Umur 37 tahun, mengajukan KPR di Serpong

Saat ini saya (37 tahun) punya rencana untuk beli rumah second didaerah serpong tipe 45/90 seharga 190 juta lewat KPR BTN….yg ingin saya tanyakan:

  1. Berapa lagi biaya yang harus saya sediakan untuk biaya lain-lain seperti admin KPR, notaris dll (biaya-biaya yg umum saat kita membeli rumah second diluar uang muka yang 20%)
  2. Melihat usia saya, mungkin nggak BTN memberi tempo masa cicilan 15 tahun

Sepengetahuan saya, pemilik rumah sudah melunasi rumah tersebut hanya saja yang bersangkutan belum mengurus sertifikatnya. Mohon juga diinformasikan apabila ada tips-tips khusus yang mesti diperhatikan saat membeli rumah bekas, sekalian referensinya kalau punya kenalan broker yang baik.

komentar:
1. Biaya lain-lain,  kalau saya menganggarkan 3-5% dari harga rumah untuk keperluan lain-lain itu. Jadi kalau DP sekitar 20%*190=38 juta, Administrasi sekitar 5%*190=9.5 juta.

Tapi kalau mau lebih konservatif, coba diskusi sama pihak KPR ataupun Notaris, biasanya mereka akan dengan senang hati menjelaskan kira-kira berapa perkiraan biaya tambahannya.

2. Karena usia produktif adalah 55 tahun, teorinya kita bisa mengajukan cicilan hingga 55-37=18 tahun cicilan.

3. Tips-tips khusus silahkan browsing lagi artikel-artikel terdahulu. Kata kuncinya adalah: percaya diri. Ingat kita adalah konsumen dan konsumenlah yang menghidupi perusahaan (bank) tersebut. Jadi posisinya jangan terbalik kita yang butuh, tapi bank yang butuh.

Broker yang direkomendasikan, saya kira semuanya baik, tinggal kecocokan kita dengan si broker saja. Saya kira broker yang hebat itu yang benar-benar bisa membantu kita memilih rumah yang terbaik. Bukan sekedar harga atau lokasi saja.

5 Tanggapan to “Umur 37 tahun, mengajukan KPR di Serpong”

  1. sf619 Says:

    Klo biaya notaris, appraisal, provisi Bank, dll memang sepertinya 5% sudah cukup.
    Tapi siapkan juga 5% untuk BPHTB. Bahkan klo pemilik rumah lama nggak mau nanggung pajak penghasilan, musti tambah lagi 5%.
    Klo make broker, keknya tambah lagi buat komisi.

    Sebaiknya klo rumah yang dicari udah nemu, udah berhubungan dengan pemilik, nggak usah pake broker. Langsung ke Bank, klo Bank mensyaratkan ada broker, tanya bank ybs, broker mana aza yang udah kerjasama dengan bank itu dan kredibel.

    Beberapa Bank tidak mensyaratkan broker, cmiiw.
    Pajak penghasilan yang nanggung penjual rumah, jangan mau disuruh nanggung. kewajiban pembeli hanya BPHTB.
    Klo sertifikat belum diselesaikan oleh penjual, sebaiknya gunakan notaris si penjual itu. Kecuali kita punya notaris kepercayaan di daerah tersebut.

  2. pitoenk Says:

    saya ingin sekali mengajukan KPR untuk perumahan Vila dago Pamulang seharga 180jtan.cuma masalahnya saya kerja diluar negri,salah satu syarat dari pihak Bank adalah Slip gaji asli.sementara ini saya hanya mendapat slip gaji dari email.dan kantor tempat saya bekerja pun ada diluar negri.alamat dan no tlp jelas..menurut bapak apakah ada kemungkinan permohonan saya ini akan disetujui?bagaimana agar pengajuan kredit saya bisa disetujui?terima kasih

  3. yobel Says:

    mas kalo rumah yang cocok untuk mahasiswa seperti saya yang gimna yah?

  4. Rondo Says:

    Wah, coba diprinta aja slip gajinya Pak, sapa tau disetujui. Klo mereka mengerti dgn kompleksitas kerja masa kini, mereka pasti akan approved. Btw, klo butuh mobil bekas, bisa visit web beli jual mobil bekas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: