Green Park Jatiwarna Vs Premier Bambu Apus

Tolong minta dibuat perbandingan antara Green Park Jatiwarna Vs Premier Bambu Apus, Mas Andi via comments.

Perumahan Green Park Jatiwarna, perumahan eksklusif menengah ke atas yang bertetanggaan dengan “Puri Gading”. Rencananya akan dibangun 500 unit dengan berbagai variasi tipe 94/48 hingga 162/196(tnh/bgn), Harga dari kisaran Rp.199 jt(belum ppn), hingga Rp. 689 jt(belum ppn). Berbagai Fasilitas antara lain 2 Community Center yang masing-masing memiliki kolam berenang, lalu juga akan dibangun lapangan basket, tenis, futsal dan taman bermain anak-anak.

Tidak lupa yang paling menarik adalah tersedianya KAMERA CCTV sebagai fasilitas sekuriti. Untuk Kabel listrik dipakai sistim underground sehingga tidak merusak pemandangan. Sistem Tata Real Estate nya dirancang untuk bisa mencegah banjir. Untuk informasi lebih lanjut harap hubungi Charles-Marketing Green Park di 0813-1714-8732 atau di 8430-8888
Dari thread di Lokasi ideal di Jabotabek

About these ads
Ditulis dalam Bekasi. 173 Comments »

173 Tanggapan to “Green Park Jatiwarna Vs Premier Bambu Apus”

  1. c-gate Says:

    Minggu kemaren gw datang ke lokasi, dari sisi lokasi enak sih, nempel dengan pintu tol jadi kemungkinan macetnya kecil. Tapi waktu berkunjung ke sana, perumahannnya masih berupa hamparan tanah lapang dengan mesin2 berat sedang bekerja meratakan tanah, kantor pemasarannya masih di dalam tenda.
    Benar-benar inden sih, tapi agak takut juga klo krisis moneter tiba2 melanda karena nama pengembangnya tidak begitu familiat di telinga saya….

  2. Romi Satria Wahono Says:

    Green park ini masih tanah semua lho …hehehe. Aku lihat lokasinya sedikit sempit, dan persis di depan perumahan itu (jalan arteri tol) ada tanah yang masih jadi masalah pembebasan tol JORR sejak dulu kala. Sekitar 10 meter jalan nggak bisa dibeton (masih tanah) dan ada penjaga (pak ogah).

  3. Charles Says:

    Sesuai dengan konteks dan wacana yang dibuka yaitu “Membandingkan antara GP dengan Premier” saya akan berikan beberapa fakta:
    1. Premier dan GP dua2nya masih memakai tenda
    marketing galleri sementara hingga saat ini dan
    dua2nya statusnya masih cut&field tanah merah
    2. Premier dimilki oleh developer asing asal Perancis,
    sedangkan GP dimiliki oleh Buana Global Propertindo
    yang merupakan pemilik “CIBUBUR POINT” dan
    merupakan grup dari perusahaan farmasi “HARSEN”
    3. Harga untuk Luas tanah 100m2 di Premier kira2 750jt
    sedangkan di GP kira2 300jt
    4. Harga untuk bangunan besar 162/196 hingga tipe 200
    ke atas akan bersaing tapi estimasinya GP akan lebih
    sedikit kompetitif dari segi harga
    5. Akses ke pintu tol GP jauh lebih dekat dibandingkan
    dengan Premier
    Inilah beberapa hal yang sementara ini bisaa dijadikan bahan perbandingan. Selebihnya bila ingin informasi lebih lanjut bisa hubungi saya..CHARLES-Marketing Greenpark di 0813-1714-8732 atau e-mail luther.kneefel@hotmail.com untuk profil brosur (P.S bila nanti Bpk/Ibu langsung tinjau ke lokasi bila nani ditanya sudah pernah/belum kontak dengan marketing mohon katakan sudah & jangan lupa disebutkan nama saya….Trims)

  4. Reynold Says:

    Premier adalah developer dari Perancis yang masuk ke Indonesia sekitar tahun 1998. Premier Estate yang berlokasi di Bambu Apus adalah proyek Premier yang ke 11 di Jabodetabek. Di wilayah Jakarta Timur masyarakat mengenal Premier melalui keberhasilan Premier mengembangkan Pinang Ranti Mansion yang merupakan proyek ke 7. Untuk mencapai lokasi bapak/ibu keluar di pintu tol Bambu Apus ataupun pintu tol Setu Cilangkap. Saat ini memang masih inden dan memang pola kerja Premier adalah mulai menjual sejak indent, namun sampai proyek ke 10 Premier tidak pernah gagal daam serah terima rumah. bahkan ketika krisis moneter 1998 juga Pemier tetap bisa menepati komitmennya. Harga saat indent tentu saja berbeda dengan harga ketika rumah sudah jadi atau bahkan ketika lingkungannya sudah jadi. Kelebihan yang ditawarkan Premier selain lokasi dan konsep yaitu komitmen dalam pelayanan. Premier memberikan garansi purna jual selama 1 tahun, kantor pemasaran dan kantor proyek berada di lokasi yang memudahkan konsumen untuk mendapat informasi mengenai rumahnya. Premier sangat mengutamakan kuaitas rumah dan lingkungannya. Untukdapat merasakan atmosfer Premier, bapak/ibu dapat mengunjungi Pinang Ranti Mansion di Pinang Ranti. Untuk informasi bapak/ibu dapat langsung ke lokasi dan menemui petugas yang bertugas di sana tanpa harus menyebutkan nama saya, semua petugas pasti akan segera melayani bapak.

  5. andi Says:

    Menurut saya informasi mengenai profil dari developer Green Park belum terlihat jelas di website, saya check di
    http://cibuburpoint.com/ hanya telihat satu proyek saja.
    Karena salah satu tools marketing adalah website, dimana pembeli dari kedua developer tersebut golongan menengah keatas, jadi konsumen bisa melihat pengalaman proyek sebelumnya via internet. So saran buat pak Charles kapan green park mempunyai website seperti Premier
    http://www.premier-indonesia.co.id/ …..??????

  6. andi Says:

    Saya telah melihat website Premier di http://www.premier-indonesia.co.id wah bagus ya….. informasinya jelas dari beberapa proyek yang sudah dikerjakan sampai dengan profil dari team premier. Btw kalo Green Park koq belum ada yach.????…. Saran buat Pak Charles kapan Green Park untuk membuat website seperti Premier agar spanduk Green Park tidak hilang dalam satu minggu. Seperti pengalaman sebelumnya yang sudah dibuat di http://cibuburpoint.com.

  7. cika Says:

    Ternyata Premier Estate Bambu Apus Launching bulan desember 2007. Beritanya ada di Jakarta Post tiga hari yang lalu.

    LNCSA, Qeystone team up in property business

    Business and Investment – November 23, 2007
    The Jakarta Post, Jakarta

    France-based property developer Les Nouveaux Constructure (LNCSA) announced Thursday the signing of an agreement with Qeystone Investments Pte. Ltd. of the United States to establish a new joint venture property company, PT Premier Qualitas Indonesia.

    President director of Premier Qualitas, Sami Miettinen, said that with an initial investment of about Rp 100 billion (about US$10.5 million), the new company would focus on the development of exclusive residences in Jakarta and its surrounding areas.

    “We are confident that this new real-estate development company will be able to provide exclusive residences for the mid to upper sectors of the market,” he told reporters at the launching of the joint venture firm.

    During the initial stage, the new company would help PT Premier Indonesia, Les Nouveaux’s first subsidiary in Indonesia, to manage its new projects, such as the Premier Pavilion development, with 190 units in Cengkareng, West Jakarta, and Premier Mansion development, with 115 units in Pluit, North Jakarta, Miettinen said.

    Les Nouveaux entered the Indonesian residential property market in 1998 through PT Premier Indonesia.

    Among Premier Indonesia’s housing developments are Taman Provence and Fontainebleu Golf Residences in Bumi Serpong Damai, Tangerang; Kayuputih Residence in Pulomas, East Jakarta; Central Park in Kota Wisata, Cibubur; Pinang Ranti Mansion in East Jakarta, and Les Belles Maisons in Serpong, Banten.

    Miettinen said that Premier Indonesia would launch its latest housing project, Premier Estate, located in Bambu Apus, East Jakarta, later in December.

    “The prices of all of our homes range between Rp 700 million and Rp 1 billion,” he added.

    Meanwhile, Les Nouveaux president director Guy Welsch said that the establishment of the new joint venture firm reflected the French company’s strong commitment to the development of exclusive residences in Indonesia, particularly in Jakarta.

    “The Indonesian property business is getting more interesting, supported by the more stable political and economic conditions, and also the more affordable lending rates offered by Indonesian banks,” he explained. (nkn)

  8. Rizky Says:

    Minggu kemarin saya lihat ke lokasi Green Park, kebetulan saya datang atas referensi teman saya yang sudah ambil
    di cluster cotton wood type Tulip 120/72 dengan harga
    Rp 382 juta. Ternyata untuk penjualan tahap 1 sudah habis, marketingnya memberikan price list baru untuk tahap 2, naiknya sekitar 6 % dari harga awal.
    Wah sepertinya harganya makin lama bakal sama dengan Premier nich. Sepertinya saya mau ambil type magnolia saja karena ini merupakan rumah pertama kami. Mudah-mudahan pengembang tidak ingkar janji untuk serah terima bulan november 2008.

  9. ninz Says:

    Saya sempat tertarik dengan Green Park, tetapi setelah saya browsing2 dan melakukan sedikit research saya jadi agak ragu. Selain lokasinya agak ke bawah sehingga takut banjir, ada juga kabar kalau lokasi bagian depannya terlewati SUTET. Mungkin Pak Charles dari green park bisa mengklarifikasi?

  10. daniel Says:

    Kemarin saya telp ke Marketing Premier Estate Bambu Apus
    dan tanya harga rumah disana, ternyata belum keluar price listnya (hanya memberikan kisaran 800 juta s/d 1 M). Jadi kalo berminat Pre booking sebesar 10 juta untuk reserved tempat kavling yang diinginkan.
    Dan apabila pas launching kita batal untuk membeli, uang yang kita bayar akan dikembalikan tanpa adanya potongan.
    Coba kalo seluruh developer di jkt bisa seperti ini, konsumen merasa seperti direkonfirmasi ulang, apakah bapak/ibu serius membeli di perumahan kami oleh pengembang dengan term and conditions yang telah ditetapkan.

  11. Charles Says:

    Lokasi Green Park memang gerbang depannya dibawah arus tegangan tinggi, NAMUN GERBANG DEPANNYA JAUUUH DARI LOKASI PEMUKIMAN, selain itu “Green Park” memiliki akses gerbang keluar kedua (Second GATE) yang keluar ke jalan raya kampung sawah. Untuk mencegah banjir dibuatlah Tata Drainase yang dirancang dan dikerjakan oleh PT.Perencana Jaya dari Jaya Grup yang sudah mempunyai nama dalam perancangan konstruksi properti.
    Mungkin bisa pula ditanyakan bagaimana kemungkinan banjir di PREMIER berhubung ada SUNGAI YANG MENGALIR DI PERUMAHAN TERSEBUT??

    • jay Says:

      kenapa mesti tulisan pak charles di besarkan yah? apakah bapak marah? btw saya sering melewati perumahan green park & disana saya lihat ada pabrik beton/semen di sebelah persis green park seperti pabrik semen di depan terminal kp rambutan. Menurut saya ada polusi udara yang tidak baik bagi perumahan green park. Saran saya kalau bisa di beli saja tuh pabrik nya untuk pelebaran perumahan green park, jadi biar benar2 green (segar udaranya).

  12. jimmy Says:

    Saya salah satu penghuni Pinang ranti Mansion (PRM). pengalaman saya, dari rencana serah terima bulan oktober Premier bisa serah terima rumah lebih cepat yaitu bulan september, garansi rumah 1 tahun, kemarin sempat complain ada kebocoran langsung di follow up. beres (luar dalam) dalam 1 minggu. karena rencana baru pindah bulan desember ini jd taman ngak terawat tp ternyata taman kami di rawat oleh premier sampai 4 bulan sejak serah terima. keliatannya sepele tapi menyenangkan. jadi menurut saya premier cukup baik, semoga keamanannya tetap terjaga. maaf off topic cuma berbagi kesan tentang premier indonesia.

  13. Ibu Nina Says:

    Saya warga Bulog 2 Jatiwarna, kebetulan rumah saya berbatasan agak jauh dengan proyek Green Park, setiap malam mesin excavator dan buldoser melakukan perataan tanah di cluster I. Pertanyaaan saya peninggian dan pemadatan tanah tersebut hingga berapa meter pak charles ????, apakah setinggi jalan / sama dengan jalan yang membelah cluster I dan cluster II, kalau pemadatan tanah lebih tinggi di cluster I sudah pasti tidak akan banjir.
    Mohon pencerahannya ………?
    Di iklan Green Park ada kalimat ” Dapatkan Kijang Innova”
    (diundi setiap 25 pembeli), apakah benar pak undian tersebut atau hanya strategi marketing ? kalau benar kapan waktu pengundiannya dihadapan notaris / tidak.
    Saya juga tertarik dengan adanya Executive Shuttle Bus jadi saya tidak perlu membawa mobil ke kantor. Pak Charles busnya kena charge berapa kalo saya jadi warga GP……??? terima kasih sebelumnya

  14. Comet Says:

    Saya sudah tahu lokasi GP. Teman saya yang berencana ambil rumah pertamanya, akhirnya jadi ambil di GP, kalau nggak salah type Tulip. Keyakinan untuk ambil unit di GP juga atas input dari saya mengenai bank ground pemgembang GP. Saya waktu liburan lebaran, sama keluarga rekreasi ke Pulau Putri dan di receptionist ada flyer GP. Nyambung dengan rencana teman saya tersebut, ternyata Putri bernaung dengan group yang sama dengan GP, juga Hotel Seruni Cisarua (baru tahu kemudian dari marketing GP). Kebetulan saya juga pernah nginep di Seruni. Meyakinkan juga GP kalau lihat pengalaman propertynya. Kabarnya masih ada property group mereka di Bali yang kabarnya sangat exclusive, dan Ujung Kulon. Temen saya yang sangat tertarik dengan GP karena akses yang sangat baik, plus informasi saya tentang pengembangnya GP, akhir memutuskan ambil unit di GP. Kalau lihat konsepnya GP menurut teman saya sangat mengutamakan lingkungan yang baik, sekitarnya memang mendukung, masih banyak pohon-pohon besar. Masalah banjir sih kalau lihat PT. Perentjana Djaja yang jadi konsultan, nggak perlu ragu pasti aman. Web site sih menurut saya bukan ukuran, mungkin prinsip pengembang GP adalah low profile, yang penting bukti (dan sudah mereka buktikan di property mereka sebelum GP). Saya sendiri sih udah punya rumah di Cibubur, waduh macet terus, kepikiran juga mau jual dan beli di GP. Sorry bukan beriklan rumah lho.

  15. Tomcat Says:

    Halo semua salam kenal,

    Saya juga ada Rencana utk membeli rumah di Premier Pavilion Cengkareng, Yg saya lihat bahwa Design rumah – rumah dari Pengembang Premier sangat bagus dan berbahan baku bermutu tinggi dgn Quality Control dan Pengerjaan yg baik pula, (saya pernah lihat Produknya di Les Belles Serpong)

    Di beberapa Berita yg saya baca bahwa Premier meng-claim Perusahaannya tidak Greedy dalam mengambil keuntungan sehingga nilai Bahan baku dan jasa di Maksimalkan maka dari itu Premier berani memberikan Garansi 1 Tahun setelah terhitung dari waktu Serah Terima

    Saran saya perlu lebih jauh di selidiki dan di survei hasil karyanya sehingga ada bahan perbandingan

  16. Ketut Says:

    Oh ternyata group perusahaan dari GP banyak juga ya.
    Di Puncak ada Seruni Hotel : http://www.serunihotel.com
    Di Kepulauan Seribu ada Pulau Putri : http://www.putriisland.com
    Di Cibubur ada Ruko Cibubur Automotive Center http://cibuburpoint.com
    Menurut saya GP belum sempat saja membuat website, bukan karena prinsip pengembang GP Low Profile. Kalau saya browsing hampir di setiap group perusahaan mereka ada website. (Low Profile perusahaan tidak ada hubungannya dengan website). Untuk konsep pohon-pohon besar kita lihat saja janji pengembang karena lokasinya sekarang masih cut and field, berapa tahun lagi pohon pohon yang ditanam akan rindang dan besar.

  17. cika Says:

    Saya bingung harga Premier kenapa belum pasti ya.
    Di JP Newspaper, Premier Estate Bambu Apus range harga 700 juta s/d 1 M. Di Koran Bisnis Indonesia ini range harga
    800 juta s/d 1,5 M . Harga ini semua untuk menjatuhkan kompetitor atau belum matangnya strategi pricing.
    Mohon penjelasannya dari Premier Indonesia ?????

    Premier Garap 3 Proyek Rumah

    JAKARTA: PT Premier Qualitas Indonesia mengembangkan tiga klaster rumah secara terpisah di Jakarta dengan investasi mencapai Rp450 miliar hingga Rp600 miliar.

    Premier Qualitas merupakan perusahaan yang baru didirikan oleh Les Nouveaux Conctracteurs (PMA asal Prancis) dengan Qeystone Investments Pte Ltd untuk fokus berbisnis properti di Indonesia dengan modal Rp100 miliar.

    Direktur Primier Qualitas Indonesia Hendra Purnama mengatakan berkaitan dengan dibentuknya perusahaan itu, pengembang langsung bergerak dengan menggarap tiga proyek baru.

    Tiga proyek itu terdiri dari Premier Mansion seluas 3,5 ha di Pluit, Jakarta Utara, Premier Pavillion seluas 6 ha di Cengkareng, Tangerang, dan satu proyek baru lagi seluas 6 ha di Bambu Apus, Jaktim.

    “Cengkareng dan Pluit sudah mulai, sedangkan yang di Bambu Apus akan dimulai bulan depan. Masing-Masing proyek itu bernilai sekitar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar,” katanya di Jakarta, kemarin.

    Premier Qualitas merupakan perusahaan terpisah dari PT Premier Indonesia, yang beroperasi di Indonesia sejak 1998 dan sudah menggarap sejumlah klaster rumah mewah di beberapa lokasi di Jakarta.

    Menurut Hendra, tiga proyek baru yang digarap itu untuk membidik menengah atas dengan mengembangkan produk rumah landed housing berharga Rp700 juta hingga Rp2,5 miliar per unit.

    Dalam hal ini, untuk Premier Mansion dipatok RpRp1,2 miliar hingga Rp2,5 miliar, Premier Pavillion berharga Rp700 juta hingga Rp1,5 miliar, dan yang di Bambu Apus berharga Rp800 juta hingga Rp1,5 miliar per unit.

    Sami Miettinen, Presdir Premier Qualitas Indonesia, mengatakan pemegang saham perusahaan itu terus memerhatikan perkembangan permintaan properti di Indonesia yang dinilai terus menguat.

    Dengan begitu, pihaknya berusaha menyediakan perumahan dengan kualitas tinggi dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.

    Oleh Irsad Sati
    Bisnis Indonesia

  18. Axl Rose Says:

    Alllo semua, buat yang belum tahu PT Perentjana Djaja
    sekilas penghargaan yang didapat :

    PERUSAHAAN ARSITEK INDONESIA MENERIMA PENGHARGAAN

    Update, Senin 20 Pebruari 2006. 13.00 bbwi

    10 Perusahaan Jasa Arsitektur di Indonesia menerima penghargaan dari BCI Asia, sebuah perusahaan media konstruksi internasional, sebagai pengakuan atas peranan mereka dalam bidang jasa konstruksi di tahun 2006.

    Dalam urutan abjad, 10 Perusahaan Arsitektur teratas untuk tahun 2006 adalah PT Airmas Asri, PT Anggara Architeam, PT Arkonin, PT Bias Tekno Art Kreasindo, PT Indomegah Cipta Bangun Citra, PT Megatika International, PT Pandega Desain Weharima, PT Perentjana Djaja, PTI Architects dan PT Sekawan Design Inc Arsitek.

    Penghargaan BCI Asia Top 10 Awards untuk tahun 2006 akan diserahkan dalam acara eksklusif bertempat di Hotel Nikko Jakarta pada hari Senin, tanggal 20 Februari 2006. Perusahaan-perusahaan arsitek ini memiliki nilai akumulatif tertinggi atas proyek aktif yang masuk dalam portofolio mereka, yang dilaporkan secara berkala oleh BCI Asia di e-bulletin atau Leadmanager, sebuah layanan informasi untuk Indonesia yang dihitung selama satu tahun hingga 30 September 2005. Penghargaan The Top 10 Awards diselenggarakan di delapan pasar jasa arsitektur, yaitu di RRC (Cina), Hong Kong SAR, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

    Untuk menentukan 10 perusahaan arsitektur terpilih, BCI Asia mengadakan lebih dari ratusan ribu kali wawancara dengan para arsitek, pengembang, engineer & kontraktor, dengan nilai proyek yang dilaporkan untuk tahun lalu lebih dari USD 400 milyar

    Pimpinan BCI Asia, Dr. Matthias Krups, mengatakan: “Sebelum diselenggarakan acara penghargaan oleh BCI Asia Top 10 Award, sulit untuk mengetahui manakah perusahaan arsitek yang terdepan di wilayahnya. Belum dipahami bahwa perusahaan-perusahaan ini memegang peranan penting dalam pengembangan/kemajuan lingkungan sekitar kita. Dengan penyelenggaraan BCI Asia Top 10 Award, diharapkan kita dapat mengakui peranan/jasa mereka terhadap wajah kota kita.

    “BCI Asia Top 10 2006 Award mengakui para pemimpin di delapan pasar utama jasa arsitektur di Asia. Kami menghormati dan menghargai kesuksesan mereka secara komersial, tetapi yang mungkin lebih penting lagi adalah kepedulian mereka tehadap tanggung jawab untuk memastikan sebuah masa depan yang berkelanjutan untuk lingkungan kita,” ungkap Dr. Krups.

    BCI Asia Top 10 awards dan publisitas yang terkait, membantu perusahaan arsitektur mengembangkan jaringan, berbagi ide/pemikiran dan mempromosikan arsitektur Asia dalam kancah arena Internasional. Lebih dari seribu arsitek terkemuka di wilayah ini akan menghadiri acara penghargaan Top 10 di delapan kota di Asia pada awal kuartal tahun ini.

    Akan hadir pembicara tamu internasional untuk acara penghargaan Top 10 di Jakarta adalah Patrick Lee dari Surbana International Consultants Pte Ltd, yang merupakan salah satu perusahaan Top 10 untuk wilayah Singapura. Tn. Lee akan membahas mengenai tren arsitektur terkini di negaranya.

    Dalam rangkaian acara ini, akan diberikan juga penghargaan khusus untuk desain proyek tertentu. Penghargaan ini diberikan oleh pihak sponsor penyelenggara acara Top 10.

    Penghargaan The Schindler Design Award for Mobility in Buildings 2006 diserahkan kepada PT Perentjana Djaja untuk proyek Pondok Indah Mall 2 di Jakarta.

    Penghargaan The Legrand Design Award for Lighting Control 2006 diserahkan pada KIAT Architects untuk Daksa Residence di Jakarta.

    Penghargaan The Schott Design Award for Architectural Glass 2006 pada Bale Legend Architects untuk the Sungai Villa di Bali.

    Pihak Autodesk akan mengumumkan penyerahan penghargaan kepada perusahaan yang dalam daftar BCI Asia Top 10 untuk menghormati prestasi mereka.

  19. Rizky Says:

    Untuk para Developer Real Estate.
    Dirjen Pajak akan memberlakukan tarif pajak PPh Final tahun 2008 atas wajib pajak pengembang real estate dan jasa konstruksi sebesar 3 %, diambil dari nilai kontrak bukan dari keuntungan.
    kualifikasi kontaktor besar (nilai proyek diatas 1 milyar) PPh final sebesar 3 %
    kualifikasi kontraktor kecil (nilai proyek dibawah 1 milyar) PPh final sebesar 2 %
    Berarti tahun 2008 nilai properti minimal naik 10 s/d 15 %
    karena penambahan biaya BBM, pajak, material properti yang baik harganya. Please share and comment yach .!!!!!!

  20. daniel Says:

    Sekedar pemberitahuan Premier Estate Launching tanggal 8 Desember 2007, kalau ada yang berminat bisa langsung ke lokasi proyek.

  21. Bramantyo Says:

    @ Charles
    pak lokasi premier memang dilalui sungai tapi mungkin pengembang punya cara lain untuk membuat sungai tersebut punya nilai jual lebih, atau mungkin di jadikan objek yang bagus. sedangkan GP mungkin juga punya nilai jual yang lain. ada beberapa poin mungkin yang bisa bapak jelaskan untuk :
    1. Seberapa tinggi peninggian tanah di GP apakah selevel dengan tinggi jalan tol JORR, atau lebih rendah atau malah lebih tinggi. menurut info dari pekerja di sana (maaf klo salah) peninggian cuma 1,6m dari jalan di samping tol JORR, itu berarti masih jauh di bawah level dari JORR.
    2. Saya tahu kredibilitas PT. Perentjana Djaja, tapi mau di buang kemana air/ draianse dari GP, klo cuma mengandalkan atau melanjutkan drainase Toll JORR, soalnya setau saya air akan diarahkan ke drainase JORR di sisi selatan, dan dibuang ke sisi utara JORR, klo seandainya drainase GP tidak bermasalah, tetapi drainase pihak JORR yang bermasalah, maka otomatis sistem drainase semuanya akan terganggu.
    3. masalah jalan akses dekat GP yang masih sengketa, bagaimana?

    mohon pak charles dapat menjawab

  22. Ibu Nina Says:

    Halo Pak Charles,

    Pertanyaan saya yang diatas mohon dijawab ya pak, karena saya berkeinginan untuk membeli rumah di GP untuk anak saya yang mau nikah tahun depan.
    Atau saran dari pihak lainnya yang mengetahui …….

  23. ninz Says:

    Saya tidak familiar dengan daerah sekitar GP tetapi di dekat situ ada fasilitas umum apa ya? Selain akses ke jalan tol apakah ada sarana transportasi umum lain? Kemudian bagaimana dengan tanah sengketa tsb? Apakah akan seterusnya begitu? jangan2 begitu perumahan GP jadi dijadiin ajang polisi cepek.
    Saya juga sudah ke premier, tetapi mereka belum kasih price listnya. bahkan brosurnya juga belum lengkap. Mungkin karena baru mau launching tgl 8 ini, ya?

  24. Bramantyo Says:

    Iya Pak Charles banyak pertanyaan diatas yang tidak dijawab, mohon penjelasannya. Jawaban yang diberikan jangan cuma “Bahasa Brosur”

  25. Rudi Says:

    Saya sudah mendatangi GP dan Premier, menurut pendapat saya mereka mempunyai segmen pasar dan harga yang berbeda yaitu :
    1. Green Park Type 48/90 harga Rp 275 juta
    Type 72/120 harga Rp 406 juta
    Type 142/120 harga Rp 600 juta
    Type 196/162 harga Rp 821 juta
    2. Premier Est Type 120/112 harga Rp 850 juta
    Type 181/162 harga Rp 1,1 Milliar
    Type 209/198 harga Rp 1.3 Milliar
    Terlihat sudah segmen pasar yang mau diambil adalah menengah ke atas dimana Premier
    menekankan kepada golongan eksekutif yang sudah mapan sedangkan GP ingin mengambil segmen pasangan muda dan kaum profesional yang masih mengkalkulasikan harga sebagai dasar pertimbangannya.
    Untuk masalah tanah GP bertempat di Bekasi sedangkan Premier di Jakarta Timur sehingga harga yang dicantumkan oleh kedua Developer tersebut mempunyai alasan yang tepat. Menurut saya, sekarang tinggal kejelian dari masing-masing Developer untuk berlomba-lomba dalam menyelesaikan cut & field dan infrastruktur dengan cepat sehingga bisa meyakinkan konsumen untuk memutuskan membeli di tempat yang menjadi pilihannya. Untuk itu jangan sampai menjelekkan perumahan yang satu dengan yang lainnya.Saran buat GP agar di lokasi proyek dapat ditempatkan billboard sebesar yang ada di depan Cibubur Automotive Center “Sanctuary For Your Love Ones”

  26. Yopie Says:

    Sehubungan dengan diskusi yang berkembang di forum ini, kami melihat adanya materi yang disampaikan oleh Sdr.Charles, salah satu dari Sales Force Green Park yang tanpa disadari telah mendiskreditkan pengembang-Developer lain. Kami menyadari bahwa maksud dan tujuan Sdr.Charles adalah melakukan strategi penjualan via jaringan internet. Namun sangat disesalkan beberapa bagian materi promosi Sdr.Charles yang mendiskreditkan perumahan yang dibangun oleh pengembang-Developer lain. Yang disampaikan oleh Sdr.Charles tersebut adalah diluar sepengetahuan kami sebagai pihak yang bertanggung jawab atas Sales-Marketing Green Park dan sangat jelas menyimpang jauh dari Company Policy kami sebagai pengembang perumahan Green Park. Kepada Sdr.Charles, kami telah melakukan teguran keras atas tindakannya tersebut dan kepada penyelenggara Situs ini kami mohon maaf atas kekeliruan yang telah diperbuat oleh Sdr.Charles. Forum ini SEHARUSNYA menjadi SARANA MENCARI INFORMASI dan diskusi bagi pengunjungnya (calon pembeli), bukan sarana mengambil kesempatan keuntungan dengan mendiskreditkan pihak-pihak lain. Kepada pihak Developer lain dan pihak-pihak yang secara eksplisit maupun implisit terdiskreditkan dengan materi promosi Sdr.Charles , kami juga mohon maaf.

    Salam hormat,
    Yopie Irawan
    Sales-Marketing & Promotion Manager
    Green Park
    021-8430 8888

    • jay Says:

      pak yopi,

      apakah ada plan dari gp untuk membeli lahan pabrik semen yang bersebelahan dengan gp? karena saya masih mikir2 apabila ada pabrik semen disana, takut polusinya saja (apa saya terlalu merasa takut). Kalau tidak kasih reason ke saya bahwa pabrik smn tsbt tidak menggangu polusi udara di sekitar perumahan.

      go green yuuk…

  27. Bramantyo Says:

    benar
    saya sebenarnya juga tidak ingin mendiskreditkan pihak developer, saya cuma bertanya kepada GP.
    Kemaren saya survey di daerah Green Park dan tanya dengan masyarakat sekitar, mengenai kemungkinan banjir di daerah sana hasil survey menyebutkan bahwa tidak ada sejarah daerah tersebut terkena banjir walaupun setelah dibangun toll
    dan survey masalah drainase di sana, gorong2 dan saluran di sana besar, bahkan saya juga ngecek saluran air yg melalui bawah tol JORR, sangat besar dan ada 4 gorong2.

  28. ninz Says:

    Bagaimana kalo pak Yopie ikut menjawab pertanyaan2 seputar Green Park? Mungkin bisa membantu memberi jawaban yang lebih informatif? Saya sendiri sudah ke Premier pas launching kemaren dan memang terlihat sih kelasnya. Gate depannya udah dibuat dan terlihat exclusive, meskipun dalemnya belom jadi. Tapi harganya mahal juga ya (untuk ukuran saya..)

  29. Nang Says:

    sebenarnya saya mendengar nama Green Park dari temen kantor yang kebetulan tinggal di Puri Gading, dan tertarik juga untuk melihat ke lokasi. namun, melihat diskusi diatas, mungkin pak Yopie sebagai manager bisa memberikan beberapa jawaban atas pertanyaan2 diatas?sehingga saya tidak perlu mengulangi pertanyaan lagi. terimakasih atas perhatiannya

  30. Hadi Says:

    Setelah membaca ulasan Pak Rudi mengenai segmentasi Premier & GP dan menanggapi Pak Tomcat, saya jadi tertarik untuk menganalisa berapa profit dari harga rumah yang dijual di Premier Estate.
    Menurut analisa saya, Premier Indonesia dalam melaksanakan sebuah proyek perumahan sering bekerja sama dengan partner local pemilik lahan.
    Contohnya : Dalam pembangunan perumahan Pinang Ranti Mansion bekerja sama dengan PT Lahan Yustra Serasi dengan total investasi proyek seluas 3.7 Ha senilai 80 Milliar. Dengan komitmen untuk omzet penjualan dari kedua perusahaan akan membaginya fifty : fifty. (sumber kontan online.com)
    Begitu juga dengan Premier Estate Bambu Apus yang bekerja sama dengan pemilik lahan PT Bambu Indah Timur dengan proyeksi penjualan rumah mereka sebanyak 196 unit untuk 5,5 Ha yang terdiri dari :

    Type A 37 unit x Rp 1,3 M = Rp 48,1 M
    Type B 75 unit x Rp 1,1 M = Rp 82,5 M
    Type C 84 unit x Rp 850 juta = Rp 71,4 M
    ————–
    Total Nilai Proyek = Rp 202 M

    Ambil rata-rata harga jual max pemilik lahan 650 ribu/m dikali 55000 m2 = Rp 35.7 M
    Harga bangunan max per meter adalah Rp 2 juta dikali 31,388 m = Rp 62,7 M
    Total biaya yang dikeluarkan adalah Rp 98.4 M

    Profit yang didapat adalah : 202 M – 98.4 M = Rp 103 M
    Profit ini belum dikurangi pembuatan infrastruktur dan biaya perizinan lainnya dll.
    Serta beberapa penghematan yang bisa dilakukan oleh Premier.
    Nah Sekarang anda (Tomcat) bisa memperkirakan berapa netto profit yang di dapat oleh developer dari Perancis. Hal ini apakah sebanding dengan komitmen Premier memberikan garansi purna jual selama 1 tahun yang mana menjadi andalan pelayanannya.

  31. Axl Rose Says:

    Pak Yopie, Bangunan yang ditengah dan sekarang masih dikerjakan apakah tempat marketing gallery baru atau apa?
    Soalnya sebentar lagi musim hujan, kalo masih di tenda wah bakal kehujanan terus tuh. kemarin saya lihat gorong-gorongnya besar sekali ukuran diameter 1,5 m atau 2 meter merek dusaspun kalo ngga salah sudah terpasang menuju saluran air dekat jalan toll.

  32. Rudi Says:

    Setelah membandingkan antara Premier & Green Park
    Berikut hasil positif dan negative kedua perumahan tersebut.
    Sekarang jika ada uang tinggal pilih hasil investasinya
    yang menguntungkan dalam 2 tahun kedepan.

    PREMIER ESTATE
    Kelebihan :
    – 500 m dari pintu tol JORR bambu apus
    – Status Developer : PMA
    – Club house
    Swimming Pool
    Fitness Centre
    Children Playground
    – One Gate System
    – Architect : Ir Denny Gondo
    – Dekat dengan sekolah international
    Sekolah Tiara Bangsa ACS Jakarta
    – Garansi purna jual 1 tahun
    Kekurangan :
    – Disebelah kompleks Premier Estate tempat parkir
    Truk besar sehingga mengganggu keindahan.
    – Disepanjang jalan utama kompleks ada kali/sungai yang
    mengalir, kemungkinan ada potensi air naik ke jalan
    utama dalam 15 – 20 tahun mendatang.

    GREEN PARK
    Kelebihan :
    – 800 m dari pintu tol JORR jatiwarna
    – Status Developer : PMDN
    – Club house
    Swimming Pool
    Children Playground
    3 on 3 Basket Court
    Tennis Court
    Jogging Track
    – Ada 4 Cluster dengan sistem CCTV
    – Pintu Gerbang Utama ada 2 jalan
    – Architect & Consultan Infrastructur: PT Perentjana Djaja
    – Dekat dengan sekolah international
    Sekolah Tiara Bangsa ACS Jakarta
    – Executive Shuttle Bus to Sudirman
    – Garansi purna jual standard developer
    Kekurangan
    – Pintu gerbang utama dilewati jalur sutet tetapi
    tidak signifikan untuk penghuni
    – Disebelah komplek ada pabrik semen Arthamix
    bisa ditutupi dengan pohon bambu.

    Ada yang ingin menambahkan silahkan add saja yaaa !!!

  33. Hendra Widjaja Says:

    Mas Anjar mau sharing nich…..
    Selama 2 bulan saya dan istri mencari rumah di daerah Pondok Gede mulai dari Puri Gading, Green Park, Oma Regency, Jatiwarna Indah, Sakura Regency,
    East Point Jatibening akhirnya kami memutuskan untuk membeli di Premier Estate.
    Waktu itu kami juga luangkan waktu untuk datang di JCC pada pameran property bulan November lalu. Kami sempat mampir di stand Green Park dan marketingnya memberikan beberapa type rumah beserta harganya. Saya dan istri sempat tertarik untuk type Adenium 120/142. Sesuai yang dijelaskan oleh marketing, konsep yang diberikan memang menjanjikan dengan reputasi mereka di Ruko Cibubur Point, Resor mereka yang berada di Bali dan masih banyak lagi yang diceritakannya agar meyakinkan kami berdua.
    Tetapi kami ragu untuk nama pengembangnya belum familiar di telinga kami, karena mereka baru pertama kali terjun ke bisnis property perumahan.
    Padahal waktu itu marketing gallery Premier dan Green Park masih memakai tenda. Tetapi mengenai progress pembangunan lebih nyata Premier dengan dibuatnya pagar exclusive, marketing gallery yang comfort dan kavling yang sudah ready sejak tanggal 3 December 2007 (one step a head). Belum lagi permasalahan marketing green park yang bermasalah dalam forum ini dan etika pertanyaan yang tidak di response oleh manager yang bersangkutan.
    Akhirnya kami memutuskan mengambil type charenton 112/120 di Premier Estate. Nama besar dan pengalaman dalam bidang property perumahan yang focus pada customer satisfaction, membuat kami percaya dan yakin atas komitmen PT Premier Qualitas Indonesia. Mengenai harga sebanding dengan jaminan mutu dan kualitas serta garansi purna jual selama 1 tahun pada proyek yang ke 11 mereka. Sesuai dengan blog Mas Anjar yang no 3 Lebih Banyak Perbandingan.

  34. Haji Lukman Says:

    Katanya ada aula kecil / balai pertemuan yang akan menampung untuk pertemuan warga di Premier Estate. Tapi di kedua tempat tersebut Premier dan Green Park tidak dibuatkan sarana ibadah khususnya orang muslim (minimal masjid kecil karena warga yang berada di sana lebih dari 100 kepala keluarga). Sayang sekali ya kompleks yang bagus tidak ada sarana ibadah. Bila dibandingkan dengan Puri Gading disana ada sarana ibadah berupa masjid mohon jadi pertimbangan buat kedua Developer. Berarti masih nyaman tinggal di Puri Gading dong……ada tempat buat inget sama yang di Atas setelah seharian bekerja dan selalu ada waktu buat si kecil.

  35. Reynold Says:

    Terima kasih untuk semua komentar yang diberikan kepada Premier khususnya untuk Premier Estate. Yang kami tawarkan kepada bapak/ibu bukan sekedar rumah tetapi tempat tinggal. Kami selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk anda yang mempercayakan tempat tinggal anda pada kami. Namun kami sadar bahwa pasti saja ada kekurangan dari produk-produk kami. Untuk itu kami berusaha untuk meningkatkan kualitas dan merespon segala keluhan dan kekurangan kami. Kami senang sekali jika bapak/ibu bisa berkunjung ke Premier Estate ataupun proyek-proyek kami yang lain untuk lebih mengenal Premier dan produk yang kami tawarkan. Terima kasih.

  36. Albert Says:

    Green Park memang ada SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi). Tapi lokasi jalur sutet hanya melewati Main Gate doang. btw. Medan listrik/magnet dari SUTET jika sesuai dengan aturan angka keamanan (jarak langsung tidak kurang dr yang direkomendasikan) menurut penelitian pengaruhnya lebih kecil drpd medan listrik dan medan magnit dari peralatan2 rumah tangga yang ada di sekitar kita spt TV, Monitor komputer dll.. Yang bahaya itu kalo tiang SUTET roboh atau kabelnya putus….. Makanya Makanya Green Park Main Gatenya ada 2, satu lewat arteri tol satu lagi lewat jalan raya kampung sawah jika tiang SUTETnya roboh……

  37. Aditya Prasetya Says:

    Berikut nama bank pemberi KPR yang bekerjasama dengan kedua Developer untuk Perumahan dibawah ini dengan suku bunga yang berlaku pada bulan desember sbb :
    Green Park
    – Bank Niaga (8,88 % fix setahun)
    – Bank Panin (9.5 % fix setahun)
    – Bank BNI ( 9,5 % fix setahun)
    – Bank BTN ( > 150 juta = 10,75 % fix setahun)
    – Bank BII Suku bunga kpr fix untuk masa
    a. satu tahun = 9,49 %
    b. tiga tahun = 10,49 %
    c. lima tahun = 11,49 %
    – Bank Mega (11,99 % fix setahun)

    Premier Estate
    – Bank Permata (8,99 % fix setahun)
    – Bank NISP (11.00 % fix setahun)
    – Bank BII sama seperti diatas

    Saya seorang analis kredit suatu bank swasta memberikan Dua Jempol untuk Green Park dimana suku bunga perbankan masih diatas BI Rate tetapi PT Buana Global Propertindo bisa membuat suatu terobosan bunga KPR sebesar 5.99 % fix setahun. Ini berarti ada kerjasama antara pengembang dengan satu atau beberapa bank yang saling menguntungkan .BGP berani untuk mensubsidi bunga sehingga suku bunga KPR bisa dibawah rata-rata. Ujung-ujungnya margin pengembang yang terkoreksi dengan adanya subsidi tersebut. Prediksi tahun 2008 pasar property melemah dalam beberapa bulan sehingga daya beli masyarakat berkurang. Peluang inilah yang diambil oleh pengembang untuk mensiasati penjualan tahun tikus tanah. Di beberapa bank ada syarat untuk dapat bekerjasama dengan developer yaitu :
    – Track record developer yang baik
    – Lokasi perumahan yang berakses mudah dicari dan
    dicapai (dekat dengan jalan toll)
    – Lengkap dengan fasilitas fasos dan fasum
    – Dokumen legalitas proyek property harus lengkap.

    Untuk diketahui suku bunga Bank Mandiri 9.9% fix selama 3 tahun dan untuk Bank BCA 11 % fix selama 2 tahun. Hendaknya GP atau Premier bisa bekerja sama dengan Bank Mandiri dikarenakan bank plat merah ini masih mempunyai dana pihak ketiga cukup besar dibandingkan bank lainnya. Untuk BCA sedikit agak susah karena bank tersebut sangat selektif untuk bekerjasama terutama mengenai beberapa dokumen yang harus ada sebagai syarat yang wajib dipenuhi. Untuk para calon pemohon KPR saran saya ambillah KPR yang disubsidi oleh Developer dimana waktu setahun kedepan pasar property 2009 akan mencapai puncaknya seiring pulihnya daya beli masyarakat.

  38. Rudi Says:

    Saya setuju dengan opini pak Aditya tetapi selama harga property tersebut tidak dinaikkan maka Green Park saya tambahkan satu jempol lagi untuk bunga kpr 5.99 %.
    Memang tepat strategi yang dibuat oleh pengembang tetapi dapat bertahan sampai berapa lama untuk tidak menaikkan harga. Prediksi saya pengembang akan bertahan sampai akhir desember 2007. Persentase kenaikan harga yang hendak dicapai (januari 2008) adalah dengan range (8.88% – 5.99 %) 2.89 % sampai dengan (11.99% – 5.99 %) 6 % sangat signifikan dari total harga sebuah property. Salut untuk Sales Manager Green Park untuk inovasinya dalam strategi pricing. Kenaikan tersebut belum dikalkulasikan dengan harga bbm yang akan dinaikkan oleh pemerintah dan harga bahan bangunan yang juga merangkak naik. ( 5% – 10 %) pada tahun 2008.

  39. Ayyi Says:

    Buat para developer sebagai alternatif pembiayaan selain bank adalah perusahaan multifinance.

    RENCANA BISNIS MULTIFINANCE
    Ciptadana Optimistis Pembiayaan KPR Meningkat 20%

    JAKARTA. Perbankan tampaknya harus bersiap mendapatkan pesaing baru dalam bisnis kredit kepemilikan rumah.? Tahun depan, banyak mutifinance akan mendongkrak bisnis KPR nya. Salah satunya adalah PT Ciptadana Multifinance
    Menurut Benny Haryanto, Direktur Utama Ciptadana Multifinance, tahun depan, perusahaan akan mendongkrak kenaikan kredit KPR hingga 20%.? Selama ini, porsi kredit KPR Ciptadana hanya 10% dari total pembiayaan perusahaan sebesar Rp 350 miliar. “Mayoritas kredit masih didominasi? pembiayaan anjak piutang (factoring) sebesar 70% dan leasing? sebesar 20%,” ujar Benny.
    Benny yakin, target kenaikan? tersebut akan tercapai. Selain karena pasar KPR yang masih luas, Ciptadana kini juga mendapatkan sokongan sumber dana dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). Rencananya, SMF akan mengucurkan pinjaman sebesar Rp 100 miliar kepada Ciptadana serta PT Finansia Multifinance untuk bisnis KPR.?? “Tanpa SMF pun, kami yakin kredit KPR bisa mencapai Rp 100 miliar lebih,”? ujar Benny yakin.?
    Agar dapat bersaing dengan perbankan dalam bisnis? KPR, Ciptadana? akan menawarkan berbagai kemudahan seperti persetujuan kredit yang lebih cepat serta skema kredit yang berbeda. “Ini juga untuk memenangi persaingan dengan bank yang menawarkan bunga rendah,” ujarnya.?
    Sebab,? bunga KPR yang ditawarkan Ciptadana adalah bunga?? tetap atau fixed dengan kisaran 13% sampai 14% per tahun selama lima tahun. Masa kreditnya lima hingga tujuh tahun.
    Selain itu, Ciptadana juga akan menggandeng sejumlah pengembang dalam pembiayaan KPR. Antara lain PT Lippo Karawaci serta PT Lippo Cikarang.
    Sementara untuk target pemasaran, Ciptadana akan lebih menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah. Mereka menawarkan kredit bagi pembelian harga rumah dengan harga maksimal sebesar Rp 250 juta.
    Erica Soeroto, Presiden Direktur SMF? menambahkan. pembiayaan kredit dari multifinance akan menambah ketat persaingan? bisnis KPR di masyarakat.
    ?Makanya, SMF berencana akan terus mendukung struktur pendanaan multifinance dengan mengeluarkan obligasi sebesar Rp 200 miliar. Obligasi ini rencananya terbit bulan Maret 2008 dengan jangka waktu selama lima tahun.

  40. Thomas Says:

    @ Rudi
    Pak sebenarnya negosiasi antara bank dan pengembang (Green Park) masih kurang cantik dalam program KPR bersubsidi.
    Karena Lippo Cikarang (Vassa Residence) bisa menawarkan KPR dengan bunga 5% per annual dan fixed dua tahun untuk kredit 1–10 tahun dengan bekerjasama dengan Bank Swadesi. Tetapi sudah cukuplah usaha mereka di point kpr range (5% -6%)…….hehhehhehe

  41. Rara Says:

    Kemarin saya lihat Billboard Green Park baru di pasang di Jagorawi Km 3 kalo ngga salah setelah billboardnya Bogor Nirwana Residence. Cukup bagus cuma belum dipasang lampu sehingga jika malam masih gelap, tapi sayang ukurannya kekecilan dibandingkan BNR. Karena dibanding semua billboard yang dipasang di pinggir jalan toll Jagorawi Reklame billboard Green Park, paling kecil ukurannya. Mungkin masalah dana kali yeee
    agak berat booooo

  42. Adi Says:

    Saya menyarankan kepada Green Park agar bisa menambahkan fasilitas WiFi (internet tanpa kabel) pada setiap cluster dengan menggandeng pihak luar contohnya : Permata Net : http://permata-network.com/index.php atau komplek Taman Yasmin di bogor sudah mempunyai jaringan WiFi di http://tamanyasmin.net/02rtrw/rtrw.htm dan http://big.net.id
    Karena Green Park sudah menaikkan harga jual 30 juta s/d 50 juta dari launching sampai akhir desember ini (dalam tempo 2 bulan) tetapi tidak memberikan penambahan suatu fasilitas yang berarti. (Tidak ada penambahan sentuhan kemewahan dalam kenaikan harga selama ini)

    Penerapan teknologi nirkabel oleh Telkom misalnya, memungkinkan pemilik rumah melakukan akses internet, tanpa harus terhubung dengan jaringan kabel telepon PSTN.
    Layanan internet tanpa kabel ini, akan diterapkan dengan sistem berlangganan dan menggunakan voucher iVas.

    “Sehingga penghuni kompleks perumahan dapat melakukan akses internet tanpa kabel. Modelnya bisa berlangganan atau menggunakan kartu iVas,.
    Jika rencana ini terealisasikan maka tahap awal layanan hot spot WiFi akan dipasang di rumah- rumah berskala menengah.
    Soal tarif layanan akan terpisah dari fasilitas yang ditawarkan pengembang, sehingga pemilik rumah tidak terbebani. layanan ini bisa menjadi alat yang menarik untuk dimasukkan dalam promosi penjualan rumah.

    Warga Tulip
    Adi

  43. Zulfikar Says:

    Satu minggu yang lalu saya ke Premier Estate, setelah mendapat informasi dari marketingnya maka saya check ke lokasi melalui Jalan Cemara ngga jauh dari Premier (+/- 75 meter dari Premier Estate). Jalan tersebut cuma muat satu mobil dan sampai di kavling bambu apus sepertinya banyak penghuninya dari kalangan PATI ABRI dan umum. Saya melihat dari kavling tersebut lahan cut & field premier sudah jadi sampai rencana playground dan 2 blok sesudahnya. Setelah saya analisa ternyata Premier itu semakin kedalam ternyata kontur tanahnya membentuk “ V “ artinya air dari mana-mana masuk ke komplek perumahan Premier. Walaupun marketingnya berbicara “ Kita sejajar dengan jalan tol “ tapi saya agak ragu untuk air sungai tidak meluap / banjir.
    Saya malah tertarik untuk membeli Kavling umum ini dan ternyata akses masuknya melewati Jalan H. Siung ngga jauh dari keluar toll setu belok kiri terus sampai melewati Kantor kelurahan Setu ngga jauh ada belokan ke kiri naik ke atas. Daerahnya aman dan pasti tidak banjir (tinggi kavling tersebut +/- 6 meter diatas Premier Estate) udaranya masih bersih dan tenang. Dengan harga di premier kita bisa membeli tanah yang lebih luas min 2 kali luas tanah dengan bangunan yang modelnya sama dengan Premier Estate.

  44. Sahat Marpaung Says:

    @ Rudi

    Saya ingin melengkapi ulasan pak rudi tentang ciri rumah dari masing-masing perumahan tsb.

    Ciri Rumah Premier Estate :
    – Suasana alam tropis dalam hunian yang berkualitas
    – Bukaan jendela yang lebar dan maksimal dalam
    memasukkan cahaya agar ruangan menjadi terang di
    dalam rumah.
    – Ventilasi yang terencana apik menghadirkan sirkulasi
    udara yang menyegarkan.

    Ciri Rumah Green Park
    – Tropis minimalis kontemporer
    – Langit langit yang tinggi pada tipe Magnolia & Tulip
    – Pengaturan sirkulasi udara yang baik
    – Gaya bangunan berkesan progresif
    – Fasade yng berkesan hunian 2 lantai dengan tata ruang
    yang fleksibel (Magnolia & Tulip)
    – Pemakaian kisi-kisi pada pintu utama memberi kesan
    estetis modern

    Persamaannya
    Perubahan iklim global menjadi suatu kepedulian semua pihak, terutama para developer.
    Dengan latar belakang demikian, yang berkembang adalah arsitektur hijau (green architecture) dengan ciri bangunan gedung atau kawasan berkonsep ramah lingkungan yang sering disebut green development. Contoh pemakaian rangka atap Zincalume.

    Komentar :
    Tetapi pertanyaannya apakah perumahan Green Park akan sesuai konsepnya dengan namanya. Karena batasan lingkungannya yang hijau itu tidak dijelaskan dengan spesifik misalnya dengan menanam pohon jenis apa ? atau disetiap rumah yang dibangun sudah ada rumput taman di dalam pekarangan rumahnya ? (masih tidak jelas!!!). Kalau Premier Estate hanya menjanjikan rancang bangun arsitektur dengan menyatukan suasana alam tropis yang menurut hemat kami lebih dapat mudah dipertanggung jawabkan. Dalam spesifikasi semua rumah yang dibangun ada rumput taman di pekarangan rumah masing-masing penghuni yang telah dikerjakan oleh developer dan dirawat sampai dengan batas serah terima rumah.
    Kalau masalah rumput taman di Green Park hanya ada di luar pekarangan rumah (artinya penghijauan di jalanan saja, untuk apa Green Park mempunyai nama “Taman yang hijau” kalau setiap pembeli rumah tidak mendapatkan rumput di taman pekarangan rumah mereka.

  45. hawa Says:

    Green Park Itu dimana yah……
    Tolong kasih tahu dong……peta dan alamatnya

  46. Ibrahim Says:

    @ Zulfikar

    Hari sabtu kemarin aku sudah survey tempat kavling yang bapak tulis di thread ini.
    Namanya Kavling KOWILHAN, masuknya benar dari jalan H Siung pas sebelum Kantor Kelurahan Setu oh ya ada kavling yang dijual luas nya 2300 m2 Sertifikat SHM no telp nya juga ada (aku tidak bisa menyebutkan karena iklan tidak boleh di forum ini)
    Kav yang dijual tersebut letaknya pas di pinggiran perbatasan dengan komplek Premier Estate. Dan kalau lebih jelas tanya saja sama pak RT nya …….
    Ada Masjid jami Baiturrahman terletak di tengah kavling ini. Jadi ndak perlu ke Mesjid AT-TIN seperti warga Premier Estate (bagi yang beragama islam harus keluar komplek).

  47. Christian Says:

    Review property Green Park pada waktu soft launching di Property Expo Jakarta Convention Center November 2007 adalah dengan boomingnya penjualan rumah yang melebihi target yang sudah ditetapkan. Menurut data dari Event Organizer Debindo menyatakan bahwa angka penjualan mencapai sekitar 20 Milyar sebuah angka fantastis untuk developer pemain baru dengan nama “Buana Global Propertindo” Sebab apa hal ini bisa terjadi :
    – Letak Green Park yang super strategis di pinggir jalan tol
    JORR (Exit Toll Jatiwarna)
    – Unit rumah yang paling laku keras tipe Magnolia 48/90
    (250 juta cash) dan tipe Tulip 72/120 (348 juta cash)
    – Marketing yang tangguh dimana bisa meyakinkan
    konsumen dengan kondisi lokasi belum di urug tanah,
    marketing gallery masih di dalam tenda, isyu SUTET ,
    banjir dll
    Menjelang Trend Property Indonesia pada tanggal 26 January s/d 3 February 2008 kekurangan – kekurangan tersebut sudah disempurnakan dengan :
    – Lokasi cluster pertama Cotton Wood yang akan
    dikembangkan 150 unit sudah di urug dengan kerja extra
    keras siang dan malam dalam tempo 1 bulan.
    – Tenda Marketing Gallery sudah dipindahkan ke Kantor
    Pemasaran yang lebih bagus dan hampir sama dengan
    Premier Estate.
    – Saluran drainase di dalam komplek yang sudah dibuat
    menuju pembuangan drainase dekat jalan tol JORR jadi
    aman dari banjir dan jauh dari sungai.
    – Harga jual rumah yang semakin naik………. dari bulan ke
    bulan.
    – Segera akan dibangun Gerbang Utama yang akan menuju
    Kantor Pemasaran

    Kekurangan
    Permasalahan yang masih tertunda sampai saat ini adalah pembebasan rumah warga kampung (+/- 300 m2) yang rencananya akan menghubungkan antara cluster Pine Wood dan cluster Oak Wood .Apabila rumah tersebut dapat dibebaskan maka lokasi perumahan Green Park menjadi Premium Class untuk wilayah radius 5 km (Konsumen hanya melihat janji pengembang ada 2 Gate Utama yang akan bisa kita lalui sebagai calon pembeli rumah di Green Park)

    Jadi yang sudah kebelet pengen beli rumah di Trend Property Indonesia coba bandingkan dulu dengan Perumahan Green Park. Saya mendapat kabar bahwa Type Magnolia dan Tulip hanya dijual untuk Cluster Cotton Wood. Untuk cluster lainnya akan dibuat dengan model yang berbeda,luas tanah dan harga yang baru. Harga ketiga Cluster yang akan datang akan bersaing dengan Premier Estate.

  48. Bramantyo Says:

    Wah menarik dan menghawatirkan juga yaaa
    setelah mendengar komentar pak Chistian
    saya mendengar klo Green Park tidak ikut pameran Trend Property 2008, krn tidak mendapat tempat disana. Memang kemajuan nya pesat dalam waktu 1 bulan bisa menyelasaikan pekerjaan Pengurugan tanah di Cluster belakang,
    Tapi apa yang melatar belakangi mengapa ada pagar beton yang memisahkan antara bagian depan dengan bagian belakang yang sedang di urug sekarang. Apa karna ada masalah dengan pembebasan tanah atau strategi developer agar ketika sudah selesai cut and fill, para calon pembeli tertarik karena tanah nya sudah rata dan luas

  49. Hadi Says:

    Hari rabu pagi saya lewat perumahan Green Park ……wah ada pemandangan antrinya mobil pengangkutan tanah yang ingin mengurug proyek cluster yang paling belakang. Saya hitung hampir sekitar 25 truk tanah. Luar biasa…….. dimana harga- harga bahan pokok naik ternyata masih ada developer yang mempunyai modal yang cukup besar.
    Saya jadi ingin menghitung berapa biaya untuk pengurukan cluster yang paling belakang pada proyek mereka..
    Kalkulasi :
    Harga satu rit truk isi tanah : Rp 800,000
    Estimasi lahan untuk diurug : 7500 Rit
    Biaya Pengurukan tanah : Rp 5,600,000,000
    Sepertinya hujan membuat kendala bagi sub contractor pengurukan sehingga harus memarkirkan truk di pinggir jalan. Tapi saya lihat developernya ini bermodal besar karena biaya 5,6 M hanya untuk mengurug tanah berarti bisa disejajarkan dengan developer besar seperti Premier. Pantas saja thread ini Green Park Vs Premier Bambu Apus tepat sekali untuk membandingkan kedua developer yang berkualitas. Ok kita lihat saja siapa diantara mereka yang tidak menepati janjinya.

  50. daniel Says:

    Premier Mansion Jakarta Barat sudah launching rumah contoh pada tanggal 23 Februari 2008. Wah sepertinya meriah karena ada lucky angpau, konsultasi fengshui dan masih banyak lagi. Btw Green Park kapan ya……. sepertinya saya baca diatas komennya masih urusan urug mengurug yang tertunda. Tapi saya dengar dari orang dalam Green Park mereka sedang membangun rumah contoh kurang lebih 3 unit kemungkinan selesai 1 atau 2 bulan lagi…….. Pertanyaan saya apakah membangun rumah dalam keadaan musim hujan akan mempengaruhi kekuatan tembok (bata) akan semakin bagus atau tidak……mungkin ada yang memberi pencerahan…….???

  51. Suwito Says:

    Setelah membaca thread ini saya tertarik untuk mengetahui perumahan Green Park Jatiwarna. Saya contact pak Charles ternyata ia sudah tidak menjadi Sales Executive Green Park. Mohon Pak Manager Green Park segera menerbitkan circular resmi bahwa karyawannya telah resign minimal di forum ini. Sehingga orang tidak banyak bertanya kepada ex sales GP tersebut. Terima kasih

  52. Lydia Says:

    Pelayanan Yang Buruk Dari Marketing Premier Mansion – Pluit

    Pada tanggal 3 Maret saya dan keluarga mengunjungi rumah contoh Premier Mansion bertempat di Pluit. Sesampainya disana, kami dianjurkan untuk menunggu staff marketing sebelum dapat melihat rumah contoh. Staff marketing yang bernama Mery yang ditunjuk untuk menjadi guide kami. Berhubung staff tersebut sedang memberikan penjelasan mengenai produk rumah kepada tamu, kami harus menunggu.
    Saat giliran kami tiba, kami langsung diantar ke rumah contoh yang dimaksud. Namun, ketika di dalam, kami diburu2 untuk melihat dengan cepat, staff tersebut tidak menjelaskan apapun di dalam rumah. Belum selesai kami melihat, kami ditinggalkan dan disuruh kembali ke marketing office. Sekembalinya ke marketing office, staff tersebut langsung melayani tamu lain tanpa menghiraukan kami. Kami diberikan brosur dan diberitahu apabila ada pertanyaan harap menghubungi lewat telepon saja.

    Kami diperlakukan seperti itu mungkin karena kami hanya berpakaian casual kesana, tidak seperti tamu lain yang menggunakan barang-barang branded dan semacamnya. Terus terang, saya sangat tersinggung dengan perlakuan staff yg bernama Mery itu, apalagi saya bukannya tidak mampu untuk membeli produk mereka.

    Untuk Premier Mansion Indonesia, please re-assess the qualification of your marketing staffs

  53. Mikko Says:

    Back to thread aja deh:
    – Premier Estate dan Green Park dua2nya membidik pasar kelas menengah ke atas (artinya dua2nya mahal).
    – Premier lebih mahal daripada Green Park.
    – Green Park masuk wilayah Kota Bekasi, sedangkan Premier masih di Jakarta Timur.
    – Kalo dari Jakarta, via tol JORR akses ke keduanya sama2 mudah, tapi kalo lewat jalan biasa/arteri ke Premier jauh lebih mudah (udah gitu deket bgt ke TMII).
    – Kontur tanah keduanya sama2 di cekungan, mungkin sekarang nggak banjir, tapi siapa tahu 10-20 tahun mendatang? Semoga aja tetep enggak :-)
    – Dua2nya saya nggak suka karena mahal buangeett, yah namanya juga real estate yang dijual kan bukan cuma fisik tanah dan rumahnya doang, tapi juga berbagai fasilitas dan layanan di dalamnya. Kalo saya jujur aja gak suka eksklusivitasnya, saya lebih suka perumahan yang membaur dengan penduduk sekitar.
    – Kalo saya punya duit mending beli tanah dipinggir jalan Bambu Apus (sukur2 pas di depan gerbangnya Premier) trus bikin mini market membidik pasar orang2 kaya yang beli rumah di Premier Estate. duh, gimana caranya yaah? Ada yg mau jadi investor?? :-)

    piss

  54. Echa Says:

    @ Mikko
    Menurut saya kalo Premier Estate itu kontur tanahnya cekung dan semakin kebelakang semakian rendah coba lihat saja pembuatan tanggul penahan banjir yang sedang dibuat sekarang disekitar sungai /kali yang ada disampingnya. Mungkin kalo mau diurug lebih banyak tanah lagi kemungkinan tidak banjir sehingga rata dan sejajar dengan jalan tol.
    Kalo Green Park itu Kontur tanahnya juga cekung dan cluster yang belakang diurug agar lebih tinggi dibandingkan dengan cluster terdepan agar jalannya air lancar menuju ke depan. Makanya dua-duanya perlu banyak biaya untuk pengurugan. Idenya bagus juga pak mikko untuk membuat indomaret saya share dech investasinya…..

  55. Stevan Says:

    Berikut saya sampaikan profil manajemen dari kedua developer :

    Manajemen Premier Estate ( PT Premier Qualitas Indonesia)
    Presiden Komisaris : Anton Soetopo
    Komisaris : Olivier Mitterrand
    President Direktur : Sami Miettenen
    Direktur : Hendra Purnama
    Direktur : Winston Batanghari
    Manager Penjualan : Reynold Sihombing
    Team manajemen ini telah membangun 11 proyek yang berkualitas dan terakhir Premier Estate di Bambu Apus – Jakarta Timur

    Manajemen Green Park ( PT Buana Global Propertindo)
    Komisaris : Haryo Seno
    President Direktur : Bunawan Suganda
    Direktur : Haryanto Suganda
    Manajer Penjualan : Yopie Irawan

    Mempunyai beberapa group perusahaan yaitu :
    – PT Buana Bintang Samudera yang membawahi :
    a. Seruni Hotel http://www.serunihotel.com (domainnya expired
    24/3/2008)
    b. Pulau Puteri http://www.puteriisland.com
    – PT Harsen Laboratories adalah pabrik obat yang berlokasi
    di Jl Raya Bogor Km 24 Jakarta Timur
    Pemiliknya Bapak Haryo Seno

    Team Manajemen GP sebelumnya telah sukses membangun Ruko Automotif Cibubur Point dan proyek terakhir Green Park di Jatimelati – Pondok Gede Bekasi.

    Kedua developer mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga :
    – Untuk Premier Estate sudah berpengalaman dalam
    proyek land house. Tetapi harga yang dijual terlalu
    mahal dibandingkan kompetitornya.
    Pengelolaan managemennya secara modern sehingga
    bersifat profesional
    – Untuk Green Park mempunyai harga yang reasonable
    dibandingkan kompetitornya dan dalam proyek land
    house yang baru pertama kali terjun proyek
    pembangunan rumah. Sehingga akan dimaksimalkan
    kualitas dan mutu pembangunan cluster yang pertama
    agar bisa mendapat kepercayaan dari calon konsumen.
    Pengelolaan managemennya masih bersifat perusahaan
    keluarga seperti awal dari konglomerasi Salim Group.

  56. Heny Says:

    Pak Rizky, ambil tulip di cotton wood berapa? Jangan2 kita tetanggaan. Saya juga sudah ambil di tulip. salam kenal pak…

  57. Rini Says:

    Pertengahan maret yll saya sempet dateng kelokasi dan ternyata rumah contoh yang 3 unit sudah dibangun, tinggal bagian rangka atap dan finishing, diperkirakan akhir april ini selesai. Sedangkan untuk pembangunan clusternya sendiri direncanakan bulan april ini juga. Tapi kemaren saya gak sempat melihat ke lokasi cluster yang katanya sudah selesai diurug dan dipadatkan karena jalan akses yang terputus (belum bebas) tapi ternyata GP sudah membeli tanah disebelahnya (arahnya jalan jadi agak sedikit membelok kekanan dan sekarang sedang dirataiin). Anyway kita tetap bisa lewat jalan utama (tidak terputus) tapi saya pun belum mencoba nya dikarenakan masih dikerjakan. Semoga tanah yang masih belum dibebaskan cepat dibebaskan (ini sebagai bukti kekuatan modal GP sehingga bisa mendapat kepercayaan yang lebih banyak dari konsumen dan calon konsumen lainnya untuk proyek land house yang pertama disektor perumahan ini.

  58. Charles Says:

    Maaf2 kepada para blogger dan teman2 semua saya sekarang sudah tidak di Perumahan Green Park Jatiwarna tetapi di Apartemen MT HARYONO SQUARE apartemen MIX USE di daerah MT Haryono-OTISTA proyek properti dengan konsep Apartemen, Kantor, dan City Walk (Semi Mall) dalam 1 bangunan mirip-mirip Kelapa Gading Square dan Ambassador. Harga apartemen mulai 400jt-an (belum Ppn&nego), kantor mulai 500jt-an(beum Ppn&nego), City Walk mulai 1M-an(belumPpn&nego).
    Proyek ini adalah milki PT. Sukses Karya Perdana anak perusahaan dari GAPURAPRIMA, developer terpercaya dengan proyek-proyeknya yang sudah terkanal antara lain APARTEMEN BELLAGIO di CASABLANCA & APARTEMEN BELLEZA di PERMATA HIJAU. no hp saya masih sama atau bisa ke nomor ESIA 021-9464-2669

  59. Benny G Says:

    Saya sdh jd ambil di GreenPark, tinggal tunggu pembangunan,

    Buat rekan2x yg sdh ambil di GP ..Salam kenal yaa & kontak2x utk saling tuker info…email saya di antara27@softhome .net…ditunggu juga calon penghuni yg laen…

    Ntuk Bu Henny salam kenal juga

    Salam

    Benny

  60. wiwien Says:

    saya ingin cari rumah di daerah sekitar Jati asih atau Jati warna, tapi saya masih maju mundur karena kebingungan mencari Sekolah Dasar terdekat untuk anak saya.
    Ada yang bisa tolong saya , dimanakah SDK terdekat di daerah itu ?

    • Joseph Says:

      @iBu Wiwien, SDK disekitar GP ada 2 atau tiga malah.
      1. TK, SD, SMP Strada Kp Sawah dan satu jalur dengan Gereja kaltolik St servatius dan GKP Kp sawah. kearah selatan ada SMU Pangudi luhur.
      2. TK, SD, SMP PA Vandersteur kearah jati rahayu,
      3. ke jalan hankam setelah rumash sakit jati rahayu ada TK, SD, SMP IMMANUEL.
      4. Setelah pondok gede keraha Lubang buaya, Ada TK, SD, SMP St MARKUS.
      silahkan di pilih.

  61. Putra Says:

    @ Ibu wiwien

    Di daerah Green Park tersebut yang paling dekat yaitu :
    1. Sekolah SDK PA Vandersteur di jalan jatirahayu arah ke
    komplek TVRI.
    2. Sekolah Strada Nawar di jalan raya kampung sawah
    kurang lebih 2 kilo dari komplek green park
    3. Sekolah Pangudi Luhur kalo ngga salah 2 km dari
    Sekolah Strada Nawar.
    Coba ibu check mungkin ada websitenya…

  62. Denny Is Says:

    Website green park sudah ada tuh di http://www.greenpark.co.id
    Tapi informasinya koq belum lengkap ya, mungkin karena rumah contohnya belum selesai maksimal untuk di upload kedalam. Hanya no telp doang dan Coming Soon
    biar penasaran…….

  63. Adri Says:

    Bagi rekan rekan calon penghuni greenpark, silahkan joint di milist nya silahkan subscribe di Rumah_Greenpark-subscribe@yahoogroups.com

    nama milistnya adalah Rumah_Greenpark

    Regards
    adri

  64. Bramantyo Says:

    Wah sudah ada komunitasnya, saya akan bergabung ah

  65. Norman Says:

    @wiwien
    skitar jatiasih itu ada SD s/d SMA MALIDAR, di jalan swatantra tepatnya. trus didalam vila nusa indah 1, ada TK s/d SMA SITI RAWANI. banyak kok sekolah di dekat pintu tol jatiasih. yg sy sebutkan itu bagus bagus.

  66. Norman Says:

    @lidya
    hahahahaha, sy waktu ke marketing citra gran cuma pake celana pendek ala bob sadino gitu, yg kinclong malah anak dan bini saya. sy juga merasakan prlakuan seperti itu di sana, walau gk separah anda. trakhir sebelum pulang saya kasi tau ke marketing nya kalo saya ini cash keras. hahahahhahaha. tapi sy gak sakit hati ama mereka kok, kbanyakan org emang menilai dr penampilan, tapi justru dgn berpenampilan kyk gitu, gw jadi tau sifat org yg sesungguhnya, sesuatu yg sangat gw andalkan dlm berbisnis dan berinvestasi.

  67. Yopie Says:

    Per tanggal 19 Mei 2008, http://www.greenpark.co.id telah di up date dengan informasi-informasi penting yang paling dicari oleh para pencari hunian. Up dating ini masih merupakan fase awal pengembangan website kami. Kami akan terus melakukan peningkatan muatan informasi di web site kami.
    Silahkan kunjungi kami, Let there be GREEN, see what comes naturally.

    Salam
    Yopie Irawan
    Sales-Marketing & Promotion Manager
    Green Park
    021-8430 8888

  68. arybawa yaksa Says:

    Saya harapkan GP akan menjadi hunian yang exclusive untuk kita semua. Amien.

  69. Hendri Says:

    Dari pengalaman saya sebagai mantan marketing perumahan, saya akui memang banyak marketing yang melakukan penilaian dari penampilan. tapi perlu diketahui dengan begitu anda bisa tau bahwa marketing tersebut belum berpengalaman/tidak qualified. Saya seringkali mendapatkan pembeli (yang baik) justru dari orang2 yang penampilannya biasa2 saja. marketing yang seperti itu biasanya tidak punya after sales service. jadi ya, setelah bayar DP, bye bye. padahal seringkali masalah perumahan masih banyak. jadi, Ibu Lydia, bersyukurlah bisa “membaca” marketing yang buruk.

  70. Jaka Says:

    Setelah melihat website yang baru GP dan membaca thread ini sepertinya Green Park mulai unjuk gigi untuk melawan pesaingnya dengan penambahan fasilitas Fitness Center + Boom Gate (seperti secure parking) yang tadinya tidak ada di Flier dan Brosur. Tetapi karena masih dalam rencana jadi belum bisa dibandingkan kualitas Fitness Centernya. Setahu saya fasilitas Fitness Center yang ada di group Premier lebih lengkap dan eksklusif. Jadi ingat waktu kuliah dulu bahwa teorinya “Michael Porter” telah diadopsi oleh manajemen Green Park (The Five Forces Model of Industry Competition).
    Seperti pernyataan pak hendri bahwa masih banyak masalah perumahan setelah after sales & service yang tidak memuaskan alias kualitas bangunan yang asal-asalan dan masalah komplain yang dilempar kesana dan kesini. Sekedar menyarankan kepada GP agar dibuat divisi yang bertanggung jawab atas complain customer agar follow up dan penyelesaian lebih cepat.

  71. Rini Says:

    Dear Pak Yopi,

    Hari minggu kemarin saya dateng ke GP dan saya menyempatkan diri dateng ke lokasi Cotton Wood (CW) dan perpanjangannya sampe ke depan (tol). Saya melihat pekerjaan yang sedang dikerjakan di CW adalah drainase dan perataan jalan aspal. Patok2 batas tanah juga sudah dikerjakan. Tapi yang agak mengganjal hati saya adalah antara cluster Cotton Wood (I~V) dan cluster lain (yang belum dipasarkan) sampai ke main gate (tol) itu dipisahkan oleh jalan raya umum yang dilalui oleh motor, mobil dll. Nah saya sebagai calon penghuni CW, merasa bahwa mungkin nantinya lingkungan CW menjadi agak kurang nyaman dengan terpisahnya CW dengan cluster yang lain.

    Yang jadi pertanyaan saya adalah apakah ada rencana untuk pembuatan jalan layang (diatas jalan umum kampung tadi) sehingga CW tetap dalam satu kesatuan GP dan lalu lintas kita ke CW tidak terganggu dengan lalu lintas umum warga sekitar. Juga menurut hemat saya, kalau memang itu akan dibuat 2 gate (CW dan cluster yang di depan), maka ada kemungkinan warga sekitar juga akan bisa meng access jalan perumahannya GP untuk menuju ke jalan tol dan perumahan ini menjadi sangat tidak privasi.

    Mohon penjelasannya.

  72. mia yaksa Says:

    iya tuh GP, saya jg bingung sm masalah jalan yg Bu rini sebutkan diatas…

    btw, Bu Rini udah ikutan milis para penghuni greenpark blm?
    coba subscribe di rumah_greenpark@yahoogroups.com … bisa ktemu ngobrol curhat masalah GP, mudah2an masaalah jalan itu jg bisa dijadiin pertimbangan utk developer.

  73. wong ndeso Says:

    Bapak/Ibu YTX

    Saya tinggal di kampung yg “ndeso” sekitar GP dan setiap hari menggunakan jalan yg membelah GP lebih senang kalau dengar omongan/anggapan warga sekitar, bahwa warga GP: baik-2, mau membaur, santun, terbuka, tidak merasa exclusive, tidak menutup jalan dsb. Perlu diketahui bahwa GP dulu merupakan daerah bekas sawah saking rendahnya selalu terendam air bila hujan, bisa disebut daerah muara kali air buangan beberapa pemukiman penduduk mulai dari Buaran sampai pasar Kecapi. Untuk sekarang mungkin bebas banjir tetapi saya tidak yakin apakah jaminan bebas banjir, dan aman yg dijanjikan akan terealisasi dimasa mendatang dengan budaya kota yg “Exclusive” masih diterapkan di GP yg mau nggak mau berada di bawah pemukiman penduduk. Contoh tetangga Puri Gading meski terdapat banyak cluster tetapi tidak merasa exclusive dengan memberikan jalan akses untuk warganya dan penduduk sekitar, kenyataannya sampai skrg fine-fine aja.

    Salam

    • Joseph Says:

      Setuju pak, contoh bagus PG dengan cluster-clusternya, dan kami yang orang kampung masih boleh dan bisa lewat disitu. Saya sendir belum pernah masuk ke GP sejak di pasang Board besar di depan, yang ada tanah sengketanya itu. Semoga GP elite tapi tidak exclusive.
      karena efek negatifnya lebih banyak daripada positifnya.

  74. Ryan Says:

    Saya sudah membaca tabloid Kontan edisi minggu III, Juni 2008 disitu tertulis “Harga Rumah Terus Beterbangan”

    Premier Estate naik 3% range harga Rp 899 juta s/d 1,9 M
    Green Park naik 3,5% – 3,9% range harga Rp 340 juta – 1 M

    Coba bandingkan dengan harga launching masing-masing perumahan tsb pada pembahasan thread sebelumnya :

    – Premier Estate launching type terkecil Rp 850 juta naik
    menjadi Rp 899 juta
    – Green Park launching type terkecil Rp 220 juta naik
    menjadi Rp 340 juta
    Hasilnya adalah Imbal Hasil (Yield) untuk 7 bulan setelah launching : – Premier Estate : 6 %
    – Green Park : 55 %

    – Premier Estate launching type terbesar Rp 1,5 Milliar naik
    menjadi Rp 1,9 Milliar
    – Green Park launching type terbesar Rp 746 juta naik
    menjadi Rp 1 Milliar
    Hasil dari Yield Investment untuk type terbesar adalah :
    – Premier Estate : 27 %
    – Green Park : 34 %

    Walaupun dari sisi YIELD Green Park lebih menguntungkan tetapi dari permasalahan “Jalan arteri di tepi toll JORR (tanahnya Pak Ogah 10 m tidak bisa dibeton)“ masih berlarut-larut belum tuntas diselesaikan. Apakah ini membuktikan bahwa kinerja developer ini masih sangat lambat atau pihak III yang tidak mampu menyelesaikan. Sangat disayangkan Billboard yang terpasang sekarang menyisakan kelemahan dari pihak developer setelah launching selama 8 bulan yang lalu.

  75. Wahyu Jatmiko Says:

    Hallo Pak Reynold, Halo pak para calon penghuni Premier Estate…Saya Wahyu Jatmiko, Rencanan saya akan segera pindah ke Premier Estate setelah serah terima yang rencanannya paling lambat February 2008. Untuk para calon penghuni kita bikibn mailist yukk….
    Wahyu Jatmiko
    Premier Estate Blok A no 9

  76. Wahyu Jatmiko Says:

    Silakan untuk calon Penghuni Premier Estate Bambu Apus joint di mailist ini Paguyubanpenghunipremierestate-subscribe@yahoogroups.com

  77. Ummi Says:

    Saya mau beli rumah didaerah bambu apus, dekat kampus Urindo. Ada yang tau kondisi disana ga? mengingat posisinya turun kebawah, apa setiap hujan air menggenang disana? atau ada info lain sebagai pertimbangan saya nantinya. Terima kasih

  78. Kerto Wijoyo Says:

    @Ummi, maaf saya ndak tahu daerah Bambu Apus, cuman numpang comment, kalo dulu saya pernah mendapat tawaran kavling tanah disana
    cuman karena statusnya masih ajb saya urung membeli

  79. Budi Says:

    Pembukaan Rumah Contoh ” PREMIER ESTATE ”
    Hari Sabtu 2 Agustus 2008
    Pukul 10 – Selesai
    Di Kantor Pemasaran
    Jl Haji Karim, Bambu Apus, Jakarta Timur
    Dimeriahkan TOP 40 Band, Kids Activity Corner
    (Sand Art, T-Shirt Painting, Batik Painting)

    GARANSI SEWA RUMAH CONTOH S/D 3 TAHUN*
    *Syarat dan Ketentuan berlaku

    Berhadiah langsung voucher belanja s/d Rp 5 Juta*

    Untuk informasi lebih lanjut :
    TELP 84993535, 84994321
    QRISTI 0817 0617 752
    SAMUEL 0818 0801 8080
    RIFWAN 0815 1010 7076

  80. Rini Says:

    ……ATTENTION PLEASE…….

    GREEN PARK “GO GREEN”
    Watch at Metro TV on
    Saturday, August 2nd, 2008 ( 09.05-10.00 WIB )
    REAL ESTATE GO GREEN

  81. Bimo Says:

    Saya liat Green Park ikut dalam pameran properti di JCC.
    Kalau ada yang tahu sekarang price list untuk semua unitnya berapa ya?
    thanks

  82. Sophia Says:

    Saya berminta membeli unit di Green Park, tapi tidak tinggal di Jkt, adakah marketing yang bisa dihubungi via email? terima kasih

  83. Agung Says:

    Dear all,
    Saya tinggal di daerah Sumir yaitu sekitar 500 meter dari lokasi GP. saya dan anak saya sudah ke loakasi, disana ada rumah contohnya dan yang paling menarik sudah ada interiornya jadi makin cinta aja sama GP. terus terang saya ingin memiliki rumah di GP suasananya nyaman…….

  84. YOS STEFANO Says:

    Friends… saya mau sharing cara penilaian rumah…
    selama ini khan kita selalu adu argumentasi rumah mana yang baik & murah…
    karena tidak ada standar yang baku maka malah jadi kacau.
    Maka iseng2 saya buat perhitungan penilaian rumah dengan metode gabungan metode kualitatif,kuantitatif & financial power..
    sudah dalam bentuk excel. Maksud2 dan tujuan untuk menyempurnakan kalkulasi disitu…
    Silahkan diunduh dari file hosting berikut:

    http://www.filefactory.com/file/f28642/n/PenilaianRumah_zip

    kalau sudah menggunakan please beri feedbacknya ya agar saya dapat menyempurnakan kalkulasi.

    Regards

  85. Yopie Irawan Says:

    ………ATTENTION PLEASE………
    “Green Park” joint with Bank Mandiri, Tbk
    Watch on Metro TV, Saturday September 13th, 2008
    Time : 09.05-10.00 Wib, Topic : “REAL ESTAT”

  86. Ilham Says:

    Salam kenal, saya sudah melihat GP beberapa minggu lalu, progressnya sudah lumayan , kebetulan rumah di GP yang saya beli itu dibelakangnya berdekatan dengan perumahan bulog, apakah nantinya temboknya tinggi atau tidak krn yang saya lihat kemarin tingginya cuma 2,5 meter untuk yang memisahkan antara GP dengan komp bulog?

  87. sinuhaji Says:

    Salam kenal,
    saya tertarik dengan perumahan Green Park, bisa tolong kirimkan brosur pemasaran dengan lt/lb berikut harga, lokasi yang masih tersedia.

    Thx

  88. Sheilla Says:

    Salam kenal,
    Saya juga tertarik dengan Green Park sejak pameran di JCC, cuma waktu itu saya belum butuh beli rumah. Nah, saat ini saya berkeinginan untuk membeli rumah, bisakah saya mendapatkan brosur pemasarannya baik tipe/luas bangunan maupun harganya.
    Terima kasih.

  89. Dedi Irawan Says:

    PINTU MASUK PERUMAHAAN GREEN PARK DIBLOKIR WARGA

    Ratusan warga Kampung Rawa Gede Wetan, Jati Melati, Pondok Gede,Bekasi, Jawa Barat memblokir pintu masuk Perumahaan Green Park.

    Metrotvnews. com,
    Bekasi: Ratusan warga Kampung Rawa Gede Wetan, Jati
    Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat memblokir pintu masuk Perumahaan Green Park. Mereka memprotes aksi sepihak pengembang perumahan tersebut yang menutup saluran air milik warga. Apalagi, protes yang dilakukan sebelumnya tak pernah ditanggapi pihak pengembang Green Park. Penutupan saluran air milik warga telah
    mengakibatkan rumah warga sering terendam banjir saat musim hujan.

    Pengunjuk rasa menuntut pihak Buana Global Propertindo sebagai pengembang Green Park segera membuka dan mengembalikan saluran air milik warga. Mereka juga meminta gerbang pintu masuk milik perumahan
    dibongkar. Keberadaan gerbang dianggap membuat akses jalan warga semakin sempit. Aksi ini berbuntut pada pemblokiran gerbang, karena pihak pengembang tak menemui pengunjuk rasa. Demonstran juga melarang
    para pekerja kompleks perumahan melanjutkan pekerjaan mereka.

    Warga mengancam akan melanjutkan unjuk rasa jika tidak ada penyelesaian dari pihak pengembang. Unjuk rasa ini sempat diwarnai kesurupan salah seorang pengunjuk rasa.(BEY)

  90. Juan Says:

    Pls sesama marketing dev boleh saling promosi cm jgn saling menjatuhkan. Biarkan calon consumen memilih dari fakta2 yg ada. Saya rasa kedua perumahan tsb baik GP maupun premier sama2 bagus. Tinggal permasalahan budget saja mana yg lebih masuk. GP menegah keatas, premier menengah lebih atas. Cm masing2 kan memiliki fasilitas yg bisa membuat calon pembeli untuk memilih. Tlg buat marketing masih untuk lebih memberikan fakta2 mengenai fasilitas n feature masing2 perum krn untuk itulah milis ini dibuat. Kalau saja jujur aja udh ambil di GP. Mudah2an kedepannya forum ini dpt lebih membantu calon pembeli ya.

    Regards,

    Juan
    Warga GP CW V no 87
    Juanharnandi@yahoo.com

    Mod yahoogroups GP pls add my email as member ya. Tq

  91. Inigo Pepito Says:

    Sabtu, 01 November 2008 20:07 WIB

    Metrotvnews.com, Bekasi: Ratusan warga Kampung Rawa Gede Wetan, Jati Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat memblokir pintu masuk Perumahaan Green Park. Mereka memprotes aksi sepihak pengembang perumahan tersebut yang menutup saluran air milik warga. Apalagi, protes yang dilakukan sebelumnya tak pernah ditanggapi pihak pengembang Green Park. Penutupan saluran air milik warga telah mengakibatkan rumah warga sering terendam banjir saat musim hujan.

    Pengunjuk rasa menuntut pihak Buana Global Propertindo sebagai pengembang Green Park segera membuka dan mengembalikan saluran air milik warga. Mereka juga meminta gerbang pintu masuk milik perumahan dibongkar. Keberadaan gerbang dianggap membuat akses jalan warga semakin sempit. Aksi ini berbuntut pada pemblokiran gerbang, karena pihak pengembang tak menemui pengunjuk rasa. Demonstran juga melarang para pekerja kompleks perumahan melanjutkan pekerjaan mereka.

    Warga mengancam akan melanjutkan unjuk rasa jika tidak ada penyelesaian dari pihak pengembang. Unjuk rasa ini sempat diwarnai kesurupan salah seorang pengunjuk rasa.(BEY)

  92. Sebastian Says:

    Halo,
    Saya tertarik dengan Green Park kebetulan saya berkeinginan untuk membeli rumah, bisakah saya mendapatkan brosur pemasarannya baik tipe/luas bangunan maupun harganya.
    Terima kasih

  93. Hilman Says:

    Saya ditawarkan oleh marketing green park mengenai lahan kavling siap bangun ada ukuran 360 m2, 400 m2, 216m2, dan 336 m2 tetapi sayang bentuk kav segi lima. Jadi kurang menarik, selain itu mereka belum mau menjual kav hook yang tempatnya bentuk segi empat.
    Sepertinya Green Park sudah mulai kesulitan likuiditas karena jelas kav model tersebut susah untuk terjual.
    Jaman krisis sekarang lebih baik investasi rumah daripada kavling tanah agak susah menjualnya dikemudian hari.

  94. Rio Says:

    halo,
    saya sedang mencari rumah, saya tertarik dengan green park, bisa tolong kirimkan saya data 2x ttg green park termasuk type rumah dan price list nya, serta nama pengembangnya, terima kasih.

  95. robin hood Says:

    jual beli rumah saat ini harus punya NPWP, baik penjual maupun pembeli, tanpa itu, notaris gak mau bikin AJB, bank gak mau kucurkan KPR ke anda, dll dll. gak cuma itu aja, sekali punya NPWP, seumur hidup anda musti lapor ke KPP tiap bulannya (SPT) dan ngisinya tidak gampang, banyak bahasa dewa disitu, dan gak boleh belagak gak tau, karena kalo salah ngisi anda kena denda.

    banyak yg ambil jalan pintas, KKN sama orang pajak, tapi itu cuma solusi sementara, karena orang pajak di mutasi tiap 3 tahun sekali, begitu dimutasi dan diganti orang baru, maka anda yg selama ini KKN sama pajak, kembali akan di obok obok dan mungkin, nego ulang sama orang baru itu.

    repotnya lebih dominan daripada benefit nya. dan repotnya itu berlaku seumur hidup.

  96. Niko Says:

    Salam kenal,
    Pak Yopie dan Pak Heri kok nggak pamitan kalau mau keluar.?

    Untuk bagian teknis dari green park saya mau tanya nih apa perbedaan pintu solid dan pintu double teakwood sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera di brosur.

    Tks,

  97. nina BPR Says:

    Halooo semua
    btw mengutip post dari @jef di thread “Terbaik di Bekasi? Bima Legenda Bekasi” mendingan kita pindah aja yuk ke forum.rumahmobilku.com ,fasilitas forumnya lebih lengkap dan teratur . jika ada yang memanas usernya atau kurang enak bisa kita request ke adminnya untuk di block atau dibanned. Sehingga kita bisa lebih share yang positif saja

    Forum ini sudah saya copy di forum.rumahmobilku.com –> property –> diskusi umum —> Green Park Jatiwarna Vs Premier Bambu Apus
    ====================================================
    Jef Berkata:
    Januari 10, 2009 pukul 7:03 pm

    Halooo semua ….
    Btw setelah saya baca seluruh post reply yang memakan waktu mpe 4 jam, ini sepertinya tidak ada yang menjadi moderator, sehingga oknum-oknum seperti pak asep bebas mereply dan cuap-cuap sehingga kita tidak bisa lebih share nih.

    Saya sudah memindahkan semua post dari forum ini ke forum.rumahmobilku.com …. setelah saya coba-coba kayaknya mendingan kita pindah aja ke forum.rumahmobilku.com aja deh , ada beberapa fasilitas yang lumayan bagus :

    – Forum ini dibangun menggunakan Vbulletin (software paling populer untuk forum web basis)
    – Kita bisa merequest ke adminnya (empunya forum.rumahmobilku.com alamatnya customercare@rumahmobilku.com) supaya kita bisa menjadi moderator , so jika ada yang macam-macam bisa langsung dilaporkan ke adminnya untuk diblokir user accountnya
    – kita bisa sekalian beriklan gratis untuk rumah dan mobil ( he..he..he.. barangkali bapak2 and ibu2 mau jualan rumah ato mobil) ….> coba kunjungi rumahmobilku.com/rumah ato rumahmobilku.com/mobil
    – proses pendaftaran user account untuk forumnya sangat gampang sekali
    – saat ini masih bisa attach file gambar di forum , he2x barangkali ada yang mau share picture
    – semuanya gratis kok

    jadi HAYOOOOOOO kita berbondong-bondong pindah ke forum.rumahmobilku.com

    Untuk thread “Terbaik di Bekasi? Bima Legenda Bekasi” bisa diakses di forum.rumahmobilku.com—>forum property–> zone komunitas —> Terbaik di Bekasi? Bima Legenda Bekasi
    ===================================================================================

  98. nina BPR Says:

    ayo gabung di forum.rumahmobilku.com ….

  99. Irma Yunita Says:

    Untuk penghuni dan calon penghuni Premier Estate (terutama mas Wahyu Jatmiko yg create milis Paguyubanpenghunipremierestate@yahoogroups.com), mohon infonya kok milisnya tidak bisa diakses ya (tidak exist?) atau ada yg punya info mungkin ada milis lainnya yg kita bisa subscribe untuk penghuni Premier Estate? Terima kasih sebelumnya..

  100. Wahyu Jatmiko Says:

    Waduh sorry…. Mailistnya udah saya rubah….soalnya namanya kepanjangan…
    Post message: premier_estate@yahoogroups.com
    Subscribe: premier_estate-subscribe@yahoogroups.com
    Unsubscribe: premier_estate-unsubscribe@yahoogroups.com

    Oya…. aku sudah menghuni premier Estate sejak December 29, 2008 loh… Sekarang mungkin sudah ada 3-4 Penghuni..

  101. Irma Yunita Says:

    Terima kasih utk infonya pak. Saya sdh subcribe milisnya baru saja, tolong diapprove requestnya ya. Saya di blok B no 9, jangan2 kita tetanggaan pak :-)

    Regards,
    Irma

  102. Wahyu Jatmiko Says:

    Iya…saya di A9 dan sudah pindah dari Desember 29, 2008..
    Kapan mau pindah bu??? silakan mampir ke rumah kalau lagi nengokin… Waktu hujan deras adalah waktu yang tepat untuk nengokin rumah supaya tahu kalau ada yang bocor dan bisa langsung komplain ke Customer service

  103. merry Says:

    Saya dan suami habis berkunjung dari premier nih dan rasanya ada beban pikiran yang sangat mengganggu..
    Saya rasa semuanya kita yg ada di forum ini sepakat bahwa salah satu tujuan kita memiliki rumah adalah investasi…
    Tapi saya bingung sekali di premier estate ini…
    Pada bulan September 2008, kami telah melakukan pembayaran tanda jadi atas rumah di Blok E/12 dan telah melunasi embayaran 20%nya s/d 30 Deseber kmrn….
    Tadi kami ke sana mau memperjelas serah terima sebenarnya kapan? soalnya dulunya di daftar harga dari salesnya disebutkan bulan April tapi sewaktu saya telepon katanya Agustus…
    Pada saat kesana betapa kagetnya kami melihat daftar harga yang tertera di meja sales-nya kog jauh bgt lebih murah dari harga pembelian kami… bahkan kalau kami perhatikan untuk semua tipe harganya turun dibanding harga pada akhir tahun 2008…
    Saya dan suami tertegun lama soalnya perbedaan harganya bisa mencapai +/_ 60 jutaan untuk tipe rumah yang sudah kami DP….
    Sampai saat ini kami menjadi ragu untuk meneruskan, karena baru berumur 4 bulan investasi kami dalam pembelian rumah kayaknya sudah sangat merugikan….
    sekalian di forum ini kami mau menayakan saran dan pendapat teman2 bagaimana sih? kalo batal prosesnya seperti apa ya kira2?

  104. Wahyu Jatmiko Says:

    Bu Merry, Kalau tidak salah syarat syarat pembatalan ada di SPPJB atau di lembar booking… Saya sendiri salah satu penghuni Tahap pertama dan rumah saya di belakang persis kantor pemasaran tapi gak ter update ya kalau harga rumahnya turun. Tapi kebetulan mungkin saya satu satunya orang di Premier Estate yang beli rumah karena faktor kebutuhan tempat tinggal bukan investasi jadi tidak pernah berfikiran sampai kesana. Cukup dengan Fasilitas hunian yang baik, aman, bebas banjir dan terjangkau isi dompet. Memang cukup banyak pemilik di PE adalah orang orang yg beli rumah karena tujuan investasi dan kalau untuk Investasi sepertinya kalau harga jual rumah barunya saja turun apalagi secondnya…silakan di Komplain aja ke Pak Reynold ( Marketing Manager Premier ) mungkin dia punya program buy back guarantee barangkali jadi Investasi ibu lebih terlindungi atau di cancel kalau memang rugi. Lebih baik hilang biaya administrasi 5-10 jt daripada hilang 60 jt karena turunya harga rumah baru.

  105. merry Says:

    Trima kasih pak wahyu atas sarannya…
    Tadi saya udah telpon P’ Reymond.. Beliau udah tidak bekerja di premier lg (kalo ga salah di Bakrieland deh…)
    Akhirnya tadi saya telepon premier pusat ( dgn Bu Tati). Katanya jawabannya mgkin 2-3 hari ini….

  106. pengamat properti&invest Says:

    Selama ini berkembang teori(saya lebih suka menyebutnya semi-mitos)bhw harga properti tak akan mungkin turun dan pasti selalu naik,dan seolah-olah properti kebal thd mekanisme pasar(suply-demand). Yang saya perhatikan rata2 kenaikan harga yang didengung2kan developer(baik yg besar&terkenal atau kecil)sifatnya artifisial(tdk alami). Kelihatannya developer sekarang ini lebih mentargetkan marketnya pada investor ketimbang end-user, ini dapat dilihat pada banyak iklan yg mengatakan harga akan naik per tgl sekian dan membujuk masyarakat untuk buru2 membeli sebelum harga naik.
    Padahal bgi end user bhkn investor juga terutama untuk (perumahan)landed house residensial,sebenarnya masalah harga naik bukanlah masalah utama, yg harus diperhatikan untuk properti residensial(terutama perumahan) adalah tingkat okupansi masa kini atau kemungkinan prospek okupansi di masa mendatang, karena sebenarnya tingkat okupansi itulah yg menentukan bagus tidaknya suatu properti. Bila okupansinya cukup banyak kemungkinan propspek jualnya pun tinggi(bagi investor), sdgkan bagi end user ia akan merasa tinggal benar2 tinggal dlm suatu komunitas dan tidak dalam suatu pulau(tidak ada yg mau tinggal di pemukiman yg sepi&jarang tetangga)

  107. pengamat properti&invest Says:

    Jargon2 harga properti yg selalu naik mungkin agk cocok untuk kios atau ruko meskipun tetap saja kenaikan itu sifatnya artifisial.
    Kenaikan harga yg artifisial adalah kenaikan yg bukan disebabkan tingkat demand yg tinggi dari end-user di pasar tapi dari permintaan yg tinggi dari para spekulan yg memang tujuannya bukan untuk menempati rumah tapi untuk menjual lagi rumah tsb dg harga lbih tinggi . Sehingga seringkali banyak properti dikatakan terjual banyak dan hampir habis tapi kenyataannya yg membeli adalah para spekulan, lalu bila kita meninjau ke lokasinya yg sudah jadi, ternyata rumahnya kosong2 tdk ada yg menempati. Malah kenaikan harga hal ini menjadi bumerang bagi para investor yang menjadikan end-user tidak mau membeli karena selain harga kemahalan tapi juga sepi&tdk ada penghuni berasa kaya kota hantu.
    BERINVESTASI di properti adalah baik dan tidak dilarang tapi harus dipahami karakteristik properti sebagai instrumen invest>>PROPERTI ADALAH INVEST JK PANJAAANG!!! Krena itu bila ingin invest properti paling bagus bila ada properti tsb punya peluang diSewakan(kembali lagi ini tak bisa sembarang, investor harus jeli melihat potensi pasar penyewaan yg ada). Bila si investor membeli utk dijual lagi dg harga lebih tinggi maka harus disadari bahwa ini adlah proses jangka panjang&bilaman ada kenaikan harga yg tajam lalu properti tsb bs terjual sebenarnya ini hanyalah keuntungan sesaat, namun yg pasti bila memang lokasi&lingkungan properti sudah bagus maka dalam jangka panjang kemungkinan besar pasti menguntungkan
    Bila berinvest di properti sekali lagi sebaiknya cari yg bisa disewakan, karena bila paradigmanya bergaya spekulan (beli murah-jual mahal),lebih baik jadi developer atau kontraktor aj skalian. Tapi bila memang ingin berinvest properti dg gaya beli murah jual mahal, si investor harus siap untuk proses jangka panjang>>> nasihat saya bila turun harga dalam jangka pendek lihat okupansinya,bila okupansinya sudah penuh atau belum, trus lihat apakah properti itu lokasi/kawasan/proyeknya masih akan berkembang. atau sudah memasuki titik jenuh/belum….bila okupansinya sudah penuh dan berada di kawasan yg sudah padat maka sebaiknya cepat-cepat jual/batalkan bila masih dalam proses beli karena harga akan semakin turun/stak(dlm arti walaupun harga tdk turun tapi tdk ada yg mau beli) namun bila daerah/ proyek tsb masih akan berkembang maka pasti ada peluang GAIN di masa datang(sekali lagi investor harus jeli, karena sekarang banyak kawasan dg lokasi bagus dikembangkan namun trnyata mandeg) . Lihat juga periode lamanya proyek tsb lihat dalam 3-4 th bila sudah 3-4 th ternyata okupansinya masih sepi anjuran saya cepat2 cabut kecuali ada rencana revitalisasi proyek yg jelas dari developer
    Kenaikan harga akan terbentuk secara alamiah dengan semakin padat&berkembangnya kawasan tsb oleh banyaknya org sbg end-user yg tertarik dan menempati di kawasan tsb,tetapi tentu saja itu semua butuh proses. Dalam berinvest jangka panjang, penurunan harga utk jangka pendek tdk ada masalah selama tetap ada kemungkinan untung di masa mendatang.
    Memang teori properti yg mengatakan bila developer banting harga maka nilai invest menurun, namun menurut saya semuanya tetap kembali ke selera&mekanisme pasar. bila memang pasar suka maka kawasan itu pasti lambat laun menjadi padat(okupansi tinggi)namun bila pasar menolak maka mau dibuat apa pun tetap saja okupansi rendah. Terakhir bagi end-user yg penting nyaman tidaknya lingkungan&kawasan properti tsb bila memang enak maka itu cukup.

  108. pengamat Says:

    beli langsung sama pengembang itu yah resiko nya seperti itu (harga kemahalan dibandingkan harga pasaran sebenarnya, dan kalo pengembang merasa kepepet, harga bisa di turunkan spt yg anda alami). sialnya pembeli rumah second gak mau tahu anda dulu belinya berapa, karena yg mereka jadikan patokan adalah harga pasaran di area tsb, bukan hrg brapa anda dulu belinya.

    selisih 60 jutaan itu kurang lebih sama dgn profit yg diambil para broker agen properti. kalo pembatalan biasanya ada penalti yg harus anda bayar juga disamping refund (itu juga gak tentu berapa lama nunggu refund nya). yah itulah cermin kondisi dunia properti di indonesia, pengembang lebih banyak di menangkan drpd kita/konsumen.

    sy sudah katakan dari dulu, harga properti BISA turun. di amrik aja bisa, knapa di indonesia gak?

  109. Wahyu Jatmiko Says:

    Ya sebetulnya sih sangat salah kalau mengikuti jargon investasi kalau properti itu gak ada matinya, atau properti itu ga pernah turun. Apa yang terjadi dengan krisis global sekarang adalah properti di US turun sampe 50% harganya. Dan balik balik harga itu selalu ditentukan hukum demand and supply. Betul sekali kata pak pengamat kalau harga jual kembali kerumah itu akan terus naik kalau okupansi di perumahan itu juga bagus. Jadi saya juga sudah lama punya prinsip beli rumah kalau untuk tujuan Investasi harus dilihat akan seberapa besar tingkat okupansi di perumahan itu dan Factor yang paling penting kedua adalah BERAPA Rental Rate untuk rumah yang kita beli. Buat apa Investai kalau ROI nya jelek dan lama dan masih banyak instrument investati lainya yang ROI nya cukup dan lebih cepat. Setiap kita mauh ambil investasi bandingkanlah dengan factor opportunity di tempat lain atau sektor lain atau instrument yang lain. Harga rumah baru di Price list pengembang turun juga bukanlah indikasi mutlak kalau investasi kita jadi jelek. Lihat dulu dan hitung ROI nya…. Lihat dulu nilai jual kembalinya berapa dan Rental rate/Rate Income opportunity nya…. kalau bagus….???? why not di teruskan. Buat Bu Merry, Kalau yang saya tahu rental rate untuk Type Bolougne di Premier Estate kisaran antara 70-100jt/tahun. Ratesnya cukup tinggi karena disamping cukup strategis dari pengembang sendiri sudah menunjuk pengelola Estate yang Bonafid yaitu Collier International walaupun kita juga mesti liat seberap real janji pengelolaan dan tata lingkungannya terjadi . Kalau mereka tetep bisa kasih tata lingkungan, pengelolaan dan facilitas estate yang bagus saya rasa rental ratenya akan terus bagus. Apalagi kalau sudah jadi Incaran Hunian Expatriat.

  110. merry Says:

    kemarin sudah ada jawaban dari PE, memang mereka akui bahwa terjadi penurunan harga sesuai dengan kondisi supply & demand….
    sesuai prinsip ekonomi juga saat ini kami sedang menghitung untung rugi bila meneruskan atau membatalkan transaksi ini…
    kami harus baca dulu PPJB-nya yang katanya masih ada di kantor pusat ( mgkn disana ada pinalti atau administrasi bila ada pembatalan )
    sperti pengamat bilang kondisi dunia properti di indonesia memang pengembang lebih banyak di menangkan drpd kita/konsumen.

  111. merry Says:

    kemarin sudah ada jawaban dari PE, memang mereka akui bahwa terjadi penurunan harga sesuai dengan kondisi supply & demand….
    sesuai prinsip ekonomi juga saat ini kami sedang menghitung untung rugi bila meneruskan atau membatalkan transaksi ini…
    kami harus baca dulu PPJB-nya yang katanya masih ada di kantor pusat ( mgkn disana ada pinalti atau administrasi bila ada pembatalan )
    sperti pengamat bilang kondisi dunia properti di indonesia memang pengembang lebih banyak di menangkan drpd kita/konsumen…
    mengenai rental rate menurut saya sih perlu dilakukan penelitian apakah benar sebersar itu???

  112. pengamat Says:

    rental rate premier belum ketahuan karena kompleks nya masih baru sih, yg menghuni baru secuil saja. tapi perkiraan saya, rental rate daerah sana masih dibawah bunga deposito, alias lebih menguntungkan kalo di deposito in di bank daripada mengharapkan uang sewa rumah daerah sana. tapi tentu saja hal itu masih perlu di buktikkan seiring berjalannya waktu.

  113. Wahyu Jatmiko Says:

    Coba di cek saya salah atau tidak tapi ada yang sudah di sewakan ke Orang Korea di Blok C…kalau gak salah Blok C5 atau C4 harganya sekitar itu dan Harga sewa Rumah contoh juga sekita itu dan Harga sewa rumah di Premier yang lain memang sekitar itu. Sebaiknya bu Merry coba survey sendiri ke Lapangan dan Survey juga ke Premier yang lain. Akhir January ini mungkin sudah ada sekitar 10 rumah yang dihuni di Tahap Pertama dari 40an rumah jadi okupansi ratenya sudah hampir 25% dalam waktu sebulan dari serah terima. hehhehhehe kok jadi kayak marketing PE… Ayo dong mas Charles atau anna atau yang lain speak up…..Kalau testimony dari penghuni jadinya ke enakan neh marketingnya… ( Wahyu Jatmiko/ PE A9 )

  114. Peneliti Properti Says:

    Ternyata Krisis Keuangan Global yang melanda Amerika sekarang dampaknya telah terjadi juga di Eropa dan segera akan menyusul ke Indonesia. Premier yang merupakan developer dari Perancis tidak luput dari terpaan krisis ini. Ini sudah terlihat dengan terjadinya penurunan harga rumah di Grup Premier Indonesia dari 60 juta sampai dengan 200 juta. Penurunan tersebut di bundling dengan nama “Discount Akhir Tahun”Ini merupakan kebalikan dengan Developer Lokal seperti Agung Sedayu dan Agung Podomoro yang hampir setiap 2 minggu naik harga/ harga stabil tidak turun

    Berikut data dari lembaga internasional OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2009 :

    1. France : – 0.36 %

    2. Spain : – 0.88 %

    3. Germany : – 0.75 %

    4. Portugal : – 0.20 %

    5. Indonesia : 5.40 % (ekonom Indonesia memperkirakan 4.00 %)

    Artinya kawasan Eropa Barat akan segera memasuki resesi terburuknya sejak decade tahun 1980 an. Setiap penurunan 1 persen dari tingkat pertumbuhan ekonomi menghasilkan +/- 750.000 orang yang akan menganggur (alias di PHK) dan itu belum ditambah angkatan kerja baru yang akan berjuang untuk mendapatkan pekerjaan.

    Kelima negara tersebut merupakan tempat dimana bisnis Premier dijalankan. Ada beberapa kebijakan dari Premier Headquarter yang telah diterapkan untuk tahun krisis ini yaitu :

    a. Mengurangi biaya operasional terutama dengan negara yang mempunyai high cost economy
    (contohnya : Indonesia, untuk membuka suatu proyek baru biaya capital expenditure terlalu tinggi dan tidak mempunyai biaya standar)

    b. Restrukturisasi karyawan dengan cara mengurangi jumlah karyawan dan tidak mengganti karyawan yang telah resign. (contohnya : Manager Sales)

    c. Tidak melakukan ekspansi usaha atau pengembangan proyek lanjutan menunggu instruksi dari kantor pusat (contoh untuk Premier Estate tahap II belum dibuka sampai saat ini)

    d. Renegosiasi ulang setiap pembelian tanah yang sekarang sedang dikerjakan.

    e. Untuk Premier di Portugal telah ditutup sehubungan terjadinya krisis.

    Untuk kasus dari bu merry saya analisa bahwa penurunan harga jual pada Premier Estate ada 2 kemungkinannya :

    Pertama, penurunan harga tersebut diharapkan untuk memacu penjualan sehingga uang hasil penjualan dapat ditransfer secepatnya ke kantor pusat Premier di Perancis dimana HQ masih kekurangan cash flow akibat dari krisis keuangan global. Celakanya kurs mata uang rupiah melemah terhadap US Dollar sehingga menimbulkan Premier Indonesia menanggung rugi selisih kurs dari remittance tsb hampir puluhan ribu US Dollar

    Kedua, Biasanya harga yang berkurang artinya kwalitas dari bahan-bahan yang digunakanpun standarnya diturunkan. Kalau memang benar ada yang spesifikasi down grade berarti Premier Indonesia tidak commit dengan janjinya yang menggunakan bahan-bahan berkwalitas. Hal ini biasanya sudah sering dilakukan oleh developer local yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera di PPJB. Biasanya PPJB hanya tertulis jenis bahan yang dipakai bukannya type dan merek dari bahan tersebut.

    Silahkan di check & recheck kembali, agar investasi yang telah dibeli bisa menghasilkan return yang baik seperti tanggapan pak Ryan sebelumnya pada tanggal 23 Juni 2008 Yield Investment di Green Park lebih menguntungkan daripada di Premier. (walaupun itu tidak semuanya menjamin, ada sisi tertentu yang tidak dipunyai Green Park atas kelebihan dari Premier)

  115. Wahyu Jatmiko Says:

    Saya Kebetulan adalah penghuni romobongan pertama Premier Estate. Saya ingin Klarifikasi, untuk masalah financial performance Le Neveoux/Premier sendiri perlu di minta kali ya Lap Keuangan 2008 tapi apa yang saya lihat Premier Estate itu membuka perumahan ini sampai dengan Blok K no 10 dan sekarang ini Pembangunanya sampai dengan Blok F. Jadi kira kira yang masih belum dibangun adalah blok G sampai dengan K. Kalau tidak salah satu Blok antara sekitar 10-15 rumah artinya. kira kira tingang 50-70 rumah yang belum terbangun dan artinya pula sekita 50-60 rumah itulah yang belum kebeli dan bahkan memang belum di publish untuk dijual. Pengamatan dilapangan sendiri. Infrastruktur jalan Paving Blok, Saluran Drainase, Listrik, PJU, Pagar Komplek dan telpon sudah hampir 75 % tercover seluruh blok dari A sampai dengan K. Silakan dinilai sendiri

  116. Wahyu Jatmiko Says:

    Saya Kebetulan adalah penghuni romobongan pertama Premier Estate. Saya ingin Klarifikasi, untuk masalah financial performance Le Neveoux/Premier sendiri perlu di minta kali ya Lap Keuangan 2008 tapi apa yang saya lihat Premier Estate itu membuka perumahan ini sampai dengan Blok K no 10 dan sekarang ini Pembangunanya sampai dengan Blok F. Jadi kira kira yang masih belum dibangun adalah blok G sampai dengan K. Kalau tidak salah satu Blok antara sekitar 10-15 rumah artinya. kira kira tingang 50-70 rumah yang belum terbangun dan artinya pula sekita 50-60 rumah itulah yang belum kebeli dan bahkan memang belum di publish untuk dijual. Pengamatan dilapangan sendiri. Infrastruktur jalan Paving Blok, Saluran Drainase, Listrik, PJU, Pagar Komplek dan telpon sudah hampir 75 % tercover seluruh blok dari A sampai dengan K. Silakan dinilai sendiri.

  117. Wahyu Jatmiko Says:

    Saya Kebetulan adalah penghuni romobongan pertama Premier Estate, Di blok A No 9. Saya ingin Klarifikasi, untuk masalah financial performance Le Nouveoux/Premier sendiri perlu di minta kali ya Lap Keuangan 2008 tapi apa yang saya lihat Premier Estate itu membuka perumahan ini sampai dengan Blok K no 10 dan sekarang ini Pembangunanya sampai dengan Blok F. Jadi kira kira yang masih belum dibangun adalah blok G sampai dengan K. Kalau tidak salah satu Blok antara sekitar 10-15 rumah artinya. kira kira tingang 50-70 rumah yang belum terbangun dan artinya pula sekita 50-60 rumah itulah yang belum kebeli dan bahkan memang belum di publish untuk dijual. Pengamatan dilapangan sendiri. Infrastruktur jalan Paving Blok, Saluran Drainase, Listrik, PJU, Pagar Komplek dan telpon sudah hampir 75 % tercover seluruh blok dari A sampai dengan K. Silakan dinilai sendiri

  118. Wahyu Jatmiko Says:

    Saya Kebetulan adalah penghuni romobongan pertama Premier Estate. Saya ingin Klarifikasi, untuk masalah financial performance Le Neveoux/Premier sendiri perlu di minta kali ya Lap Keuangan 2008 tapi apa yang saya lihat Premier Estate itu membuka perumahan ini sampai dengan Blok K no 10 dan sekarang ini Pembangunanya sampai dengan Blok F. Jadi kira kira yang masih belum dibangun adalah blok G sampai dengan K. Kalau tidak salah satu Blok antara sekitar 10-15 rumah artinya. kira kira tingang 50-70 rumah yang belum terbangun dan artinya pula sekita 50-60 rumah itulah yang belum kebeli dan bahkan memang belum di publish untuk dijual. Pengamatan dilapangan sendiri. Infrastruktur jalan Paving Blok, Saluran Drainase, Listrik, PJU, Pagar Komplek dan telpon sudah hampir 75 % tercover seluruh blok dari A sampai dengan K. Silakan dinilai sendiri.
    Dan sampai hari ini komitmen garansi 1 tahunnya sendiri sangat bagus dan malahan ada satu komitment dan kepedulian yang luar biasa dari Premier di masa krisis ini ke saya dan belum bisa saya ungkapan hal komitmen luar biasa ini di Blog ini. Tunggu saatnya saya bercerita dan bisa jadi hal ini baru terjadi dan pengalaman luar biasa membeli rumah di Premier dibanding membeli di developer lain terlebih pengalaman pahit saya dengan Inti Karsa Daksa.

  119. Wahyu Jatmiko Says:

    Saya Kebetulan adalah penghuni romobongan pertama Premier Estate, di Blok A No 9. Saya ingin Klarifikasi, untuk masalah financial performance Le Neveoux/Premier sendiri perlu di minta kali ya Lap Keuangan 2008 tapi apa yang saya lihat Premier Estate itu membuka perumahan ini sampai dengan Blok K no 10 dan sekarang ini Pembangunanya sampai dengan Blok F. Jadi kira kira yang masih belum dibangun adalah blok G sampai dengan K. Kalau tidak salah satu Blok antara sekitar 10-15 rumah artinya. kira kira tingang 50-70 rumah yang belum terbangun dan artinya pula sekita 50-60 rumah itulah yang belum kebeli dan bahkan memang belum di publish untuk dijual. Pengamatan dilapangan sendiri. Infrastruktur jalan Paving Blok, Saluran Drainase, Listrik, PJU, Pagar Komplek dan telpon sudah hampir 75 % tercover seluruh blok dari A sampai dengan K. Silakan dinilai sendiri. Sejauh ini juga komitmen garansi 1 tahun dan maintenance 1 tahunnya juga sangat bagus. Bahkan ada lagi satu kepedulian dan sikap gentle dari Premier yang sangat luar biasa dan komitmen yang sangat luar bisa ke saya di tengah krisi global ini. Bisa jadi ini pengalaman luar biasa pertama membeli rumah dan tangung jawab luar biasa dari Developer profesional yang belum pernah terjadi di tanah air terlebih berkaca dengan pengalaman pahit saya membeli properti Kota Kembang atau Inti Karsa Daksa

  120. Wahyu Jatmiko Says:

    Eror…ke posting sampai berkali kali… Maaf

  121. pengamat Says:

    beli ama pengembang langsung itu over pricing !!!! per meter ada yg sampai 3 jutaan loh kalo di itung itung, padahal fisik bangunannya biasa aja, gak ada kesan wah nya. mau murah tapi bagus? beli rumah second, tapi yg udah di renov.

  122. merry Says:

    Kami terus terang salut sama manajemen premier…
    Disaat kami meminta penjelasan tentang hal yang kemarin, setelah memberi penjelasan by phone, beberapa hari kemudian, tepatnya sabtu 24/01/09 mereka mengundang kami untuk memberi tanggapan dan penjelasan. Penjelasan tersebut disampaikan dgn cara komunikasi yang sangat baik dan disertai alasan yang menurut kami logis dan sangat memuaskan…
    Akhirnya kami sepakat untuk tetap melanjutkan pembelian rumah dan tinggal di PE…
    Kami juga sempat meninjau ke lapangan dan memang saat ini pembangunan tetap berjalan dan tetap diproyeksikan keseluruhan proyek tetap berjalan sd. Desember 2010 seperti prediksi sebelumnya….
    Kepada kami dan seluruh konsumen, manajemen PE tetap menjanjikan tidak ada kualitas bahan yang dikurangi, semuanya tetap sesuai sepsifikasi di rumah contoh…. dengan garansi 1 tahun… (saya sudah beberapa kali melakukan pembelian rumah pada developer, ga ada loh yang garansi sampai 1 tahun)
    Salut untuk manajemen PE…
    Untuk Pak Wahyu terima kasih… semoga kita dapat menjadi tetangga yang baik…
    sekalian pak tolong di terima di forum penghuni PE…..

  123. Wahyu Jatmiko Says:

    Iya bu Merry, Silakan kirim email kosong ke : premier_estate-subscribe@yahoogroups.com

  124. Willy Soedjono Says:

    @Ibu Merry:

    Senang mendengar permasalahan ibu terselesaikan dg baik. Hari sabtu kmrn saya dan istri ngobrol dg pak wahyu dan kita jg berkesimpulan dari berbagai problem handling dan solusi yg ditawarkan, developer memang beritikad baik dan sangat concern dg kebutuhan konsumennya.
    Saya di blok B no 9 bu, sampai jumpa di milis penghuni PE.

  125. Willy Soedjono Says:

    Halo, saya Willy (dan Irma B9). Sorry saya posting comment ini supaya bisa terima reply dari discussion. Posting sebelumnya dari account istri saya dan ternyata restricted.. :)

  126. Kerto Wijoyo Says:

    Bpk2 dan ibu2, ada perkembangan info dari greenpark maupun premier? mohon di share kalau ada, soalnya saya blm sempet survey lagi, thanks

  127. serly Says:

    saya pernah survey ke PE dan GP.
    tapi rasanya saya lebih tertarik ke PE, karena letaknya masih wilayah jakarta dan bisa lewat jalan biasa ke pintu tol TMII.
    yg membuat saya ragu adalah lokasi PE yg dekat sungai, walaupun saya blum survey sedalam apa sungainya. tapi kira2 ada potensi banjir gak ya ? atau seperti kalimalang ya, airnya mengalir dan tidak banjir sampai skrg.
    trus mau tanya dong, karena lokasinya persis disamping jalan tol, berisik gak ya, dengan suara mobil2nya, karena saya pernah berkunjung kerumah sodara di rafles cibubur yg dekat dengan tol, terdengar sekali suara dengungan mobil2. thanks ya buat inputannya….

    • sasa Says:

      saya udah 5 tahun tinggal di GP, gak pernah kebanjiran walaupun hujan sangat deras,,, untuk jalan tol, jauh dari pemukiman, karena antara gate dan pemukiman jalannya masih muter2 dan masih masuk ke dalam, jadi sama sekali tidak terdengar suara mobil tol yang lewat… semoga membantu

  128. pengamat Says:

    jangan dekat sungai deh, gak cuma soal banjir aja, tapi juga pertimbangan keamanan (sungai adalah jalur ideal buat para maling utk IN dan OUT) dan kesehatan (nyamuk demam berdarah)

    juga jangan terlalu dekat sama tol, menurut fengshui gak bagus. alasannya polusi suara dan asap buangannya itu loh.

    gak usah buru buru nyari rumah, emang butuh waktu sih, namanya juga jodoh jodohan.

  129. Kerto Wijoyo Says:

    Mengutip komentar Pak Rudi di atas mengenai kekurangan Green Park, bagaimana dengan keberadaan pabrik semen Arthamix tersebut?? apakah solusinya “hanya” ditutup dengan pohon bambu?? Bagaimana dengan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan penghuninya (polusi udara dan suara)??

    Mohon tanggapan dari temen2, karena saya sedang survey utk rumah adik saya :)

    Salam, :)

  130. Kerto Wijoyo Says:

    Untuk staf marketting Green Park, mohon penjelasannya dunk atas pertanyaan saya di atas,
    Harap maklum, saya belum bisa survey langsung ke sana

    Terima kasih,

  131. Indra Birawa Says:

    FYI Pak Kerto untuk pabrik semen arthamix dahulu dibangun untuk memudahkan pekerjaan pembangunan JORR 2 dan mereka salah satu subkonnya Jasa Marga.
    Sekarang kegiatan pabrik semen tsb sudah tidak banyak order dan statusnya tanah disana saya tidak tahu apakah sewa atau HM.
    Setahu saya pihak GP dahulu pernah ingin membeli lahan tsb kemungkinan karena harga yang belum sepakat.
    Tetapi karena krisis kemungkinan tertunda pengembangan untuk expansi pembelian lahan tersebut.

  132. wa2n Says:

    boleh tau masalah price nya vs luas tanahnya ? saya juga lagi searching rumah dalam waktu dekat ini

  133. putra Says:

    Dear All

    saya baru menemukan forum ini, senangnya bisa membaca komentar banyak orang ttg GP dan PE. Saya udah beli rumah di GP, pada waktu itu pertimbangannya adalah, :
    1. harga…GP lebih murah
    2. Desain…kayaknya desain GP lebih bagus
    3. Sales.. Sales di GP lebih ramah

    Rumah saya udah hampir jadi sih,…tapi geregetan juga karena progressnya 2 minggu terakhir koq gak banyak..

    Kalau melihat cluster yang dibangun, lebih baik GP lah, karena yang dibangun adalah yang belakang dulu sehingga jauh dari debu dan kebisingan jalan tol.

    Mohon maaf kalau menyingung, tapi ini penilaian saya pribadi, thx

  134. Tommy Says:

    Dear All
    Saya salah satu pembeli di GP tahun jan 2008, memang agak lambat untuk serah terima tp saya tetap melihat GP sangat tepat utk investasi & tinggal. Sy masih menunggu seatle bus yang dijanjikan oleh marketing pd saat sy membeli dahulu, krn saya tdk punya kendaraan & kantor saya ada di Sudirman (Mobil sy jual buat beli rumah di GP, ha ha ha).
    Maju terus Green Park

  135. venus Says:

    Di belakang GP itu ada perumahan Jati melati Bulog 3. kemaren saya lihat ..saluran air dari komplek tsb, berakhir di pager beton GP. ( ada satu panel yg di jebol, shg air mengalir ke area GP).. menurut warga JM bulog 3, panel tersebut di jebol, karena air di wilayah mereka terbendung…

    Apakah situasi diatas sudah di musyawarahkan kedua belah pihak ?? jgn sampe di kemudian hari, justru menjadi potensi masalah bagi kedua warga komplek..

  136. Toegiran Says:

    Thanks bro Venus,
    Adakah yg bisa kasih penjelasan utk hal tersebut??

  137. tedy Says:

    kemarin saya lihat-lihat perumahan green park, ternyata di belakang perumahan GP ada perumahan juga namanya bulog III jatimelati, yang jadi pertanyaan saya saluran pembuangan air bulog 3 larinya ke GP, terus apakah ada antisipasi dari pihak GP. terus juga di perumahan bulog 3 posisi tanahnya agak turun kemungkinan air hujan singgah sangat besar berlabuh diperumahan keduanya antara GP dan Bulog 3. cuma yang menarik perhatian saya ada CLuster di dalam perumahan bulog 3. namaya BOugenville. dia punya tatanan air gede banget, padahal BOugenville cuma 20 unitan gt de. coba GP dan Bulog 3 kaya gt.

    • venus Says:

      kaya nya.. kalo kondisi drainase tetep seperti sekarang ini…… jati melati bulog 3 & cluster Bougenville .. sama2 punya potensi kebanjiran… secara drainase… nggak ada saluran akhirnya.. alias mentok ke GP… malah mungkin jadi konflik…. menurut saya.. masih BELUM JELAS MASA DEPAN NYA

  138. Fitri Handayani Says:

    Awalnya saya tertarik membeli rumah dibawah bendera pengembang Premier asal Perancis karena berharap akan kualitas yang sesuai dengan janji. Saya menempati rumah di daerah Pinang Ranti yang saya beli setelah masa garansi setahun berlalu. Baru tiga minggu ditinggali, dinding kamar utama yang bersebelahan dengan kamar mandi terkena rembesan air dari kamar mandi.

    Karena garansi sudah tidak berlaku, Saya memanggil tukang pribadi dan minta pengembang untuk memberikan gambar denah aliran pipa air dan listrik untuk tipe rumah saya. Sampai saat ini saya hanya menerima janji, dengan dalih gambar sedang di cari.

    Akhirnya tukang membobol kamar mandi tanpa panduan gambar dari pengembang dan menemukan adanya keteledoran dalam pemasangan sambungan pipa sehingga air merembes di dinding.

    Sungguh disayangkan, Premier tidak bisa menjaga kualitas bangunan yang di jualnya, begitupun dengan staf customer servicenya yang hanya memberi janji untuk denah yang saya minta. Jangan tertipu dengan nama besar pengembang luar.

    Fitri Handayani
    Jl. Mesjid Nurul Hidayah 15A, RT 03/RW 06, Jakarta 13840
    Jakarta

  139. luky Says:

    Halo semua,

    Kalo mau rumah ready stock, 100% baru, blom pernah ditempatin di Bulog JatiMelati 3, silakan hub saya di 081311236017. Tipenya 45/120, sudah renov, pagar keliling, paving block belakang.

  140. pongq Says:

    Temen2 mo kasih info deket perumahan Taman Jatisari Permai ada perumahan baru namanya Jatisari Residence,
    Untuk unitnya terbatas dan sudah mulai pembangunan,
    Kelihatannya menarik, disamping tidak banjir, fasilitas juga lengkap ada internet hotspotnya lagi.
    Untuk developernya kelihatannya amanah karena sudah bangun 8 project di depok (perumahan muslim)
    Aku mungkin mau beli disitu, mungkin bermanfaat bagi temen2 yang cari rumah baru.

  141. Dini Says:

    Saya tertarik banget dengan Greenpark….tapi kalo melihat postingan sebelumnya premiere juga menarik. walaupun kayaknya premiere lebih mahal ya/….tapi beneran premiere turun harga? kalo iya boleh juga diliat lagi. mohon infonya harga premiere sekarang ini

    thanks

  142. sutimin Says:

    salam kenal dari studio kumeli, buat seluruh warga Jakarta, Bekasi,Depok yang memerlukan jasa pembuatan
    Design Grafis apapun baik,
    – Brosur,
    – Spanduk
    – Reklame
    – cetak digital
    – Arsitek rumah
    – Animasi 3 Dimensi/ 2 dimensi
    – Iklan TV
    – Editting
    – Tranfer VCD/DVD
    dan yang ingin belajar melukis baik SD, SMP, SMU dan umum silahkan kunjungi
    situs kami di Http//sanggarlukiskumeli.blogspot.com/email
    di studiokumeli@gmail.com

    Kami siap antar jemput order anda ke kami dan harga pasti lebih murah dari
    yang lain.

    Informasi hubungi ke 021 88390553 salam

  143. Teddie Says:

    Dear All,
    Saya tinggal di belakang Green Park, antara Bulog 2 dan Bulog 3 (dekat dengan Perumahan Griya Sentosa)..elevasi tanahnya paling tinggi diantara semuanya. Ada 7 unit rumah baru yang ditawarkan, sepertinya tidak terlalu mahal.
    Coba di survey aja…

    Salam,
    Teddie

    • andy Says:

      elevasi tanahnya tinggi ko sering banjir????? sistem securitynya juga kurang kondusif..beda jauh di banding green park yang memiliki sistem saluran air underground ditambah dengan sistem security yang dilengkapi dengan camera cctv berikut anjing pelacak..

  144. andy Says:

    kepada yth bp.haryanto suganda,sebagai direktur utama PT.BUANA GLOBAL PROPERTINDO..Saya mohon kebijaksanaannya dalam memberikan kesejahteraan bagi karyawannya..

  145. Hendra Says:

    Modernland dan Premier garap hunian kelas atas di Kota Modern

    Jakarta – PT Modernland Realty Tbk kembali menggandeng PT Premier Qualitas Indonesia untuk menggarap proyek hunian kelas atas di Kota Modern, Tangerang. Proyek senilai Rp100 miliar ini merupakan kerjasama keempat yang akan dibangun di areal seluas 3,8 hektare.

    Di atas area seluas 3,8 hektare, dengan total 137 unit rumah, diperkirakan pembangunannya akan menelan dana sebesar Rp 100 miliar. “Klaster ini diberi nama Premier Golf Estate dan rumah yang ditawarkan berukuran mulai dari luas tanah 127 m2 dan luas bangunan 144 m2 sampai dengan luas tanah 225 m2 dan luas bangunan 209 m2,” kata Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia Tommy Wong usai menandatangani perjanjian kerja sama keempat antara PT Premier Qualitas Indonesia dan Modernland Realty di Jakarta, Senin (30/8)

    Tommy Wong menyebutkan, sumber pendanaan untuk proyek tersebut berasal dari dana internal perusahan masing-masing. Modernland menyediakan lahan, sedangkan pendanaan untuk konstruksi dan infrastruktur bersumber dari kocek PT Premier Qualitas Indonesia.

    PT Premier Qualitas Indonesia merupakan anak usaha PREMIER/Les Nouveaux Constructeurs, perusahaan pengembang realestat terbesar di Perancis. PREMIER melanjutkan tradisi dari seni bangunan yang tinggi di setiap proyek yang dikembangkan seperti yang ada di Paris, Berlin, Los Angeles, Madrid atau Barcelona. Perusahaan ini telah menancapkan benderanya di industri properti di Indonesia sejak 1998 silam. Secara keseluruhan, saat ini Premier telah mengembangkan 14 proyek perumahan di Jabodetabek.

    Presiden Direktur PT Modernland Realty Edwyn Lim menambahkan, pengembangan kawasan hunian Kota Modern dirancang secara berwawasan lingkungan. Tak heran area hijau begitu banyak dijumpai di sekitar kawasan hunian yang dikembangkan sejak tahun 1983. “Kami menerapkan konsep green property di Kota Modern,” kata Edwyn Lim.

    Kenyamanan penghuni semakin bertambah dengan banyaknya fasilitas yang ada di Kota Modern. Antara lain Padang Golf Modern (18 hole & night golf), Sport Club (Badminton, Tennis Indoor, Swimming Pool, Fitness Centre, Aerobik, Squash, Table Tennis, Basket Ball, Futsal, dll), Metropolis Town Square (Mal terbesar & terlengkap di Tangerang), Rumah Sakit Mayapada, Sekolah Harapan Bangsa, dan BPK Penabur.

    Menurut Manggala Wicaksono, Business Development dari PT Premier Qualitas Indonesia dengan harga per unit mulai dari Rp 900 jutaan konsumen akan dapat menikmati fasilitas Sport Club Padang Golf Modern dengan gratis. Kluster ini bernama Premier Golf Estate. Pengembangan klaster ini merupakan proyek keempat antara PT Premier Qualitas Indonesia dan PT Modernland Realty Tbk.”
    Hingga kini kami telah sukses mengembangkan 14 proyek perumahan dengan segment [I]premium class[/I] di Jabodetabek.
    Dengan ini kami juga memberikan kesempatan kepada para investor dan pemilik lahan untuk bekerjasama dengan kami guna mengembangkan lahannya.

  146. Rahmat Says:

    Hati2 dengan pengembang Green Park yang tak lain adalah PT Buana Global Propertindo. Sekedar informasi di Cibubur Point banyak terjadi sengketa berupa sertifikat yang sampaisekarang tidak kunjung selesai dan pihak manajemen yang lepas tangan untuk masalah ini bahkan begitu banyaknya pungutan dan denda pahala kesalahan di pengembang cibubur point (PT Global Propertindo)

    • rini Says:

      wah..saya DP jatuh tempo besok nih..rencana ambil unit di GP, kira2 gimana ya?koq setelah baca2 di forum ini jadi ragu ya??

  147. Ikrar Says:

    Saya pedagang di Cibubur Point, 5 tahun silam membeli salah satu kios di kawasan cibubur point dengan pengembang PT Buana Global Propertindo. tolong Pak Bunawan Suganda sebagai direktur penuhi janji untuk segera menyelesaikan kewajibannya untuk memberikan sertifikat yang sampai sekarang tidak jelas rimbanya. Memang benar terlalu banyak alasan yang diberikan oleh manajemen (Bunawan Suganda Cs) selama bertahun-tahun dan menganakan berbagai macam pungutan yang memberatkan tenant. Terus terang saya kecewa dgn PT Buana Global Propertindo

  148. Puji Says:

    Mas Rahmat dan Mas Ikrar, anda ini benar pedagang di Cibubur Point? Atau anda sales dari toko sebelah?
    Saya pembeli kios di Cibubur Point, dan saya sudah pegang sertifikat strata title saya, dan saya senang dagang disana.
    Coba cek lagi, jangan2 Anda belum bayar kewajiban kali?? he….he….he…

  149. teguharibowo Says:

    sertifikat kan seharusnya dipegang oleh bank penjamin…pak,bank tidak mau menjamin jika tidak ada jaminan dalam hal ini sertifikat

  150. bayang Says:

    Saya berencana beli rumah second Di GP….saya baru pindah kerja dari luar kota ,,,,,mohon info dari teman 2 yang sudah tinggal Disana …..berapa waktu tempuh dari Green Park .ke sudirman Dan kemayoran…( tempat kerja saya Dan istri )….thanks sebelumnya…

  151. pahala Says:

    @bayang, dari GP ke Kemayoran brgkt jam 5.30 lewat tol bisa 1 jam or less. ke Sudirman 1 jam or 1,5 jam.

  152. matchmaker Says:

    THE BENEFITS
    Elite Matchmaking is the nation’s premier matchmaker.
    We have been enriching lives for over 22 years. We truly care about all of our members and work hard to assist you achieve your relationship goals. Members choose Elite because they are ready to start meeting quality people.

    Our Success!
    We believe that results are measured by the gratification of our clients. With over thousands of successful introductions, we pride ourselves on customer satisfaction. We are confident that we have mastered the formula for maximizing relationship compatibility.

    We work for you.
    Elite allows you to spend more time enjoying the activities that make you happy, while we search for that special person to help enhance your lifestyle and share your interests.

    We provide valuable feedback.
    After each introduction or match, we listen to comments from both parties. This feedback enables us to effectively coach and advise our members and helps you in future dating situations. The information prepares you to meet the right person for a long lasting relationship.

    We personally meet and pre-screen every member.
    Getting to know all of our members means that Elite has a relationship with everyone you’ll be meeting.
    We also take the time to perform background checks assuring your
    safety.

    Our expert Matchmakers match based on compatibility and core values.

    We understand that, while physical attraction is important,
    core values are the foundation upon which to build a lasting relationship.

  153. Mei Says:

    Anyone renting out your house at Green Park or Premier Estate? Rent to start from June 2014 for minimum of 1 year. Please contact by email at onemeilee@gmail.com.

  154. Halra Says:

    keduanya memiliki faslitas yang luar biasa,
    sama sama bagus untuk pilihan keluarga, ya , kita harus pilih sesuai budget dan kebutuhan aja,
    makasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 117 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: