Lokasi terbaik 250 juta-an? (tips memilih)

Kalau budget sudah masuk, entah lewat KPR, subsidi dan sebagainya. Biasanya kita baru mulai berani hunting. Entah lewat pameran, lewat broker atau rekomendasi teman. Dan biasanya kita sampai pada satu kesimpulan: Bingung. Yang mana yang terbaik ya?

Kalau saya, yang saya lakukan adalah membuat perbandingan seperti di artikel dibawah dan tentunya berusaha mendapatkan rekomendasi dari penghuni dilokasi tersebut. Ada yang punya tips? atau ada yang mau menjawab salah satu perbandingan dibawah?

250 juta-an, Cibubur Country vs Citragrand
300 juta-an, Bintaro Jaya vs Alam sutera
250 juta-an, Duren Sawit vs Karawaci

Tips menawar rumah

Tips menawar rumahnya mba Nee,

ini beberapa tips berdasarkan pengalaman pribadi ya:
1. Kalau mau beli rumah, ini untuk rumah baru ya (dengan catatan sudah sreg dengan lokasinya), cari cluster yang baru akan soft launching, disitu mereka membutuhkan kita untuk pendongkrak harga, coba bayangkan pasti para marketing akan teriak kemana-mana dan bilang eh baru soft launching tapi udah laku sekian persen, nah biasanya harga rumah yang belum soft launching sangat murah. Ini saya alamin sendiri, karena kebetulan staf marketingnya teman SMA, dia menawarkan yang belum soft launching, saya beli di harga 359jt, dan pada saat soft launching harganya menjadi 430juta, terjadi dalam waktu 3 bulan saja, he.he.h.e……Jadi kalau dapat lokasi yang baru soft launching tawar habis dengan marketernya.

2. Jika mau beli rumah 2nd, nahhh ada trik tersendiri lagi, dan dibutuhkan beberapa teman, datanglah ke pemilik rumah, misalnya harga pembuka dia 300 juta, tawar aja 250 juta, lalu besok utus salah seorang teman, minta teman ini menawar 220 juta, beberapa hari kemudian minta lagi seorang teman yang lain menawar 200juta, begitu terus n terus…..jadi si pemilik akan bingung berapakah harga yang pantas dan akan memilih kita sebagai penawar yang tertinggi, he.h.eh.e……..Ada keuntungan lagi kalo kebetulan kita mau pake jasa KPR untuk rumah 2nd ini, mintalah kerjasama dengan penjual rumah untuk mengatakan kalau harga rumah dijual ke kita 300juta, mayan kan jadi dapet uang lebih dari KPR, he.h.eh.e….ngurangin beban di DP.

Semoga bermanfaat ya…

Komentar Anjar
Saran yang kedua, bukannya kalau yang kompleks harganya sudah ada ‘kesepakatan’ harga pasaran ya? tapi kalau rumah 2nd diluar kompleks mungkin bisa bingung si pemilik rumahnya. Ada pendapat lain?

Hati-hati dengan marketing rumah?

Yang perlu diwaspadai dalam membeli rumah adalah marketingnya. sering untuk ngejar omzet mereka menjual rumah dengan menutupi kekurangannya , memanfaatkan kesibukan konsumen yang percaya dan tidak mengecek informasi kelain sumber.

Saya dalam beberapa hal tidak mempercayai marketing di xxxx karena sering menutupi fakta dan tidak detils menguasai produk yang dijualnya, terutama pengetahuan mengenai dokumen kelengkapan persyaratan pembelian yang mencla mencle dan detail layout. saya termasuk yang kecewa dengan bentuk kavling rumah saya karena ini diketahui beda dari yang ditawarkan awalnya , cuma selembar gambar denah kavling sudah diminta bolak balik gak dikasih alasannya sabtu minggu kantornya tutup
Mas Jono yang kecewa
,

Komentar:
Saya pun sering mengalami kejadian ini, awal-awal saya di Jakarta hampir semua marketing rumah memberikan informasi yang kurang tepat mengenai lokasi rumah. Ada yang punya pengalaman?

Rusun Cawang 90 juta, 4 hari dibuka langsung ludes

Teman baik saya berencana mengambil rusunawa (rumah susun sederhana) di Cawang. Kebetulan iparnya bekerja di Kimpraswil, jadi ada slot untuk pegawai. Teman saya ini bingung dengan prospek rumah susun ini di Jakarta. Usut-usut punya usut, baru dibuka 4 hari semua rumah di rusun ini sudah habis terjual. (padahal bangunannya pun belum jadi). Jadi dilihat dari permintaannya memang tinggi.

Harga?
tipe 27 dijual Rp 90 juta
tipe 27 dijual Rp 110 juta
tipe 30 dijual Rp 125 juta
tipe 36 harga maksumim Rp 144 juta

Tempo: Rumah susun 1000 tower diresmikan kamis 5 April 2007
Baca juga diskusi: Gaji 4.5 juta dapat rumah apa di Jakarta

Pertanyaannya, seandainya kita masih sanggup untuk membeli rumah dengan budget hingga 200 juta (lewat KPR dengan cicilan salah satunya), kira-kira rumah susun tipe ini layak tidak ya?

Lokasi di Jakarta lho, 200 juta masih dapat ‘rumah’ di Jakarta tidak?

Strategi menswap pembiayaan KPR rumah tumbuh

Rumah tumbuh adalah sebuah konsep arsitektur dimana rumah tidak dibangun keseluruhan, tapi dibangun pertahap. Seperti bangunan induk ditahun pertama, bangunan tambahan di tahun berikutnya, dan bangunan pendukung di 5 tahun berikutnya.

Konsep rumah tumbuh ini dibeberapa situasi memang dapat diterima. Tapi dalam situasi yang lain rumah tumbuh ini tidak dapat diterima, mengingat biaya yang bisa jadi lebih besar. Alternatifnya, orang akan membeli rumah bertahap.

Tahun 1992 misalnya, Mbak Titi membeli rumah dengan harga 300 juta, ketika kondisi keuangan lebih baik maka tahun 2002 membeli rumah baru dengan harga 600 juta. Masalahnya rumah bertahap seperti ini adalah: bagaimana cara membiayai rumah baru? (yang pastinya dengan menjual rumah lama).

Berikut, contoh kasusnya Mas Jono yang menarik untuk kita pelajari bersama, saya sengaja meringkasnya. Detail email dapat dibaca dibawah:
Harga rumah lama: 450 juta (dibayar via KPR BCA, saat ini kurang 115 juta)
Harga rumah baru: 600 juta (rencana via KPR Permata 70%*600: 420jt, DP180jt)
Penghasilan: 16 juta/bulan
Cicilan KPR: 2.2 juta/bulan
Alternatif dana cadangan: Salah satu mobil seharga 90 juta. (Mas Jono punya 2 mobil)
Kekurangan dana: untuk DP 200 juta
Pertanyaannya:
Darimanakah Jono mendapatkan dana 200 juta? Baca entri selengkapnya »

Memeriksa Hak Guna Bangunan (HGB) dari mana ya?

Mas saya mau tanya, saya ingin KPR rumah second di perumahan/realestate. Tapi rumah itu dijual lewat broker (Era),

Pertanyaannya:
1. Bisakah saya mengetahui kebenaran atau keabsahan HGB-nya. Kemana dan bagaimana mengurusnya ya, karena saya takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari.
2. Saya punya uang 130 juta, sedangkan harga rumah 360 juta, penghasilan saya 8 juta.

Jawaban:
1. HGB, SHM, IMB bisa ditanyakan ke dinas PU terdekat. Tapi kalau rumah itu dijual lewat broker dan anda pun akan menggunakan jasa KPR sebenarnya anda tidak perlu bingung. Broker dan Bank KPR akan memeriksanya, karena mereka pun tidak mau dirugikan, bila surat menyuratnya bermasalah. Jadi tenang saja, serahkan pada si Bank & broker.

2. Rumusan bisa didownload, coba dihitung dulu. Mungkin yang perlu anda perhatikan adalah appraisal dari bank. Harga rumah 360 juta pastinya akan dihargai bank lebih rendah.

2007/8 waktu yang paling tepat beli rumah?

Jakarta (ANTARA News) – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI atau BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 8,5 persen setelah mempertimbangkan prospek pencapaian sasaran inflasi sebesar 6 plus minus 1 persen dan 5 plus minus 1 persen pada 2008.

“Secara umum ekspansi perekonomian sampai triwulan pertama, kita tercatat 5,97 persen. Hal ini lebih tinggi dari perkiraan awal BI yang disertai stabilitas moneter sehingga memberikan suatu jaminan landasan pertumbuhan yang berlanjut ke depan,” kata Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Humas BI, Budi Mulia di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, inflasi IHK year on year mengalami penurunan dari 6,29 persen pada April 2007 menjadi 6,01 persen pada Mei 2007. “Inflasi inti bulan Mei 2007 tercatat 5,62 persen year on year yang merupakan laju terendah dalam enam tahun terakhir,” katanya.

Komentar:
Tahun ini saja, saya ‘merinding’ menyaksikan BI rate turun perlahan dari 9% kemudian 8.75% sekitar april dan juni ini turun jadi 8.5%. Antara menyesal karena rate KPR saya waktu itu masih tinggi dan antara senang, semoga rekan-rekan yang lain bisa cepat membeli rumah.

Read more: 2007 waktu yang tepat untuk membeli rumah

Kalau harus membeli rumah 1M

Saya sedang bingung mencari dan memilih produk KPR yang paling tepat. Saya rencananya mau membeli rumah senilai 1.1M dan saat ini saya mampu membayar DP sebesar 150 juta saja dan lama KPR 5 tahun. Mohon bantuan sarannya untuk mengatasi hal tersebut di atas.
Mbak Titik via email

Komentar:
Kasus yang hampir mirip dijawab disini: Studi kasus membeli rumah 800 juta
Mungkin ada yang mau nambahin? atau mau sharing.

Beli rumah: perbedaan nego dan taksiran bank

Klo mo kredit rumah second, kita nego harga dulu ke pemilik sebelumnya baru cari bank utk kredit kan? Gmn klo ada perbedaan harga antara hasil nego kita dgn taksiran bank?
Mba Titi via komentar

Ya pasti ada perbedaan mbak Titi, dan selisihnya lumayan. Ambil contoh rumah yang harganya jadinya 300 juta, setelah diapprais bank harganya jadi 250-an juta dan bank hanya bersedia membiayai 80% dari nilai appraisalnya, jadi bank hanya akan kasih kredit 200 juta.

Jadi pasti ada perbedaan
Nah sekarang tinggal strategi kita menutup kekurangannya mbak

2007 waktu yang tepat untuk beli rumah?

Orang jawa, tionghoa dan budaya adiluhung lainnya punya berbagai kalkulasi metafisis untuk menghitung kapan waktunya membangun rumah. Sebuah perusahaan semen dalam TV advertialnya juga memilin makna “Ini waktunya membangun rumah”. Sebuah bank juga membuat tag “Ini waktunya membangun impian anda”

Memang pertanyaan “kapan waktu yang tepat” membuat para lajang-ers atau yang couples yang sudah punya rumah kebingungan untuk membeli rumah baru. Menghadapi masalah seperti ini ada banyak hal yang bisa kita lakukan:

1. Analitis high risk, mengikuti trend properti dan fakta moneter, tahun 2007 waktunya beli properti
Fakta:
tahun 2006 transaksi properti turun 20-30% dibanding tahun 2005
april 2006 suku bunga 12.75% maret 2007 suku bungan 9%

Ramalan Ali Hanafia (Member broker Century 21 Pertiwi)
transaksi properti 2007 meningkat 50% dibanding 2006
transaksi 2008-2009 akan menurun seiring suhu politik (pemilu)

Referensi
Suhu politik 2008 naik, pengembang harus genjot penjualan 2007

2. Analitis medium risk, tahun 2008 deh!
Fakta:
Masih dua tahun lagi, ada cukup waktu untuk memantau pergerakan di tahun 2007. Masih ada waktu lihat-lihat pameran, dan masih bisa tarik nafas lihat banjir Jakarta kemarin.

3. Pasrah, Ntar aja deh jangan buru-buru. Indonesia (apalagi specific consumer level) adalah pasar yang paling aneh, tanya deh para pakar.
Referensi
Pertumbuhan harga properti Asia lambat

4. Tergantung calon istri siapnya kapan 😛 hihihi