Terbaik di Bekasi? Bima Legenda Bekasi

Kebetulan saya tengah menawar rumah di Bima Legenda Bekasi. Saya sudah berkunjung dan terus terang suka dengan lingkungannya meski lokasinya dirubung macet. Saya akan sangat berterimakasih jika suatu saat diblog ini dibahas mengenai rumah di bekasi, khususnya kota legenda. Rumah yang saya tawar LT/LB 83/144 tahun 1997 harga penjual 200 juta.

Mohon saran dan komentarnya ya.
Jono via email:

Bekasi sudah lama dikenal sebagai perumahan komuter pekerja di Jakarta, tapi seiring tingginya pertumbuhan disana, kemacetan dan kepadatan penduduk tidak dapat dihindari lagi. Tapi biar bagaimanapun Bekasi tetap menjadi idaman banyak pasangan untuk tinggal disana.

Ada komentar?

About these ads
Ditulis dalam Bekasi. 1.296 Comments »

1.296 Tanggapan to “Terbaik di Bekasi? Bima Legenda Bekasi”

  1. papabonbon Says:

    cluster Bima di Kota Legenda ya …

    1. kota legenda berada di antara pinto tol bekasi timur dan pinto tol tambun – wannabe [yg menjadi icon perumahan trend setter baru, Grand Wisata bekasi]. jadi statusnya seperti serpong [second tiernya]. kenapa second tier, karena kondisi kota legenda yg hidup tidak, mati tak hendak.

    2. dalam kondisi ini, harga rumah bisa lebih murah, dan ketika tol sudah difungsikan, harganya akan terdongkrak naik. jalan raya kalimalang yg menghubungkan cibitung hingga bekasi barat juga sudah diaspal mulus. kendalanya memang kemacetan akibat banyaknya pabrik sepanjang kali malang. akibatnya jalan alternatif yg justru padat sekali.

    3. jika ada mobil, lokasi di sana cukup ok. sayangnya fasilitas rumah sakit di mitra keluarga bekasi timur harus dijangkau dgn melewati kemacetan. kalau sekolah sih, lumayanlah ada al azhar. yg repot malah pertokoan jarang.

    4. jika rumah sakit dan pertokoan [seperti carrefour] menjadi benchmark, disarankan mencari lokasi di dekat pintu tol bekasi timur di arah yg mendekati bekasi barat. setahu saya ada perumahan villa permata *** lupa namanya [kalau tidak salah], lingkungannya lumayan, akses ke toll, ke carrefour dan mitra keluarga jg bebas macet. hanya cari sekolah yg agak lumayan :)

  2. arip Says:

    Ada info untuk perumahan di dekat tol Jatiasih? Menurut gw tol baru ini masih lumayan sepi…

    • gunarto Says:

      Dijual Rumah Dekat Tol Jati Warna Kami ada di daerah kranggan kami oper kredit Type 36 / 84 luas tanah 84 sdh kamar tidur 2 sdh keramik di perumahan grand mutiara 2 Tepatnya dpn perum Wahana semua Kami buka Harga Rp 90 Jutaan sdh angsuran 3 thn Masih kurang dibank 7 THN DI bank BTN Bisa Pak gunarto hp 081513985336

  3. wir Says:

    Tergantung tempat kerja kita, jika kantornya di sekitar Lippo Cikarang maka perumahan kota Legenda bisa dipertimbangkan. Tetapi kalau tempat kerjanya Jakarta, wah macetnya setiap pagi nggak nguatin.

    Dengan asumsi kerja di Jakarta dan sekitarnya maka lokasi perumahan Taman Galaxi dan sekitarnya perlu dipertimbangkan. Hanya anggarannya perlu di tambah sedikit.

    Bebas banjir, ada sih yang sebelah timur yang berbatasan dengan pekayon, tapi hanya jalan luarnya.

    Fasilitas cukup lengkap dari sekolah SD, SMP dan SMA, Bank BCA, BNI, Mandiri, bank INA, bengkel, dsb. Bahkan untuk suatu perumahan terlalu lengkap sehingga ramai sekali, kalau minggu atau sore hari parkir kendaran di kompleks pertokoannya susah.

    Karena lokasinya memang strategis yaitu antara pintu tol Bekasi Barat dan pintu tol Pondok Gede Timur (Jatibening) maka tiap tahun penghuninya bertambah.

    Tahunya ?

    Setiap tahun tambah macet aja, khususnya pagi hari jika akan berangkat kerja. Solusinya. Berangkat lebih pagi. Pengalaman, kalau berangkat kerja (ke Lippo Karawaci) dulu dari rumah pukul 6.00 tidak macet, lama-lama maju maka asekarang adalah jam 5.00 pagi harus udah start.

    Kalau dari kota Legenda lalu jam berapa ya ? Jauh lho dari pintu tol Jati bening.

    Usul, survey dulu beberapa kali, khususnya hari kerja (juga Sabtu). Macetnya kuat nggak ?. :)

    Baru beli.

    • putri.arta Says:

      Anda butuh tukang pipa???

      Kebetulan saya sedang mencari pekerjaan…saya biasa mengerjakan pipa sprinkler/pipa air bersih/pipa air kotor dll.di gedung bertingkat:apartemen/hotel/mall,dll……
      jika bapak/ibu memerlukan bantuan saya silahkan hub.saya di noHP: 0858 1341 7006

    • susanto Says:

      Sekarang kan sudah dilakukan pemindahan GT Pondok Gede Timur ke GT Cikarang Utama sejak Awal Maret 2011. Ditambah nanti per 1 April 2011 ada kebijakan Pemerintah dan Jasa Marga untuk pelarangan operasi khusus untuk Truk Kontainer dan Gandeng melewati Tol Cikampek pada jam-jam tertentu. Saya rasa sampai saat ini perumahan yang oke dan bagus untuk residence adalah Lippo Cikarang, sekarang sudah ada Citywalk Lippo Cikarang dengan berbagai tenant berkualitas seperti: Farmers Market, J.CO, Bakmi Naga, Bodishop, Warung Tekko, Chicken Village, Starbuck, dll. Belum lagi begitu banyak fasilitas seperti : Bank-Bank Asing maupun Lokal, Sekolah Internasional Pelita Harapan/Dian Harapan, RS Siloam, RS Harapan Keluarga, RS Hosana, Mal Lippo Cikarang dengan Hypermart dan tenant lainnya. Plus berbagai keunggulan nanti direct access tol di km 34,7 langsung kedalam perumahan Lippo Cikarang pada tahun 2012 nanti. Makanya bro kalau mau buruan beli dari sekarang sblm nanti kebagian kenaikan harga yg luar biasa setelah direct access tol tsb jadi seperti model Grand Wisata dan Kota Delta Mas. Mengenai macet saya rasa tidak juga, masalahnya belum biasa aja menjalani jam seperti itu. Dibandingkan dengan Serpong jauh lebih macet dengan jarak tempuh hanya 20 km di tol bisa memakan waktu 2 jama karena harus berdesakan di jalan bawah Jakarta menujun Tol Tangerang.

  4. papabonbon Says:

    wah, kalau di jakarta mah, solusinya hanya dua :
    1. kost lagi di jakarta, sambil berharap pada monorel
    2. pindah kerja dari jakarta

    kalau menurut papabonbon sih, kalau kerja di jkt, masuk kantor jam 8, masih bisa dikejar pakai mobil pribadi dari tol timur jam 6 pagi. kalau kota legenda [sekarang ini sementara tol belum jadi] yah kudu setengah 6.

    paling enak emang kost di mampang, kerja di bekasi [mm2100, jababeka, kawasan hyundai, de el el] malah bisa dikejar dalam waktu kurang dari setengah jam [naik jemputan kantor], yg lewat di depan mampang jam 6.15. sampai kantor biasa 6.30 -6.35 an. pulangnya ajah rada macet dikit. bisa 40 menitan.

    kalau senin malam dan jum’at malam macet berat, bisa 1 jam lebih. :)

  5. Jono Says:

    Salam,

    Terima kasih untuk Mas Anjar dan masukan dari teman2. Saya sangat setuju dengan papabonbon dan mas wir hanya saja masalah bujet mesti membatasi pilihan ( hehe).

    Saya beberapa kali survey ke lokasi:
    1. Cluster Bima memang dalam kondisi mati enggan hidup tertekan.
    2. Susah mencari pertokoan (harus ke Grand Wisata atau BTC)
    3. Pun RS, mesti ke Tambun (Karya Medika) atau Mitra Kel di Tol Timur)
    4. Jalan macet untuk ke jakarta, tapi at least calon istri yang kerja di MM2100 lebih dekat.

    Hal yang membuat saya cenderung memilih Bima legenda:
    1. Tanah 144, bangunan 83 (sepertinya tak perlu pengembangan lagi)
    2. Kondisi bangunan masih lumayan bagus
    3. Lingkungan di sekitar perumahan nyaman.

    Sebelumnya saya sudah menyeleksi beberapa kandidat :
    1. Taman Cikas di dekat galaxy –> sayangnya daerah banjir
    2. Taman kebayoran Bekasi–> jauh dari Tol
    dan beberapa perumahan lain dengan plus minusnya.

    Sekali lagi terima kasih untuk teman2 semua. Saya akan sangat senang jika ada teman lain yang ikut share.

    Pada Mas Anjar, dengan kalkulator KPR njenengan, asumsi harga tanah 750rb dan bangunan 1,5 juta saya dapat inspirasi harga penawaran. Thanks & salut!

  6. Kamil Says:

    Orant tua saya juga punya tanah di Bima Legenda Bekasi. Lumayan besar 450m2. Tanah ini diberikan developer sebagai ganti rugi karena tidak bisa menyelesaikan pembangunan. Gimana ya caranya supaya cluster ini bisa hidup, karena infrastrukturnya kan udah jadi (katanya?)

    • samuel Says:

      saya berminat tu …minta infonya ya kalau dijual.thanks

    • Sudirman Says:

      Bima Legenda Bekasi mah jangan diharap deh, itu masih lama perkembangannya mengingat developernya aja sendiri ga jelas siapa yang punya. Untuk membangun fasilitas seperti Mal, Rumah Sakit, Sekolah International, dan produk ternama itu diperlukan siapa pengembangnya dan siapa juragan tanah disana. Mengenai Bima Legenda Bekasi belum jelas hanya mengandalkan akses dari Grand wisata saja kalau suatu hari dikembangkan. Masalahnya sampai saat ini saja pihak developernya masih sibuk utk pengembangan lahannya yang ada di BSD City Serpong-Tangerang. Mengingat tidak mungkin dia akan kembangkan GW dlm waktu dekat ini mungkin sabar2 aja yah 10 tahun lagi deh ….
      Sabar yah disayang ama Tuhan, itu juga kalau ga dijual ama Sinarmasnya kalau butuh uang GW nya…
      Kalau dilihat ga prospek GW seperti Kota Wisata Cibubur sekarang aja nasibnya lontang lantung ga jelas…
      Makanya bro beli properti liat2 punya siapa punya, cari yang propertinya Taipan di Indonesia dan emang konsisten dalam bisnis Properti bukan cuman sekedar side bisnisnya.
      Seperti Lippo Group di Lippo Cikarang, pelan tp pasti broo sekarang jauh meninggalkan pesaingnya semua mulai dari Grand Wisata, Kota Delta Mas, Kemang pratama, Grand Galaxi, harapan Indah, sampai perumahan kecil-kecil yang tidak bernama… alias ga jelas siapa propertinya.
      Main-main liat perkembangan Lippo Cikarang sekarang jauh berbeda dengan dahulu sudah banyak perubahan dan inovasi ….
      Apalagi nanti bentar lagi akan ada direct access tol di Km 34,7 langsung kedalam perumahan LC.

  7. Abi Syifa Says:

    Kota legenda, hidup nggak, mati susah :)
    Namun, jika Grand Wisata sudah dibuka, kemungkinan besar kota legenda nggak lagi sekedar legenda.
    Beli di kota legenda sekarang seperti gambling. Klo GW sukses, akan mengangkat perumahan disekitarnya. Dgn akses tol baru di GW, nggak perlu bermacet-macet ria di Bekasi Timur.
    Ghost-ship – dari GW akan ada trans GW ke pusat bisnis Jakarta

    Klo punya kendaraan (satu sendiri, satu istri) dan satu sepeda motor, tinggal di kota legenda nggak terlalu sulit koq :)

  8. gerry danci Says:

    gw adalah penghuni bima buana kota legenda.kalo menurut gw bima itu lumayan nyaman,krn jalan komplex nya mulus bngt meski sudah 15 thn..walaupun belum terlalu terkenal,tp disana banyak tinggal expatriat dari belanda..mereka bangun rumah yg sangat besar dengan mobil mewahnya plus dilengkapi satpam pribadi…dan dlm jangka waktu dekat akan segera dibangun pom bensin tepat di depan komplex bima.dan sedang dibangun rumah sakit permata bunda..dan sekarang juga mulai banyak lahan kosong yg dibangun tuk rumah dengan konsep sendiri…harganya pun sudah mulai naik sekitar 50% dari harga sebelumnya..saya bangga jd warga bima kota legenda..udaranya tidak seperti di cikarang ato di bekasi barat…

    • susanto Says:

      Perumahan Grand Wisatanya sendiri saja masih kembang kempis sampai saat ini. Mengingat belum ada fasilitas apa-apa yang ada disana seperti : RS, Mal, Sekolah maupun Bank-Bank, dll. Cuman yg paling mentereng sih emang ada direct access Tol langsung ke dalam perumahan Grand Wisata. Cuman perlu diingat kyknya masih lama deh GW akan berkembang mengingat developernya sendiri lg konsen untuk ngembangin di BSD City di Serpong-Tangerang karena lebih menjanjikan ditambah areal lahannya masih banyak disana 6000 Ha. Saran saya sih better pindah ke Summarecon Bekasi or Lippo Cikarang karena disana sudah lengkap semua fasilitasnya. Untuk Summarecon Bekasi mungkin saat ini masih dlm progress cuman kedepannya akan lebih cepat dibanding GW.

    • Sulis Says:

      Udara di Bima Legenda Bekasi siapa bilang bagus orang dekat bangat ama perumahan kampungnya. Jalan akses kesana harus melewati jalan kampung yang becek dan kecil kumuh. Yang tinggal juga banyak orang susah, sekalinya punya mobil butut semua….
      Jangan sedih bro Cikarang emang kawasan Industri tetapi Industri apa dulu industri besar sekala Internasional brooo…

  9. gerry danci Says:

    ohya saya sering pagi2x jalan kaki..dan sangat nyaman banget..karna udaranya msh lumayan segar..danlokasi komplex jauh dari jalan raya,jd cukup aman tuk berolah raga..pacar saya yg tinggal di legenda wisata pun merasa senang kalo jalan pagi di tempat saya..di bima rata2x penghuni memilki 2 mobil…dan kebnykan mereka seorang profesional..seperti anggota DPR,dokter,pengusaha ampe manajer di sebuah perusahaan…apalagi dengan adanya grand wisata,maka perumahan bima akan jd bahan pertimbangan yang cukup kompetitif..dengan harga dibawah grand wisata,kondisi fisik bangunan yg permanen dengan sanitasi aer merk TOTO.boleh tuh dipertimbangin….okey??? saya tunggu anda sebagai tetangga di bima kota legenda….

    • Darwin N Says:

      Saya lihat kedepannya yang akan menjadi booming Properti setelah Serpong adalah di Cikarang. Mengingat adanya kebijakan Pemerintah menjadikan Cikarang menjadi kawasan Industri terbesar berbasis Internasional dengan menggandeng 7 Kawasan Industri seperti : MM2100 Industri di Cikarang Barat, Jababeka Industri di Cikarang Utara, Bekasi Internasional Industri Estate, EJIP (East Jakarta Industry Park), Delta Silicon Industri Park, Bekasi Fajar Industri di Lippo Cikarang-Cikarang Selatan dan KITIC (Kawasan Industri Terpadu Indonesia-China) di Cikarang Pusat. Apalagi ditambah Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah berada di Kota Delta Mas -Cikarang Pusat yang mana lokasinya berdekatan dengan Perumahan Lippo Cikarang melalui akses jalan tembus didalam perumahan Lippo Cikarang sendiri. Sehingga menurut saya kedepannya banyak orang yang akan hijrah ke Cikarang dan sekitarnya untuk kepentingan masalah hunian dan tempat bekerja yang berdekatan. Tidak mungkinlah orang dari Jakarta akan PP (Pulang Pergi) Jakarta-Cibitung/Cikarang tiap hari. Mungkin bagi orang-orang kecil staff saja yang akan melakukannya melalui ikut anter jemput karyawan. Sebagai contoh adanya rencana pemindahan Astra Sunter ke Cibitung di tahun 2012-2013 yang mana tentu berdampak pada nasib karyawan yang selama ini berkerja di jakarta tentu akan hijrah ke Cibitung nantinya. So sekarang saja harga rumah di Perumahan sekelas : Grand Wisata Bekasi, Kota Deltamas dan Lippo Cikarang sudah selangit tidak kalah dengan di Jakarta dan Serpong yang sedang booming sekarang. Sebelum anda semua ketinggalana buruan beli rumah di Lippo Cikarang yang sudah memiliki akses Tol dalam perumahan di tahun 2012, Mall, RS, Hotel, dll serta dekat dengan kawasan Industri. Untuk kedepannya Cikarang akan mahal rumah hunian maupun industrinya untuk investasi Sewa, jual beli dan lain-lain.

  10. Abas Priari Says:

    kota legenda lumayan bagus dan harganya sangat terjangkau.
    Tapi memang akses tol yang sangat susah kalau masih mengandalkan tol timur. Kalimalang itu selalu macet luar biasa lho pagi dan sore

  11. Rara Says:

    Gw ada rencana mo beli rumah di Bima Buana, dng harga 225 jt, type 144 bangunan 83, pas gw lihat lokasinya tenang banget, tapi memang fasilitas seperti ruko, atm, tempat makan kurang banget disana. tapi salah satu pertimbangannya adl adanya pintu tol baru (grand wisata).

  12. wita Says:

    mau dong informasi tentang penjualan rumah di kota legenda dukuh bima coz saya dapet kabar2nya kalo disana sulit banget dapet rumah yang akan dijual rata2 sudah terjual semuanya… thank b4

  13. Kamil Says:

    Mbak Wita, kalau mau beli aja tanah orang tua saya di Dukuh Bima, 450m2. Biar nanti Mbak Wita bangun rumah yang besar. Harganya sih bisa nego — sorry nih Mas Anjar, numpang ngiklan dikit. Salam.

  14. Rara Says:

    Wita, di Dukuh Bima Kota Legenda kayanya ada beberapa yang dijual (sambil survey kebetulan gw lihat2 lokasi) tapi ga tahu ya dengan harganya. Suasananya tenang banget disana, tapi ga tau juga kalo tol dah dibuka (tol nya sdh jadi), pas kemaren lihat ke Grand Wisatanya ternyata deket banget sama lokasi Dukuh Bima. Kayanya bisa tuh numpang fasilitasnya.

  15. gerry danci Says:

    guys gw juga mau jual rumah di bima buana XI no.52..lt.165 lb.120 .2lt.udah renovasi..ada carport tertutup..cukup tuk 3 mobil..sudah dipagar..ada 2sumber air :air pam n air pompa listrik..listrik 2200w..dilepas dengan harga 450jt nego..kalo berminat bisa hub gw di 08179894513..gw tunggu kabarnya yah….bye2x…

  16. gerry danci Says:

    guys dengar2x sekarang harga tanah di dukuh bima udah sekitar 1jt/m ..gw cukup kaget jg dengarnya..setahun yang kemaren masih 700rb/m… sekarang di dukuh zamrud dah ada atm BCA khusus wilayah Zamrud aja..jalannya juga sedang di cor beton…menurut gw,semenjak ada grand wisata,kota legenda lumayan maju..kalo buat keamanan di dukuh bima,banyak juga jendral dan penggede polisi yang tinggal disini..jd menurut gw amanlah…

  17. Ical Says:

    Salam kenal …..
    Gimana ya prospek perumahan grand wisata, kalau melihat masterplannya bagus sekali, ada saran

  18. Slamet Maryono Says:

    Waaaaaaaahh…kebetulan nih cari temen yang minat di Dukuh Bima Bekasi. kalau menurut saya sih memang Dukuh Bima itu sampai sekarang kaya kota mati yang sedang Hidup lagi. Banyak rumah kosong disini yang ditinggalin penghuninya, karena dulunya gak punya akses yang memadai untuk keluar . Saya yakin akhir tahun ini Dukuh Bima akan jadi incaran semua orang yang juga mengincar fasilitas yang ada di Grand Wisata. Dukuh Bima dahulunya di desain dengan konsep lingkungan yang sangat bagus, jalan lingkungan cukup lebar, anda tidak akan melihat kabel listrik atau telepon di atas karena semuanya melalui saluran bawah tanah. Anda tidak akan melihat saliran got/limbah ataupun septiktank didepan rumah karena sudah tersentralisasi dalam satu pengolahan limbah. Sekolah Al Azhar juga ada di perumahan ini. Apalagi Tol grand Wisata tinggal “gunting pita” doank. bocoran dari pengembang kota legenda sih akhir tahun ini Dukuh Bima akan buka rumah baru dari kavling-kavling yang selama ini masih banyak kosong. Dilihat dari jarak gerbang perumahan Dukuh Bima cuma +/- 2 km menuju ke gate tol Grand Wisata. BY THE WAY saya yang sebelumnya tinggal di Mutiara gading Timur ( Belakang Dukuh Bima ) sekarang sudah beli di Dukuh Bima. Memang harganya sudah mulai meroket…….tapi nanti akan lebih meroket setelah gate tol Grand Wisata dibuka.

    untuk Grand Wisata sendiri saat ini Ruko-Rukonya juga sudah sebagian besar selesai. Saya yakin Grand Wisata dan sekitarnya akan seperti BSD di barat jakarta.

    Salam,

  19. cahyo Says:

    Apa yg dipaparkan Pak Slamet Maryono mengenai Dukuh Bima itu sudah gamblang dan memang benar. Saya sendiri juga tinggal di Bima sejak 1997. Walaupun mulai tahun lalu saya memutuskan beli rumah di GW, tapi sampai saat ini saya tetap tinggal di Bima krn lingkungannya yg nyaman & aman. Fyi, bhw GW skrg juga sedang bikin akses jalan baru untuk umum menuju gerbang tol GW yang jaraknya hanya 500 m dari gerbang Bima. Jadi bagi yg ingin membeli rumah/kavling di Bima saya sarankan segera saja sebelum harga makin melonjak….

    Salam

  20. wita Says:

    aduh jadi pengen nyari nich di kota legenda coz gw belom pernah survey ke dukuh bimanya…
    kalo mengenai tanah 450m2 kayaknya terlalu besar banget dech…kira2 bisa diambil/beli seperlunya aja gak???trus perkiraan harganya kira2 berapa kisarannya???
    thanks

  21. Slamet maryono Says:

    Mbak Wita,
    Kalo mau beli tanah di BIMA harganya bervariasi. Kalau harga NJOP sih setahu saya sudah diatas 600 rb/ meter. Tentunya harga jual real-nya pasti diatas harga NJOP. Ada yang Bilang harganya sampai 1 jt/ meter .kavling yang ada biasanya sudah punya orang, buka punya pengembang. Di BIMA saat ini ada 4 cluster; Bima Duta, Bima Asri, Bima Citra dan Bima Buana. Dengan rumah type yang sama atau tanah kavling yang ukurannya sama bisa beda harga. Contohnya untuk Cluster Bima Duta dan Bima Asri harganya lebih mahal karena lokasi pintu clusternya paling depan/ dekat gerbang perumahan. so, coba lihat dulu jalan-jalan kesana atau tanya tanya sama kantor pemasaran Kota Legenda yang lokasinya di Dukuh Bima Juga.

    salam,

  22. ical Says:

    Menurut pengamatan Mas Anjar atau teman2 …… kira – kira butuh berapa tahun lagi grand wisata bisa seperti kota wisata atau BSD atau Bintaro ……
    Oh ya … denger2 didaerah sekitar situ juga akan ada perumahan The residence yang didukung oleh BTN

  23. Kamil Says:

    Kalau menurut pengamatan saya, mestinya daerah sekitar Grand Wisata itu akan tumbuh dengan cepat palingtidak karena tiga alasan berikut.

    Pertama, pertumbuhan Bekasi tidak bisa lagi mengarah ke selatan dan barat karena sudah penuh. Jadi arah timur merupakan alternatif yang paling feasible.

    Kedua, sentra-sentra niaga dan industri juga banyak terkonsentrasi di timur — coba aja lihat pembangunan sepanjang Kali Malang, mulai dari pintu tol Bekasi Timur, bukan main banyaknya.

    Ketiga, dalam konteks Kota Legenda, infrastruktur perumahannya sudah bisa dibilang terbangun dengan baik karena KL memang direncanakan untuk jadi sebuah kota yang komplit, tetapi karena krismon maka tidak dapat berlanjut.

    Jadi, kemungkinan besar KL akan bangkit kembali dan mungkin akan menjadi lebih besar daripada GW, walaupun dengan konsep yang dimodifikasi.

    Saya sih optimistis bahwa Bekasi Timur akan tumbuh menjadi sebuah kota industrial yang tertata dengan baik, walaupun hal itu mungkin tidak akan terwujud dalam waktu lima tahun ini. Tetapi saya yakin it needs much less time than did BSD atau Bintaro to achieve the same scale of development.

  24. Luwiyanto Says:

    kalau saya sih tinggal di perum PDK, samping jembatan tol atau lampu merah grand wisata(GW) kalimalang, dulu th 2005 saat saya beli tanah dan rumah di perum PDK tipe 145/150 (Renov)harganya hanya 130 juta, tapi sekarang mau saya jual sudah ada yang nawar 275 jt hub. 0815 977 8335., saya pun bangga ternyata feeling saya benar, di GW kemarin tgl 6/8/07 sudah ada bus GW yang berangkat jam 05.30-06.30 tujuan JKt sudirman-thamrin-kuningan dll, tgl 20 agst 07 pintu tol akan di buka. di sekitar Perum PDK sudah dibebasin.katanya sih akan di bangun rumah sakit yang dari Singapura Siloam Gleagless……, dan pusat perbelanjaan ITC, dan Hotel. selama 2005-2007 memang pesat perkembanggannya, apalagi tol sudah di buka, masterplan GW itu 1100, HA dan terus ngebebasin tanah sekitarnya. mengenai kemacetan jangan khawatir karena tol dari ganda agung wisma jaya – stasiun bekasi-tol barat-cawang-kampung melayu akan segera dibangun (Tol BECAKAYU). kecuali tol ada jalan propinsi kalimalang dan tambun. pokoknya GW dan Bima 5 tahun kedepan akan lebih pesat dibanding Kota Wisata karena akses tol langsung.

  25. dirham Says:

    saya sependapat komentar teman2, alasan beli di GW atau Bima : tol langsung, dekat pusat belanja (Naga, pasar tambun, kawasan niaga kalimas mulai dari Unisma sampai tol Cibitung, ramayana) RS Karya Medika tambun, RS Bunda Plasa Metropolitan, BTC dan Carefour ini yang sudah ada belum lagi fasilitas yang dibangun oleh GW, sekolah unggulan IPEKA, Al-Azhar, SDN MEKARSARI O1, SMP 01, SMA 01 TAMBUN, bahkan saya rasa tanah GW bukan 1100 HA lagi tapi kira2 sudah 1600 HA, daerah ciketing, cibuntu, kopen, dan lambang sari hampir 80% sudah di kuasai GW, pastikan anda beli di GW atau Bima, aman dan tenang, kebetulan saya di Bima Citra,

  26. Slamet Maryono Says:

    Salam kenal Mas Dirham, mas Luwiyanto….dan semua tentunya. kalo menurut info mas Luwiyanto tgl. 20 agst tol dibuka …….wah berarti mulai minggu ini kita udah makin cepet menjangkau pintu tol. gak harus ke Tol Bekasi Timur. satu informasi lagi yang mungkin baru gosip, entah bener atau nggak……. tapi ini dari orang dalem GW sendiri ; yaitu akan dibangunnya lapangan golf oleh GW di wilayah Kota Legenda.

    salam,
    yang sedang persiapan untuk tinggal di BIMA ASRI

  27. Kamil Says:

    Mas Slamet, mungkin lapangan golf itu yang dulunya juga memang mau dibangun oleh KL ya? Wah, dengan tambahan info dari mas-mas ini, saya jadi tambah optimis tentang masa depan tanah saya di Kota Legenda.

    Salam,

  28. numpang Says:

    Rumah di bekasi Grand Wisata, menurut saya akan berkembang pesat, sejak dipasarkan mulai agustus 2005 (pemerataan tanah), dan 2006 bangun pintu tol dan rumah contoh dan sampai agst 07, ini sudah ribuan rumah yang laku di jual, akses perumahan ini akan tembus jl.raya setu (arah Timur) – Kaw. MM 2100 Cibitung- Kaw. industri Sanyo Cikarang- Lippo Cikarang – Delta Mas Kab. Bekasi ( untuk LiPPo dengan pintu tol cibitung sesuai dengan masterplannnya Lippo akan tersambung) GW ke selatan akan tembus Cilengsi atau jalan Raya jonggol (kawasan setu saja sekarang sudah ramai ada perumahan (Griya Setu Permai, Griya Bekasi Permai, Grand Mutiara Gading, Graha Media, Graha Asri atau Puri Asri dll), jadi GW tinggal nunggu GOOOOOng saja, analisa saya kalau sampai bangkrut spt krismon 1997 kemungkinan kecil sekali, ada daya tarik sendiri yaitu Akses tol Langsung dan orang cenderung bertahan, Perumahan Delta MAS itu KM 37 saja laku keras, apalagi GW hanya KM 21, untuk kemacetan antara jatibening sampai cawang akan teratasi bila Tol cikunir- hankam telah selesai sekarang hampir rampung, alasan saya orang yang dari bekasi kearah Pondok Indah, Bintaro, Bogor, tanggerang, Pamulang, ciputat, LB, bulus dll, cenderung akan lewat Toll Lingkar Luar (JORR) ngaaaaaak usah lagi lewat cawang yang jadi titik temu tol arah bekasi, bogor dan tangerang BSD, bintaro. Lebih merdeka lagi Kalau Tol BECAKAYU selesai. Soal cari kerja bisa ke JKT dan Kawasan industri Cikarang serta cibitung, kata sebuah koran proooduk Industri nasional kita 70% di hasilkan oleh industri di bekasi, Cikarang adalah kawasan industri tingkat nasional. IKIP jakarta atau Sekarang UNiv. Negri JKT, akan bangun kampus di LIPPO cikarang, ITB akan bangun kelas jauh di Delta MAS, lalu ada sekolah kedinasan yaitu STTD (sekolah Tinggi Transportasi Darat) punya DEPHUB. dan yang pasti GW tidak akan banjir……………karena tanahnya lebih tinggi di banding jalan tol JKT – Cikampek dan waktu masih tanah darat atau sawah saja nggak pernah banjir, air tanahnyapun bagus.

  29. Grand Wisata dooong Says:

    Orang Bekasi dulu, saat ditanya di mana rumah paling elit jawabnya Kemang Pratama atau Villla Nusa Indah 1-5, tapi dua perumahan ini Citraaaaanya jatuh setelah kena banjiiiiiiiiiiiiiiiiiiiir, orang sekarang pasti sebut Grand Wisata- agak jauuuuh lagi Lippo Cikarang-Delta Mas-atau Cikarang Baru(kaw. JABABEKA) dan diantara itu pasti Grand W, karena jauh dari industri. GW wisata pintu tolnya tinggal Guuuuunting Piiiiiiita.

    • susanto Says:

      Jangan sedih bro benar emang GW punya akses Tol, tetapi bentar lagi juga Lippo Cikarang akan punya direct access tol sendiri di KM 34,7 thn 2012 nanti. Kalau mau jujur yah bagusan Lippo Cikarang karena disana sudah memiliki fasilitas lengkap seperti: RS Siloam, RS Harapan Keluarga, RS Hosana, Mal Lippo Cikarang, Citywalk Lippo Cikarang, Beraneka Ragam Bank Lokal dan Asing, Waterboom LC, Golf, Restaurant Jepang/Korea, Sport Club, dll. Kalau mau dibilang daerah industri yah sekarang itu jamannya sudah beda broo… Jaman sekarang udah biasa kali hunian dengan Industri berdekatan yg penting industrinya apa dulu keren ga dan ramah lingkungan ga. Lihat rencana pemerintah untuk menjadikan Indonesia menjadi negara Industri dlm 5 tahun kedepan. Menurut saya the best properti di Bekasi adalah Lippo Cikarang broo…
      Nyaman, Bebas Banjir, lengkap fasilitasnya. Masalah jauh itu relatif yah ?? masalah ga da angkot itu tergantung situ orang susah sih ga punya mobil kalau orang Lippo Cikarang rata2 punya mobil semua.

  30. Grand Wisata dooong Says:

    Orang Bekasi dulu, saat ditanya di mana rumah paling elit jawabnya Kemang Pratama atau Villla Nusa Indah 1-5, tapi dua perumahan ini Citraaaaanya jatuh setelah kena banjiiiiiiiiiiiiiiiiiiiir (maaf saudara saya ada yang tinggal disana) , orang sekarang pasti sebut Grand Wisata- agak jauuuuh lagi Lippo Cikarang-Delta Mas-atau Cikarang Baru(kaw. JABABEKA) dan diantara itu pasti Grand W, karena jauh dari industri. GW wisata pintu tolnya tinggal Guuuuunting Piiiiiiita.

  31. Slamet Maryono Says:

    Hari ini 21 agustus 2007 , sedang dilakukan percobaan pengoperasion gate tol Grand Wisata. kabarnya sih di minggu ini / minggu depan gate tol tersebut sudah beroperasi

  32. Slamet Maryono Says:

    Horey…….
    Kemaren jam 2 siang 21 Agustus 07 Gate Tol GW sudah beroperasi. Bagi yang mau beli rumah di GW……buruan sebelum tgl. 26 Agustus. Informasi dari marketing GW setelah 26 agustus, harga rumah naik antara 5%-15%.

    Salam,

  33. ichwan Says:

    selain masuk lewat tol, apakah ada alternatip jalan lewat arteri?

  34. Jundan Says:

    Alhamdulillah, tadi pagi sudah mencoba lewat pintu tol Grand Wisata. Dari Blok T Dukuh Zamrud jam 05.30 sampai kantor (kawasan Rasuna Said Kuningan ) jam 06.15, cuma 45 menit.

  35. gerry danci Says:

    Guys finally the Gate of Grand Wisata was opened…. nyokap gw yg kerja di lipo cikarang cuma 25 menit berangkat dari bima buana rumah gw… pulangnya cuma 15 menit…cepet kan????? tanpa perlu antri dengan motor n truk tronton lagi… Hidup Grand Wisata!!!!!!!!!!!!! harga tolnya murah lagi….. pokoknya gw beruntung banget tinggal di bima buana…. ohya kata sodara gw,harga ruko di GW yg dulunya 400jt sekarang dah 600jt…gila kan???? pdhl belum beroperasional….pokoknya gw bangga jd orang bima…gw dah ga peduli anggapan yg jelek,tp buktikan aja sendiri… sirik kan tanda gak mampu…hahaha.. MAJU TERUS GW n BIMA !!!!!!!!

  36. yanto Says:

    sodara gw yg di kemang pratama aja mau invest di GW…pdhl rumah doi di regensi kemang pratama loh yg rumah nya M M an… kata sodara gw di GW prospek bngt..krn areal nya msh luas,lingkungan jauh dari industri berat n subur..msh bnyk kebun rambutan…gak bau sampah lg… pokoknya tanah nya gak ada rekayasa supaya subur deh..amang dah subur,buat apa direkayasa yah??? hehe… aer tanah nya bisa keluar lg cuma gali 10 meter…coba kalo di cikarang,boro – boro aer tanah… aer PAM nya suka kotor n bau… pokoknya TOP lah di Bima n GW…

  37. George Bush Says:

    GO GO GO –>>>> GRAND WISATA n DUKUH BIMA <<<<<<

  38. MATERIAL GIRLS Says:

    Guys ada yang bisa beliin gw rumah dua lantai gak di GRAND WISATA ???? Kalo ada yang mampu,saya akan memberikan apapun yang Mas minta……

  39. SPONGEBOB Says:

    Patrick…. pindah yuk ke dukuh Bima…katanya sekarang dah oke banget yah…… I love u patrick…….

  40. rahim Azza Says:

    Alhamdullilah, mari kita nikmati Tooooool GW, jangan bermacet ria di tol Timur, kalau begitu rumahku yang ada di BIMA akan kami renovasi dulu dan segera kami tempati, biarlah orang selalu ngejek Dukuh BIMA mati tidak hidup tidak tapi ini saatnya, kita nikmati pintu TOOOOOOOOOOOOOl. Merdeka

  41. afan Says:

    Gue tadi dari rumah jam 06.30 dari GW ke kelapa Gading tepat jam 07.10 dah sampai, terima kasih PT. Alvita dan PT DUta Pertiwi, semoga cepat berkembang dan bersaing dengan BSD, dan Bintaro Jaya.

  42. Slamet Maryono Says:

    Bagi yang belum pernah ke GW atau sekitarnya. Untuk menjangkau lingkungan luar GW, begitu keluar gate tol GW anda ketemu bunderan ( kantor marketing GW )langsung belok kanan luruuuuuuuus, trus belok kanan lagi sampe POS satpam GW. dari situ kalo lurus ketemu jalan arteri kalimalang. kalo dari POS kekiri gak sampe 1 km udah ketemu DUKUH BIMA. Nantinya di tumur GW juga akan dibuka jalan keluar GW ( sekitar jalan setu ). Rumah saya di DUKUH BIMA juga lagi mau direnovasi, buat ditinggalin tentunya………

  43. gerry danci Says:

    iyaaaaa… kita harus bersyukur karna kita bisa tinggal di Bima yang dekat dengan GW… kita harus memelihara keasrian lingkungan dimana kita hidup…kan yang untung kita juga sebagai penghuni… CAIYO !!!!! kita harus membuktikan kepada orang – orang bahwa kawasan bekasi timur (kota legenda & Grand Wisata) merupakan kawasan yg asri,nyaman,lengkap dan mewah… Semangat buat penduduk GW n kota legenda !!!!!!!!!

  44. gerry danci Says:

    Guys gw rasa neh GW mau buat perpaduan antara klapa gading dengan Kota wisata… kalo diliat dari tata letak ruko yg sangat strategis itu mirip dengan klapa gading.. kalo liat model rumah yang agak bernuansa eropa n asia itu mirip dengan kota wisata… emang SMART banget ide nya!!!! gw suka gaya luuuu…..

  45. GEIKU & KINKU Says:

    HALOOOOO WARGA BIMAaaaa…… Kalian bangga gak seh tinggal di BIMA ?????? come on…….. ajak sodara,Om tante,keponakan,nenek kakek,cucu,papa mam tuk tinggal di BIMA n GW ……. Enak loh…… Silakan coba…gak nyesel kok…. gw aja nanti kalo dah merit mau stay di Bima..walaupun calon istriku punya rumah di cibubur…..

  46. Jundan Says:

    Nich kalau mau melihat sejarah masa lalu, berikut copy paste dari media terbitan 10 Mei 1996 mengenai minat orang beli rumah di KL & rencana2 manajemen PAP yg bagus, tapi sayang tidak kesampaian lantaran diterjang krismon pertengahan 1997 hingga KL pingsan & hampir sekarat.

    Setahun, 2.500 Rumah Kota Legenda Terjual

    PT PUTRA Alvita Pratama (PAP) – pengembang Kota Legenda selama setahun berhasil memasarkan 2.500 unit rumah senilai sekitar Rp 200 milyar, sementara berbagai fasilitas segera diwujudkan di kota satelit itu termasuk rencana pembangunan interchange (simpang susun) serta padang golf seluas 150 hektar.

    Direktur Pemasaran PAP, Lucas Maringka, sejak kawasan perumahan skala besar seluas 2000 hektar dipasarkan tahun lalu, minat masyarakat untuk tinggal di Kota Legenda terus meningkat. Hal ini terbukti dari membengkaknya volume penjualan rumah di sana. Pada periode Januari hingga Mei 1996 saja misalnya, PAP berhasil memasarkan 500 unit rumah dengan nilai transaksi sebesar Rp 40 milyar, naik 20% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Ditambah dengan transaksi sebelumnya yakni tahun 1995 sebesar Rp 160 milyar untuk 2.000 unit rumah, maka total penjualan mencapai 2.500 rumah senilai 200 milyar, terdiri atas 1.100 RS/RSS, serta rumah kelas realestat (menengah besar), sementara penyerahan kunci kepada pembeli dilakukan secara bertahap sesuai jadual penyelesaian.

    Bulan ini (Mei 1996), kami akan menyerahkan lagi 150 unit rumah kepada pembeli, “ungkapnya usai penyerahan hadiah rumah kepada para pemenang undian kupon berhadiah Kota Legenda, Minggu 5 Mei 1996. Undian berhadiah yang diikuti 500 pembeli rumah periode Januari-Mei 1996 itu dimenangkan oleh Siani Rianita dan Wiradianto Erwin dari Bekasi, Jawa Barat. Siani, warga Duta Kranji, memperoleh satu rumah tipe 42,5/78 senilai Rp 35 juta, sedangkan Wiradianto mendapat satu rumah tipe 63/124 seharga Rp 55 juta.

    Menurut Lucas, meningkatnya minat masyarakat tinggal di Kota Legenda terjadi karena pembangunan kota itu mengacu pada pelestarian dan pemeliharaan lingkungan. Dengan konsep seperti itu, Kota Legenda yang berwawasan lingkungan akan memberikan kehidupan yang lebih baik dan lebih sehat kepada penghuninya.
    Di kota baru yang terletak di belahan timur Bekasi itu, PAP berencana membangun 45.000 rumah untuk segala lapisan yang tersebar di 12 kawasan (dukuh) lengkap dengan segala fasilitasnya. Masing-masing dukuh terdiri atas 5 – 6 rukun warga(RW), masing-masing terbagi atas 300-500 rumah.

    Pada tahap sekarang ini, PAP baru membangun dua kawasan, yakni Dukuh Bima (untuk kelas menengah seluas 100 hektar) dan Dukuh Zamrud (untuk RS/RSS seluas 110 hektar). Sampai akhir tahun ini, diperkirakan 2.000 KK atau sekitar 8.000 jiwa sudah tinggal di sana. Seperti layaknya kota baru, di sini kami akan menyediakan berbagai fasilitas kehidupan bagi seluruh warga. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, olah raga, hiburan, area komersial dan sebagainya, “ujarnya.

    Terpenting, katanya, sesuai dengan komitmennya, PAP merancang dan membangun Kota Legenda sebagai kota berwawasan lingkungan yang tercermin dari desain, penataan dan fasilitasnya. Untuk itu, PAP menggandeng konsultan kelas dunia Design Group International dari Amerika Serikat bagi pembuatan rencana induk Kota Legenda secara menyeluruh.

    Simpang Susun
    Di bagian lain Lucas menjelaskan, guna mempermudah akses dari jalan tol Cikampek ke Kota Legenda dan sebaliknya, tahun depan PAP berencana membangun sebuah interchange (simpang susun) yang diharapkan akan selesai pada akhr 1998. Izin pembangunan simpang susun kini sedang diproses di Departemen Pekerjaan Umum (PU), ungkapnya. PAP sendiri, ingin mempercepat realisasi proyek dimaksud karena pembangunan simpang susun itu akan berakses langsung ke padang golf Kota Legenda yang ditangani PCDC (Palmer Course Design Company). PCDC adalah perusahaan perancang padang golf milik “Raja Golf” dunia, Arnold Palmer dari Amerika Serikat. Pembangunan tahap pertama Legenda Golf Course seluas 75 hektar untu 18 lubang dijadualkan akan selesai akhir 1998.

    Selain itu, guna meningkatkan pelayanan serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan itu, PAP sedang melakukan pelebaran jembatan tol yang menuju ke Kota Legenda dari dua jalur menjadi empat jalur. Pekerjaan fisik dijadualkan selesai tahun ini juga. Preskom PAP, Cosmar Batubara beberapa waktu sebelumnya menyebutkan, pembangunan jalan tol dan arteri yang memiliki akses ke kawasan pemukiman baru sangat dimungkinkan mengingat Kota Legenda akan terus tumbuh dan berkembang. Artinya, meningkatnya jumlah penduduk serta membengkaknya arus lalu lintas tentu akan dievaluasi bagi kemungkinan seperti itu.

    Menurut saya, Departemen PU akan membuka kemungkinan itu, yakni melakukan penambahan sarana transportasi berupa jalan tol atau arteri mengingat pertumbuhan pemukiman di Bekasi. Begitu pula PAP, terbuka kemungknan untuk membangun jalan tol bekerjasama dengan investor lainnya.

  47. Slamet Maryono Says:

    Thanks atas informasinya yang sangat jelas. pokoknya kita optimis deh dengan masa depan kita tinggal di KL dan GW.

    salam

  48. cici Paramida Says:

    HOREEEEE……
    Sy punya tanah kav di hook Bima Asri 352 meter , sgt nyaman , kuldesak , krn pas perbatasan bima asri dgn bima buana , sehingga jalan di tutup dgn pot bunga . anak2 bs main di jalan , tanpa trlalu khawatir kendaraan yg lewat.
    tadinya sdh mau dijual , tp berubah pikiran , minggu lalu kesana cek2 hrg kav org lain sdh pada mau jual 1 juta / m2 , bahkan ada yg matok di 1.1 jt/m2 PAS .
    Kayanya sy mau bangun aja , gak jadi jual deeeh…
    Sampai ketemu di sana teman2 Bima dan GW…
    God Bless …..

  49. Slamet Maryono Says:

    Bagi yang mau ke sudirman, di POS barat GW ( deket jembatan KL ) sekarang sudah ada feeder busway. jadi kalo gak mau pake mobil bisa naik bus dari sini. enak kaaaaaaaan…..

    Salam,

  50. Bogi Says:

    Mas-mas dan mbak-mbak…

    Mau tanya, apakah ada yang punya denah perumahan Kota Legenda… ? Saya kebetulan ditawari rumah di beranda golf… tapi saya belum pernah ke sana. Sekalian ingin tahu bima asri sebelah mana, dan letak cluster lainnya…

    Mohon infonya yah…

    Terima kasih…

  51. Slamet Maryono Says:

    Mas Bogi,
    Beranda Golf itu dimana ya..? peta sih gak punya. enakan jalan-jalan langsung ke Grand wisata. Ntar bisa sekalian jalan-jalan ke KL ( disekitar GW ) .

    Salam,

  52. Bogi Says:

    Waduh saya juga nggak tahu pak Slamet… makanya nanya.. hehehe..

    BTW mengingat banyak yang tinggal di GW dan KL, mungkin bisa dibikin semacam mailing list jadi share dan silaturahminya bisa lebih lancar begitu… (cuma usul…)

    regards

  53. verly Says:

    Setuju dech buat miling list GW dan KL, saya kebetulan tinggal di GW
    Salam,

  54. Bogi Says:

    Saya baca di Kompas, Kereta Express jurusan Serpong akan ditambah pemberangkatannya sampai jam 22.00. Kira2 bisa usul untuk menambah jadwal Bekasi Express juga gak yah..?
    Khan lumayan kalau ada alternatif angkutan umum ke jakarta… syukur-syukur bisa berhenti di stasiun tambun sehingga lebih dekat ke KL dan GW…

  55. Kamil Says:

    Setuju untuk buat mailing list

  56. gerry_danci Says:

    guys…gimana? naksir ma dukuh bima???? halooo juga pada para planner di GW..gw punya ide neh..bikin mall donk yg ada cinema XXI n JCO,breadtalk n starbuck..

  57. Slamet Maryono Says:

    mailing List boleh juga tuh………tapi mesti ada keterbukaan donk. contohnya kaya diatas; nama kita gak usah pake nama samaran donk………gimana???????kita mulai dari situ dulu baru kita bicara teknis bagaimana kita buat mailing list itu.

    Cheeers,

  58. jack Says:

    halo…halo…ikutan dunk…
    kalo perumahan Permata Legenda itu sebelah mana GW? jauh ga? ato Permata Legenda itu Kota Leganda? ga ngerti nih…he..he..he..

  59. gerry danci Says:

    permata legenda itu di dukuh zamrud dekat dgn taman bumiyagara…kira2x 2KM dari dukuh bima..tp disana dah ada ATM BCA,mini market,tempat makanan,apotik…lumayan hidup seh… mendingan beli di bima aja..kan hemat bensin kalo mau ke tol GW….lebih tenang n terkontrol lg keamanannya…ada Al Azhar jg dlm komplex bima… tp hrg rumah disana ckp tinggi jg seh tuk levelnya…

    • @izvl2803 Says:

      Permata Legenda itu adalah re-inkarnasi dari Dukuh Bima dan Dukuh Zamrud. Pengembang ke-2 dukuh itu (yang dulunya bernama Kota Legenda) mulai memasarkan propertinya dgn menggunakan nama Permata Legenda, walaupun nama Kota Legenda terkadang masih digunakan. Dan lokasi Permata Legenda sendiri ada di dalam Dukuh Zamrud.

      Sekedar menambahkan.

      Salam,

  60. Slamet Maryono Says:

    Temen2 di Dukuh Bima………. ada yang bisa bantu saya gak ya….. Saya mau cari tukang Bor sumur air tanah, yang kualitas kerjanya bagus dan…….murah tentunya. Saya mau buat sumur bor di rumah saya di Bima Asri. kalo ada yang bisa bantu, makasih banget nih……….

    salam,

  61. diego Says:

    Saya punya kapling yang luasnya sekitar 480m2 di Bima Buana. Rencananya akan saya jual untuk membangun rumah di tempat lain. Apakah ada yang bisa memberi gambaran kira-kira berapa harga tanag per meter di Bima Buana ya? Teima kasih sekali kalau ada yang mau memberi info.

  62. Slamet Maryono Says:

    Pak Diego,
    kalau sebagai gambaran harga NJOP tanah di Bima Asri Rp.614,000/ m ( seperti rumah saya disitu ). tapi di bima asri ini harga jual tanah kapling sudah mencapai 1 jt – 1,1 jt/m. Mungkin kalau di Buana harganya dibawah itu, karena lokasinya lebih kebelakang dibanding Bima Asri yang lokasinya didepan.

    salam,

    Salam,

  63. diego Says:

    Terima kasih Pak Slamet, saya jadi bisa mulai itung-itung buka harga penawaran. BTW, setelah membaca berbagai posting teman teman tentang perkembangan di Dukuh Bima saya jadi mikir-mikir lagi untuk jual kapling saya. kayaknya kok tambah seru yah tinggal di Dukuh Bima. Saya pernah tinggal di sana tahun 1998 sampai tahun 2000 dan rasanya sepi banget, walaupun sudah ada sekolah Al Azhar (masih ngontrak di Ruko Bima). Sekarang saya lagi tugas di luar Jkt dan gak pernah memantau perkembangan DB lagi. Anyhow, thanks untuk segala infonya, saya akan selalu mengikuti diskusi ini. Cherio

  64. Kamil Says:

    Agustus lalu saya cek NJOP tanah Bima Duta Rp702,000 tapi harga pasarnya katanya sudah lebih dari Rp1 jt, cocok seperti yang dibilang Mas Slamet.

  65. jack Says:

    halo..halo..mo tanya lagi donk…di perumahan dukuh bima dan sekitarnya kualitas air tanahnya gimana? bagus ga? seberapa jauh dari TPA bantargebang?

  66. Slamet Maryono Says:

    kalo ke TPA bT gebang, masih jauh ya…. tapi susah ngukurnya soalnya gak ada akses lurus jalan ke sana. sebagai gambaran dari DB ke perumahan Bekasi timur Regensi kira-kira 6 km. nah. ……dari BTR itu ke TPA masih jauh juga……tanya orang BPN kali yeeeeee.

    salam

  67. Rara Says:

    Pak Slamet, mau info-nya dong? Saya punya rencana tinggal di DBima tahun depan, kalau jalan-jalan malam hari disana sekarang ini (jam 1/2 8 an) sepertinya ko kurang terang ya, sekarang ini masih sepiii lagi, apa model penerangannya begitu?, terus di DBima memang tidak ada rukonya ya (ada bagunan ruko lama tapi sepertinya tidak ada isinya), Oh ya satu lagi Pak, kalau SD dan SMP Negeri yang layak dan bagus disana kira-kira dimana ya.
    Thanks alot

  68. gerry_danci Says:

    Mba kalo boleh saya bantuin Pak Slamet..Di dukuh Bima termasuk aman walopun kita pulang ampe jam 12 malam..karena penduduk aslinya baik2x..mereka bersahabat dengan pendatang…dan lurah disitu termasuk orang kaya lama…dan rata2x penduduk aslinya tidak sirik dengan pendatang…setau saya,penduduk disana masih suka tolong menolong karena daerahnya lumayan subur..jadi tidak gampang emosi..saya sering beli nasi uduk dari penduduk asli yg jualan disana n mereka tidak mbedakan harga pendatang dengan harga penduduk aslinya..mereka cukup fair..pokoknya kondusif lah..

  69. gerry_danci Says:

    menurut saya,penduduk aslinya tidak sejahat yg dikira…krn mereka dari daerah yg cukup subur n ckp rajin…saya sudah tinggal di kota legenda dari zamrud ampe pindah ke bima sudah 12tahun lebih..saya sendiri orang chinese…saya tidak dapat perlakuan macam2x…dan kami sekeluarga juga sering pulang malam diatas jam 10 mlm… daerah nya emang agak sepi…tapi sangat aman..saya jamin deh…

  70. gerry_danci Says:

    kalo aer tanahnya cukup buat mandi n semprot taman..ga bgs buat minum..kalo mau gali sumur ckp 10mtr dah ada aer…pokoknya ckp enaklah tinggal di bima..menyatu dgn alam…udara paginya msh enak bngt…beneran deh…orang tambun aja pd suka olahraga di bima…emang bima bkn areal komersil..tp kl mnrt saya mah kalo perlu jngn ada daerah komersil…jd gak nyaman… suerr deh…biarin aja areal komersilnya di GW aja..jd kita bisa hidup tenang..iya gak????

  71. gerry_danci Says:

    kalo mau cari bor sumur coba hub pak cari di 02193296749…di mandor yg berkuasa di dukuh bima….org nya baek kok..anak buahnya jg ckp terpercaya…dia punya banyak chanel…pokoknya dah kyk yellow pages…hehe…

  72. diego Says:

    Saya hanya mau tambahin info dari pak Gerry mengenai pak Cari yang bisa bantu ngebor, waktu saya masih tinggal di Dukuh Bima antara tahun 1998-2000, Pak Cari sudah ada disana dan saya suka minta bantuan dia untuk perbaiki rumah dan ngecat. Dulu dia tinggal di bedeng di dalam Dukuh Bima, dan jadi mandor dari salah satu kontraktor di KL. terakhir saya minta bantuan dia untuk ngecat dan perbaiki rumah saya di DB. Nampaknya dia cukup recommendable dan bisa dipercaya.

  73. jack Says:

    tanya lagi donk…
    tanah di dukuh bima dan sekitarnya itu, dulunya apa ya? rawa, sawah atau tanah padat? trus kalo mo ambil air tanah buat minum, harus gali berapa meter? thx.

  74. Slamet Maryono Says:

    Thanks pak Gerry, Pak Diego and semuanya……….
    Atas infonya untuk rekomendasi tukang buat sumur bor.

    Buat mas jack, setahu info yang saya dapat lokasi DB itu dulunya ya tanah kering, tanah kebon. Bukan tanah rawa atau sawah. dari sisi geografis, contohnya untuk di Bima Asri atau Bima Duta, ketinggian permukaan tanahnya 1 metr diatas permukaan tol JKT-Cikampek.

    Salam,

  75. Jundan Says:

    Buat mas Jack,
    Berdasarkan pengalaman teman2 di kawasan Kota Legenda & sekitarnya untuk mengebor sumur agar mutu airnya cukup jernih & bening kira2 dibutuhkan kedalaman +/- 30 meter ( 7 atau 8 pipa pvc ). Walaupun sebetulnya tanah di kawasan KL dibor sampai kedalaman 3 meter atau bahkan kurang dari itu sudah keluar airnya. Namun biasanya mutunya kurang bagus & berwarna kuning, tetapi ada lokasi tertentu tidak perlu dibor dalam2 airnya sudah cukup bagus. Dengan kedalaman 30m tsb, jangan khawatir mesin pompa kita terutama pompa biasa (bukan Jet Pump) tidak mampu menyedot air, walaupun sumur kita dalam tetapi permukaan airnya tidak dalam jadi pompa tetap mampu menyedot.

    Untuk menghindari air yg kita dapatkan berwarna kuning, saran saya, pada waktu ngebor diusakan kita tungguin & cobalah air yg sudah keluar kita tes secara sederhana dengan mengambilnya segelas. Air yg sudah kita ambil pakai gelas tsb kemudian kita masukkan satu sachet teh celup ke dalam gelas itu. Tunggu kira2 satu menit, bila air dalam gelas tsb berwarna menjadi biru bahkan lama2 hitam berarti mutu air masih jelek & nanti kalau didiamkan agak lama menjadi kuning. Sehingga kita perlu minta tukang untuk mengebor lebih dalam lagi, sampai kalau kita tes pakai teh celup warna air di dalam gelas ya normal warna minuman teh seperti pada umumnya. Bilamana sudah didapatkan hasil tes, dengan hasil warna minuman teh yg normal maka air yg kita bor pasti hasilnya warnanya putih & jernih.

    Saran saya lagi sebaiknya air tanah yg sudah diperoleh walaupun warnanya putih & jernih jangan dikonsumsi untuk minum & masak, pakai aja air mineral. Kecuali sudah di tes di laboratorium dengan rekomendasi layak untuk dikonsumsi.

    Salam,

  76. Rara Says:

    Buat Mas Gerry,
    Makasih banget infonya. Kebetulan saya sekarang ini kerja di Lippo Cikarang, disini perumahannya tidak boleh pakai pagar. Denger-denger info, dulu katanya di DB juga konsepnya tidak boleh pakai pagar ya, tapi saya lihat di DB rata2 pakai pagar sekarang. Saya perlu info lagi nih, bagaimana peraturan sebenarnya di DB,terus tentang pengelolaan di DB /City Management nya bagaimana?

    Thanks B4
    Salam

  77. Marcel Says:

    Halo semua,
    Salam kenal terlebih dahulu buat semuanya… terimakasih banyak atas sharing info mgn daerah sekitar GW dan KL khususnya. Kebetulan saya ada rencana utk moving ke DB, namun sblm pindah kesana saya berencana utk melakukan sdkt renovasi thd rmh yg akan saya tempati, apakah ada rekan-rekan yang punya rekomendasi kontraktor yg cukup baik utk melakukan renovasi di DB dan apa ada syarat-syarat perijinan yg hrs diurus jg?. Thanks buat infonya

  78. Dimazz Says:

    Mbak dan Mas sekalian,
    bantui’in informasi dong bagi yang domisili di GW maupun sekitar GW.
    Mohon infonya mengenai sekolah SD yang deket dengan GW (karena GW sendiri belum ada fasilitas sekolah saat ini).
    Rencana saya pindah ke GW tahun depan (tahun ajaran baru sekolah), serah terima rumah Maret 2008.
    Mohon info detail ya Mbak dan Mas mengenai lokasi sekolah SD dan lembaga pendidikannya.
    Istri saya keberatan pindah ke GW karena masalah sekolah anak-anak.
    Thanks atas infonya.

  79. Nafis Says:

    SD Swasta SD Al-Azhar, IPEKA Untuk SDN unggulannya SDN 01 Mekarsari Tambun (belakang Polsek Tambun), SDN Setia Darma 01 (didepan Polsek), sedangkan untuk SDN yang lain di perum P & K ada SDN, didepan desa kantor desa lambang sari ada 2 SDN juga, ayooo pindah biar cepat ramai

  80. Ramdhan Says:

    Mas Dimazz, kalau SD IPEKA masih satu komplek GW, agak ke pinggir, kalau masuk lewat pintu utama terus aja, nanti ada komplek sekolah di sebelah kanan, sekolahannya baru sampai SD, bangunannya sih kelihatan masih apa adanya. Kalau yang lebih lengkap ada di KL, SD Al Azhar kalau yang lain saya belum tahu.

  81. Slamet Maryono Says:

    Iya , Didepan Depan komplek Dukuh Bima juga ada sekolah swasta “AN-Nadwah”, Trus ada SD negeri di depan kantor kelurahan lambang sari.

    salam,

  82. Rara Says:

    bENER GA SIH…..
    KATANYA NANTI ADA BUKAAN PINTU DARI GW MELALUI LAMBANG sARI, SO JIKA DARI DB MENUJU GW CUMA LURUS SAJA (nYEbERANG JALAN), GA MESTI BELOK KE KIRI LAGI.

  83. gerry danci Says:

    memang waktu itu ada peraturan dari developer yg melarang mgunakan pagar…tp seiring wkt,mereka mbebaskan para penghuni tuk memasang pagar…manajemennya seh ckp longgar…tapi mereka sudah galak terhadap para masyarakat yg dtng dari luar bima..mereka juga suka melakukan SIDAK melalui bantuan polisi sekitar di jalan raya bima..kalo mslh jalan yg tembus dari GW ke bima itu ckp benar,krn temen pa2x saya orang PEMDA situ bilang bakal ada jalan tembus…dan bocorannya lg kalo jalan dari GW ke bima akan dibuat jalur 2 arah di cor…pokoknya seh ckp positif jg isu itu…. kalo gak salah seh aksesnya dari the great market palace…ada isu lg kalo akan dibangun hero supermarket…bener gak yah??? tlng di klarifikasi yah…hehe…maju terus GW n Bima yah…

  84. gerry danci Says:

    kalo saran saya buat para pengembang GW sebaiknya segera bangun sebuah mall yg cukup mewah supaya ada suatu fenomena yg ckp mguncang kota bekasi…kan ada pepatah..ada gula ada semut…makin bnyk gulanya,otomatis semutnya jg bnyk…DEAL?????

  85. gerry danci Says:

    ohya buat masukan aja neh buat para pengembang GW…sekitar 1bln yg lalu saya maen ke gading serpong..saya maen ke mall sumarecon serpong..ternyata tempatnya ckp eksklusif dgn brand yg ckp terkenal…ada starbuck,body shop,cinema XXI,Jco,Breadtalk jg dll..tuk ukuran pinggir kota,mal nya ckp bonafit jg..makanya saya menyarankan tuk GW agar segera memikirkan dan segera mbangun mall yg ckp bonafit agar para orang2x menegah keatas mau stay di GW..kan yg untung GW jg..iya kan??? GW musti buat grebrakan yg spektakuler….supaya brand GW dikenal sebagai kawasan termewah dan terlengkap di bekasi…stuju teman2x????? MAJU GW & BIMA !!!!!!!!!!!

  86. gerry danci Says:

    penduduk sekarang jg sudah ckp mapan tuk mbelanjakan uangnya di mall yg bonafit…drpd musti jauh ke PS mending ke mall GW aja…oke????hehe..Good luck yah GW!!!!!

  87. diego Says:

    Pak Gerry, thanks infonya….tolong kalau ada bocoran info lagi, boleh dong di share biar GW dan DB semakin menarik. Pak Slamet kapan nih mulai bikin milisnya? Ditunggu euy…

  88. Denish Says:

    Kebetulan baca, mertua saya mau jual rumah di b=ima buana XII Ls. Tanah (+/-) 160 kurang tau persisnya berapa yang pasi 2 tingkat, km 3 1 km utama + km dibawah, 2 diatas, kamar mandi ada 3,2 dibawah 1 diatas, kondisinya baru saja dicat ulang dan renovasi,harga jual 335 juta (nego), thanks yah kali2 ada yang berminat.

  89. Slamet Maryono Says:

    Untuk buat milis sih kita setuju banget. So……siapa ya diantara temen kita yang faham SOAL TEKNOLOGO iNFORMASI. soalnya gue termasuk orang PENGGUNA IT saja.

    lanjuuuuuuuuuuut……….

  90. gerry danci Says:

    kemaren jumat saya ketemu ma senior saya yg buka praktek dktr gigi di zamrud legenda sehat…kata dia pasiennya ckp berani byr mahal tuk pelayanan kesehatan giginya…saya ckp heran jg..tp memang klinik legenda sehat ckp ramai jg seh..obatnya jg ckp lengkap…saya jg berniat tuk buka praktek di sekitar legenda setelah selesai masa koas..doakan saya yah….

  91. what a pity man.. Says:

    rumah-rumah di GW kok mahal2 ya?
    tapi kok kayaknya laris manis…ngomong2 berapa persennya tuh pembeli yang make KPR?

    kayaknya masih perlu sekitar 7-8 tahun lagi supaya GW sesuai dengan masterplannya…dan suatu saat nanti…kalo fasilitas di sekitar danau dah jadi barulah harganya mulai tak terjangkau…
    kalo buatku…takkan pernah terjangkau neh…

  92. diego Says:

    Pak Gerry, semoga cepet selesai masa koasnya en buka klinik di DB. Biar semakin rame dan menarik.

  93. Dimazz Says:

    you are right bro what a pity man…
    saya waktu ngambil yg di cluster deket danau, setiap satu minggu harga berubah-ubah naik sekitar 10juta untuk tipe yang sama di cluster yg sama. klo saya terlambat ngambil waktu itu, maka harganya udah ngga kejangkau sama saya lagi. kebetulan saya juga hanya mampu beli pake kpr 10 tahun.
    semoga masterplan bisa terwujud tidak sekedar plan…wong namanya plan..hiiihhii, rencana tahun depan saya pindah ke rumah tsb.

  94. gerry danci Says:

    makasi bnyk tuk doanya Pak Diego…iya memang GW harganya gila2xan…naek terus…udah lbh mahal dari rmh sama developer di cibubur…mereka pengen kalahin perumahan yg sudah jd disekitar bekasi…tapi menurut saya GW ckp nyaman n teratur…keamanannya jg oke…maintenencenya jg maknyus…haha…walaupun saya tinggal di bima,tp saya bangga juga dengan GW….mudah2xan lama kelamaan kondisi ini terus meningkat…..semangat yah para staf pengembang GW !!!! kami berharap kepada ide2x cemerlang mu….

  95. denny Says:

    Bagaimana dengan Mediterania Regency Cikunir ?
    Ada yang bisa kasih referensi
    Tks

  96. what a pity man.. Says:

    kalo di GW pasar paling deket dimana sih?
    emang ada pasar tradisional sekitar situ?

  97. gerry danci Says:

    setau saya pasar tradisional yg paling deket tuh di dpn perum bumiyagara…sama pasar di dukuh zamrud di blok s dkt masjid… tp bnyk jg kok ibu2x yg bawa blanjaan pake motor…kalo mau enak blanja aja di kerfur tinggal keluar di tol bks timur…tolnya gak byr lg alias gratisss… sip kan?????

  98. gerry danci Says:

    guys ada yg pya info soal penggarapan tanah di depan komplex mutiara gading???? kalo ada yg tau kbr2xin yah.. saya penasaran neh…

  99. what a pity man.. Says:

    Hallo..hallo…
    ada milis buat penghuni grand wisata…daftar aja di grandwisata@yahoogroups.com.

  100. Slamet Maryono Says:

    Maksud mas Gerry yang didepan Gerbang MGT di pintu timur ya? yang deket perum KODAM kan…..saya juga penasaran. katanya sih mau dibuat Ruko. Oh ya…….Pasar Tradisional ada juga di Mutiara gading deket Blok C. pasarnya kecil tapi komplit lho

    Lanjuut….

  101. gerry danci Says:

    yup!!! ruko lg Pak??? wah…udah bnyk bngt yah ruko di sekitar situ…nanti mau jualan apalg yah…di vila asri aja rukonya gak begitu sukses… kalo isu hero itu gmn yah Pak??? beneran gak seh???katanya gak jd dibangun di dpn jatimulya..Pak kalo ada bocoran2x,kbr2xin yah Pak.. makasi..

  102. mas boy 96 Says:

    grand wisata emang hebat ………….. cuma hati2 kalo invest ruko… soalnya … ruko setelah bundaran ……… kemungkinan jadi ruko mati …………… apa sebabnya ….. menurut gw … ruko itu gak ada akses lagi ……. cuma layani… GW …. mulai sesebration …. sampe danau … jalan buntu…. kapan danau di bangun… juga blom jelas…. malah kalo diperhatikan… pembangunan udah mulai berhenti…. cek lapangan dah……..

  103. gerry danci Says:

    tp gak jg seh..krn mereka developer profesional..bukan anak baru kemaren…saya kan tinggal di bima n setiap hari lewatin sana..slalu ada perbahan tiap minggunya…mungkin org awam gak terlalu perhatiin…coba lihat ke dalam2xnya…udah bnyk perubahan…suerr deh…mereka gak akan bangun kuburan tuk dirinya sendiri..ruko dah ada yg mulai beroperasi..dia buka agen property Pro Home di sebelah bunderan…tetap semangat GW!!!! bnyk yg mdukung mu!!!!!

  104. anira nurhaliza Says:

    mau nanya donk….

    ada satu faktor yang gak kalah pentingnya..
    “soal kualitas air tanah”

    walaupun pengembang-pengembang di KL dan GW
    menyediakan air pam ( ada atau nggak yah ??? )

    kita kan tetep butuh air alami / yang disedot dari tanah.
    ada yang bisa kasih informasi mengenai kualitas dan kuantitas air tanah di kawasan tersebut

    thanks….

  105. ganjar Says:

    halllo………….
    saya masih minat kiosnya, kira kira masih ada, tolong kabarin ke email saya untuk lokasi pasar modern grand wisata bekasi timur.

    terima kasih

  106. Slamet Maryono Says:

    Mas ganjar,

    Mendingan langsung dtg ke pemasarannya deh.buru-buru….. soalnya saat ini lokasi kios dipasar modern ini proses pekerjaanya landclearingnya sudah hampir selesai. didepan pasar modern ini juga sedang dibangun halte feeder busway

    lanjut….

  107. gerry danci Says:

    kalo aer tanah di KL seh lumayan bersih n bnyk…soalnya gw jg gunain itu…gak perlu gali dalam2x kok…gw aja dah mau lima yahun pake aer tanah msh oke tuh ampe skrg..msh kenceng aernya..tp emang gak bisa buat minum..cm bs buat mandi cuci n siram tanaman aja…ohya kmrn nyokap gw telp ke GW,katanya segera dibangun mall GW..tp lokasinya belum tau neh..harga rumahnya jg akan disesuaikan lg setelah tgl 1oktbr…buruan lah kalo mau pindah…

  108. gerry danci Says:

    ohya ada yg mau beli rumah gw gak di dukuh bima buana??? Lt.164m Lb.120m.2lt,listrik 2200W,carport tertutup,3KM,3KT,ada bath up,kamar mandi kering,hunian asri,dapay matahari pagi,pakai pagar permanen,kabel listrik,telp,Tv dalam tembok..dijual 450jt nego..bila berminat hub gw di 08179894513 (24jam)… lebih murah dari GW kan???

  109. gerry danci Says:

    gw jg mau jual rumah di dukuh zamrud blok U1 no.52..lt.167m.lt110m..1lt,listrik2200W,ada line telp,2KT,2KM,teduh,tenang walopun dekat dengan jln raya…jalan depan 12m..pakai pagar permanen..aer tanah..dekat ATM BCA…gw jual 220jt(nego)..kalo berminat hub gw yah di 08179894513 24jam..

  110. Perumahan terbaik di Jakarta versi Bicararumah « Anjar Priandoyo is Lifeauditor Says:

    [...] Terbaik di Bekasi (109 comments). Terbaik di Cibubur (101 comments). Perbandingan di Cibubur, Citra Grand vs Kota Wisata (32 comments). Perbandingan di Cibubur, The Address vs Bukit Golf (41 comments). Perbandingan di Cibubur, Citra Grand vs Cibubur Country (26 comments). Survey, Cibubur Country (13 comments). Terbaik di Tangerang, BSD City vs Bintaro Jaya (12 comments). Perbandingan di Pamulang Tangerang, Puri Bali vs Villa Inti Persada (46 comments). Terbaik di Cipondoh Tangerang (9 comments). Terbaik di Cikeas Bogor (20 comments). Terbaik di Sawangan Depok (8 comments). [...]

  111. Slamet Maryono Says:

    Wah Pak Gerry,
    kayaknya punya banyak simpenan rumah nih……yang di DB itu di cluster mana ya?

  112. dani Says:

    tolong dong kasih referensi arsitek daerah sekitar kota ledenda, aku rencana mau bangun rumah di dukuh bima, thanks

  113. Ical Says:

    hello … ikutan lagi ya …..
    Buat temen-temen di GW, DB dan sekitarnya saya mau tanya nich … disekitar situ dimana masjid yang cukup besar …. Karena saya pernah tanya ke Pemasaran GW mereka belum tau dimana area / tempat ibadah akan dibangun ….

  114. Inggit Says:

    ho..hoo… rame juga ternyata diskusinya..
    saya juga rencana pindah ke GW juli tahun 2008 di River garden…saya setuju dengan pak geryy,,,tiap minggu kalau lewat GW pasti ada progressnya…saya yakin GW akan sukses..semangat terus buat temen2 ber-“plat mobil” GW-DB-KL….ayo bikin mailistnya..

    salam kenal

  115. nico Says:

    bos – bos yang tahu … harga kios di pasar tradisional grand wisata share disini dong??? lagi cari kios- ni……. Ini pasar nantinya jadi seperti yang di BSD ya…. GW emang hebat….

  116. Slamet Maryono Says:

    Mas Ical,
    kalo Masjid yang cukup besar tuh ada di Dukuh Bima, sebelahan dgn sekolah al-azhar. Memang masih dalam tahap pembangunan tapi lantai -2 nya sudah di pakai. dan interiornya cukup enak dech……, tempatnya nyaman dan lingkungannya nyaman seperti pada umumnya lingkungan DB.

    Lanjuuut

  117. gerry_danci Says:

    buat Pak Slamet M…dukuh bima buana…kalo bapak berminat liat aja tempatnya…saya ada selalu ditempat…

  118. Ical Says:

    Thanks infonya Mas Slamet ……
    Paling tidak ada masjid yang dekat dengan GW, sampai menunggu GW membangun kawasan tempat ibadahnya ….
    So …. jadi yakin nich tahun depan bisa pindah langsung di water garden kalau sudah jadi rumahnya …..

  119. verly Says:

    Untuk penghuni Grand Wisata sudah ada milist nya grandwisata@yahoogroups.com

  120. verly Says:

    To Ical, Dari GW ke KL Dukuh Zamrud ada satu mesjid cukup besar disebelah SMA Negeri …

  121. verly Says:

    To Inggit, Clusternya River Garden atau Water Garden? Setahu saya yang serah terima Juli 2008 adalah Water Garden

  122. verly Says:

    To Mas Dimaz, Ada juga sekolah unggulan Al-Muslim kira-kira 2 km dari jembatan legenda kearah timur, katanya sih punya Amien Rais dan setara dengan Al-Azhar, uang masuknya memang agak besar juga, kalau saya lihat justru itu sekolah Elite lho

  123. enit Says:

    wah…yang mo jadi orang grand wisata semangat amat….
    btw…saya udah menghuni grand wisata sejak januari 2007 di festive garden….
    oh ya ada yg lokasi kerja di daerah thamrin ngga …?
    bagaimana kl kita bikin angkutan GW/KL/DB ke thamrin…soalnya feeder busway yg ada skr jurusan ke Blok M…padahal rata2 penumpang yg naik menuju arah thamrin sudirman…ato kl mau tebeng menebeng…mungkin bisa bikin pangkalan omprengan….kan lumayan ngirit bensin n ngurangin kemacetan…drpd masing-masing bawa mobil sendiri2 …..ada yg setuju….

    • Buddy Hartono Says:

      Anda Tinggal di Daerah Bekasi Timur/Grand Wisata dan sekitarnya ?!
      Kantor di Sudirman/Gatot Subroto/Rasuna Said dan sekitarnya ?!
      Pagi Jam 5.30 dijemput di Halte Terminal Grand Wisata atau dirumah/Cluster, sore dijemput di Kantor drop di Grand Wisata lagi. Biaya Rp 600 rb/bulan dibayar akhir bulan, 20 hari kerja Senin-Jum’at. Hanya untuk 6 (enam) seat saja. Didepan kami suami-isteri (SCBD & Lippo Sudirman) Hubungi Buddhy 0838-9106-9128 email budhi.hartono@hotmail.com untuk konfirmasi pendaftaran/info lain. Mobil Utama KIA Carnival Th. 2001 Automatic, AC Sentral, TV, DVD, Airbags, 8 leather seats, Jauh lebih hemat & tepat waktu serta lebih bersifat kekeluargaan. Mobil sangat nyaman, aman dan mewah. Mobil cadangan Suzuki Carry/Toyota New Kijang.

  124. Inggit Says:

    Iya mas verly, yg bener Water Garden, sering salah ngegabungin antara River Town dan Water Garden…salam kenal mas.
    Salam kenal juga buat Mas Ical penghuni Water Garden juga…
    Milist GW sepi ni…

  125. Bogi Says:

    Mohon informasi untuk yang tinggal di GW. Kalau airnya apakah menggunakan air PAM atau GW punya pengelolaan air sendiri seperti di BSD? Thanks

  126. Bogi Says:

    Untuk enit, setuju kalau ada feeder ke thamrin… atau ada feeder ke stasiun kereta bekasi juga ok tuch… (untuk yang suka naik kereta)
    makin banyak pilihan makin bagus lah…

  127. Nzf Says:

    Newbie nih..
    saya dpt tawaran tanah kavling dari perusahaan di kawasan kota legenda, sekitar 2,5km dari pintu tol Bekasi Timur, Wilayah Kelurahan Mustikasari dan Pedurenan Kecamatan Bantar Gebang.
    karena saya buta tentang Bekasi, mohon info bgmn area tersebut? kira-kira berapa ya harga pasaran per m2.
    tks.

  128. Ical Says:

    Salam kenal juga buat Inggit ……
    Maksud mas verly yang dekat dengan SMAN 9 ….. cukup jauh ya …..
    saya setuju dengan mas bogi feeder bus ke stasiun kereta bekasi biar lebih praktis lagi …….

  129. Slamet Maryono Says:

    Wooiiii….

    Siapa nih yang pada mudik lebaran……….kalo saya termasuk penunggu rumah setia……………….gak mudik karena anak kayaknya gak tega dibawa jalan jauh.

  130. Andry Irawan Says:

    saya punya rumah di MGT2, kalo sabtu – minggu saya suka disana terutama pagi hari, udaranya masih lumayan sejuk, dibanding di Pekayon (rumah saya sekarang), keamanan lumayan baik, jalanan aspal, sepertinya mereka terus membangun, dan harga mulai naik saat ini mungkin akibat dari pintu tol TAMBUN?

  131. tinore Says:

    Mengutip dr Nzf di atas..(ngikut nimbrung..)
    Saya dpt tawaran tanah kavling dari perusahaan di kawasan kota legenda, sekitar 2,5km dari pintu tol Bekasi Timur, Wilayah Kelurahan Mustikasari dan Pedurenan Kecamatan Bantar Gebang.
    karena saya buta tentang Bekasi, mohon info bgmn area tersebut? kira-kira berapa ya harga pasaran per m2.
    Thanks.

  132. hengki Says:

    dear all (ikut nimbrung neeh :)

    saya mau mencari rumah didaerah bima asri ato bima duta
    bisa bantu infonya ga ya???thanks before

  133. Slamet Maryono Says:

    Mas Hengki,

    Ada tuh di BIma Asri 7. Nomor rumahnya lupa, cuma ada tulisannya di juak kok. katanya harganya 230 jt. LT. 126/ LB. 60. On the spot aja langsung liat rumahnya

  134. gerry danci Says:

    Pak Slamet Mohon maaf lahir batin yah..Pak Slamet saya mau tanya,kalo harga pasaran rumah di bima asri yg tipe barkeley n miami berapa an??ada yang jual gak?? makasi sebelumnya Pak.

  135. Rara Says:

    Mas Anjar dan para penghuni DB & GW……
    Minal Aidin Wal Faidzin ya…..
    Mohon maaf lahir batin…….
    Maju terusss Dukuh Bima & GW…

  136. Slamet Maryono Says:

    sepi nih komentarnya……

    pada kemana ya…….apa masih pada terjebak dikampung?
    yang masih minat beli pasar modern di GW, kayaknya harus jadi penonton dulu nih…….katanya saat ini semua kios sudah habis terjual…….

  137. gerry danci Says:

    iya neh pada kemana yah???? jangan2x pada tinggal disana n gak balik2x neh..nyasar masuk tol.haha…masa udah terjual hbs???? hebat donk…ohya alfamart jg dah ada di ruko GW…hayo yg laen jg pd buka donk…kan pembelinya nanti bukan dari GW aja tp dari sekitar GW…ohya Pak Slamet minta infonya donk soal harga rumah tipe 164/100 di DB..thq be4…

  138. gerry danci Says:

    halo???? anybody home???????

  139. Bogi Says:

    Pak slamet,
    pasar modern itu sudah dibuka atau masih tahap pembangunan?
    wah keliatannya akan ramai sekali nich.. btw apakah ada angkutan di dalam kompleks GW ya pak?

    oh iya… met lebaran .. maaf lahir bathin

  140. Ical Says:

    Met lebaran juga ……..
    Setahu saya pasar modern masih dalam tahap pembangunan (dekat pintu masuk jembatan legenda dari kali malang) ….
    Mau nanya nich untuk penghuni rumah di grand wisata ….. waktu pindah kemarin kena biaya “preman” nggak, masalahnya saya denger di perumahan2 seperti Lippo Cikarang, Delta Mas, Daerah Bintaro, BSD City dll, kalau kita mau pindah kena biaya “preman”. Mudah-mudahan grand wisata amaaaaan ……..

  141. aria Says:

    Assalamu’alaikum….ane ngutip dari Nzf juga, tolong penjelasannya dunk, bagi yang ngerti….
    saya dpt tawaran tanah kavling dari perusahaan di kawasan kota legenda, sekitar 2,5km dari pintu tol Bekasi Timur, Wilayah Kelurahan Mustikasari dan Pedurenan Kecamatan Bantar Gebang.
    karena saya buta tentang Bekasi, mohon info bgmn area tersebut? kira-kira berapa ya harga pasaran per m2.
    tks.

  142. gerry danci Says:

    kalo di dukuh bima dulu pernah dipajakin ma preman situ,tp setelah salah majekin,yg dipajakin itu aparat,jd kemaren aparat sempet ciduk preman preman disekitar situ…yah kl di bima seh preman ckp jiper jg…tp kl di GW seh kagak tau deh…

  143. Rara Says:

    Mas Gerry,
    Kalau ruko yg di DB itu (d/h mungkin bangunannya unik ya spt rumah2 di DB, tapi skrang jg msh lumayan seh bagus, hanya agak menyeramkan) sebenernya untuk apa en punya siapa?, kalo ada pemiliknya atau milik pengembang, apakah tdk ada rencana untuk buka rukonya? Kan sayang kalo ga dimanfaatkan.

  144. yudhi Says:

    Dear all,

    Permisi Numpang nimbrung neh…
    saya punya rencana beli rumah di daerah dukuh zamrud
    tapi agak ragu2x… pingin cari info, kira2x enak ga lingkungannya, bulan feb 2007 kemaren kena banjir ga???
    akses ke luar arah tol GW macet ga klo pagi jam brangkat kerja. soalnya klo liat jalannya kok sempit banget

  145. Slamet Maryono Says:

    Sebenarnya jalan raya kota legenda sampai Dukuh Zambrud badan jalannya bagus…….cuma kualitas jalannya kurang bagus. Mungkin karena jalan ini dalam wilayah pemerintah kabupaten Bekasi ya………bukan kotamadya Bekasi. So Buat Pak yudhi…..Bagus juga, cuma memang jarak tempuh dan waktu tempuh menuju Gate Tol di GW lumayan jauh juga. Soal macet…..sih cuma biasanya karena angkot yang naik-turun penumpang aja….gak ada macet yang parah. Kalo mau yang deket Tol GW dan GW ya di Dukuh BIma aja…….masih banyak rumah-rumah kosong yang mau dijual pemiliknya………….soal harga memang lebih mahal dari zamrud

  146. nico Says:

    dukuh zamrut februari 2007 tidak banjir secara tinggi kalo di ukur tingginya diata tol cikampek jadi klo d zamrud banjir tol cikampek da tengelam… aman p yudi.. gak banjir.. aku tinggal disitu

  147. gerry danci Says:

    yup emang gak banjir…apalg kalo yg didaerah blok U…lbh tinggi bngt dari mana2x..kalinya gak aktif kok..cuma dari perumahan disekitar situ aja…gak ada arus kiriman dari bogor..kalo perum kemang emang dapat jatah kiriman aer dari bogor..td saya dengar dari tukang ojek di buana kalo mutiara gading banjir di jalan raya..karena jalan raya lokasinya di bawah kali di buana..

  148. gerry danci Says:

    kalo suasana di zamrud lbh menyatu dgn lingkungan..lbh adem n lengkap buat cari makanan…ada atm BCA juga kok buat org zamrud..apotik n klinik jg menjamur..saing-saingan..hehe..alfamart n indomart jg ada..tmpt buat fitness jg ada..lumyan lah.kalo di bima cenderung individual gak kyk di zamrud..nanti kalo saya merit,saya akan stay di zamrud..krn lbh sejuk..tp cm jauh aja aksesnya ke GW.tp gak hbsin bensin kok.hehe..

  149. gerry danci Says:

    setau saya seh rukonya waktu sblm krismon sempet aktif,tp emang kurang strategis aja n kurang menjual krn jalurnya buntu bukan jalan lintasan…kyknya udah ada yg punya seh..kl di jamrud rukonya lbh prospek..apalg kl di GW maknyus..haha harganya jg maknyus..hehe..

  150. Rara Says:

    Rencananya saya mau pindahan sekitar bln Juni tahun depan ke Bima Buana, sejauh ini yg dirasa dan dilihat cuma sepi dan kurang ruko saja, btw lingkungan disitu seperti di villa (spt di Ciater Highland Resort di Subang) ha..ha..ha..
    Sekarang ini saya sdh kenal ma tetangga kanan kiri en depan (krn lg renov), syukur orang2nya pada ramah en rame, kata satpam di situ sih katanya didaerah lingkungan saya orangnya kompak2..
    Semoga Bima Buana adalah pilihan yang tepat buat saya. Tapi saya juga perlu info-info dari temen-tmen tentang Dukuh Bima ya….

  151. gerry_danci Says:

    syukurlah kalo Ibu senang tinggal di buana..ngomong2x Ibu tinggal di buana brapa??

  152. Slamet Maryono Says:

    Memang sih di DB itu sepi suasananya, emang itu khasnya tinggal di DB. Perumahan ini memang sepertinya di design untuk hunian bukan untuk komersial. jadi ya jauh dari hiruk pikuk keramaian……………

  153. Aryo Wisnudarto Says:

    Saya kemaren survey ke daerah Bima Buana. Saya cukup tertarik dengan suasananyan dan berencana mo beli.

    Adakah rekan2 sekalian yang tinggal di daerah sini?
    bisa kasih info
    1. Apakah Jalan akses ke Kalimalang tahun 2008 akan diperlebar? (saya dengar dari tukang ojek)
    2. Adakah kereta api express dari stasiun Tambun ke Jakarta? (kalo ada boleh minta schedulenya)
    3. Siapa developer Dukuh Bima? apakah nantinya bakal ada pengembangan lagi di kawasan ini?

    Terima kasih

  154. gerry danci Says:

    kalo setau saya jln yg diperlebar n di cor itu jln dari dukuh bima ke GW,saya tau itu dari org pemda nya..kemungkinan nanti tambun jd statiun besar..developernya dulu itu putra alvita,tp skrg pecah dan berdiri sendiri dgn nama mitra bening lestari.kl pengembangan di bima kemungkinannya kecil..krn developer lg konsen berkembang di zamrud..krn rata2x tanah di bima udah ada yg punya..kyknya benar mnrt Pak Slamet kl di bima itu diperuntukkan untuk hunian..nanti kl dah lama tinggal di bima br ngerasa kl di bima jngn terlalu rame krn suasananya ckp tenang n nyaman….

  155. gerry danci Says:

    saya paling senang tinggal di bima tuh bs maen speda n jln kaki pagi2x..suasananya tuh msh asri bngt..n ngerasa kyk di luar kota..sngt peacefull!!! kl buat org tua yg menjelang pensiun tuh cocok bngt!!! dunia serasa cm milik qt berdua..haha

  156. Diego Says:

    Pak Aryo, saya ada kavling di Bima Buana. Lokasinya di hoek dan luasnya sekitar 450 m2 an. Kalau berminat melihat nanti saya infokan alamatnya. Buat Pak Gerry, setelah membaca posting anda, saya jadi kangen suasana DB. Apalagi waktu awal-awal tahun 1998 an, kita di Bima Buana kompak banget (waktu itu masih sedikit warganya), hampir tiap malam ronda sama sama. Untuk Pak Selamet, selamat lebaran…..mohon maaf lahir bathin…ditunggu milisnya. Cherio..

  157. Doni Says:

    Sekaran TOl GW udeh di buka…cuman masalah nya sekarang

    jalan yang masuk ke Tol dan keluar tol GW , kayaknya harus

    diperlebar dan di bagusin tuch, udeh mulai macet

    nich..apalagi klo mauberangkat kerja sama pulang

    kerja..duuuhhh…sejak Tol aktif jadi tambah rame—>:(,

    dari warga paling belakng…..

    Dukuh Zamrud…

  158. gerry danci Says:

    hehe..iya balik aja Mas Diego ke bima buana..emang suasananya beda..kyk ada di luar kota yg terpencil..sngt tenang bersahaja..tp kl sekarang suasananya udh agak individu mngkn krn udh mulai bnyk penghuni yg pya urusan masing2x..hehe..tp suasana tenangnya n kicauan burungnya msh tetep ada…

  159. Aryo Wisnudarto Says:

    Pak Diego, 450m2 terlalu luas buat saya.
    Saya cuman cari yang standard saja 126m2. mungkin ada info?

    Pak Gerry, jarak dari Bima ke jamrud berapa km?
    saya lihat di peta koq sepertinya jauh? (belum sempat ninjau ke Zamrud)

  160. purnomo Says:

    Saya kelihatannya tertarik dengan Zamrud nih, cuman masih buta dengan daerah ini. Mau nanya aja tentang masalah transportasi:
    – Kalau tol dari GW ke kantor di Kuningan habis berapa tiketnya ya?
    – Kalau kalimalang dibanding buncit macetnya parah yang mana saat jam sibuk? selama ini lewat buncit.
    – Ada nggak jalan alternatif selain kalimalang dan tol?

    Terima kasih

  161. Rara Says:

    Mas Gerry, saya di Bima Buana 15.
    Info buat Mas Aryo, kalau berminat rumah di Dk Bima, disetiap cluster rasanya selalu ada yang dijual, coba deh survey ke masing2 cluster, kalau ga salah di bima buana juga ada yg dijual seluas yg Bp. minat (126 m2), mungkin di cluster lain juga ada. Katanya seh, harga rumah di Dk Bima sudah ikut-ikutan naik, mendingan secepatnya saja (biar di Dk Bima jg jadi ramai), terlebih lagi nanti kalau area komersial di GW sudah beroperasi.

  162. Kumala Says:

    Hai
    Bisa dibhas perumahan Mediterania Regency Cikunir ga? Aku udah panjer untuk tipe Catania 48/105. Lokasinya 1 rumah dari tol..mungkin sekitar 200m pinggir tol. Sebenarnya aku ga sreg karena logikanya rumah pinggir tol itu bising dan berdebu. Apalagi tipe kecil 1 lantai. Getarannya juga lama-lama bisa mempengaruhi konstruksi. Calonku pengen banget beli, tapi aku gak yakin .
    Tolong share dong bagi sapa aja yang tau mengenai masalah ini karena batas terakhir untuk booking fee tinggal 2 hari lagi. Sekaligus kira-kira ada komplek lain di sekitar tol jatibening / cikunir yang oke dan terjangkau atau tidak.
    Salam

  163. Aryo Purbo Says:

    Hai
    Aku moo jual rumah di Taman Bumyagara, +- 2 km dari GW, lt/lb 102/90 (renov), jalan lebar ,lokasi depan. Rp 300 jt.

  164. gerry danci Says:

    kalo jln alternatif plng lwt cibitung..tp gak enak krn qt musti saingan dgn motor n truk container..buat bu kumala,mendingan tinggal di grand wisata aja bu..buat jangka panjang pintu tol jatibening akan pindah ke ckrg..dan akan dikenakan tarif tol dalam kota..kan lbh murah tarif tolnya kl dikenakan tarif sama jauh dkt..

  165. gerry danci Says:

    aduh enak donk Bu Rara tinggal di buana 15..lbh tenang tuh n lbh aman krn disitu ada Pak Nana..hehe..Ibu kmrn beli disitu brapa??luas tanahnya brapa yah Bu??

  166. gerry danci Says:

    guys ada yg tau gak kl di dpn mutiara gading mau dibuat apa????ksh bocorannya donk….hehe

  167. Rara Says:

    ha.ha.ha.. Pa Gerry bener2 penghuni lama ya di DB, langsung tahu aza, oh ya Pak Nana itu kayanya orang beken dech…, soalnya saya sering banget denger namanya.
    Kemaren rumah yg saya beli Luas Tnh 144 Bagunan 83.
    Harga 215 jt,tapi pajak penjualnya diminta saya yg bayar (7 juta-an).
    Waktu beli, saya ga survey di cluster lain, ga tau kenapa, soalnya sdh sreg pada kesan pertama.
    Sebelumnya pernah survey jg di Graha Kalimas, disana udaranya sejuk juga, tapi harganya tinggi ga bisa kurang (mungkin karena bangunan baru kali).

  168. gerry danci Says:

    iya Bu..kl gak salah Pak Nana itu Wakapolres di cikarang..n ckp diseganin jg di daerah situ..kl gak salah di graha kalimas letaknya di bwh kali..emang bangunannya msh baru n tertata rapih..saya jg senang Bu ma buana 15..kyknya lbh tenang n lbh rapih..di daerah buana bnyk angkatan yg msh aktif..ada jg marsekal yg tinggalnya dipojok buana XI..kl buat aman seh lumayan Bu..satpamnya jg gak mcm2x..Slamet datang di lingkungan Buana…

  169. Setya Says:

    Salam kenal semua…
    Saya lagi cari2 rumah. Kayaknya tertarik juga nih tinggal di daerah situ. Saya belum tau sama sekali daerah situ, tapi dari membaca comment2 diatas, kayaknya menarik ya.
    Mau tanya kalo di Permata Legenda rumah tipe 36 luas tanah 72 ada gk ya. Klo ada kira2 berapa ya harganya?.
    Saat ini saya lagi kerja di EJIP-Cikarang. Klo dari daerah situ ke Cikarang dengan sepeda motor ada jalannya gk ya?.
    Ditunggu sharing-infonya…terima kasih sebelumnya.

  170. mas boy Says:

    Lengenda permata tipe 36/72 sekitar 90 jt ann klo boleh kasi saran mending cari rumah sekennya di sekitarnya misal graha harapan, bumyagra pasti lebih murah…..

  171. gerry danci Says:

    buat setya,ada kok jalannya.melalui arteri cibitung terus sampe ampe cikarang.ikutin aja aliran kalimalang..kl mnrt saya mending di legenda krn kondisinya lbh lengkap dibandingin dibumiyagara..prospeknya jg lbh bgs..walaupun hrgny memang lbh mahal..bnyk jg kok di zamrud di jual sekon dgn hrg lumayan..survey aja dulu..ntr nyesal loh..hehe..

  172. fahrie Says:

    Pak Gerry,
    Salam kenal.
    Saya juga lagi nyari rumah di Dukuh Bima nih. atau paling nggak Graha Kalimas. Kalau Grand Wisata kudu indent lama dan karena perumahan baru masih tandus kayaknya.
    BTW untuk yg luas tanahnya 150an pasarannya berapaan ya? Bisa kasih info?

  173. Setya Says:

    Terima kasih buat Mas Boy dan Pak Gerry atas info dan sarannya. Saya kayaknya juga mau nyari rumah 2nd sj, biar harganya bisa lebih ringan. Saya tanya di Permata Legenda karena pastinya lebih murah dari Bima dr membaca comment2 diatas. Klo tidak salah Pak Gerry pernah tinggal di Dukuh Zamrud ya?. Sharing pengalamannya dong Pak?, plus-minusnya. Saya pinginnya sih lingkungan yang bersih, udara dan airnya jg.

  174. gerry danci Says:

    buat pak fahrie,kalo tanah 150m2 kira-kira hrgny sekitar 300jt an.ohya temen saya di buana mau jual rmh 2lt.162m2 lb:100m2..udah renov kalo minat namanya Meiske (02193107658)..bilang aja temen saya..buat bu setya kalo di zamrud..plus minusnya:udrnya lbh dingin,buat fasilitas umum lbh lengkap,agak bmasyarakat ga individu,keamanan swadaya per blok,aer tanahny gak bs diminum,jauh kebanjir,lbh tenang,tp jln rayany lbh sembrawut dgn motor,buat cari makan dan klinik lengkap,lumayan aman..tp angin n petirny ckp kencang..

  175. hardi Says:

    Ternyata perkembangan GW sangat pesat ya… Terakhir saya di Dukuh Bima Asri bulan Juni 2007 dan sekarang sedang pindah tugas di luar Jawa, tol GW belum dibuka, sekarang sudah dibuka. Saya ada tanah di Bima Duta 252 m2 , sekarang pasarannya berapa ya per meternya, tolong dong infonya….

  176. mas boy Says:

    GW,dk Bima, Dk Zamrud emang lagi pesat-pesatnya ni perubahannya … rumah sakit Bunda , supermarket ada grand mart, ATM BCA ada, apotik ada,… praktek dokter 24 jam ada, POM bensin sebentar lagi dibuka jadi ada 2 tempat, makanan murah… terutama nasi gorek bang yadi di dekat patung bambu runcing setelah kecamatan….. Langkap dah… ayo pindah kesini sebelum harga naik…

  177. endro Says:

    Salam kenal,

    kalo beli rumah di legenda mending yang baru ato yang seken ya? memangnya kalo rumah seken bisa lebih murah?

  178. ryo Says:

    hehehe… baru nemu ternyata pada ngomongin GW dan ada penghuni dukuh zamrud disini yah?

    kalo saya udah 1 tahun beli rumah di legenda park… paling belakangnya dukuh zamrud. mau nanya ajah… dari dukuh zamrud ke GW berapa lama ya perjalanannya kalo pagi? terus buat yang udah pernah naek feeder busway dari GW ke Ratuplaza, ada yang punya jadwalnya nda?

    saya rencananya nda sampe pertengahan 2008 mau pindah ke sana soalnya. jadi udah harus mulai atur strategi dari sekarang.

    thanks…

  179. gerry danci Says:

    ya udah pd pindah aja kesini biar jd rame..ohya untuk perum di zamrud mendingan beli rmh baru,selain krn hrgny lbh murah n bangunan jg msh seger..kl di bima udh gak dipasarin lg..hrg rumahny udh ditentukan sendiri oleh pemilikny sendiri..ohya emang di sekitar legenda msh bnyk lahan kosong n datang perum GW yg merubah nasib perum di sekitarnya..kl di bima asri seh hrg tanah per meterny sekitar 1-1,2jt/m..di zamrud emang prospek tuk niaga,hrg tanahny pun cpt naek

  180. gerry danci Says:

    ohya di ruko GW dah ada alfamart n RM.bakso oke…guys ada yg tau ga kalo di depan perum mutiara gading mau dibuat apa yah????

  181. enit Says:

    ikutan nimbrung nih….
    wah kebanyakan dariDB n zamrud ya….
    btw…kalo pulper kerja biasanya ke daerah mana n menggunakan kendaraan apa nih…soalnya saya tinggal di GW n agak kesulitan juga nyari alternatif kendaraan untuk berangkat kerja ke daerah Thamrin….selain menggunakan feeder busway yang sekarang udah mulai sesak karena ngga ada penambahan armada….kayanya enak juga kalo ada semacam omprengan seperti di derah pondok hijau bekasi timur…..
    Oh ya ada beberapa kejadian kecurian di GW…bagaimana dgn DB n perum lain sekitar situ apa aman2 saja….

  182. gerry danci Says:

    kl di DB lumayan aman seh..mungkin krn satpamnya udah dari orang sekitar situ..kl di GW mngkn krn msh bnyk proyek pembangunan rmh n bnyk org yg lalu lalang..Ibu usulkan aja ke GW buat tmbh armada n trayek baru..hehe..aplg skrg kan di jkt bnyk dibuat koridor busway baru..hdp GW n DB……

  183. ysk Says:

    wah-wah …. ketinggalan info kite…

  184. ptwijaya Says:

    Saya punya rumah di Grand Wisata, cluster Celebration Garden tipe 105/135 yg belum saya tempati. Saya melihat bahwa pihak developer GW dalam pemeliharaan kurang bagus, rumah saya itu rumput di taman depan rumah sebagain kering sebagian tinggi2, ga kerawat, padahal iuran bayar terus.
    Amat beda dengan rumah saya di Kota Wisata Cluster Ottawa tipe 99/128, meskipun juga tidak saya tempati, tetapi dirawat dengan baik oleh developer, boleh dibilang susah nyari daun kering yg jatuh karena selalu dalam kondisi bersih, padahal iuran bulanan lebih murah dari pada Grand Wisata.

  185. nico Says:

    rupanya mas priyotonwijaya rumahnya banyak ya…

  186. ptwijaya Says:

    to nico, kok tahu nama saya? Apa saya kenal ya?

  187. bogi Says:

    denger2 kemarin di bekasi mulai banjir…
    minta info apa GW dan DB terancam banjir juga …
    thank you

  188. Slamet Maryono Says:

    DB dan GW gak banjir tuh……….., lokasinya aja lebih tinggi dari jalan Tol, kalo mo banjir ya tol-nya duluan.

    ada yang tau gak , taman celebration walk di GW kapan dibukanya ya?

  189. Ical Says:

    To mas ptwijaya kalau boleh tau sekitar berapa ya iuran bulanan di grand wisata, apakah juga tergantung besarnya rumah ….. trims

  190. gerry danci Says:

    memang taman celebration walknya dah dibangun yah Pak???bagus gak???ohya mall nya GW kpn neh dibangun????

  191. ptwijaya Says:

    @Ical, yg di GW IPL saya 125.000/bulan
    Kalau di KW PPL 100.000/bulan

    Saya ga tahu apakah tarif dipengaruhi type rumah atau tidak.
    Selain kebersihan yg masih kuarang bagus di GW adalah pengamanan saat masuk cluster.
    Saya pernah coba lihat-lihat di cluster lain yg sudah jadi/berpenghuni (pertama kali saya keliling di GW, jadi ga ada kemungkinan satpam sudah tahu saya/mobil saya) , saat di gerbang :
    – di festive garden, cuma dengan buka kaca dan senyum aja langsung dibukakan pintu tanpa ditanya.
    – di cluster2 lain ditanya tujuan dan saya jawab mau lihat2 rumah, langsung diijinkan masuk tanpa ditanya/disuruh ninggal identitas.
    Dari pengalaman saya ini, sepertinya petugas keamanan masih perlu pengarahan lagi dalam tugasnya.

  192. enit Says:

    to : P ptwijaya
    Pak…dengan kondisi di GW tsb…apa sudah pernah complain ke developer…?
    kita sebagai warga juga udah cape complain…tp realisasinya belum begitu keliatan….
    tambahan lagi air di GW sampai sekarang masih kotor juga….
    jd buat penghuni GW mari rame2 complain untuk membenahi GW spy lebih nyaman lagi

  193. ptwijaya Says:

    @enit
    Air bukannya PAM? masih kotor? Kalau tempat saya air masih disegel ama developer karena blum saya tempati, kalau mau buka suruh lapor dulu. Kalau komplain memang belum, karena saya baru juni 2008 rencana pindahan ke GW, tapi kayaknya harus segera nih komplainnya.

    Sebenarnya saya lebih senang suasana KW, tetapi dengan pertimbangan waktu tempuh ke kantor (kantor saya di Gatsu dekat komdak, absen finger print jam 7.30 max) dan sekolah (anak masuk SD tahun depan dan mau daftar di Al Muslim) jadi kami putuskan ke GW.
    Terutama masalah sekolah, dulu kalau jadi di KW rencana anak mau saya masukkan ke Fajar Hidayah yg di dalam kompleks, tetapi menurut cerita teman2 saya yg anaknya udah disana, saya jadi ga tega anak saya sekolah disana. Soalnya setelah liburan kalau teman2nya cerita liburan ke DisneyLand, Amerika dll sedang anak saya cuma liburan di rumah neneknya di Jogja, bisa2 minder dan tersisih nantinya.

    Sekarang sih saya masih tinggal di Taman Aster, Cikarang Barat, Keluar tol cibitung, dan anak masih TK B di TK AnNisa di dalam kompleks perumahan.

  194. Ical Says:

    Kalau pengalaman saya waktu mau lihat- lihat cluster yang sudah dihuni …..
    – Spring fiesta
    Ditanya oleh satpam tujuannya, saya jawab lihat-lihat rumah, setelah 5 menit saya didalam cluster, teryata satpam itu mengikuti kita dari belakang naik sepeda motor sampai saya keluar cluster
    – Cluster yang lain saya lupa namanya maybe Celebration town
    Setelah kira-kira 5 menit saya lihat rumah disana …., saya didatangi oleh satpam dan bertanya apakah ini rumah saya atau hanya tanya-tanya
    – Dari pengalaman yang lain kita tidak boleh masuk untuk lihat-lihat dalam cluster setelah jam 5 sore

    Jadi kesimpulan saya mungkin prosedur keamanan masih belum seragam …… ayo benahi GW biar makin oke……
    Jadi kesimpulan saya mungkin

  195. ysk Says:

    ptwijaya Says:
    Desember 4, 2007 at 9:50 am

    kapan rek pindah … e … ditunggu ae… undangane…

  196. ptwijaya Says:

    @ysk -> hehehe ternyata perkiraan bener ysk itu siapa, aku sebelahan ama wargamu yg di graha pak, namanya lupa (baru ketemu sekali), orangnya lumayan g*nd*t, pakai mobil avansa/xenia silver.

    P Ysk udah berapa unit di GW?
    P Bd Swrd juga udah ada kavling di Festive Garden lho, satu cluster ama Bayu Agatyan.

  197. gerry danci Says:

    seru juga neh crtny….

  198. arief Says:

    hmm, ternyata rame juga ya ngomongin KL, GW, DB. Kebetulan saya udh dari 98 tinggal di blok T Dk. Zamrud yg kata orang blok yg paling bagus di zamrud. Kebetulan sy lagi mau jual cepet rumah sy di blok T itu. Tipe 45/78 udh full renov dengan teras model joglo jawa. 2 KT, 1 KP, 1 KM. Listriknya 2200W. Lantai udh diganti marmer. Pokoknya siap pake. Kalo ada rekan2 disini yg berminat, silakan kontak saya di 0816104664 (Arief).

  199. arief Says:

    Buat temen2, ini sy punya jadwal feeder busway GW – Blok M :
    * Berangkat (GW-Blok M)
    Senin : Bus 1 : 05.30; Bus 2 : 06.00
    Selasa-Jum’at : Bus 1 : 05.45; Bus 2 : 06.15
    * Pulang (Bulungan Blok M – GW)
    Bis 1 : 17.15; Bis 2 : 18.00
    * Tarif : 9000 perak sekali jalan
    Bisnya lumayan enak, AC dan belum terlalu penuh dan gak mampir ke rest area jatibening spt kebanyakan feeder lain. Kalo dari Bulungan, itu bis hanya cari penumpang dpn Ratu Plaza, Senayan, halte Gatsu depan Plaza Semanggi trus masuk tol depan kartika chandra.

  200. gerry danci Says:

    buat Mas Arief,saya mau tanya hrg pasaran sekarang rumah di blok U zamrud yg depan kali,brapa yah Mas??thq sebelumnya…hidup DB&GW!!!!!

  201. gerry danci Says:

    guys gw mau tanya neh…kl di GW ada saluran tv cable n internet sentral gak??????guys gw agak bingung neh…masa byr maintenence nya cm 125rb tuk kawasan spt itu????di kemang pratama aja yg wilayahnya sempit lbh mahal…..yg boneng neh??????!!!!!!

  202. tora sudiro Says:

    enyak..enyak…

  203. arief Says:

    mas Gerri, utk blok U dukuh Zamrud depan kali kalo ga salah tipenya 90/144. Pernah ada yg nawarin 250 – 300 jtan krn udh renov.

  204. gerry danci Says:

    Makasi Pak Arief…wah cukup mahal juga yah???tapi dijual dengan harga segitu banyak yang berniat beli gak???

  205. gerry danci Says:

    Guys Met Natal n Taun baru yah…semoga di taun yg baru di GW,DB,DZ tambah ramai,lengkap n prestige….SEMANGAT YAH GUYS….

  206. Kamil Says:

    Ada yang minat beli kavling 450m2 di Bima Duta? Kalau menurut perbincangan di forum ini harganya sekitar Rp 1 juta per meter. Tapi masih boleh negosiasi karena sedang perlu cash.

  207. Rara Says:

    Keluar GW mo ke arah DB & DZ, jalannya ko ancuur bangeeeet !!!….. ke arah jembatan Legenda juga….!!!
    Ada yang tau ga, kira2 kapan mau dibenerin (di cor).
    Gara2 jalanan rusak kan jadi bikin macet.

  208. Slamet Maryono Says:

    Iya tuh…….banyak kolam ditengah jalan. Mungkin ada kerabat yang kerja di PEMKAB Bekasi ya??…tolong disampein donk ke yang berwenang…….memang jalan ini masih dalam wilayah kabupaten.
    Buat saya sih janji-janji program calon sebelum pilkada sih gak penting……yang penting semua jalan dibagusin itu aja dulu……ya gak? jadi kita2 mau aktivitas juga gampang………

  209. Rara Says:

    Setuju Pak…
    Yang penting jalanan bagus, jadi semuanya lancar, mudah2han GW juga ikut memperhatikan ya.. biasanya developer besar gitu cepat memperbaikinya, kan menguntungkan GW juga (hehehe maunya).
    Beberapa kali saya keluar Tol GW mau kearah Tambun ko’ macet, akhirnya saya putar balik lg keluar Tol Cibitung.

  210. ysk Says:

    secara GW sampe saluran air pinggir MGT ikut KABUPATEN rasanya pasti lam itu perbaikan jalan….. dari PEMKAB Bekesong…
    kecuali developer grand residen, permata legenda, legenda park, bekasi timur regensi patungan … beresi jalan…. biar baik tu jalan….

  211. gerry danci Says:

    iya neh…jalanan kita dah kyk jln proyek…memang bnyk truk besar yg lewat situ…sbtlnya jln itu bkn tuk kapasitas kendaraan besar…DLJR nya gak jalanin perannya cm mau punglinya ajaaa…..tp kl di cor jln nya tmbh mct bngt…musti ada jln alternatif lain…dilema jg… yah tp memang musti dipikirin n dijalanin….bagi penghuni kota legenda n sktrny ada sarana olahraga baru yg sngt memotivasi pemilik kendaraan yaitu cuci2x mobil terus…….haha

  212. fahrie Says:

    Ke arah jembatan legenda nggak kok, hanya sekarang suka kena macet dalam GWnya karena arus kendaraan ke DB/DZ/dan sekitarnya tuh waktu sore-magrib

  213. gerry danci Says:

    iya neh dah kyk jln proyek….stlh di survey sekitar 99% org yg domisili di luar GW yg tinggal disekitar KL rajin tuk mcuci kendaraannya setiap hari…haha…tp kl diperbaiki bs mct total…bisa masuk MURI kategori antrian kendaraan bmotor tpanjang se indonesia…hahaha..becanda loh…drpd stress,iya gak????tp untung jg skrg di GW dah ada bank mandiri yg mbuat suasana ckp mhibur krn ada pcerahan dikit…hehe…

  214. gerry danci Says:

    iya neh…dilema jg seh kl dibetulin jln bs lbh mct lg…soalnya ga ada alternatif lain…

  215. hendro Says:

    ada yang tahu nggak ………. tanah milik siapa di dukuh Zamrud Blok M4 ada dua kaping …..??? dijual nggak..?

  216. Johan Says:

    Salam kenal semuanya,

    Barangkali ada yang punya info rumah dijual di Dukuh Bima (Bekasi Timur), mohon di-sharing.

    Terima kasih sebelumnya.

  217. adiyasa Says:

    Mas ptwijaya yang punya rumah di KW cluster ottawa. gimana lingkungan disana mas, rumah mas mau di jual disana ? ;)

  218. Marcel Says:

    @ pak Johan
    Sekitar 1-2 bln yg lalu di Dukuh Bima Citra ada banyak rumah yg dijual, tp kebanyakan dijual lwt agen properti pak. Kl bpk mau cari info lwt agen properti yg sempat saya hubungi bisa dgn ibu Tuti Erlangga di nmr 0817185353. waktu itu ada 3 rumah di Dukuh Citra yg dijual lwt jasa agen propertinya. Yg 2 udah laku, tinggal 1 lagi (yg sempat mau saya beli, tp g jadi krn cari yg lbh murah :)), tp saya tdk tahu apa rmh yg satunya itu skrg sdh laku apa blm.
    Kmrn saya dpt info katanya kualitas bangunan di DB lebih bagus drpd di GW. benar gaknya silahkan di cross cek sendiri pak. Happy hunting pak…

    @ buat rekan-rekan yg lain..
    Ada yg bisa share info mengenai keadaan lalu lintas di jalan raya legenda raya (dr gerbang GW sp ke dukuh zamrud) dan jalan raya kali Malang (dr pintu tol bekasi Timur sampe jembatan Kota Legenda) pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari gak? Soalnya dulu swkt blm dibuka gerbang tol GW, jalan raya Kalimalang selalu padet motor dan mobil di jam-jam segitu, apa kondisi masih tetap sama? krn kmrn wkt berkunjung ke DZ hr minggu siang hari jalan di XMalang dan Raya legenda lancar-lancar aja.
    Please share info-nya dong buat penghuni2 di GW/DK/DZ dan sekitarnya yg sering lwt jln tersebut.
    Thanks…

  219. ptwijaya Says:

    @adiyasa
    Kondisi lingkungan menurut saya masih bagus di KW. Mungkin karena KW udah jadi sih, mudah2an GW kedepan juga bisa seperti itu.
    Untuk saat ini yg di ottawa belum akan saya jual, rugi kalau dijual sekarang, soalnya saat itu saya beli pakai KPR, jadi kalau diperhitungkan total pengeluaran masih lebih besar dari harga jualnya, mungkin 2-3 tahun lagi. Kalau kondisi keuangan normal … hehehe.

    @Marcel
    Tentang kualitas bangunan di GW, kalau kondisi rumah saya, retak rambut banyak juga, ga tahu di tempat lain. Dulu ada bocor di kamar bawah, tapi sekarang sih udah nggak.
    Carport yg jadi masalah untuk saya, terlalu tinggi naiknya dari jalanan, mobil saya (sedan standard) depan bawah pasti kena kalau mau masuk atau keluar, padahal udah pelan banget.
    Kalau yg dikeluhkan istri saya, dapur kekecilan (2×3), mudah2an bisa diperluas kalau udah ada biaya.

  220. edi is Says:

    ikut nimbrung,..
    sapa tau ada yang punya info,..
    rumah dijual sekitar cibitung, dukuh bima, dukuh zamrud,
    saya kerja sekitar cempaka mas/pulo gadung, tadinya mo cari sekitar harapan indah, duta bumi, dll, tp karena istri maunya disana (yg deket dengan keluarganya) dengan pertimbangan yang bakal sering dirumah istri, yo akhirnya nurutin aja

    ditunggu infonya,.
    wassalam

  221. ptwijaya Says:

    Tadi saya mampir ke estate management GW, ada beberapa info yg saya peroleh:
    1. mobil yg telah tertempel stiker GW, bebas masuk ke cluster manapun (dikasih juga tadi stikernya)
    2. untuk ke cluster sendiri, tidak ada kartu khusus, satpam yg diharuskan hafal wajah semua penghuni cluster.
    3. taman depan rumah setelah serah terima menjadi tanggung jawab pemilik, meskipun tidak ditempati dan menjadi kotor yang akhirnya mengganggu pemandangan rumah lain.
    4. pihak management masih baru sehingga masih perlu pengembangan.
    5. info terbaru IPL (berdasar luas tanah):
    0 – 100 = 100.000
    101 – 150 = 125.000
    151 – 200 = 150.000
    201 – 250 = 175.000
    251 – 300 = 200.000
    301 – 350 = 225.000
    351 – 400 = 275.000
    401 – 450 = 300.000
    > 500 = 350.000

  222. bank2 Says:

    ikut nimbrung ah..
    kami yang di Bima ASri, banyak warga nggak mau bayar iuran ke Developer (PAP), karena merasa dibohongi n tak sesuai janji spt yang di copy pastekan oleh pak Jundan terbitan 10 Mei itu, sekarang warga hanya dikenai iuran bulanan 12,500 rp untuk gula kopi satpam. Syukur keamanan masih baik, kebersihan masih lumayan (tidak ada tumpukan sampah), meskipun rumput baru 3 bulan sekali kena potong, shg sudah 1 meter. Semoga yang kayak gini berlangsung selamanya. Dengan adanya bukaan tol GW, banyak sekali yang cari info rumah yang dijual, tak mau kalah penghuni BA sendiri, sekarang banyak penghuni punya lebih dari 2 rumah.

    itu dulu
    warga yg sdh 11 tahun di Asri.

  223. nico Says:

    Jadi pak PTwijaya tu udah pindah to…

  224. SM Says:

    To ; bank2, kita calon tetanggaan donk. saya di asri juga, sekarang rumah belum selesai di renovasi.
    11 tahun berarti dari pertama perumahan donk. kabarnya DB nantinya akan dibangun lagi oleh Putra Alvita Pratama ( Grand Wisata )

  225. bank2 Says:

    Iya pak SM, apa bapak yang di ASRI VII ya ? salam kenal pak , kalo saya yang tembok abu2 itu, selentingan memang DB akan dikembangkan oleh PAP, tetapi pakai nama CBL-supaya aman dari konsumen PAP yang lama. Perlu bapak tahu kalau PAP masih belum menyediakan fasos-fasum dan tak sesuai lagi dengan janji awalnya (malahan berusaha menyerahkan urusan kebersihan lingkungan ke warga), dengan alasan kekurangan dana. Dengan dibelinya saham PAP oleh Duta Pertiwi (Sinar Mas Group) tentunya ada duwit ya ?, yang terjadi GW punya maket plan sendiri di lahan maket plan PAP. Jadi pelanggan PAP yang di DB ketipu lagi, karena nggak sama dengan dulu yang dijanjikan. Sekarang tembok sudah menutup perempatan depan DB, keluar pos satpam sudah ketemu macet, apalagi kalo malemnya hujan.

    itu dulu pak
    Bank2

  226. Rara Says:

    Semoga selentingan DB mau dikembangkan lagi bener2 terwujud, mudah2an juga tembok penutup depan perempatan DB bisa dibuka. Jadi bisa mengurangi kemacetan (para penghuni DB tidak perlu lewat jalan arteri yg berlubang) dan jalan2 berlubang segera diperbaiki.

  227. SM Says:

    OK pak bank2, saya tahu Bapak. saya yang lagi renovasi rumah di Asri VII no.10. Saya yang harusnya salam kenal Pak. Maaf belum melapor, abis belum tinggal disitu sih. pak bank2 yang tembok abu2 3 tingkat kan???. Ayo pak kita cari ide2 gimana biar bima makin asri dan nyaman.

    Salam

  228. bank2 Says:

    OK pak,
    Kabar yang pernah saya dengar :
    1.Tembok ditutup karena menunggu pasar dan bangunan disebelahnya (kantor camat, PLN, dll) selesai.
    2. CBL akan ngembangin lagi kavling miliknya di DB, termasuk kios pasar di per4an mepet Asri itu.
    Kalau ini kejadian, sekedar analisis aja, pembangunan dilakukan setelah tembok dibuka sehingga harga jual bisa lebih tinggi, jadi silahkan invest dulu di DB.

    itu dulu
    bank2

  229. Asep Says:

    Saya tinggal di Lippo Cikarang. Pernah datang ke Kota Legenda. Wuah..pusying rasanya, kesan jalannya nggak teratur, padat, macet. Saya juga heran kenapa ada yang berani nawar tanah sampai 1jt/m2 untuk daerah semacam kota Legenda. Apa nggak salah ? Fasilitas sedikit, kondisi perumahan macet dan nggak teratur.
    Bandingkan dengan perumahan Lippo Cikarang yang fasilitas OK(hampir semua bank ada, Carrefour, Hypermart, Hero dll., kantor BPN, segala macam sekolah dll.), per meter dari pengembang saat ini cuman 900rb-an. Sure, saya baru beli tanah 410m2 soalnya…Fly over lagi dibangun, jalan dibeton, tambahan setahun lagi punya pintu tol sendiri (bukan nebeng ke grand wisata kayak kota Legenda lho mas…). Dekat Jababeka yang akan membangun terminal kontainer dan stasiun kereta eksekutif, dan juga rencana pembangunan tol Cikarang – Priok. Apa nggak rugi tuh beli dengan harga segitu di Kota Legenda (yang kabarnya hidup segan mati tak mau) ? Mengenai ekspatriat, hehe..mana ada orang asing yan mau tinggal disitu ? Kalau di Lippo buanyak pol. Saya pernah kontrakin rumah ukuran 80 ke ekspatriat laku 30jt/tahun. Di Legenda mana dapat ? So, pertimbangkan lagi, tetap Kawasan Cikarang is the best in the east….

  230. Asep Says:

    Satu lagi nih. Untuk masalah keamanan, air dan sampah nggak ada yang ngalahin Lippo Cikarang. Saya cuman bayar 150rb bisa pakai air jor…sepuasnya, keamanan OK banget dan sampah yang teratur. Mungkin lebih murah dari pakai air PAM kali ya. Prospek perumahan di Bekasi terbaik tetap di Lippo Cikarang menurut saya.

  231. BR Says:

    @asep
    ah masa sih boss, lumayan jg tuh, tp balik lg, harganya brpan? contohnya untuk yang 60/126?

  232. roy Says:

    sirik yah ma KL?kalo mau dibandingin sama2x gak ada fasilitas,lipo ckrg jg gak akan dilirik sebelah mata..soalnya lokasi yg sangat jauh dari jkt,banjir di jalan raya n di clusternya setiap ujan deras n dpt kiriman dari kerawang,kalinya hidup,dekat dgn pabrik2x berat,POLUSI,disitu bnyk lokasi rumah bordir n istri simpenan para taiwan n korea..akses tolnya cuma keluar aja n itupun baru dibuat tuk menyaingi Grand wisata…orang cikarang pun sekarang bnyk yg punya rmh di GRand n kota legenda…di lipo cikarang pun bnyk kasus tabrakan karena bnyk truk container besar2x yg sepatutnya bukan diperuntukan tuk perumahan yg katanya hijau n ideal…kasian deh luuu..kan kalo sirik tanda tak mampu tuh…jngn marah yah…ini cuma kenyataan aja….hehehe…mudah2xan jngn kecewa tinggan di lipo ckrg…

  233. astrid Says:

    iya neh kyknya ada yang sirik ma Kota legenda n Grand Wisata….kok bisa yah???? kata temen saya yg tinggal di Lipo tembok rumahnya aja hangat,airnya gak bisa pake air sumur krn sumbernya kering…jangan2x pak asep ini salah satu tim marketingnya lipo cikarang yang sengaja ngejelekin wilayah kita?????!!!!! salah satu PROVOKATOR dari lipo yah pak asep?????musti ditangkap neh…tapi jangan deh rumah nya jauh banget,di kilometer brapa yah dari Jakarta????ntar pulang nya repot lagi…kasian juga…

  234. asep Says:

    iya deh saya mengakui kalo Kota legenda lebih ideal buat sebuah perumhan yang jauh dari industri.sebelumnya saya minta maaf atas pernyataan di atas.

  235. bundazafelish Says:

    allow, mau tanya dong bagaimana dengan perumahan mutiara gading timur ? Kebetulan ada penawaran type 80/120 seharga 157jt. Kemahalan ga ?Trus kalo dgn perumahan lainnya bagaimana? Abis rasanya kalo beli di GW or KL aku ndak mampu.Trims bgt infonya…

  236. priandoyo Says:

    Saya baru beli rumah di KL, DB, cluster Bima Buana, alhamdulillah rasanya seneng banget de… meskipun baru pertengahan februari ini saya pindah ke DB, tetapi udah ngerasain aura kesejukan dan rindangnya pohon2 dan lingkungan disana :-)

    kemaren baru akad kredit (maklum kuat belinya ngutang.. :-) kaget juga liat NJOP tanah disitu tahun 2007 lalu per meternya 614.000 tp tahun 2008 ini NJOP tanahnya 802.000 per meter, setahun naik 200 rb bro… yah meskipun berakibat naiknya pajak pembelian hiks… tp gpp saya puas, puas dan puas…

    Trims
    Restu
    admin: atas nama Mas Restu yang ga bisa posting comments

  237. SM Says:

    Mas asep tinggal di mana yah LIPPO cikarang nya?
    Saya dulu pernah kerja dicikarang juga. Dicikarang itu ya emang berdampingan dengan udara pabrik. Air tanahnya kayaknya gak rekomen buat di konsumsi. kalo pagi tuh…….mau keluar gate tol cikarang pasti ” olahraga betis” kan……

  238. ysk Says:

    @bundazafelish : kalo di mutiara gading bu gak banjir, bagus kok coba deh datang hari sabtu or hari minggu wah pasti seneng deh….. untuk ukuran 80/120 seharga 157 jt (Spek batako ya.. bu?) dibanding GW bisa 450jt padahal cuma selisih 500m aja n fasilita bisa nebeng GW…

    admin: diskusi tentang pro kontra mutiara gading dipindah ke
    bicararumah.com/content/mutiara-gading-timur-bekasi

  239. gerry danci Says:

    iya seh..kali yg ada di wilayah qt bukan kali hidup..kalinya gak ada hun dgn bogor…wilayah kita emang cocok buat hunian bkn untuk komersil…bergabung deh ma komunitas kita…komunitas yg senang dgn ketenangan,keasrian,dan udara yg jauh dari polusi pabrik..memang promosi di wilayah qt tdk segencar pengembang yg suka membuat impian selangit…wilayah kita apa adanya dgn komunitas apa adanya..bedasarkan fakta..tidak menjual impian….Good luck yah….

  240. SM Says:

    MGT/ Mutiara Gading Timur dulunya emang banjir. khususnya di Blok A-D ( tahap Pertama ) . tapi sekarang di pertemuan sungai MGT dan PTI di deket Griya timur dibuat semacam kolam bumper banjir dan persimpangan tsb juga dilebarin. efek bebas banjir ini mulai dirasakan musim penghujan saat ini. Trus harga rumah di MGT itu memang cepat naiknya. Saya punya rumah type 27/60 dibeli tahun 2003 dgn harga 35 jt, sekarang dengan type yang sama harganya sudah diatas 70 jt. uadah 100% kan naiknya. Memang disana kekurangannya mutu infrastrukturnya kurang memadai/ kualitasnya kurang baik.

  241. gerry danci Says:

    temen temen saya mau tanya neh kalo hrg pasaran rumah tipe harvard di sekitar buana 15 n asri brapaan yah???dgn kondisi standart n gak rusak parah…thq yah sebelumnya…

  242. Asep Says:

    Di lippo atau jababeka, mana ada yang pakai sumur mas. Air dan listrik kita bukan pakai PAM, semuanya dijamin pengembang. Listrik dan air jarang mati. Kalau mau dimatikan, developer ngasih pemberitahuan surat ke setiap warga. Jadi ngapain juga pakai air sumur ? Lagian harga sangat murah.
    Mengenai akses jalan, silahkan dibuktikan saja. Sekarang lagi di cor sampai pintu tol Cikarang barat. Awal tahun depan, punya pintu tol sendiri di KM 34.7. Walaupun lebih jauh lokasinya dari jakarta dibanding kota legenda, nyampenya jakarta duluan kita. Lha wong situ macet, kita wus..wus..saja. Saya cuman mau bilang saja, daripada mahal mahal beli di kota legenda, mendingan invest beli rumah di Lippo atau Cikarang baru saja, yang fasilitas OK, tahun depan punya pintu tol sendiri di KM 34.7. Dan oleh pemerintah, kedua kawasan ini akan dibangun Superway yang menghubungkan 7 kawasan industri, dari MM2100 sampai ke Kerawang timur sono. Jadinya akan lebih berkembang dari kawasan manapun di Bodetabek deh. Bandingkan dengan kota legenda yang developernya kelas kacangan. Selamat berpikir pikir dulu kalau mau beli rumah.

  243. ptwijaya Says:

    @Asep
    Masa sih pengembang bisa jamin listrik? bukannya listrik total masih dikuasai PLN? kalau air memang iya, perumahan besar rata2 punya pengolahan sendiri. Kalau saya meski pengembang mengelola air, tetap bikin sumur bor untuk kolam ikan.

    Dari gerbang tol PGT ke cikarang memang relatif lancar, tapi menurut teman yg tinggal di cikarang hijau, keluar tol ke perumahan macet (banyak angkot yg pelan atau berenti sembarangan).

    Memang developer KL mungkin kalah kuat modal dengan Lippo, tapi menurut saya KL LIPPO tidak bisa dibandingkan, beda pasarnya. Sedangkan dengan adanya pinto tol tambul, kemungkinan KL akan bangkit sangat besar.

    Tapi itu sama-sama berspekulasi seperti juga dengan rencana pemerintah untuk kawasan cikarang? Tergantung kondisi ekonomi negara, yg menurut saya cukup memprihatinkan (saya bekerja di bidang keuangan negara).

  244. Asep Says:

    Listrik ada Cikarang Listrindo. Tetapi tentunya kita tetap pakai PLN mas. Cuman down timenya lebih sedikit karena mereka mempertimbang supply yang konstan untuk kawasan industri.

    Kalau untuk pintu tol baru KM 34.7 sudah pasti dibangun. Pintu tol ini menjadi akses langsung kawasan perumahan Cikarang baru milik Jababeka dan Lippo Cikarang. Jalan sudah dibangun sampai ujung tol, tinggal tahun ini pembangunan jembatan tol. Jadi masalah akses ke tol tidak ada masalah lagi. Sebenarnya, dengan selesainya fly over tol cikarang barat bulan Maret ini, kemacetan akibat angkot praktis bisa dihindari. Kedua developer ini memang mempunyai mega proyek. Nantinya akan dibangun jalan tol Tanjungkarang yang menghubungkan kawasan Cikarang dengan Tanjung priok.

    Kawasan ini akan ramai terus karena didukung oleh kawasan industri yang terus berkembang (tetapi terencana). Ada jalan lobang sedikit atau kubangan karena hujan, langsung diperbaiki atau drainase diperbaiki. Karena kalau tidak terlalu besar resikonya bagi iklim investasi negara kita. Hal ini sangat berbeda dengan kawasan seperti Bekasi timur atau Kota legenda yang tidak didukung dengan kebutuhan seperti itu. Alhasil, infrastruktur minim, berkembang hanya karena limpahan penduduk dari kawasan seperti Cikarang yang makin hari semakin mahal harga tanahnya. Ini saya rasakan kondisi 5 tahun lalu, pesat sekali perkembangannya….Apalagi kedepan.

    admin: diskusi rating, pro dan kontra Lippo Cikarang di pindah ke bicararumah.com/content/lippo-cikarang

  245. Marcel Says:

    Ada yg tahu kapan ya kira-kira jalan utama mulai dr jembatan KL sampai DZ bakalan di cor semen? denger2 kmrn janjinya walikota yg baru kl menang seluruh jalan di wilayah Kota bekasi bakal dicor semen :)
    Smtr ini udah lumayan juga sih, kmrn jalan yg bolong2 udah ditimbun pk material batu campur semen (kayaknya) sayangnya, kl g segera disemen ato diaspal, dijamin dlm wkt dekat jalan2 itu bakal udah bolong lagi dehh…
    btw, ada yg punya info gak kl gali air tanah kedalaman berapa dapet air tanah yg udah bening dan tidak bau besi lagi di daerah DZ (dukuh zamrud) utamanya sekitar blok U ?
    Thanks info-nya

  246. priandoyo Says:

    On behalf Mas Restu:

    Alhamdulillah mulai pertengahan Februari kemaren saya sudah tinggal di Bima… suasananya emang bener2 nyaman.. sejuk.. dan asri…

    Alhamdulillahnya lagi:
    1. Jalanan ke arah Bima sudah ada perbaikan, meskipun hanya diberi pasir sama batu, tp sdh bisa mengurangi kemacetan.
    2. SPBU di depan Bima mulai 2 hari yang lalu sudah mulai beroperasi.
    3. Perjalanan rumah sampai kantor, kebetulan kantor saya di daerah Sunter kurang dari 1 jam, (jam kerja mulai jam 07:15) jadi saya dari rumah cukup jam 6 pagi, tidak seperti temen2 saya yg tinggal di daerah Cibubur, yg harus berangkat dr rumah jam 5 pagi.

    4. Ini kabarnya, betul apa ga mohon infonya : Di Grand Wisata segera dibangun Rmh Sakit Hermina Grand Wisata, kalo begitu saya akan segera program bikin anak kedua… yg mana istri saya sekarang sedang hamil 4 bulan untuk anak pertama… hi.hi.

    Salam untuk penghuni Dukuh Bima dan Grand Wisata…

    Wassalam
    Restu

  247. provokator Says:

    Pak Asep emang temen saya..yah profesi kita sama lah..PROVOKATOR….

  248. provokator Says:

    jgn2x pak asep salah satu tim marketing lippo…pernyataan pak asep agak menyimpang…di daerah situ polusi udaranya berat bngt!!! bnyk yg kena pneumonia n TBC…kan disitu ada salah satu pabrik yg cerobong asapnya selalu menyala n mbawa partikel logam berat…kl di eropa mah bgs ada cerobong asap krn buat tungku penghangat bdn..nah di cikarang,dah anget aja msh pake tungku????gak salah tuh Bos Asep?????ohya limbah di salah satu pabrik batik yg berada di wilayah perumahan dibuang ke selokan…ohya kl setiap saya lewat tol dari cibitung ke ckrg,baunya sembriwing bngt!!!kyk bau kimia gt!!!!! katanya the best????mana coy???yah mungkin di situ yg jd paru2x kota ckrg bknnya pohon tp manusia…..hahaha..

  249. provokator Says:

    ohya PLN nya cuma namanya aja punya pribadi lippo…tp tetep aja pake PLN negara…spy dibilang elite tuh!!!!dulu kan byr nya pake kurs dolar yah???kok skrg kembali ke rupiah????pada gak mampu yah byr pake kurs dolar?????gayanya aja selangit…..kenyataannya nihil….huhu

  250. Desy Says:

    saya bukannya mau nambahin neh…kalo lg musim kemarau aja disepanjang pinggiran jalan Tol rumputnya pada kering kerontang malah bnyk yg terbakar..itu dari arah tol cibitung ke arah tol ckrg maupun sebaliknya..pkoknya dah kyk gurun sahara….

  251. mas boy Says:

    ahahahhahahaha….. tenang bos GW sekarang lengkap da… SPBU ada, Mandiri ada, RS Hermina lg nunggu IMB apa lagi….

  252. Asep Says:

    Mas Provokator,

    Wah, ternyata kacian juga ya warga DB/KL. Ternyata SPBU, RS dan bank mandiri baru saja ada. Disini jarak kurang dari 5 menit dari rumah ada 3 SPBU, hampir semua bank ada (Mega, Lippo, BCA, BNI, Mandiri, Ekonomi, Danamon dll.), RS juga nggak kehitung banyaknya.

    Kalo disini, rumah type 60 dikontrakin 20jt, type 80 dikontrakin bisa diatas 25jt. Disitu mana dapat ?

    Masalah polusi sama saja. Yang jelas disini lebih segar, lebih banyak pepohonan. Disitu lebih polusi lagi, karena ditambah polusi debu dari jalan yang masih sirtu.

  253. Rara Says:

    Musim dingin gini ko’ pada panas seh……
    kalo menurut sy, DB,GW, KL tuh top untuk hunian en bikin kita nyaman untuk kembali ke rumah… yang jauh dari polusi, stres, hiruk pikuk, kepenatan n suasana yang complicated lah.

    Maaf ya buat P’Asep, walaupun GW baru seumur jagung tapi toh untuk fasilitas kita juga deket ko kemana-mana dari mulai bank sampai makanan, dan letak kita strategis banget, deket ke Bks barat, Timur dan jakarta. Dari sepanjang kali malang, peristirahatan tol, jalan-jalan alternatif yg mudah dijangkau banyak menyediakan fasilitas2 (pasar, RS, ATM2 dll). Apalagi kalo GW nanti sudah ramai… wah ga bisa dibayangkan… lengkap dech…

  254. Desy Says:

    yah emang jalan utama disitu mulus apa pak asep???bnyk tambalannyaa aja dah sombong…huhu…mungkin dulu bapak tinggal di desa lalu sekarang liat lippo aja dah kyk di kota mana gt…hahaha…kantor pemasarannya aja kyk ruko aja..gak keren boo….norak….di mall nya n tempat hiburan yg laen aja rame kalo awal bulan aja..pertengahan bulan aja dah sepi…itupun kebanyakan cuma window shopping aja…pengunjung mall nya banyakan org kampung…gak elite aahhh…norak….disitu kan bnyk tempat pelacuran yg berselubung panti pijat buat para korea n taiwan kere yg mampunya cuma ngontrak aja…kl expatriat tajir mah beli donk gak perlu ngontrak….lagian gak perlu tinggal di lippo yg di ujung berung…di kebayoran donk Mang Asep…itu namanya expatriat kere….di dukuh bima aja ada expatriat yg punya rumah 2M n dia gak kerja di kawasan lippo…tp di freeport…tau gak freeport Mang asep???jngn2x taunya cuma SGC ckrg aja lg….hehehe….

  255. Desy Says:

    setau saya tuh lipoo dari dulu mau dijanjikan punya tol sendiri,tp mana???baru stelah GW buka tol baru si lippo buat tol…itupun cuma akses keluar aja,gak ada akses masuk nya…akses masuknya bareng2x supir container…katanya keren????kok bareng supir kontaner yah????!!!!! hahaha….bapak asep lg gak sakit kan?????? hahaha

  256. Desy Says:

    ini hanya sedikit bocoran aja…ternyata akhir2x ini banyk perusahan disekitar wilayah Ejip yg menyatakan diri nya pailit…tp tidak terekspose guna menjaga kestabilan politik…setau saya juga sekarang di kawasn industri cikarang bnyk para karyawan yg hanya percobaan bekerja 3bulan itupun gajinya dibawah UMR yg berlaku…memang rata2x mereka yg bekerja di kawasan cikarang nampak keren tp kesejahteraan mereka sangat minim…punya mobil bgs tp gajinya tidak sesuai…jd seperti sapi perahan para kolonial…fenomena ini sama aja seperti zaman penjajahan dulu,tp sekarang covernya bgsn dikit…saya kalo melihat para buruh yg bekerja di kawasan industri,mereka dah seperti budak yg sudah tdk punya hak asasi lg…kehidupan kaum buruh dah seperti sepenuhnya milik para jiwa kolonial…kita musti prihatin loh…negara kita ini subur,jd kita musti bangga akan indonesia n mengapresiasi produk dalam negeri…jngn mudah terpengaruh oleh iming2x teknologi tinggi,tp ditukar oleh bahan pokok hidup….teknologi cuma bisa jd pelengkap tp tidak bisa membuat kita kenyang….

  257. Desy Says:

    kl gak salah jg sebagian wilayah lippo ckrg sudah diambil alih oleh malaysia krn faktor pendanaan…pegambil alihan itu sejak dari 2006…its true issue…check this….

  258. Desy Says:

    nih kalo kita bandingin lg antara lipo ckrg dgn karawaci….kalo lippo ckrg rata2x penghuninya menegah kebawah dgn fasilitas yg berlebihan diluar kemampuan si penghuni…tp kl lippo karawaci memang penghuninya rata2x menengah keatas dgn fasilitas yg sesuai dgn kemampuan financial mereka…emang seperti dilema..dikawasan industri ckrg yg pendapatannya di bwh rata2x disuguhi oleh fasilitas yg tdk selayaknya…itu bisa membuat mental jd rusak..mereka bisa jd konsumtif n melakukan tindakan kejahatan…ini sangat bahaya teman2x…mereka para karyawan dipacu untuk dpt penghasilan lbh spy bs dpt fasilitas yg bgs…sedangkan mrk tdk mikir dampaknya buat keharmonisan keluarga mereka…bapak emaknya frustasi dgn fasilitas yg diluar kemampuannya n anaknya lg bth perhatian n ksh sayang dari mrk….saya tahu persis keluhan dari penghuni di kawasan lipoo n sktrnya…mrk rata2x salah mengatur keuangan…mrk lbh mengutamakan kenikmatan drpd susu buat si anak…memilukan sekali…untuk kawasan sebesar itu ternyata hanya bgs di permukaan tp sesungguhnya sangat rapuh…Rumah sakit disitupun kebanyakan melayani komplain dari asuransi tanpa bnyk mereka yg berobat sendiri tanpa menggunakan asuransi kesehatan…kl perusahaannya tutup atau mrk dipecat,otomatis tdk bisa dpt fasilitas rmh skt yg layak…sekilas kita melihat fasilitas di lipo lengkap,tp dr sekian bnyk penghuni yg mampu mgunakannya hanya sedikit…itupun krn terpaut gengsi n gaya hidup yg konsumtif….

  259. Desy Says:

    nih kalo kita bandingin lg antara lipo ckrg dgn karawaci….kalo lippo ckrg rata2x penghuninya menegah kebawah dgn fasilitas yg berlebihan diluar kemampuan si penghuni…tp kl lippo karawaci memang penghuninya rata2x menengah keatas dgn fasilitas yg sesuai dgn kemampuan financial mereka…emang seperti dilema..dikawasan industri ckrg yg pendapatannya di bwh rata2x disuguhi oleh fasilitas yg tdk selayaknya…itu bisa membuat mental jd rusak..mereka bisa jd konsumtif n melakukan tindakan kejahatan…ini sangat bahaya teman2x…mereka para karyawan dipacu untuk dpt penghasilan lbh spy bs dpt fasilitas yg bgs…sedangkan mrk tdk mikir dampaknya buat keharmonisan keluarga mereka…bapak emaknya frustasi dgn fasilitas yg diluar kemampuannya n anaknya lg bth perhatian n ksh sayang dari mrk….saya tahu persis keluhan dari penghuni di kawasan lipoo n sktrnya…mrk rata2x salah mengatur keuangan…mrk lbh mengutamakan kenikmatan drpd susu buat si anak…memilukan sekali…untuk kawasan sebesar itu ternyata hanya bgs di permukaan tp sesungguhnya sangat rapuh…Rumah sakit disitupun kebanyakan melayani komplain dari asuransi tanpa bnyk mereka yg berobat sendiri tanpa menggunakan asuransi kesehatan…kl perusahaannya tutup atau mrk dipecat,otomatis tdk bisa dpt fasilitas rmh skt yg layak…sekilas kita melihat fasilitas di lipo lengkap,tp dr sekian bnyk penghuni yg mampu mgunakannya hanya sedikit…itupun krn terpaut gengsi n gaya hidup yg konsumtif….itupun kl memang gajinya sesuai dgn pengeluarannnya…kl tdk yah ngutang karu kredit dululah….hahaha..

  260. joe Says:

    nih kalo kita bandingin lg antara lipo ckrg dgn karawaci….kalo lippo ckrg rata2x penghuninya menegah kebawah dgn fasilitas yg berlebihan diluar kemampuan si penghuni…tp kl lippo karawaci memang penghuninya rata2x menengah keatas dgn fasilitas yg sesuai dgn kemampuan financial mereka…emang seperti dilema..dikawasan industri ckrg yg pendapatannya di bwh rata2x disuguhi oleh fasilitas yg tdk selayaknya…itu bisa membuat mental jd rusak..mereka bisa jd konsumtif n melakukan tindakan kejahatan…ini sangat bahaya teman2x…mereka para karyawan dipacu untuk dpt penghasilan lbh spy bs dpt fasilitas yg bgs…sedangkan mrk tdk mikir dampaknya buat keharmonisan keluarga mereka…bapak emaknya frustasi dgn fasilitas yg diluar kemampuannya n anaknya lg bth perhatian n ksh sayang dari mrk….saya tahu persis keluhan dari penghuni di kawasan lipoo n sktrnya…mrk rata2x salah mengatur keuangan…mrk lbh mengutamakan kenikmatan drpd susu buat si anak…memilukan sekali…untuk kawasan sebesar itu ternyata hanya bgs di permukaan tp sesungguhnya sangat rapuh…Rumah sakit disitupun kebanyakan melayani komplain dari asuransi tanpa bnyk mereka yg berobat sendiri tanpa menggunakan asuransi kesehatan…kl perusahaannya tutup atau mrk dipecat,otomatis tdk bisa dpt fasilitas rmh skt yg layak…sekilas kita melihat fasilitas di lipo lengkap,tp dr sekian bnyk penghuni yg mampu mgunakannya hanya sedikit…itupun krn terpaut gengsi n gaya hidup yg konsumtif….itupun kl memang gajinya sesuai dgn pengeluarannnya…kl tdk yah ngutang karu kredit dululah….hahaha..

  261. joe Says:

    salah satu kolega saya yg punya ruko di kawasan CTC,dia bilang bhwa ruko di kawsan itu sngt sepi walaupun dah disuguhi oleh pertunjukan yg mengundang…pdhl kl kita liat dr posisinya yg dipinggir jalan,sbtlny musti rame n prospek yah..tp gak tau knp bs spt itu..di SGC pun jg sama..walaopun gedungnya sngt bsr tp isinya yah kyk di mangga dua aja..breadtalk aja yg dulunya mau buka disitu akhrnya mengurungkan diri jg…mgkn krn tlalu mahal yah…di mall MLC pun bnyk toko2x yg tdk dikunjungi,kl saya perhatikan rata2x pengunjung MLC hanya window shopping…kl beli pun pd awal bln aja,stlh itu gajinya dah hbs…restoran canton pun skrg sudah menurunkan tarifnya demi menyesuaikan daya beli disekitarnya…ini merupakan degradasi ekonomi yg perlahan tp pasti….di kawasan beverly yg dibilang ckp tinggi pun diterpa banjir pd 2007 dgn menyisakan lumpur yg tebal…drainase di jln utamanya pun krg bgs yg terbukti adanya genangan aer pd wkt hujan bsr…kalo di KL jln nya disertu itu memang bertahap guna dpt jln yg bgs…perlahan tp pasti…drpd yg instan tp bnyk tambalan…hehe

  262. hans Says:

    di lipo memang WAah..tp daya belinya NIHIiillll…nanti jg suatu saat bnyk toko yg tutup ato sepi kyk di CTC….daya beli penghuninnya keciil…Bos Asep….hrg makanannya mahal krn bnyk yg disupport dari jakarta n bkn dari wilayah sekitar….maklumlah tanahnya bekas pabrik genteng yg bnyk tanah lempungnya…makanya ga bisa pake aer tanah…walaupun berbukit2x…yah tp tetap aja gersang n memang bkn daerah yg diperuntukkan buat perumahan..cocoknya buat pabrik…

  263. Asep Says:

    Sebenarnya saya cuman mau ngasih tahu saja, daripada beli rumah di DB/KL yang katanya harga tanahnya 1jt/m, mendingan di Lippo ckr saja. Harganya nggak jauh beda, daerahnya juga nggak kumuh macam KL. Saya kasihan juga penghuni KL, kalau mau ke Kalimalang saja harus bermacet ria. Maklum kebanyakan yang punya motor daripada mobil. Kondisi jalannya juga ampuuunn……nggak terlalu layak (sorry).

    Silahkan lihat sendiri di kawasan Industri sini. Banyak yang keluar atau banyak yang membangun baru. Dari Tangerang, Pulogadung dan sunter pada pindah ke sini kok.

  264. Rara Says:

    Waduh Pak Asep masih bingung ya kenapa banyak orang pilih GW, DB dan KL yg harga tanahnya per/m2 1 Jt ?…, harusnya ga usah jadi provokator gitu dech, kasian cape2 promosi.
    Jangan salahkan pembeli dong kalo lebih memilih GW/DB, itu kan sdh membuktikan bahwa daerah ini lebih comfort.

    Banyak orang datang ke Lippo dan tinggal disana karena untuk bekerja, tapi kalo untuk hidup/tinggal sampai tua, kayanya ga janji dech.. karena iklimnya jg dah lain… disitu untuk bekerja keras.

  265. bogi Says:

    Bapak-bapak dan ibu-ibu…

    sepertinya forum ini kok jadi nggak sehat yah…? daripada kita ribut2 terus, sebenarnya kritikan yang disampaikan bisa lebih bermanfaat loh…

    Kalau di GW dibilang ada kurangnya ini itu.. yang tinggal di GW bisa sampaikan ke management bahwa ada kurang ini dan itu. Harap diperbaiki supaya nggak kalah dengan lippo cikarang..

    Begitu juga sebaliknya, kalau ada masalah di lippo bisa diteruskan saja ke bagian pemasaran supaya ditindaklanjuti…

    Justru kita berterima kasih kalau ada perbandingan dari perumahan lain. Supaya penghuni yang sudah membeli rumah bisa menuntut lebih baik ke management…

    Kalau masing-masing penghuni hanya merendahkan penghuni perumahan lain khan gak ada hasilnya juga…

    cheers…

  266. matrix Says:

    iya saya setuju dgn mas bogi…udahlah damai…semenjak pak asep masuk semua jd berubah…pada tau diri aja…

  267. Sastra Says:

    JANGAN BERANTEM, SAMA2 MARKETING, SING WARAS NGALAH, PAKAI OTAAAAK, JANGAN OTOT.

  268. Kamil Says:

    Bapak-bapak, Ibu-ibu, Sodara-sodara,

    Saya punya kavling 450m2 di Dukuh Bima dan mau saya jual karena perlu uang. Harganya sesuaikan saja dengan yang disebut di forum ini yaitu Rp 1 juta per meter. Ada yang berminat?

    Saya tunggu kabarnya.

  269. Femina Sagita Says:

    Saya sedang cari2 rumah, tapi maunya yang dekat (radius 500 meter) dari SDIT Iqro’ (jalan Ayat, dekat pertigaan Bojong, Pondok Gede). Ada yang bisa bantu kasih rekomendasi, rumah yang mau dijual di daerah sekitar situ? Terima kasih banyak sebelumnya.

  270. cahyo Says:

    Sodara-sodara, sebangsa & setanah air… Sebenarnya saya sdh lama mengikuti rubrik ini tp br sekali saja ksh komentar. Berhubung melihat kondisi saat ini smkin tdk sehat, akhirnya saya jd gatal mau kasih komentar jga ni…
    Begini ya, kebetulan saya juga punya rumah di GW, sedangkan kakak saya beli di Lippo Ckrg yg dl atas saran saya, jadi smoga komentar saya akan lebih Obyektif. Menurut saya keduanya punya kelebihan masing2, dr segi fasilitas tentunya Lippo Ckrg lebih unggul saat ini dr GW, mengingat usai Lippo Ckrg yg jauh lebih lama. Dsamping itu bagi yg bekerja di kawasan industri Ckrg, tentunya akan lbh memilih Lippo, seperti halnya kaka saya. Tp dr segi akses tol ke Jkt & kond alam, GW tentunya lebih unggul. Mslh fasilitas umum GW saat ini sbnrnya jga tdk terlalu menjadi mslh mengingat jarak pusat2 bisnis/niaga yg sebagian besar di area pintu tol bekasi barat relative mudah/cepat di jangkau (dari pintu tol GW paling 10 mnt). Namun demikian kita ttp sgt berharap kpd developer GW agar sesegera mgkin utk merealisasikan fasilitas2 yg dijanjikan kl tdk mau kehilangan momentum pemasaran mengingat ketatnya persaingan, terutama utk sekolah, pusat niaga & tmpt rekreasi yg Bermutu…sehingga GW tdk mudah diejek/dilecehkan pihak lain. PR besar bagi pengembang..jgn hanya bisa sombong dibalik kebesaran Sinar Mas Group & pinter promosi aja kayak orang Parpol..!! Jd kesimpulannya, apapun pilihan para konsumen semuanya tdk ada yg salah..trgantung kpentingan & prtimbangan masing2. Saya himbau semua, dr pd kita saling mencari kejelekan/kekurangan pihak lain yg tdk produktif sama skli, mending kita bercermin kpd kekurangan kita masing2 utk kemudian sgra dibenahi… Fair Play gitu loh… Bravo GW….Bravo Lippo…Bravo KL….

  271. Asep Says:

    Mas Cahyo benaaarrrr….
    GW sama Lippo selevel. Tapi kalau DB/KL sama GW atau Lippo, tentunya level lain. Lha wong pintu tol saja ngampung GW.

  272. cahyo Says:

    Pak Asep…

    sudah lah, gak usah memulai berpolemik lagi… GW dan DB/KL itu kan sodara. Kl dl ga ada proyek KL skrg ga akan ada GW. Walaupun saya sdh beli rmh di GW tp sampe saat ini kami msh tinggal di DB krn keluarga saya msh merasa nyaman & aman tinggal dsini. Apalagi DB adalah rmh pertama kami sejak th 97 yg dl sgt kami idamkan. Suasana di DB memang ideal sekali utk rumah hunian…bikin suasana hati jadi sejuk,damai,aman & tentram…

    Sekali lagi Bravo bt GW,DB & Lippo..

  273. matrix Says:

    iya neh pak asep terlalu pede dgn lipponya itu….udahlah jngn saling ngejek…yg nentukan semua itu pasar bukan orang seperi pak asep yg sok tauu…udah urusin aja wayangnya….

  274. matrix Says:

    kalo gak punya komunitas yah jgn nimbrung2x donk…buat aja sendiri….gak intelek amat seh!!!!!!!

  275. matrix Says:

    Wikpedia Indonesia: Mustika Jaya adalah sebuah kecamatan di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

    Kelurahan-kelurahan di kecamatan ini adalah:

    Kelurahan Mustikajaya Kelurahan ini bersebelahan dengan Desa Lambang Sari, wilayah Kabupaten Bekasi, tempat komplek Perumahan Elite Kota Legenda berada. Di komplek Kota Legenda yang berjajar di sepanjang Jalan Raya Lambang Sari – Mustika Jaya, beberapa perumahan yang termasuk kelompok Kota Legenda, adalah komplek Dukuh Zamrud, Dukuh Bima, dan komplek Grand Wisata yang mempunyai akses gerbang tol tersendiri ke Jalan Tol Jakarta – Cikampek.
    Komplek Perumahan lain yang ada di Kelurahan ini adalah Graha Harapan, Bumiyagara dan Mutiara Gading Timu. Perumahan Mutiara Gading Timur adalah Perumahan terluas dan terbaru di wilayah ini, mulai dibangun tahun 2003, dengan dibangunnya perumahan ini membuka akses jalan baru yang dapat mengakses dari dukuh Zamrud sampai ke Jati Mulya dan menembus ke Pintu Gerbang Tol Timur Bekasi. Bila Perumahan Mutiara Gading sudah padat akan layak lagi untuk dibentuk sebagai sebuah kelurahan tersendiri mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk yang akan menghuni akan lebih dari 4000 jiwa.

    Pemekaran Kelurahan Mustika Jaya Menjadi sebuah Kecamatan tidak lama setelah pembangunan Perumahan Mutiara Gading karena diperkirakan Jumlah penduduk yang telah layak untuk dijadikan sebagai kecamatan tersendiri.

    Ormas yang ada di Mustika Jaya antara lain Nahdhatul Ulama, Muhammadiyyah, Persatuan Islam, dan Kelompok Majlis Ta’lim yang tersebar di perkampungan seperti di Ciketing Asem. Jarak terdekat ke wilayah Jakarta adalah 21 kimolemeter.

    Kelurahan Pedurenan
    Kelurahan Mustikasari
    Kelurahan Cimuning

  276. Asep Says:

    Wikipedia Indonesia :
    Mal Lippo Cikarang sebuah Pusat Perbelanjaan Moderen pertama di timur Jakarta tepatnya di Cikarang atau di dalam perumahan elit Lippo Cikarang. Mal yang diresmikan pada tahun 1995 pada awalnya memang dikhususkan bagi para penghuni perumahan Lippo Cikarang, namun pada perkembangannya dimana dikawasan tersebut tumbuh subur kawasan industri maka Mal Lippo Cikarang berubah menjadi Pusat Perbelanjaan Keluarga di kawasan Cikarang yang pada saat ini dilengkapi dengan Hypermart, Matahari Department Store, Hero Supermarket dan Bioskop 21 serta arena permainan Time Zone.

    (bandingkan dengan KL yang harus susah payah ke Bekasi Barat kalau mau ke mall).

  277. Asep Says:

    Akses pintu tol langsung Lippo-Jababeka di km 34.700 kalau sudah jadi Cikarang bakal ramai sekali nih. Dengar dengar awal tahun depan sudah beroperasi. Salut !!!

    —————————————–

    http://www.indofinanz.com/v92/readnews2.inz?id=2008022624.htm

    Selasa, 26 Februari 2008

    Jakarta (Indofinanz) – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) pada 22 Februari 2008telah meresmikan pemakaian Jembatan Thamrin yang menjadi akses ke ruas pintu tol Cikampek di km 34.700 sekaligus peluncuran sebuah cluster New Azelia Garden.

    Presiden Direktur LPCK Meow Chong Loh dalam pidato peresmian New Azelia Garden menyatakan, pembangunan sebuah kota harus disertai pembangunan fasilitas dan penataan lingkungan yang memadai sehingga seluruh fasilitas yang ada saling bersinergi dan saling mendukung.

    “Jembatan Thamrin awalnya hanya satu jalur yang dipaksi dua arah dari dan ke kawasan centra bisnis district (CBD) Lippo Cikarang. Sekarang Jembatan Thamrin dapat beroperasi dari dua sisi ruas jalan,” kata Loh.

    Sementara Direktur LPCK Harun Permadi ditempat yang sama mengungkapkan, New Azelia Garden berukuran 36/72 memiliki design moder dengan harga mulai Rp160 juta. Harga ini dianggap cukup kompetitip dan diharapkan menjadi produk baru yang dapat menembus pasar.

  278. ptwijaya Says:

    Kok masih lanjut saja nih GW vs LC …

    Pak Asep kalau ingin memberikan info keunggulan LC, tulis saja di konten LC yg sudah dibikinkan bung admin, biar konten ini diisi warga KL dan GW, biar lebih bermanfaat.

    Buat warga GW/KL ada yg tahu jasa renovasi yg tidak mahal2 amat dan hasil kerjanya bagus ? Kalau ada tolong share nama dan alamat/no telp ya. Terima kasih.

  279. Pendatang Baru Says:

    Sepertinya lebih enak di Taman Century ya? Askes Tol hanya 3 menit, trus dekat ke pusat perbelanjaan.

    LC terlalu jauh …

  280. Netral Says:

    Di dukuh bima enak sekali… seperti ada dimana gitu…..

  281. wasit Says:

    Baru hari ini saya iseng2 lewat Google search dan menemukan forum yang cukup heboh ini. Saya baca dari yang taon 2007 dan membuat saya dapat informasi banyak sekali untuk referensi saya pribadi. Tapi begitu baca yang terakhir2 kayaknya memang ada penyusup gak penting yang ikutan nimbrung. Setahu saya milist biasanya dibangun untuk memberikan manfaat dari orang2 yang join ataupun yang cuma baca aja (kayak saya—walaupun akhirnya gatel juga). Boleh saja memasukkan misi pribadi (buktinya ada yang numpang jualan juga khan….) tapi jangan sampai membuat pernyataan yang melukai peserta forum atau pembaca. Kita harus dewasa dalam menyikapi forum yang ada diinternet, karena disitu juga ada manusia2 lain yang juga punya perasaan. Saya yang nimbrung membaca saja kurang sreg melihat forum yang panas2an seperti ini……. Wahhh lama2 saya bisa jadi ustad nihhhh…………. Waktu dan tempat saya persilakan……………. Tapi jangan berantem yaaaa……. Nanti dijewer Pak Guru lhoooooooo…………..

  282. cahyo Says:

    Jadi makin yakin kl Pak Asep itu bener2 broker or marketingnya LC…Jd ya ga usah digubris lg komentar2nya krn sdh pasti ga obyektif… mungkin hanya itu keahlian beliau…kacihan deh..

  283. matrix Says:

    iya neh pak asep lg belajar jualan rumah…maklumlah wong deso….mending kyk tukul muka deso rejeki kota…hehe…..kasian amat lippo pake marketing model kyk pak asep….gak bonafit aahh….bisanya cuma nyelusup gt kyk teroris aje…..ntr ditangkap loh ma BIN…kebetulan bapak saya mantan BIN neh…ati2x yah pak Asep….

  284. matrix Says:

    ih wong deso ikut2xan..gak kreatif bngt seh…..gak bngt!!!! deso2x….

  285. julio Says:

    guys tetangga gw di Dukuh Bima itu Kapolsek cikarang….dia aja gak tinggal di lippo..daerah KL aman guys bnyk petinggi militer yg stay disitu…dari kepolisian,AD,AL,AU..papanya temen saya yg marsekal stay di situ..om nya temen saya di grj yg laksamana stay disitu…anggota DPR jg ada yg stay disitu…aman Bro…daerah loreng2x….gak ada yg brani macem2x ma kawasan DB….diem2x mematikan….HIDUP DUKUH BIMA !!!!!!! preman disitu pada jiper coy….gak ada yg brani malak disitu….termasuk yg mau pindah2xan….jd welcome to Dukuh Bima…

  286. Asep Says:

    Terima PBB tahun ini, aduh…pusing…
    Masa NJOP dari 980rb jadi 1.3jt ? Tahun 2006 NJOP cuman 670rb. BPN salah kali ya. Kalo gitu pindah aja ahh ke Dukuh BIma, biar nggak bayar PBB mahal.

  287. Kang Asep Says:

    Terima PBB tahun ini, aduh…pusing…
    Masa NJOP dari 980rb jadi 1.3jt ? Tahun 2006 NJOP cuman 670rb. BPN salah kali ya. Kalo gitu pindah aja ahh ke Dukuh BIma, biar nggak bayar PBB mahal.

  288. Asep Says:

    Kasihan juga ya warga di KL. Supaya aman sampe harus dijaga anggota POLRI & TNI. Disini rumah nggak ada yang pakai pagar, barang taruh luarpun nggak ada yang ilang tuh. Kalo 5 tahun lagi di pintu tol baru km 34.7 dibangun gedung tinggi, jangan heran. Itu kawasan Cikarang yang berkembang pesat. Cikarang memang beda. Kalo kawasan bekasi timur, dari dulu gitu gitu saja, jalan malah rusak, lobang dan macet. Kasihan juga penduduknya, jadi daerah tiri Kota Bekasi. Sedang Cikarang, ibukota kabupaten Bekasi yang nggak lama lagi mau membangun bandara dan pelabuhan internasional. Cikarang memang beda !!!

  289. julio Says:

    emang sarap si asep…..

  290. julio Says:

    bandara???buat angkut sapa????marketing aja gak profesional…tol aja br dibuat…lalu sapa yg mau pake bandara????supir kontainer????ngaco ajaaaa….sok elite lu pak……kyk penghuninnya milyunerr aja…org mall nya cm rame kl awal bln aja…selebihnya sepi……sok gaya luuu Pak….sok elite……kalo elite knapa musti jauh dari jakarta n gabung ma industri berat n marketingnya pake penghuni biasa kyk situ….saya kan tau jeroannya lippo…salah satu manajer lippo itu bapaknya temen saya…saya aja tau kondisi ekonominya dia seberapa….jngn sok teuu deh ……

  291. Netral Says:

    Wah…wah… Pak asep… norax banget seh…..
    Sapa bilang di LC aman….., tuh di Meadow Green bentar2 ada yang kemalingan….. belum lagi di cluster2 lainnya, pasti ada aja yg lapor kemalingan……
    Udah deh jangan sok kaya gitu…. jangan suka sirix… itu tanda tak mampu, lebih 2 jangan so’ kacian deh….
    justru yang harus dikasihanin elu….

  292. julio Says:

    iya neh si asep karyawan teladan…dibayar brapa pak ampe begitu sesetia itu?????? jaman sekarang rakyat indonesia sdh tdk bodoh spt dulu wkt jaman penjajahan….org Indonesia sdh lbh pintar dalam melihat fakta…..daripada nanti bapak terus dpt hujatan n masuk neraka mendingan sadar diri aja…..kasian keturunan bapak…nanti dpt sial dari bapak….bertobat yah pak….sebelum telat….

  293. wasit Says:

    Selaku WASIT saya memutuskan memberikan KARTU MERAH kepada Bapak/Saudara/Mas/Bang ASEP. Segala tutur kata, tulisan, pendapat, opini, argumen dsb yang berhubungan dengan orang tersebut kita anggap tidak berlaku lagi, sehingga bagi Saudara-Saudari yang lain (selain Asep) mohon untuk tidak menggubrisnya lagi. Biarkan saja beliau selalu menjadi penyusup, tidak perlu kita komentari. Saya pikir kita (selain Asep juga) masih waras dan tahu mana yang berguna dan mana yang cuma bikin capek doang. Karena kita (selain Asep lagi) pasti masih punya hati yang bersih, jadi itu harus kita tunjukkan dengan tetap memberikan kebebasan kepada Asep apa yang beliau mau, tapi satu yang penting dan harus diingat, ASEP SUDAH DIKARTU MERAH… Jadi kita anggap saja sudah tidak ada……..Dianggap sudah mati juga boleh………OK temans…???
    Sekedar informasi saya tidak tinggal di kedua wilayah baik KL/DB atau di LC, tapi saya sebentar lagi akan tinggal di Perumahan Depnaker Pekayon. Kenapa, ya karena memang dapatnya disitu……gak perlu pakai argumen ah….
    Jadi memang saya tidak memihak kemana-mana, cuma saya berusaha membela yang saya pikir pada posisi yang benar saja……..bisa jadi juga justru malah saya yang salah……….

  294. Asep Says:

    ==> Netral : Kemalingan sih nggak, tapi kalau kerampokan kadang kadang ada memang. Maklum, mereka kan ngincar barang yang gede gede.

    ==> Wasit : Kerja di Depnaker ya ? Ngomong ngomong, ada nggak info lowongan kerja atau kesempatan jadi TKI ?

  295. dani Says:

    Saya mengikuti dengan setia forum ini, krn selaku warga dukuh bima sejak akhir 2005 tentunya berharap pada forum ini ada info barangkali penting untuk dicermati terutama sesama penghuni, namun belakangan ini kok arah nya jadi gagah2han begitu ya? terutama yang dari LC.

    Saya memilih DB karna saya merasa aman meninggalkan keluarga dirumah dan sekolah anak (kualitas yng lumayan) berada dalam komplek, ternyata aspek lainnya juga tidak ada masalah misal akses ke pusat belanja (mall), belanja keperluan dapur dapat ke carefour (10 menit dari DB), kl pun ada mall dibangun di GW atau KL barangkali nanggung amat, mending keJakarta sekalian (sadh dijamin mall yang terlengkap barangkali seIndonesia), krn kalau sabtu dan minggu atau hari libur akses ke mall besar dijakarta lancar.
    Jadi mall di LC juga tidak ada artinya sama sekali.

    Jadi mohon untuk forum ini kembali kejalan yang benar, membahas segala sesuatu tentang kehidupan di GW, KL dan sekitarnya.

  296. Marcel Says:

    ptwijaya Says:
    Februari 28, 2008 at 12:57 am
    Kok masih lanjut saja nih GW vs LC …

    Pak Asep kalau ingin memberikan info keunggulan LC, tulis saja di konten LC yg sudah dibikinkan bung admin, biar konten ini diisi warga KL dan GW, biar lebih bermanfaat.

    Buat warga GW/KL ada yg tahu jasa renovasi yg tidak mahal2 amat dan hasil kerjanya bagus ? Kalau ada tolong share nama dan alamat/no telp ya. Terima kasih.

    @Pak ptwijaya,
    Jasa renovasi seperti apa ya pak? kebetulan saya brsn renovasi rmh di DZ, tp saya pake tenaga renovasinya bukan profesional yg punya kantoran pak, tp kerjaanya sih lumayan. Orang itu juga biasa nerima renovasi kecil2an di wilayah Kota legenda dst, dan sering juga benerin rumah di DB. Namanya pak Yatin

  297. ptwijaya Says:

    @Marcel
    Rencana sih mau nambah ruang makan di belakang yg atasnya jadi kamar anak. Pak Yatin bisa dihubungi di mana pak (alamat/telp)?

    terima kasih

  298. ysk Says:

    @Ptwijaya:
    Bos bener gak si di GW kalo mau renivasi harus pake tukang dari pengelola GW….?? dan emang udah tinggal disitu ya???. tks

  299. ptwijaya Says:

    Pak ysk, kalau saya tanya ke pengembang, tukang bebas, tapi harus dapat ijin renovasi dari pengembangnya. Ada form yg mesti diisi, kemarin sih udah dapat formnya, cuma belum diisi, soalnya bentuk renovasinya masih blum pasti, masih mikir-mikir modelnya, lagian tabungan dah habis untuk beli rumahnya + anak daftar di SD AlMuslim 9,6jt.
    Ditunggu nih proyeknya Pak Ysk seperti di Tangerang dulu, buat renovasi ……

  300. Marcel Says:

    @ptwijaya
    pak yatin bisa dihubungi di nomor 081316215752. Tp sebaiknya kl bapak pingin hasilnya bagus bapak bisa bayar tenaganya aja sementara material bapak beli sendiri, tp kl bapak tdk tinggal disana, sistem borongan jg bisa, asal bapak terbuka aja pinginnya kayak apa dan blg ke ybs. Saya sendiri selama renovasi rumah tdk ada di tempat krn saya tinggal di jakarta, tp walaupun kerjaannya tdk diawasi, hanya sabtu/minggu dicek, hasilnya cukup baik. Cuma sptnya pak yatin ini kl disuruh gambar rancang bangunnya ya dak bisa, sebaiknya kita kasih liat contoh gambar atau maunya kita kayak apa, begitu aja

  301. Bicararumah.wordpress akan segera ditutup « Bicararumah.com Says:

    [...] Netral : Kemalingan sih nggak, tapi kalau kerampokan kadang kadang ada memang. Maklum, mereka kan ngincar barang yang gede gede. Wasit : Kerja di Depnaker ya ? Ngomong ngomong, ada nggak info lowongan kerja atau kesempatan jadi TKI ? Asep, [...]

  302. ptwijaya Says:

    Terima kasih Pak Marcel.

  303. Asep Says:

    Sebagai kesimpulan diskusi kita ini, walaupun berada ditengah kawasan yang agak kumuh dan tidak teratur, dengan fasilitas infrastruktur sepeti jalan yang banyak berlobang, semrawut dan tidak teratur, KL/DB memang perumahan yang terbaik di Bekasi, mengalahkan perumahan elit seperti Kemang Bekasi, Delta Mas, GW atau LC.

  304. Asep Says:

    Sorry salah, LC is the best!!

  305. julio Says:

    saya bingung dgn si asep ini..katanya LC keren tp kok msh sirik ma komunitas kita?????itukan aneh…dia sendiri gak pede dgn LC nya…kalo pede yah jgn sirik donk….jgn kyk anak kecil yg iri adeknya dibeliin mainan….jgn kekanak kanakan toh…ingat umur!!!!!! kalo di KL ada tukang renovasi rumah,dia dah lama dipake org KL,jd penunggu rumah jg terpercaya kok..namanya pak cari no telpnya 02193296749…hrg bisa nego n kualitas lumayan.pekerjanya cukup jujur2x…

  306. gerry danci Says:

    AKU SETUJU DENGAN PAK WASIT YG BIJAKSANA!!!!!!! JANGAN PEDULIKAN LAGI SI ORG GILA (ASEP) ITU !!!!!! SAMPAH MASYARAKAT ( ASEP ) !!!!!!!!!

  307. Netral Says:

    Mr. Asep….
    Datang ga diundang……. tiba2 bikin kesimpulan ???
    Emang diskusi sama siapa ??
    Gue prihatin deh… kacian..

  308. wasit Says:

    SAODARA-SAODARA SEKALIAAANNNN…
    Mohon untuk tidak lagi terpancing oleh tulisan2 ASEP. Kalo kita baca tulisannya, kita anggap itu sebagai hiasan saja di forum kita ini. Atau bisa juga dianggap sebagai lelucon yang menghibur kita. Lebih baik kita ngobrol mengenai hal yang ada gunanya buat anggota forum ini.
    Kalau emang beliaunya gak punya malu / muka tembok / gak punya kerjaan (soalnya nanya ke saya soal lowongan TKI — jangan2 mau jadi TKW…….hehehe…….operasi kelamin dulu yah…………..atau emang sekarang udah jadi waria ?????………soalnya suka usil ngurusin orang sih…………persis kayak waria……..) dan selalu pantang menyerah untuk mengganggu forum ini, yah kita serahkan kepada ASEP terhormat. Artinya hiasan dan lelucon di forum ini akan semakin bertambah dan itu pasti akan menghibur kita.
    Saya yakin hanya satu orang saja yang pengin usil di forum ini, saya berharap satu orang ini tidak menjadikan anda sekalian (selain ASEP terhormat) yang ada di forum ini terpancing untuk berkomentar yang akan menyenangkan beliau. Soalnya sepertinya memang dia suka cari perhatian dengan cara2 yang aneh bagi kita semua yang masih sehat.
    Saya memahami ada sebagian peserta forum yang kurang berkenan dengan tulisan2 ASEP, tapi bila itu selalu ditanggapi hanya akan membuat kita melakukan hal tidak ada untungnya buat kita (selain anda ya Pak ASEP…hehehe).
    Sebelumnya saya juga minta maaf kepada Pak/Sus ASEP (saya gak tau mana yang bener…) lowongan untuk TKI hanya untuk orang yang SEHAT ROHANI saja, saya pikir anda lebih tau kemana tempat yang cocok buat anda…..RSJ atau kuburan……………..sekali lagi mohon maaf…….

  309. ptwijaya Says:

    Saya blum pernah masuk Dukuh Bima, ternyata ada bangunan yg seperti ini http://www.rumah123.com/front_end/housedetail.php?adID=18208
    bagus juga lho, ditawarkan saja 950juta

  310. Asep Says:

    Saya bisa mengerti, buat kelas bawah seperti di KL, rumah seperti itu sedang termasuk suangat buagus sekali dan mewah. Makanya dengan harga yang relatif agak tinggi tsb. rumah tsb. nggak laku laku. Saya sarankan kalau disitu membuat rumah yang biasa saja, agar mudah terjual nantinya. Yang penting sehat dan enak ditinggali.

  311. Asep Says:

    Hidup LC!! Yang lain ketinggalan dong …

  312. pantek Says:

    dasaar looser!! sok elit luu Asep kampungan….tinggal dipinggiran pabrik aja dah blagu!!!!!! dasar kampung!!!namanya juga Asep yah pasti orang kampung temennya sapi!!!!! MATI AJA LU ASEP!!!!!!

  313. pantek Says:

    sekaya apa seh luu Sep????punya aset brapa M????? di ckrg mah gak sampe M…yg ada juga emberrrrr!!!! duitnya jg recehan!!!!!! skrg bkn org kaya aja yg sombong,yg miskin jg bnyk yg sombong!!!! yah kyk si ASEP ini!!!!!!

  314. ptwijaya Says:

    pak pantek, kan dah disepakati kita biarkan saja komentar asep ini, dianggap ga ada aja. Yg penting warga GW dan KL bangga dengan perumahan kita ini, biarkan asep dengan LCnya sendiri. Kita isi forum kita ini dengan isi yg bermanfaat untuk GW dan KL. OK?
    Siap-siap dulu ah, pagi ini SBY berkunjung ke kantor …. paspampres dah pada muncul dari jam 7 tadi.

  315. pantek Says:

    oke Pak ptwijaya!!!! Bapak kerja di daerah mana????PNS juga ato BUMN?????Salam yah buat Pak SBY…kapan neh Pak SBY berkunjung ke wilayah kita????hehe…Sukses yah Pak..

  316. Asep Says:

    Pak Pantek, kita sama sama tinggal di RSSSS, buat apa bertengkar. Kalau Bapak tinggal di emperan GW, saya di emperan LC.
    Pak ptwijaya: kapan kapan diajak lah SBY mengunjungi KL.
    KL pernah terkenal menjadi kota yang melegenda. Pasti SBY tertarik dan pindah dari Cikeas.

  317. Pengamat Says:

    Pengembang Grand Wisata dan KL kurang kerja sama antara lain:
    a. Jalan tembus dari pintu DB ke GW kok ditutup apa merasa saingan antara KL dan GW padahal dulu sudah ada.
    b. GW dan DB tidak peduli lingkungan dan kerja sama dengan PEMDA bekasi kurang buktinya jalan dari depan Perum P&K s/d MGT Rusak parah dan cenderung macet tiap pagi dan sore setelah tool di bangun
    c. Jembatan di lampu merah kalimalang setiadarma seharusnya yang jembatan kecil, tersebut dibangun (dilebarkan) kerjasama antara Adikarya Kalaimas, KL, GRand W, MGT dan pengembang2 lainnya, ini harus diprakarsai oleh PEMDA Bekasi
    d. Memfasitasi angkot atau BIS dari GW dan ke UKI, Cikarang, Karawang, LBk. Bulus, Blok M, dll. agar akses Grand Wisata makin mudah

  318. Korban BOHOOONG GW dan DB Says:

    Penghuni GW dan Dukuh BIMa dibohongi:
    a. Kapan FASOOOS GW dan DB dibangun.
    b. Namanya saja GRaaand Wisata……….mana wisatanya…….
    c. Adanya hanya pintu toool Doaaang
    d. Sebaiknya GW segera bangun Pusat Belanja yang Modern, RS Internasional daripada berantem dengan Lippo Cikarang
    e. GW dan Dukukh Bima hanya menjual isu pintu Toool Saja untuk mengiring konsumenya
    f. Mananaaaaa tempat rekreasinya, danauuu ciberemnya saja nggak diurusiiiiiiiiiii.

  319. ptwijaya Says:

    @pantek
    saya PNS pak, alumni kerjasama Depkeu RI dan ITM Malaysia di bidang estate manajemen.

    @Asep
    saya pegawai rendahan pak, jadi tidak ketemu SBY. Maksud saya siap-siap adalah siap-siap pergi duluan karena jam 9 pagi saya ada rapat di dispenda DKI, kalau tidak keluar duluan tidak bakalan bisa lewat, acara di lobi sedang ruangan saya ada di lt 4.

    @Pengamat
    kalau saingan menurut saya iya deh pak, GW juga pasti akan lebih memperhatikan wilayahnya sendiri.

    @Korban BOHOOONG GW dan DB
    Kalau saya sih tidak merasa dibohongi, fasilitas kalau dibangun sekarang percuma juga, blum ada yg menggunakan, kebanyakan unit rumah masih kosong. perkiraan saya fasilitas akan terwujud baik dalam 3-5 tahun ke depan. Yg penting bagi saya tinggal di GW adalah akses ke tol untuk mencapai tempat kerja saya di Jl. Gatot Subroto. Kebutuhan belanja bisa dipenuhi carefour bekasi timur, sekolah anak di AlMuslim. Kalau kebutuhan wisata saya lebih senang ke bogor/bandung sekalian dari pada mengharapkan fasilitas wisata dari perumahan yg tidak mungkin sebagus lokasi wisata asli.

  320. pantek Says:

    pak ptwijaya,bapak saya jg PNS di BKN…nasib kita sama PNS…saya jg berencana mau jadi PNS….PNS sekarang lg makmur2xnya…..lg masa keemasan.haha….

  321. Asep Says:

    Kayaknya perlu waktu 10 tahunan buat KL/GW untuk jadi ramai. Saya tinggal di LC 7 tahun lalu. Waktu itu, keadaannya
    masih sepi, tidak seramai sekarang. Fasilitas juga masih minim.

    Hal yang sama dialami oleh Delta Mas. Saya dengar sudah
    ratusan Milyar dikucurkan untuk membangun Delta Mas, tetapi sudah 4 tahun berlalu masih sepi sepi saja.

    Saya kira investasi di KL/GW masih long term agar harga rumah bisa naik tajam. Rumah saya dulu harganya 5 tahun pertama ibarat jalan ditempat. Tetapi, dalam 2 tahun terakhir, kenaikan drastis sekali. Sampai saat ini sudah 2 kali lebih dari harga beli 7 tahun lalu. Dan kelihatannya, dengan banyaknya pembangunan infrastruktur, saya yakin rumah daerah sini akan mengalami kenaikan pesat dalam 2 tahun kedepan.

    Beberapa proyek besar di Cikarang :
    1) Pembangunan fly over -> hampir selesai.
    2) Pintu tol baru km 34.7 –> tahun depan.
    3) Terminal kontainer dan stasiun kereta eksekutif lemahabang –> sedang proses pembebasan lahan
    4) Kawasan industri High tech Jababeka 3 –> sedang dikerjakan. Tahun ini Bill Gates ke Indonesia, karena Microsoft termasuk salah satu penghuni kawasan tsb.
    5) Super road yang menghubungkan 6 kawasan industri, dari MM2100 sampai Surya Cipta.
    6) Pembangunan kampus Univ. Negeri Jakarta dan ITB cabang Bekasi di LC dan Delta Mas.
    7) Pemindahan pintu tol PGT ke km antara Cibitung Cikarang (2009).
    8) Pembangunan China Trade Center di Jababeka
    9) Tol Tanjung Priok – Cikarang pusat –> tapi masih lama

    dsb.

    Dulu ke Jakarta saja susah cari Taksi atau bis. Sekarang, poll Blue bird di Cikarang, bis langsung Jakarta juga banyak, bahkan bis Damri ke Bandara juga sudah ada dari tahun lalu.

    Jadi pertimbangankan saja, daerah mana yang paling berkembang nantinya.

  322. cahyo Says:

    @ Asep & calon pembeli
    Saya setuju saja dengan Kang Asep. Dari seluruh informasi selama ini dpt diambil 2 kesimpulan:
    1) Bagi calon pembeli yg lebih mementingkan lokasi perumahan yg sdh mapan fasumnya dan dekat dg area industri, silahkan pilih LC.
    2) Sedangkan bagi calon pembeli yg lebih peduli dengan lingkungan & kualitas udara yg lebih baik, lebih dekat dg ibu kota serta lbh sabar menunggu fasumnya lengkap, ya tentunya akan lebih memilih GW.

    Bravo GW, bravo LC…

  323. pantek Says:

    yah lihat saja….kan yg terpenting ada daya beli,kl fasilitas lengkap tp daya belinya kurang yah sama aja…..kan daya beli kita tdk seperti org jkt yg hdpnya rata2x sdh diatas standart….di sekeliling kita msh bnyk org yg belum bs hdp standart layak….kita jngn mjebak mereka tuk berbuat jahat dgn membangun fasilitas yg buat sebagian org terasa sngt mewah,nanti kan kita sendiri yg rugi sbg org (warga) yg ingin ketenangan n kesejahteraan….

  324. yongki Says:

    gimana kl daerah kemang pratama ?
    ada info apa aja?

  325. nico Says:

    ha hahaha………….. haha….. gak ada untungnya debat……….. yang untung itu sinarmas dan lippo konsumen ketepu smua……..

  326. Inggit Says:

    ini gimana sih…forum ini kan khusus untuk membahas GW, KL, DZ, DB dan sekitarnya…..yang mau posting LC, KP dll mohon untuk dengan hormat untuk sadar diri ya, Sep…
    apa gk bisa baca, Sep…

  327. dani Says:

    “yo wess”lc is the best versi mas asep, ya udah toh sekalipun mau dibangun istana negara, ya ora opo2,
    menurut saya, sebagian orang memilih tempat tinggal itu feeling, walaupun lokasinya jauh dari mana2, nilai investasinya tidak bagus tapi siempunya rumah merasa nyaman dan aman tinggal ya…itu suatu pilihan suatu rasa yang tidak bisa didebatkan, tidak akan ada titik temu,
    kl mas asep dan lainnya mementingkan dekat dgn industri, keramaian, fasilitas yg katanya ada ini itu, ya monggo dibicarakan sesama yang seide diforum yang lain, biar lebih seru.

  328. what a pity man Says:

    @Asep, beli aja semua rumah di LC. Kan bisa dikontrakkin di LC. Kalo aku ngga tertarik tuh, masih nyaman bangun kapling di GW.

  329. pantek Says:

    yoi cuy….be a gentle !!!!!

  330. pantek Says:

    hidup GW n KL !!!!! kemaren sabtu wkt saya mau pergi ke arah jamrud,di dekat pom bensin sedang di cor RS.Permata bunda…..lumayan jg spesifikasinya….kira2x ada 5lantai….

  331. SM Says:

    Ikutan lagi deh…….sorry ane apsen lama. Ooooh yang deket POM bensin lama itu mo bikin RS ya. tambah enak sih, ada tambahan fasilitas deh. Buat Kang asep …….yang udah seatle di LC …..bantuan kita deh gimana caranya biar yang disini maju juga kaya LC……..

  332. pantek Says:

    yup!!!!!!! di dekat pom bensin yg lama….

  333. orang deso Says:

    Banjir tahun 2002 lalu, tercatat di
    Kecamatan Pondok Gede: dilaporkan, terdapat delapan perumahan terendam banjir. Yakni Perumahan Housing Molek (40 cm), Raflesia (70-80 cm), Bukit Kencana (60 cm), Wira (60 cm), Angkatan Laut (40-50 cm), Jatiwarna (40-50 cm), Pondok Cemara (50 cm), Pondok Melati (40 cm).

    Kecamatan Bekasi Selatan, meliputi Perumahan Galaksi (10-15 cm), Pondok Timur Mas (40 cm), Vila Jakasetia (40 cm), Cikunir (40 cm), kantor kelurahan Margajaya (20 cm). Kecamatan Medan Satria meliputi Perumahan Harapan Mulya (50-150 cm), Kali Baru (100 cm), Kelurahan pejuang (25-40 m).

    Kecamatan Bekasi Timur, banjir merendam Perumahan Margahayu (50-80 cm), Jalan Kartini (50 cm), Rawa Semut (50 cm), Unisma (80 cm), Bekasi Jaya (50 cm), Duren Jaya (80-100 cm), Cerewet (50 cm), dan Aren jaya (50-100 cm).
    2004: Tempo: Daerah rawan banjir di Bekasi

    Tiga sungai penyumbang banjir terbesar:
    Tiga sungai di Bekasi yaitu kali Bekasi, kali Cakung, dan kali Sunter rutin menyumbang banjir tahunan di wilayah itu
    2007: Tempo: Tiga sungai rawan banjir

  334. nico Says:

    tenang GW, KL DB gak mungkin kebanjiran ….. kalo 3 daerah tersebut kebanjiran… berarti TOL JAKARTA— CIKAMPEK PUTUS… Lokasi 3 perumahan itu diatas tol ….

  335. Siapa sih Says:

    siapa sih pt wijaya dan bd swrd kayaknya kenal.

  336. Asep Says:

    Weleh, pembangunan RS di luar kawasan kok seneng.
    Harusnya penghuni KL menagih ke developer untuk pembangunan fasilitas di dalam kawasan. Wong yang ngasih nama “KOTA” Legenda kan developernya. Kalau yang namanya kota, dimana mana juga sudah menjadi kewajiban developer untuk mengembangkan semua fasilitas, termasuk rumah sakit. Dalam mencari rumah, kalau developernya tidak ada komitment, forget it saja. Bisa bisa makin lama kawasan tsb. makin runyam, apalagi kalau pembangunan lahan sudah hampir full. Penghuni hanya bisa menikmati rusaknya jalan dan amburadulnya infrastruktur. Saya punya beberapa teman yang tinggal di daerah seperti ini di Bekasi Barat dan Timur. Wah, kasihan banget. Pemkot/pemda tidak memperhatikan, apalagi sang developer. Mereka bakal lari menyelamatkan diri, hehe…Tinggal penghuni yang gigit jari. Maaf saja, kayaknya developer kota legenda mungkin type seperti ini.

  337. GAY Says:

    ASEP = Anak Suka Emut Peler….

  338. bogi Says:

    Capek juga yah ikut forum kalau carut marut seperti ini…

    buat saya apa yang terjadi di forum ini hanya membuktikan 2 hal :

    1. ada orang2 yang suka sekali bikin ribut nggak karuan..
    saya nggak tahu untungnya apa, kalau saya tidak tinggal di GW or KL, belum tentu juga khan saya tinggal di cikarang. Mungkin kalau saya lagi cari rumah, saya gak akan ke cikarang kalau ‘iklan’nya seperti itu…

    2. kita mudah banget sih terprovokasi… ada orang bawel dikit kok langsung emosi….

    Sudah lah… kita luruskan lagi saja, ini khan forumnya KL dan GW.. ya infonya buat orang2 yang tertarik dengan GW dan KL saja. Kalau ada yang bicarakan perumahan lain, or numpang dagang, or diskusi yang out of topic diabaikan saja….

    BTW terima kasih buat semua yang sudah memberi info mengenai GW dan KL.

    Kalau gak salah, saya pernah dengar.. ada angkutan dari GW ke Bekasi Barat yah? ada yang bs konfirmasi?

  339. ptwijaya Says:

    Ada yg tahu untuk prosedur mengurus imb kalau kita renovasi rumah? Kalau jalan dulu renovasinya IMB belakangan, kemungkinan bermasalah nggak ya? Mohon infonya, terutama bagi yg sudah berpengalaman di lingkungan GW/KL.

    Untuk bung Admin, postingan yg tidak tepat/tidak pantas mestinya bisa dipindah/dihapus kan?

  340. Marcel Says:

    @Bogi,
    saya sudah beberapa kali lihat ada angkutan dr GW ke Bekasi barat cuma blm pernah nyoba sendiri atau tanya jamnya beoperasi. Angkutannya kl gak salah pake mobil sejennis ELF bgt, biasanya mangkalnya di halte GW deket jembatan Kota Legenda (pintu keluar ke arah jalan Mustikajaya). Ada yg bisa kasih info mgn jadwal feeder busway dr GW ke Jkt (mgkn ada yg udah pernah posting? )
    Thanks

  341. orang deso Says:

    wahai para pemilik kendaraan pribadi…ada berita,kalo sekarang ada motif pencurian mobil dgn cara cew cntk yg menawarkan parfum yg isinya ada obat bius…..nanti pd saat dicium pemilik nya lsng teler n mobilnya dicuri…..bagi org GW n KL kita lebih tertarik dgn shopping di jakarta,krn lbh menarik,lengkap n bermerek….kalo kota di timurnya bekasi itu barangnya abal2x….n mallnya panas n bnyk angkot…..GAK LEVEL !!!!!!!!! Mendingan di Mangdu sekalian….ada gak di MLC itu counter GUESS???? yang asli loh marciano!!!!….bukan marsiem loh…bukan buatan Mangdu…..

  342. Pria pencari kenikmatan Says:

    kalo teman2x yg mencari kenikmatan seksual bisa dicari dipusat terbesar se cikarang n bekasi…itu bisa ditemui di LC di cluster beverly,cibiru,medow green,ruko roksi,ruko union..kalo mau reunian para “USER” bisa di cluster menteng,ruko sriwijaya,ruko menteng….lengkap kan LC?????? kayak Doli nya surabaya!!!! tapi anehnya gak pernah digrebek polisi yah????kalo gak percaya dgn omongan saya buktikan saja..Tour guide nya bisa pake pak Asep….dia kan salah satu germonya…iya kan pak asep????gak usah malu lah…sama2x lelaki ini….

  343. bogi Says:

    @marcel
    terima kasih bung marcel infonya… gak lewat tol kali yah? tapi lumayan lah kalau ada keperluan di bekasi barat…

  344. ysk Says:

    tutp aja ini udah gak bagus….

  345. Asep Says:

    Dengan ini saya mohon diri untuk keluar dari forum ini, bilamana ada ‘Asep’ berarti Asep Asep lain yang perduli dengan LC.

    Wassalam

  346. ivan Says:

    yup gw setuju Bro!!!! get out!!!!!

  347. ivan Says:

    tp forum ini jgn ditutup tp disaring aja…krn mungkin ada asep yg jd provokator…..kalo provokatornya dikeluarin jd gak mslh…oke temen2x???

  348. The Oracle Says:

    Gak mutu..!

  349. Asep Says:

    Pria pencari kenikmatan : Namanya saja banyak orang asing. Ya pasti ramai lah. Mulai dari restoran sampai supermarket Korea. Di KL mana ada ? Perumahan dimana banyak orang asing pastinya makin mahal harga dan sewanya. Disini point dalam memilih rumah.

  350. GAY Says:

    @Asep : Ini orang udah mohon diri…Sana pergi dari rumah gue!!!

  351. gerry danci Says:

    Asep ini kayak jalangkung..pergi tak dijemput pulang tak dihantar…..Pak Asep gak ngeri infeksi penyakit menular????? kan kalo makan di resto yg gak bersih disitu bisa menular dari piring,gelas ato sumpit…..guys harga tanah di dukuh bima dah 1,6jt/mtr….. kemaren saya dapat info dari tetangga yg deket saya….yang di lippo jangan sirik yah……..terima nasib aja ma dukun2x disitu……..hahahahah…

  352. gerry danci Says:

    guys gw punya ide neh…buat temen2x yg punya modal lebih…saya punya ide tuk manfaatin lahan kosong di bima tuk dibuat area permainan outbond atau tempat bermain ATV 4×4…..kayaknya prospeknya ckp oke tuh….dulu tetangga saya berniat buat pacuan kuda disitu….tp dia keburu pindah….karena di kawasan bekasi khususnya di kawasan bekasi timur belum ada tempat permainan area terbuka….coba deh temen2x pikirkan lagi ide saya ini…..mumpung hrg tanah belum terlalu mahal sekali……

  353. gerry danci Says:

    kalo buat orang GW yg berniat tuk mewujudkan ide saya ini sah2x aja…..karena warga disekitar kita sudah ramai n mampu2x….rata2x kalangan ekonomi menegah ke atas….sayang aja kalo mereka harus spend money ke tempat lain,mendingan dari warga tuk warga….ohya sekedar info saja,saudara saya sudah membuka toko mebel dgn labek krista di kawasan ruko GW…silakan lihat2x yah….barangnya berkualitas n rata2x handmade bukan buatan pabrik…lokasinya dekat bakso oke….silahkan datang yah……

  354. Asep Says:

    gerry danci : Silahkan saja sana beli tanah atau rumah pakai harga 1.6jt/m2. Ngejualnya lagi juga belum tentu ada yang mau beli

  355. Asep Says:

    gerry danci : Saya disuruh beli 500rb/m2 juga nggak mau. Rugi lah investasi kalau golongan menengah atas nggak ada yang mau beli. Beli juga susah disewakan kalo disitu.

  356. GAY Says:

    @Asep: Dasar muka tembok!!

  357. Netral Says:

    @Asep : lama-lama lu kejam yah…. emangnnya lu yang paling bagus.., gara2 ada lu forum ini jadi ga sehat, yang tadinya buat sharing n saling ngebangun, eh jadi buat ajang lu yang numpang jualan n ngerasa paling bagus, GR.
    Kayanya lu ga punya etika deh jangan-jangan lu ga lulus SMP, KERE loh……..

  358. ivan Says:

    neh si asep jadi germo yah ???? biasa nyewain tempat buat org korea ato taiwan yah??? jangan2x si asep perek juga neh!!!!!! i love u perek(asep) cikarang!!!!! sejam brape bos?????

  359. ivan Says:

    tEMEN2X kalo mau lihat website GW bisa di http://www.rumah123.com/clients/grandwisata/index.php?mail=success…….oke??? hidup GW n KL!!!!! GANYANG SI ASEP PEREK CIKARANG!!!!!!!

  360. LASKAR BIMA Says:

    TELAH BERPULANG KE NERAKA ASEP SANG PENIPU,PENYELUNDUP DAN TERORIS CIKARANG YANG GAK MODAL..SEMOGA ARWAHNYA SLAMET DI NERAKA DAN BETAH DI SISI SETAN CIKARANG!!!! INAILLAHI ROJIUN…..

  361. LASKAR BIMA Says:

    ALLAH MEMBENCI ORANG MUSRIK SEPERTI ASEP YANG SUKA SIRIK DAN IRI PADA SESAMA!!!!! ENYAHLAH SETAN CIKARANG (ASEP) !!!!!! PULANGLAH DENGAN TEMANMU SETAN!!!!!!

  362. Asep Says:

    Saya ingin buktikan bahwa ucapan saya bukan isapan jempol. Mengenai rencana pembangunan infrastruktur yang saya jelaskan diatas, nomer “7) Pemindahan pintu tol PGT ke km antara Cibitung Cikarang (2009)” akan segera menjadi kenyataan akhir tahun ini.

    Kemaren pagi dalam dialog radio Dakta dengan kepala Jasa Marga Tol Cikampek, dia mengatakan bahwa sampai tahun ini pintu tol PGT akan direlokasi dari Jati Bening ke Cikarang km 29.2. Ruas Cikarang – Cawang akan menjadi lingkar luar, dan dikenakan tarif yang sama Rp 6000 sekali masuk (orang CIkarang untung dong, bisa naik sampai puas cuman bayar Rp 6000).

    Sisi positif buat Cikarang: Peranan yang dimainkan Jatibening, akan diganti Cikarang. Cikarang akan menjadi hub untuk angkutan ke timur. Orang Cikarang nggak perlu pusing cari angkutan dari dan ke Jakarta. Tinggal pergi saja ke pintu tol. Tentunya yang akan dirugikan warga dan preman Jati bening. Mereka harus cari angutan jurusan Jatibening atau ke Bekasi barat sekalian. Karena tidak mungkin menurunkan penumpang di jalan tol. Buat penghuni GW atau KL, pastinya lebih mahal bayar tolnya. Dan tidak bisa lagi pindah angkutan di Jatibening. Repot juga, kasihan !!!

  363. GAY Says:

    @Asep: Ngga papa pak PGT jatibening dipindah ke sana, berarti nanti kalo ke airport, saya ngga kena macet di Jatibening dan bisa book flight yang siang.
    kalo cikarang tambah semrawut, ya itulah resiko tinggal di sana. Bayar 6000 mah kecil pak, kita kan mainnya di Jakarta.

    Rencana awal sebetulnya itu pintu tol mau dibikin di sekitar Cibitung, tapi kan pintunya selalu rame jadi lebih baik dipindah ke Cikarang karena masih sepi dan mengidam2kan pintu tol…

  364. The Oracle Says:

    mecoba mengikuti forum tapi tetep GAK MUTU!

  365. Flap Surgerry Says:

    MISKIN AMAT YAH WILAYAH KANG ASEP AMPE NGEMIS2x MA ORG LAIN!!!!!!!!si asep ini sangat butuh pengakuan yah tentang masalah tol yah????kasian orang susah ini…gak mampu buat pintu tol sendiri malah mengemis ke jasa marga….kasian punya orang kayak gini…butuh sumbangan pak?????datang aja ke rumah saya,nanti saya bantu…hehe….kalo buat kita org GW n KL itu mah dah gak butuh pengakuan lagi,karena memang sudah ada buktinya,gak sekedar ngebohongin anak kecil….masa org deso bisa ngebohongin org kota????jangan gila donk…ohya ada kabar buat warga bima,kalo di sekitar bima citra akan dibangun proyeknya GW….tolong di ricek lagi kbr itu temen2x…

  366. gerrry danci Says:

    buat mslh perpindahan tol ke cibitung itu sudah lama terdengar sejak pertengahan thn 2007..saya senang malah jd di bwh jembatan grand wisata jd gak mct..kan kasian yg tinggalnya jauh…..musti pencet gas lg..jngn tersinggung yah pak asep…hehe…buat org GW n KL itu gak jd mslh,krn kita dah ada pintu tol sendiri…kita ngalah aja kasian kan buat org lippo ckrg yg gak punya akses sendiri….maap neh nyindir lg.hehe..kalo bapak asep bth info,ke saya aja..gak perlu dgr radio segala yah…ohya rumah di GW LT.90mtr n LB.60mtr di festive dah 258jt n musti indent…salah satu temen mama saya baru beli di GW…SEBELUMNYA DIA SEKELUARGA TINGGAL DI TAMAN SARI (80JT) LIPPO CIKARANG….memang hrg rumah di GW memang MAKNYUS !!!! makanya banyak org Lippo cikarang yang pindah ke GW..MAKANYA SAMPE ADA PENYUSUP YANG BERUSAHA MENJELEKKAN NAMA GW & KL…HAK ASASI ORG TIDAK BISA ADA YANG DIPAKSAKAN!!!!! INI NEGARA DEMOKRASI BUNG ASEP !!!!! BUKAN NEGARA SAMPEAN!!!!!! TONG KOSONG NYARING BUNYINYA!!!!!!

  367. revolver Says:

    temen saya yg di taman sentosa jg hendak pindah ke grand wisata bln juni ini…kalo yg mersa tidak mutu dgn forum ini yah monggo aja…free aja…asal jangan saling menjatuhkan…kayak orang tidak berpendidikan…malu ma gelar didepan ato dibelakang nama kita…

  368. penghuni zamrud Says:

    Gw penghuni KL di DZ baru 2 minggu ini gw di DZ merasa enak dan nyaman aja tinggal disana, udara msh seger, angkutan gampang, cari makan malem kl males masak gak jauh krn banyak yg jualan. Td pagi ke Jkt ikutan nyoba ngerasain Feeder bis GW jg asyik juga… Dan sptnya perkembangan di kawasan GW & KL & sekitarnya bakal terus tumbuh, krn ada rencana nantinya kl jalur JORR 2 dibuka, akan ada pintu gerbang tol di arah jalan Setu yg skrg sdg dibangun perumahan Legenda Wisata dan Bekasi Residence, jalan ke arah kedua perumahan itu juga sdh dicor permanen. Kl Tol JORR 2 udah jadi, buat penghuni KL trtm di sktran DZ gak perlu ke tol GW krn bisa lwt blkg.
    Maju terus GW, KL dan kawasan sekitarnya, bravoo!!!!

  369. Asep Says:

    Asep yang aseli sudah keluar forum.

  370. gerry danci Says:

    Wah prospek bngt buat penghuni zamrud!!!! saya gak jd jual deh rmh disana..heheh..emang hrg nya dah ckp kompetitif jg seh….keren jg neh Zamrud….sebenernya di zamrud statusnya itu kota bukan kabupaten bekasi…ohya saya dpt bocoran dari masyarakat sekitar kalo di bima duta akan dibangun jalan tembus tuk ke GW yg sedang dikembangkan oleh GW…bener gak yah ?????tolong ricek lg yah…..BRAVO GW n KL!!!!!

  371. Asep Says:

    gerrry danci : Tamansari mah rumah ukuran 21/30. Itupun harganya sudah 80jt ya sudah bagus. Tapi jangan salah, kalau dikontrakin, bisa paling tidak 6jt/tahun. Yang namanya beli rumah dimana mana juga inden bung (kayak nggak pernah beli rumah baru saja).

    Saya jadi kasihan sama akang akang. Kerja di Jakarta, tinggalnya cuman kuat beli rumah di KL atau GW. Kalau kita kerja dekat saja, di Cikarang sini, cuman 5 menit dari kantor. Orang KL dan GW juga banyak yang kerja disini karena nggak kuat beli rumah disini.

    Apa nggak salah nih, kalau pintu PGT dipindah, sudah pasti bayar tol GW bakal muacet pol. Orang dari KL, Setu dll. yang padat perumahan itu, bakal lewat situ semua. Lain sama Cikarang, jasa marga akan ogah ogahan membuat pintu pembayaran tambahan. Kalau awalnya dari Cikarang, ya kita nggak kena macet dong. Pintu banyak dan antrian bisa panjang, pastinya nggak bakal macet. Yang jelas, fly over cikarang hampir jadi, ruas Jababeka – Lemahabang sedang di cor. PT KA dan Jababeka sedang melakukan pembebasan tanah untuk pembangunan terminal peti kemas dan stasiun kereta eksekutif. Orang KL/GW kalau mudik ke Jawa, naik saja kereta dari Cikarang nanti kalau ke gambir terlalu jauh. Di Cikarang juga banyak agen bis, mulai dari Lorena sampai Gajah Mungkur, jadi kalau mau naik datang saja ke sini nggak perlu ke Pulo gadung.

    JORR2 dari Cikarang pusat, paling juga nggak lewat setu.
    KL dan GW kan tempat orang doang, bukan sentra bisnis dan belanja.

  372. ptwijaya Says:

    Asep lama dan Asep baru ternyata sama saja.

    Masalah pilihan tempat tinggal kan tergantung selera masing2 orang, bukannya sombong, tapi saya yakin saya mampu beli rumah 2 lantai di LC setelah lihat iklan daftar harga yg sampai ke rumah saya di Taman Aster (Cikarang Barat), tapi saya tetap tidak berminat beli rumah disana. Kalau orang jawa bilang cari rumah rumah itu seperti “jodo”.

    Masalah stasiun kereta, saya sudah dengar 3 tahun yg lalu dari cerita tetangga saya yg senior marketing di jababeka (dia beli ruko juga di GW), tapi karena saya mudik ke jogja bawa mobil sendiri atau naik pesawat jadi ya ga ngaruh.

    Sekedar tambahan, rumah saya di Taman Aster dulu tipe 47/90 tahun 2003 (100% baru) saya beli cash 100jt dan ready stock, dengan kualitas sangat bagus menurut saya, dimana telah 6 tahun tapi tanpa dinding retak rambut/keramik retak/bocor sama sekali. Jadi tidak semua rumah baru musti inden.

    Trus saya juga heran nih sama komentar Asep kalau pintu tol banyak (ok) dan antrian bisa panjang (ok juga) tapi ujungnya kan menyempit (??) apa bukannya malah jadi antrian yg panjang dan macet? Lagian antrian panjang saat mau bayar tol dengan macet kayaknya beda2 tipis deh.

  373. Asep Says:

    Jalan Taman Aster masih berlobang Pak ?
    —————————
    Sebagian Besar Jalan di Bekasi Rusak Parah
    Senin, 26-Mar-2007 08:46 wib

    BEKASI,(PR).-

    Kondisi jalan yang buruk di beberapa titik di kota maupun Kabupaten Bekasi belum mengalami perbaikan. Sehingga, kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat besar.

    Para pengguna jalan hanya dapat mengeluh, karena proses perbaikan yang dilakukan pemerintah belum kunjung tiba. “Kadang-kadang sepeda motor bisa terpeleset, karena lubang-lubang yang ada di jalan tidak terlihat,” kata Asep (30) pengojek di Kawasan Taman Aster, Kamis (22/3).

    Kerusakan semakin parah karena jalan yang belum diperbaiki itu, sering dilewati kendaraan besar seperti bus dan truk pengangkut kontainer yang keluar dari tol Cibitung.

    Berdasarkan pengamatan “PR” di lapangan, kerusakan jalan terdapat di sepanjang Jln. Teuku Umar yang merupakan jalan Negara, Jln. Imam Bonjol, jalan di belakang pasar Cikarang, dan Jln. Rengas Bandung. Di Jln. Teuku Umar, kerusakan jalan tampak lubang-lubang yang mirip dengan marka jalan hingga belokan menuju tol Cibitung. Bahkan, jika hujan tepat di belokan tersebut air akan menggenangi hingga 40 sentimeter.

    H. Muchtar yang bertempat tinggal di depan jalan tersebut mengatakan, jalan itu tidak pernah diperbaiki . “Sekalipun ada malah gagal, karena sumber sumbatan sulit dibenerin,” katanya. Perbaikan itu terjadi sekitar akhir Februari lalu.

    Kerusakan di Jln. Imam Bonjol membuat kemacetan di jalur tersebut, karena kendaraan harus berjalan pelan guna menghindari lobang. Keadaan yang sama pun terlihat di Jln. Rengas Bandung.

    Untuk perbaikan jalan, anggaran Pemkab Bekasi tidak mencukupi. Seperti dikatakan Kepala Bina Marga Kabupaten Bekasi, Latief Amidjaja beberapa waktu lalu, kemampuan pemkab untuk memperbaiki jalan per tahunnya hanya 20 kilometer.

    (http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/032007/26/0310.htm)

  374. The SQL Says:

    Alah maa..k.. Beli rumah kok di Cikarang… Bisa keracunan logam berat anakmu nanti..

  375. ptwijaya Says:

    Jalan raya menuju tol cibitung lubang sudah ditambal selasa siang kemarin, silahkan dicek, yg rusak parah di warung bongkok, taman aster kan dari tol cibitung masih sebelum itu. Melihat tingkat respon perbaikan jalan yg lambat (menjadi janji calon lurah/lurah lama yg mencalonkan diri lagi tahun ini, kalau terpilih seluruh jalan akan halus) dan tingkat kemacetan di cibitung itulah makanya saya pindah ke GW, meski sebenarnya sudah cocok di taman aster, cuma berjarak 5 rumah dari masjid, masih terdengar adzan, subuh sebelum ke kantor, maghrib/isya sepulang kantor bisa berjamaah di masjid, tiap minggu pagi ada pengajian rutin, hal mana tidak bisa saya peroleh di rumah saya Grand Wisata maupun Kota Wisata dan saya yakin di LC pun tidak akan bisa.

  376. Asep Says:

    Pak ptwijaya : Bapak harus minta delevoper membangun masjid sebagai sarana umum. Dulu di LC tidak ada. Tetapi sekarang kami paksakan sehingga di tiap area perumahan ada. Kalaupun developer tidak mau juga, kita paksakan atau iuran beli rumah untuk masjid.

  377. The SQL Says:

    Kalo si Asep mah ngga butuh masjid…

  378. ptwijaya Says:

    Ini lagi, dah Pak Asepnya mulai nulis baik2 masih ditanggapi seperti itu. Saya juga pamit aja dari forum ini, mohon maaf kalau ada tulisan yg tidak berkenan.

  379. Asep Says:

    The SQL : Yang butuh masjid kan orang GW Pak, sini sudah banyak Masjid. Memang ini fenomena di hampir semua perumahan yang dikembangkan developer besar. Apalagi developernya seperti Sinar Mas, Ciputra atau Lippo. Memang benar Pak ptwijaya, ada plus minusnya.

  380. Asep Says:

    The SQL : Yang butuh masjid kan orang GW Pak, sini sudah banyak Masjid. Memang ini fenomena di hampir semua perumahan yang dikembangkan developer besar. Apalagi developernya seperti Sinar Mas, Ciputra atau Lippo. Memang benar Pak ptwijaya, ada plus minusnya.

    Saya disini hanya menyoroti ulah developer kecil yang cenderung men-terbengkalai-kan pembangunan dan perawatan infrastruktur. Dan tentunya merekomendasikan Cikarang karena prospeknya yang bagus.

  381. penghuni zamrud Says:

    @gerry danci
    Iya pak, DZ kayaknya lumayan berprospek ke depannya, walaupun utk tempat hunian lbh ramai dibanding DB, kl di DB kan bener2 tenang suasananya, tp di DZ lbh hidup suasananya krn ruko dan area komersilnya lbh hidup.
    Skrg di area DZ sdg dibangun di blok F perumahan Permata Legenda, sdg di dkt patung kodok sdg dibangun unit Diamond Residence (limited unit) sistem cluster. Kl yg ngantor di Jkt kayak saya pulang pergi kantor gak perlu takut gak ada angkutan, ada banyak angkutan dari dan menuju ke DZ. Sekali2 coba liat2 pengembangan di sktr area DZ pasti gak bakal nyangka perkembangan bakal seperti itu, beda sblm adanya pintu tol GW, bener2 hanya gara2 dibangunnya pintu tol GW perkembangan perumahan di sktrnya jd maju pesat, contohnya proyek pengembangan perumahan Bekasi Timur Regency, Grand Residence dan Permata Wisata

  382. gerry danci Says:

    Syukurlah sekarang pak asep sudah kooperatif…buat pak Ptwjy kalo mau ke mesjid ke bima aja Pak dekat Al Azhar…rame kok setiap jumat….lokasinya ada di ujung stelah bima buana…memang developer sekarang kurang antusias buat bangun tempat ibadah,krn mereka hanya memikirkan segi komersilnya aja….buat penghuni jamrud,saya mau tanya neh harga pasaran rumah di blok U didepan kali harga pasarannya berapa tuk tanah 160mtr an??? memang GW membawa perubahan yg bagus buat lingkungan sekeliling…. Buat Pak Ptwjy,bapak adakan kumpulin tanda tangan aja tuk segera diadakan rumah ibadah ke management GW….saya juga sebagai orang Kristen sangat sulit tuk mendirikan rumah ibadah… birokrasinya dipersulit…padahal buat kebenaran yah???!!! kalo buat klub malam atao tempat pijat ijinnya gampang sekali n dilindungi keberadaannya…hahaha…memang aneh negara kite!!!!!

  383. gerry danci Says:

    temen2x ada yg mau beli gak rumah di legenda wisata cluster picasso 2lantai LT.120m,LS.100m.3kmr tidue,2kamar mandi,ada kamar pembantu,tipe minimalis,struktur tanah berbukit,dijual dengan harga 450JT (Nego)..kalo berminat bisa gabung di mailing list …thq

  384. penghuni zamrud Says:

    @Gerry denci
    Yg setahu saya harga yg diminta yg jual rumah di Blok U depan kali diatas 200 jt. Kl gak salah tipe rmh 75 luas tanah 144, pdhl sblm ada tol GW harganya bisa dibawah itu

  385. Asep Says:

    gerry danci : wueleh, mahal amat harga di Legenda Wisata Pak. Apakah daerah Cibubur sudah sangat mahal ? Padahal sini tanah masih kisaran 1jt/m.

  386. cahyo Says:

    Bpk2/Ibu2…mau numpang nanya. Brp harga jual atau sewa/th untuk rumah type harvard (3 kamar tidur) di DB saat ini? Skrg rumah itu masih dikontrak org tp sdh hampir habis masa kontraknya. Saya ga tahu harga pasaran skrg krn saya sdh agak lama dinas di LN & hanya bisa plg 1-2 x setahun. Terima kasih sblmnya..

  387. Asep Says:

    Harga rumah relatif sekali. Ada harga baru, harga pasar dan NJOP. Kalau daerah bagus, harga pasar bisa lebih tinggi dari harga rumah baru. Paling tidak, kalau daerah bagus, harga pasar lebih tinggi dari NJOP.

    Masalahnya sekarang, boleh boleh saja kita claim harga rumah kita sekian sekian (dengan mengacu harga baru, bahkan lebih tinggi dari itu). Kenyataannya banyak yang tidak begitu. Apalagi sekarang, persaingan antar wilayah demikian ketat, banyak rumah lama (yang jelas dibeli dengan harga yang lebih murah) dilego pembelinya dengan harga murah. Akibatnya, banyak rumah yang mangkrak tidak terjual atau tersewa. Kalau nggak percaya, coba saja jual atau sewakan. Mungkin bisa, tetapi dengan harga “terbanting”. Itupun masih harus dikurangi 10% lebih pajak dan biaya notaris.

    Kalau mau cari perumahan bagus gampang saja. Tidak banjir dan infrastruktur bagus adalah salah satu persyaratan. Indikator lain, lihat saja, yang tinggal disitu banyak WNI keturunan Chinese dan orang asing apa nggak. Ini bisa kita buktikan di wilayah lain seperti PI, Kelapa Gading, kemang, Kota wisata cibubur, Bintaro dsb. Kalau nggak, lebih baik secepatnya anda get out dari wilayah itu (kalau tujuannya untuk investasi terutama). Sebab, orang lokal susah mampu mendongkrak harga rumah. Yang terdongkrak hanya harga rumah baru. Sedangkan harga resale, siapa yang sudi beli ? Akibatnya investor rumah yang menanggung rugi (walaupun claim harganya mahal boleh boleh saja). Satu lagi, orang lokal kita (terutama kalangan bawah, maaf ini), umumnya jorok. Yang membuat suasana perumahan menjadi jorok dan tidak teratur. Inilah yang membuat turunnya harga rumah juga.

  388. gerry Danci Says:

    Buat Pak Asep: memang tanah disana dah 2jt/mtr…karena lokasi n bangunannya exklusif…coba aja kalo gak percaya tanya aja ma org yg tinggal di cibubur….kawasannya dah elite Pak…kebanyakan penghuni disana kalangan manajer ke atas..daya beli n fasilitasnya dah lengkap..Disana harga rumah rata2x di atas 200jt…karena leingkungan disana subur n berbukit2x..banyak artis n pejabat negara yg stay disana..jangan jago kandang yah Pak…ada dunia laen yg lebih menarik n berharga dari sekedar lippo cikarang…thq..
    Buat Penghuni Zamrud: thq banget buat infonya…emang sekarang di zamrud lg bertumbuh….saya juga salut dgn harga yg berubah jauh…dulu saya beli rumah di zamrud tipe 74 tanah 167mtr dgn harga 70jt thn 1998,sekarang pasarannya dah 200-300jt…pokoknya cukup menggairahkan lah….Buat Penghuni Zamrud,saya mau tanya lagi neh ada perkembangan baru apalagi yang ada di zamrud???karena sekarang saya domisilinya di jakarta,setiap weekend aja saya pulang…thq sekali lagi buat Infonya…Tetep Semangat n Bangga dengan kota legenda yah Pak!!! Good Luck…

  389. Asep Says:

    gerry Danci : Kayaknya memang begitu Pak daerah Cibubur mahal. Tapi kalau lihat macetnya, mana tahaaann…..Aksesability-nya lebih bagus dari Bekasi. Macetnya sih ok saja, tapi antisipasi jalan tekesan lambat. Tapi jangan salah, daerah cibubur sudah di develop sejak 25 tahun lalu. Bandingkan dengan daerah timur yang baru intens beberapa tahun terakhir. Saya punya banyak teman yang tinggal di tangerang, depok dan cibubur. Industri banyak yang tutup dan pindah ke timur (cibitung ke timur). Jadi jangan sedih, prospek wilayah timur masih sangat cerah. Harga tanah masih murah, jadi masih time to buy. Apalagi dengan diselesaikannya tol Kopo – Brebes nantinya. Ke timur atau ke Bandung semua akan lewat sini.

  390. penghuni zamrud Says:

    @Gerry Danci,
    wah kebalikan dgn saya ya pak, saya tdnya di Jkt, skrg pindah ke Zamrud, maklum dl wkt di Jkt statusnya “kontraktor” hehehe…
    Itu bapak punya rmh yg tanahnya seluas gt di blok mana ya pak? Kl di DZ-nya sih perkembangannya cm baru itu aja yg saya tahu pak (pengembangan di blok F (permata legenda) dan cluster Diamond Residence (dkt bundaran patung kodok), kl rukonya lg dikembangain yg kearah dkt patung kodok (rencana ada yg mau buka Fitness Center), oya Odiva (rental VCD/DVD original jg sudah buka cabang di Zamrud – ruko blok S, walaupun sblmnya jg sdh ada rental VCD/DVD ori disitu).
    Emang kl dibandingin dgn LC kang Asep sih DZ dr segi penampilan kalah, tp sarana dan prasarana buat yg tinggal di DZ dan sekitarnya udah cukuplah, makan mudah, hiburan sehat tersedia, akses ok, udara msh seger dan tdk tercemar, air jg msh relatif bgs, walau tdk direkomendasikan utk diminum. Scr keseluruhan sih saya mrs seneng2 aja tinggal disana, walaupun mgkn DZ itu dibangun oleh Kota Legenda utk kelas menengah
    Kalo diluar DZ, di perumahan Grand Residence yg mottonya Rumah BTN fasilitas Bintang 5, sdg gencar-gencarnya membangun sarana dan prasarana di perumahannya. Dulu wkt saya sempat mau beli disitu tahap 1 sdh sold out semua, pdhl br rmh contoh, krn mmg fasilitas yg disiapkannya sesuai dgn motonya dia (jalanan perumahan relatif lebar dan dicor beton, kolam renang dan fasilitas2 lain)

  391. Asep Says:

    penghuni zamrud : Grand residence ? Maksudnya Grand Wisata kali ya Pak ? Kayaknya kalau rumah asal bisa makan dan tidur sudah cukup. Tips beli rumah, cari yang second jangan yang baru Pak. Kalau yang baru pasti harganya lebih mahal.

  392. penghuni zamrud Says:

    @Asep
    wah-wah pak Asep masak iya Grand Wisata mottonya : rumah BTN fasilitas bintang 5 ? Itu mengejek namanya pak :) Kl GW kan bnr2 RE pak..
    Makanya bapak sekali-sekali jalan2 ke daerah KL agak ke belakang (sekitaran Dukuh Zamrud), lokasi Grand Residence itu persis berseberangan dgn Permata Wisata, jalannya yg ke arah Setu, mereka pilih bangun lokasi disana krn katanya lokasi mrk akan sgt dkt dgn jalur JORR 2 yg dr Cibubur keluar ke Cibitung (lewat Setu). Dearah yg sdg dibangun oleh Grand Residence plan-nya seluas 100 Hektar, kl saya liat sih dulunya sebagian besar bekas lahan sawah dan kebun

  393. Agus Says:

    Gw mau pindah ke dukuh zamrud blok K18, ada yang tinggal di daerah situ ngga…??
    Gimana keadaan air tanah dan lainnya…

  394. penghuni zamrud Says:

    @Agus,
    Saya di zamrud blok U, salam kenal pak dan selamat bergabung di DZ.
    Air tanah di DZ yg saya tahu sih kl ngebor-nya kurang dalem agak kuning pak, bisa-bisa ntar kl nyuci baju warna putih berubah kuning :) Kl mau agak bagus’an ngebornya sp 16 mtr lbh. Di rmh saya kmrn ngebor katanya 4 pipa brti 16 mtr, sayangnya wkt proses ngebornya saya blm tinggal disana, jd saya percaya-percaya aja diblg sdh dibor 16 mtr :))

  395. Asep Says:

    Listrik mahal, buat apa pakai sumur boss. Di LC, saya cuman bayar 150rb/bulan untuk uang kemanan, sampah (dapat kantong plastik gratis) dan air PAM makai sampai puas.
    Airnya kenceng walaupun di musim kemarau.

  396. SM Says:

    Iya sih kang asep…….tapi bedanya grand wisata sama grand residence aja gak tahu………mestinya tahu dulu baru komentar, biar komentarnya objective gitu……

  397. Inggit Says:

    Pak Moderator,
    Dengan hormat saya dan teman2 di forum GW-KL-DB-DZ dan sekitarnya memohon untuk mem”banned” tulisan tulisan dr ASEP atau ASEP dengan nama lain yang selalu memprovokasi di forum ini….

  398. SM Says:

    Buat temen-temen yang mungkin pingin dapet air tanah yang bagus khususnya didaerah DZ dan MGT, di MGT seperti di Blok B,C, dan D mereka ngebor air tanah sampai 55-60 mtr, pake mesin bor mesin, bukan manual……walhasil airnya sangat bagus…..trus satu sumur bor itu dipake buat rata-rata 10 rumah……gak masalah kok. lagipula biaya pengeborannya jadi murah kan…..

  399. Asep Says:

    Dari pengalaman, ngebor dengan kedalaman 1000 meter sudah cukup untuk dapat air tanah yang baik.

    Kalau di KL masih sibuk dengan air, di perempatan LC sedang dibangun cafe untuk Starbuck. Wuih, makin sip LC. Kabarnya Giant juga akan bangun Mall disitu.

  400. SMITH & WETSON Says:

    Kang asep biarpun lippo mau dibangun starbucks n lain2xnya…tapi daya beli penduduk situ msh rendah…buktinya aja di lippo yg rame cuma bakmi golek yg harganya dibawah harga bakmi GM….kyk resto n cafe yg laen pada sepi…pasific aja sepi…pak disitu rata2x yg tinggal cuma keren penampilan n gaya hidupnya aja…tapi kantongnya recehan melulu….kalo bener2x mampu ngapain musti tinggal jauh dari ibukota?????situ boleh aja bannga diri,tapi kalo gak ada yang ngakuin,yah sama aja kayak orang gila yang ngaku dirinya waras!!!!! disitu gak bakal dibangun giant!!! cuma dibangun ruko!! saya suka survey ke hypermart lippo yg jadi kebanggaannya org lippo,ternyata ramenya cuma awal bulan aja…selebihnya tempatnya itu bisa buat maen bola kaki…sepi Bos!!!!! lengkap seh boleh,tapi pertanyaannya ada daya belinya gak????????????????????????????????????????????????? resto Purnama aja tutup!!! padahal itu resto buat middle yg rata2x makan per orang 50rb/org ke atas…resto kanton aja sepi sampe dipake buat gereja….padahal kalo makan di kanton itu per org bisa 100rb per org….jadi gimana neh Bos asep yg super tajir ngakunya?????????????? mendingan fasilitas lengkap tapi fasilitasnya tutup satu per satu atau bertumbuh pelan2x tapi pasti?????saya rasa bapak sendiri dalam hatinya juga minder dgn komunitas kita!!!! sampe2x nyelusup masuk ke komunitas kita!!!!!!!!!!!!!!! iya gak Pak??? kalo komplex situ hebat buat donk komunitas sendiri!!!! jangan cuma numpang aja!!!!!malu ma tempat bapak tinggal…kecuali memang bapak udah dikebiri kemaluannya…DAH MANDUL GITU!!!!!!!!!!!! JADI BENCONG AJA DI TEMPAT PIJIT SITU<SAPA TAU DAPAT SUAMI ORANG TAIWAN N DIKONTRAKIN DEH DI BEVERLY OR MEDOW GREEN!!!!!!!!!!!! HAHAHA…KAN LUMAYAN BUAT NYAMBUNG HIDUP!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  401. SM Says:

    Kang asep pernah pegang meteran gak sih????? atau belajar matematika SD ???? 1000 meter itu sama dengan 1 km……..mana ada orang ngebor sumur 1000 meter??????? kalo mo tahu gimana dalemnya 1000 meter……tuh saya pernah lihat di GRASBERG di Timika, papua…..Tambangnya Freeport Mc.Moran……..disitu kedalaman tambang open pit sudah sampai 2500 meter atau 2,5 km

  402. dani Says:

    numpang nanya tentang sumur bor di DZ,
    Saya punya ruko di blok N, rencana mau buat sumur apakah dengan kedalam 16 meter atau 55-60 meter ketemu air yang bagus ya?
    thanks sebelumnya

  403. penghuni zamrud Says:

    Halo semua,
    Selamat awal pekan, smg pada kondisinya sehat2…
    Mau tanya nih, di pertigaan keluar Tol GW menuju jembatan KL itu lagi dibangun apa sih? Kl saya perhatiin sepertinya mau bangun pasar modern ya? soalnya dr luar seperti ruko tapi di dalamnya seperti los pasar yg luas… Kl bener jd pasar modern berarti kita yg tinggal di kawasan sekitar GW & KL makin enak dong… Ada yg bisa konfirmasi gak? mgkn ada penghuni GW yg udah tanya dgn marketingnya GW gituuu…
    Oya terus yg butuh info feeder bis Busway GW ke Jakarta (rute : GW-Komdak-Blok M) ada 2 bis. Trs kl yg kemarin nanya ada angkutan dr GW ke Bekasi Barat dan sebaliknya juga mulai dr jam 6-8, rutenya dr GW-Tol-Bekasi Barat dan sebaliknya, angkutan pake sejenis Elf.
    Buat yg suka naik motor (mgkn rumahnya agak jauh dr GW drpd naik angkot) di depan simpang tiga tol GW juga ada penitipan motor kok… Bgm dgn rute pulang ke GW & KL?
    Buat yg gak bawa mobil pribadi, bisa naik omprengan / tebengan langsung menuju ke bekasi Timur br nyambung kendaraan lain (taxi, angkot, ojek). Kl yg kerjanya di daerah jalan Rasuna Said (kuningan) malah lbh enak lagi, keluar kantor ada banyak tebengan yg menuju seputaran Bekasi (barat-timur), full music + AC, malah pernah saya ngobrol2 ama penebeng, kl dia pingin buka rute yg langsung dr GW-Sudirman/Kuningan, tp masih takut ama supir2 angkot disitu katanya… (takut berantem… ), jd smtr ini rutenya msh ke Bks Tmr.

  404. calon penghuni zamrud Says:

    halo semua..terutama penghuni zamrud
    mau tanya biaya pendalaman sumur pantek berapa ya…

    Calon lokasi rumah di blok K-18

  405. anti asep Says:

    Setelah melihat postingannya asep saya jadi mau ikut posting nih.
    Saya sudah survei daerah LC, karena budget sedikit (gaji -+ 3jt-4jt/bulan)maka yang bisa saya survei adalah cluster Cibodas dan Cibiru.

    Gillleeee men…bener-bener parrahhh…
    terutama untuk yang muslim, bayangin aja di ke dua cluster itu ga ada mesjid. Ada warga Cibiru yang mau bangun mesjid tapi ga di dukung sama manajemen. Udah gitu cluster Cibodas dan Cibiru jauh paling pojok.
    Gw kadang mikir, kalo Jum’atan dan sholat tarawih gimana ya…??

    Yang gw salut sama warga Cibiru mereka tetap nekat bangun masjid ditanah yang kosong walaupun bentuk mesjidnya sederhana sekali.

    Satu-satunya masjid besar deket Mal Lippo Cikarang adalah mesjid BPN (kadang dianggap orang sebagai mesjid nya Lippo Cikarang).

    Makanya gw baca postingan nya si asep jadi eneg banget. Sebelum lu berkoar-koar tentang fasilitas modern di LC bangun dulu masjid.

    Bagi gw sendiri lebih bagus milih di Taman Sentosa, lokasi nya dari pintu tol sebelum LC. Fasus dan Fasum lengkap (mesjid ada, kolam renang ada, apalagi sekolah). Tapi karena masih deket kawasan industri gw akhirnya milih ke Dukuh Zamrud (disamping lokasi, cocok sama budget).

  406. Calon Pembeli Says:

    Permisi,

    Saya mau tanya, karena saya agak bingung daerah Kota Legenda nih. Kan ada Kota Legenda, Dukuh Zamrud, Dukuh Bima dan lain-lain…lah kalo Permata Legenda yang dideket patung kodok itu masuknya mana ya ??
    Saya ada rencana ambil rumah tipe 60/128 di Permata Legenda, jadi saya ada beberapa pertanyaan :
    1. Pengembangnya terpercaya kan ??
    2. Pada umumnya mulai dari akad sampai dengan pembangunan rumah selesai itu berapa lama ??
    3. Sertifikat itu diserahkan setelah berapa lama (kalau pembelian hard cash) ??
    Soalnya saya dapet pinjeman dari kantor, jadi serifikat sudah harus dijaminkan secepatnya.

    Semua informasi sangat dihargai….

    Terimakasih

  407. Calon Pembeli Says:

    O iya…

    Sebenernya, infonya semua sudah saya dapet dari pengembang. Cuma kalo denger dari penghuni langsung kan lebih afdol :D

    Terimakasih

  408. penghuni zamrud Says:

    @Calon pembeli,
    Sejarahnya sebenarnya Dukuh Bima, Dukuh Zamrud itu adalah bagian dari Kota legenda (developernya PT PAP yg skrg kerjasama dgn Sinar Mas Property, bangun GW), makanya DB dan DZ itu sodaraan, cm segmentasi yg dibidik waktu itu beda, kl di DB bangunan pk bata merah kualitas bangunan jg lbh bagus dr DZ yg pake batako diplester. sayang wkt kena krismon PT PAP sb pengembang Kota Legenda (KL) kolaps krn semua konsorsium yg tergabung di PAP itu perusahaan lokal tdk ada perusahaan luar. Andai dl krismon gak ada, tentu pengembangan KL akan lebih luar biasa krn lahan yg dibebaskan mereka jumlahnya sampai ribuan Hektar. Nah stlh krismon, mrk mencoba mengembangan lahan-lahan yg td sempat mrk bebaskan, jadilah Gran Wisata (kerjasama dgn Sinar mas), smtr di Ex lahan di DB dan DZ mereka ada rencana mengembangkan lahan tidur itu melalui PT yg baru (lahirlah Permata Wisata, Permata Legenda, Legend park, Diamond Residence), semua ini kayaknya anak perusahaan PT PAP yg dl, Knp dia gak pk nama PT PAP, kmgkn besar utk menghindari komplain konsumen2 lama yg sempat diterlantarkan mrk (mgkn ada yg bisa klarifikasi? ) Makanya mereka dibelakang nama-nama itu selalu masih mencantumkan kata-kata Kota Legenda, jd gak usah bingung lagi ya pak?
    Saya rasa pengembangnya cukup dapat dipercaya pak, kl gak, masak iya masih ada konsumen yg mau beli kan?
    Untuk yg nanya air yg penting kl dibor/pantek, airnya sdh gak kuning udah cukup, masalah kedalaman berbeda-beda sih, tetangga saya cm pk ex sumur pompa yg disediain dr pengembang airnya bagus. Sebaiknya air hanya utk cuci mandi, tdk utk dikonsumsi, walupun ada jg yg berani. Patokannya coba aja stlh dipantek/dibor airnya dites pk teh celup, kl airnya tdk berubah menjadi hitam dan tetep kuning spt warna teh,maka air aman utk dikonsumsi, ini kata orang-orang disana trtma kata tukang2 yg biasa ngerjain banguan disana. Syukur2 bapak punya alat TDS meter dan elektrolisis (bisa beli di Kenari Plaza) harganya gak sampe 200rb-an lihat hasil TDSnya msh dlm batas normal atau di atas normal

  409. Asep Says:

    anti asep : yah…gaji 3 atau 4 jutaan mah gimana cukup.
    Ambil rumah di KL juga megap megap Pak. Apalagi hidup di KL, masih harus bayar uang bor untuk sumur, bayar listrik untuk pompa air, kalau listriknya mati, wuah harus beli tuh air.

  410. SM Says:

    Wah hebat ya kang asep ……..gajinya 30-40 jutaan eui , mobilnya juga banyak kali ya…….kerja dimana pak?

  411. Asep Says:

    Bukan Pak. Karena gaji saya hampir sama dengan Pak anti Asep, makanya saya harus smart sedikit dalam memilih investasi.

  412. SM Says:

    Bicara Investasi memang gak ada habisnya, semua properti sekarang saya pikir prospectif ya….bayangin aja setiap anak yang lahir kelak dikemudian hari bakal pingin punya rumah juga……tinggal percepatan tumbuhnya properti ditiap lokasi berbeda tergantung daya dukung yang menumbuhkan properti tsb. seperti contohnya ; DKI didukung oleh bisnis perdagangan, diselatan jakarta didukung oleh wisata dan juga industri, di barat dan timur jakarta didukung oleh sektor industri. bahkan Bekasi di claim sebagai kabupaten dengan volume industri terbesar di indonesia.

  413. Ucup Says:

    Asep,
    Itulah hebatnya orang-orang di KL, bayar utk bor, listrik utk pompa, beli air kl listrik kecil..fuihhh..itu mah kecilllll pak !!!!
    Makanya di LC airnya disediain oleh LC, krn kl disuruh gali sendiri warganya gak mampu utk bayar bor dan pemakaian listriknya hahahaha….

  414. anti asep Says:

    {
    Asep Says:
    April 22, 2008 at 12:45 am

    Bukan Pak. Karena gaji saya hampir sama dengan Pak anti Asep, makanya saya harus smart sedikit dalam memilih investasi.}

    Dan terbukti ternyata investasi nya gagal.
    Buktinya berkoar-koar untuk menaikkan LC.

    Pak Asep tinggal dimana, Cluster Cibodas atau Cibiru ?

  415. Asep Says:

    Tamansari boss.
    Disini tanah lempung, susah di bor. Air nggak bakalan keluar mungkin. Yang bener, masa KL PAM saja nggak ada ?

  416. Gerombol Hujat Asep Says:

    @ Asep,
    Sekarang sudah terbukti kan berapa gelintir yang mendukung sampeyan? So mending jadi warga pasif saja boss.

    @Penghungi Zamrud,
    Aku mau tanya nih, alat TDS itu selalin di Kenari Plaza, ada dimana lagi ya?

  417. Penghuni zamrud Says:

    Alat TDS meter biasanya dijualnya di tempat orang-orang yg jual filter air / RO = reverse osmosis, Mgkn saja kl di Jakarta juga bisa dpt dibeli di Mega Glodok kemayoran atau di Glodok. Di Bekasi saya blm pernah tahu ada yg jual / tdk pak. Bentuknya mirip dgn thermometer digital tapi lbh besar

  418. Ucup Says:

    Asep,
    Dimana-mana orang juga tahu kl gali tanah air rata-rata pasti keluar pak, cm mgkn kl di Tamansari tempatnya Asep yg keluar airnya coklat ato hitam dan bau karena tercemar limbah pabrik di seputaran LC hehehe….

  419. willy Says:

    pak asep mau tanya apa pakasep kerja di pt sintra yg pabriknya orang taiwan itu ya?

  420. kesimpulan Says:

    Setelah baca, seru juga nih. walaupun ada perdebatan, tapi saya dapat banyak info mengenai perumahan di wilayah bekasi. dari yang tadinya tidak tau sama sekali, sekarang jadi tahu, tentang kelebihan dan kekurangannya. Meskipun pengetahuan ini hanya dari baca forum ini, entah benar atau tidak, masih perlu dibuktikan dengan survey langsung ke lapangan.

    kesimpulan dari yang saya baca:
    1. LC mungkin is the best di bekasi ditinjau dari fasilitas (untuk saat ini yah)
    2. GW menurut saya, perjalanannya masih panjang, dan masih perlu pembuktian
    3. DB dan KL, bukanlah level LC dan GW, jadi gak bisa dibanding-bandingkan. Sama seperti bandingin ikan mas dengan ikan teri, ya jelas gak imbang. Kalo masih mau dibanding-bandingin juga, kenapa gak dibandingin dengan jakarta, misalnya thamrin-sudirman.
    4. Beli rumah memang harus hati-hati, karena sekali beli rumah, susah jualnya lagi. Oleh karena itu kalau orientasinya investasi, maka belilah rumah yang mudah dijual kembali, atau paling tidak mudah untuk dikontrakin. kalau orientasinya untuk tinggal, belilah rumah yang aman, fasilitasnya lengkap, aksesnya mudah, lingkungan alamnya nyaman, tetangganya ok, pengembangnya bertanggung jawab.

    sekian

  421. willy Says:

    pak asep travo 3000 kva 380/220 v berapa harganya?

  422. Ucup Says:

    @Kesimpulan,
    ngaku aja kl kamu itu yg namanya ASEP??? bahasanya sama dgn bahasanya ASEP dan lebih PRO ASEP!!!! (selalu bilang LC is the best, pdhl ini forumnya orang GW & KL, bkn forum LC.
    Ke laut ajah lu drpd pura-pura netral !!!!!! Pake bilang kl DB & KL bkn level LC, apa urusan lu, suka-suka kami dong kl kami mau bilang tempat kami is the best !!!!!
    You go to hell !!!!!!! get out from our home !!!!! we don’t like visitor like you !!!!!!

  423. Inggit Says:

    Sep, kalo lo digambarin dalam Buku “100 tokoh penghuni jakarta” karya Beny & Mice, lo pantes masuk ke dalam 3 kategori tokoh, yaitu : Banci Lampu Merah, Banci Salon, dan Banci Taman Lawang…. ha…ha….ha…mirip banget sep,,mendingan lo beli bukunya, lucu lihat diri lo sendiri…
    ha…ha….

    tunjukin batang kelamin lo kalok berani…
    ayo kita ketemuan secara jantan…
    Tamansari no berapa sep….jl. azalea, jl. mealti

  424. willy Says:

    maaf nih pak asep kata temanku klo kerja sama orang taiwan itu gajinya keciiil ya tp klo sama bule gajinya gede ya ? bener gk sih pak asep

  425. Netral Says:

    Susah ngadepin orang bodo kaya si asep. Udah bodo dableg lagi.
    Baru tinggal di taman sari aja sombongnya selangit. Emang orang kaya tinggalnya di lippo doang.
    Lo liat dong ke dalam dukuh bima.
    BTW biasalah orang yang kecil/naggung ngomongnya sebakul.. Buka mata dong…

  426. Asep Says:

    Willy : Bukan orang Taiwan tapi Korea Pak. Tapi ada persamaan, gaji sama sama kecil, boss cerewet, suka marah marah, bikin pusing dll.

    Netral : Maaf Pak, orang kaya memang dimana mana. Di Kelapa gading juga berjibun yang kaya. Tapi kan daerahnya banjir, macet, bikin gerah. Meskipun jalan di kelapa gading lebih bagus dari KL/DB (tapi lebih bagus lagi di LC lah)

  427. wasit Says:

    OH MY GOD……..
    setelah saya tinggal cukup lama ternyata perseteruan LC vs KL/DB masih berlanjut yaa…???
    saudaraku… tolonglah di “sehat” kan lagi forum ini.
    berdasar judul forum ini, sepertinya sudah jelas siapa yang punya gawe didalamnya jadi orang luar yang tidak berkepentingan tolong untuk tidak menyulut api permusuhan.
    bagi penghuni forum yang masih “sehat” tolong untuk tidak terpancing komentar yang aneh2. apabila saudara2 menganggap ada komentar yang “nyeleneh” dari orang yang kita semua tahu bahwa dia itu “kurang waras”, TOLONG DIABAIKAN SAJA !!!!
    saya sendiri yang notabene sebagai orang luar saja merasa kurang suka melihat ada orang yang mencampuri urusan orang dengan tujuan yang tidak jelas.
    demikian komentar saya, mohon dikuatkan lagi ikatan saudara2 yang masih merasa jiwanya masih normal dan jangan terpengaruh lagi dengan hal2 yang tidak perlu.
    tentunya saudara2 sekalian tahu bahwa banyak sekali hal2 yang lebih berguna untuk diobrolkan dalam forum dibanding meladeni orang yang tidak jelas kepentingannya.

  428. SM Says:

    Iya donk …mari kita bertukar tulisan yang informatif dan growth saja. gak usah saling memojokan dan mengecilkan sense orang lain .

  429. dani Says:

    bagi penghuni kl,gw dan sekitarnya, mau nanya dong…
    saya rencana mau renovasi rumah di DB, kalau mau urus IMB renovasi, kira2 biaya dan lama ngurusnya berapa?
    terimakasih sebelumnya

  430. Asep Says:

    Bapak datang saja ke kantor BPN di LC untuk urus IMB. Soalnya KL tidak punya kantor BPN sendiri. Kacian.

  431. SM Says:

    DB bima itu masuk wilayah kabupaten Bekasi, Setahu saya Kantor BPN-nya Bukan di LC tapi di Kantor pemerintahan Kabupaten. Lokasinya ada di Ujung belakang Perumahan Kota Delta Mas. Akses langsung dari tol jakarta – cikampek ( kaya Grand Wisata gitu… ). lagian KL itu bukan nama kabupaten atau kotamadya…ya nggak punya kantor BPN sendiri lah

  432. dani Says:

    Terimakasih pak asep atas infonya,
    maksud saya itu pak asep ibarat pepatah “ada harga ada rasa”, saya itu tidak perlu wara wiri ke BPN dan liat mukanya petugas tapi saya mohon info cara ngurus kalau perlu diambil kerumah saya bayar biayanya dan tunggu beberapa hari setelah selesai kemudian diantar kerumah.
    melalui forum ini mungkin penghuni KL, DB dll punya biro jasa atau orang yang dapat dipercaya dan sudah terbukti dapat mengurus imb.
    thanks

  433. kalyca Says:

    Setahu saya sih BPN Kabupaten Bekasi benar di dekat Mall LC, tapi apa IMB juga ke BPN? bukannya BPN untuk sertifikat? Saya dapat informasi dari estate management GW untuk IMB katanya cukup ngurus di kecamatan, tapi benar atau tidaknya kurang tahu.

  434. kesimpulan Says:

    to ucup: kamu tipe pemarah yah? lebih etis-lah pak.

    to wasit: jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan.

  435. Ucup Says:

    tuk Kesimpulan son to lo yo :)

    tahu apa kamu dgn etis / gak etis, lah wong km itu yg g etis, blm apa-apa buat kesimpulan sendiri bilang spt ini :

    3. DB dan KL, bukanlah level LC dan GW, jadi gak bisa dibanding-bandingkan. Sama seperti bandingin ikan mas dengan ikan teri, ya jelas gak imbang. Kalo masih mau dibanding-bandingin juga, kenapa gak dibandingin dengan jakarta, misalnya thamrin-sudirman.

    Tulisan anda sdri cenderung gak etis, ngapain pk nulis “kenapa gak dibandingin dgn jakarta” ???????

    Anehhhh…..

  436. ysk Says:

    Setelah beberapa bulan ambil rumah di Grand Wisata Bekasi, ada hal yang mengganjal di kepala saya mengenai perumahan ini. Apakah itu? tidak lain dan tidak bukan adalah sepinya penghuni di kawasan elit ini. Padahal rumah yang terbangun sudah cukup banyak, yang terjual pun hampir 100% (atau malah sudah 100%). kini beberapa cluster di distrik 2 sedang dibangun lagi dan dipasarkan.

    Kondisi yang ada, sepi sekali. memang kadang terlihat ada anak kecil yang naik sepeda, tetapi tetap saja rumah yang sudah dihuni baru sedikit. Ada yang berpendapat “ini kan perumahan baru, pemilik rumah baru siap2 mau pindahan”. tapi cluster tempat rumah saya sudah berdiri 1 tahun. Yang dihuni paling baru 40%. Yang sering ditemui adalah tulisan ”dikontrakkan” atau “dijual” yang ditempel di jendela rumah kosong.

    Saya mau sedikit berkomentar mengenai langkah developer dalam mengembangkan kawasan Grand Wisata ini, dari kacamata konsumen. Untuk Grup Sinarmas, mohon jangan tuntut saya jika ada tulisan saya yang menyinggung kinerja salah satu anak perusahaan anda dalam menangani perumahan ini. bukan bermaksud promosi negatif loh ^^

    Oke, langsung saja. Kenapa Grand Wisata masih saja sepi, berikut analisa saya :

    Tak dapat dipungkiri, harga yang ditawarkan oleh developer bisa dibilang cukup mahal. Memang tidak hanya Grand Wisata saja yang menawarkan rumah dengan harga relatif tinggi. kondisi ini juga terjadi di real estate menengah atas lainnya. Pasar yang sangat membutuhkan rumah seyogyanya adalah pasangan suami istri baru atau bujangan. Pada umumnya usia mereka itu masih tergolong muda (di bawah 30 tahun) dan bisa dibilang mereka baru memulai karirnya di tempat mereka bekerja. Di daerah sekitar Grand Wisata, terdapat beberapa kawasan industri besar, ada MM2100, Lippo Cikarang, Jababeka, Hyundai, dll. Para pekerja muda di kawasan2 itu lah sebenarnya yang memang membutuhkan rumah. Tetapi, di kawasan ini tidak banyak perusahaan yang memberikan gaji yang cukup untuk para karyawan muda (entry level) agar dapat membeli rumah Rp 300 juta ke atas. Paling hanya perusahaan besar macam Unilever, AHM, Mattel, atau Epson. Untuk karyawan muda di perusahaan2 manufaktur kelas menengah (yang berjumlah besar), mereka harus menunggu hingga menjadi manajer agar dapat membeli rumah 300 juta-an ke atas. Hal ini membuat para karyawan muda ini membeli rumah di real estate yang menawarkan rumah di bawah itu, seperti Jababeka, Lippo cikarang kelas menengah bawah, villa mutiara, Taman Sentosa, Graha Kalimas, dll.

    Lalu siapa pembeli rumah di Grand Wisata? beberapa adalah karyawan muda dari perusahaan papan atas di kawasan industri Bekasi, lalu ada manajer muda yang bekerja di kawasan industri Bekasi, dan ada manajer tua atau pemilik pabrik (orang yang sudah mapan dengan umur yang “mapan” pula) yang ingin pindahan rumah. Orang2 dalam kelompok ini hanyalah setengah dari jumlah pemilik rumah di Grand Wisata. Bisa dibilang, mereka lah yang benar2 memerlukan perumahan Grand Wisata sebagai huniannya.

    Lalu siapa pemilik rumah lainnya di Grand Wisata? *tet tot. anda mengulang kata “lalu”* kebanyakan dari mereka adalah para eksekutif muda yang berkarir di Jakarta. Mereka ini yang menjadi target pasar developer. Jika melihat harga tanah di Jakarta yang melangit, pilihan ke luar kota memang sangat baik. mereka “terpaksa” membeli rumah di daerah pinggiran seperti Bekasi, dan beberapa memilih Grand Wisata karena ada akses tol langsung yang dapat memudahkan perjalanan mereka ke kantor di Jakarta. ~Sebenarnya ini permasalahan besar juga. jarak kantor ke rumah sangat jauh (Grand Wisata terletak di km 21 tol cikampek). Seharusnya pekerja di Jakarta itu tinggalnya ya di Jakarta juga. tapi apa daya, apartemen yang bagus di Jakarta berharga tinggi. Terpaksalah berekspansi ke ujung kota. problem kemacetan arah Jakarta pun tak terelakkan. Tau sendiri kan betapa macetnya tol timur Bekasi hingga tol dalam kota ketika jam sibuk, walau sudah ada JORR~

    Lalu Kemudian, ada lagi kah pemilik rumah di luar kelompok2 yang sudah disebutkan tadi? Ya. tentu ada. dan mungkin, kelompok terakhir ini adalah kelompok dengan jumlah terbanyak. Mereka adalah…*bunyi snare drum* drrrrrr … mereka adalah… drrrrr…. Penimbun Rumah! *CESS*symbal dipukul* .. ya. penimbun. deskripsi halusnya, orang yang menyimpan hartanya dalam bentuk rumah. Kebanyakan orang mendeskripsikannya dengan berinvestasi properti, walaupun sebenarnya adalah tabungan, bukan investasi. mereka ini umumnya adalah orang2 mapan yang sudah mempunyai rumah. mereka membeli rumah di Grand Wisata hanya sekedar sebagai investasi bagi mereka. Saat ini, berinvestasi di Grand Wisata sangat menguntungkan (bagi investor, a.k.a penimbun), harganya cepat sekali naik. Tahun lalu, rumah tipe 60 masih 200-an juta, sekarang jadi 350 juta.

    Dari “investor2″ itu, ada yang merencanakan untuk ditinggali di hari tua. Ada juga yang benar2 murni investor. mereka menyewakan rumah2 yang sudah mereka beli, sambil menunggu harganya naik. Jika sudah naik, mereka jual kembali. Pada saat pintu tol Grand Wisata diresmikan lalu, transaksi penjualan meningkat. rata2 orang ingin mengambil untung dari kenaikan harga rumah akibat dibukanya akses tol langsung. Sungguh disayangkan, harga rumah naik karena ulah investor2 ini (menurut teori dasar ekonomi, demand meningkat, harga jual meningkat). Padahal demand itu datangnya dari investor2 sendiri, bukan dari para pencari rumah yang sesungguhnya. Kondisi ini seperti kasus anthurium atau gelombang cinta yang harganya melambung terlampau tinggi. Padahal pembelinya itu kebanyakan adalah pedagang2 juga yang akan menjualnya kembali. kolektor sejatinya sendiri hanya berjumlah sedikit. Anyways, kondisi ini pun terjadi di real estate menengah atas lainnya. Hal ini sangat menguntungkan bagi developer dan investor, tetapi tidak bagi masyarakat pada umumnya. Ironis, di saat Menteri perumahan rakyat kewalahan dalam menyediakan rumah bagi rakyat, banyak rumah2 hasil bangun developer yang tidak berpenghuni. PR yang berat…

  437. Asep Says:

    ysk: bagus sekali dan analisa yang objective saya kira. Saya rasakan, situasi ini mirip di LC sekitar tahun 2000-an (7 tahun lalu). Rumah banyak terbangun, tetapi sepi. Pemilik entah kemana. Akhir akhir ini saja situasinya berubah, penghuni penuh, pengontrak penuh, dan developer mulai membangun cluster cluster baru. Apalagi sejak adanya rencana Jababeka-Lippo membangun pintu tol baru km 34.7, yang sudah di acc oleh jasa marga (tinggal pengerjaannya).

    Dulu harga jual rumah sangat menjomplang, antara harga developer, NJOP dan harga market. Walapun harga developer tinggi, tetap harga market lebih rendah (bahkan sampai hampir separonya. Kondisi ini tentunya sama dengan yang dialami oleh GW atau perumahan baru seperti Delta Mas sekarang. Perumahan yang sudah melewati masa tsb. contohnya LC atau Cikarang baru, Jababeka. Bahkan saat ini saya jumpai market price lebih tinggi dari NJOP atau harga developer. Saya sudah katakan, perlu 10 tahun buat GW untuk menjadi posisi tsb. Bahkan mungkin lebih sulit, karena lokasi GW yang tidak mempunyai selling point (jauh dari Jakarta, Bekasi atau Cikarang sebagai central bisnis).

    Daerah LC atau Jababeka menjadi menarik karena pembangunan berbagai jenis infrastruktur yang sangat bergairah. Contoh simplenya, pembangunan fly over dan pembetonan sampai stasiun Lemahabang. Mungkin ini satu satunya fly over di Bekasi kali ya. Yang saya dengar sangat baru adalah rencana Jababeka invest $ 500jt untuk membangun kawasan industri studio film.

    Berbeda dengan GW, kalaupun kita tidak mau tinggali, rumah tsb. masih laku dikotrakkan dengan harga tinggi. Bayangkan, simplenya, daerah sini paling tidak ada seribu pabrik. Kalau 1 pabrik rata rata 1000 orang pegawai, maka pekerjanya saja sudah 1 jt orang. Belum lagi dari industri pendukungnya. Wow, pastinya mereka perlu tempat tinggal.

  438. dimasu Says:

    itu.. saya yang ngomong.
    perlu diluruskan juga, kondisi yang saya gambarkan itu juga terjadi di perumahan menengah atas lainnya. kebetulan saya ambil contoh GW karena tinggal di sini, jadi tau kondisinya secara langsung. bukan bermaksud untuk menjelekkan GW, hanya ingin menyindir kelakuan para “investor” rumah yang membuat harga rumah melangit..

  439. DR. Suharno, SH. MBP Says:

    Pak ysk, anda sudah saya sekolahkan sampai S2 dan sudah saya angkat sebagai Kepala Seksi di Ditjen Pajak, semestinya anda bisa memberikan data mengenai NJOP dan nilai pasar kepada forum ini, supaya dapat diketahui fakta di lapangan seperti apa, sehingga perdebatan ini tidak berlarut-larut.

  440. Asep Says:

    Developer sekarang memang sudah pada “Gila”. di GW misalnya, rumah ukuran 60 orang harus merogoh kocek 350jt lebih. Kalau mau ukuran diatas 150m2 maka si pembeli harus rogoh kocek diatas 1 milyar. Pertanyaannya, dengan uang segitu, gampangannya taruh deposito dan kita hidup di kampung, maybe sudah bisa pensiun. Satu lagi yang mengganjal saya, dengan lokasi di GW yang notabene jauh dari jakarta, siapa saja sih yang berani rogoh kocek 1 milyar ? Kalau pegawai biasa kayaknya sudah pastinya mundur. Bayangin, kalau diangsur 10 tahunpun, maka si pembeli harus bayar 10jt tiap bulan. Apalagi kalau cuma diangsur 5 jt, mungkin seumur hidup.

  441. Susilo Bambang Yudhoyono Says:

    @ DR. Suharno, SH. MBP
    Rasanya kok tulisan anda sangat kurang etis. Siapa anda sih?? Kok saya tidak kenal anda.

  442. ZULKIFLI Says:

    Pak Susilo,
    Bapak mencatut nama RI-1 atau ini nama bapak sebenarnya?
    Kalau bukan nama sebenarnya, cari nama lain deh….biar bapak selamat..

  443. SM Says:

    Rekan-rekan, gimana kalau pembicaraan kita alihkan saja. Misalnya tips-tips supaya rumah lebih indah dan nyaman, kalau mau lebih luas ya bagaimana cara mengelola lingkungan disekitar rumah. supaya hidup kita lebih nikmat dan bermanfaat. …….kelihatannya arah pembicaraan diatas sudah menyimpang jauh dari tema : ” bicara rumah”.

  444. Cah Bagus Says:

    Saya setuju dengan usul SM, seyogyanya pembicaraan kembali topik semula. Boleh di info sekolah SD favorit di sekitar Dukuh Bima Legenda, oya boleh juga untuk toko material yang harganya bersaing. Trims

  445. Asep Says:

    Toko material harganya bersaing semua Pak. Bersaing untuk naik akibat naiknya BBM.

  446. SM Says:

    SD yang bagus sih banyak yaaah, disini ada Sekolah An nadwah lokasinya sebelah Dukuh Bima, ada Al azhar di dalam Dukuh Bima. Toko yang bagus harganya sih +/- ya harganya hampir rata-rata sama; disebelah kanan Dukuh Bima ada toko Mulia, disebelah kiri Bima ada toko listrik dll yang murah juga lokasinya persisi disebelah sekolah an nadwah. BBm yang naik ya memang kia harus sikapi dengan bijaksana, gak usah banyak ngeluh. perkara kita harus mencari solusinya ya itu harus……tapi yang lebih penting kita harus tingkatkan produktivitas……supaya kenaikan BBM itu dapat di subtitusi dengan produktivitas yang maksimal…pada akhirnya kenaikan BBM itu Bukan lagi jadi persoalan yang selalu muncul di setiap kita bangun pagi.

  447. rinika Says:

    kalo bisa contoh-contoh foto perumahan dicikarang. ditampilkan lengkap dengan pengembang dan keterangan lainnya. thx

  448. dani Says:

    all, ada yang tau yg bisa renov rumah sekaligus gambar ga utk di GW dan DB? ukuran rmh di GW 60m2 di DB 80m2, rencana mau tingkatin aja tapi tampak depan (lt.1) tidak dirubah? berapa per meternya yah? thanx for the info

  449. Asep Says:

    Bapak coba keliling ke perumahan perumahan cari ide. Lalu gambar sendiri, dari rancang ruang sampai desain luarnya. Pasti puas deh kalau jadi.

  450. kalyca Says:

    @Dani
    Kalau di GW tampak depan dan warna cat tidak boleh diubah, dan mulai dinding terluar (teras) tidak boleh ada penambahan yg berupa bangunan beton. Carport kaki2 tiang boleh pakai beton max tinggi 60cm dan atap harus dari bahan yg tembus pandang.
    Untuk bangunan utama hanya dari batas atap tertinggi (ujung lancip paling atas) ke belakang yg boleh diubah. Untuk dak jemuran boleh bikin di lt3, tapi di lt3 itu tidak boleh ada dinding (jadi tidak boleh ada ruangan).
    Saya kemarin dikenalkan ke pemborong yg biasa kerja di GW untuk permintaan saya penambahan luas bangunan sekitar 45m2 minta total 105jt. tapi karena dana blum mencukupi ya ditunda dulu deh, sambil cari alternatif tukang lain. Pihak estate saat saya urus perijinan malah menyarankan cari tukang sendiri.
    Selain itu di GW saat kita renovasi diminta deposit 2jt yg bisa diambil kalau sudah selesai.

  451. Asep Says:

    Ternyata dimana mana sama sama ribetnya. Soalnya, rumah sendiri, tapi nggak boleh suka suka sendiri. Kalau perumahan kelas bawah, bisa semau gue kalau renovasi. Mau dibuat usaha juga bisa. Tapi jadinya ya nggak teratur. Mau pilih mana ? Teratur tapi dengan aturan ketat, atau bebas tapi semrawut jadinya.

  452. hars Says:

    ambil yang menegah aja kang asep,cukup teratur dan tertata rapi,tapi bisa bebas merubah sekehendak hati yang punya.yang penting gak ngerugiin lingkungan dan tetangga.
    dan itu anda bisa dapatkan di permata legenda dukuh zamrud.

  453. hars Says:

    saya ada rencana untuk pindah ke dukuh zamrud.permata legenda pertengahan tahun ini.saat ini saya dan istri sedang mencari sekolah yang relatif cukup bagus .untuk teman teman yang menghuni dukuh zamrud,mohon saran dan masukannya.sekecil apapun akan sangat berguna untuk kami.terima kasih

  454. hars Says:

    oh ya,anak kami saat ini sd kelas 2.saya ada lihat sekolah alam sebelum pintu masuk dukuh zamrud.bagaimana dengan qulitas sekolah tersebut?bagaimana qurikulumnya?
    mungkin ada yg anaknya bersekolah disana.bisa di share ke kami berapa uang masuk dan iuran perbulannya?
    tksh

  455. Asep Says:

    Saya kasihan saja sama penghuni DZ/DB. Sebenarnya rumahnya lumayan, cuman ibarat berada di luar “benteng” kemegahan GW. Semakin berkembang GW, nantinya kawasan ini pelak akan menjadi warga negara “kelas dua”. Apalagi dengan infrastruktur yang kurang memadai dalam kawasan KL, yang membawa kesan semakin kumuh nantinya(percaya deh kata saya). Kalau mau ambil rumah yang kelas bawah sekalian di KL nggak masalah sih. Bahkan akan lebih membawa keuntungan investasi nanti.

    Saya yakin, nantinya ketika semakin berkembang GW akan semakin memberi “pagar” dan menutup akses untuk kawasan perumahan sekitarnya, untuk mencegah kekumuhan kawasan.

  456. chan Says:

    sep sep ngomong opa sampean?
    pating pecotot……

  457. sonny Says:

    pak asep,
    omongan tendesnsius anda mencerminkan anda orang yang kerdil ,kecil hati dan berpikiran sempit.sehingga analisa dan analogi yang anda sampaikan juga cetek dan sempit.sorry no offens ya pak asep,sebenernya anda bisa menyampaikan kelebihan GW tanpa analisa yang ngawur.
    buat kami,kondisi lingkungan yang baik dan kearifan penduduk sekitar merupakan modal lebih ketimbang fasilitas yang harus di beli dengan sangat mahal tetapi penghuninya menjadi individu yang egosentris.kelas satu atau kelas dua,yang menentukan adalah seberapa besar sumbangsih buat lingkungan sekitar.
    semoga anda lebih arif dalam berpandangan,kalau tidak mau anda di sebut marketingnya GW yang khawatir dengan laku kerasnya perumahan di sekitar GW.NO OFFENS AND THANKS

  458. Asep Says:

    Maafkan saya.

  459. Cah Bagus Says:

    Thanks for info SM, paling tidak ada gambaran kedepan jika akan mencari sekolah di sekitar Dukuh Bima, sebelumnya sy hanya tau Al Azhar. Kalau di rating sekolah yg bagus kira2 …. ada saran?

  460. Asep Says:

    Kalau mau beli di KL ya silahkan Pak. Hanya waktu yang berbicara. Apalagi di saat GW melakukan pembangunan fasilitas seperti mall, tempat rekreasi dll. pasti sense antara menjadi penghuni GW dan KL beda jauh.

  461. Penghuni zamrud Says:

    Itu kan kata sampeyan… bagi warga yg udah bertahun-tahun tinggal di sktrn KL tahu bener kl GW & KL itu msh sodaraan, wong pengembangnya sama kok, konsepnya juga pk konsep KL yg lama dikombinasikan dgn konsepnya grup Sinar Mas. lah wong jalan raya Legenda aja skrg udah mau dihubungi langsung ke pasar modernnya. Pemasukan tol utk Tol tambun juga kontribusi terbesar adalah dr penghuni di luar GW, wong penghuni GW msh bisa dihitung dgn jari kok…

  462. Asep Says:

    Kalau memang pengembang sama, pertanyaannya kenapa harus ada pagar pembatas ? Sudah pernah dijelaskan di forum ini, pengembang KL dan GW beda. Dan sudah pasti nantinya GW hanya akan memberi akses jalan yang terbatas. Memang benar penghuni luar GW boleh boleh saja masuk. Tetapi kan “benteng” tsb. masih ada. Dan apa yang terjadi nanti bisa dibayangkan ketimpangan antara fasilitas dan infrastruktur di kawsan GW dengan kawasan sekitar. Itulah yang saya bilang mirip menjadi warga “kelas 2″ nantinya.

  463. SOVIETA Says:

    Boleh tanya mengenai perum Grand Residence di bekasi. kira-kira gimana prospeknya kedepan? apa benar akan ada jalan tembus ke grandwisata tanpa melalui jalan legenda?

    thx

  464. sonny Says:

    ALHAMDULLILAH,sebentar lagi proses akad kredit,semoga nanti bisa berjalan sesuai scenario..hehehe.wah gak sabar nih buat jadi penghuni legenda.kemaren survey phisic rumah sudah 70 %,insya ALLAH juli sudah bisa pindah kesana.saat ini masih cari sekolah anak yang bagus.
    mbak vieta,
    kebetulan saya sudah survey ke grand residence.menurut saya design dan perencanaannya lumayan bagus.kalau gak salah dia juga ada danaunya.cuma di situ tanahnya agak kecil.72-90m2 Kalo gak salah.daerahnya lebih masuk kearah cimuning.lebih deket ke TPA bantar gebang sih dan kebetulan temanku tinggal di deket situ katanya bau kalo di pagi hari aja.sedangkan jalan keliatannya masih harus di benerin dulu tuh supaya enak di lewatin.

  465. sovieta Says:

    Oh, deket TPA yach. waduh gimana dong saya sudah ambil tipe 63/112,5. apa bener kalo pagi bau sampah? saya belum pernah cek kalo pagi.

  466. Penghuni zamrud Says:

    Mbak Sovieta,

    Kl sdh terlanjur ambil disitu juga gpp kok, ttg mslh dkt dgn TPA scra jarak Kilometer mgkn iya, tp mgkn yg lbh dkt lg ke TPA itu perumahan Bekasi Timur Regency. Masalah bau sampah, itu tergantung kemana arah angin bertiup aja. Krn kadang2 baunya pun kadang2 bisa juga sampai ke arah perumahan KL, bahkan saya dl sblm tinggal di KL waktu ikut saudara di perumahan Kota wisata jg bisa tercium bau sampah itu kok, krn letak TPA Btr Gebang ada di tengah-tengah antara KL dan Kota Wisata.
    Kl masalah rencana jalan tembus ke Grand Wisata tp lwt Jalan Legenda, saya jg dah pernah dgr, tp mgkn realisasinya msh lama, krn pembangunan di GW saya perhatikan baru sampai di tepi situ Cibereum, brt utk sampai ke lokasi yg ke arah Grand Residence msh ckp jauh

  467. nico Says:

    sepi ya

  468. Asep Says:

    Penghuni zamrud : Benar, bau sampah saya kira tidak terlalu masalah. Kalau mau dicari dari tumpukan sampah, sampah kan ibarat harta karun. Tetangga saya cuman ngumpulin sampah bisa beli rumah dan punya pabrik sampai 4 hektar.

  469. Noerman Says:

    Grand Residen itu adalah sawah kumbangan air dulu tanah aslinya, makanya sekarang sama developer di buat danao di perumahan tersebut, saya ras masih banjir, karena tanahnya relatif sama, baik dulu maupun sekarang. termasuk Mutiara Gading Timur 2 yang bawah itu daerah banjir, mohon survei lokasi tanya saja ke penduduk sekitar, tapi kalau grand wisa menang tanahnya tinggi n sanitasi dari pengembangnya juga bagus.

  470. chan Says:

    penghuni zamrud: mau nanya dong bos, kl ngurus pbb untuk dukuh zamrud dikantor pajak dimana ya?

  471. kalyca Says:

    @Chan
    Kalau zamrud sama seperti GW, saya dulu ngurusnya di Kantor Pajak Cibitung, lokasinya keluar tol cibitung, lurus di dekat lampu merah pertigaan cibitung.

  472. Penghuni zamrud Says:

    @Chan,
    Di Zamrud biasanya masalah pembayaran PBB dpt dilakukan secara kolektif melalui RT/RW setempat, dgn tambahan biaya admisnistrasi utk kas RT/RW, tp kl mau ada warga yg mau membayar sendiri jg boleh.
    PBB di Zamrud kayaknya tidak sama dgn GW yg dilakukan di Cibitung krn scr administratif GW masih masuk ke kabupaten Bekasi, sedangkan Zamrud skrg masuk ke wilayah perluasan Kota Bekasi. Dulu Zamrud masuk ke wilayah kecamatan Bantargebang, sekarang masuk ke kecamatan Mustikajaya yg letak kantornya di jalan raya kota Legenda.

  473. sonny Says:

    wah seneng sekali,akhirnya proses akad telah selesai dengan lancar.tinggal bayar kprr syariahnya untuk 7 tahun kedepan,kalau ada rejeki inginnya sih di lunasin segera.saya ambil di Blok L,jalan boulevard yg cukup luas (15 meter).rumah saya yg type carnelian sdh hampir jadi.
    semoga kelak menjadi home sweet home buat keluarga.saat ini masih cari sekolah buat anak.demikian sedikit share

  474. chan Says:

    penghuni zamrud,
    thanks infonya, namun saya baru beli ruko setahun yg lalu, pbbnya belum ada, nah mau ngurusnya kan mesti kekantor pajak? mungkin bapak tau kantor pajaknya dimana gitu?

  475. Restu Says:

    Dear semua..
    Wah makin seru aja forum ini…
    Saya mau sharing ne… tp dikit oot… gpp ya..
    Alhamdulillah saya sdh 2 bulan lebih, tinggal di Dukuh Bima..
    1. Nyaman, sejuk, aman dan tentram… So far saya sangat2 betah tinggal disitu…
    nyaman : bnyak pohon-pohon yg besar dan rindang, membuat udara makin bersih dan segar, aman : security 24 jam nonstop
    jalanannya bagus, aspal hotmix lebar dan mulus, air tidak susah, ada PAM, ada sumur bor jg, jaringan telpon dan jaringan listrik ditanam dalam tanah, got saluran air jg di tanam, jadi kliatan rapi.
    Fasilitas banyak, semua fasilitas ada di deket2 situ, ada sekolah, ada masjid, ada apotik, ada tempat olah raga, ada rumah sakit, cari makan gampang, ada ATM, ada Bank, SPBU ada, ada supermarket…
    2. jarak Bima ke Jakarta pun juga ga terlalu lama ditempuh… itu sdh terbukti, perjalanan dari rumah ke kantor di daerah Sunter, kondisi lancar tanpa macet 25 minutes only dengan jarak tempuh 35km, kalo hari biasa, tiap pagi berangkat kantor jam 6, jam 7 dah nyampai kantor, 1 jam ajah..
    rutenya juga bisa lewat tol kota.. bisa lewat JORR, banyak pilihan, jadi kalo gate PGT pindah ke Cikarang, qt tdk ada masalah..
    ongkosnya jg tidak terlalu mahal untuk pegawai biasa seperti saya ini.. :-(
    terus terang.. saya coba compare dg temen2 kantor yg tinggal di cibubur, cikarang, bahkan bekasi barat yg lebih deket drpd KL, temen saya yg tinggal di Cibubur berangkat dari rmh jam 5:15 pagi, karena jalanan di sana sangat macet
    sedang temen2 saya yang tinggal di daerah lippo cikarang, mereka harus berangkat lebih pagi dari saya,
    bnyak pula mereka yang punya mobil akhirnya memutuskan untuk berdesak2an naik bus, karena kalo naik mobil sendiri bayar tol dan bensinnya mahal, karena dari Jakarta, Cikarang lebih jauh dari pada Bekasi Timur (KL), Maaf untuk Pak Asep yang tinggal di LC,saya tidak mengada2, ini memang kenyataan loh.. he.he.
    3. Untuk investasi di Bima jg sangat menguntungkan, saya beli rumah awal tahun ini LT/LB 162/126, 2 lantai harga 300jt,
    tetapi sekarang rumah dengan tipe segitu harganya sudah 400 juta lebih, begitupun rumah yg lebih kecil.. LT/LB 126/60 awal tahun ini, harga yang ditawarkan 160 jtan, tapi sekarang harganya bisa sampai 200 jt lebih, ini tdk terlepas dari adanya proyek GW dan tolnya, terima kasih Grand Wisata…
    Makanya untuk rekan2 yang berminat tinggal di daerah KL, terutama di DB, sekarang saat yang tepat untuk hunting rumah disana, sebelum harganya meroket lebih tinggi lagi..
    4. Di daerah Dukuh Zamrud pun sekarang sangat prospektif dan berkembang, kebetulan saya jg punya rumah di Zamrud, tepatnya di Permata Legenda di Blok L,
    saya beli 4 tahun yang lalu, dulu saya beli LT/LB 90/36 dengan harga 60 jtan, tp sekarang harga sdh 2X lipatnya, krn disitu sdh banyak fasilitas dan ramai sekali..
    kebetulan rumah saya yang di Zamrud sedang dikontrak orang untuk dipakai sebagai kantor, waktu ngontrakinnya jg tidak susah.. Banyak sekali yang berminat mau ngontrak… untuk masalah air disitu ga usah kawatir, air dsitu sangat berlimpah, hanya dg dibor 16 meter, air sdh jernih dan layak untuk dipakai.
    menurut saya.. kekurangannya di daerah KL cuman akses jalan pemda-nya aja yg tidak begitu bagus.. over all se OK.
    jadi untuk tempat tinggal dan berinvestasi di daerah KL dan sekitarnya sangat menjanjikan..
    Bravo GW,DB and DZ
    Salam
    Restu

  476. dani Says:

    setuju pak restu, saya tinggal didukuh bima sejak th 2005 sampai sekarang betah, dari rumah ketempat kerja lebih kurang 60 km waktru tempuh 1 jam, kl pulang kantor sy lebih duluan sampai dari kawan2 yg tinggal daerah bekasi barat yg menggunakan akses to bekasi barat

  477. SM Says:

    Mbak ayau pak restu? ya .., pak dani.
    Saya juga sudah tinggal di Bima , yaitu di Bima asri sejak Akhir maret tahun ini. betul apa yang dirasakan “restu” saya juga merasakan hal yang sama. untuk kekantor saya di cakung cukup ditempauh 30 menit dari rumah ( bukan dari gerbang tol GW lho ) denga berkendara mobil. saya biasanya berankat jam 7 dr rumah . sampai kantor jam 7.30. masih banyak waktu dikantor. demikian juga pulangnya.
    Cuma emang jalan Legenda raya itu yang mudah mudahan cepet di benerin.

    Regards

  478. kalyca Says:

    Info dari teman, kalau kecamatan Mustikajaya untuk urusan pajak/PBB di Kantor Pajak Pratama Bekasi Selatan, nama jalannya kurang tahu, tapi lokasi kantornya di depan Carefour bekasi timur.

  479. chan Says:

    kalyca : thanks infonya

  480. ajeng Says:

    saya tertarik utk tinggal di kota legenda, kalau boleh tau di sana ada akses internet selain speedy telkom gak? Apakah ada fastnet, atau rtrw.net atau lainnya?
    Trims ya sharingnya.

  481. Asep Says:

    Restu : Maaf Pak. Mayoritas penghuni LC kerja di sekitar cibitung, cikarang atau kerawang saja. Tidak perlu harus “nyangkul” sampai Jakarta Pak. Kalau kerja di jkt dan tinggal di KL, sudah terhitung “pelosok”, terlalu jauh. Sedang kalau mau naik bis, dari GW atau dari LC tarifnya nggak jauh beda, cuman pastinya frekuensi bisnya lebih banyak sini. Dari sini ada Mayasari, AO LC(bis eksekutif), Jababeka(bis eksekutif), Bis mega regency dan K59 ke Cawang. Kalau dari GW atau KL bis hanya 2 jam sekali (mungkin).

  482. Restu Says:

    Dani : Wah.. sdh lumayan lama jg ya Pak tinggal di Bima? jadi ngalamin lwt kali malang, sblm ada tol Tambun? :-(
    SM : Saya bukan Mbak Pak.. saya lelaki tulen kok.. he.he. panggil saya restu saja, krn saya jg blm pantas dipanggil bapak, krn insyaAlloh br bulan agustus ini anak pertama saya lahir..
    Asep : Wah begitu ya Pak Asep… soalnya saya hanya sharing dr temen2 kantor saya.. ini nyata loh, di divisi saya aja orang cikarangnya ada 6 orang loh..
    trims..
    Restu

  483. kalyca Says:

    Tapi ada benernya juga lho Kata pak Asep, saya kerja di Sudirman, meski waktu tempuh dari GW bisa kurang dari 1 jam, tapi tetap aja capek rasanya setir sendiri, kalau mau pakai sopir kok rasanya berat di pengeluaran. kalau naik bis GW, waktu pulang lebih sering ga tetap.

    Pengennya sih ya rumah di pondok indah gitu, sayangnya dana ga cukup, jadinya ya disini, siapa tahu di pindah ke cabang di Bekasi.

  484. Tim Duncan Says:

    saya seh bebas2x aja org mau omong apa soal Kota legenda n GW..segala fasilitas apapun bisa dibeli n dibayar,tapi yg namanya kesehatan tdk terbayar,apalagi jaman sekarang apa saja dah mahal…apa tega seh diri kita dijadikan bahan percobaan tuk mengukur tingkat kekuatan kita tuk melawan polusi pabrik2x????? coba pikirkan generasi anak kita kalo sampe cacat karena kita sebagai orang tua lebih mementingkan dirinya dimanja dgn fasilitas padahal lingkungannya penuh dgn polusi!!!!! dimana2x kalo ada property yg yg komplain kalo daerahnya hijau,itu berarti si property itu tidak PEDE dengan daerahnya yg dia bangun!!!! contohnya aja kalo cewek cantik,dia gak perlu ngomong2x ke org kalo dia cantik…tanpa dia ngomong pun org sudah tau dia cantik….Bener gak sodara2x?????????

  485. Tim Duncan Says:

    Memang di dunia ini banyak orang yang tidak sadar diri (ASEP)..Temen saya juga kayak pak asep,tapi dia langsung memeriksakan dirinya di RS.jiwa…untuk dia menyadari kalo dia punya kelainan mental….emang banyak seh di dunia ini orang dengan gangguan mental yg tidak merehabilitasikan dirinya ke RS.Jiwa…..menurut saya bapak ada penyimpangan norma sosial..Periksa yah Pak sebelum dijauhi orang2xx….thq

  486. Asep Says:

    Kemaren sore, setelah memacu kendaraan kurang 25 menit dari Cijantung, keluar pintu tol Cikarang barat, dengan perasaan agak was was. Pasalnya, seperti biasa sore hari selalu macet. Sangat terkejut, ternyata sangat lengang suasana, tidak tampak antrian seperti biasa. Lebih terkejut lagi, eh…ternyata fly over yang baru dibangun (belum diresmikan) sudah ada yang lewat. Tidak seperti biasa, hari itu, dari pintu tol sampai rumah cuma 5 menit. Ini semua berkat fly over baru Cikarang (yang pertama dan satu satunya di kab. Bekasi).

  487. Asep Says:

    kalyca : Pondok Indah bukannya malah macet Pak. Jarak memang dekat, tapi waktu tempuh tidak bisa diprediksi.
    Alternatif terbaik beli apartemen dalam kota. Jarak dekat tidak selalu berarti lebih cepat. Teman saya tinggal di Pondok gede, nyampe jakarta lebih cepat saya. Alternatif lain, kalau naik umum, cari lokasi yang angutannya banyak (seperti bekasi timur, bekasi barat dll.) Cikarang masih sedikit, tapi pastinya masih jauh lebih banyak dibandingkan dari GW atau KL.

    Tim Duncan : daerah sini lokasi Rs jiwa dimana PAk ?

  488. kalyca Says:

    @Tim Duncan
    Ada yg nanya tuh lokasi RSJnya, mestinya segera ditindak lanjuti …. udah nggak sabar masuk mungkin … hehehe

  489. Asep Says:

    Stress kenaikan BBM. Akibatnya harus benar benar melakukan pengiritan pemakaian kendaraan bermotor. Naik ojek mahal, kendaraan sendiri mahal, ongkos angkot naik, listrik naik, sembako naik. Yang turun apa ??? Yang jelas saya sudah putuskan mau GOLPUT saja pemilu legislatif depan. Kalau pemilu presiden mau pilih.

  490. yandi Says:

    hiks..hik..hik..hik….
    boro boro beli rumah …. buat makan aja masih ngutang nih…
    kacian ya gue .

  491. widodo Says:

    mas yandi podo aku he, sing penting ijih ono sing gelem ngutangi he he he hik..hik..hik….

  492. Tim Duncan Says:

    syukurlah kalo di ckrg bangun fly over,krn gak sanggup nampung truk2x kontainer yg sering mengundang nyawa para pengendara motor……manusiawi juga yah org ckrg?????????? haha….

  493. Tim Duncan Says:

    saya pengengen tau neh nama pak asep yg sebenernya????? karena dari pembicaraan bapak,bapak bukan org sunda….pake nama samaran yoh???

  494. gus dur Says:

    haha…. orang sunda pada tersinggung & marah ya ma asep???? ga usah di gubris…sing waras ngalah. Gitu aja kok repot!!!

  495. Asep Says:

    Tim Duncan : Sembarangan saja, emangnya, nama ASEP cuma orang Sunda yang punya. Di jawa juga banyak mas nama ASEP (memangnya sunda juga dipulau apa kalo nggak di jawa ?)
    Itulah yang saya bilang, kontainer banyak, truk banyak, bus banyak, berarti bisnis bagus, lokasi bagus. Kan nggak salah kalau saya sarankan beli rumah di Cikarang saja (daripada di KL). Atau kalo nggak mampu beli rumah, minimal seperti saya dulu, kos di cikarang (sambil cari cari kerja). Kalau beban BBM semakin berat, kayaknya rumah saya kontrakkan, saya cari kost saja. Yang penting pemilu depan GOLPUT.

  496. gus dur Says:

    Asep, jgn bawa2 BBM & provokasi org utk GOLPUT..!! Itu namanya warga negara yg tdk bertanggung jawab & gak punya jiwa kebangsaan. Gd kond harga BBM dunia sprti skrg, hampir ga ada negara di dunia ini yg tidak menaikkan harga BBM nya. Kl Indonesia memaksakan tdk menaikkan BBM maka negara akan lebih menderita. Alih2 rakyat juga makin mederita, cuma krn rakyat kita skrg msh banyak yg bodoh (termasuk mahasiswanya), aktivis & politikusnya pada busuk, maka ya begini jadinya negara kita…

  497. Maniak Properti Says:

    copypaste dari “Bicara Rumah” Puri Bali vs Vila Inti Persada nandang. Says: Juni 8, 2008 at 1:42 pm
    Membeli perumahan harap hati-hati (ini pelajaran juga buat yang beli di Puri bali maupun Vila Inti Persada). Kalau ada waktu tolong dikontrol saat rumah anda dibangun dan setidaknya pada tahap pondasi. Ini ada pengalaman buruk dimana kami dan rekan kami melihat tahap pembangunan rumah berupa pondasi batu kali di grand residence pondok cabe (katanya kualitas realestate dan harganya diatas 360 juta lho) yang dibangun oleh Agung Group. Cukup aneh menurut saya karena batu kali sebagai pondasi tidak diberi adukan semen pada bagian yang tertanam (tertutup tanah) dan hanya bagian atas saja yang diberi adukan semen (jelas ini penipuan). Selain kedalaman pondasi yang cuma 30 cm juga batu kali yang tanpa diberi adukan semen pasir ini sangat rentan terhadap pergerakan/pergeseran tanah. Akibatnya bangunan nanti mudah retak-retak, dan ada gempa yang kecilpun pasti akan roboh. Mungkin masalah pondasi ini pula yang bikin grand residence bekasi retak-retak (pengembangnya sama dengan pondok cabe). Kawan saya sangat kecewa karena tidak saja calon rumahnya yang dibuat demikian namun hampir semua rumah di komplek perumahan tersebut nasibnya sama. Masalah penghematan bahan bangunan dengan mencuri kualitas di konstruksi pondasi ini akan sangat fatal. Tidak percaya ? buktikan sendiri karena sekarang sedang bikin pondasi atau bagi yang sudah terlanjur booking dan rumah sudah selesai dipondasi silahkan gali sedikit tepi pondasi biar yang tertutup tanah kelihatan kualitasnya. waspadalah … waspadalah nyawa anda terancam oleh pengembang nakal. Ada komentar ?

    NB Maniak Properti: NERADA dan Grand Residence Pondok Cabe pengembangnya sama yaitu dibawah bendera Agung Group dan nama perusahaannya PT. Surya Graha Karya Prima. Mengawasi saat proses pembangunan ini penting dan banyak pengembang yang mempromosikan bahwa konsumen berhak mengawasi saat calon rumahnya sedang dibangun, namun sayang banyak yang tidak memperhatikan kualitas pondasi (karena tertutup tanah) padahal pondasi ini sangat penting.

  498. Asep Says:

    Untuk pondasi batu, paling nggak untuk rumah lantai 1 adalah 60cm, dan 2 lantai 80cm. Diatasnya diberi slope double (6 batang, bukan 4), minimal besi 10 full. Itu kondisi minimal kalau tidak pakai tiang pancang. Siapapun tahu, pondasi adalah bagian yang menghabiskan uang paling banyak. Apalagi dengan kondisi harga besi, semen, batu dan pasir naik.

    Mengnai GOLPUT, juga ada hubungan dengan pondasi. Seperti kita ketahui, pondasi semua partai di Indonesia, tidak ada yang memenuhi persyaratan. Seperti buatan Agung group diatas, banyak yang dimanipulasi. Makanya buat saya, pilihan terbaik dalam pemilu legislatif adalah GOLPUT (pls jangan diikuti tapi).

  499. gus dur Says:

    @Asep, kl anda GOLPUT berarti anda org yg gmpg pasrah menyerahkan masa depan bgs kpd keputusan org lain. Berbuatlah sekecil apapun yg anda bisa utk bgs ini walaupun hrs dg memilih yg terbaik dari semua pilihan yg menurut kita jelek. Org golput itu = org putus asa, kl bgt mendingan gak usah hidup aja…

  500. Tim Duncan Says:

    Sebagai WNI yg ber Pancasila n berketuhanan sebaiknya menaati segala peraturan yg berlaku di negara ini…sebab kalo suka menentang negara lama2x bisa seperti para militan yg melakukan kegiatan merongrong negara,padahal pak asep sendiri kalo duduk di pemerntahan belum tentu bisa berbuat lebih baik dari mereka!!!!!!dari sikap n ucapannya di millist ini pun pak asep sudah seperti militan yang cenderung destruktif daripada konstruktif !!!!!! pikiran seperti bapak sama seperti ank kecil yg selalu minta kepada bapaknya tanpa bisa memberi apapun tuk bapaknya sebagai balas budi!!!!!! APAKAH BAPAK SEORANG YANG TIDAK BER TUHAN ???

  501. Tim Duncan Says:

    Tuk seorang WNI (asep) : harusnya bapak bertanya pada diri sendiri,apa yang bapak sudah buat tuk negara yang ada di KTP bapak itu?????????? kalo belum ada yah jangan banyak mengkoreksilah!!!!! kalo bapak dah sempurna sebagai manusia barulah bapak bisa menilai pemerintah!!!!!!! be smart yah….kadang2x dah Sarjana aja suka keblinger!!!!!!!!!kadang2x bisa lebih pintar yang tidak sekolah!!!!!

  502. kalyca Says:

    Kok sepi nih, lanjut dong.
    Ada yg tahu info harga untuk bikin kanopi? per m2 berapa ya sekarang setelah BBM naik …

  503. Penghuni zamrud Says:

    Iya nih kok sepi… Lanjut lagi deh….
    Minggu kemarin saya iseng jalan2 memantau perkembangan wilayah di seputaran DZ bagian belakang ke arah Setu. Iseng saya menyusuri jalan Ciketing raya depan DZ sampe pertigaan belok ke kiri ke arah Grand Residences (jl raya cimuning) sp ketemu lagi pertigaan Jl setu (ke kiri ke arah cibitung, ke kanan tembus ke Cilengsi bogor) saya belok kiri menyusuri jl raya setu sp ketemu lagi di pinggir kali malang (ke kiri balik ke arah jembatan kota legenda, ke kanan ke arah pintu tol cibitung).
    Ini laporannya: Jl raya cimuning sp batas grand residences jalan dibeton, selepas itu jalan mix ada yg bagus dan rusak, tdk jauh dari perumahan grand residences kita akan ketemu jalur pipa gas yg rencananya akan menjadi jalur JORR 2 dr tol Jagorawi tembus ke arah Cibitung, good news, artinya kalo rencana itu terwujud, yg tinggal di seputaran DZ, KL dan juga GW (krn wilayah GW itu luassss….) akan tidak jauh utk mengakses ke tol JORR 2 (jd kl mau jln2 ke bogor atau ke serpong nantinya akan lbh cepat, krn dr tol Jagorawi akan dibuat tol yg menembus ke antasari, depok dan trs ke serpong [CMIIW] )
    Belok kiri ke arah Setu ternyata daerah Setu cukup ramai juga, tdk kalah ramai dgn daerah bantargebang, cukup banyak perumahan baru yg dibangun disana utk kebutuhan orang2 yg tinggal di seputaran Setu & Cibitung, a.l perumahan Grand Mutiara gading. sayang jalan raya Setu di beberapa tempat kondisi jalannya benar2 memprihatinkan krn berlobang-lobang dan juga banyak truk2 besar krn dkt dgn kota industri MM2100 (ada bbrp pabrik besar juga yg berlokasi di pinggir jalan raya setu). Keluar jalan raya setu menuju kalimalang jalan kembali mulus krn udah dibeton bertulang (jd ingat sewaktu dl jalan itu blm dibeton kondisinya gak kalah parahnya hehehe… )
    Begitu dl deh reportnya, minggu depan kl gak ada halangan mau coba jalan2 ke jalan desa antara cimuning yg menembus ke kalimalang (posisi jalan ini kl dilihat di peta sejajar dgn jalan raya setu hanya lbh di dalam, dan bersinggungan langsung dengan situ Cibereum dekat dgn lokasi proyek perumahan GW) . Alternatif lain: mau coba kondisi jalan mulai dr pertigaan Setu ke arah Cilengsi bogor

  504. buruh Says:

    BTW, klo liat judul thread ini, “yang terbaik di bekasi? bima legenda bekasi”
    Brarti masi bole dunks ngomongin perumahan di bekasi – kota maupun kabupaten :) nggak terbatas bima legenda dowang :)

    Since cikarang merupakan bagian dari kabupaten bekasi, koq nggak ada yang kasi inpo tentang perumahan dan fasilitasnya di seputaran cikarang? selain lippo cikarang dan jababeka. BTW, gw kerja di delta silikon2, tapi gw dan teman2 nggak ada yang berminat ngambil rumah di lippo cikarang, karna – nggak ada masjid!
    Masjid yang ada cuma di BPN dan masjid swadaya masyarakat di lembah hijau.
    Kebanyakan teman2 gw ambil rumah ke utara – tambun, ato ke selatan – serang/cibarusah.
    So, which one the best? ambil yang deket tambun or ambil ke arah serang/cibarusah?

  505. irwan Says:

    maap nih saya newbie, kebetulan saya dah ambil rumah di grand residence. mo tanya nih sama om en tante yang dah lama tinggal di daerah seputaran cimuning, klo sekolah SD yg bagus kira2 dimana ya.
    sabtu kemaren baru survey di SD Alam “pertiwi”. Trus sempet jalan2 dari perum grand residence ke arah setu di situ ada SD IT ……. (lupa namanya) kira2 bagus ndak ya…??
    mohon masukannya soalnya tahun ajaran baru rencananya anak saya harus pindah nih.
    terima kasih ya

  506. Penghuni zamrud Says:

    Kl mau yg udah punya nama kayaknya ya ke Al azhar (muslim) di Dukuh Bima Kota legenda atau ke Ipeka (kristen) di Grand Wisata (dulu masih masuk ke wilayah Kota Legenda). Yg lainnya selain itu blm pernah dengar bagaimana kualitasnya, kl ada yg tahu saya jg pingin tahu :-)

  507. ysk Says:

    sekolah kalo mau yang murah sd negeri zamrud kalo smp negeri 29 di graha harapan kalo sma negeri 9 di dekat kecamatan…..

  508. irwan Says:

    klo sd negeri zamrud di sebelah mana ya…. maklum nih belum tahu daerah.
    apakah ada di dalam komplek dukuh zamrudnya.

  509. Asep Says:

    Penghuni zamrud : JORR2 ?? saya baru dengar. Mungkin ada, tapi 100 tahun lagi. Cari daerah dengan penduduk padat banyak. Tapi biasanya equal dengan semwrawut dan jalan rusak (kalau disitu yang banyak adalah perumahan kelas bawah). Saya masih ingat kondisi jalan kalimalang 5 tahun lalu, masih bagus dan nyaman untuk dilewati. Tetapi dengan menjamurnya perumahan kecil sekitar cibitung, kondisinya rusak, padat dan amburadul.

    Buruh : Kerja delta silikon, tinggal di cibitung terlalu jauh. Apalagi cibitung terkenal daerah jalan macet dan semrawut. Kalau mau dekat masjid pilihan bisa di taman sentosa atau cikarang baru. Atau kalau mau harga terjangkau, perumahan arah cibarusah.

  510. kalyca Says:

    @Asep: Masa belum denger berita JORR22? Warga Kota Wisata kan sudah ribut sejak setahun yang lalu karena KW akan dibelah oleh JORR2 itu. Dari tulisan di forum, katanya JORR2 lewat KW karena menghindari kawasan Cikeas dan Bukaka, siapa yang berani ganggu kan saat ini? Masih Jadi diperjuangkan warga KW (Cluster Denhag dan Amerika akan terbelah, Toronto dan Montreal terpotong dipinggirnya/pas disebelahnya)
    Rencananya memang JORR2 tembusnya ke Cibitung, menurut cerita teman saya yang ikut dalam pembebasan tanah, sekitar MM2100 sudah mulai dibebaskan untuk jalur JORR2 ini sejak awal tahun 2008 ini.

  511. irwan Says:

    maap lho om asep…. untuk melihat rencana jalan tol yang ada di jabotabek coba buka “www.bpjt.net” disitu kelihatan jalan tol yang udah jadi atau dalam pengerjaan dan masih tender. semoga membantu om asep untuk mendapatkan informasi tentang rencana jalan tol JORR 2

  512. Penghuni zamrud Says:

    @Kang Asep,
    Duh kang… kemarin kan kang Asep yg cerita gempar gempor kl pintu tol PGT mau dipindah ke ruas Cibitung – Cikarang, lah kok malah blm dgr ttg Tol JORR 2, piye toh kang, kang :-)
    Pintu tol PGT itu kan dipindah kesana utk menunjang Tol JORR 2 yg panjang keseluruhan ruas jalannya mencapai 122,6 KM membentang dari Bandara Cengakareng, serpong, cinere, jagorawi, cibitung, cilincing hingga ke tanjung priuk yg rencananya selesai pada tahun 2010 (baca: http://202.146.5.33/kompas-cetak/0801/08/metro/4147938.htm ). Panjang ruas tol jagorawi yg tembus ke Cibitung sendiri direncanakan sepanjang 25,4 KM, inilah yg rencananya dibangun mengikuti jalur pipa gas yg seperti disebutkan oleh rekan2 diatas antara lain akan melewati perumahan Kota wisata. Kl gak tahu jalur pipa gas yg mana, coba deh jalan2 ke KW, sblm KW ada tuh keliatan tulisannya (Jalur Pipa Gas, dilarang mendirikan bangunan di sepanjang jalur pipa gas ini), atau spt yg saya ceritakan selepas perumahan Grand Residences keliatan juga tuh. Jalur JORR 2 katanya sengaja dibangun mengikuti jalur pipa gas supaya biaya pembebasan lahan utk pembangunan jalan tol JORR 2 bisa lbh ditekan, begitu loh….
    Next time kang sblm komentar coba cari tahu dulu, spy ntar malah gak dicela orang… :-)

  513. jesie Says:

    Hohohoo….ribut2nya rame ya….Saya tinggal di Cikarang, aseli Cikarang, diperkampungan (Jl.Untung Suropati No.59, Mekar Mukti, Cikarang Utara) rumah milik pribadi dibangun diatas LT 140M2 dengan LB 140M (yang pada tahun 2006 harganya sudah mencapai 400/M2 di perkampungan) bukan di Lippo Cikarang atau di perumahan Cikarang Baru, setiap hari “commuter” Cikarang-Sudirman (Kyoei Prince)-Cikarang, Salam kenal untuk pengunjung yang lain.

    ps: ribut2 antara pengunjung Asep dengan yang lainnya sudah dimulai sejak 31 Januari 08 loh….

  514. Tim Duncan Says:

    iya neh ada yang nyolot neh yg ngaku namanya asep!!!!!! kayaknya dia banci kaleng deh!!!!! gak gentle sebagai seorang cow yg punya penis!!!!!!

  515. sekar Says:

    salam kenal,
    saya ada rumah di pesona anggrek harapan, tidak terawat karena ditinggal bbrp tahun. kalau dihitung tanah saja, brp kira2x penawaran harganya ya? tipe 38 tanah 83.5
    thanks.

  516. Asep Says:

    Penghuni zamrud : Boleh boleh saja berangan angan JORR2. Masalahnya lewatnya juga di cikarang mas (bukan KL atau DB). Maksud saya jalannya nanti lebih dekat ke Cikarang daripada ke KL/DB. Dan yang sudah “dipatok” jadi dulu Cikarang – tj. priok. Karena ruas ini yang sudah ada investornya.

  517. kalyca Says:

    Dari link PenghuniZamrut di atas disebutkan … JORR 2 yang melintas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, melingkar ke arah Serpong, Cinere, Jagorawi, hingga Cibitung, Cilincing, Tanjung Priok sepanjang 122,6 kilometer ….

    Kenapa bukan disebut ke Cikarang ya, padahal Asep dah ngotot tolnya di cikarang? atau kompas yg salah nulis berita nih?

  518. PENGIDAM RUMAH Says:

    iya asep emang goblok.

  519. Mat Klewer Says:

    Dear all…
    Ada yg tau gak Perumahan Graha Harapan Bumyagara
    Kebetulan saya baru pindah dari luar kota & lagi cari2 rumah dgn range harga 100 jtan…dan dapat penawaran dari seorang teman di lokasi ini…btw ada yg bisa bantu gak tolong dong infonya mengenai perumahan ini…bebas banjir gak, macet gak, Fasum/Fasosnya gimana yah…please yah buat yg punya info mohon pencerahannya…

  520. Asep Says:

    Penghuni zamrud : OK lah, paling paling lewatnya juga KL/DB. Rumah kamu yang terkena pembebasan tanah. Terpaksa pindah deh…Yang benar lewatnya dekat pemda Bekasi. Nggak percaya ? Tanya sendiri ke jasa marga. Kalau cibitung emangnya pabrik di MM2100 mau dipindain apa.

    Mat Klewer : Graha Harapan Bumyagara lokasinya bebas macet mas. Soalnya jauh dari jalan raya, alias pelosok nun jauh di sana. Munkin cocok untuk orang yang suka bertapa.

  521. Penghuni zamrud Says:

    @Asep,
    Saya tdk akan terpancing omongan anda bung…. Kualitas anda semakin kelihatan seperti apa orangnya, dan saya jg tdk akan ikut2an berkata-kata kasar kepada anda walaupun sebenarnya ingin sekali :-)
    Masalahnya anda itu ngomong tanpa melihat data2 riil, buka peta jabotabek dulu gihh biar ngeh, masalahnya yg saya tahu jalur gas itu tdk lewat di kawasan industri MM2100 [CMIIW] !!!!

    @Mat Klewer,
    gak usah denger provokasinya kang Asep, Grha harapan / bumyagara itu bersebelahan dengan dukuh zamrud, jd tdk jauh beda dgn zamrud lah kondisinya. Sistemnya malah udah cluster. Fasilitas di situ malah ada kolam renang dan lapangan tenisnya, jd malah lbh ada segi plusnya, tp ya mending dilihat dulu sendirilah kondisinya gimana spy lbh enak. Kata orang cari rumah itu kan seperti cari jodoh… :-)
    banjir sih kayaknya nggak ya…. akses jalan ke arah jakarta dan cikampek bisa lewat pintu tol bekasi timur melalui perumahan MGT (mutiara gading timur) atau lewat pintu tol grand wisata.

  522. Resto Says:

    dasar gemblung …. asep joor lewat blakang gw sejajar dengan jalan setu …

  523. Debide Says:

    Rekan2 semua,
    mohon masukannya dong, kalau untuk daerah Bekasi Timur (Bulak Kapal), pasaran tanahnya udah berapa ya per m2?
    Lokasi tepatnya di Jl Joyomartono(?) =/- 200m dari lampu merah Bulak Kapal..
    terima kasih sebelumnya

  524. Debide Says:

    To all,
    maaf nih kalo postingan sebelumnya nyasar ke “komunitas” ini, maklum newbie…
    sekali lagi mohon maaf dan dimaklumi, tapi saya tetap berharap mudah2an ada yg bisa bantu :D

  525. Asep Says:

    Kita lihat saja nanti JORR2 akan lewat mana. Yang jelas, tol Cikarang pusat – Priok akan jadi duluan.

  526. Asep Says:

    Satu lagi neh…JORR2 ruas ke Cibubur bakalan lama (sampai sekarang belum ada investor yang berani nawar). Pasalnya, pemakainya masih diragukan jumlahnya. Berbeda dengan ruas Cikarang – Priok (baca: bukan Cibitung seperti dalam tulisan Kompas) yang sudah di launch oleh jasa marga. Kalau ruas ini pemakainya jelas, kontainer dan kendaraan yang menuju jakut.

  527. Buruh Says:

    Mas Asep, setahu saya, JORR2 itu merupakan tol lingkar terluar Jakarta dech, jadi ruas Serpong – Depok – Cimanggis akan menyatu dengan Cimanggis – Cibitung dan juga Cibitung – Priok.
    Jadi bukan Cikarang pusat – Priok, karena interchange dgn tol Cikampek klo nggak salah di KM 28 (antara Cibitung – Cikarang Barat).

  528. SM Says:

    Betul kata “Buruh”, Interchange JORR2 di bekasi itu lokasinya di cibitung, saya pernah diajak orang jasa marga survei di lokasi itu untuk nemenin calon kontraktor peserta tender project tsb. Tepatnya di deket jembatan kali setelah MM2100 ( kalau kita dari jakarta ). kang asep mesti tahu lokasi itu dulunya masuk cibitung, karena pemekaran wilayah sekarang namanya jadi cikarang barat. Nantinya truck-truck yang akan menuju ke tg, priok dari cikarang akan masuk interchange ini. Interchage ini juga sekaligus pengganti gate tol PGT/Jatibening. Jadi nantinya gate tol bks. barat, bks. timur, tambun dan cibitung akan menjadi jaringan tol dalam kota jakarta. Untuk gate cikarang dan cikarang pusat/ delta mas tetap jadi jaringan tol luar kota.

  529. bangkit Says:

    WAH …nextnya gimana doong,jadi gak nyaman ya .gue dah ambil rumah di GW,bakalan di temenin sama container dan truck industri di tol.atau nanti di buat jalur kusus kendaraan berat..ada yang bisa kasih info nggak ya nextnya gimana.soalnya gak nyaman juga kalo lewat tol kebanyakan truck yg mau ke priok.tksh buat yg mau ksh info

  530. Tim Duncan Says:

    yang parahnya di cikarang yg dari dulu ampe sekarang temennya supir truk kontainer!!!!! GW gak bakal kena jalur JORR karena itu pemukiman elite bkn yg seperti di cikarang…..

  531. Tim Duncan Says:

    si barokokok itu mah sirik ma KL n GW!!!! ngapain dia ngejelekin perumahan orang!!!!!! supaya lippo cikarang yg dia jual laku!!!!!!! DASAR TIKUS BUSUK!!!!!!

  532. bangkit Says:

    tim duncan,thks infonya.cuma yg sy masih mikir.berarti dari interchange cbiitung ke tol priok ada ruas tol baru?kalo nggak kan tetep aja lewat jalur yg ada sekarang yg ngelewatin tambun,bks timur,bks barat,klmalang dan tg priok.kalo ada ruas baru kusus truck malah enak doong kita.tapi kl jalannya masih itu juga,bukannya sama aja bakal ditemenin truck truck yg segede gajah…..??moga moga sih nggak ya…..

  533. Asep Says:

    JORR mau di KM20, 28 atau 38 sama saja. Yang penting nggak lewat perumahan saya. Jalurnya memang masih teka teki. Kenapa ? Karena tidak mungkin memotong daerah Industri yang sudah berdiri pabrik. Kalau km26 atau 27 masih mungkin. memotong GW masih mungkin, lewat cikarang pusat masih mungkin. Truck kontainer yang 40 feet lebih besar dari gajah. Mungkin 4 gajah sekaligus bisa masuk.

  534. kalyca Says:

    Logika pak asep bahwa JORR tidak akan memotong kawasan industri bisa jadi benar, tapi memotong perumahan yg bersebelahan dengan kawasan industri pasti akan lebih didukung investor di kawasan industri tersebut. Jadi kemungkinan LC untuk bisa terkena jalur juga masih mungkin.

  535. buruh Says:

    @kalyca
    Sepertinya sich LC nggak mungkin dipotong oleh jalur tol, karena diapit oleh banyak kawasan industri (Ejip, delta silikon2), jadi klo LC dipotong tol, minimal salah satu kawasan industri itu harus mau dipotong tol.
    Kalaupun tol jorr2 akan melewati cikarang, tentunya rutenya akan lewat sekitar pasar serang, karena kawasan tersebut, dari arah bekasi/narogong/setu sampai cikarang pusat (delta mas) bisa dikatakan tidak ada kawasan industri, bahkan kalau ditarik garis dari setu ke delta mas (lewat dekat pasar serang), hunian tidak sebanyak kalau harus memotong kawasan industri disekitar LC.

    Well itu sich cuma berandai-andai. Karena publish resmi dari bpjt, ruas jorr2 itu mengikuti jalur pipa gas, dari KM28, diarahkan ke priok (klo pipa gas kan dari tol cikampek km28 akan ke arah timur ke karawang).

  536. SM Says:

    JORR2 itu rencananya melintas dari sebelah selatan MM2100- trus ke sebelah timur MM2100- alias desebelah baratnya kawasan industri delta silikon- ketemu dengan toll cikampek di km.28-29 – terus ke utara melalui sebelah baratnya kawasan industri Jababeka – terus ke utara sampai ke pesisir pantai dan tembus ke marunda- cilincing.

    Jadi truck container yang dari timur; cikarang, karawang, cikampek dll akan menuju pel. tg. priok melalui interchange km.28-29 ini terus ke utara.
    Jadi gak lewat jalur depan GW – bekasi barat.

    Cuma terwujudnya JORR2 ini masih lama….. yang duluan nantinya pembuatan gate tol baru di km.28-29 ini untuk menggantikan gate tol jatibening.

  537. SM Says:

    kang asep,
    Container 40 feet itu bukan lebih besar ..tapi lebih panjang. sekarang container standar yang beredar cuma ada 2 ukuran 20 feet dan 40 feet.
    Jadi gak ada yang lebih besar….karena regulasi DISHUB lebar kendaraan max. 2,5 meter. so, gak boleh ukurannya dibesarin….yang boleh dipanjangin, kalo mau nambah volume muatan

  538. bangkit Says:

    @ SM,thanks banget atas infonya.penjelasan nya sangat runut dan sangat masuk akal,apalagi saya juga liat marunda jalannya udah dibesarin dan keliatannya next akan tembus ke cikarang lewat utara atau rorotan.berarti masa depan tol tambun jakarta bakal lebih lengang tanpa truck /container.wah next nya jd daerah elit nih,bisa ngalahin serpong yg lg gencar bikin rumah dengan akses tol.any comment guys….

  539. Penghuni zamrud Says:

    saya berharap rencana JORR 2 terealisir seperti yg dikatakan pak SM. Emang gak enak sih kl keluar dr tol kita langsung berhadapan dgn truk-truk kontainer yg super2 gede itu :-) Kita lihat saja perkembangannya lbh lanjut…

  540. Asep Says:

    Saya setuju komentar SM, kemungkinan besar begitu. Melihat gelagat sudah dibetonnya jalan sampai Jababeka dan stasiun lemahabang baru baru ini.

    Penghuni zamrud: Kontainer berguna juga. Kalo angkot lagi demo bisa numpang.

  541. carnelian Says:

    ada yang ambil rumah di permata legenda nggak ya…sy ambil di blok L,sharing info dong di sini.

  542. Penghuni zamrud Says:

    @carnelian,
    permata legenda masih masuk dalam wilayah dukuh zamrud & mrpkan proyek pengembangan lbh lanjut dr tanah2 yg msh menganggur yg ada di dukuh zamrud. Mengenai kuakitas bangunannnya sendiri mgkn bapak bisa lihat sendiri, saya no comment krn kebetulan tdk mengamati dan nanya2. sarana & prasarana yg ada ya samalah dgn yg ada di zamrud. Ada info terbaru mgn DZ: warga DZ sdh melakukan serah terima pengolahan sampah dgn pemda Bekasi, dgn demikian tdk lama lagi sampah warga akan diangkut oleh dinas kebersihan pemda, dan tempat penampungan sementara sampah yg ada di dekat SD akan dibersihkan krn sdh dirasakan warga memberikan polusi bau :-) Ada lagi, tdk lama lagi di sekitaran bundaran patung kodok akan dibangun pos polisi atas inisiatif warga krn katanya beberapa hari terakhir ada peningkatan tindak kriminalitas di DZ, harapannya dgn adanya pos polisi maka tingkat kemanan lingkungan dpt tetap terjaga secara kondusif seperti selama ini

  543. carnelian Says:

    @penghuni Zamrud,thks untuk infonya.kebetulan rumah saya sdh hampir jadi.qualitas bangunan cukup bagus,equal dengan harga lah.untuk gerbang,memang bagusnya di blok kami di bikin model cluster.semoga saja pengembang mau membantu akan hal ini.saat ini saya lagi cari teralis untuk jendela.ada referensi nggak ya buat teralis yg bagus di sekitar sana dan harganya everage berapaan /meternya?
    segala informasi sangat membantu saya dan mungkin teman teman yang lain yg berencana sama.tks

  544. Asep Says:

    Dor….satu orang tewas dihabisi perampok di KL. Aksi ini bagian dari aksi perampokan. Dari awal saya memang sudah meragukan keamanan dareah ini.

    Kalau masalah polusi bau memang dari dulu sudah ada.

  545. Penghuni zamrud Says:

    @Asep,
    saya ini fair aja, kl emang ada info yg krg bagus ya hrs kita infokan juga spy buat penghuni2 dan calon penghuni tahu…
    saya rasa orang-orang di forum ini udah pada dewasa kok… mana ada hunian yg 100 % aman, even yg pk sistem cluster seperti di perumahan Kota Wisata aja dulu saya sering denger kecolongan juga, Kl info negatif kayak gini bikin anda seneng, puas, gembira krn ternyata begitu adanya, yo wis monggo…. :-) Yg penting kami tetep bangga dan seneng jd warga disana, akses ok, sarana+prasarana di sekitar sudah mencukupi utk semua kebutuhan sehari-hari dan tdk perlu repot2 jauh-jauh utk beli-beli ini itu…

    @carnelian
    Coba aja tanya ke tukang besi yg ada di seputarn DZ, ada banyak kok… harga yg tergantung model dan kerumitan yg diminta, maaf gak bisa bantu kasih info harganya, udah lupa dan lagi harga skr dgn dulu udah pasti berubah krn harga besi udah naik…

    O iya, ada info tambahan: jalan tembus dr belakang DZ yg ke arah bantar gebang sdh on going diproses dicor semen permanen (sebagian, trtma bagian yg dulu lobang2nya segede gajah…. hehehe, so kl udah kelar akses menuju dan keluar DZ akan semakin ok, jd buat yg mau ke jaln raya Narogong menuju ke perumahan Kota wisata, taman buah mekarsari, jonggol ataupun ke bogor via cileungsi gak perlu keluar dulu ke tol cikampek terus masuk ke JORR jatiwarna, bisa langsung aja dr jalan raya narogong, lebih hemat waktu dan uang…. Hmm jadi gak sabar kl tol JORR 2 bener2 jadi, aksesnya bakalan lbh enak lagi kan… :-)

  546. Indra Says:

    :)
    numpang comment nich, aku jadi tergerak untuk nimbrung setelah membaca perseteruan Mr. Asep sang tokoh anagonis (maaf) hehehe…..

    menurut aku semua yang di utarakan sah-sah aja, gak ada yang salah dengan pendapat masing2. rumahku adalah sorgaku, setiap orang berpikir 1000x sebelum memutuskan untuk beli rumah dari segala macam aspek di tinjau, lokasi, lingkungan, akses, deket sodara, keuangan dll dll….. terlalu panjang untuk di sebut….

    bisa punya rumah di jaman sulit sekarang dah syukur, gak usah terlalu naris. bayangkan dengan orang lain yang hanya sekedar buat ngontak aja setengah mati.

    semua yang di utarakan adalah opini individu belaka yang belum jelas kebenarannya….. dan di negara ini sah2 aja kok beropini. hanya sempet muncul istilah kebebasan yang bertanggung jawab supaya kita bisa menghargai keberadaan orang lain. itu hukum bermasyarakat. klo hukum pidana ada undang2 yang ngatur.

    Finally semua kembali ke kita masing2. semua tergantung kita menyikapinya.

    keep smile….. :)

  547. Mat Klewer Says:

    tau nih Asep….peace bro :)

  548. carnelian Says:

    @penghuni zamrud,thks atas update infonya.saya juga yakin next secara posisi dan geografis lokasi zamrud dan sekitarnya akan sangat strategis.apalagi kalau JORR 2 sdh jadi,hhmm bakalan jadi kawasan primadona nih.just enjoy it!!…
    @indra,saya setuju dengan pendapat sampean.tetapi memang kita akan mudah melihat qualitas seseorang dari statement maupun pendapat yang disampaikan.dan kalo boleh berpesan,”just be wise before you give the comment”.karena ungkapan provokatif tidak akan meneduhkan siapapun dan apapun.so..mari kita belajar untuk lebih wise,..peace dan salam knl buat semuanya.

  549. carnelian Says:

    @asep,berikut saya dapat dari web kriminal,
    2 BULAN 10 PERAMPOKAN di BEKASI
    o 16 Juni: Karyawati pulang dari bank di Margamulya, Rp31 juta amblas.
    o 23 Juni: Pegawai perusahaan pengepul kertas digetok 4 garong, Rp150 juta dirampas di Telaga Murni, Cikarang.
    o 26 Juni: BRI Unit Kedung Waringin, Cikarang Timur, diserbu 6 garong berpistol, karyawan diinjak-injak, Rp100 juta amblas.
    o 26 Juni: Toko emas di Pasar Pagi Bintara, Bojongrangkong dijebol, emas 4 kilo senilai Rp 1 milyar lebih amblas.
    o 5 Juli: 6 Rampok berpistol mengikat 8 karyawan Alfamart di Bintara Jaya, Rp10 juta amblas.
    o 6 Juli: Abdulah,18, penjaga warnet di Ruko Legenda, tewas ditembak rampok.
    o 7 Juli: Tuti,50, waria pemilik salon dikepruk rampok di rumahnya di Tambun, Bekasi.
    o 7 Juli: Rahman,53, Kepala kantor Pos Rawa Pasung dibacok perampok di Jembatan Layang Kranji.
    o 8 Juli: Tu,21, pembantu rumah tangga Dirut PT Unilever diperkosa perampok di Cikarang, Bekasi.
    o 10 Juli: SPBU di Cikarang diserbu 5 garong, Rp90 juta amblas.

    LIHAT,dari 10 kasus 4 diantaranya terjadi di wilayah anda yakni di cikarang.saya hanya menyampaikan fakta bahwa ternyata daerah anda adalah daerah paling rawan di seantero bekasi.moral storynya:kejahatan bisa terjadi dimana saja.jadi jangan mudah untuk lengah dan selalu waspada.jangan menganggap daerah kita paling aman padahal sebaliknya.lebih baik saling mengingatkan untuk terus selalu waspada akan potensi kejahatan.semoga kita selalu di lindungi olehnya.

  550. Gusdur Says:

    Asep, ayo dibalas dong info berita dari carnelian, biar seru.! Jangan lama2 ya NGARANG CERITANYA…haha

  551. Mat Klewer Says:

    oh Asep tinggalnya di LC yah…
    deket banget tuh bro (dari pabrik2 di Cikarang wakakak… :) )
    …LC kan di ujung berung…
    mang ada kehidupan yah… :) peace bro…

  552. Didi Says:

    Alhamdulillah..akhirnya meteran listrik sudah dipasang.
    New Jade…here I come

  553. carnelian Says:

    @didi,wah seneng doong dah bisa di tempatin.by the way anda di blok brp?terus wilayah kerja di bekasi atau jakarta?
    rumah saya keliatannya september baru bisa serah terima.
    buat penghuni zamrud yang lain (yang baru & yang lama) mungkin bisa ikut memberikan testimoninya di sini biar tambah rame….

  554. Didi Says:

    Blok K, Kerja dikawasan MM2100.
    Kalo Carnerlian sendiri dimana kerjanya..?

    Testimoni saya nih…dibanding dengan Lippo Cikarang yang puannaass bangets (saya sudah survei rumah di daerah Cikarang dan Cibitung). Tinggal di Dukuh Zamrud jauh lebih suejuk.

  555. Penghuni zamrud Says:

    Setuju bangetttt…. Di DZ dan sekitarnya kl pagi masih sueeejukkkk…. mgkn krn msh banyak sawah dan kebun di sekitarnya…. saya kerja di jakarta, krn masuk ktr jam 9 (kantor di seputaran kuningan) saya br berangkat dr rumah jam 7-7.30 sp ktr on time trs… enak gak tuhhhh….. :-)

  556. carnelian Says:

    @didi,sy di blok L .ktr saya di mega kuningan,gak tau nih nanti berangkat dari rumah jam berapa..hehehehhee.
    anak saya yg sd mungkin saya mau masukin di sd AL-AZHAR dukuh bima,katanya sih ada antar jemput.cuma sy gak tau harus siapin uang berapa untuk masuk dan uang bulanannya.mungkin ada yang bisa kasih info ke saya?

    sekedar share,sebelum saya memutuskan ambil rumah di permata legenda,dukuh zamrud.boleh di bilang sudah hampir semua perumahan telah kami survey(kisaran harga 180-350jt) dari ngubek ngubek depok(sawangan,beiji,citayam dll) ,terus ngacak ngacak cibubur hehehe (cibubur country,cibubur residence,the addres,permata kranggan,permata cimanggis,bukit golf sampe ke mutiara sentul dan bogor park)
    terakhir tour keliling bekasi dari bintara,kota harapan indah,jati asih,bekasi barat,cikarang ,dll.
    emang jodoh juga kali ya,sekali dateng terus liat kok saya dan istri langsung sreg dihati..juga sreg di kantong..hehehehe. coba tunjukkan dimana dapat tanah 210 meter /rumah type 60 dengan harga 250 jtan.dan hebatnya hanya dalam waktu 6 bulan,tgl 21 juli nanti untuk type yg sama sdh 295 jt..nggak salah kalo buat investasi juga.
    yang buat kami tambah yakin :
    >lingkungan sudah jadi
    >rumah kami di lingkungan yang nyaman,dan jalan boulevard (lbr 16mtr)
    >kebutuhan hidup lengkap
    >daerah masih sejuk,mungkin masih kalah sm cibubur atau jati asih tp kalo buat sama cibitung apalagi sama cikarang
    wah jauh labih enak di sini
    >akses sekarang baguss dan nanti akan lebih bagus dan strategis,bila jorr2 sdh jadi+jalan pemda di betulin
    >komunitas penghuninya kekeluargaan alias guyub

    setidaknya itu adalah pendapat dan pilihan kami,tapi saya sangat yakin karena kalau untuk perbandingan kan sudah banyak banget tuh di atas hehehehee.so buat calon pembeli rumah moga moga bisa jadi tetangga di dukuh zamrud,percaya deh harga rumahnya tergolong murah di banding apa yang di dapat..hehehehe biarin di bilang marketing yang penting saya happy di dukuh zamrud.
    dan semoga menjadi istana sakinah buat kami.amin

  557. Penghuni zamrud Says:

    Setuju banget dgn apa kata bro carnelian…. :-)
    Selamat bergabung di komunitas DZ ya bro…

    PS : saya jg bkn marketingnya DZ loh… :-)

  558. SM Says:

    Selamat ya Carnelian, kita turut bahagia kalo ada orang lain bahagia. Minimal gak perlu susah2 mikirin buat ngebahagiain orang lain.

    Perumahan-perumahan dari GW-DZ pada umumnya memang enak ya. Saya sendiri sudah tinggal di Dukuh Bima sejak April 08 ini kerasan juga. begitu kita pulang dari kerja …langsung didapat suasana lain yang buat hilang capek.

    Cuma kita pengen tahu kabar nich bagaimana progress rencana perbaikan jalan Legenda Raya…. halo PEMKAB Bekasi….ini udah bulan juli akhir…

  559. carnelian Says:

    @ penghuni zamrud,thks for welcome speechnya….
    @SM,yang saya dapet info,untuk bekasi yang mau di prioritaskan adalah jalan KH.nuralie sama jln pemda bantar gebang,itupun setelah ada kucuran tambahan dari pemda DKI +/- 5 Milyar.untuk jl pemda legenda moga moga di 2009 udah di betulin ya.padahal kemaren wakil gubernur yg baru.(dede yusuf)sudah main ke dukuh zamrud.jadi dia dah tau kondisi jalannya dan buat prioritas tuk benerin jalannnya.
    saya sendiri aktif terus mancari informasi kapan rencana pembangunan jalan akan di laksanakan.nanti saya update terus deh..
    @penghuni zamrud yang lainnya..mana suarannya nih.padahal saya kok yakin sebenernya banyak..ayoo doong biar terus hidup threadnya…
    salam,

  560. Didi Says:

    Gimana kalau bikin milis Dukuh Zamrud
    Sekedar mengakrabkan kita di dunia maya.

  561. Gerai Ibu Says:

    Salam.. New Comer mau ikutan karena tinggal di Dukuh Zamrud. Boleh ?

  562. carnelian Says:

    @didi,wah idenya ok banget tuhh..sy yakin pasti banyak yang gabung..,saya siap support ooyyyy…
    @gerai ibu,salam kenal ya bro/miss…by the way di blok apa.kayaknya penghuni lama ya..hehe

  563. Didi Says:

    Halo Gerai Ibu
    Salam kenal…selamat datang di Dukuh Zamrud

    @Carnelian
    Tinggal nyari moderator nya nih (ayo siapa yang mau bikin…asal jangan si ASEP aja)

  564. Gerai Ibu Says:

    @carnelian, Salama kenal juga, saya tinggal di Blok U..
    @Didi Salam kenal juga Om…

    Kalo di buatkan milist, saya ikutan ya agar tidak ketinggalan berita. apalagi perkembangan kawasan kita.

  565. Asep Says:

    Saya sih santai santai saja. Mau bau pabrik kek, atau mau diapain, yang namanya Cikarang sekarang atau nanti akan jadi pusat bisnis Bekasi.
    Yang pasti, pembangunan infrastruktur bakal kenceng, dan harga properti bakal melonjak. Itu saja.

  566. Mat Klewer Says:

    yah Asep nyerah….payah…cemen nih…. :)

  567. Penghuni zamrud Says:

    @Gerai Ibu,
    salam kenal & Selamat gabung di DZ, kl blh th di blok U berapa ‘bu? yg di depan kali bukan? krn saya kebetulan srg lewat sana kayaknya ada warga baru di rumah yg baru dijual kemarin. Blok U itu lokasinya enak ‘bu, paling deket dgn gate depan (bareng dgn blok T )

    Kemarin saya main2 ke rumah salah satu staff kelurahan Cimuning krn kebetulan sering bolak-balik utk ngurus KTP dan KK dan ngobrol2 ttg perbaikan jalan di seputaran DZ. Katanya emang utk perbaikan jalan dana turun setahun sekali antara bulan Juli-Agustus, makanya sekarang sedang ada proyek pengecoran jalan di seputran KL, a.l: arah tugu bambu runcing ke arah Jl. Asem (perempatan ke MGT) sama perbaikan jalan raya Cimuning (depan pintu gerbang DZ sampe perempatan jalan Cimuning) kondisi skrg jalan aspal udah mulus. Emang utk pengecoran jalan setengah2 krn dana yg keluar terbatas alokasinya, tp tetap berkesinambungan, artinya kl tahun ini cm sepenggal yg dicor, tahun depannya bakal dilanjutkan lagi, begitulah…
    usulan utk membuat milis kenapa gak milisnya Gran wisata yg sblmnya udah dibuat diperluas utk seluruh wilayah KL aja? itu kl milis GW gak keberatan kl membernya digabung sp ke wilayah DZ. Kl keberatan ya usulan kita buat milis DZ sendiri kayaknya mesti didukung tuh… :-)

  568. didi Says:

    Kalo Cikarang jadi pusat bisnis wajar, disana ada Kawasan Industri Jababeka I&II, Lippo Cikarang dan industri besar lainnya yang ga masuk kawasan industri (misalnya Mulia Keramik).
    Tapi kalo untuk perumahan yang nyaman, nanti dulu…
    Kalo mau hidup ditengah polusi silahkan ambil di Cikarang seperti pak Asep ini.

    Itulah kenapa judul blog ini “Terbaik di Bekasi?Bima Legenda Bekasi” bukan “Terbaik di Bekasi?Lippo Cikarang”.
    Karena blog ini tentang hunian yang nyaman, enak dan tenang di daerah Bekasi.

  569. didi Says:

    Saya baru saja bikin milis Dukuh Zamrud.
    Saat ini sedang menginvite rekan kerja se kantor untuk gabung.
    Jika ada yang ingin bergabung silahkan…karena tujuannya untuk sharing info apa saja tentang Dukuh Zamrud kota Legenda.

  570. carnelian Says:

    pak asep emang agak gak jelas ya,kita bicara perumahan terbaik,tapi buat anda harusnya “pusat bisnis terbaik atau pusat industri terbaik di bekasi”.mungkin anda seneng nya memang hidup berdampingan dengan pusat industri ,keramaian dan hiruk pikuk lainnya..hehehe.
    makannya maaf,cara berpikirnya juga jadi ikut hiruk pikuk alias bikin mumet.saya sependapat dengan ucapan DIDI diatas.lets talking about home brother..not factory!

  571. Gerai Ibu Says:

    @Penghuni zamrud
    Makasih pak penghuni zamrud, di blok U sebaris dengan seafood dan shoe store. Untuk informasi pengecoran jalan terima kasih ya, Munkin hari2x berikut kita cari alternative jalan untuk menhindari peecoran jalan di dpan PLN. Saran lewat Mutiara Gadin or Mustika Sari, lanjut ke Toll Timur.
    @Didi… ikutan dong unul milis Dukuh Zamrusnya.

  572. Penghuni zamrud Says:

    @Gerai Ibu,
    Berarti ibu tetangaan dgn bpk RW dong…. atau jangan2 (maaf) istrinya pak RW lagi…. (sekali lg maaf ‘bu kl salah…)
    Deretan shoe store itu kan yg dijalan utama ya ‘bu…
    Iya, utk menghindari kemacetan akibat perbaikan di dpn gardu PLN bisa lwt MGT, bisa juga lwt jalan belakang dkt pasar zamrud yg langsung tembus ke perumahan Pondok Hijau (lewat jalan asem)

  573. carnelian Says:

    @penghuni zamrud,wah ternyata banyak jalan alternatif juga ya.cm bisa di lewatin mobil nggak .kl berkenan bisa di share sedikit doong rute alternatif keluar

  574. carnelian Says:

    @penghuni zamrud,wah ternyata banyak jalan alternatif juga ya.cm bisa di lewatin mobil nggak .kl berkenan bisa di share sedikit doong rute alternatif keluar dari komp[leknya.tks before

  575. Penghuni zamrud Says:

    @Carnelian,
    Kl mau keluar ke pintu tol bekasi timur lewat MGT ataupun lewat belakang semua bisa dilewati kendaraan roda 4 kok, malah roda lbh dr 4 juga bisa lewat (truk) hehehe…
    Rutenya :
    1. Ke pintu tol bekasi timur via Pondok Timur – MGT : keluar gerbang zamrud belok kiri masuk jalan legenda raya (sama arahnya dgn ke arah pintu tol GW) tp sampe pintu gerbang MGT belok kiri ikuti aja jalan raya gading timur, ntar ketemu perempatan yg ke arah pondok timur, ntar ketemu pertigaan jalan raya mustikasari belok ke kanan terus aja gak seberapa ntar ketemu pintu tol bekasi timur. Kl hari biasa diluar jam sibuk (pagi/sore) dr zamrud ke tol timur bisa ditempuh krg lbh 30 mnt.
    2. Rute kedua ke pintu tol bks tmr via Graha harapan/MGT, ampir sama dgn rute pertama, bedanya begitu keluar gerbang zamrud, ketemu ruko graha harapan/bumyagara belok kiri ntar sampe ketemu bunderan bumyagara/graha harapan sblm kolam renang belok kanan, ikuti terus jalan sp ketemu gading Timur boulevard, dr situ rutenya sama spt yg pertama.
    3. Rute DZ lwt jalan belakang (kondisi jalan agak buruk), keluar dr arah pasar zamrud sp belakang ada jalan tanah yg skrg sdg diuruk (mgkn ada pekerjaan proyek perluasan permata legenda), belok kanan ikuti terus jalannya sp ketemu perempatan asem (ada pohon asem di tengah2nya) lurus terus sp ntar ketemu pertigaan ruko belakang MGT (dkt pos polisi MGT) dari situ rutenya ke tol timur sama dgn yg pertama td.
    4. Rute ke bekasi/bogor lewat jalan raya Narogong
    Keluar lewat jalan belakang dekat legenda park, belok kanan ikuti aja jalan itu lewat perumahan pedurenan sp tembus ke pasar bantar gebang, akan ketemu jalan raya narogong, belok kiri ke arah cileungsi(bogor) ke kanan ke bekasi. Kondisi jalan mulus di beberapa bagian (dicor) sebagian sdg proses cor, dan sebagian msh rusak. Dr DZ sp ke pertigaan jln narogong sktr 20-30 mnt.

    saran saya spy anda gak bingung dgn penjelasan saya, coba di buka peta jabotabeknya gramedia atau holtroff, krn kl pertama kali lewat situ mmg pasti agak bingung krn banyak cabang2 jalannya. Saya jg kebetulan tahu jalan belakang gara2 sempet suatu waktu pulang malam hrs naik ojek sama tukang ojeknya dibawa lwt jalan alternatif tadi :-)
    Tapi saya sarankan kl mau keluar lewat tol bekasi timur via pondok timur/MGT tadi jangan bawa mobil di jam2 sibuk (pagi&sore wkt jam2 berangkat/pulang kerja) krn sering macet di pertigaan perumahaan Pondok Timur, kecuali kl naik motor… jauh lebih cepat & efektif. Btw, kl bawa motor, ada banyak penitipan motor di dekat pintu tol bekasi timur, jadi bisa lbh irit. Mobil bisa ditinggal aja di rumah. Dr tol bekasi timur kl mau naik bis ada banyak bis jurusan kemana aja, kl mau naik omprengan ada juga yg jurusan kuningan, blok M, sudirman dan thamrin, tinggal pilih aja….. :-)

  576. carnelian Says:

    @penghuni zamrud,thanks ya.infonya cukup jelas kok.dan ini sangat membantu saya dan teman teman yang baru akan tinggal di zamrud.saya bolak balik survey rumah yang di bangun biasannya ya lewat GW-DZ aja.pernah sekali tembus tol bks timur,lewat mustika bantar gebang.waduh jalanannya udah kayak kubangan kerbau..hehehe.dengan ada info ini next saya akan coba lewat jalur yang anda sarankan.sekali lagi terima kasih

  577. SM Says:

    Lanjuut….

  578. Asep Says:

    Cikarang udaranya polusi ? Berdasarkan apa bung ? sekedar perasaan atau fakta. Saya justru merasakan di cikarang udara segar karena ramainya penghijauan. Kota tertata rapi, air PAM yahud, fasilitas lengkap, rumah disewakan gampang dan harag tinggi, harga rumah berlipat. Jadi, mengapa aku harus pikirkan KL/DB ?

  579. Bogi Says:

    Iya, kang asep…
    sama dengan kang asep.. kita2 juga bingung kenapa kang asep harus pikirkan KL/DB ?

  580. didi Says:

    Dan yang lebih saya bingungkan kenapa kang Asep nimbrung di KL/DB ?

  581. didi Says:

    Dan yang lebih membingungkan kenapa bung Asep nimbrun di topik KL/DB ?

  582. carnelian Says:

    @ asep,anda terlihat sekali “kesepian di tengah keramaian”.tanya kenapaaaa…//?????????
    coba perbaiki cara berpikir dan empaty terhadap teman teman lain yang ada di komunitas ini.jadi kuncinya,mau intropeksi sehingga pak asep tidak jadi kontroversi lagi.

  583. SM Says:

    Apa yang terjadi pada kang asep sebenarnya merupakan ungkapan ketertarikan Kang asep terhadap komunitas kita….dan dan perkembangan wilayah GW_DB_DZ. ya nggak kang asep?.

  584. Warga Cimuning Says:

    Jika kita mendengar bahwa Pak Asep orangnya rendah hati, apa kira-kira yang terlintas dalam benak kita? Bagaimana perasaan kita? Tentu kita tidak akan mampu untuk mengungkapkan sepatah katapun sebagai ungkapan atas akhlak yang mulia ini, rendah hati. Semoga Pak Asep semakin tawadhu’.

  585. Gerai Ibu Says:

    @ Didi, Selamat siang. Tadi pgi saya buka2 Geogle Earth dan di DZ Blok S ada telampir Foto Rumah dengan Nama Didi, Apakah memang lokasi Bapak ?

  586. didi Says:

    @Gerai Ibu
    Saya di blok K bu, tepatnya didekat tugu. Kalo ada waktu silahkan mampir.

  587. warga bima Says:

    Assalamu’alaikum Bapak/Ibu

    Salam kenal, mau ikutan nimbrung boleh kan..?
    saya tinggal di DB sejak akhir 1997 sampai sekarang, bahkan 2 buah hati saya lahir di DB (betul2 anak asli dukuh bima hehe), untuk ukuran kami tinggal di DB sangatlah menyenangkan karena dari dahulu sampai sekarang masih tetap asri,nyaman, sehat, dan aman apalagi sekarang sudah ada sekolah dan masjid yang cukup besar dan bagus (ini dibangun atas partisipasi warga bima loh..terima kasih kepada warga bima) tapi sayang nih jemaahnya masih sedikit sayangkan dibangun bagus2 tapi kurang dimanfaatkan. (ayo warga bima kita sempatkan sholat berjamaah dimasjid kita tercinta), intinya saya sangat kerasan tinggal di lingkungan DB tercinta ini.
    sekali lagi salam kenal dari saya
    wassalam

  588. Asep Says:

    Saya cuman ingin meluruskan kata kata “KL/DB Terbaik di Bekasi”. Tentunya orang yang tinggal di perumahan seperti Kemang Pratama, Galaxy, LC, Delta Mas, Cikarang baru atau bahkan GW sendiri ngakak. Perlu diketahui, KL/DB itu perumahan yang HAMPIR MUSNAH, jika tidak ada GW. Janganlah menjadi sombong, padahal statusnya hanya berada di “kelek” atau emperan GW. KL/DB tetap KL/DB dan GW tetap. Level, fasilitas publik dan harganya sampai kapanpun beda. Dan ini juga tidak bisa disamakan levelnya dengan perumahan yang saya sebut tadi. Jadi aneh rasanya kalau mengklaim sebagai perumahan terbaik di bekasi. Rumah disitu disewakan juga sulit laku. Apalagi disewakan ke orang asing seperti di LC sini. Itu saja.

  589. Didi Says:

    @Asep
    Kalo ga terima “KL/DB Terbaik di Bekasi” Protesnya sama moderatornya dong…
    Kalo masih kurang puas juga, bikin blog sendiri jangan nimbrung disini.
    Setahu saya moderator sudah menyediakan blog sendiri tentang perumahan anda, tapi terbukti tidak semenarik blog “KL/DB Terbaik di Bekasi”.

  590. chan Says:

    @bos asep, jangan begitulah… saya rasa melihat blog ini sebelumnya tidak ada rasa sombong atau merasa bahwa DB/DZ itu terbaik dari penghuni, cuma anda yg selalu membanggakan LC itu yg terbaik
    namun terlepas dari itu semua bagi saya bukan perumahannya yg saya banggakan tapi rumahnya terlepas dimana dia krn itulah yg kita miliki kita bangun kita nikamati
    saya harap anda jangan gagah-gagahan ditemapat yg tidak tepat

  591. Mat Klewer Says:

    Asep ayo pulang…..nanti dicariin mamanya loh…wakakak :)

    Mr. Asep udahlah gak usah sirik ama orang/perumahan yg laen….dimanapun anda tinggal memang sebaiknya anda membanggakannya…tapi bukan berarti anda boleh menjelek2kan tempat tinggal / lingkungan orang laen loh…

  592. bangkit Says:

    @asep,anda memang provokator.kalo niatnya ingin meluruskan dan membuktikan,silahkan aja buat thread atau blog sendiri dan itu sudah ada yang ternyata nggak seantusias di sini kan?????
    saya tidak melihat itikad baik dari anda untuk bisa saling menerima di sini.buat kami db/dz/kl/gw adalah yang terbaik di bekasi,karena memang di sini adalah rumah kami.
    lalu ada apa dengan anda?? sirik tanda tak mampu .semakin jelas bahwa anda bukan hanya berpikiran sempit tetapi juga berjiwa kerdil,untuk itu ikuti terus blog ini tanpa menjadi provokator atau TINGGALKAN DAN JANGAN PERNAH KEMBALI di blog ini.

  593. Didi Says:

    @Asep…
    Ini saya bantu link perumahan anda http://bicararumah.com/content/lippo-cikarang silahkan isi blog tersebut. Ajak tetangga anda untuk meramaikan. Dan buktikan kalo perumahan anda terbaik di Bekasi.
    Admin sudah membuatkan sejak 11 Februari 2008, tapi sampai sekarang tidak ada yang mengisi komentar. Atau mungkin bung ASep sudah memiliki blog sendiri tentang eLCe (boleh tahu, mungkin komunitas KL/DB bisa ikut meramaikan :D )..?

  594. Mat Klewer Says:

    Pak Didi gimana kalo kita Bantu si Asep….apa perlu kita copy paste aja nih semua isi thread ini buat ngisi di threadnya si Asep (LC) biar keliatan rame…hahahaha :)

  595. gus pur Says:

    @asep,mana kasih tau aja blog yang sudah anda buat.nanti warga di sini rame rame ngisi testimoninya deh.
    kalau ngutip anak saya yg umur 3th bilang”kasihan dehh loeee”………”cappeeee ddeehhhh”

  596. rava Says:

    @pak bangkit,emang harus di tegasin orang kayak mr.asep
    @gus pur,komunitas di sini rame,berarti sebagian besar warganya melek internet dan aktif di blog ya.berarti emang sudah tepat doong judul threadnya.

  597. Gerai Ibu Says:

    @ Pak Didi, maaf ya saya tuh Bapak, mengapa saya pakai nama Gerai Ibu, karena depan rumahku ada tulisannya “Gerai Ibu”. So kalau lewat dekat2x pak RW, dan ketemu, silakan mampir.
    BTW. kemarin sewaktu tanggal merah, saya sekeluarga sempetin jalan pagi2x ke tugu Kodok, dan mampir ke Bubur Ayam Sukabumi yang mak nyus…….
    Pagi itu udara sangat sejuk bayangkan saya makan bubur sampai jam 7:30 tapi udaranya serasa jam 06:30, rasanya betah dech tinggal di DZ.
    Bagaimana teman2x ???????

  598. carnelian Says:

    @gerai ibu,wah jadi gak sabar buat segera tinggal disana.besok minggu rencana mau kesana,anywaysampe jam berapa tukang buburnya buka?
    jadi ikut laper nih hehehehehe

  599. Warga Cimuning Says:

    Menurut analisa saya, Pak Asep itu sangat membanggakan Lippo Cikarang dan berusaha untuk merendahkan dan mengecilkan DB & DZ karena untuk tujuan kepuasan psikis semata. Ini merupakan kecenderungan sifat ujub dimana sifat seseorang yang merasa apa yang ada pada dirinya ataupun yang dimiliki lebih baik dari apa yang ada pada orang lain, bangga dan senang apa yang ada pada dirinya sehingga meremehkan pendapat dan pilihan orang lain.

    Akibatnya dia merasa khawatir, terancam dan menyengsarakan hatinya apabila banyak pendapat orang yang merasa lebih cocok memilih tinggal di kawasan Legenda dengan segala kekurangannya dan mengesampingkan LC dengan segala keunggulannya. Dan yang lebih parah lagi halaman blog ini seharusnya hanya dikhususkan untuk membahas khawasan Legenda dan sekitarnya, kenapa beliau nyelonong membanggakan LC ??

    Akhirnya saya jadi maklum kalau beliau ini rentan sekali dengan kata DB, DZ maupun GW yang merupakan suatu ancaman yang mesti ditolak karena dapat menghancurkan sendi-sendi pemuas dirinya. Sehingga sampai kapanpun akan berusaha merendahkan serendah-rendahnya. karena dengan cara ini beliau bisa merasakan kenikmatan.

  600. Dul Kamdi Says:

    Ryan jagal dari Jombang dgn membunuh mendapatkan kepuasan psikisnya & memperoleh keuntungan ekonomi dgn mengambil hartanya. Asep dari LC dgn mengecilkan KL mendapatkan kepuasan psikisnya, ttp keuntungannya apa ya?

  601. rasa Says:

    Hai warga KL..ikut bergabung ya..
    Alhamdulillah kami sekeluarga sudah menempati rumah di dk-bima 05 Juli yg lalu, saya senang dan bangga jadi warga KL. Udara sejuk, memberikan hati dan pikiran dingin, setiap ketemu orang dijalan selalu penuh senyum, jauh dari perilaku arogan, sombong , iri hati dan orang2 stress. Kami menemukan dan merasakan apa artinya “rumahku istanaku”. Semoga KL semakin hari semakin maju dan berkembang dan manis… Jayalah selalu untuk DB/DZ/GW dan KL

  602. Asep Says:

    Kemaren ketemu sama orang Raywhite Cikarang. Dia bilang bahwa dia jual properti dengan market price di LC sudah 1.2jt – 1.3jt (bukan developer price yang dilambung lambungkan harganya itu). Wow…cepet banget naiknya !!! Ruar biasa. Bulan lalu seorang teman menyewakan rumah fully furnish ke orang Korea 100jt/tahun. Padahal dia cuman modal 500jt untuk beli dan renovasi rumah.

    Berbeda dengan KL yang pembangunan infrastruktur stagnan, di pintu keluar tol Cikarang Barat sedang dibangun apartemen dan pusat bisnis baru. VW juga akan membangun pusat service disini, menambah Auto2000 dan Honda yang sudah ada.

  603. didi Says:

    @Asep
    Silahkan posting isinya ke blog LC (kan sudah disediakan :D)

  604. Farah~Afgan Says:

    SMP di Al-Azhar Syifa Budi Legenda tuh enak! Banyak temen, gurunya baik, dan… yang penting kalau mo’ masuk sini harus pinter dulu!…^_^…

  605. Dave Says:

    Asep to much fucking bullshit same like mother fucker

  606. widya Says:

    pak asep,susah ya kayaknya ngomong sama anda.kupingnya tebel juga deh.ada ya orang kayak gini..hihihihi.

  607. Asep Says:

    Makanya ngasih judul jangan “Terbaik di bekasi”, sebab ini wacana yang debatable dan siapapun boleh memberikan pendapat. Siapa bilang KL/DB terbaik di Bekasi ? Kalau cuma mau udara segar, kenapa nggak tinggal di Bandung sono sekalian ? Kalau cuma KL/DB sih sama saja polusinya. Malahan lebih polusi karena banyak debu jalanan (maklum disitu banyak jalan yang nggak diaspal atau dibeton, penuh lubang lumpur di musim hujan).

  608. Mat Klewer Says:

    Yang bilang KL/DB terbaik di Bekasi itu…..ya orang2 yg tinggal di KL/DB Pak Asep…jadi Pak Asep gak usah siriklah…toh kalo Pak Asep mengangap LC jauh lebih baik ya monggo….(tapi itu menurut Pak Asep sendiri ya… :( )
    Saya rasa biarlah itu jadi hak mereka untuk bangga akan lingkungannya…toh cukup manusiawi kalo ada yg bangga akan lingkungan tempat tinggalnya karena mereka membeli rumah disitu kan pake uang hasil keringat sendiri (bukan uang hasil keringat Pak Asep kan… :))….Peace Pak Asep….

  609. Bogi Says:

    Kang Asep kok marah-marah mulu sih….?
    ya sudah begini saja, banyak temen-temen yang sudah mengingatkan bahwa ada forum untuk lippo cikarang….. biar enak, judulnya dirubah saja…

    “Terbaik di Cikarang? Lippo Cikarang”

    Khan fair toh…. Sebagus apapun atau sejelek apapun KL/DB ya gak bisa dibandingin dengan Lippo Cikarang.. karena memang Lippo Cikarang nggak di Bekasi ……

    mariii…

  610. didi Says:

    @Bogi
    Benar pak, Lippo Cikarang itu bukan di bekasi tapi dikawasan industri. Kalau pak Bogi mau masuk kedalam Lippo Cikarang akan terlihat bukit-bukit gersang yang panas lengkap dengan tower tegangan tinggi nya..

    @Asep
    Kalau mau protes ama judul, hubungi aja moderatornya.
    Lagian sekarang jamanya internet, pak Asep bebas memposting eLCe sendiri.
    Silahkan posting kebagusan eLCe di blog anda sendiri.
    Atau pak Asep ga bisa bikin blog (he..he..he…kayak gini kok ngaku tinggal dilingkungan modern)

    Yang jelas bagi kami, judul blog ini sudah tepat.
    Terbaik di Bekasi? Ya..Bima Legenda Bekasi

  611. widya Says:

    @asep,semakin anda bersikeras,semakin memperlihatkan ketololannya.memang debatable,tetapi kan sudah jelas.terbaik itu menurut kami yang tinggal di seputaran DB/DZ/KL/GW .boleh doong kami bangga dan mengclaim kami yang terbaik.kalau buat situ cikarang terbaik yah silahkan,sekarang liat berapa suara yang support anda.debatable bukan berarti harus berdebat yang nggak perlu kan?hihihhhihi..biasanya saya males komentarin wong ndeso yang ndableg..tapi kepancing juga.makanya “datang tak diantar,pulang tak di jemput” ,jangan teriak teriak yang nggak jelas.

  612. rasa Says:

    @Asep
    Pak Asep, sudahlah..semoga bisa legowo melihat kenyataan ini… Monggo dipersilahkan agar P’Asep pindah ke komunitas LC saja, ga susah & ga bayar ko’..
    Saya ikhlas ko kalau P’Asep pindah dari Blog DB/DZ/KL dan GW ini.
    Soalnya makin hari makin memprihatinkan…. terlalu ngotot ,takutnya lama2 makin stress & Darting.

  613. @carnelian Says:

    sayang kalo liat di google earth map nya sayang masih jadul alias belum di update.kalo yang update google earth setau saya mengeluarkan yang versi bayarnya.tapi setelah liat peta lama nya daerah legenda,ternyata daerahnya emang subur banget ya.soalnya masih banyak hijau.

  614. Asep Says:

    @carnelian : Saya bandingkan lagi pakai google earth dengan daerah Kalimantan Timur, ternyata lebih hijau Kalimantan timur daripada daerah Legenda. Cuman ada persamaan, yaitu keduanya jalannya warna coklat. Mungkin sama sama jalan tanah, belum diaspal.

  615. Asep Says:

    rasa: orang GW malulah disama samain dengan KL. Jelas levelnya beda, harga rumahnya juga beda. Kalau sama, ngapain mereka mahal mahal beli di GW.

  616. Bogi Says:

    @didi
    wah… wikimapia-nya membantu sekali… terima kasih…
    tapi itu gambarnya belum updated yah, sepertinya GW belum jadi semua (termasuk pintu tolnya…)

  617. Gerai Ibu Says:

    @ Asep.

    @Komentar 1st, 31 Jan 2008
    Saya tinggal di Lippo Cikarang
    Ini komentar pertama Asep waktu masuk di Postin pertama.

    @Kom. 4th Feb 2008
    iya deh saya mengakui kalo Kota legenda lebih ideal buat sebuah perumhan yang jauh dari industri.sebelumnya saya minta maaf atas pernyataan di atas.

    Komentar tanggal 4th Feb 2008, secara gentelman meminta maaf atas pernyataannya.

    Kata orang bijak jika kita jatuh ke lubang untuk kedua kalinya adalah kebodohan.

    Lalu bagaimana dengan pernyataan2x asep yang selalu memojokkan dan merendahkan kawasan perumahan lain ?

    Sudah berulangkali teman2x menyarankan untuk memberikan pernyataan yang sangat bagus bagi LC di posting yang telah di sediakan, Koq tidak dilakukan ?

    Jika ingin menjual kawasannya pakai lah cara2x yang elegant dan ksatria.

  618. Penghuni zamrud Says:

    Sep..sep… kagak kapok2 lu dikeroyok…. :-)
    Tp enak juga dgr omongannya Asep, bisa bikin gw tertawa bacanya, asli deh…. makasih ya Asep udah jadi komedian yg menghibur gw hehehe….
    Bravo…. bravo…..
    Udah deh Sep, rumah lu ditukar ama rmh gw aja deh…gmn? biar ntar gw bilang LC is the best :-)
    [ngece mode on, wakakak....]

  619. Didi Says:

    He..he..he..
    Lumayan disini ada hiburannya, yaitu ASEP temennya CEPOT
    Dilanjut Sep….

  620. rava Says:

    Asep Berkata:
    Agustus 6, 2008 pukul 5:44 am
    @ Anton
    Coba di Grand Delta Pekayon, ga banjir kok, dan perumahan baru. Masih cukup banyak unit yang available. Kalau emang cocok, kita bisa bertetanggaan, saya sudah ambil disana.
    Selain itu aksesnya emang enak banget deh, keluar dikit sudah Pusat Pertokoan Naga, jalan sedikit sudah dapat Bekasi Square, MM, Giant.

    teman teman semua,liat komentar diatas:ternyata sdr.asep sudah pindah rumah,mengingat pak asep sudah dapat pencerahan dari teman 2 disini.dia sudah menyadari bahwa tinggal di cikarang ternyata sangat tidak nyaman dan aman.dan dia dengan besar jiwa juga mengakui bahwa kawasan GW/DB/DZ dan sekitarnya masih jauh lebih baik.
    tulisan tersebut saya ambil di thread:kawasan bebas banjir di bekasi .selamat ya kang asep.semoga jiwanya lebih damai,dan pesan saya semoga akur sama tetangga nanti.jangan di ajakin debat terus tetangganya.kasihan nanti pada kabur.

  621. Asep Says:

    Musim paceklik, Tidak ada uang untuk beli properti lagi. Lebih baik tinggal di tempat masing masing saja.

  622. Penghuni zamrud Says:

    Hahaha… ada yg akhirnya berpindah mukim juga, sayang tadinya dia mau ambil di KL/DZ tp berhubung namanya sdh tercoreng moreng jadi malu dan akhirnya ambil di tempat lain…
    gak usah malu ‘Sep, kita masih berbesar hati kok kl anda mau bergabung di komunitas KL, ya kan prens???? :-)

  623. Mat Klewer Says:

    Yah si Asep pindah ke Bekasi…wah gak ada pelawak dari LC lagi dong di thread ini…

  624. penggemar lawak Says:

    semua warga DB/DZ/KL dan GW harus bersatu membujuk kang asep agar mau mengisi di blog ini, kalau gak blog ini bakalan tutup(gk seru lagi)

  625. Andre Says:

    iya nih Pak Asep jadi tetangga dengan saya dong di Grand Delta Pekayon, ambil rumah nomer berapa?

    btw kok pindah sih ke Bekasi? bukannya di LC itu dah enak? ;)

  626. Asep Says:

    Andre : Saya punya teman di Grand Delta Pekayon. Kalau beli sekarang, harganya sudah mahal boss. Apalagi masih banyak cicilan belum lunas, cicilan motor, mobil, rumah, KTA dll. DP makin murah, tetapi gimana bayar cicilan selanjutnya ??? LC enak. Tapi kata teman teman disini KL/DB lebih enak. Jadi enak yang mana nih ?

  627. widya Says:

    wah pak asep ternyata banyak juga ya cicilannya,hebat pasti gajinya GD tuh,kalo nggak kan cuma numpang lewat doang.kalo berat di pekayon,di zamrud aja pak.udah deh di jamin “sip markusip” dan top markotop hhihihihihihi

  628. Andre Says:

    @ Asep
    Masa ukuran Grand Delta Pekayon mahal sih buat Pak Asep? LC kan juga lebih mahal bukan dengan cluster “Vassa Wood”-nya kalau tidak salah.

    Btw, siapa temannya, sapa tau bisa kongkow-kongkow?

  629. Anne Says:

    Dear All,
    Saya punya kavling di Dukuh Bima Fajar yang sekarang masuk ke areanya Grand Wisata. Ada yang bisa memberi informasi kira2 market price per meter di daerah itu sekarang berapa? Rencananya kavling (216 m2) itu akan saya jual karena ternyata saat ini aktifitas keluarga lebih banyak ke arah Jakarta Selatan. Thanks!

  630. Asep Says:

    Apa per meternya sudah 2 – 3 jt-an ? Sebab menurut informasi teman teman, KL/DB is the best di Bekasi.

  631. widya Says:

    @anne,mungkin kalo di bima sekitar 1 jutaan,soalnya di zamrud aja sudah 650.000 /m2.

  632. wirosableng Says:

    Seorang Pembantu jadi Korban Perkosaan di Cikarang Baru
    — Amril Taufik GobelcloseAuthor: Amril Taufik Gobel Name: Amril Taufik Gobel
    Site: http://www.daengbattala.com
    About: See Authors Posts (15) • July 8th, 2008

    Mailing List Cikarang_Baru salah satu tempat saya nongkrong didunia maya mendadak heboh. Berita dari detik dot com yang menampilkan kisah 3 perampok melakukan pemerkosaan pada seorang pembantu rumah tangga di perumahan Cikarang Baru, tempat mayoritas anggota milis tersebut bermukim, menjadi pangkal pembicaraan disana.

    Sebagaimana diberitakan disitus online tersebut, Perampokan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, Senin 7 Juli 2008. Saat itu hanya ada TT (20) yang menjaga rumah milik majikannya berinisial RMT yang kebetulan sedang bepergian. Peristiwa bermula ketika TT membuang sampah di depan rumah. Mendadak datang 3 pria tidak dikenal yang menghampirinya dan langsung mengancamnya dengan sebilah pisau.
    Ketiganya memaksa masuk ke dalam rumah dan setelah itu bergilir memperkosa TT. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, para perampok menjarah laptop merk Asus, telepon genggam, dan uang Rp 100 ribu milik majikan TT.

    Saat majikannya datang, TT yang masih shock pun dibawa ke RSUD Bekasi untuk divisum. “Pelaku masih diburu, kasusnya ditangani oleh Polsek Cikarang Timur, Bekasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta.

    Peristiwa ini sungguh sangat memprihatinkan kami.

    Betapa tidak, ini menunjukkan bahwa sudah saatnya aparat keamanan terkait khususnya tentu saja pihak keamanan perumahan Cikarang Baru lebih meningkatkan pengawasannya terhadap aksi-aksi kejahatan biadab seperti ini. Terlebih para perampok melakukan gerakan justru bukan di waktu malam hari, namun juga di waktu siang dan sore hari.

    Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dimasa mendatang.

    Topik: Informasi

  633. Asep Says:

    Pas lewat jalan tol kemaren, di km 29 sudah diukur ukur untuk keperluan pembuatan pintu tol pindahan PGT. Keberadaan pintu toll ini akan membuat cikarang lebih yahud. cheer…

  634. Asep Says:

    widya: 1jt itu dulu. Sekarang sudah jadi 2 atau 3 jt-an. Coba deh tanya rekan rekan forum lain. KL/DB is the best !!!!

  635. kalyca Says:

    Semoga kepindahan gerbang PGT cepat diwujudkan, biar jalur GW – Jakarta semakin lancar dan kemacetan berpindah ke cikarang.

  636. Asep Says:

    Terima kasih…terima kasih. Kemacetan berarti berita bagus untuk pemegang properti. Investor properti jelas cari tempat kemacetan agar ROI-nya lebih besar dan besar lagi. Mudah mudahan Cikarang seperti jati bening yang macet karena banyak orang turun naik bis dari dan ke jakarta. Terima kasih….

  637. cahJOWO Says:

    @Anne, sebagai gambaran sy punya sebidang tanah pinggir jalan WR Supratman (sekitar 300m setelah gerbang Zamrud kearah Setu) yg sy beli 5th lalu sekitar 230rb/m2. Baru bbrp hari lalu oleh si penyewa mau dibayari cash 800rb/m2, itupun kyknya dia msh bersedia naikin harga lg. Tp krn pertimbangan wilayah tsb yg maju pesat & masa dpn usaha yg ckp menjanjikan, mk sy blm tergiur menjualnya saat ini

  638. Asep Says:

    Ini mah bukan didalam kawasan boss. Kalau di dalam kawasan lebih gede lagi kali. Patokan 2 jt-an deh.

  639. Bogi Says:

    kalau cikarang macet gak akan jadi the best donk kang…?

  640. Mas Andy Says:

    Bagi anda yang mau beli rumah di Zamrud jangan khawatir, insya Allah gak rugi. Aku 2 tahun yang lalu beli rumah second, dengan harga 45 juta, renov 20 jt an. Baru saja kejual 136 juta bulan lalu lumayan lah margin > 100%…

  641. kalyca Says:

    Saya kok beda ya ama kang Asep ini, kalau saya sih lebih senang kalau akses menjadi lebih lancar dan tidak macet. Waktu beli di GW dulu saya orientasinya untuk dihuni soalnya, bukan untuk investasi, meskipun ternyata nilai investasinya bagus juga, rumah saya tipe 105, sejak 2 tahun lalu sudah ada kenaikan sampai 50% (bukan dari harga developer perbandingannya, tapi dari rumah tetangga setipe yg sudah laku dijual, kalau dgn harga developer sampai 80% kenaikannya).

  642. Asep Says:

    Sekedar gambaran beli rumah investasi di LC. 6 tahun lalu beli dengan harga 180jt. Sudah saya kontrakkan ke orang asing 6 tahun, per tahun rata rata 25jt/tahun. Harga rumah sekarang sudah 350jt (minimal nih). Renovasi dan lain lain 50jt. Berarti dalam 6 tahun sudah berkembang biak 3.5 kali !!! Kalau rumah yang ditempati sendiri paling juga baru 2 kali harga beli deh, selama 6 tahun ini.

  643. carnelian Says:

    @kalyca,saya sependapat dengan anda.semoga pemindahan gerbang tol pondok gede ke cikarang bisa di realisasikan maret 2009 nanti,dan kita yang tinggal di daerah bekasi sebelum cikarang dapat menikmati jalan “TOL beneran”.alias lanncccaarrrrrr…..wusshh wushh..

  644. Penghuni zamrud Says:

    Jd gak sabar nih pintu gerbang PGT dipindah ke Cikarang… bisa berangkat kantor lebih siang lagi dong hehehehe…. :-)
    Udah pasti si Asep akan pindah ke rumah barunya dan di LC cm buat disewain aja krn dia gak bakalan betah tinggal di LC kekekkke…..

  645. Mat Klewer Says:

    Sedikit gambaran, kalo buat investasi DZ/KL/GW dan sekitarnya vs LC :

    Mas Andy Di Zamrud :
    Modal = 45 jt + 20 jt = 65 jt
    Jual = 136 jt
    Jangka Waktu = 2 thn
    Keuntungan = 136 jt – 65 jt = 71 jt = lebih dari 100%
    Keuntungan/Thn (Kenaikan nilai Investasi) = 100%/2 = 50%/thn

    Asep di LC
    Modal = 180 jt
    Kalo di jual = 350 jt (menurut Asep sih)
    Jangka Waktu = 6 thn
    Keuntungan = 350 jt – 180 jt = 170 jt = kurang dari 100%
    Keuntungan/Thn (Kenaikan nilai investasi) = 100%/6 = 16,6%

    Wah kalo gini ya jelas buat hunian or investasi lebih menguntungkan di DZ/KL/GW dan sekitarnya dibanding di LC Pak Asep…..

  646. carnelian Says:

    @mat klewer,apa yang di sampaikan pak asep di tambah hitungan matematisnya sampeyan semakin membenarkan bahwa DB/DZ/KL/GW dan sekitarnya masih lebih baik,dari tempat tinggalnya pak asep.liat aja itungan investasi ROI di zamrud ternyata jauh lebih tinggi dari LC,gak salah doong ambil di zamrud.saya sendiri ngerasain langsung hanya dalam waktu 6 bulan,kenaikan rumah saya sudah 50 jutaan.
    ayoo yang lagi cari rumah,cari di sekitar kami aja.

  647. kalyca Says:

    Saya sependapat kalau DB/DZ/KL/GW investasi cukup bagus, tapi contoh dari saya atau dari Mas Andy itu kenaikan karena pintu tol tambun, kemungkinan ke depan tingkat kenaikan tidak sebesar itu lagi. Rumah saya waktu dibangun, tol tambun belum ada, soalnya termasuk cluster distrik 1 yg pertama dibangun.

  648. Gerai Ibu Says:

    Asep Berkata:
    Agustus 13, 2008 pukul 1:05 am
    Sekedar gambaran beli rumah investasi di LC. 6 tahun lalu beli dengan harga 180jt. Sudah saya kontrakkan ke orang asing 6 tahun, per tahun rata rata 25jt/tahun. Harga rumah sekarang sudah 350jt (minimal nih). Renovasi dan lain lain 50jt. Berarti dalam 6 tahun sudah berkembang biak 3.5 kali !!! Kalau rumah yang ditempati sendiri paling juga baru 2 kali harga beli deh, selama 6 tahun ini

    @ Mat Klewer
    Asep di LC
    Modal = 180 jt
    Kalo di jual = 350 jt (menurut Asep sih)
    Jangka Waktu = 6 thn
    Keuntungan = 350 jt – 180 jt = 170 jt = kurang dari 100%
    Keuntungan/Thn (Kenaikan nilai investasi) = 100%/6 = 16,6%

    Menurut saya Nilai Rumah di LC untuk Kang Asep begini dech

    Modal = 180 jt + 50jt = 230 jt
    Kalo di jual = 350 jt (menurut Asep sih) + 25jt * 6 = 500 jt
    Jangka Waktu = 6 thn
    Keuntungan = 500 jt – 230 jt = 270 jt = Lebih dari 100%
    Keuntungan/Thn (Kenaikan nilai investasi) = 100%/6 = 16,6%

    Kalo saya sich milih modal kecil keuntungan besar dan dalam waktu yang singkat.

    Betul kah teman2x ????

  649. Asep Says:

    OK lah, KL/DB is the best. Tetapi jangan lupa Cikarang belum mengeluarkan “KARTU AS”. Yaitu pemindahan tol PGT dan juga pembukaan pintu tol baru di KM34.7. Masih banyak lagi kartu AS yang lain buat Cikarang. Saya sih tenang tenag saja, tinggal duduk manis dan menikmati investasi. Orang asing juga makin banyak disini kok. Pabrik baru berdiri dimana mana. Saya tinggal duduk manis saja deh, sambil collect properti second di sekitar Cikarang yang harganya murah (Delta Mas, LC dan Cikarang Baru).

  650. Asep Says:

    Perhitungan sampeyan ini gimana. Saya sudah dapat uang balik cash 25jtX6 = 150jt dari 230jt yang saya tanamkan.
    Berarti modal saya cuman 80jt doang (bukan modal buku). Harga properti sudah 350jt lebih. Jadi berapa kali lipat tuh ?

  651. Papa Says:

    Kalo nyari ruman hanya niat nya untu investasi saja, memang harus di daerah yang ramai atau yang akan ramai dikemudian hari misalnya dengan pembukaan pintu tol.
    Tapi kalau untuk hunian dan investasi saya lebih cenderung ke daerah yang tenang tapi dekat pintu tol. Contohnya Dukuh Bima atau Grand Wisata, di daerah sana tidak ada pabrik dan truk-truk kontainer.

  652. Asep Says:

    Setuju. Cuman masalahnya, di LC sini juga enak dihuni dan nyaman. Dalam kawasan tidak padat, semua ada, mulai dari mall, bank, rumah sakit sampai service mobil dan motor. Pasar modern juga ada. Tanpa kemacetan nggak perlu kemana mana. Air bagus, lingkungan mana dan hijau. Mau cari apa lagi ???

  653. Papa Says:

    @Asep
    Masjid, satu hal yang tidak ada di LC.
    Kalo pun ada itu pun punya kantor BPN yang sering dipakai untuk soal Jum’at.

  654. fahri Says:

    bagi yang pengen tahu soal PURI MUSTIKA (Tambun, Bekasi), silahkan cek kesini

  655. Papa Says:

    @Fahri
    Brosur harganya ada juga ga ?

  656. Asep Says:

    Papa: Masjid/musholla sudah ada di tiap cluster Pak sekarang

  657. Grand Wisata Kafir Says:

    di Grand Wisata sama sekali tidak ada masjid

  658. SM Says:

    Sepi nih……..
    lanjut dooong.
    Oh ya selamat buat Jababeka…yang kemarin baru mengadakan Groundbreaking pembangunan “Indonesia Movieland”.

    Asal jangan seperti “president University” aja. Dulu president university iklan dan maket viewnya bagus banget…. tapi coba kita lihat sekarang. fisiknya …jauh banget dari kondisi yang di promosiin.

    Itu sebabnya sekarang kalo ada iklan PU gak pernah nampilin gambar aslinya.

  659. didi Says:

    Halo semua…..
    Sekedar menyapa penduduk kota legenda

  660. Bogi Says:

    “Indonesia movieland” apaan sich?

  661. SM Says:

    Indonesia Movieland itu menurut berita kompas 20 agust . kemaren. di situ akan dibangun pusat perfileman nasional& Entertainment. katanya sih “Bollywood”-nya Indonesia. jadi akan ada studio2, beserta seluruh pendukungnya. kalo saya lihat sih ini tidak lebih dari projectnya Multivision, cuma di blow-up sebagai “Indonesia movieland”.

    Berita lain…..jangan lupa 24 agustus ini kita bisa beli duren Rp.8000/kg, di market place GW. sekaligus soft launcing market place GW…..selamat buat GW….

  662. irwan Says:

    duren 8 rebong/kg wah asyik tuh ggk page syarat dan ketentuan berlaku khan. kemaren sempet liwat tol cikarang kayaknya belum ada tanda2 pembangunan gerbang tol di KM 29 yang katanya pengganti gerbang tol jatibening, padahal dipengumumannya th 2008 bakal dipindahin gerbang tol tsb, padahal sekarang dah agustus akhir nih. jalanan Gw ke Zambrut masihkah seperti dulu ato dah ada perubahan ?

  663. Bogi Says:

    Oh begitu… terima kasih ya infonya Pak SM…
    mudah2an gak jadi “Indonesia Sinetronland”….

    :))

  664. tasya tania Says:

    Pak asep kalo masih online… tolong email ke frank180274@gmail.com ….. ada yang ingin saya diskusikan dengan bapak mengenai LC. Krn bapak sepertinya sangat paham dengan LC. Please ya pak. saya pemukim baru di LC & butuh beberapa panduan bapak menegnai LC ini.
    Terima kasih

  665. carnelian Says:

    @irwan,berita baik buat penghuni zamrud dan sekitarnya.jalan lintas pemda sudah mulai di lakukan perbaikan (di cor beton) rencananya dari pertigaan pasar modern terus sampe arah cimuning.kemaren kebetulan saya liat rumah yang baru proses serah terima di permata legenda,zamrud

  666. Penghuni zamrud Says:

    Gak cuma jalan lintas pemda (jalan raya legenda) yg dah di cor tp juga jalan asem yg merupakan jalan belakang dari DZ lewat blok N (pasar zamrud) yg bisa dipakai sbg akses alternafif menuju ke pintu tol bekasi timur, saat ini kondisinya udah lumayan banget… :-)

  667. Asep Says:

    Jalan lintas Pemda lewat mana ? Kalimalang yang macet itu atau jalan alternatif lain ? Maaf soalnya nggak kebayang jalan dari KL ke pemda. Bukannya KL ikut Bekasi kota ? Tapi kacian sekali, dari mana mana jauh. Dari Polres jauh, pemda jauh, BPN jauh, kantor pajak jauh. Yang dekat cuman ke kalimalang doang.

    Biasalah, Jasa Marga kalau membangun ngebut. Nunggunya doang yang lama, kalau sudah kerja selesainya cepat. Maklum, uang proyek kan perlu dianakkan dulu.

  668. awasi Says:

    Wah septic tank muncul lagi

  669. dimasu Says:

    Setelah beberapa bulan ambil rumah di Grand Wisata Bekasi, ada hal yang mengganjal di kepala saya mengenai perumahan ini. Apakah itu? tidak lain dan tidak bukan adalah sepinya penghuni di kawasan elit ini. Padahal rumah yang terbangun sudah cukup banyak, yang terjual pun hampir 100% (atau malah sudah 100%). kini beberapa cluster di distrik 2 sedang dibangun lagi dan dipasarkan.

    Kondisi yang ada, sepi sekali. memang kadang terlihat ada anak kecil yang naik sepeda, tetapi tetap saja rumah yang sudah dihuni baru sedikit. Ada yang berpendapat “ini kan perumahan baru, pemilik rumah baru siap2 mau pindahan”. tapi cluster tempat rumah saya sudah berdiri 1 tahun. Yang dihuni paling baru 40%. Yang sering ditemui adalah tulisan ”dikontrakkan” atau “dijual” yang ditempel di jendela rumah kosong.

    Saya mau sedikit berkomentar mengenai langkah developer dalam mengembangkan kawasan Grand Wisata ini, dari kacamata konsumen. Untuk Grup Sinarmas, mohon jangan tuntut saya jika ada tulisan saya yang menyinggung kinerja salah satu anak perusahaan anda dalam menangani perumahan ini. bukan bermaksud promosi negatif loh ^^

    Oke, langsung saja. Kenapa Grand Wisata masih saja sepi, berikut analisa saya :

    Tak dapat dipungkiri, harga yang ditawarkan oleh developer bisa dibilang cukup mahal. Memang tidak hanya Grand Wisata saja yang menawarkan rumah dengan harga relatif tinggi. kondisi ini juga terjadi di real estate menengah atas lainnya. Pasar yang sangat membutuhkan rumah seyogyanya adalah pasangan suami istri baru atau bujangan. Pada umumnya usia mereka itu masih tergolong muda (di bawah 30 tahun) dan bisa dibilang mereka baru memulai karirnya di tempat mereka bekerja. Di daerah sekitar Grand Wisata, terdapat beberapa kawasan industri besar, ada MM2100, Lippo Cikarang, Jababeka, Hyundai, dll. Para pekerja muda di kawasan2 itu lah sebenarnya yang memang membutuhkan rumah. Tetapi, di kawasan ini tidak banyak perusahaan yang memberikan gaji yang cukup untuk para karyawan muda (entry level) agar dapat membeli rumah Rp 300 juta ke atas. Paling hanya perusahaan besar macam Unilever, AHM, Mattel, atau Epson. Untuk karyawan muda di perusahaan2 manufaktur kelas menengah (yang berjumlah besar), mereka harus menunggu hingga menjadi manajer agar dapat membeli rumah 300 juta-an ke atas. Hal ini membuat para karyawan muda ini membeli rumah di real estate yang menawarkan rumah di bawah itu, seperti Jababeka, Lippo cikarang kelas menengah bawah, villa mutiara, Taman Sentosa, Graha Kalimas, dll.

    Lalu siapa pembeli rumah di Grand Wisata? beberapa adalah karyawan muda dari perusahaan papan atas di kawasan industri Bekasi, lalu ada manajer muda yang bekerja di kawasan industri Bekasi, dan ada manajer tua atau pemilik pabrik (orang yang sudah mapan dengan umur yang “mapan” pula) yang ingin pindahan rumah. Orang2 dalam kelompok ini hanyalah setengah dari jumlah pemilik rumah di Grand Wisata. Bisa dibilang, mereka lah yang benar2 memerlukan perumahan Grand Wisata sebagai huniannya.

    Lalu siapa pemilik rumah lainnya di Grand Wisata? *tet tot. anda mengulang kata “lalu”* kebanyakan dari mereka adalah para eksekutif muda yang berkarir di Jakarta. Mereka ini yang menjadi target pasar developer. Jika melihat harga tanah di Jakarta yang melangit, pilihan ke luar kota memang sangat baik. mereka “terpaksa” membeli rumah di daerah pinggiran seperti Bekasi, dan beberapa memilih Grand Wisata karena ada akses tol langsung yang dapat memudahkan perjalanan mereka ke kantor di Jakarta. ~Sebenarnya ini permasalahan besar juga. jarak kantor ke rumah sangat jauh (Grand Wisata terletak di km 21 tol cikampek). Seharusnya pekerja di Jakarta itu tinggalnya ya di Jakarta juga. tapi apa daya, apartemen yang bagus di Jakarta berharga tinggi. Terpaksalah berekspansi ke ujung kota. problem kemacetan arah Jakarta pun tak terelakkan. Tau sendiri kan betapa macetnya tol timur Bekasi hingga tol dalam kota ketika jam sibuk, walau sudah ada JORR~

    Lalu Kemudian, ada lagi kah pemilik rumah di luar kelompok2 yang sudah disebutkan tadi? Ya. tentu ada. dan mungkin, kelompok terakhir ini adalah kelompok dengan jumlah terbanyak. Mereka adalah…*bunyi snare drum* drrrrrr … mereka adalah… drrrrr…. Penimbun Rumah! *CESS*symbal dipukul* .. ya. penimbun. deskripsi halusnya, orang yang menyimpan hartanya dalam bentuk rumah. Kebanyakan orang mendeskripsikannya dengan berinvestasi properti, walaupun sebenarnya adalah tabungan, bukan investasi. mereka ini umumnya adalah orang2 mapan yang sudah mempunyai rumah. mereka membeli rumah di Grand Wisata hanya sekedar sebagai investasi bagi mereka. Saat ini, berinvestasi di Grand Wisata sangat menguntungkan (bagi investor, a.k.a penimbun), harganya cepat sekali naik. Tahun lalu, rumah tipe 60 masih 200-an juta, sekarang jadi 350 juta.

    Dari “investor2″ itu, ada yang merencanakan untuk ditinggali di hari tua. Ada juga yang benar2 murni investor. mereka menyewakan rumah2 yang sudah mereka beli, sambil menunggu harganya naik. Jika sudah naik, mereka jual kembali. Pada saat pintu tol Grand Wisata diresmikan lalu, transaksi penjualan meningkat. rata2 orang ingin mengambil untung dari kenaikan harga rumah akibat dibukanya akses tol langsung. Sungguh disayangkan, harga rumah naik karena ulah investor2 ini (menurut teori dasar ekonomi, demand meningkat, harga jual meningkat). Padahal demand itu datangnya dari investor2 sendiri, bukan dari para pencari rumah yang sesungguhnya. Kondisi ini seperti kasus anthurium atau gelombang cinta yang harganya melambung terlampau tinggi. Padahal pembelinya itu kebanyakan adalah pedagang2 juga yang akan menjualnya kembali. kolektor sejatinya sendiri hanya berjumlah sedikit. Anyways, kondisi ini pun terjadi di real estate menengah atas lainnya. Hal ini sangat menguntungkan bagi developer dan investor, tetapi tidak bagi masyarakat pada umumnya. Ironis, di saat Menteri perumahan rakyat kewalahan dalam menyediakan rumah bagi rakyat, banyak rumah2 hasil bangun developer yang tidak berpenghuni. PR yang berat

    saya pikir ini juga terkait dengan aturan yang ada…. saat ini, asal punya duit, boleh2 saja beli rumah 4 biji 8 biji or sepuasnya walaupun gak akan ditempati hanya demi tujuan investasi..

    Di negara seperti singapura, pemilikan rumah dibatasi loh… jadi nggak mungkin perumahan habis dibeli oleh segelintir orang dan harga meroket tak terkendali.. ini juga sudah diterapkan di negara lain…

    sekali lagi, sekarang sudah saatnya pemerintah membatasi kepemilikan rumah.. maksimal 2 rumah setiap orang di dalam satu propinsi rasanya wajar..

    Ini juga demi kepentingan pemerintah sendiri yang berkewajiban menyediakan rumah.. sekaligus membatasi kerakusan segelintir orang yang memborong rumah demi investasi pribadi…

    Kalau tidak, berapapun rumah dibangun, akan selalu habis, harga semakin tinggi, tapi makin banyak yang gak punya rumah

    terkadang pemerintah, kalangan bank, dan masyarakat merasa terjadi peningkatan di sektor properti seiringan dengan kenaikan harga properti yang begitu pesat. Tetapi sebenarnya secara tidak langsung fenomena tersebut justru menggerogoti fondasi perekonomian kita dari bawah.
    Salah satu “kenaikan” properti yang membahayakan adalah berdirinya ruko dan pusat perbelanjaan dimana2.
    Kenaikan harga ruko atau pusat perbelanjaan menjulang melebihi nilai riil. Hasilnya masyarakat cenderung untuk berinvestasi saja di bangunan, tanpa adanya pergerakan ekonomi secara nyata. karena dengan investasi mereka mendapatkan keuntungan yang hampir sama dengan keuntungan yang diperoleh jika mereka menjalankan usaha di ruko tersebut.. Artinya, perputaran uang pun melemah yang berimbas kepada pertumbuhan ekonomi. Ruko yang menjamur juga rawan akan kredit macet. Kedua hal ini tentunya akan menurunkan perekonomian negara, baik secara mikro maupun makro. Kenapa makro juga, karena menyangkut kestabilitasan moneter negara.
    begini, belakangan ini modal asing yang masuk ke Indonesia sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara ini. Jika ekonomi negara mengalami kemunduran akibat pengaruh properti, investor asing tidak sungkan menarik modalnya ke luar negeri. Dampaknya, tak perlu ditanya lagi, kita semua masih ingat kondisi ekonomi di tahun 1998, dimana trilyunan modal asing bergerak keluar hanya dalam hitungan hari, bahkan jam. krismon pun melanda..
    Mungkin kita berpikir, masa karena masalah properti ini saja, ekonomi negara bisa menjadi seperti itu. Ya tentu saja bisa. Amrik baru saja mengalaminya.. Jika tidak ada perubahan kebijakan pemerintah terhadap rule berinvestasi properti, kita harus siap2 menghadapi krisis lagi *hiperbolis. tapi ini serius

    Memang developernya adalah anak perusahaan ternama, kinerjanya juga bagus dalam mendongkrak nilai properti.. Hanya saja yang saya sesalkan adalah efek sosial dari kebijakan bisnisnya. Yang saya takutkan, kebutuhan riil akan perumahan jauh di bawah kebutuhan investasi, akibatnya rumah yang sudah terjual tidak dihuni, ruko juga kosong, tetapi harga terus melangit.. Kalau sudah begini, tidak saja meberi efek negatif dari segi sosial, tetapi juga dari segi ekonomi.

    Kalau dipikir2, kasus ini mirip dengan kasus derasnya “hot money” ke perbankan Indonesia. Tetapi dengan subjek, objek, dan ruang lingkup yang berbeda.
    secara kasat mata menguntungkan. tetapi di balik itu kerugian besar menghadang

    Saya kebetulan sebagai salah satu penghuni di sebuah cluster di Grand Wisata, hebohnya Rumah saya pernah dibongkar total atapnya, karena saat renov tambah lantai, ditemukan kayu seperti kue bika ambon waduh Bapak/Ibu untung ketahuan klu tidak bisa robo rumah saya, mutu bangunan jelek sekali, tembok gelombang seperti ombak dilaut, tidak sesuai promo di brosur, gambar terkesan mewah byanget, sampai sekarang komplain yang saya ajukan dari ST bulan April 2007 belum selesai perbaikannya, sampai -sampai karena rumah berantakan banget saya bayar pakai tukang sendiri. wah beginikan Developer di bawah naungan SINAR MAS

    tulisan saya ini sebenarnya bukan komplain loh..^^ … Ini opini saya mengenai kebijakan para developer besar. Dan yang saya angkat kebetulan grand wisata, karena saya tahu kondisinya langsung..
    saya sebenarnya juga yakin 5 tahun lagi fasilitas2 umum (yang elit) pasti akan lengkap di sini.

    Tulisan saya ini hanya merupakan sindiran terhadap strategi developer dan aksi “investor2″ yang lebih mengedepankan profit dan mengesampingkan nilai sosial. Saya pikir hal ini juga terjadi di pengembangan residensial lainnya…

    Demikian keterangan saya…

    Btw, masukan untuk developer grand wisata (jika ada yang baca). buatlah website untuk memperkenalkan perumahan ini. Karena, banyak sekali orang yang search “grand wisata” di google, dan masuk ke blog saya ini. Untuk orang yang membaca sekilas, mengira ini adalah komplain, dan mereka mendapatkan pandangan negatif…huhu

    sebenarnya membeli rumah di GW tidak rugi (malah “untung” bagi sebagian kalangan). Yang rugi itu perekonomian di kawasan tersebut.

    Kalau mau dianalisa lagi dampak kehadiran perumahan elit terhadap perekonomian daerah sekitar, ada 2 kemungkinan.

    Pertama, Pertumbuhan perekonomian kawasan sekitar meningkat. Dengan hadirnya perumahan kelas atas dapat menarik masyarakat kelas menengah atas pindah ke daerah tersebut. Dengan semakin padatnya daerah tersebut akan kalangan elit, kegiatan ekonomi di daerah ini tentunya akan meningkat. Kemungkinan pertama ini dapat benar2 terjadi jika rumah2 yang didirikan developer itu benar2 terisi oleh pembeli. Jika rumahnya banyak yang kosong, ya sama saja, tidak akan ada pertambahan kegiatan ekonomi di sini. Sayangnya perumahan2 kelas atas yang didirikan developer masih banyak yang kosong. Dan walaupun kemungkinan pertama ini terjadi (rumah terisi penuh oleh para pembeli), yang banyak mengambil keuntungan adalah masyarakat kelas atas yang mampu membeli rumah itu. Sedangkan bagi masyarakat kelas bawah, kenaikan harga tanah akibat efek pembagunan perumahan elit memaksa mereka untuk mencari rumah ke daerah yang lebih jauh lagi dari tempat kerja mereka.

    Kemungkinan kedua, pertumbuhan perekonomian kawasan sekitar melambat. Kondisi ini terjadi jika rumah2 yang sudah dibeli ternyata tetap kosong. Tidak ada pertumbuhan perekonomian. Nah, yang parahnya adalah kenaikan harga tanah di daerah sekitar membuat kebutuhan hidup masyarakat meningkat. Perusahaan2 yang terletak di sekitar kawasan perumahan itu tentunya merasakan dampaknya. Biasanya, beban per karyawan cukup katakanlah 1 juta perbulan. Tapi karena terjadi peningkatan kebutuhan hidup (terutama biaya tempat tinggal, dan tak menutup kemungkinan biaya2 lainnya), beban per karyawannya bisa menjadi 1,2 juta. Memang tidak besar, tapi perlu diingat, biasanya perusahaan di daerah komuter adalah perusahaan dengan jumlah karyawan yang besar. 1 perusahaan ribuan orang. Tentunya dampak beban karyawan ini cukup memberatkan. Sedangkan perusahaan2 ini adalah motor penggerak perekonomian di kawasan tersebut. ~Berbeda dengan perusahaan kantoran yang lebih mencari lokasi strategis yang dapat menciptakan image, biasanya perusahaan manufaktur mencari lokasi yang terefisien dalam hal pengeluarannya~ . Dampak perlambatan perekonomian ini memang tidak terjadi secara langsung, tetapi lambat laun memberikan pengaruh. Just info, saat ini pertumbuhan industri di vietnam perlu sedikit diwaspadai Indonesia. Biaya produksi yang murah dan jaringan operasional yang lebih baik di vietnam membuat investor2 luar negeri banyak yang memindahkan rencana investasinya dari Indonesia ke Vietnam. sukur2 jika pabriknya tidak tutup dan dipindah ke vietnam.

    Alangkah bagusnya jika perumahan elit muncul, tetapi dimaksudkan untuk mewadahi permintaan dari masyarakat yang memang membutuhkan rumah di daerah tersebut.
    Saya sedikit kecewa dengan pemerintah yang justru mendorong pertumbuhan sektor properti dengan cara “investasi” ini. Tadi siang saya baru dari Balikpapan. Di bandaranya, ada iklan dari pemerintah kota setempat yang mengkampanyekan pembelian real estate di kota itu sebagai investasi yang sangat bagus. Menurut saya, pertumbuhan sektor properti seharusnya adalah efect dari pertumbuhan perekonomian riil (perdagangan, produksi, jasa, dll), bukan cause untuk memaksakan pertumbuhan perekonomian secara overall.. Terlalu riskan meletakkan sektor properti sebagai ujung tombak perekonomian, apalagi di negara dengan penduduk sepadat Indonesia. Mungkin jika di negara maju yang jumlah warganya sedikit, memiliki lahan yang masih sangat luas, perencanaan pembangunan infrastruktur yang baik, sektor properti bisa dijadikan sebagai unggulan. Indonesia yang tingkat kepadatannya sangat tinggi perlu kehati2an dalam hal perencanaan pengembangan kota / antarkota. Karena jika salah, pengaruhnya pada masa depan sangat besar. Sayangnya, pemerintah justru terbawa arus aktivitas developer yang semakin agresif.

    *) Saya tidak sedang membicarakan GW saja lho, tapi juga perumahan menengah atas secara umum..

    Grand Wisata hanyalah satu fenomena diantara banyaknya “mega” proyek properti yang pada akhirnya hanya sebagai tempat parkir uang para pembeli (spekulan) properti. Selain di bidang perumahan (kelas menengah keatas), hal ini juga terjadi di sektor2 properti yang lain seperti Apartment, Sentra Bisnis (Ruko, ITC, WTC, etc). Memang pada saat launch, semua unit akan laku terjual tapi apakah setelah itu pembeli akan langsung menempati?Eits…nanti dulu, kebanyakan para pembeli tadi bukanlah orang2 yang butuh tempat tinggal, tapi pembeli yang tujuannya untuk investasi. Kondisi ini akan mengakibatkan banyak uang yang parkir di sektor2 properti, yang tentu saja tidak akan menggerakkan ekonomi di sektor riil.

    Memang ada perbedaan antara investor dan pemakai(end user),si investor membeli untuk menjual ulang(gaya spekulan)atau disewakan, berhubung banyak yang berasumsi karena dekat daerah industri maka kemungkinan sewa dari rumah2 di GW menjanjikan, namun apapun alasannya untuk developer2 terutama yang ternama pasti mempunyai komitmen untuk menyediakan prasarana dan fasilitas yang memberi kenyamanana pada penghuninya. Masalah bakal ramai tidaknya adalah masalah nanti dan tidak berhubungan dengan kualitas perumahan tersebut , salah bila dianggap karena sepi maka suatu kawasan properti adalah tidak bagus.

    BTw mengenai konsep properti sebagai efek dari pertumbuhan sektor riil dan bukan sebagai ujung tombak ,saya kurang setuju karena Dengan masyarakat menanamkan modal ke sektor properti maka otomatis ada efek domino ke bidang perdagangan dan jasa..otomatis akan meningkatkan usaha bahan bangunan,jasa kontraktor, jasa perbankan, jasa penjualan marketing/broker,jasa kepengurusan pertanahan dll…dan kawasan sekitar pun akan cenderung berkembang terutama untuk perumahan pasti di sekitarnya akan ada minimal warung2 kecil sampai toko2 ukuran sedang hingga besar, bengkel, klinik, usaha warnet, kursus..dan banyak lagi..sebenarnya bidang properti adalah bidang yang unik dan sangat mendukung ke sektor lain dalm hal ini sektor riil selama ditangani dan diatur dengan baik..Selama ini developer cenderung sadar tidak sadar menjadikan investor sebagai MAIN MARKET dibanding END USER,terutama investor jenis spekulan yang membeli untuk dijual kembali saat harga naik sehingga developer membeli lahan2 murah di pinggir kota lalu setelah beberapa waktu menetapkan kenaikan harga yang terlalu cepat dengan margin yang gila2an agar si spekulan tidak merasa rugi membeli properti tersebut … A little advice: kalo mau invest janganlah bergaya spekulan..properti bukan saham atau yang lebih parah lagi dari itu investasi indeks (yang cepat untung cepat rugi)…kebanyakan di luar negeri investasi properti tidak untuk Re-Sell tapi untuk Rental >>>PROPERTY IS A LONG TERM INVESMENT.
    THE PRICE OF A PROPERTY WILL BE NATURALLY INCREASED(ini bukan hukum yang baku tapi umumnya harga properti pasti cenderung naik), but IF THE PRICE INCREASE IS ARTIFICIALLY CREATED IT IS A PREMATURE INCREASE>>>>>JADI MBOK YAA SAAAAAAAABARR!!!

    gak jelas peraturan di indonesai , satu orang punya rumah 10 unit, yang punya pendapatan pas pasan gak punya rumah sama sekali, habis udah di borong ama yang punya duit sih.

    setiap pergi ke lokasi, maaf udah laku semua. yang ada tinggal 500 jt. gubrak…..siapa yang mo beli 500 jt. yang 100 juta aja masih KPR . itu juga kalau di approve.

    emang nih, yang punya duit lama lama kurang ajar nih. mentang mentang punya duit main hajar aja gak pake perasaan. emang ya kalau dipikir orang indonesia itu gak punya hati ya kadang kadang.
    beli rumah buat investasi sementara yang lain buat berteduh aja gak punya.

    Gue punya usul nih buat pemerintah ( kalau mau sih )
    bagi warga negara yang ingin mempunyai rumah lebih dari 2 harganya 2 kali lipat dari harga aslinya. dan sisa uangnya di subsidi kepada orang miaskin yang belum punya rumah.
    keren gak sih ide gue…???

    Kalo kita beli rumah,apa sih yang kita cari?Suasana yang nyaman,tenang,enak buat istirahat setelah capek jualan,akses gampang,nilai property yang terus berkembang,trus apalagi?Menurutku sih mungkin karena prospeknya yang oke,GW jadi ajang spekulan,bahkan aku denger dari satpam di cluster east esplanade ada orang beli rumah 20 biji sekaligus,padahal harga per biji ga kurang 1.3M.Gila,ya?Jadi totalnya 26M lebih.Tapi buat kita apa ruginya?Karena kita beli karena butuh rumah yang ideal menurut kita kan?Kalo jadinya lingkungan tetep sepi ya kan ga apa2,yang penting fasos yang dijanjiin tetep dibangun.Menurutku untuk ukuran proyek yang belum seumur jagung(belum genep 5 tahun)keadaan yang sekarang ini/sepi wajarlah.Coba nanti kolam renang jadi,sekolah udah jadi,danau jadi,pasti rame.Kalo ga rame oleh penghuni,paling ga dari lingkungan perumahan2 di sekitar GW.

    Tadinya sudah mau ambil rumah di Grand Wisata; tapi saya lihat rukonya semuanya pada sepi, yang ada hanyalah kertas ditempelkan di kaca; dikontrakkan, dijual, hubungi agent properti ini-itu. Kulihat sudah lama launching, tapi tetap sepi. Akhirnya saya tidak jadi ambil. Sekarang lagi tunggu launching apartemen di Bekasi Square yang kudengar bulan Juli ini! Kayaknya akan lebih baik, karena kalau mau belanja bisa langsung ke carrefour! Kalau mau ke Jakarta juga gampang, semua bis Mayasari lewat di depannya!

    sekarang rukonya sudah bnyk yg buka di GW…udah ada bank mandiri,indomart,alfamart,plaza bangunan,panin bank,rollies steak,cwie mie malang,roseli batik,warnet dan sebentar lagi di pasar modern akan dibangun bank bca,mereka membeli 4 unit ruko…perumahan GW baru ada sekitar 3thn…tp sudah lumayan tuk ukuran perumahan di bekasi…keman pratama n lippo cikarang aja membutuhkan wkt lbh dari 3thn tuk jadi seperti sekarang…logis kan??? apalagi disitu sedang dibangun RS.Hermina n sekolah ipeka yg menag olimpiade biologi international….jgn pesimis dulu

    di GW tidak akan pernah banjir…karena gak ada kali atau sungai yg asalnya dari kerawang maupun bogor…posisinya lebih tinggi dari permahan sekitar…tanahnya jg subur bisa gunakan sumur tanah…

    saya tinggal di cluster pertama yang dibangun dan sudah tinggal 1 tahun lebih di gw (sebelum pintu tol gw diresmikan :)). Pertama kali tinggal di gw, memang sepi sekali (hanya beberapa rumah yang sudah ditempati), waktu itu ruko belum jadi. Sekarang pintu tol sudah dibuka, sudah ada 2 mini market ada bank dsb, suasana di gw jadi lebih ramai. Kalau mau kondisi yang lebih ramai dari sekarang, ya sabar aja.. tunggu 1-2 tahun lagi.. pasti lebih ramai apalagi kalau itc jadi dibangun

    Kami juga calon penghuni GW September 2008. Sy merasa byk dirugikan oleh aturan GW, contoh saat bikin kanopi, tukang nya di pakalin satpam, listrik rmh sy sj yg di matikan lbh dari 1 hari yg menyebabkan pekerjaan terlambat (ada pengalaman yg sama?) izin sih sudah ada, lengkap malah, semua aturan sdh saya ikuti, tapi memang dasar satpamnya belagu seperti preman, dia seenaknya mengancam tukang canopi, dengan meminta uang. pada saat tukang canopi tidak memberikan tips malah aliran listrik dipanelnya tiba tiba mati selama 1.5 hari (Hanya rumah saya saja). dan mereka meminta tips untuk menghidupkan kembali panel tsb. suatu hal yg tidak masuk akal panel 25 A putus padahal panel rumah saya hanya 10 A.?? (pada saat saya perikasa ternyata pintu panel tesebut tidak terkunci…???. Intinya sih saya tidak suka dengan cara cara Satpam bagaikan preman, saya merasa terintimidasi….

    Denger-denger di GW cluster River Town ada rumah yang kemalingan dan total kehilangan sampai 150 juta… ih serem juga ya…mana masih sepi…Bagaimana sistem keamanannya dong??

  670. labaya Says:

    Gw saat ini sudah hampir 6 bulan sejak akad kredit dari Bank tapi oleh developer rumahpun belum jadi, gw ambil rumah di kawasan elite JABABEKA tepatnya di Jatirejo Cikarang Timur tepatnya Garden Ville, gw liat developernya ngap-ngapan untuk menyelesaikan pembuatan rumah gw itu, pada waktu gw datang ke lokasi, pembangunannya angin-anginan, maksudnya kalau ada bahan dari bos developer baru dibangun. ada tetangga yang baru menempati bilang bahwa mereka sudah akad kredit Bank sejak Agustus 2006, baru awal 2008 selesai pembangunan rumahnya.
    Kenapa developer ini bisa beredar di dunia perumahan, seharusnya pihak PENGELOLA JABABEKA SELEKTIF dalam memilik developer yang gw kategorikan kelas KACANGAN
    biasanya bank juga tidak mau mengucurkan dana nya langsung sesuai dengan perjanjian akad kredit dengan senilai rumah itu,tapi juga menyicil per tahap tergantung pada kinerja dan perkembangan pembangunan di lapangan
    Developer nya PT Alcons, perusahaan ini tidak sekelas PT Duta Pertiwi dan groupnya Ciputra yang sudah berpengalaman jadi PENGEMBANG
    yang jadi mengherankan gw kenapa DPP REI tidak menegor Pengembang yang selalu MENELANTARKAN KONSUMENNYA
    Hati hati kalau beli rumah jaman sekarang, terutama yang dari tanah kosong. Minyak bumi naik terus, otomatis harga bangunan mulai merambat naik, kalau developer gak kuat bias ambruk, konsumen gigit jempol……………
    Kalau mau aman, beli aja yang sudah jadi, tinggal KPR ke Bank, sama aja toh…..
    gw kayaknya udah dikarungin kayaknya deh, padahal kalau dihitung, dengan harga rumah misalnya Rp 100 juta, Developer bisa untung sampe 40 %, karena liat aja kualitas bangunannya juga asal-asalan
    Kalo beli yang belon dibangun kayak beli kucing dalam karung. Dengan harga material yang terus naek kayaknya developer kelas pas2an bakalan megap2 deh. Kecuali kalo udah nyetok barang.
    Gue aja bangun rumah sendiri megap2 neh… Berhubung gue arsitek jadi maunya bangun sendiri. Udah berenti berapa kali tuh pembangunannya, gara2 ga kuat beli material

  671. alamak Says:

    Kebetulan gw ambil KPR Bank BUMN yang lokasinya di bekasi tepatnya di kawasan elite yaitu JABABEKA yang developernya PT ALCONS . Pada masa pemasaran segudang omongan dan kata-kata gombal keluar dari marketing bahwa hunian ini bertipe cluster yang cuma 1 pintu masuk. ada tempat bermain, ruang terbuka hijau, ada gedung pertemuan dll
    Setelah hampir 4 bulan setelah akad kredit bank, sampai saat ini waktu saya ke lokasi, rumah belum dibangun, sedangkan akses jalan ke sana masih semak belukar, linkungannya belum dipagari seperti CLUSTER sehingga memudahkan akses untuk masuk ke sana, Developer 2 bulan lalu bilang bahwa rumah saya sudah dibikin pondasinya, tetapi cuma janji doang
    padahal kalo menurut gw developer nya udah sekurang-kurang DP dari pembangunan rumah, dan menerima juga uang dari Bank penjamin kredit, jangan-jangan uangnya diputar dulu untuk bisnis yang tidak ada kaitannya dengan property seperti jual-beli saham, sehingga pembangunan perumahan jadi terlantar, hal ini akan merusak citra KAWASAN JABABEKA yang terkenal sebagai kawasan elite di bekasi, dalam hal ini PT Jababeka harus memberikan ULTIMATUM kepada developer dikawasan itu untuk menjaga IMAGE sebagai kawasan terpadu yang modern, jangan karena ulah developer ini rusak CITRA kawasan JABABEKA, diibaratkan pepatah “karena nila setitik rusak susu sebelanga
    itu perumahan gardenville yang developernya PT ALCONS yang pimpinannya Bpk Andreas, tolong dong pak Andre, kok banyak komplain tentang perusahaan Bapak, apalagi berada di kawasan elite dan industri JABABEKA
    seharusnya developernya harus punya kode etik dalam melakukan tugasnya, sehingga segala aturan main harus ditegakkan, jangan main-main dengan konsumen, jangan bikin janji surga kalo sekedar nantinya akan menimbulkan implikasi yang sangat luas dibelakang hari
    Beli rumah indent di Indo yah kayak gitulah …
    Developer yang kelas kacangan memang seperti itu mereka menjual maket, tapi miskin implementasi, seharusnya pihak PT JABABEKA MENEGOR DEVELOPER SEPERTI ITU, karena menyangkut REPUTASI kawasan industri ini di mata investor
    gw kebetulan kerja di developer, proyek gw yg sekarang ini dulu start jualan juni 2005 tapi pembangunan sebenernya jalan awal 2006, jadi di th 2005 developer cuma sewa alat berat burat pura2 kerja he he he padahal dah banyak konsumen yg bayar lunas
    ada banyak konsumen yg kemudian pembayarannya menunggak dengan alasan nunggu proyek bener2 jalan, tp awas nanti pas serah terima akan di kenai denda yg pada waktu menunggak di janjikan tidak di kenakan denda he he he jadi apabila di janjikan akan tidak di kenai denda minta bukti tertulisnya
    ada banyak hal kenapa proyek ga jalan, kalo dulu di tempat gw karena ijin lom ada, kontrak dengan kontraktor jg lom siap
    Tempat Gue Lebih Parah Lagi………… Cuman Gue Lupa apa Nama PTnya Kalau yang punya Masih Ingat Pak paul n Anaknya Mbak Linda Yang Kantornya selalu Pindah Tempat n Selalu Ketakutan Bila Dikejar Sama Penghuni Komplek..
    Tempat Gue Dulu dijanjikan Sarana Ibadah dan Sarana-Sarana yang lain Hinga Saat ini Kurang lebih 5 Tahun belum ada realisasi dari depeloper kalau kita kejar katanya gak punya duit Mana Jalan Di dalam Komplek Rusak Parah Lagi….
    nasib-nasib jadi orang miskin selalu dibohongi sama orang pintar KUAMPRET Deh

  672. kalyca Says:

    Menanggapi Dimasu tentang kualitas bangunan GW,
    saya di celebration garden, termasuk cluster yg pertama kali dibangun, kusen dan rangka atap masih menggunkan kayu, bukan baja ringan seperti cluster yg baru-baru.
    Kualitas bangunan sangat bagus menurut tukang yg mengerjakan renovasi di rumah saya, saat bongkar dinding cukup susah, batu bata oven ukurannya lebih besar dari yg umum dijual, besi yg dipakai ulir dan besar (dibilangin ama tukang tapi ukurannya lupa), finishing dinding juga bagus, rangka atap juga tidak seperti yg Dimasu alami.

    Untuk masalah satpam, selama proses renovasi, saya tidak pernah ada kendala dari satpam, informasi dari tukang juga tidak ada pungutan apapun, padahal material saya tidak mengambil dari sekitar GW, tapi dari langganan di dekat rumah lama saya.

    Untuk ijin renovasi, karena kesalahan dari Estate saat memberikan ijin renovasi, akhirnya saya berhasil mendapatkan ijin memperluas dapur ke arah depan (maju 1,5m ke carport, carport sekarang jadi 6,5 m panjangnya, masih cukup untuk 1 mobil).

    Saat bikin sumur bor, memang saya lewat satpam, tarif lebih mahal 500ribuan, tapi lancar jadinya. Untuk masalah sumur bor ini, meski aturan melarang, tapi pihak Estate tutup mata kalau ada yg bikin.

    Masalah yg tidak memuaskan bedasar pengalaman saya:
    – kusen dan daun pintu dari meranti muda (sudah ada yg retak2, sementara sama tukang dipoles saja), rencana akan saya ganti kalau dana sudah cukup
    – balkon dan kamar mandi utama atas, saluran pembuangan airnya kurang pas masangnya (antara lantai dan pipa ada celah, tinggal ditambah semen beres), sehingga air membocori plafon dibawahnya
    – batu alam tidak dilapis lagi, sehingga air merembes (sekarang baru dipernis ulang)

    Itu dari pengalaman saya, secara keseluruhan masih memuaskan saya.

  673. kalyca Says:

    kedekatan lokasi dengan pemda : keperluan apa sih ke pemda? dan berapa kali dalam setahun harus ke pemda sehingga harus cari wilayah yg dekat?

    kedekatan dengan BPN : saat awal beli saja/peningkatan hak? dan lagian kenapa harus repot ngurus sendiri, PPAT sudah bisa membereskan dengan cepat.

    kedekatan dengan kantor pajak : mendaftar? kan cuma sekali saja di awal, bayar pajak? di bank mana-mana juga bisa, lapor SPT? bisa kirim lewat POS.

    kedekatan dengan polres/samsat : SIM? 5 tahunan, STNK setahun sekali dan ada layanan keliling kan?

  674. Asep Says:

    kalyca : gimana dengan kedekatan dengan bank dan pusat perbelanjaan seperti mall ? Dari tempat saya mah nggak sampai 5 menit sampai Hypermall

  675. Asep Says:

    Perumahan seperti GW atau Delta Mas, menurut saya membutuhkan paling tidak 5 tahun lagi untuk ramai. Atau bahkan 10 tahun lagi ? Untuk wilayah timur, “sudah terlanjur dikapling” Cikarang menjadi pusat bisnis. Akibatnya bank, mall dan berbagai pusat service publik mengumpul di kawasan ini. Ini yang bakal memperparah laju pertumbuhan kawasan lain di kab. Bekasi. Makanya saya sarankan di forum ini : BUY CIKARANG saja.

  676. Penghuni zamrud Says:

    menurut saya kenapa kualitas bangunan di GW bisa beda-beda ya itu karena yg ngerjain (subcont)nya beda-beda,meskipun main cont nya tetep Simas. Jadi ada yg hasilnya bagus ada yg abal-abal (cmiiw).
    Tukang yg ngereparasi rumah saya juga bilang begitu, kl gak begitu drmn mrk mau dpt untung? Coba aja liat contoh rumah di Dukuh Bima, ada yg sampe skrg tetap kokoh berdiri meskipun lama gak ditempati, tp ada juga yg malah udah roboh sama sekali, jadi ya podo wae, namanya tukang bangunan kl gak ada cek dan ricek ya dikerjain sesuka-sukanya aja, gitu…

  677. kalyca Says:

    Untuk bank di komplek ruko GW sudah ada Mandiri dan Panin, untuk perumahan yg boleh dibilang masih “bayi” sudah lumayan kan? Kalau untuk mall sebelum GW membangun mall sendiri saya akui masih bagus LC, tapi dari cluster saya ke carefour bekasi timur atau pencapaian ke bekasi barat bisa dalam 15menit atau kurang, sama halnya dengan BPN, pemda dsb, kan kita juga tidak tiap hari ke Mall, mungkin pak Asep perlu ke Mall setiap hari ya pasti senang dengan LC.

    Dan lagi sebagai karyawan yg senin s/d jumat berada di kantor, dan sabtu/minggu berada di rumah, apakah buka itu bank di sabtu/minggu? Percuma saja kan? ATM mungkin? bisa jadi, tapi buat apa ada layanan internet,sms,phone banking? bisa dari rumah saja kan transaksi. Untuk belanja? Kartu kredit bisa. Uang tunai? di gedung kantor saya di gatot subroto berjajar ATM berbagai bank. Uang tunai di hari libur? ATM bersama dapat digunakan.

    jadi menurut saya, meski berbagai fasilitas ada, tapi tergantung dengan apakah kita memerlukan itu untuk kebutuhan kita?

  678. wiliam Says:

    gimana dengan sekolah di GW ? maksudnya yg setara nasional plus atau sebangsanya gitu? mohon pencerahannya, thx

  679. Tim Duncan Says:

    sekolah IPEKa sedang dibangun 3lantai…sekolah kristen itu bnyk cabangnya..di green ville,sunter,kedoya,puri indah n pluit…sekolah itu ckp bergengsi..uang sekolahnya cukup maha…dia jg py international school di kedoya yang menangin olimpic biologi international…..pelajarannya cukup padat jg..dulu dari SD sampai smp saya sekolah di IPEKA greenville…temen2x saya skrg bnyk yg sklh di luar negri n jd profesional muda…memang kebanyakan muridnya etnis chinese…tp lumayan bnyk jg yg bkn chinese….cukup bonafit lah buat ukuran jakarta…

  680. gerry danci Says:

    SELAMAT BERBAHAGIA ATAS KELAHIRAN BUAH HATI KELUARGA RESTU DI BIMA BUANA XI DUKUH BIMA KOTA LEGENDA…

  681. wiliam Says:

    selain ipeka ada sekolah apalagi bos? yg bermutu?
    thx sebelumnya

  682. nursalim Says:

    lama lama capek juga membaca blog ini, terutama memilah milah topiknya yg udah kayak gado gado. saya ada trik yg mau di share disini biar gak capek mbacanya. gunakan fungsi search aja, caranya ketik Ctrl+F (utk browser MSIE), lalu masukkan keyword yg mau anda tuju. berhubung saya lagi riset soal Grand Wisata, maka keyword yg saya gunakan adalah ‘Grand’ dan ‘GW’ (tanpa tanda kutip). trus kalo udah ketemu, jangan langsung klik Next, tapi scroll down dulu kebawah, kali kali aja ada topik serupa, tapi tidak mengandung keyword. setelah yakin gak ada, baru klik Next. terbukti trik ini cukup menyingkat waktu saya dalam membaca seluruh isi blog ini tanpa harus mbelenger sama topik lain yg gak ada hubungannya. silahkan di coba.

  683. Lenny Tiara, Lippo Cikarang Says:

    Lippo Cikarang Semena-Mena
    Jakarta – Saya dan keluarga adalah penghuni perumahan Lippo Cikarang dari tahun 2002 sampai sekarang. Masalah yang saya coba kemukakan sekarang adalah tingkat frustasi dan kekecewaan tertinggi yang kami hadapi dengan Estate Management dari sejak awal kami tinggal di perumahan tersebut. Ada banyak hak kami sebagai penghuni tidak kami rasakan karena kelalaian atau ketidakacuhan Estate Management.

    Di lain sisi, ketika salah satu kewajiban kami belum kami laksanakan hak kami dapat menjadi ‘tumbal’ dan ‘power’ Lippo Group langsung dikeluarkan. Hal ini bisa dirasakan penghuni lain juga. Mungkin kalau ada kuesioner atau angket untuk kepuasan pengelolaan Lippo Cikarang Estate Management, kekecewaan kami sebagai penghuni bisa dirangkum dalam bulletin tebal.

    Inilah kekecewaan kami yang kami rasakan dalam bentuk penghancuran hak kami sebagai penghuni:

    1. Tahun 2004, saat rumah kami kosong di siang hari, ketika malam hari kami baru pulang, kami mendapati rumah kami sudah dibongkar oleh pencuri. Komputer PC set lengkap dengan Monitor LCD-nya hilang, berikut perhiasan di lemari. Kami melapor ke Estate Management. Security 24 jam yang dipasang di pintu masuk kompleks tidak bisa menjawab kemana pencuri lewat keluar. Padahal sekeliling kompleks sudah dibatasi pagar penutup. Laporan kami tidak berbekas, dan tidak ada wakil dari Estate Management yang peduli dalam hal memberikan simpati ataupun langkah langkah yang sudah diambil atas laporan kami. Padahal pada saat kejadian kami lapor, rumah kami sudah disurvei oleh para security dan Komandan Regunya.

    2. Di pertengahan tahun 2006, suami saya sakit Demam Berdarah dan diopname di RS Siloam Lippo Cikarang. Saya lapor pada Customer Service Lippo Cikarang untuk minta penyemprotan anti DB di sekitar rumah saya, karena saya takut kedua anak saya yang masih kecil ikut tergigit nyamuk pada saat itu. Dua kali sudah saya telepon dalam seminggu, dan hanya ‘dicatat’ oleh Customer Service dengan janji akan ditelepon kembali untuk kepastian. Satu kali pun telepon dari Customer Service tidak pernah saya terima. Sampai baru bulan Juli 2007 ini saya dapat surat pengumuman akan dilakukan penyemprotan di seluruh kompleks. Apakah saya harus menunggu selama itu. Itu pun saya yakin, tindakan penyemprotan bukan atas efek dari laporan saya. Hanya program rutin yang baru munculnya baru sekarang.

    3. Setiap bulan warga diwajibkan membayar maintenance fee, sehingga bisa dilayani untuk pembuangan sampah dan diberikan juga plastik untuk tempat sampah (satu bulan satu pak plastik).

    4. Sejak tahun 2002 sampai sekarang tidak lebih dari 10 pak plastik yang saya terima. Itu pun harus dengan minta dan datang ke gedung Estate Management. Berkali-kali saya datang, tapi tidak dapat plastik dengan alasan kehabisan. Pertanyaannya jika plastik habis, apa tidak bisa ada catatan kecil warga mana yang belum dapat, dan jika ada supply lagi diantarkan ke rumah warga. Ketika itu menjadi hak penghuni, kenapa mesti penghuni yang mengejar-ngejar haknya?

    Masalah kuli-kuli liar yang bisa masuk ke kompleks, tanpa adanya pencegahan dari pihak keamanan Lippo Cikarang, sehingga bisa dengan leluasa memeras penghuni yang sedang menurunkan barang di rumahnya (contoh 1 sak semen = Rp … , dan seterusnya yang menurut kuli-kuli tersebut sudah disepakati dengan Estate Management). Mana hak keamanan kami yang seharusnya kami bebas menurunkan barang di rumah sendiri.

    5. Kekecewaan terakhir adalah ketika dicabutnya meteran air bersih di rumah kami. Pada saat tidak ada seorang pun anggota keluarga yang ada di rumah (karena saat itu kami sedang pulang kampung dari 14 Juli sampai 17 Juli 2007). Memang ada penunggakan pembayaran tagihan, dan pemberitahuan tunggakan juga kami terima pada 13 Juli 2007 (yang merupakan Peringatan I). Sesuai aturan sebelumnya yang kami ketahui, pencabutan meteran air akan dilaksanakan setelah Peringatan III diterima penghuni.

    Ternyata kali ini tanpa pemberitahuan jika ada perubahan aturan, dari Peringatan I yang baru kami terima pada tanggal 13 Juli, pencabutan meteran air sudah langsung dilakukan pada tanggal 16 Juli (saat kami tidak ada di rumah, pihak Estate Management bisa memasuki halaman rumah kami dan bisa mengambil apa yang menjadi milik kami). Hal ini baru kami ketahui tanggal 18 Juli, dan kami melunasi seluruh tunggakan air kami, dan setelah kami menghadap pihak Estate Management kami harus membayar lagi Rp 1,100,000,- (satu juta seratus ribu rupiah) untuk pemasangan meteran air kembali.

    Pihak Estate Management tidak bisa bernegosiasi dalam hal denda pasang kembali meteran air ini dan sama sekali tidak mengubris alasan dan keluhan kami. Pertanyaan saya atas hal ini adalah:

    a. Apakah benar dan wajar jika tenggang waktu pembayaran hanya 3 (tiga) hari dari sejak pemberitahuan penunggakan yang pertama?

    b. Apakah benar secara hukum untuk mengambil barang milik orang lain saat orang itu tidak ada di rumah?

    c. Apakah sedemikian miskinnya Lippo Group sehingga harus menekan pihak yang lebih lemah untuk membayar denda pemasangan kembali sebesar Rp 1,100,000,00 walaupun tagihan sudah dibayar lunas? Setahu saya, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kenyataannya sekarang memonopoli supply listrik pun masih memberikan tenggang pembayaran, tidak langsung mencabut, menyegel dulu dan setelah dibayar tidak dikenakan denda pemasangan kembali meteran?

    d. Apakah nilai denda pemasangan kembali Rp 1,100,000,00 cukup wajar jika dibandingkan dengan tagihan air kami yang hanya 100 ribuan s/d 200 ribuan per bulannya?

    e. Apakah adil jika kami harus menunggu lama atas hak kami (contoh ada di point 1, 2, 3, dan 4) sementara ketika kami tidak menjalankan salah satu kewajiban, tidak ada kompromi lagi dari pihak Estate Management.

    Saya yakin, ada banyak penghuni lain yang merasa diperlakukan tidak adil, sehingga Lippo Cikarang menjadi lambat dalam hal peningkatan jumlah penghuninya. Estate Management Lippo Cikarang harus ‘berubah total’ seperti estate lainnya yang lebih tenggang rasa ke penghuninya (walaupun estate itu lebih kecil dan belum mempunyai nama besar).

    Saya yakin, Bp James Riady sebagai keluarga ‘founder’ dan ‘owner’ dari Lippo Group, punya visi dan misi yang lebih baik untuk Lippo Estate, khususnya Lippo Cikarang, yang tertuju untuk kenyamanan tinggal penghuninya, dibandingkan dari owner estate lainnya.

  684. gerry danci Says:

    memang dalam menjaga image sebuah prperty sngt susah..apalagi yg bnyk menawarkan impian selangit yg kadang2x jauh dari akal sehat….mendingan cari yg realistis aja tanpa bnyk rayuan gombalnya….kalo bnyk rayuan gombalnya dah kyk playboy aja…hehe..ohya di belakang dukuh bima daerah bekas grand mart depan villa asri akan dibangun super indo…

  685. Asep Says:

    Lenny Tiara: Lippo Cikarang: Inilah yang justru saya suka dari LC. Pengembangnya tegas dan disiplin, terutama dalam pemeliharaan dan penataan lingkungan. Tengok sendiri LC adalah salah satu dari sedikit kompleks perumahan yang teratur dan tidak morat marit. Maklum orang Indonesia kalau tidak begini tidak bisa disiplin. Masalah bayar maintenance dan air, wajarlah kalau nggak bayar dicabut. Wong PLN saja juga begitu, namanya nggak bayar ya no service. Cukup murah kok, saya cuman bayar nggak sampai 150rb/bulan untuk air sepuasnya, sampah dan security. Airnya juga jor….
    Buat saya disamping keamanan dan kenyamanan, juga jaminan investasi yang terus naik. Ini yang terpenting. Salah satu tipsnya, cari daerah dimana orang asing banyak tinggal. Pastinya properti disitu bakal naik daun. Contohnya Pondok Indah, BSD, Kemang, Kelapa Gading dll. Setahu saya, daerah timur yang banyak orang asing hanya LC saja.

  686. chan Says:

    wah wahhh, ternyata kang asep lebih suka hidup berdampingan dengan kompeni ya???? demi keuntungan investasi, mental pedagang emang……

  687. Papa Says:

    Lenny Tiara, Lippo Cikarang Berkata:
    Agustus 28, 2008 pukul 11:14 am
    “…Saya yakin, ada banyak penghuni lain yang merasa diperlakukan tidak adil, sehingga Lippo Cikarang menjadi lambat dalam hal peningkatan jumlah penghuninya…”

    Ga termasuk ASEP, soalnya dia broker rumah

  688. Penghuni zamrud Says:

    Juamputtt lu Sep..kagak ada empati dan simpati sama sekali sama penderitaan orang lain ya..mentang2 lu kagak ada masalah..ntar kl ada masalah baru lu rasain sendiri deh gmn rasanya…

  689. Doel Says:

    btw nanya dong Cikarang itu dimana ya? Jauh dari Jakarta ngak sih?

  690. mutiara Says:

    Saya dan keluarga adalah penghuni perumahan Lippo Cikarang dari tahun 2002 sampai sekarang. Masalah yang saya coba kemukakan sekarang adalah tingkat frustasi dan kekecewaan tertinggi yang kami hadapi dengan Estate Management dari sejak awal kami tinggal di perumahan tersebut. Ada banyak hak kami sebagai penghuni tidak kami rasakan karena kelalaian atau ketidakacuhan Estate Management.

    Di lain sisi, ketika salah satu kewajiban kami belum kami laksanakan hak kami dapat menjadi ‘tumbal’ dan ‘power’ Lippo Group langsung dikeluarkan. Hal ini bisa dirasakan penghuni lain juga. Mungkin kalau ada kuesioner atau angket untuk kepuasan pengelolaan Lippo Cikarang Estate Management, kekecewaan kami sebagai penghuni bisa dirangkum dalam bulletin tebal.

    Inilah kekecewaan kami yang kami rasakan dalam bentuk penghancuran hak kami sebagai penghuni:

    1. Tahun 2004, saat rumah kami kosong di siang hari, ketika malam hari kami baru pulang, kami mendapati rumah kami sudah dibongkar oleh pencuri. Komputer PC set lengkap dengan Monitor LCD-nya hilang, berikut perhiasan di lemari.
    Kami melapor ke Estate Management. Security 24 jam yang dipasang di pintu masuk kompleks tidak bisa menjawab kemana pencuri lewat keluar. Padahal sekeliling kompleks sudah dibatasi pagar penutup. Laporan kami tidak berbekas, dan tidak ada wakil dari Estate Management yang peduli dalam hal memberikan simpati ataupun langkah langkah yang sudah diambil atas laporan kami. Padahal pada saat kejadian kami lapor, rumah kami sudah disurvei oleh para security dan Komandan Regunya.

    2. Di pertengahan tahun 2006, suami saya sakit Demam Berdarah dan diopname di RS Siloam Lippo Cikarang. Saya lapor pada Customer Service Lippo Cikarang untuk minta penyemprotan anti DB di sekitar rumah saya, karena saya takut kedua anak saya yang masih kecil ikut tergigit nyamuk pada saat itu. Dua kali sudah saya telepon dalam seminggu, dan hanya ‘dicatat’ oleh Customer Service dengan janji akan ditelepon kembali untuk kepastian. Satu kali pun telepon dari Customer Service tidak pernah saya terima. Sampai baru bulan Juli 2007 ini saya dapat surat pengumuman akan dilakukan penyemprotan di seluruh kompleks. Apakah saya harus menunggu selama itu. Itu pun saya yakin, tindakan penyemprotan bukan atas efek dari laporan saya. Hanya program rutin yang baru munculnya baru sekarang.

    3. Setiap bulan warga diwajibkan membayar maintenance fee, sehingga bisa dilayani untuk pembuangan sampah dan diberikan juga plastik untuk tempat sampah (satu bulan satu pak plastik).

    Sejak tahun 2002 sampai sekarang tidak lebih dari 10 pak plastik yang saya terima. Itu pun harus dengan minta dan datang ke gedung Estate Management. Berkali-kali saya datang, tapi tidak dapat plastik dengan alasan kehabisan. Pertanyaannya jika plastik habis, apa tidak bisa ada catatan kecil warga mana yang belum dapat, dan jika ada supply lagi diantarkan ke rumah warga. Ketika itu menjadi hak penghuni, kenapa mesti penghuni yang mengejar-ngejar haknya?

    4. Masalah kuli-kuli liar yang bisa masuk ke kompleks, tanpa adanya pencegahan dari pihak keamanan Lippo Cikarang, sehingga bisa dengan leluasa memeras penghuni yang sedang menurunkan barang di rumahnya (contoh 1 sak semen = Rp … , dan seterusnya yang menurut kuli-kuli tersebut sudah disepakati dengan Estate Management). Mana hak keamanan kami yang seharusnya kami bebas menurunkan barang di rumah sendiri.

    5. Kekecewaan terakhir adalah ketika dicabutnya meteran air bersih di rumah kami. Pada saat tidak ada seorang pun anggota keluarga yang ada di rumah (karena saat itu kami sedang pulang kampung dari 14 Juli sampai 17 Juli 2007). Memang ada penunggakan pembayaran tagihan, dan pemberitahuan tunggakan juga kami terima pada 13 Juli 2007 (yang merupakan Peringatan I). Sesuai aturan sebelumnya yang kami ketahui, pencabutan meteran air akan dilaksanakan setelah Peringatan III diterima penghuni.

    Ternyata kali ini tanpa pemberitahuan jika ada perubahan aturan, dari Peringatan I yang baru kami terima pada tanggal 13 Juli, pencabutan meteran air sudah langsung dilakukan pada tanggal 16 Juli (saat kami tidak ada di rumah, pihak Estate Management bisa memasuki halaman rumah kami dan bisa mengambil apa yang menjadi milik kami). Hal ini baru kami ketahui tanggal 18 Juli, dan kami melunasi seluruh tunggakan air kami, dan setelah kami menghadap pihak Estate Management kami harus membayar lagi Rp 1,100,000,- (satu juta seratus ribu rupiah) untuk pemasangan meteran air kembali.

    Pihak Estate Management tidak bisa bernegosiasi dalam hal denda pasang kembali meteran air ini dan sama sekali tidak mengubris alasan dan keluhan kami. Pertanyaan saya atas hal ini adalah:

    a. Apakah benar dan wajar jika tenggang waktu pembayaran hanya 3 (tiga) hari dari sejak pemberitahuan penunggakan yang pertama?

    b. Apakah benar secara hukum untuk mengambil barang milik orang lain saat orang itu tidak ada di rumah?

    c. Apakah sedemikian miskinnya Lippo Group sehingga harus menekan pihak yang lebih lemah untuk membayar denda pemasangan kembali sebesar Rp 1,100,000,00 walaupun tagihan sudah dibayar lunas? Setahu saya, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kenyataannya sekarang memonopoli supply listrik pun masih memberikan tenggang pembayaran, tidak langsung mencabut, menyegel dulu dan setelah dibayar tidak dikenakan denda pemasangan kembali meteran?

    d. Apakah nilai denda pemasangan kembali Rp 1,100,000,00 cukup wajar jika dibandingkan dengan tagihan air kami yang hanya 100 ribuan s/d 200 ribuan per bulannya?

    e. Apakah adil jika kami harus menunggu lama atas hak kami (contoh ada di point 1, 2, 3, dan 4) sementara ketika kami tidak menjalankan salah satu kewajiban, tidak ada kompromi lagi dari pihak Estate Management.

    Saya yakin, ada banyak penghuni lain yang merasa diperlakukan tidak adil, sehingga Lippo Cikarang menjadi lambat dalam hal peningkatan jumlah penghuninya. Estate Management Lippo Cikarang harus ‘berubah total’ seperti estate lainnya yang lebih tenggang rasa ke penghuninya (walaupun estate itu lebih kecil dan belum mempunyai nama besar).

    Saya yakin, Bp James Riady sebagai keluarga ‘founder’ dan ‘owner’ dari Lippo Group, punya visi dan misi yang lebih baik untuk Lippo Estate, khususnya Lippo Cikarang, yang tertuju untuk kenyamanan tinggal penghuninya, dibandingkan dari owner estate lainnya.

    Lenny Tiara
    Lippo Cikarang
    Reply With Quote

  691. jasmine Says:

    @doel
    cikarang itu kalo dilihat di peta itu letaknya di samping kanan bekasi, dibawah tambun. kemarin lihat spanduk grand wisata di pintu tol caman, katanya baru di buka pasar modern.

  692. Asep Says:

    doel: yang jelas nggak ada di peta jabodetabek. Saya nggak heran kalau ada yang nanya. Batas peta hanya sampai Tambun.

    Kalyca: kalau saya harus sering ke bank. Karena harus bayar banyak tagihan termasuk kartu kredit.

  693. Doel Says:

    Oh kirain deket Cibubur, kalu di Tambun dekat kerawang dong? alamak jauh banget…..trims infonya…no comment lagi deh….mungkin aku cari di botanical residence aja deh…

  694. Asep Says:

    doel: memang sebaiknya kamu cari yang dekat dekat jakarta. Disini jenis polusinya dari pabrik. Jadi mendingan kamu cari polusi keluaran kendaraan bermotor saja. Botanical resindence itu dekat mana ? Cibubur ? Saya pernah ke cibubur. Kayaknya selalu banyak banget yang pergi shopping ke Cibubur Junction. Makanya tiap hari macet disitu jalannya. Kasihan penghuni perumahan Cibubur harus antri kalau mau masuk mall.

  695. sonny Says:

    @doel,bener yang di bilang asep.apalagi yang di harapin dari cibubur.udara gak sedingin dulu.macetnya gak tahan deh,kalo bekasi barat macet cm pagi sama sore lha kalo di cibubur dari pagi sampe sore..mau kemana mana susah.kl mau disana ya cikeas kesana terus.itu masih seger.
    maksudnya puri botanical garden kali???? kalo gitu selamat menikmati panasnya dan cemarnya udara kebon jeruk deh hehehehee

  696. sf_619 Says:

    Asep, asep … :geleng2kepala
    Cibubur ityu ada di Jakarta, Jakarta Timur.
    Memang, sepanjang jalan raya bogor banyak pabrik, tapi udah nggak ada pertumbuhan, karena pabrik baru harus bikin di kawasan industri – macam cikarang :-p
    Klo Citra Grand masuk cimanggis; kota wisata, legenda wisata, bukit golf riverside, semua masuk gunung putri.
    CJ memang macet dan biang kemacetan. Penyebabnya karena CJ harusnya daerah hijau, bukan mall. Juga karena pertemuan kendaraan yang mau dan keluar tol.

    Klo soal kemacetan, gw no comment dech. walopun banyak jalan tol (Jagorawi dan JORR, next JORR2), tapi insfrastruktur jalan banyak yang amburadul (cuma ngendelin trans yogie), juga cuma ada moda jalan raya. Nggak kayak bekasi, tangerang dan Bogor yang ada alternatif KA.

    Soal polusi? di banding seputaran bantargebang yang polusi udara(bau), dan cikarang yang penuh pabrik, gw lebih milih cibubur or cimanggis or gunung putri :)

    SF

  697. jasmine Says:

    kalo situasinya benar seperti yg di gambarkan diatas, maka mendingan cari tempat “yang penting waktu tempuh, bukan jarak tempuh”
    artinya bisa aja milih tempat agak jauhan dari cibubur dkk, tapi waktu tempuh nya ke jakarta tidak lama. hayo tebak di mana itu (tebak tebakan buah manggis, wakakakakak)

  698. Asep Says:

    jasmine : Pastinya LC. Saya masih bisa dari rumah 30 menit sampai Cawang. Bahkan kalau kondisi nggak macet, sudah sampai Semanggi. Saya tertawa terkekeh kekeh. Sama teman yang tinggal di pasar pondok gede, berangkat bareng, nyampai Sudirman duluan saya.

  699. Doel Says:

    Asep : 30 menit jam 12 malam tertawa terkekeh-kekeh juga

  700. mutiara Says:

    post by indoroids
    Setelah beberapa bulan ambil rumah di Grand Wisata Bekasi, ada hal yang mengganjal di kepala saya mengenai perumahan ini. Apakah itu? tidak lain dan tidak bukan adalah sepinya penghuni di kawasan elit ini. Padahal rumah yang terbangun sudah cukup banyak, yang terjual pun hampir 100% (atau malah sudah 100%). kini beberapa cluster di distrik 2 sedang dibangun lagi dan dipasarkan.

    Kondisi yang ada, sepi sekali. memang kadang terlihat ada anak kecil yang naik sepeda, tetapi tetap saja rumah yang sudah dihuni baru sedikit. Ada yang berpendapat “ini kan perumahan baru, pemilik rumah baru siap2 mau pindahan”. tapi cluster tempat rumah saya sudah berdiri 1 tahun. Yang dihuni paling baru 40%. Yang sering ditemui adalah tulisan ”dikontrakkan” atau “dijual” yang ditempel di jendela rumah kosong.

    Saya mau sedikit berkomentar mengenai langkah developer dalam mengembangkan kawasan Grand Wisata ini, dari kacamata konsumen. Untuk Grup Sinarmas, mohon jangan tuntut saya jika ada tulisan saya yang menyinggung kinerja salah satu anak perusahaan anda dalam menangani perumahan ini. bukan bermaksud promosi negatif loh ^^

    Oke, langsung saja. Kenapa Grand Wisata masih saja sepi, berikut analisa saya :

    Tak dapat dipungkiri, harga yang ditawarkan oleh developer bisa dibilang cukup mahal. Memang tidak hanya Grand Wisata saja yang menawarkan rumah dengan harga relatif tinggi. kondisi ini juga terjadi di real estate menengah atas lainnya. Pasar yang sangat membutuhkan rumah seyogyanya adalah pasangan suami istri baru atau bujangan. Pada umumnya usia mereka itu masih tergolong muda (di bawah 30 tahun) dan bisa dibilang mereka baru memulai karirnya di tempat mereka bekerja. Di daerah sekitar Grand Wisata, terdapat beberapa kawasan industri besar, ada MM2100, Lippo Cikarang, Jababeka, Hyundai, dll. Para pekerja muda di kawasan2 itu lah sebenarnya yang memang membutuhkan rumah. Tetapi, di kawasan ini tidak banyak perusahaan yang memberikan gaji yang cukup untuk para karyawan muda (entry level) agar dapat membeli rumah Rp 300 juta ke atas. Paling hanya perusahaan besar macam Unilever, AHM, Mattel, atau Epson. Untuk karyawan muda di perusahaan2 manufaktur kelas menengah (yang berjumlah besar), mereka harus menunggu hingga menjadi manajer agar dapat membeli rumah 300 juta-an ke atas. Hal ini membuat para karyawan muda ini membeli rumah di real estate yang menawarkan rumah di bawah itu, seperti Jababeka, Lippo cikarang kelas menengah bawah, villa mutiara, Taman Sentosa, Graha Kalimas, dll.

    Lalu siapa pembeli rumah di Grand Wisata? beberapa adalah karyawan muda dari perusahaan papan atas di kawasan industri Bekasi, lalu ada manajer muda yang bekerja di kawasan industri Bekasi, dan ada manajer tua atau pemilik pabrik (orang yang sudah mapan dengan umur yang “mapan” pula) yang ingin pindahan rumah. Orang2 dalam kelompok ini hanyalah setengah dari jumlah pemilik rumah di Grand Wisata. Bisa dibilang, mereka lah yang benar2 memerlukan perumahan Grand Wisata sebagai huniannya.

    Lalu siapa pemilik rumah lainnya di Grand Wisata? *tet tot. anda mengulang kata “lalu”* kebanyakan dari mereka adalah para eksekutif muda yang berkarir di Jakarta. Mereka ini yang menjadi target pasar developer. Jika melihat harga tanah di Jakarta yang melangit, pilihan ke luar kota memang sangat baik. mereka “terpaksa” membeli rumah di daerah pinggiran seperti Bekasi, dan beberapa memilih Grand Wisata karena ada akses tol langsung yang dapat memudahkan perjalanan mereka ke kantor di Jakarta. ~Sebenarnya ini permasalahan besar juga. jarak kantor ke rumah sangat jauh (Grand Wisata terletak di km 21 tol cikampek). Seharusnya pekerja di Jakarta itu tinggalnya ya di Jakarta juga. tapi apa daya, apartemen yang bagus di Jakarta berharga tinggi. Terpaksalah berekspansi ke ujung kota. problem kemacetan arah Jakarta pun tak terelakkan. Tau sendiri kan betapa macetnya tol timur Bekasi hingga tol dalam kota ketika jam sibuk, walau sudah ada JORR~

    Lalu Kemudian, ada lagi kah pemilik rumah di luar kelompok2 yang sudah disebutkan tadi? Ya. tentu ada. dan mungkin, kelompok terakhir ini adalah kelompok dengan jumlah terbanyak. Mereka adalah…*bunyi snare drum* drrrrrr … mereka adalah… drrrrr…. Penimbun Rumah! *CESS*symbal dipukul* .. ya. penimbun. deskripsi halusnya, orang yang menyimpan hartanya dalam bentuk rumah. Kebanyakan orang mendeskripsikannya dengan berinvestasi properti, walaupun sebenarnya adalah tabungan, bukan investasi. mereka ini umumnya adalah orang2 mapan yang sudah mempunyai rumah. mereka membeli rumah di Grand Wisata hanya sekedar sebagai investasi bagi mereka. Saat ini, berinvestasi di Grand Wisata sangat menguntungkan (bagi investor, a.k.a penimbun), harganya cepat sekali naik. Tahun lalu, rumah tipe 60 masih 200-an juta, sekarang jadi 350 juta.

    Dari “investor2″ itu, ada yang merencanakan untuk ditinggali di hari tua. Ada juga yang benar2 murni investor. mereka menyewakan rumah2 yang sudah mereka beli, sambil menunggu harganya naik. Jika sudah naik, mereka jual kembali. Pada saat pintu tol Grand Wisata diresmikan lalu, transaksi penjualan meningkat. rata2 orang ingin mengambil untung dari kenaikan harga rumah akibat dibukanya akses tol langsung. Sungguh disayangkan, harga rumah naik karena ulah investor2 ini (menurut teori dasar ekonomi, demand meningkat, harga jual meningkat). Padahal demand itu datangnya dari investor2 sendiri, bukan dari para pencari rumah yang sesungguhnya. Kondisi ini seperti kasus anthurium atau gelombang cinta yang harganya melambung terlampau tinggi. Padahal pembelinya itu kebanyakan adalah pedagang2 juga yang akan menjualnya kembali. kolektor sejatinya sendiri hanya berjumlah sedikit. Anyways, kondisi ini pun terjadi di real estate menengah atas lainnya. Hal ini sangat menguntungkan bagi developer dan investor, tetapi tidak bagi masyarakat pada umumnya. Ironis, di saat Menteri perumahan rakyat kewalahan dalam menyediakan rumah bagi rakyat, banyak rumah2 hasil bangun developer yang tidak berpenghuni. PR yang berat

    Di negara seperti singapura, pemilikan rumah dibatasi loh… jadi nggak mungkin perumahan habis dibeli oleh segelintir orang dan harga meroket tak terkendali.. ini juga sudah diterapkan di negara lain…
    Ini juga demi kepentingan pemerintah sendiri yang berkewajiban menyediakan rumah.. sekaligus membatasi kerakusan segelintir orang yang memborong rumah demi investasi pribadi…
    Kalau tidak, berapapun rumah dibangun, akan selalu habis, harga semakin tinggi, tapi makin banyak yang gak punya rumah

    terkadang pemerintah, kalangan bank, dan masyarakat merasa terjadi peningkatan di sektor properti seiringan dengan kenaikan harga properti yang begitu pesat. Tetapi sebenarnya secara tidak langsung fenomena tersebut justru menggerogoti fondasi perekonomian kita dari bawah.

    Salah satu “kenaikan” properti yang membahayakan adalah berdirinya ruko dan pusat perbelanjaan dimana2.

    Kenaikan harga ruko atau pusat perbelanjaan menjulang melebihi nilai riil. Hasilnya masyarakat cenderung untuk berinvestasi saja di bangunan, tanpa adanya pergerakan ekonomi secara nyata. karena dengan investasi mereka mendapatkan keuntungan yang hampir sama dengan keuntungan yang diperoleh jika mereka menjalankan usaha di ruko tersebut.. Artinya, perputaran uang pun melemah yang berimbas kepada pertumbuhan ekonomi. Ruko yang menjamur juga rawan akan kredit macet. Kedua hal ini tentunya akan menurunkan perekonomian negara, baik secara mikro maupun makro. Kenapa makro juga, karena menyangkut kestabilitasan moneter negara.

    begini, belakangan ini modal asing yang masuk ke Indonesia sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara ini. Jika ekonomi negara mengalami kemunduran akibat pengaruh properti, investor asing tidak sungkan menarik modalnya ke luar negeri. Dampaknya, tak perlu ditanya lagi, kita semua masih ingat kondisi ekonomi di tahun 1998, dimana trilyunan modal asing bergerak keluar hanya dalam hitungan hari, bahkan jam. krismon pun melanda..
    Mungkin kita berpikir, masa karena masalah properti ini saja, ekonomi negara bisa menjadi seperti itu. Ya tentu saja bisa. Amrik baru saja mengalaminya.. Jika tidak ada perubahan kebijakan pemerintah terhadap rule berinvestasi properti, kita harus siap2 menghadapi krisis lagi *hiperbolis. tapi ini serius

    Memang developernya adalah anak perusahaan ternama, kinerjanya juga bagus dalam mendongkrak nilai properti.. Hanya saja yang saya sesalkan adalah efek sosial dari kebijakan bisnisnya. Yang saya takutkan, kebutuhan riil akan perumahan jauh di bawah kebutuhan investasi, akibatnya rumah yang sudah terjual tidak dihuni, ruko juga kosong, tetapi harga terus melangit.. Kalau sudah begini, tidak saja meberi efek negatif dari segi sosial, tetapi juga dari segi ekonomi.

    Kalau dipikir2, kasus ini mirip dengan kasus derasnya “hot money” ke perbankan Indonesia. Tetapi dengan subjek, objek, dan ruang lingkup yang berbeda.
    secara kasat mata menguntungkan. tetapi di balik itu kerugian besar menghadang

    tulisan saya ini sebenarnya bukan komplain loh..^^ … Ini opini saya mengenai kebijakan para developer besar. Dan yang saya angkat kebetulan grand wisata, karena saya tahu kondisinya langsung..

    Tulisan saya ini hanya merupakan sindiran terhadap strategi developer dan aksi “investor2″ yang lebih mengedepankan profit dan mengesampingkan nilai sosial. Saya pikir hal ini juga terjadi di pengembangan residensial lainnya…

    Demikian keterangan saya…

    Btw, masukan untuk developer grand wisata (jika ada yang baca). buatlah website untuk memperkenalkan perumahan ini. Karena, banyak sekali orang yang search “grand wisata” di google, dan masuk ke blog saya ini. Untuk orang yang membaca sekilas, mengira ini adalah komplain, dan mereka mendapatkan pandangan negatif…huhu

    sebenarnya membeli rumah di GW tidak rugi (malah “untung” bagi sebagian kalangan). Yang rugi itu perekonomian di kawasan tersebut. Kalau mau dianalisa lagi dampak kehadiran perumahan elit terhadap perekonomian daerah sekitar, ada 2 kemungkinan.

    Pertama, Pertumbuhan perekonomian kawasan sekitar meningkat. Dengan hadirnya perumahan kelas atas dapat menarik masyarakat kelas menengah atas pindah ke daerah tersebut. Dengan semakin padatnya daerah tersebut akan kalangan elit, kegiatan ekonomi di daerah ini tentunya akan meningkat. Kemungkinan pertama ini dapat benar2 terjadi jika rumah2 yang didirikan developer itu benar2 terisi oleh pembeli. Jika rumahnya banyak yang kosong, ya sama saja, tidak akan ada pertambahan kegiatan ekonomi di sini. Sayangnya perumahan2 kelas atas yang didirikan developer masih banyak yang kosong. Dan walaupun kemungkinan pertama ini terjadi (rumah terisi penuh oleh para pembeli), yang banyak mengambil keuntungan adalah masyarakat kelas atas yang mampu membeli rumah itu. Sedangkan bagi masyarakat kelas bawah, kenaikan harga tanah akibat efek pembagunan perumahan elit memaksa mereka untuk mencari rumah ke daerah yang lebih jauh lagi dari tempat kerja mereka.

    Kemungkinan kedua, pertumbuhan perekonomian kawasan sekitar melambat. Kondisi ini terjadi jika rumah2 yang sudah dibeli ternyata tetap kosong. Tidak ada pertumbuhan perekonomian. Nah, yang parahnya adalah kenaikan harga tanah di daerah sekitar membuat kebutuhan hidup masyarakat meningkat. Perusahaan2 yang terletak di sekitar kawasan perumahan itu tentunya merasakan dampaknya. Biasanya, beban per karyawan cukup katakanlah 1 juta perbulan. Tapi karena terjadi peningkatan kebutuhan hidup (terutama biaya tempat tinggal, dan tak menutup kemungkinan biaya2 lainnya), beban per karyawannya bisa menjadi 1,2 juta. Memang tidak besar, tapi perlu diingat, biasanya perusahaan di daerah komuter adalah perusahaan dengan jumlah karyawan yang besar. 1 perusahaan ribuan orang. Tentunya dampak beban karyawan ini cukup memberatkan. Sedangkan perusahaan2 ini adalah motor penggerak perekonomian di kawasan tersebut. ~Berbeda dengan perusahaan kantoran yang lebih mencari lokasi strategis yang dapat menciptakan image, biasanya perusahaan manufaktur mencari lokasi yang terefisien dalam hal pengeluarannya~ . Dampak perlambatan perekonomian ini memang tidak terjadi secara langsung, tetapi lambat laun memberikan pengaruh. Just info, saat ini pertumbuhan industri di vietnam perlu sedikit diwaspadai Indonesia. Biaya produksi yang murah dan jaringan operasional yang lebih baik di vietnam membuat investor2 luar negeri banyak yang memindahkan rencana investasinya dari Indonesia ke Vietnam. sukur2 jika pabriknya tidak tutup dan dipindah ke vietnam.

    Alangkah bagusnya jika perumahan elit muncul, tetapi dimaksudkan untuk mewadahi permintaan dari masyarakat yang memang membutuhkan rumah di daerah tersebut.

    Saya sedikit kecewa dengan pemerintah yang justru mendorong pertumbuhan sektor properti dengan cara “investasi” ini. Tadi siang saya baru dari Balikpapan. Di bandaranya, ada iklan dari pemerintah kota setempat yang mengkampanyekan pembelian real estate di kota itu sebagai investasi yang sangat bagus. Menurut saya, pertumbuhan sektor properti seharusnya adalah efect dari pertumbuhan perekonomian riil (perdagangan, produksi, jasa, dll), bukan cause untuk memaksakan pertumbuhan perekonomian secara overall.. Terlalu riskan meletakkan sektor properti sebagai ujung tombak perekonomian, apalagi di negara dengan penduduk sepadat Indonesia. Mungkin jika di negara maju yang jumlah warganya sedikit, memiliki lahan yang masih sangat luas, perencanaan pembangunan infrastruktur yang baik, sektor properti bisa dijadikan sebagai unggulan. Indonesia yang tingkat kepadatannya sangat tinggi perlu kehati2an dalam hal perencanaan pengembangan kota / antarkota. Karena jika salah, pengaruhnya pada masa depan sangat besar. Sayangnya, pemerintah justru terbawa arus aktivitas developer yang semakin agresif.

    *) Saya tidak sedang membicarakan GW saja lho, tapi juga perumahan menengah atas secara umum..

    Grand Wisata hanyalah satu fenomena diantara banyaknya “mega” proyek properti yang pada akhirnya hanya sebagai tempat parkir uang para pembeli (spekulan) properti. Selain di bidang perumahan (kelas menengah keatas), hal ini juga terjadi di sektor2 properti yang lain seperti Apartment, Sentra Bisnis (Ruko, ITC, WTC, etc). Memang pada saat launch, semua unit akan laku terjual tapi apakah setelah itu pembeli akan langsung menempati?Eits…nanti dulu, kebanyakan para pembeli tadi bukanlah orang2 yang butuh tempat tinggal, tapi pembeli yang tujuannya untuk investasi. Kondisi ini akan mengakibatkan banyak uang yang parkir di sektor2 properti, yang tentu saja tidak akan menggerakkan ekonomi di sektor riil.

    Memang ada perbedaan antara investor dan pemakai(end user),si investor membeli untuk menjual ulang(gaya spekulan)atau disewakan, berhubung banyak yang berasumsi karena dekat daerah industri maka kemungkinan sewa dari rumah2 di GW menjanjikan, namun apapun alasannya untuk developer2 terutama yang ternama pasti mempunyai komitmen untuk menyediakan prasarana dan fasilitas yang memberi kenyamanana pada penghuninya. Masalah bakal ramai tidaknya adalah masalah nanti dan tidak berhubungan dengan kualitas perumahan tersebut , salah bila dianggap karena sepi maka suatu kawasan properti adalah tidak bagus.

    BTw mengenai konsep properti sebagai efek dari pertumbuhan sektor riil dan bukan sebagai ujung tombak ,saya kurang setuju karena Dengan masyarakat menanamkan modal ke sektor properti maka otomatis ada efek domino ke bidang perdagangan dan jasa..otomatis akan meningkatkan usaha bahan bangunan,jasa kontraktor, jasa perbankan, jasa penjualan marketing/broker,jasa kepengurusan pertanahan dll…dan kawasan sekitar pun akan cenderung berkembang terutama untuk perumahan pasti di sekitarnya akan ada minimal warung2 kecil sampai toko2 ukuran sedang hingga besar, bengkel, klinik, usaha warnet, kursus..dan banyak lagi..sebenarnya bidang properti adalah bidang yang unik dan sangat mendukung ke sektor lain dalm hal ini sektor riil selama ditangani dan diatur dengan baik..Selama ini developer cenderung sadar tidak sadar menjadikan investor sebagai MAIN MARKET dibanding END USER,terutama investor jenis spekulan yang membeli untuk dijual kembali saat harga naik sehingga developer membeli lahan2 murah di pinggir kota lalu setelah beberapa waktu menetapkan kenaikan harga yang terlalu cepat dengan margin yang gila2an agar si spekulan tidak merasa rugi membeli properti tersebut … A little advice: kalo mau invest janganlah bergaya spekulan..properti bukan saham atau yang lebih parah lagi dari itu investasi indeks (yang cepat untung cepat rugi)…kebanyakan di luar negeri investasi properti tidak untuk Re-Sell tapi untuk Rental >>>PROPERTY IS A LONG TERM INVESMENT.
    THE PRICE OF A PROPERTY WILL BE NATURALLY INCREASED(ini bukan hukum yang baku tapi umumnya harga properti pasti cenderung naik), but IF THE PRICE INCREASE IS ARTIFICIALLY CREATED IT IS A PREMATURE INCREASE>>>>>JADI MBOK YAA SAAAAAAAABARR!!!

    gak jelas peraturan di indonesai , satu orang punya rumah 10 unit, yang punya pendapatan pas pasan gak punya rumah sama sekali, habis udah di borong ama yang punya duit sih. setiap pergi ke lokasi, maaf udah laku semua. yang ada tinggal 500 jt. gubrak…..siapa yang mo beli 500 jt. yang 100 juta aja masih KPR . itu juga kalau di approve.

    emang nih, yang punya duit lama lama kurang ajar nih. mentang mentang punya duit main hajar aja gak pake perasaan. emang ya kalau dipikir orang indonesia itu gak punya hati ya kadang kadang.
    beli rumah buat investasi sementara yang lain buat berteduh aja gak punya

  701. kalyca Says:

    @mutiara
    postingan itu sudah ada 2 di atas.

    Kemarin nyari keramik yg motifnya sama dgn aslinya developer sudah nggak ada. Konfirmasi ke roman bilangnya sudah nggak diproduksi lagi. Kalau ingin bagus jadi harus ganti semua nih, berat …….

  702. Asep Says:

    kalyca : barangnya developer, mulai dari keramik sampai genteng memang begitu. Hanya diproduksi sekali, sehingga impossible cari di pasar. Kalau tidak mau pusing, ganti saja keramiknya dengan ubin semen biasa. Di desa saya banyak yang pakai ubin semen kok. Aman…

  703. Gerai Ibu Says:

    Bapak2x da ibu sekalian mau lewat, jika ada waktu luang boleh lihat blog kami di http://rezandmodel.blogspot.com
    terima kasih.

  704. persegi.corner Says:

    gratis 16.280 lebih informasi real estate please visit http://www.persegi.com

  705. yandi Says:

    LIPPO CIKARANG MAKSUDNYA KANG ASEP ???
    APA GAK ADA YANG LEBIH JAUH TUH ?

    Di Bandung aja sekalian …..

  706. Kobe Bryant Says:

    Guys Superindo tgl 12 september ini akan dibuka di depan villa asri…ohya yg buat yg berpuasa met berpuasa yah….jgn lupa kalo nanti lebaran kirim2x makanan yah ke rumah….kalian di forum ini jgn berantem terus yah….Salam Damai…

  707. Asep Says:

    yandi : memang tujuan beli rumah disini supaya dekat kalau mudik ke jawa dan supaya gampang shopping ke Bandung.
    Cuman sejam lebih dikit ke bandung. Cheerr…..!!!

  708. menanti Says:

    @Kobe bryant
    Semoga lebih murah dari Alfa dan Indomart

  709. YOS STEFANO Says:

    Friends… saya mau sharing cara penilaian rumah…
    selama ini khan kita selalu adu argumentasi rumah mana yang baik & murah…
    karena tidak ada standar yang baku maka malah jadi kacau.
    Maka iseng2 saya buat perhitungan penilaian rumah dengan metode gabungan metode kualitatif,kuantitatif & financial power..
    sudah dalam bentuk excel. Maksud2 dan tujuan untuk menyempurnakan kalkulasi disitu…
    Silahkan diunduh dari file hosting berikut:

    http://www.filefactory.com/file/f28642/n/PenilaianRumah_zip

    kalau sudah menggunakan please beri feedbacknya ya agar saya dapat menyempurnakan kalkulasi.

    Regards

  710. kalyca Says:

    maaf OOT, cuma mau cerita perjalanan saya pagi ini.

    Hari ini saya ada jadwal pertemuan di kawasan Jababeka jam 9.00. Masuk tol GW jam 7.15, sampai tanda 500m exit cikarang sudah macet menunjukkan jam 7.25. Akhirnya berhasil sampai di kawasan jababeka baru jam 9.44. Telat akhirnya. Kebayang kan macetnya? mana harus berani berebut jalur dengan berbagai truk+kontainer.
    Pulangnya jam 12.30 dari jababeka sampai GW jam 13.05, lancar. Tapi sebaliknya yg mau keluar cikarang kemacetan sudah sampai maspion di cibitung.

    Duh capeknya, habis shalat ashar mau tidur dulu ah sambil nunggu maghrib.

  711. Asep Says:

    kalyca : Ada pekerjaan pengecoran di jalan ke Jababeka. Makanya macet. Sebaiknya lewat kalimalang saja. Harusnya cuma 20 menitan nyampe tuh.

    BTW, keluar pintu Tol Cikarang sedang dilakukan pembangunan CIKARANG SQUARE. Ini untuk memandingi BEKASI SQUARE tampaknya. Yang jelas, cikarang bakal makin ramai.

  712. menanti Says:

    Kalau pintu keluar ada Mall, makin macet dong.
    Kayak di Cibubur Junction.

  713. carnelian Says:

    pak yose,tksh atas formula yang di berikan.
    guys,kemaren saya liat rumah di dukuh zamrud.tp semenjak pasar modern di buka kayaknya jadi lebih macet ya,gimana nanti kalo sudah tambah rame tuh pasar..uhhff
    saya juga dapet informasi katanya mau ada pintu tol baru di setu ya,ada yg bisa kasih info nggak kapan realisasinya ya.

  714. steve nash Says:

    Superindo sudah dibuka…. senangnya sekarang kota legenda n sekitarnya dah mulai maju….perlahan tapi pasti….
    guys ada yg mau jual ruko di grand wisata seharga 600jt gak???kalo mau balas yah pesan gw

  715. steve nash Says:

    saya bingung neh ma ckrng…mal yg ada aja skrg sepi2x aja..eh malah mau buat mall baru…mall di bekasi aja pertumbuhannya agak lama…masih tetep eksis MM..ada fenomena apa seh?????kok skrg bnyk sekali yg bangun mall tanpa memperdulikan daya beli masyarakat sekitarnya?????mendingan cukup dgn 2 mall saja tapi eksis…kasian kan bagi org yg hidup dgn gaji pas2xan… mereka tergoda tuk melakukan tindakan kejahatan krn mrk tdk sanggup tuk mengikuti dinamika yg ada…kan kalo tindak kejahatan meningkat,kan yg dirugikan yah ujung2xnya org yg mampu jg,IYA GAK???

  716. steve nash Says:

    bagi kita yg membelanjakan uang nya di tmpt shopping hrs bijak yah…karena keberadaan kita sangat disorot org bnyk…krn jumlah penduduk yg miskin sangat bnyk disekitar kita….jgn ampe buat mereka shock dgn keberadaan kita…oke guys???? low profile aja…

  717. sf_619 Says:

    pembangunan apartemen dan pusat2 perbelanjaan tanpa melihat market? money laundry ? :ups:

    BTW, ya ada pengerjaan pengecoran jalan setelah lepas tol cikarang arah jababeka.

  718. SM Says:

    Sepi niih…..
    ayo Komentar lagi donk….
    F: Carnelian, Pintu tol setu masih lama banget tuh.. jalan tol aja belum dibangun kan…

  719. Penghuni zamrud Says:

    Iya nih sepi bro…. makanya Asep suruh komentar lg aja biar rame :-)
    Btw, ada yg tahu gak di jalan tembus belakang yg skrg lg akan dibangun permata legenda 2 di seberangnya mau dibangun perumahan apaan yah…? saya lihat jalannya skrg sdh dilebarin. Wah kl makin banyak perumahan yg dibangun di seputaran KL / DZ lama-lama makin crowded aja ntar, makin gak asik dong..krns bisa2 lama-lama yg biasanya masih dapet kabut di pagi hari dan udara seger bisa2 jd tambah panas krn alih fungsi lahan kebun dan sawah jd perumahan, setuju gak bro / sist.
    Btw, ada yg udah belanja di Superindo legenda blm? gmn harga2 barang yg dijual kl di compare misalnya belanja ke Giant/carrefour atau di pasar modern Gran Wisata? Please share. tks

  720. mas yanto Says:

    @steve nash

    dalam dunia saham di kenal istilah mengoreng saham, harga aslinya jeblok, tapi di mark up sedemikian rupa seolah olah bernilai jual tinggi dan high demand. di properti juga ada hal kayak gitu. gencarnya properti development belakangan ini, udah tahu over supply tapi mereka cuek aja bikin properti baru, karena mereka tahu properti nya akan tetap laku dibeli orang (spekulan). makanya jangan heran tingkat hunian kompleks properti baru masih sangat rendah, banyak unit kosong (gak di tempati oleh spekulan), penghuni asli cuma dikit.
    jangan heran anda akan melihat fenomena ini akan kian gencar kedepannya, karena para developer berusaha menyelamatkan nilai kekayaannya yang akan jeblok cepat atau lambat setelah badai krismon yg saat ini terjadi di Barat sampai ke Indonesia kelak, pdhal indonesia belum benar benar pulih dari krismon yg dulu (yg bikin soeharto kejengkang), kebayang donk apa dampaknya buat kita jika krismon babak dua ini tiba di indonesia (skarang emang belum, tapi nanti pasti nyampe). makanya pemerintah kayak kebakaran jenggot ngejar setoran via pajak yg iklannya dimana mana itu.
    jangan terpengaruh dogma indokrinasi yg bilang properti gak bakalan turun harganya. itu sudah terbukti tidak benar. properti juga bisa turun harganya. penurunan gak selamanya musti berupa nilai nominal harga rumah, tapi juga bisa berwujud pelemahan nilai mata uang (tidak kentara).

  721. kobe bryant Says:

    di superindo murah2x…lbh murah dari hero…kan superindo masih punya hero…ohya…guys sekarg NJOP di dukuh Bima dah 1jt an…tuk di jamrud NJOP dah 700-800rb…keren kan???katanya rencananya di dekat sekolah al azhar akan di buka pintu tol tuk akses keluar dari dukuh bima… toko spare part shop & drive juga akan di buka di depan dukuh bima…wah makin keren aja yah kawasan kita…jalan belum bagus aja antusias tuk buka usaha di kawasan kota legenda aja dah semarak…apalagi kalo jalan dah mulus kayak muka tamara…wah… harganya bisa selangit tuh tanah di sekitar legenda…di ruko Grand wisata juga sedang dibuka buana bakery…dalam setahun aja sejak di buka grand wisata aja,jalanan di depan dukuh bima sudah macet…apalagi kalo semuanya dah lebih maju lagi…Semangat yah guys!!!! kita musti bangun daerah kita sendiri,krn alam sekitar kita juga sejuk n asri….udah banyak orang yg bilang kalo di kwasan kita ini sejuk….semi bogor lah…mirip2x cibubur gitcu….

  722. kevin garnett Says:

    saya dah tinggal di dukuh bima sudah 5tahun tp perkembangannya cukup mengesankan…cukup dinamis…dulu banyak org mengecap kalo kota legenda itu gak bonafit…eh ternyata omongan itu bisa ditepis dgn keadaan pembangunan yg ckp mengesankan…kalo sabar nanti juga akan memetik hasilnya…daerah kita cukup sejuk n subur…tanam pohon gampang..gali sumur pompa gampang..tidak ada hilir mudik truk tronton…penduduk di sekitar baik2x…gak garang…kejahatan sedikit…banyak pejabat aparat pemerintah yang stay di kawasan itu…lokasi dari jakarta tidak terlalu jauh n macet…cari makan gampang…

  723. kevin garnett Says:

    yups!!! ngeri yah mas yanto??? katanya perusahaan leimen brother bangkrut n membawa dampak yg cukup bahaya yah buat negara kita n sekitar??? tapi jgn takut sumber daya alam kita masih banyak!!! kalo negara maju lainnya kan mereka cuma mainin uang supaya dia bisa nguras kekayaan alam negara seperti kita… beli banyak dengan harga yg sangat murah….hahaha….grosiran gitu deh….kan kalo orang bule belanja kain ato pakain di mangga dua kayak orang kerasukan…diborong sebanyak2xnya karna sangat murah…orang bule sering bilang ma orang indo kalo indonesia is heaven….hahaha….makanya sbg org indo kita musti kompak n jgn mau dia adu domba lagi dengan hasutan2x..karena tipikal bangsa kita ini gampang bereaksi tanpa dipikirkan matang2x…like Us laahhh…

  724. Handi Says:

    Wah…ramai lagi ya..walaupun tanpa Asep.

    Bagi pengalaman nih…
    Saya baru 1.5 bulan di Permata Legenda, lokasi kerja di MM2100. Jarak tempuh dengan motor cukup 25 menit. Jadi dari rumah berangkat jam 6.15 bisa tidur-tiduran setelah Shubuh.

  725. Bogi Says:

    wah senangnya.. akhirnya bisa positif juga obrolannya…
    dengan semakin banyaknya perumahan mudah2an gak semakin panas, dech…

    kalau di grand wisata usaha penghijauannya gimana yah?
    biasanya daerah perumahan baru khan gersang2.. apakah ada usaha di GW untuk penghijauan.. atau diserahkan ke penghuni masing2..?

  726. Penghuni zamrud Says:

    Iya harusnya di lingkungan kita harus kita giatkan penghijauan jd meskipunn banyak timbul perumahan baru udaranya tetep seger dan sejuk. Saya sempet menyesalkan pohon flamboyan di pinggir kali di Blok U DZ yg udah sempet tinggi dan rindang ditebang habis dan langsung digantikan dgn bibit pohon mangga, hrsnya tunggu dl pohon mangga besar dan rindang br pohon flamboyannya bs ditebang, akibatnya pinggir kali yg tdnya sejuk jd panas bgt dan sayangnya lagi tdk semua pemilik rumah yg di depan rumahnya ditanam pohon mangga bener2 meliahara tu pohon jdnya pertumbuhannya krg optimal

  727. Si Gendut Says:

    Salam Kenal.
    Kebetulan ketemu address ini gara2 searching Kota Legenda.
    Pertanyaan bodoh 1 :
    Kota Legenda persisnya dimana sich ? Saya sudah pernah ke GW, cari kota legenda bingung dan muter2. Sudah tanya marketing dan diberikan jawaban gak jelas. Saya melalui keluar tol GW, muter di bunderan, ketemu cuma pemasaran GW, sempet keluar, malah keluar perumahan GW. Saya tertarik KL krn harga pasti lebih murah dari GW.
    Pertanyaan ke 2:
    Ada gak kios seperti di GW (pasar modern) yang letaknya di daerah KL ? Yg baru mau dibangun pun gpp.
    Kios di GW mnrt developer sudah habis, beli yg second di GW kok mahal.
    Trims

  728. ANDI Says:

    ingin mendapatkan informasi seputar properti grand wisata bekasi, harga pasaran saat ini mulai type terkecil hingga terbesar. http://www.grandwisatabekasi.blogspot.com

  729. ANDI Says:

    PILIHAN INVESTASI TERBAIK “GRANDWISATA BEKASI” SATU-SATUNYA PERUMAHAN DENGAN AKSESTOL LANSUNG TERDEKAT DARI BEKASI KE JAKARTA “GRANDWISATA” KM 21. FASILITAS SERBA LENGKAP DENGAN LINGKUNGAN TAMAN-TAMAN YANG HIJAU NAN MEMPESONA, KEINDAHAN BUNDARAN AIR MANCUR “TERBESAR” DAN TAMAN TEMATIK “TERBESAR” BEGITU INDAH DAN MEMPESONA. ADA CLUB HOUSE, PASAR MODERN, SHOP HOUSE, SEKOLAH INTERNATIOANAL,.. MILIKI INVESTASI PROPERTI “GRANDWISATA” NIKMATI SEGALA KEUNTUNGAN BERINVESTASI DAN KENYAMANAN TINGGAL ” GRANDWISATA”
    UNTUK INFORMASI HARGA RUMAH,KAVLING,RUKO,KIOS, HUBUNGI ANDI 0817 915 5959 ( http://WWW.grandwisatabekasi.blogspot.com)

  730. Si Gendut Says:

    Terimakasih Pak Andi.
    Saya sudah tau dan pernah datang ke GW (GrandWisata).
    Tidak ada rasa sanksi akan kebagusan GW.
    Tetapi karena alasan tertentu, saya memilih yg di sekitar GW saja.
    Siapa tau ada teman yg mau membantu infonya, baik utk rumah atau kios.
    Kemungkinan sebelum lebaran akan datang cari2 Kota Legenda.
    Terimakasih

  731. SM Says:

    Mas Gendut,
    Kota Legenda Bekasi itu project perumahan lama, kao gak Salah tahun 1996 ( Maaf Kalo salah ). Tapi yang pasti saya tahu Grand Wisata Itu ( yang ada sekarang ) membeli tanah dari Kota legenda yang tidak rampung project-nya. Di GW ini dulunya sudah ada sebagian infrastructur yang cukup bagus, jadi Gw tinggal nerusin, dulu ada tugu Borobudur dengan diselimuti air mancur ( sekarang sudah tidak ada ).

    BTW Kota legenda yang ada dan bisa dilihat ada tiga perumahan, dilihat dari posisinya dari Gw; DUKUH BIMA, VILA ASRI dan DUKUH ZAMBRUD.

    mas Gendut kalo dr GW, keluar gate barat GW( deket Pasar modern ), disitu ketemu per-3an, belok kiri….. nanti pertama akan ketemu Dukuh Bima di sebelah kanan Jalan.

  732. chan Says:

    mas gendut,

    dukuh bima kurang lebih 500 m dari pertigaan yg disebutkan pak sm sebelah kanan, perbandingan harga kebetulan saya beli tanah disitu setahun lalu harga saya beli 750 ribu permeter saat itu digrand wisata plus minus 1,3 jt, sekarang sya tidak begitu tahu
    ruko yg lumayan rame dan tertata ada di di dukuh zamrud lokasinya tinggal ikuti jalan utama kalau nggak salah 5-6 km ketemu gerbang dukuh zamrud sebelah kanan, sepanjang jan utama (dukuh zamrud boulevard) berdiri ruko baik yg lama atau yg sedang dibangun

  733. carnelian Says:

    pak gendut,saya n menambahkan apa yang disampaikan oleh pak SM dan pak chan,kalo budgetnya terbatas dukuh zamrud adalah pilihan yang tepat,karena komunitas sudah lengkap dan harga lebih miring,kebetulan saya juga ambil disana.silahkan aja liat liat rumah yg baru,banyak pilihan kok

  734. Asep Says:

    Ssstt….ditengah berlobang lobangnya akses jalan menuju KL/DB, ada bocoran bahwa pintu tol baru akses langsung ke LC/Jababeka di km 34.7 akan segera mulai pengerjaan mulai bulan Nov. depan. Harga rumah dan tanah bakal terkerek, jangan sampai ketinggalan !!!

    —————————————————–

    http://euro2008.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2008/06/08/brk,20080608-124751,id.html

    Pembangunan Pintu Tol Lippo Cikarang Telan Rp 110 Miliar

    Minggu, 08 Juni 2008 | 13:45 WIB

    TEMPO Interaktif, Bekasi:
    Pembangunan pintu tol kawasan Lippo Cikarang di kilometer 34.7 ruas Jakarta-Cikampek, diperkirakan menelan dana Rp 110 miliar.

    “Dilakukan bertahap,” kata Harun Permadi, Managing director PT Lippo Cikarang Tbk. kepada Tempo.

    Menurut Harun, rencana pembangunan sudah masuk tahap pengurusan izin ke PT Jasa Marga untuk masa pengerjaan satu tahun. Pembangunan mulai dilakukan akhir 2008 ini.
    “Diharapkan tahun 2009 sudah final dan bisa digunakan,” katanya. Dananya, imbuh dia, “Kerjasama antara Lippo Cikarang dan Jababeka.”

    Akses tol Lippo Cikarang nantinya akan menghubungkan dua kawasan industri dan perumahan langsung ke tol Jakarta-Cikampek. Kawasan industri tersebut yakni kawasan Lippo dan kawasan Jababeka.

  735. Asep Says:

    BERITA : Pintu jalan Tol Pondok Gede Dipindah ke Cikarang Barat
    17/08/2008 21:55:47 WIB oleh admin

    Pintu jalan tol utama Pondok Gede akan dipindahkan dari kilometer (KM) 7 ke KM 29.200 di Cikarang untuk menghindari konflik kemacetan di jalur masuk Jakarta. Sekarang, proses pemindahan masih tahap pembebasan lahan seluas sekitar 10 hektare milik warga.

    "Digeser lebih keluar (dari ibukota) supaya tak terjadi kemacetan," kata Juru bicara PT Jasa Marga Zuhdi Saragih kepada Tempo di Jakarta kemarin. Ia menerangkan, jumlah kendaraan yang lalu-lalang setiap hari di pintu itu sekitar 2 juta kendaraan. Jumlah yang begitu besar, menurut dia, membuat tak bisa semua kendaraan sekaligus masuk ke Jakarta.

    Kalau pintu tol Pondok Gede sudah dipindah, Zuhdi meneruskan, pembayaran tol dilakukan di pintu masuk ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. Dari arah timur, transaksi dilakukan di pintu tol Cikampek, Dawuan, Bekasi Timur, dan Bekasi Barat. "Pintu Pondok Gede bakal diratakan dengan tanah."

    Menurut Kepala Jasa Marga Cabang Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Robert Sitorus, pintu tol Cikarang Utama yang akan dibangun itu dilengkapi 34 loket pembayaran. Jumlah loket pembayaran lebih banyak dibanding dengan pintu tol Pondok Gede yang hanya memiliki 26 loket. "Desain dan tender proyek sudah kelar."

    Pembangunan enam pintu tol — masing-masing tiga pintu masuk dan keluar — untuk mengurangi kemacetan juga akan dilakukan di kawasan Lippo Cikarang di KM 34.7 ruas Jakarta-Cikampek. Proyek yang diperkirakan butuh biaya Rp 110 miliar ini nantinya menghubungkan dua kawasan industri dan perumahan, yakni Lippo dan Jababeka, langsung ke tol Jakarta-Cikampek. "Dananya kerjasama antara Lippo Cikarang dan Jababeka, " Harun Permadi, Managing Director PT Lippo Cikarang Tbk., kepada Tempo. (Koran Tempo, 9 April)

    Nah, untuk mempermudah akses ke kawasan Jababeka dibangun jalan layang ke arah timur melintas di atas Kali Malang. enurut Harun, proyek selama setahun ini masih tahap perizinan ke Jasa Marga sebagai regulator jalan tol. Proyek sedianya mulai akhir 2008 dan kelar 2009.

  736. cahJOWO Says:

    Wah berita yg menyegarkan dari Kang Asep. Kl proyek itu sudah kelar pasti perjalanan kita dari GW/KL ke arah Jakarta akan makin cepat & lancar….. Alhamdulillah

  737. carnelian Says:

    akhirnya terealisir juga tuh project,gak sabar buat nunggu.soalnnya ke kantor jadi laanncccaarrrr.biarin macetnya di pintu tol cikarang aja hehehehe.

  738. Udin Petot Says:

    Akhirnya si Asep bisa bikin comment yg disukai…

  739. kucing garong Says:

    hehehhee kang Asep kok malah seneng yah kalo pintu tol pondok gede pindah ke LC ??? gw sih ngeliatnya udah jatuh ketimpa tangga. pertama, namanya kawasan pabrik, pasti gak nyaman utk hunian, musti adu nyali ama truk tronton dan kontainer, musti mau menghisap polusi udara, kualitas air yg only God yang tahu udah sampe mana pencemarannya, high cost living karena mo gak mo pake PAM nya LC.

    kedua, 2 juta kendaraan per hari itu bakal pindah ke LC, gw ngisep asap knalpot dari satu mobil aja udah puyenk rasanya, apalagi 2 juta kendaraan, gk kebayang deh. not a pretty sight idea for raising family and children. tambah panas aja udara di sana.

    Lippo mah jangan ditanya, dari dulu emang mata duit, semua yg bisa jadi duit di lakonin ama dia (Sentul City, St Moritz, dll), tapi dampak sosialnya juga gede, coba aja goggle di mediakonsumen.com – udah seabrek tuh complaint buat Lippo. tapi karena mayoritas org indo gak melek internet, masih saja banyak yg kejebak perangkap dia. liat aja tuh tampang nya James Riady, udah kayak mafioso aja, serem ngeliatnya.

    tapi kalo orang udah dibutakan oleh duit, yah gak ngefek lah, mo kawasan pabrik kek, mo polusi kek, mo tambah rame kek, masabodo teuing, yg penting harganya naik (duit lagi ujungnya), anak dan istri di korbanin demi duit. mo asma kek, mo kepanasan kek, mo adu nyali ama truk truk gede kek, bodo amat, yg penting duit naik terus.

    gw ikut seneng deh Kang Asep, yg akhirnya mendapatkan yg dia cari cari selama ini (duit). kalo gw sih nomor satu family, baru duit nomor berikutnya.

  740. Asep Says:

    kucing garong : uang PAM, maintenance sama security cuman 150 rebu doang sebulan, pakai sepuaaasssnya. Apanya yang mahal boss.

    Saya hitung tepatnya 1.9998jt kendaraan tiap hari (yang 200 punya orang KL yang mogok). Mengenai asap tidak masalah. Lebih bagus daripada menghisap asap rokok. Pokoknya yang penting saya tinggal duduk manis menunggu harga properti sini melonjak.

    carnelian : Buat kita lancaarr…sebab ketimur dan kebarat nggak perlu ngantri gate macam PGT lagi. Kebarat langsung, begitu juga ketimur….(kalau dari GW ketimur harus sabar ngantri). Bisa naik angkutan umum apa aja dari jakarta. sip….

  741. steve nash Says:

    GUYS DI GRAND WISATA AKAN DIBANGUN KERFUR DEKAT PINTU TOL SAMPING CELEBRATION PLAZA…DI PUTERAN DEKAT KANTOR PEMASARAN JUGA AKAN DI BANGUN MC DONALD….MAKIN CEPET AJA YAH PERKEMBANGANNNYA…OHYA GIMANA LIBURANNYA???PADA PULANG KAMPUNG????OHYA JALAN TOL DI SEKITAR CIBITUNG KE KERAWANG KOK RUMPUTNYA PADA TERBAKAR SEH???? EMANG DAERAH SITU GAK SUBUR YAH???????IH PARAH BNGT SEH????? KAYAK DAERAH GURUN PASIR AJA…

  742. steve nash Says:

    KAYAKNYA TOL YANG MULAI MACET ITU DARI JEMBATAN GRAND WISATA KE ARAH CIKAMPEK DEH….PLIZZZ DEH…KALO LEMOT JNGN DIPELIHARA DONK….KACIAAAANNN DEH SI AKANG ASEP….

  743. steve nash Says:

    PROPERTY SEKARANG SEDANG LATAH MA PROGRAM GLOBAL WARMING…PADAHAL TINDAKAN MEREKA TDK MENCERMINKAN CINTA LINGKUNGAN…

  744. kalyca Says:

    Bukannya di lokasi itu akan dibangun ITC Grand Wisata? Lokasinya persis dibelakang rumah saya. desainnya mungkin seperti ini http://www.indomegah.com/html/en/projects/itc-grand-wisata

    Bagi teman2 yg mau mudik, selamat mudik ya, saya duluan, besok pagi berangkat arah semarang.

  745. Asep Says:

    steve nash : apa karfur cikarang mau dipandah ke GW ya, heheee..heee.. Tapi apa istilahnya itu karfur GW, sedang KL/DB hanya nebeng gitu ? Jadi KL/GW modal apa dong ? Modal rumah doang. Kali lah, sebab jalan berlobang saja nggak kuat keluar ongkos untuk tambal. Kacian.

  746. Asep 2 Says:

    Saya adalah saudara kembar Asep yang selama ini sudah banyak membuat tidak nyaman kondisi forum ini. Tapi saya sendiri tahu betul bahwa Asep tidak punya maksud untuk seperti itu. Awalnya adalah sekitar 2 tahun lalu Asep terjatuh waktu mau buang air di closet duduk. Karena belum terbiasa dengan closet duduk Asep berusaha jingkok di atas closet. Tapi malang Asep terpeleset dan jatuh kemudian kepalanya terbentur bak kamar mandi. Akhirnya jadilah seperti ini, sempat 1 tahun lalu dia tidak ingat dengan semua keluarga dan orang di sekelilingnya. Dengan usaha yang pantang menyerah akhirnya seluruh keluarga mencari tempat yang bisa menyembuhkan Asep karena kami begitu mencitainya. Namun rupanya Tuhan belum mengabulkan harapan kami sehingga Asep belum bisa pulih 100% dan sekarang mau tidak mau kami harus menerima kenyataan yang terjadi dengan Asep yang kami sayangi. Melalui tulisan ini saya mewakili saudara kembar saya memohon kepada semua anggota forum untuk memaafkan semua tulisan Asep karena itu semua di luar kehendaknya dan untuk tidak membalas dengan tulisan yang bersifat pembalasan. Kami semua masih selalu berusaha untuk mencari jalan agar Asep kami bisa kembali seperti Asep yang kami kenal dulu. Sebenarnya sudah ada tawaran dari sebuah panti yang bersedia menampung Asep namun kami masih sangat berat untuk membiarkan Asep masuk ke panti dengan kondisi yang masih seperti ini. Sekali lagi di bulan Ramadhan ini saya memohonkan maaf yang sebesar-besarnya untuk saudara saya Asep.

  747. Si Gendut Says:

    Mas Asep, boleh ikut komentar ? Saya belum punya rumah di KL apalagi di LC. Tapi…., kalo rumah di KL enak dihuni dan “murah”, saya sich milih KL daripada GW. Masalah jalan berlubang, kayaknya bukan masalah besar dech.
    Ini cuma pendapat aja lho mas, gak maksud belain KL. Soalnya saya lg tertarik mau beli di dekat GW krn fasilitasnya, ya tolnya, ya pasar modernnya, ya nanti lain-lain perkembangan dari GW. Siapa tau seperti BSD nantinya

  748. menanti Says:

    Saran untuk mas Gendut,
    Coba singgah sebentar di Kota Legenda anda akan merasakan kota kecil yang ramai.

  749. kucing garong Says:

    bukannya mo ngebelain Asep, tapi kalo soal carrefour, gw rada gak yakin juga tuh, soalnya syarat minimum udah ada 10ribu penghuni di kompleks perumahan yg bersangkutan, baru carrefour mau mbangun disitu. apa GW udah seramai itu? KW dulu juga ada rencana carrefour, cuma gagal karena gak memenuhi kuota, akhirnya malah pindah ke cibinong. ada yg punya data tambahan yg menguatkan rencana pendirian carrefour di GW ??? emangnya udah ada papan pengumumannya di GW soal pendirian carrefour ini? thx

  750. Si Gendut Says:

    Untuk menanti,
    Terimakasih, saya, istri dan anak Insya Allah akan singgah di liburan lebaran ini.
    Untuk kucing garong,
    Saya juga cek ke marketing GW, hasilnya dia sendiri belum tau ada rencana itu. Apa nanti di ITCnya ? Tetapi pembangunannya masih lama, tahun 2010 ?

  751. SM Says:

    kalo menurut saya sih karfur nanti dulu aja yah….toh di wilayah ini juga sekarang belum kekurangan tempat belanja. Tapi kalo cuma sekedah itung-itungan GW-DB-VA-MGT-BYGR-DZ-BTR , beberapa perumahan baru termasuk diluar perumahan angka 10ribu penghuni sih udah lewat jauh….

    Selamat mudik ya bagi temen2 yang punya kampung halaman…

  752. chan Says:

    ohhhhh pantesaan asep kayak anak kecillll,

  753. SM Says:

    Selamat Mudik………..Selamat Idul Fitri 1429, Mohon maaf lahir bathin

  754. Asep Says:

    Sudah kita akhiri sementara. Mari mudikk….time to mudiiikk….Ayo, semuanya lewat Cikarang !!!

  755. Si Gendut Says:

    Hahaha… Mas Asep ini benar2 membela Cikarang.
    Bagi yang mudik.., hati2 di jalan. Semoga selamat sampai tujuan

  756. SM Says:

    Mohon Maaf lahir & Bathin….. Selamat beraktivitas bekerja kembali.
    “Dimulai dari nol lagi ya”…..

  757. gerry danci Says:

    Untuk Pak Gabriel yang berminat membeli rumah saya…silahkan tinggalkan no hp nya di blog ini ato kirim aja ke hp saya…thq…ohya ada perubahan harga sedikit…orang Tua saya hendak menjual dengan harga 500jt bisa nego..

  758. souzon Says:

    temen2x nasib property gmn neh dgn adanya SBI yg naek????

  759. carnelian Says:

    situasi keuangan global memang sedang sulit,moga moga aja imbas negatifnya yang kekita nggak sampe kayak krismon 1998.tapi ALHAMDULLILAH ,perhitungan saya dan isteri untuk ambil kpr di syariah ternyata tepat,karena disaat teman teman teriak karena cicilan kprnya naik gila gilaan,bahkan ada yg sampe 18%.cicilan saya tetap bahkan sampe lunas hanya 9,9%.hanya berharap semoga krisis nya tetap berlalu,just share buat semua…

  760. phoenix Says:

    kemarin gw main ke rumah client gw di bekasi timur kawasan industri skalian pengen crosscheck isi blog ini dgn lapangan. busyet dah, daerah sana udah di kuasai sepeda motor, serem deh bawa mobil di sana, salah dikit bisa kesempret tuh kayaknya, jalannya sempit pula utk ukuran jalan utama. trus yg ke arah Juanda menuju Bekasi Barat itu kayaknya ada 2 carrefour saling berdekatan gitu lokasinya, sayangnya jalan di depannya sempit banget, apalagi di lewati banyak angkot yg stuck kena lampu merah di depan, pemandangan nyaris mirip terminal bayangan aja. ampe ada papan iklan DepHub gede banget yg isinya soal himbauan tertib lalu lintas segala (berarti secara gak langsung sama aja ngasih tahu kalo daerah situ emang semrawut). banyak tuh sepeda motor yg belum ijo lampu nya udah main terabas aja, padahal masih suasana lebaran. asli kayak hukum rimba suasana disana.

    saran gw sih kalo mau memanfaatkan fasilitas Bekasi Timur, mendingan langsung ke Bekasi Barat aja sekalian masuk tol gak kena macet lagi (belum lagi adu nyali dempet dempetan ama sepeda motor).

  761. Asep Says:

    Maaf lahir batin dulu nih.
    Kan sudah dibilang kalau daerah situ memang untuk kelas bawah. Kalau pakai motor ok lah, tapi bawa mobil nanti dulu.

  762. SM Says:

    Jangan terlalu terbawa eforia krisis, kita kan emang udah krisis dari 10 thn yang lalu, sampe sekarang belum kelar-kelar.
    sebaiknya kita tetap positif thinking, dan berpikir prospectif. SOLUSI itu muncul pada saat ada masalah/ krisis_ PELUANG itu muncul pada saat ada gejolak…..ya kan….

    Phoenix, Kondisi lalin spt di bekasi timur itu sekarang sama dengan semua wilayah pendukung DKI lainnya. coba deh jalan juga ke ; Cikarang dari Lippo ke Terminal Cikarang, Bekasi barat sekitar kalimalang, Jl. Raya Bekasi dll. …Sekarang ini banyak yang punya mobil juga punya motor….kalo mo hemat BBM ya pake motor. ….macet berarti banyak orang beraktifitas kan…itu yang salah satu penggerak roda perekonomian juga…

  763. kalyca Says:

    @carnelian, kata temen saya yg kerja di bank nisp, bunga flat 9,9% itu setara dengan bunga effective 16,25%. Barusan saya coba ke call mandiri, bunga kpr untuk yg sudah lewat masa fix nya per oktober sebesar 15%.

    yg dimaksud bekasi timur kawasan industri itu sebelah mana sih? Kalau benar kawasan industri ya pasti parah kalau waktu pergantian jam kerja.

  764. carnelian Says:

    @kalyca,bunga saya 9,9% itu fixed,kalo effektifnya setara dengan 6,25%(baca:murah sekali).tapi itu udah berakhir di mei kemaren.sekarang yang saya dengar paling rendah adalah btn,itupun sudah 12,75% flat,atau effektif setara 21%..serraammmmm kan,

  765. steve nash Says:

    daripada di cikarang lawannya ma truk tronton…pilih mati ato mati????

  766. native Says:

    baru ucapin minal aidin langsung nyela…huhu musrik!!!

  767. Asep Says:

    Yang jadi masalah, yang namanya kalimalang itu sekarang penuh motor bung. Saya dulu sering lewat kalimalang, sekarang hampir tidak pernah. Karena macetnya pasti minta ampun. Tidak dapat dipungkiri, sepanjang menuju kalimalang penuh dengan perumahan kelas bawah. Kalimalang menjadi sarana jalan utama menuju pusat bisnis, jakarta atau cikarang (weleh lagi lagi cikarang).
    Buat saya, mendingan macet karena mobil banyak daripada motor banyak.

  768. kalyca Says:

    http://suarapembaca.detik.com/read/2008/10/21/104932/1023302/283/kualitas-kuning-air-pam-grand-wisata-bekasi

    Keluhan air pam jelek di cluster festive garden, saya coba sms pak tri yg nulis surat pembaca itu, katanya pam jelek semua, sedang yg pakai sumur bagus airnya. kalau tidak salah dulu GW pada awalnya tidak melarang buat sumur bor, tapi sekarang tidak boleh.
    Tapi ditempat saya air pamnya bagus-bagus aja, nggak tahu masalahnya dimana kalau begitu. Menurut pak tri dari pihak gw sudah datang ke rumah beliau, tinggal nunggu hasilnya.

  769. Asep Says:

    Wah serius banget kalau masalah air. Ditempat saya, sekali lagi LC, air tidak pernah masalah. Permasalahannya cuman, tekanannya terlalu kuat, kran di rumah sering jebol.

  770. Cahyo Says:

    Saya sdh tinggal hampir 2 th di cluster Summer Festival, tp alhamdulillah air PAM tdk pernah ada masalah, selalu bersih dan kuat debit airnya. Sy sdh cek dg para tetangga juga ga ada masalah. Mgkin ada kebocoran pipa yg berakibat tanah masuk di daerah festive garden.

  771. Yohanes Says:

    Salam, kenal untuk semua,…saya kebetulan sedang mencari rumah juga, dan waktu tahun lalu saya dan istri liat-liat ke Permata Wisata, kami langsung tertarik..mungkin karena lokasi yang tenang, saya kerja di daerah darmawangsa jakarta…sekarang mungkin sudah lebih ramai ya..dukuh bima juga bagus,..dengan membaca postingan di sini,..kami jadi lebih tertarik nih..:)