Tips membeli apartemen untuk pemula

Saya baru beberapa bulan tinggal di Jakarta, dan saya baru selesai studi di luar negeri dan punya sedikit uang.  Saya tertarik ingin membeli sebuah apartemen di Jakarta dengan pertimbangan daripada uang saya pegang pasti habis atau dipinjam saudara, lebih baik saya invest ke property.

Hari ini pertama kalinya saya buka website tentang apartemen dan saya punya pertanyaan:

  1. Saya tertarik dengan info apartemen yang di cawang deket UKI.  Berhubung hari ini terakhir dapet harga murah, saya mohon informasi kontak marketingnya, kalau ada.
  2. Jujur, dana saya hanya Rp 200jt, gaji saya (single) sekitar Rp 3jt.  Saya mohon informasi apartemen yang dijual sesuai dana saya dan kalau bisa yang deket tempat kerja saya (Jakarta pusat), jangan terlalu jauh ke tepi Jakarta (saya kurang mengetahui daerah Jakarta dan jarak tempuh ke kantor, macet, banjir, dll).  Seandainya pembayaran bisa diangsur, itu lebih bagus.
  3. Di mana saya dapat memperoleh info tentang pameran property?  Saya kira saat pameran, harga property lebih murah.

Mas Didi via email.

Ada yang bisa bantu?

Iklan

Menara Cawang, apartemen murah 144 juta-an

Update: 31 Januari 2008: Untuk mengetahui rating apartemen murah mana yang paling populer bisa lihat di bicararumah.com.

Ada yang tertarik beli apartemen murah aka Low Cost Apartment istilah kerennya? Cuman 144 juta lokasi strategis di cawang, dekat UKI, dekat busway, dekat PGC, bisa juga akses dari Dewi Sartika. DP 28,8 jt bisa diangsur 4x. Angsuran mulai dari 1,2jt. Namanya Menara Cawang, bagian dari poyek 1000 menara-nya pemerintah.

Kalau tertarik dan mo tau lebih banyak bisa call me at 08xxxxx atau gabung aja ke milis http://groups.yahoo.com/group/menara_cawang/
Dari mas Roum roum,

Njar, ini ada info bagus dari temenku. dia sampe bikin milis egala, katanya biar memudahkan koordinasi sesama pembeli. temnku pembeli lho, bukan marketingnya.

Baca juga:
Rumah susun Cawang 90 juta, 4 hari dibuka langsung ludes (juli 2007)

Telanjur kredit apartemen tapi kemudian ada masalah keuangan

Mas Anjar, saya ada masalah dengan kredit apartemen, Sejak bulan januari lalu saya mecoba mencicil apartemen Teluk Intan dengan sistem tunai bertahap 60x (5 tahun, tanpa dp). Ukuran apartemen yang saya inginkan adalah 40m2 dan terletak di lantai 8. Harga yang saya dapatkan adalah sebesar Rp. 330.846.450,- (setelah ppn) dengan cicilan sebesar Rp. 5.422.000,- perbulan, saat ini uang yang sudah saya setorkan adalah sebanyak 8x cicilan yaitu sebesar Rp. 43.376.000,-

Permasalahan saya saat ini adalah usaha saya sedang lesu, dan dua bulan ini saya merasa besaran Rp. 5.422.000,- terlalu besar untuk saya, dan ada keraguan dihati saya tentang apartemen yang saya cicil ini, saya merasa tidak worthed.

Dalam kontrak yang saya tandatangani, ada ketentuan bahwa Bilamana pembelian batal demi hukum maka uang yang telah diserahkan tidak dapat dikembalikan / hangus dan menjadi pemilik penjual. Besok saya akan mencoba datang ke pihak pengembang untuk membicarakan mengenai ketidakmampuan saya meneruskan kredit dan juga mengenai berapa uang yang bisa saya dapatkan kembali.

Pertanyaan saya pada bapak adalah apakah sebaiknya langkah yang saya ambil?
Dan apabila saya batal kredit berapakah jumlah uang yang bisa saya ambil?

Komentar:
Ada orang hukum yang tahu?

Apartemen: Dr. Satrio vs Kebon Kacang

Mau nanya kalau nilai sewa/jual/beli apartemen di Jl. Prof.Dr Satrio vs Jl. Kebon Kacang – Thamrin (Thamrin Residence) prospek lebih bagus yang mana
Mba Titi Via SMS

Apartemen vs Rumah?

Ada pertanyaan: “Mas dulu waktu beli rumah mempertimbangkan apartemen tidak?”. Saya sama sekali tidak mempertimbangkan apartemen karena:

1. Sebagai pendatang prioritas saya adalah rumah + pekarangan, beberapa teman yang lahir dan memiliki keluarga disini memasukan apartemen sebagai perbandingan. Saya sama sekali tidak.

2. Budget yang saya miliki tidak masuk. Setelah hitung menghitung penghasilan budget rumah saya berkisar 250-300 juta. Dengan angka ini apartemen yang didapatkan adalah diluar CBD (pusat kota) seperti di Kemang, Grogol dan ring 2 lainnya.

Buat saya apartemen itu harus di CBD, atau tidak sama sekali. di CBD, mulai dari Sudirman Park, The 18th, Thamrin Residences dan middle low lainnya mulai dari 400 juta non furnished. Jadi menurut saya agak maksa.

Kalau pun tetap bertahan dengan budget 300-an juta, mungkin bisa ke rumah susun kebon kacang atau benhill yang operational costnya lebih murah.

Ada saran? atau pendapat lain, nanti kita bahas lagi lebih detail

Posting terkait di (blog sebelumnya)
Apartemen 250-jutaan di Karet Kuningan
Apakah apartemen merupakan suatu pilihan