereka di sana.
tapi anehnya, cluster terbaru kota wisata (bellevue) sudah laku terjual 95%. apakah para buyers ini pada gak tahu rencana JORR itu atau tidak, entahlah.
Desember 8, 2007 pukul 4:57 am
mohon informasi mengenai cibubur residence, saya naksir berat ama type2 rumahnya, tapi kata marketing officr-nya indent sampai 1,5thnan paling lama, yg jadi masalah kok saya ga nemu profile developernya di internet, bumi…propertindo? apa dah biasa dalam business perumahan… ngeri juga kalo yg ‘pemain’ baru, takut trial and error gitu…
rekans,
please share ya… thanks
Desember 9, 2007 pukul 2:32 am
@Anjar: Tq mas udah dibuatkan thread tersendiri
@indoroids: Krn menurut penjelasan dr CSnya jalur JORRnya gak melewati cluster Bellevue tersebut dan juga menurutnya gak mungkin jalur JORR akan melewati perumahan KW krn perumahan tersebut sudah ada sebelum proyek JORR itu di rencanakan…. Kira-2 seperti itu mas info yang saya dapatkan
Desember 10, 2007 pukul 6:04 am
mau menambahkan, sepertinya KW akan kena deh, cuma yg kena sepertinya bagian depan saja (deket transyogie), sedangkan bellevue ada di belahan yang lain di KW… jadi wajar2 saja harga tetap melangit.. wong beda lokasi sama terjangan JORR2..
Desember 12, 2007 pukul 3:46 am
rekan-rekan semua, say tertarik dgn Cibubur Residence, tp mungkin bisa minta info atau saran dari rekan semua, apakah kemungkinan perumahan tersebut terkena rencana JORR ,atau pelebaran jalan,dsb…..??? thx
Desember 12, 2007 pukul 3:49 am
kayaknya sih ngak … kayaknya….hehehehe
Desember 12, 2007 pukul 4:59 am
Nda tuh mas Koko…
Joint aja di Milistnya Cibubur Residence : ouresidence@yahoogroups.com
Desember 13, 2007 pukul 11:30 am
info cibubur residence cukup menarik tuh gw liat di http://www.cibuburresidence.co.cc ga jauh jauh amat dari tol
Januari 14, 2008 pukul 12:26 am
yang terbaik (dan memang tdk bisa dipungkiri) di daerah Cibubur dilihat dari lingkungan, kualitas bangunan beserta Fasum dan Fasos
1. Kota Wisata
2. Legenda Wisata
3. Citra Gran
yang lain terlihat biasa-biasa saja, walaupun gembar-gembor dengan iklan yang bombastis.
so pintar-pintar memilih rumah idaman.
salam,
Januari 15, 2008 pukul 4:44 pm
menurut gue yang paling bagus ya kota wisata……
cause gw gawe di sana……
hahahaha….
Januari 18, 2008 pukul 3:55 am
buat yang kerja di jakarta, apalagi jakarta utara, barat, pusat. Jangan cari rumah di cibubur deh kalo nggak mau gila. Macetnya itu lho..
Kemana2 jadi susah
Februari 15, 2008 pukul 7:10 pm
Citra gran mungkin yang terbaik dari segi akses, ada jalan alternatif ke Toll cimanggis lewat belakang komplek, jadi kalo transyogi macet bisa lewat belakang dan nembus ke Jagorawi.
Sekedar info buat teman2 yang mau ambl rumah di cibubur.
SBY aja tinggal d cibubur……
Februari 19, 2008 pukul 4:24 pm
gue lagi dak dik duk neh.. soalnya di balik tembok batas depan rumah gue yg di blok Amerika Kowis pas pipa gas.. kalok dpt golden shake hands dari Bakrie sih boleh juga.. tapi kalok apes persis samping kolong jembatan tol.. wah..
ada update ngga kabar terakhir gimana ttg tol cimanggis-cibitung ini, soalnya katanya mau dipindahin rutenya ngga jadi lewatin kowis tapi di atas jalan transyogi.. fly over gitu..
Februari 20, 2008 pukul 8:06 am
untuk warga kowis silakan buka http://www.updatejorr2.org deh kalau mau kepastiannya, tyu
Februari 21, 2008 pukul 2:54 pm
saya sedang bimbang mau ambil rumah di Citra Grand (Callytris B). yang saya khawatirkan soal kiriman bau dari Bantar Gebang dan soal macet.Ada yang bilang bisa exit tol cimanggis. Tapi khan kalau mau ke gerbang tol cimanggis harus lewat terowongan yang hanya bisa dilewati satu mobil itu, bukannya nanti malah macet lebih parah ? help me please…
Februari 22, 2008 pukul 5:26 am
http://www.updatejorr2.org kokga bisa di akses ya…
mungkin ada link yang lain?
salam
wongso
Februari 25, 2008 pukul 1:20 pm
Kalo gue tinggal di Taman Kenari Nusantara yg sederatan ama Legenda Wisata. Gue hepi disini karena harga tanah masih murah – jd gue bisa beli ukuran yg lebih besar 220m, nggak terlalu besar, ngga bising, ngga bau, dan yang lebih penting suasana sudah hidup karena udah laku hampir 90%. Kelemahan ada di developernya yg suka ingkar janji, tapi so far masih tolerable.
Dulu ada rencana mau ambil juga Cibubur Country yg di Cikeas, tapi karena ada SUTET-nya jadi gue urungkan. Untuk CitraGran menurut gue oke yah dan kalao rejeki memungkinkan pengen ambil yg tipe2 kecil untuk invest.
Kalo soal kemacetan, selama ini dari rumah ke kantor di daerah jakpus sekitar 75 menit atau paling lambat 90 menit. Kecuali kalo musim hujan suka kena macet di transyogi setelah citragran, solusinya lewat samping citragran yang byk warung remang2 itu. Meskipun jalannya buruk tapi lumayan hemat waktu.
Semoga berguna.
Salam,
Februari 26, 2008 pukul 10:36 am
Halo semua,
kalo daerah Cimgnggis ada permata Cimanggis. ada yang punya info perumahan itu?
konstuksinya kayanya bagus tapi transportasinya gimana ya, thks
Februari 28, 2008 pukul 4:35 pm
bapak2 ibu2 yang namanya beli rumah itu harus di cek semuanya bukan saling menjelekkan satu sama lainnya kalo udah saling menjelekan perumahan satu dengan yang lain itu namanya gak puas dengan barang sendiri tapi ingin barang orang tapi gak kesampaian keinginannay, atau gak puas dengan pemasaran pihak developer satu dengan yang lain
sudah lah di stop saling ngejeknya, saling menjatuhkan produk orang. persinagn yang bersih aja yang kamu2 yang ingin promosi bisa lakukan di site ini. main bersih ajadan gentle dalam memasarkan produck ok…………………..pisssssssssss
Maret 10, 2008 pukul 6:42 am
menurut saya,yang bagus itu lagenda wisata..untuk jangka panjang lagenda wisata akan trategis karena udah dibangun JORR 2. Dan lagenda wisata paling nyaman utk tempat tinggal
1. PIntu masuk dari jalan raya ke cluster tidak jauh seperti di kota wisata.
2. cocok utk tempat tinggal karena tdk bnyk pusat bisnis atau area publik, sehingga lebih aman, yang masuk hanya penghuni saja.
3. tidak rame karena tidak terlalu banyak fasilitas umum seperti kota wista.kalau terlalu bnyk fasilitas umum, terlalu banyak sampah dan kotoran lain.
4. cocoknya., tidurnya di lagenda wisata..tapi jalan2x dan rekreasi di kota wisata..asyik ngk tuh,,,
5. infrastrukturnya bagus…tetapi tidak semahal perumahan maghoni..dengan luas tanah dan tipe yang sama bisa selisih 300 jt…lumayan kan duit 300 jt.
6. emang sih maghony lebih didepan pintu tol cibubur jadi dia lebih mahal…tapi kalau jorr udh dibuka…praktisnya juga sama kok..
7. Yang pasti ngk kena gusuran jorr..
developernya juga udah punya reputasi yang baik..sinar mas
8. Air tanah bagus..kata orang2x situ/..air tanahnya malah lebih biru dari pada air pam.bisa irit cost utk air kan?\
9. Kemarin gw jalan 2x ke kota wisata di kampung cina.naik mobil..pas di pintu masuknya pemandangannya bagus..walaupun masuknya masih harus kedalam lg sekitar 1 km ya..tapi pas di kampung wisata..kita turun dan buka pintu mobil..langsung tercium bau samapah…wah saat itu juga langsung illfeel dengan kota wisata walaupun pemandangan depannya bagsu banget tapi langsung hilang dengan terciumnya bau sampah..
kalau di laagenda wisata…ngk kecium bau sampah…so emang lagenda wisata yang paling oke..
10. saya bisa bilang spt ini karena saya calon penghuni lagenda wisata..sebeklum memutuskan lagenda wisata, saya udah keliling2x semua cibubur..dari sis harga, reputasi developer, infrastruktur…dl..jangka panjangnya lagenda wisata paling oke..ini masukan juga buat calon2x pembeli baru.
10. sebelum saya menemukan lagenda wisata..saya juga hampir bayar dp di cibubur residence..tp langsung tidak jadi..karena saya cari rumah yng siap huni..bukan investasi..kalau cibubur residence mingkin 2 th lagi baru keliatan infrastukturnya..wong jalanya aja belum jadi, rumah contoh belum ada, apalagi rumah kita nanti?
mendingan beli yang udah kelihatan.
Maret 11, 2008 pukul 5:53 pm
Maaf pertanyaannya agak sedikit melenceng…
ada yang punya info atau review-nya mengenai perumahan Lippo Cikarang?? mohon di share ya… dari segi akses transportasi umum, mobil pribadi/motor, fasilitas, dll untuk kerja diwilayah jakarta timur juga mengenai developernya sendiri kira-kira ada yang punya pengalaman ??
Thx untuk infonya…
Maret 15, 2008 pukul 4:30 am
@vins
Ambil cluster apa?
Kebetulan ortu saya juga rencana beli rumah siap huni dan Legenda Wisata juga termasuk salah satu alternatifnya. Bisa kasih info-info lainnya soal Lewis ini? Ada yang bilang Lewis dilewati sutet. Apa benar? klo benar, cluster apa yang dilewati?
Thanks.
Maret 19, 2008 pukul 2:38 am
To Joyatmo.
Kemarin saya survey ke permata cmanggis, dari plaza cibubur melalui jalan luwinanggung truss jalan tapos ditempuh dalam 15-20 menit dalam kondisi normal, jka style balapan bisa lebih cepat lagi. itu belum jika masuk to cimanggis bisa sekitar 10 menit ke pintu tol cibubur, lokasi lumayan masih asri, saya juga ada renacan mau ambil disana, jalan raya tapos lumayan alus dan sepi bisa kebut disana….
keluar pintu tol cimanggis sekitar 5 menit.
Maret 20, 2008 pukul 12:29 am
Dibawah ini adalah informasi penawaran over kredit rumah di cibubur residence. jika ada yang berminat, mohon hubungi saya di 081321785113, budhi handoyo, email: brillian_013@yahoo.com.
1. cluster mapple wood
2. luas bangunan 43 dan luas tanah 90
3. spesifikasi standar
4. harga jual rumah Rp. 244.530.000,-
5. Total DP Rp.48.904.575, Sisa Angsuran DP sebanyak 2 kali sampai tanggal 6 Mei 2008 sebesar Rp. 5.686.000
6. DP yang sudah di bayar sebesar Rp. 43.218.575
7. KPR bank Rp. 195.624.000
8. Untuk kredit ke bank, tergantung dari kesepakatan dan suku bunga yang di setujui
9. Rencana biaya BPHTB, AJB, BBN kurang lebih sekitar Rp. 21.000.000
sekian informasinya dan terima kasih.
Maret 20, 2008 pukul 12:30 am
Dibawah ini adalah informasi penawaran over kredit rumah di cibubur residence. jika ada yang berminat, mohon hubungi saya di 081321785113, budhi handoyo, email: brillian_013@yahoo.com.
1. cluster mapple wood di cibubur residence
2. luas bangunan 43 dan luas tanah 90
3. spesifikasi standar
4. harga jual rumah Rp. 244.530.000,-
5. Total DP Rp.48.904.575, Sisa Angsuran DP sebanyak 2 kali sampai tanggal 6 Mei 2008 sebesar Rp. 5.686.000
6. DP yang sudah di bayar sebesar Rp. 43.218.575
7. KPR bank Rp. 195.624.000
8. Untuk kredit ke bank, tergantung dari kesepakatan dan suku bunga yang di setujui
9. Rencana biaya BPHTB, AJB, BBN kurang lebih sekitar Rp. 21.000.000
10. harga nego.
sekian informasinya dan terima kasih.
salam,
budhi handoyo
Maret 22, 2008 pukul 6:52 am
saya ambil cluster nobel..
sejauh saya keliling2x belum liat ada sutet sih..
sutet yang saya tau ada di cibubur country.
sejauh saya keliling2x , 3 bulan mencari rumah idaman respon semua orang yang tinggal disana ngk pernah ada masalah apa. kalau cluster yang lain saya belum pernah dengar.
Maret 26, 2008 pukul 9:43 am
Apartemen CIBUBUR VILLAGE – PRE LAUNCH
Persembahan terbaru dari proyek APARTEMEN SUBSIDI PEMERINTAH, dgn keunggulan2 sbb:
- Lokasi TERDEPAN di Cibubur, hanya 5 menit dr pintu tol (cibubur Junction)
- Fasilitas terlengkap dari Apartemen subsidi lainnya
- Lahan hijau yang lebih luas (70%)
- Harga mulai 93jt dgn cicilan mulai Rp 600rb-an/bln
- Bebas Pajak & Subsidi selisih bunga
Cibubur Village Apartment, TERDEPAN DI CIBUBUR !!!
Info & brosur, kirim nama & alamat lengkap ke
SMS CENTER: 0815 1900 2238
Maret 31, 2008 pukul 4:10 am
Sy tertarik dengan Citra Indah suasananya masih alami dengan panorama bukit2, tapi kok rasanya jauh ya…. tlng dong sy diberi info bgmna kedepan prospek citra indah dan apakah kedepan bakal ada pintu tol deket2 situ…
April 11, 2008 pukul 3:45 am
Dear semua,
Saya mau tanya, apa ada yang tahu home pagenya perumahan legenda wisata.
Bagaimana membeli rumah di Kota wisata/Legenda wisata? Kok saya tanya kepemasan kayaknya harganya beda-beda tiap salesnya.
April 11, 2008 pukul 4:55 am
Mba Zie, saya juga tertarik citra indah tapi jauhnya itu lho dari fly over cileungsi masih 12 km lagi….mungkin prospek ke depannya bagus karena mau dikembangkan sebagai kota mandiri, kalo nggak salah, kalo soal jalan tol kayaknya yg terdekat nantinya ada di taman metropolitan atau taman cileungsi, dua-duanya di bawah pengembang metropolitan, nantinya dari taman cileungsi ada jalan tembus ke taman metropolitan. O, iya saya bukan marketingnya ya…..tapi baca di estate housing terbaru, monggo…yang mau cari rumah di daerah cibubur dan sekitarnya.
Mei 3, 2008 pukul 3:25 am
personally cibubur gak ada yg ok. transyogi udah bottleneck abiz tuh macet gila2xan, sedangkan pengembang di sana gak mau patungan utk ngebenerin jalan alternatif kayak Hankam itu misalnya. buyers di sana udah di cuci otaknya dgn janji JORR inilah itulah. pdhal namanya hidup, gak selama nya mengandalkan tol, tapi juga jalan alternatif. ingat bensin harganya naik. apalagi setelah pemilu, di jamin bensin naik gila2xan. bayangkan kalo semua orang hajar tuh tol, sama aja macet nya ntar tuh tol.
tapi kalo sy dipaksa disuruh memilih cibubur, maka pilihan saya jatuh pada citra gran. soalnya sy fans berat nya ciputra, hahahahaha, gak dink. seriously. sy byk dengar feedback positif soal citra gran, dan sy percaya sama penilaian ciputra. yg trjankau, dekat tol cibubur, dan content nya menarik, yah cuma citra gran mnurut saya.
Mei 3, 2008 pukul 6:27 am
ada yang tahu koneksi internet di kota wisata? apakah speedy sudah masuk sana? ISP lain?
Mei 3, 2008 pukul 10:13 am
Setau saya jaringan internet sudah masuk citragran, providernya jetcoms. kalo legenda wisata setau sy blum ada, kota wisata ga tau de. Sy calon penghuni Legenda Wisata zona Einstein blok R12. Salam kenal bagi semua
Mei 3, 2008 pukul 11:08 pm
saya pilih kota wisata. alasannya didalam kompleks itu sudah ada sekolah fajar hidayah dari SD s/d SMA, artinya saya tak perlu keluar kompleks lagi utk antar jemput anak sekolah, mengingat transyogi yg super duper macet itu. untuk TK nya didalam kota wisata ada TK Madania. agak mahal dikit tapi tak mengapa lah, sebanding kok, daripada musti nyari sekolah di luar kompleks dan bermacet ria. apalagi TK itu kan cuma 2 tahun aja, gak lama.
soal pergi ke kantor juga gak masalah, karena saya pengangguran, lebih banyak di rumah, jadi sy bisa pilih jam jam lenggang yang saya sukai agar gak ngalamin macet nya transyogi. utk urusan belanja sy bisa pilih jam jam tidak macet (transyogi) utk belanja di sektiar transyogi.
orang beli kota wisata karena fasilitasnya, makanya jangan heran orang yg cuma pengen hunian saja, pasti condong ke legenda wisata, karena disana cuma utk tidur saja. nilai tambah kota wisata adalah di kunjungi orang dari seluruh indonesia utk berwisata di sana, tapi itu tak akan mengurangi kenyamanan penghuni sana, karena jarak dr tempat wisata dgn hunian cukup jauh utk ukuran org jalan kaki. tenang nya sama saja. at least dgn tingginya hit rate org dr luar kompleks ke kota wisata, akan turun mendongkrak nilai jual dan nama nya.
soal jauhnya jarak dr gerbang ke hunian didalam kota wisata, justru sy melihatnya sbg nilai plus. dr situ kelihatan pangsa pasar kota wisata adalah utk mereka yg punya kendaraan sendiri. gak sembarang orang bisa masuk ke sana seperti pengamen, tukang somay, gerobak pemulung, pengemis, tukang minta sumbangan, yg semuanya potensial kriminal dan perusak privacy. privacy di kota wisata lebih trjamin mnurut saya makanya jangan heran rio febrian dan artis lainnya lebih memilih kota wisata.
soal bau sampah itu hanya terjadi di cluster tertentu di kota wisata, tidak di kota wisata keseluruhan. kota wisata itu luas sekali lo, hampir sama luasnya dengan kemang pratama. solusinya yah gampang saja, jangan beli rumah yg dekat dgn tempat sampah di perbatasan kota wisata. itu aja. kbetulan design rumah saya semuanya tertutup, tidak ada jendela terbuka, dan pakai AC Sentral di dalam rumah, jadi semua kuman dan bau bakal di musnahkan semuanya.
jeleknya kota wisata cuma satu, berat di ongkos. masuk akal, karena scr tidak langsung kita beli fasilitas juga. kalo duit pas pas an, pasti kecewa di kota wisata. mending pilih legenda wisata atau citra gran yg lebih murah. tapi kalo ada duit lebih, saya akan pilih kota wisata.
akses tol kota wisata juga menggiurkan. di gerbang selatan nanti rencana ada tol yg melewati di sana juga pintu nya. sambil mnunggu tol itu jadi, utk sementara pake tol cibubur. di sebelah utara juga ada tol jatiasih yg bisa di pakai. jadi kota wisata nantinya akan di kepung oleh tol, sebuah exit access yg luar biasa menarik menurut saya. BSD, Bintaro dan Grand Wisata aja tidak sebanyak itu tol nya.
Mei 5, 2008 pukul 9:55 am
Kapan dan dimanapun be a smart buyer.
Saran saya, kalau beli rumah yang indent, pastikan beberapa hal diantaranya:
- Pelajari kontrak dan kondisi surat-surat lainnya yang terkait untuk memahami hak dan kewajiban antara pembeli dan developer
- Pastikan pemborong yang ditunjuk developer punya good record (misal tidak dalam retensi)
- Lakukan pemantauan yang sesering mungkin terutama untuk struktur bangunan
- Jangan malas melakukan complain ke developer dan memastikan segera ditangani (jangan sampai terlambat)
- Walaupun developer terkenal baik dan punya good record secara keseluruhan, masih tetap ada kemungkinan “apes”
- Jika poin di atas terjadi, lakukan complain tertulis dan tegas dan minta hak-hak anda sebagai pembeli dipenuhi
Thanks
Mei 7, 2008 pukul 6:43 am
Guys,
saya baru saja mengunjungi pameran properti di JCC kemarin dan tertarik dengan daerah cibubur.ada satu lokasi yg menarik di legenda wisata maka bermodal brosur maka saya schedulekan besoknya meninjau kawasan tsb.Adapun yang nilai plusnya adalah feeder bus yang menuju kantor saya. Setelah saya lihat utk zona van gogh adapun kawasan tsb dekat sekali dengan SUTET.
Kira2 adakah yg punya pengalaman rumah dekat dg SUTET?? Bagaimana efek sampingnya???
Trus saya liat2 jg kawasan Oscar yg rencananya akan dibuka juga itu pun dekat dg SUTET. Walaupun marketingnya menjamin tidak complain selama ini tetapi apakah aman yah ..?
Terus kalo boleh minta usulnya dengan budget sekitar 250-300 utk di cibubur sebaiknya ambil daerah mana ya ??
thanks
donny
Mei 11, 2008 pukul 8:21 am
gilaaaa, benar2x gilaaaaa, hari terakhir pameran REI 3-11 Mei 2008 di JHCC, cluster TARN di citra gran ludes trjual, trutama inceran gw tipe VOLVI hadap timur (tipe paling gede di cluster ini). stoknya dikit banget, cuma 2 unit. rese. pdhal konsepnya modern klasik kesukaan gw. nyari yg mirip2x itu, di cluster CYPRESS sebrang nya, tipe GIGOLA, juga habis terjual. orang indonesia trnyata kaya kaya yah? laris kayak kacang goreng. korek info ke marketing, kalo beli di situ, sertifikat nya baru di kasi ke gw 8 bulan setelah lunas. wajar gak yah? alasannya sih buat proses nya. anyway, trpaksa deh dg setengah ngemis, gw nitip ama sales nya, kalo ada yg cancel, suruh kasi tau ke gw (nkristan@indo.net.id). siallllllll bener bener siallllll, kayaknya citra gran umurnya udah gak akan lama lagi tuh, soalnya ke belakang nya tanahnya udah di garap semua, tinggal 1-2 cluster yg masih belum di garap di sana. mulai skarang rencana tiap bulan gw mo cek ke marketing kalo ada soft launching baru lagi, gak mau ketinggalan kereta.
Mei 11, 2008 pukul 8:32 am
@donny
LW selain jauh jaraknya ke tol, juga ada sutet melintang disana. mempersulit pemilihan lokasi di sana. klo sy concern nya bukan soal kesehatan (masih kontroversial katanya), tapi merujuk ke market aja sebenarnya, bahwa sutet itu lebih susah di jual properti nya ketimbang yg bukan sutet. kan logikanya, kalo ada properti yg calon buyer gak ada alasan utk njelekin tuh properti, apa salahnya pilih properti yg gak ada isu macem macemnya?
saran saya sih citra gran aja, di sana juga ada feeder busway dari citra indah – citra gran – ratu plaza – blok M – komdak – DPR MPR – slipi – citraland grogol. pagi siang sore schedule nya ada, dan gak cuma skali, tapi brkali kali, jadi di jamin gak lama nunggunya (kemana mana bawa jadwal feeder busway citra gran aja/fotocopy nya bisa di minta di kantor marketing). saya sudah browsing kesana kemari, jarang ada orang yg jelek jelekin citra gran ini. itu aja patokan saya.
satu lagi yg saya salut dari citra gran, walau lokasinya strategis, udah settle, penataan bagus, kualitas bangunan ok, tapi harganya sangat murah menurut saya, dibandingkan pengembang lainnya di cibubur (saya udah compare brosur semua pengembang cibubur yg ikut pameran REI 3-11 Mei 08 kmarin itu). duit anda 200-300 an di sana mah banyak, cuma sayangnya stoknya dikit, itu aja. ini skarang aja saya sudah pasang radar ke citra gran kalo kalo ada soft launching cluster baru lagi, rencana mau ambil 2 unit kayaknya, satu buat dipakai sendiri (rumah lama di Tebet di kontrakin aja) dan satu lagi buat invest, di kontrakin atau buat di wariskan ke anak gw (kebetulan total 2, jadi pas). masih ada kesempatan kok, saya udah liat master plan, masih ada sekitar 2-3 cluster lagi yg belum di bangun di belakang sana (pintu tol cimanggis).
Mei 12, 2008 pukul 2:14 am
wah yg keabisan rumah di CG kok nge-post messagenya di semua thread.. Norman ini calon konsumen apa marketing CG..hehe.. berhubung biasanya sering liat trik marketing ikut menuh2in message di topic perumahan supaya keliatan laku..
watch out guys
Mei 12, 2008 pukul 3:24 am
gw bukan marketing kok, mngkin saking antusias nya makanya ngepost di semua thread cibubur, hehehhehe
Mei 12, 2008 pukul 3:51 am
gw bukan marketing, noh di thread satunya lagi gw curhat soal capeknya nyari kavling di citra gran, jadi gw gk cuma cerita bagus nya aja, tapi juga pahitnya. gw konsumen asli.
Mei 12, 2008 pukul 4:11 am
mas norman sekedar cerita tentang sutet. orang tua saya di sebelah utara surakarta kebetulan pas dibawah sutet tepat. misalnya kabelnya putus pasti menimpa rumah saya. untuk effek kesehatan kayaknya saya dan keluarga disana sampe sekarang gak ada masalah apa2. pada tahun 70-an tiang sutet ada yg nyuri dan roboh menimpa rumah saya alhamdulillah semua keluarga selamat. yang agak mengganggu kalo ada angin besar bunyinya saja yang menderu kayak pohon cemara ditiup angin besar, hanya itu saja sekedar cerita sutet itu telah ada tahun 1970-an sampe sekarang.
Mei 12, 2008 pukul 5:51 am
buat Norman: ups..maap, kirain hehe
coba aja main2 ke kantor pemasaran CG, tanyain kapan pameran lg.. biasanya kalo pameran dia pasti unit2nya ada lg.. soale aku pribadi kurang percaya kalo unit2 rumah cepet abies..
ternyata dulu pun aku yg hampir pindah type rumah, balik lg ke type yg diincer dr awal karena unitnya ternyata ada lagi hehe..
Mei 14, 2008 pukul 8:46 am
cibubur residence (CR) yah? setahu sy di sana masih tanah kosong semua, sama kayak cibubur country, jadi unsur gambling nya tinggi. secara lokasi, cukup strategis tempatnya, letaknya kalo dari tol setelah raffless, sebelum citra gran. dekat petronas. secara harga, CR mendekati raffless, sedikit lebih murah, tapi jauh lebih mahal ketimbang citra gran misalnya. secara sekolah, CR melawan arus lokasinya, jadi gak kena macet pagi org brangkat kantor, karena sekolah trbaik cibubur ada di sebelah kiri transyogi (kalo dari tol). secara probability serah terima tepat waktu, masih meragukan, nama pengembang nya aja sy gk pernah denger. kalo duit 500 juta s/d 1 milyar gak ada artinya buat anda, gambling invest di CR menurut sy cukup bagus, tapi buat yg pas pas an kayak sy, ntar ntar dulu deh, masih pengen testi dr mereka yg udah prnah deal ama CR lebih dulu.
Mei 15, 2008 pukul 4:30 am
weladalah….macem2 cara anak marketing jaman sekarang…udah keliatan koq yg mrkting dan non-mrkting.
Biasanya yg marketing ngomongya berbusa2…panjaaaannng banget…he…he…
Mei 18, 2008 pukul 10:26 am
Salam kenal,
Saya lagi nyari2 rumah di kawasan cibubur, inceran saya Citra Gran dan Bukit Golf. Ada yang bisa bantu kasih informasi 2 perumahan itu gak?
Tentang mutu bangunannya, Fasos dan Fasumya serta tentang kinerja developernya.
Tks.
Mei 18, 2008 pukul 11:58 pm
bukit golf harganya lebih murah ktimbang citra gran, karena faktor lokasi. semakin mndekati transyogi smakin mahal. kualitas bangunan bukit golf khususnya river side, bagus, tapi utk kluster lain kualitasnya kurang bagus. kualitas bangunan citra gran standar lah, rata2x udah atap baja ringan semua di sana kcuali kluster lama. ada harga ada rupa. harga gak pernah bohong biasanya. fasum fasos jelas bukti golf nebeng transyogi, sedangkan citra gran punya fasum fasos sendiri tanpa perlu keluar dr kompleks itu. mengenai developer nya, citra gran = ciputra, tak di ragukan lagi. bukit golf gak jelas siapa pengembang nya. kenaikan properti di bukit golf cenderung stagnan, sedangkan citra gran terus meroket naik harganya. tapi semua kmbali ke kemampuan kocek anda, kalo pas pas an, bukit golf not bad idea either, asal mau menerima kekurangannya. bukit golf dekat pintu tol cimanggis, jadi gak prlu ngalamin macetnya transyogi.
Mei 19, 2008 pukul 3:31 am
@Donny :
Yup, oscar di LW itu deket sutet, dan letaknya paling belakang. Sebenarnya saya sempat tertarik jg dengan oscar waktu di pameran REI. Tapi setelah mikir2 lokasi LW yang masih agak jauh ke belakang daripada cg, saya akhirnya pilih ambil rumah di cg.
Mei 19, 2008 pukul 3:37 am
share donk yang sudah tinggal si kota wisata, khususnya cluster2yang deket k jl.narogong..karena informasi yang saya dapat “aroma bantar gebang” tercium dr kotawisata.
kalau dilihat dr google earth atau peta megapolitan,jarak dr TPA Bantar Gerbang cuma 3-4 km ke pusat Kota Wisata..
Salam
Mei 20, 2008 pukul 3:48 am
teman2,
saya hari sabtu yang lalu sempat melihat-lihat ke Cibubur Residence. Menurut saya, lokasinya lumayan OK karena masih di daerah “depan” kalau dibandingkan dengan yang lain2nya, ya saingan terdekatnya Mahogany kalau kita melihat secara jarak ke pintu tol. Selain itu, di daerah depan kompleks Cibubur Residence juga sudah lumayan komplit, ya walaupun saya belum tau apakah ada pasar tradisional-nya atau tidak di daerah sekitar situ (gak mungkin juga khan kalo kita dikit2 kudu ke supermarket, bisa jebol kantong tiap bulan..hehehe).
Tapi saya juga butuh advice dan masukan informasi dari teman2 juga mengenai perumahan di sekitar Cibubur, terutama dari sisi perjalanan ke Jakarta, harga dan kualitas bangunannya.
Terima kasih sebelumnya.
-vinnz-
Mei 20, 2008 pukul 8:02 am
bicara lokasi, yg bisa menyaingi cibubur residence di sana cuma raffles sama mahogany. soal supermarket mah relatif, mlah kadang harga supermarket lebih murah ktimbang ps tradisional, kalopun beda, gk jauh jauh amat bedanya. klo gak salah, ps tradisional yg cukup ngetop itu ada di daerah kranggan, masih dekat dekat situ juga. abang gerobak sayur juga udah banyak berkeliaran di kompleks2x baru kok (biasanya di kasi seragam ama pengembang).
soal prjalanan ke jakarta, ya tau sndiri lah, kalo jam brangkat ama pulang kantor, daerah situ masih trgolong gila. kcuali jika anda tinggal di raffles, anda bisa hindari transyogi via tol cibubur. tapi utk cibubur residence dan mahogany, mau tak mau anda harus bermacet ria dulu (gak lama sih) utk ke rumah. di luar jam jam itu, transyogi cukup lenggang.
positive thinking aja, kalo macet, itu berarti orang trtarik dgn daerah sana, artinya prospek nya bagus, bukan tempat jin buang anak lagi. lihat aja para pembeli ruko, mereka justru nyari daerah macet kayak gitu, karena lebih menguntungkan.
Mei 20, 2008 pukul 2:28 pm
ada yg bs bantu kasih info,
kalau jalan transyogi itu macetnya tiap hari sekitar jam brapa sampai jem brapa, kalau weekend sekitar jam brapa sampai jam brapa..
kalau hari kerja kan macet tuh, mulai lenggang nya jam brapa ya? apa jem 8.30 sudah mulai berkurang? atau mulai jem 9?
kalau sore sampe malem macetnya mulai jem brapa sampai jem brapa..
trims..
Mei 21, 2008 pukul 12:21 am
@vinnz
Pasar tradisional modern ada di belakang kranggan permai. Tukang sayur yg masuk perumahan2 tiap hari juga ada, pake mobil pick-up atau motor. Atau delivery order ke supermarket kecil2 di sekitar situ juga bisa.
Daerah cibubur-cileungsi banyak rayap. Jadi usahakan tdk menggunakan material kayu (kecuali jati atau kayu besi) atau di anti rayap dulu.
@anurese
Yg paling dekat tol justru Puri Sriwedari. Tapi dulu bermasalah dgn sertifikat & developernya bangkrut. Entah sekarang sudah beres atau belum.
@akokow
Weekday jam macet 06.00-08.00 dan 18.00-21.00.
Kalo weekend nggak bisa diperkirakan, kadang seharian macet tapi bisa juga lengang.
Mei 21, 2008 pukul 1:38 am
sebenarnya macet itu tidak seseram momok orang kebanyakan. yang penting di nikmati aja, toh nanti yg merasakan manfaat trbesar rumah itu bukan kita kita para pria pencari nafkah, tapi anak istri kita. pake bensin oktan tinggi, jangan pake premium yg lebih boros. trus jangan suka di geber gas nya, biarin aja mobil blakang membunyikan klakson, gak usah di tanggapi, pura2x gak denger aja. biarkan laju gas mobil menaik gradual, bukan dadakan ala di geber karena takut diomelin kendaraaan dibelakang. ambil jalur kiri, karena jalur kanan itu utk org yg gak kesabaran. kalo bisa, pake mobil matic aja, lebih irit bensinnya, karena gas nya gak bisa di geber sebebas mobil manual. kalo mo belok kanan, jangan pake lampu sen, buka kaca jendela aja sambil lambai tangan, di jamin orang akan kasi anda jalan. kbanyakan orang beraninya cuma didalam mobil aja, tapi begitu kaca mobil di buka, biasanya pada ciut nyali mereka, hehehhehehehe. satu lagi, brangkatlah lebih pagi dari orang kebanyakan, dan cari tahu cara melewatkan kelebihan waktu setiba nya di tujuan (cari makan dulu kek, fitness dulu kek, apa kek). niscaya enjoy enjoy aja hidupnya, walau tinggal di daerah macet skalipun.
puri sriwedari?? o iya ya, lupa gak kesebut, ada juga yg deket deket situ, cibubur villa ama kranggan permai (kompleks lama). gw inget banget tuh puri sriwedari kala pertama kali soft launch dulu, sampai gak jadi pinjem WC pipis di sana gara2x disodori brosur pricelist nya yang milyaran semua, wakakakakak
Mei 21, 2008 pukul 4:34 am
mau tanya niy…
tentang issu JORR 2 dekat gah sih dengan cluster toronto di kota wisata??
coz saya mau beli rumah di sana udh transaksi sih…. truss aroma dr sampah nyampe gak?
ada yang tau gak????
Mei 21, 2008 pukul 7:19 am
bro saya pengen ambil rumah di cibubur villa 2 . gak masalah letaknya didepan tpu pondok ranggon. tapi kok ada isu tpunya mau dilebarin ya? bakal kegusur gak nih ?
http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/megapolitan/1id44946.html
JAKARTA: Sebanyak empat tempat pemakaman umum (TPU) di DKI Jakarta, yaitu Pondok Rangon Jakarta Timur, Cipinang Jakarta Timur, Rorotan Jakarta Utara, dan TPU Pondok Kelapa Jakarta Barat, segera diperluas tahun ini.
Anggaran program tersebut sudah disiapkan APBD DKI 2008 senilai total Rp150 miliar, masing-masing Rp58,86 miliar untuk pembebasan lahan Pondok Rangon, Rp56,16 miliar untuk TPU Cipinang, Rp40 miliar untuk Rorotan, dan Rp10 miliar untuk TPU Pondok Kelapa.
Kepala Subdit Peranserta Masyarakat Dinas Pelayanan Pemakaman Umum DKI Leo Pasaribu dan Ketua Komisi E DPRD DKI Igo Ilham (F-PKS) yang dihubungi kemarin mengonfirmasi rencana perluasan yang juga meliputi pembebasan tanah tersebut.
“Sekarang ini, lahan pemakaman di Jakarta memang tengah kritis. Intensitas kematian warga makin tinggi dengan populasi yang terus meningkat, tapi lahan makam makin sempit. Nah, ini jadi masalah. Luas lahan makam yang ada sekarang jauh di bawah ideal,” kata Leo.
Leo menyebutkan data terkini menunjukkan di DKI sedikitnya 100 orang meninggal dunia setiap hari dan dimakamkan di TPU yang dikelola Pemprov DKI. Bila perluasan makam tidak segera direalisasikan, masalah yang akan muncul bakal semakin rumit.
Dia menegaskan bila program tersebut terealisasi, akan ada tambahan luas makam sekitar 100 hektar dari luas sekarang yang baru 520 hektar. Rencananya sampai 2012, tempat makam di Jakarta akan diperluas hingga 785 hektare. Luas ini dinilai cukup ideal.
Namun, dalam catatan Bisnis, hitungan tersebut sangat bisa meleset sebab pada saat program perluasan itu dilakukan, pada saat yang sama terjadi relokasi atau tukar guling tempat makam menjadi jalan, pertokoan, atau apartemen, seperti dalam beberapa tahun terakhir.
Igo Ilham menambahkan harga tanah dalam pembebasan lahan untuk perluasan makam tersebut akan disesuaikan dengan NJOP (nilai jual objek pajak), dan prosesnya akan segera dilaksanakan setelah dana APBD 2008 cair pertengahan Maret 2008.
Plaketisasi
Bersamaan rencana perluasan makam itu, Igo menekankan, DPRD DKI juga sudah memastikan berjalannya program plaketisasi dengan mengganti bangunan makam dengan petak rumput pada 95 TPU yang tersebar di lima wilayah DKI dan Kepulauan Seribu.
Saat ini, program plaketisasi telah diterapkan dibeberapa TPU a.l. Pondok Rangon, Pondok Kelapa, Tegal Alur, Semper, Kampung Kandang, dan Menteng Pulo.
Igo mengatakan biaya plaketisasi dihitung Rp700.000 per makam dan dibebankan kepada Pemprov DKI selaku penyelenggara kegiatan pelayanan pemakaman umum.
“Jadi sebenarnya tidak benar jika warga harus membayar sampai dengan Rp2 juta untuk sewa pemakaman plaketisasi. Kalau praktik seperti ini yang terjadi, silakan laporkan karena aturannya tidak begitu,” tegasnya.
Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia
Mei 21, 2008 pukul 9:39 am
sy yakin perluasan tpu itu tidak akan memakan lahan properti yg sedang atau sudah selesai di bangun di sana. target pemprov pasti yah lahan penduduk lokal sana (bukan kompleks).
JORR via toronto? yg jelas sih, mulai dari kantor pemasaran tarik garis ke timur sampai pintu gerbang transyogi, itu red alert semua. beberapa kali saya main ke kantor pmasaran kota wisata, telp yg berdering sedikit skali (bisa di artikan sebagai rendahnya minat masyarakat beli di sana). beda ama citra gran yg krang kring telp marketing nya ampe tamu yg baru masuk aja di cuekin karena salesnya sibuk di telp, belon hape nya ikut2xan krang kring juga.
Mei 22, 2008 pukul 12:26 am
@grain
Jalur JORR ngikutin JPG (Jalur Pipa Gas). Posisi JPG memang membelah Kota Wisata, ada di samping cluster Amerika, Den Haag, terus ke jalan tembus arah Narogong yg pertama.
@rawi
Kemungkinan besar perluasan ke arah utara, yg masih masuk wilayah DKI. Cibubur Vila 2 ada di selatannya, ini masuk Depok. Kalo di timurnya (Kranggan) masuk Bekasi.
Mei 29, 2008 pukul 6:54 am
Pak Wawan,
jadi jorr yg ngikutin jpg itu sudah pasti ya?
ada yg punya mapingnya yg pasti nggak?
mau beli di CG masih ragu2 yg kena jorr yg mana.
setahuku kalau kota wisata dan legenda kebanyakan customer langsung berkunjung.
aku Legenda wisata di einstein 15/12. salam kenal semua
Juni 2, 2008 pukul 2:16 pm
@pak cinta,
bapak yg di tusuk sate ?
itu rumahnya uda dibangun atau masih inden ?
Juni 2, 2008 pukul 11:58 pm
@cinta
Saya blm nemu info pasti yg menyatakan JORR2 tdk mengikuti jpg. Logikanya kalo dia bisa memotong Raffles Hills mustinya hal yg sama bisa berlaku juga buat perumahan lain.
Btw, saya justru concern rumah yg dekat dgn jpg itu lebih berbahaya drpd dekat tol.
Juni 5, 2008 pukul 8:09 am
halo.. salam kenal semua.
Mau tanya nih… ada yang punya info mengenai legenda wisata nggak ya? Thx.
Juni 18, 2008 pukul 2:10 pm
saya pernah menanyakan jorr2 ke tatakota bekasi tetapi mereka belum tahu pasti, dari gambar yang saya dpt darinya dari rafles tembus ke kalimanggis dan terputus. rencana yang ada mengikuti jpg. Artinya citragran blok F, E dan B kena proyek tsb. Saya mengkonfirmasikan halk tsb ke citra tetapi dikatakan akan dibelokan kearah restauran nyonya suharti. ada yang punya info lagi?
Juli 2, 2008 pukul 5:39 am
@ vins,
Salam kenal,
Lihat dari komentarnya di atas, berarti Bapak/Ibu tinggal di Legenda wisata ya? Boleh minta informasinya seputar lewis?
Thx
Juli 3, 2008 pukul 7:45 am
@wawan
kalo iya kan, lama2 bisa tembus sampe rumah Pak Wawan 
Pak, jadi gak ada kemungkinan sama sekali kalo TPU Pondok Rangon akan di perlebar ke arah selatan ya (Cibubur Villa 2) ya?
Soalnya kalo kita nanya ke pengembangnya / marketingnya, pasti dibilang aman terkendali (maklum jualan…:D)trims
Juli 8, 2008 pukul 12:19 pm
kalau rute JORR 2 dikira akan melintas KW atau CG, liat dulu deh website ini, sepertinya dia ga akan melintas kedua2nya http://pimac.kdi.re.kr/eng/presentaion/indonesia/(2-4)Presentasi%20%20PPP%20Fair%20Korea-Indonesia.pdf
Juli 9, 2008 pukul 12:53 am
@Zaki,
Justru peta di file pdf tersebut sejalan dengan publikasi sselama ini.
Dengan dimulai dari tol cimanggis di ruas jagorawi sampai km 28 di ruas cikampek, mengikuti jalur pipa gas, jelas bahwa panjang ruas jalan tersebut sekitar 27 KM.
Jika melenceng dari pipa gas, jaraknya jadi lebih jauh lagi.
Agustus 3, 2008 pukul 2:55 am
Saya telah upload jadwal terbaru feeder busway jurusan cibubur – jakarta pp ke http://kotawisata.com/forum/index.php
disitu anda bisa lihat kode bus, jam keberangkatan, halte persingahan, daftar no hp supir nya, dan daftar no telp penting lainnya (loket, kantor pool, dll)
Agustus 3, 2008 pukul 8:19 am
@joyatmo
mngkin sy bisa menjawab prtanyaan anda soal permata cimanggis. sebenarnya PC udah bukan cibubur lagi, tapi karena kedekatannya ama cibubur, makanya banyak di sebut sebut. PC jelas saingan berat bukit golf cibubur nih karena PC dekat pintu tol cimanggis dan dekat Carrefour juga. sedangkan BG utk belanja2x mengandalkan transyogi. dari segi harga, PC lebih murah. soal transportasi jangan di tanya, kelak terminal Depok akan pindah ke Jatijajar (dekat PC). guna mendukung terminal ini, nantinya mo di buat pintu tol baru selain pintu cimanggis (lihat peta). dari sini aja udah keliatan BG bakal terancam sekali oleh PC, kecuali jika pembeli BG lebih mementingkan kedekatannya dgn transyogi. tapi bagi yg gak masalah dgn transportasi, PC benar benar sangat menggoda utk dipertimbangkan. jika boleh disimpulkan, leverage factor PC adalah = carrefour, tol cimanggis, dan terminal Jatijajar. mngkin tambahan lagi soal jalan alternatif. kalo BG cuma tol cimanggis ama transyogi aja, tapi PC mencakup tol cimanggis dan jl raya bogor (tau sendiri kan di sepanjang jl raya bogor banyak jalan tikus menuju jakarta yg bisa di pakai). mo ke stasiun kereta juga gampang, tinggal ke barat dikit, nyampe deh di stasiun terdekat, titipin kendaraan di stasiun, beres sudah. sedangkan utk penghuni cibubur, lupakan saja ide pake kereta, hehehehhhe. utk jelasnya silahkan masuk ke http://kotawisata.com/forum/index.php
Agustus 18, 2008 pukul 6:00 am
kok gak ada yg membahas raffles hills yah? hehehehehhe
Agustus 20, 2008 pukul 11:14 am
buat bapak/ibu yang membutuhkan furniture bisa menghubungi kami di daffadesign@gmail.com atau hp 081311241023 Harga dan mutu pasti ok!!!
September 5, 2008 pukul 10:54 am
CCC udah mau jadi ya.. Cluster Lily Avenue udah pasang atap. Lagi finishing… Pake atap dan plafon rangka baja ringan dan bata jenis aerated concrete/hebel. Sippp deh
September 25, 2008 pukul 6:07 am
@anton
iya neh ngga ada yg bahas raffles hills..bukannya disana rmh2nya ga melulu yg besar?
Oktober 8, 2008 pukul 6:29 am
Hi.. seru juga nih diskusinya.
Bagi2 dan sharing ttg legenda wisata. alhamdullilah ada rejeki bisa ambil di cluster di legenda, menurutku secara arsitektur rumahnya cukup fungsional dan simple. mirip2 rumah tumbuh, jadi masih bisa plud and add di mana sesuai bugjet kita ke depan.
Secara konsep simple tapi kalo di pikir2 ga ada lubang/palka anginnya nih,anginnya cukup adem dan seger masih aga dingin, tapi kalo mau semilir harus buka pintu dan jendela, sementara di zona ku aga bernyamuk.. wah siap2 deh autan. kalu udah di buka serasa di bandung kmalem, kalo siang anginnya jg kenceng cocoknya model gini lgs pasang ac kedap banget jadi dijamin sejuk dan hemat energi.
Fasum nya juga oke, masih aga sepi, aku sering jalan kaki cukup 2 kali kelliling lewis (legenda wisata) udah keringetan.
DI china town juga ada warnet walau kadang2 penuh bgt trus ada beberapa **** mart cukup terjangkau lah, sayuran keliling jg banyak walau 20 % aga lebih mahal tapi worth untuk add / top up menu harian below 10 rb per day untuk tempe wortel dkk cukup deh untuk keluarga kecil max 2 anak 1 pembantu.
Untuk hiburan cukup ke CIbubur junction kalo ga macet bisa 10-15 menit tapi kalo udah road block, week end maksimal 2.5 jam lah untuk jarak 6.5 km. baiknya sih sering2 pantau elshinta. apalagi kali RI-01 lagi mudik ke cikeas.. well kalo mau lewat jati asih juga bisa, masih banyak ko jalur tikusnya, jadi ya ga terlalu kawatir.
kuliner nya cukup lengkap terjangkau, radius 2 -4 km ada hero dan swalayan yang cukup lengkap.
Transyogi juga udah di lebarin jadi enak banget. kalo lenggang cuma 12 menit sampai pintu tol cibubur dari lewis.
air dan listrik juga ga mahal2 amat dan bersih. trus ada satpam di setiap cluster, walau masih sering kebobolan ya maklum namanya juga maling udah canggih2..
Well masjidnya bagus dan bersih, cukup asri dan nyaman. kalo hujan mirip2 bogor suasananya.
aman buat anak kecil lari2an di halaman karena sistem cluster yang tertutup.
Kantor saya di Cilandak jadi cukup terjangkau dalam 30 – 45 menit. cukup strategis untuk kebutuhan kami sekeluarga.
transport juga mudah ada bis ac ke blok m sudirman dkk..
so cukup menarik lah di lewis.
Wass, ardito
Oktober 11, 2008 pukul 7:10 am
hi semua,
saya dan istri pasangan muda baru menikah, berencana membeli (baca: kredit) rumah di daerah cibubur, akhirnya pilihan dikerucutkan menjadi 2; grand cibubur dan cibubur residence.
menurut kami:
grand cibubur:
(+) perumahan cluster kecil, 2 lantai, lokasi kavling depan kolam renang, lingkungan sudah jadi, internet hotspot ready.
(-) agak jauh sekitar 4km dari tol cibubur plus putaran balik sebelum kota wisata 1km, lebar rumah/kavling hanya 4m.
cibubur residence:
(+) dekat dengan pintu tol.
(-) lingkungan belum jadi, kompleks lebih besar dari grand cibubur, fasilitas (misal kolam renang) entah dibangun entah ngga, intinya kaya beli kucing dalam karung.
mohon pencerahan dan sharing pengalamannya, pilihan mana yang lebih baik untuk kami.
terima kasih.
Asep Ajabar
Januari 25, 2009 pukul 9:09 am
gak tau knapa, gw akhirnya jatuhkan pilihan ama cibubur residence. gw suka ama design rumahnya yg compact (kamar nya banyak, mobil bisa 2, dapur dekat taman/jadi mbuang asapnya gampang, dll), pokoknya perfect gitu design nya, sehingga gw gak perlu banyak renov lagi kalo beli di sana. dengan lt lb yg sama, di kota wisata cuma dapat tempat 1 mobil dan kamar nya lebih dikit. udah gitu, tipe paling gede nya di sana ada di bulevard cuma dihargai 900 jutaan, di kota wisata duit segitu cuma dapat didalam cluster tipe menengah pula dan bukan bulevard.
trus kalo antar sekolah pagi, gak kena macet karena melawan arus mereka yg mo ke jakarta. dekat ama giant sebrang citragran itu.
udah gitu jauh dari gusuran lintasan JORR 2, karena tol nya ntar lewat di selatan, sedangkan cibubur residence ada di sebelah utara transyogi.
Januari 25, 2009 pukul 11:21 am
@asepjabar
Tergantung aktivitas anda sehari2. Kalo kerja anda di Jkt dr Senin-Jumat dgn jam kantor 7-9 pagi s/d 16-18 sore, harap pertimbangkan titik2 macet di transyogi.
Saran saya coba tes atau survey lalu lintas transyogi selama seminggu (termasuk Sabtu-Minggu) di jam 5-9 pagi mulai dr Citra Gran s/d Cibubur Junction dan 17-20 sore mulai dr GT Cibubur s/d Citra Gran.
Pastikan juga info ttg sertifikat, jgn sampe ada masalah. Search di google aja.
Februari 9, 2009 pukul 1:39 am
Jangan mau berhubungan dengan staff marketing Cibubur Residence yang namanya Clara. Nyebelin banget nih orang Batak yang satu ini, diluar jam kantor hp nya suka di matiin, kalaupun nyambung, tipe orangnya gak mau diganggu (aneh khan? marketing kok kayak bos) dan suka nyuruh nelp nya besok aja pas jam kerja. Gw inget banget, kala dulu pertama kali nelp, dia suka banget follow up “kapan mau main kesini?”. Giliran udah dapet (udah terima bookingfee), sikapnya berubah 180 derajat. SMS aja jarang di balas. Jadi kesannya konsumen yg ngemis ngemis informasi ke dia, bukan sebaliknya. Mustinya dia pro aktif lah kalo dapat SMS, nelp ke saya utk menjelaskan. Nyatanya di cuekin aja, kecuali kalo kita nelp duluan ke dia. RRReeeeeeeeeeessssssssssseeeeeeeeeeeeeeeeeee
Maret 17, 2009 pukul 10:24 am
Aloo guys ,
saya baru pindah ke cibubur sekitar 4 bulan, seblumnya di benhill nebeng ma mertua hehehe.. ngambil di cibubur legenda wisata juga awalnya gak sengaja,,, sblumnya dah setor tanda jadi ke citra gran, cluster the tannes kalo gak salah deh, tapi berhubung tusuk sate akhirnya ya cari cari
tempat lain jatuh cintrong ma legenda wist,
untuk @asepjabar, sebagai informasi , cibubur itu macet pada hari senin ( wajarrrrr.. seluruh jkt ampe pinggiran jkt juga macet..) lalu hari sabtu – minggu (maklum daerah wisata, orang yang mo ke mekarsari, orang mau ke kampung cina, orang dari bandung lewat cianjur , orang pulang dari puncak, orang cibubur sendiri yang keluar ke rumah ortu , makan dsb)…. selain itu selasa rabu kamis jumat dijamin lancar.
pilihannya tinggal di how do u go to your office?
by your own car .. no problem then, cuma senin ya agak pagi ajalah, macetnya bukan di cibubur, tapi di jagorawinya, secara dari sentul bogor lewat situ semua….
by bus,
saya pagi berangkat keluar rumah jam 6.30, naik bus mayasari blok m – cileungsi jam 6.45, sampe depan kantor di sudirman jam 8.15 .. , keuntungan di legenda wsta, kalo naik bus mayasari PASTI DUDUK MOTTONYA… kalo sdh di
citra gran apalagi raffless, anda harus melatih betis anda
dulu karena pasti BERDIRI……
pulangnya?? diatas jam 9 malam anda bisa ke UKI, naik
angkot ke cibubur 24 jam, banyakk bgt angkottnya.. tapi
siap siap nyali juga, supirnya malas injak rem…. jadi tau tau
dpn legenda aja……
naik motor…
ini yang paling cape.. kurang lebih cibubur sudirman 37 km, pulang pergi silakan itung sendiri…… plus antangin jrg ya
di kantong..
pokoknya tinggal di cibubur enak deh…..
apalagi di legenda…….. maknyossss mantappp…
badan enak, kerja semangat……..
sudah gitu di legenda bebas pembebasan tol.. secara
sejajar ma rumahnya SBY, makanya korbannya ya kakaknya
kota wisata…..
hehehehe… salam buat sluruh warga cibubur….
Maret 19, 2009 pukul 7:45 am
Tadi iseng2 browsing, ada rumah di kota Wisata Zona Wina yang mau dijual? Mungkin ada yang bisa memberi input.
tks
Maret 19, 2009 pukul 9:01 am
kota wisata bagus deh… asal jgn cluster amerika aja…..
Maret 19, 2009 pukul 9:49 am
legenda sutet nya ada 2
karena ketutupan pohon yg memang sengaja di tanam gede gede di sana sajalah yg membuat penghuni nya kurang ngeh dgn keberadaan nya, mngkin udah pada tau, tapi kurang merasakan kehadirannya karena yah itu tadi, ketutupan pohon
kota wisata terlalu jauh utk kemana mana, cluster baru nya di belakang nun jauh sana.
Maret 20, 2009 pukul 4:43 am
Ada yang tau tentang Griya Nusantara Cibubur tak? Info yang saya tau kalo itu bukaan barunya Taman Kenari Nusantara. Saya sudah liat-liat dan tertarik type Papandayan, 45/105 dengan harga jual 271 Juta. Tapi jadi berpikir ulang dengan posisinya yang di lembah gitu (Kecuali type Singosari yang deket banget ke jalan transyogi) dan deket Sungai Cikeas. Jadi pas aku liat mapping nya, perumahan itu di sepanjang aliran S. Cikeas dan. Bahkan untuk type Papandayan, diapit ama S.Cikeas dan jalur pipa gas. Ada yang punya pengalaman dengan Griya Nusantara ini? Please sharing ya..
Maret 20, 2009 pukul 9:40 pm
@Nana
sudah anda jelaskan sendiri dgn baik dgn bahasa anda sendiri, jadi yah gitu deh, namanya juga harga murah, kita gak bisa banyak nuntut ini itu, terima apa yg ada aja. tapi sy yakin griya nusantara pasti akan sold out, karena lokasinya strategis (masih dekat dgn tol cibubur), soal lembah, jalur pipa gas, dan sungai cikeas yg anda bilang itu, percayalah, masih byk org indonesia yg gak peduli sama yg begituan dan lebih mementingkan rumah, lokasi, dan harga ketimbang faktor lain yg anda sebutkan itu. malah kalo sy boleh berpendapat, smua perumahan yg ada di sekitar transyogi itu pasti akan laris manis, walau sejelek apapun faktor alam yg ada di sekitarnya bukannya apa, JORR 2 nantinya akan lewat transyogi, dan semua yang berbau JORR 2 itu adalah emas. harganya akan smakin tinggi jika dekat dgn tol cibubur, dan griya nusantara gak jauh jauh amat dari tol cibubur, sedang lah jaraknya. jadi saran saya, ambil aja pak kalo emang dari segi harga udah cocok, gak nyesal kok. developer yg mbangun itu khan pasti megang duit trilyunan minimal, dan pasti bukan orang bodoh lah kalo bisa megang duit sebanyak itu, jadi gak ada salahnya kita coba ide dia, sapa tahu berhasil (dan pasti berhasil kok biasanya).
Maret 21, 2009 pukul 12:27 am
@michael: Kapan seh dibangun….ribut2 aja JORR2….??? Emas….? Emas apaan………
Maret 23, 2009 pukul 5:06 am
tentang Griya Nusantara Cibubur, kmrn gue di tawarin untuk reserve 300rb untuk kavling tipe 45/98 *lupa nama tipenya*. tapi kalo gue liat posisi nya emang tepat di pinggir jalan transYogie, memang ada sungai/kali sepanjang perumahannya, ini yg buat istri gue ngeri2 buat ambil disana, disamping model bangunannya yg ga ikutin trend, etnik2 gitu deh, serem kata istri gue, hahaa ..
1 hal yg buat gue ngeri, apa ada yg punya info tentang developer nya? apa bisa di percaya? mengingat tidak sebesar Agung Sedayu ato Podomoro.
secara gue kerja di kelapa gading, gimana transportasi nya ya? ga mungkin gw ngebut2 ngotot2 ampe baju robek2 *kyk iklan jupiter mx aje?* khan ? plz info nya dunk …
April 7, 2009 pukul 8:18 am
@michael,
emang ada sutet gede, tapi tolong diperhatikan itu ada di lahan kosong…. jauh dari rumah rumah.. (apalgi rumah saya) hehehe..) . nah memang yang anehnya, sinar mas sekarang bangun rumah tepat di bawah sutet.. geblek bgt…. ada yang pernah tau atau pernah dengar gak.. efek sutet untuk rumah tinggal?? anehnya menurut info yang saya dengar, tuh rumah dah pada laku, memang harganya agak miring…. tapi suteetnya itu lho….
April 7, 2009 pukul 9:50 am
@rachman: kalo ngebut ala komeng jangan lupa bawa antangin…
Oya, coba google ttg kasus perampokan di kota wisata cibubur.. Kalo gak salah itu milisnya para penghuni. Rampoknya pake perahu lewat sungai di belakang cluster, serem banget…kerugiannya sampe ratusan juta lho.. Saya rasa kita harus waspada juga sama aliran sungai..karena bagi perampok, sungai = jalan.
Mei 23, 2009 pukul 2:17 am
Hampir setiap hari terutama pada jam-jam sibuk, terjadi kemacetan yang sangat panjang menjelang pintu masuk tol Jatiasih (JORR). Hal tersebut diakibatkan oleh jalan yang rusak sangat parah di depan pool taxi Primajasa yang terletak persis di mulut gerbang tol tersebut. Padahal panjang kerusakan jalan itu hanya beberapa meter saja. Mohon kepada pemerintah Kota Bekasi untuk segera mengatasi masalah tersebut.
Jalan tersebut sudah lebih dari satu tahun (bahkan sudah hampir dua tahun) dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan sama sekali. Jika kerusakan tersebut dapat segera diperbaiki, pasti kemacetan tersebut tidak akan terjadi lagi. Terima kasih.
Christiana Yuwantie
Bumi Dirgantara Permai Blok AZ no. 2 Jatisari Jatiasih
Bekasi
Mei 23, 2009 pukul 2:26 am
Sejak diaktifkannya lampu merah di perempatan Kranggan Jalan Alternatif Cibubur. Hal tersebut cukup membantu melancarkan arus lalin dari keempat arah. Namun, setelah kami amati, pada saat menyala hijau, saat ini dibuat menyala per 2 arah berlawanan. Hal ini amat berbahaya bagi kendaraan yang akan berbelok ke kanan karena berhadapan frontal dengan kendaraan dari arah berlawanan yang berjalan lurus, yang kebanyakan cenderung berjalan kencang lantaran hijau dan tidak menyangka akan ada kendaraan yang berbelok ke kanan, memotong arah mereka.
Sudah sering terjadi serempetan. Bahkan, sering nyaris beradu motor-mobil atau mobil-mobil. Satu hal yang sering terjadi juga disebabkan ketidakdisplinan bagi yang akan memotong (berbelok ke kanan). Maka, sebelum terjadi korban nyawa, kami harap pihak terkait, agar mengatur lampu nyala hijau dibuat per satu arah dari utara dahulu, lalu dari selatan, kemudian dari timur dan terakhir dari barat, seperti itu seterusnya, sehingga bagi yang akan berbelok ke kanan maupun yang lurus. Aman dan nyaman. Terima kasih.
joko pur
kranggan permai s4/9
bekasi
Mei 23, 2009 pukul 2:35 am
Tolong kepada Pemda Bogor dan DPRD Tingkat II agar diperhatikan jalur jalan dari Cileungsi sampai Jonggol banyak yang rusak. Sudah berapa banyak korban kecelakan di daerah tersebut. Tolong diperbaiki! Kalau kita mau jujur, pendapatan pajak daerah paling banyak dari Bogor Timur. Kenapa pembangunan di Bogor Timur terkesan lambat sedangkan di Bogor Barat pesat sekali. Tolong diperhatikan, terimakasih.
sonny Rizal
Perum Citra Indah Cluster Bukit Palem S9/25 Jonggol
Bogor Timur
Mei 23, 2009 pukul 10:23 am
Melihat penawaran perumahan Cibubur Country di televisi – televisi yang sangat menarik, akhirnya saya putuskan untuk membeli satu unit rumah cluster Blue River type 46/90. Setelah waktu serah terima yang molor cukup lama dari yang dijanjikan, ternyata saya kecewa dengan kenyataan yang ada, yang menurut saya cukup fatal.
Yaitu instalasi listrik yang tidak dibawah tanah seperti yang dijanjikan. Sekarang ini, di sekitar perumahan terdapat beberapa tiang listrik beserta kabel-kabel yang malang melintang ke setiap rumah. Ketika saya ajukan komplain ini kepada developer ataupun marketing, saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Ternyata nama besar Agung Sedayu Group, dengan budget promosi yang luar biasa di televisi – televisi nasional dan lokal, tidak menjamin kualitas dari produk yang mereka tawarkan.
Saya berharap Agung Sedayu Group tanggap akan masalah ini, dan kami yang sudah membeli unit perumahan di Cibubur Country merasa sangat dirugikan.
Widya sari
Jl. Ujung Pandang BI/20 Wisma Indah IV Siteba
Padang