250 juta, Cibubur Country vs Citragrand
Juli 30, 2007 — priandoyoMungkin bisa memberi masukkan, saya ingin beli rumah di Cibubur, pilihannya kalo ngga Cibubur Country ya Citra Grand. Dengan kondisi saya ingin keluar dari perusahaan kira-kira dalam waktu setaun, rumah yang saya incar harganya sekitar 250 jt lebih baik ambil program dari Bank Niaga atau dari Bank Mandiri yang saat ini ada promosi dengan Citra Grand?
Ada masukan?


Juli 30, 2007 pukul 8:04 am
Mmm,
Cibubur Country & Citragrand sama2 inden, bedanya kalau Cibubur Country bener2 semuanya inden hingga Fasum(Fasilitas Umumnya). Citra Gran udah settle dengan fasilitas dan shuttle busnya. Kalau saya pribadi kedua2nya saya tolak, dan saya pilih legenda wisata he he he. karena citra gran saya kurang sreg lihat mesjidnya yg ndak terurus walau paling depan. Kalau harus memilih Citra Grand Vs Cibubur jangka pendek pilihlah Citra Grand, kalau masih sabar nunggu Cibubur settle mungkin harus menunggu 2010 he he he
Juli 30, 2007 pukul 3:28 pm
Selain kedua lokasi tadi, budget segitu yang bagus dimana, kalo bisa seputaran Duren Sawit atau Karawaci?
Juli 31, 2007 pukul 2:14 am
[...] Posts Tips menawar rumahYang terbaik di Cibubur250 juta, Cibubur Country vs CitragrandBSD City vs Bintaro JayaThe Address vs Bukit Golf: rumah Cibubur terbaik?Cibubur Country? menurut [...]
Juli 31, 2007 pukul 3:56 am
kira2 kapan cibubur settle? bukannya sekarang udah?
Juli 31, 2007 pukul 4:13 pm
ada perumahan di daerah cibubur (saya ga tau pastinya yg mana) yang bakal kena akses jalan tol…jadi sebaiknya berhati2 dan cek dengan berita2 setempat… just in case…
Agustus 1, 2007 pukul 1:32 am
Saya juga sedang mencari rumah bingaung antara BSD dan Cibubur. Tergantung kita maunya untuk diapakan rumah itu. Kalo untuk ditingali yah cari yang strategis gak kelamaan dijalan kalo mau ke ketempat kerja. Juga kita harus pikirkan kalo kita gak punya kendaraan. Jangan lama2 di perjalanan yeah, nanti banyak steres. Just kidding. Ok yang penting surat kepemilikan tanah dan rumah itu jelas.
Agustus 1, 2007 pukul 5:55 am
Sebaiknya anda pikir-pikir dulu, mana yang lebih tepat untuk anda tempati .
Soalnya untuk masa depan keluarga anda, untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Agustus 1, 2007 pukul 6:55 am
to:emys
kalau dur sit kayaknya ndak dapet … kecuali ada yg BU, kalau karawaci sih masih dapet segitu cuma hati2 kualitas bangunan di karawaci beberapa yg rada2 murah gitu kurang bagus kayak di taman ubud karawaci.
to.agusw
cibubur country baru depannya saja mas sewaktu saya datang 2 bulan lalu. Rumah contoh pun belum ada kok. Lg dibangun bagi yg udah nginden kesono
Agustus 7, 2007 pukul 9:41 am
nupang nanya?, saya berencana beli rumah di wilayah bekas cengkareng dan sekitanya dengan fasiltas KPR dananya sekitar 150jt. tolonh sarannya ya..!!
trims….!!!
Agustus 14, 2007 pukul 2:30 am
yang penting gak bau sampah dan terpolusi asep pabrik
Agustus 15, 2007 pukul 5:07 am
Ikut bersuara ya….
Menurut saya, antara Cibubur Country dan Citra Grand kedua-dua-nya oke. Hanya saja, CitraGrand memang sudah lebih dulu settle, dan Cibubur Country baru mau akan dibangun.
Dari sisi pengembang, Citra Grand dibangun oleh Ciputra, Cibubur Country oleh Agung Sedayu grup. Keduanya pun sama-sama memiliki reputasi yang bagud di bidang properti.
Saya memiliki keyakinan bahwa Cibubur Country akan bisa berkembang seperti Citra Grand. Alasannya adalah (menurut pihak pengembang Cibubur Country) pembangunannya akan dilakukan dengan metode shotgun. Jadi, udah ada yang beli atau belum ada yang beli, rumah sudah akan dibangun. Tidak pakai sistem ada yang beli baru dibangun. Sehingga nanti, semua cluster mungkin akan nampak elok dan rapih karena sudah ada bangunan rumah semuanya.
Saya sebenarnya sudah sepat inden di Cibubur Country. Waktu itu harganya masih lumayan murah lah…. (tiap tiga bulan naik lho). Hanya saja, setelah berpikir ulang dan ulang dan ulang sampai pusing tujuh keliling, saya memutuskan untuk menunda beli rumah di sana karena kantor saya dan istri saya di jakarta pusat, dan untuk mencapai kantor dari cibubur (atau cikeas, tepatnya) diperlukan waktu 2.5 jam dan untuk pulang juga 2.5 jam. Kan kasian anak saya tuh…. Plus untuk kawasan Cibubur, belum ada dukungan transport umum yang memadai.
Walhasil, dengan sangat berberat hati, terpaksa saya lepas itu inden di Cibubur Country….. ah, sayang sungguh sayang, karena setelah berbulan-bulan hunting lokasi, saya masuki semua perumahan di sekitar situ (apa yang bisa anda bayangkan, sebutkan deh….), dan Cibubur Country yang paling bisa memberikan “panggilan” buat saya….. Gitu deh…
Agustus 15, 2007 pukul 10:42 am
Wah pengalamannya kok hampir sama dengan saya, saya jg sudah inden bayar booking fee, tp setelah saya pikir2 masalah transportasi umum yg kurang dan jalan transYogi yg sering macet parah sekali jadi mundur saya…. sayang sekali, pdhal saya jg punya feeling kalo CC ini bakal bagus nti nya…
Agustus 16, 2007 pukul 10:41 am
Kalo untuk pasangan muda (yg tengah menuju sukses alias belom mapan2 bgt), aku pilih Cibubur Country. Citra Grand menurutku kurang “hangat”, secara clusternya satu sama lain agak jauh dan perbedaannya lebar sekali antara tipe besar dengan tipe kecil.
Di Cibubur Country (Menurut site plannya lho…abis belum jadi sih), jarak gerbang utama dengan clusternya deket. Fasilitasnya pun terentang sepanjang 1 km, jadi dari semua cluster relatif dekat dan sama jarak tempuhnya.
Konsep “come home to nature” dipadu dengan gaya bangunan modern minimalis, menjadikan Cibubur Country hunian modern, berfasilitas lengkap, sekaligus hijau dan alami.
Sayangnya, sampai saat ini pembangunannya baru sampai pada pintu gerbang dan pemantapan konturnya saja. Jadi, kalo tunggu lengkap (all units + facilities)…ya masih agak lama, hehehe.
Kalo soal jarak, ke pintu tol Cibubur, Citra Grand jelas lebih dekat. Tapi kabarnya, sebentar lagi akan dibangun akses tol baru yg dekat dengan Cibubur Country. Jadi kalo mau masuk tol, ngga perlu lewat Transyogie lagi. Ada yg tau info lengkapnya??
Agustus 17, 2007 pukul 1:10 pm
aku mah no comment deh
Agustus 20, 2007 pukul 10:52 am
Ikut nimbrung.
Kalau saya sudah mantap ambil cibubur country, setelah saya check sana-sini dan hunting sana-sini ternyata kedepannya sangat strategis yaitu dekat dengan akses pintu masuk tol cibubur. Beberapa aspek yg jadi pertimbangan saya yg lain adalah tidak terpotong oleh jalan tol, lokasinya bukan sawah/rawa yg di timbun, bukan bekas tanah pemakaman, tdk banjir dan mudah di jangkau dengan angkutan umum. Krn banyak perumahan ternama di cibubur yg masuk dalam kategori tsb.
Agustus 21, 2007 pukul 12:43 am
Kita(aku dan pasanganku) baru aja beli rumah di cibubur country. Karena Cibubur Country dekat dengan pintu JORR yang sedang dibangun. So, nantinya nggak usah lewat pintu tol cibubur. Konsep Agung Sedayu group juga bagus banget. Pokoknya kalo ragu-ragu ama Cibubur Country, mendingan langsung datang kesana. Pasanganku dulunya pernah ngomong, “nggak bakalan mau beli rumah disana”. tapi setelah aku ajak langsung ke lokasi. Dia yang malah ngebet untuk beli. Kalo nggak salah, tahap 2 akan dibangun pintu masuk dari jln transyogi
Agustus 21, 2007 pukul 5:27 am
lg nyari comment lebih detail ttg citra gran, ada yang tahu ttg perumahan ini gak ya, gmn fasilitas, kenyamanannya, masa depannya bakal kena JORR2 atau gak, dst… kalo ada yg tau tolong ceritain ya, supaya tau nih…
Agustus 23, 2007 pukul 7:58 am
Ibu Cely,
Saya tinggal di Citragran tepatnya Cluster Terrace Garden. Saya Minggu lalu ketemu sama bagian Senior Marketing Citragran . Kebetulan pas saya lagi main ke Mal Artha Gading, Citragran buka stand disana. Trus saya ngobrol2 mengenai isu tol yang lagi hangat di sekitaran Cibubur. Jadi sang Marketing ini banyak sekali dapet pertanyaan seputaran isu ini, kemudian dia eskalasi ke Internal Citragran untuk menjawab semua pertanyaan seputar isu Toll ini. Intinya Citragran confirm tidak dilewati oleh Tol ini dan pernyataan resminya akan dibagikan ke Ketua RT masing2 cluster di Citragran dan saat ini sedang disusun. Saya hanya dapet ‘bocoran’ verbal dari sang Marketing. Jadi resminya kita tinggal tunggu waktu aja. Menurut sang Marketing juga nantinya Tol itu jatuhnya di POM Bensin sebelah Ny Suharti kemudian nyebrang kearah Kota Wisata. Saya tidak tahu informasi ini benar atau salah. Soalnya sampai saat ini saya dan rekan2 di Citragran nggak pernah denger isu Toll ini pada pertemuan warga saat 17 Agustus-an kemarin. Kalau ada kan udah pada “Teriak” dan bikin demo donk :P. Sampai hari ini Citragran masih “dingin-dingin” aja tuh, malah banyak yang pada mau “repeat order” kata sang Marketing. Benar atau salahnya sih mendingan telpon ke Marketing Office nya aja yah
Agustus 23, 2007 pukul 10:42 am
Pak Hendra,
thanks infonya dan sharingnya yg lengkap banget ya..
akhirnya dapet respon dr penghuninya jg.. soalnya susah jg mau percaya kan kalo dr marketing aja >.<
yah moga2 ga ada apa2 dhe, masih 12 bulan lg cluster prairie baru selesai, baru tahun depan ke sana
Agustus 24, 2007 pukul 5:12 am
Kayanya mendingan citra grand deh daripada cibubur country.Mudah2an cpt dibangun tol jorr2.Transyogi macet bgt.Pernah dgr di infotainment artis Rio Febrian punya rumah di kota wisata yg kena gusur buat pembangunan tol.
Agustus 27, 2007 pukul 8:16 am
Kalo mengikutin peta Megapolitan 2007 (peta TOL-nya baru sampe jalan Leuwinanggung) dan statemen bahwa tol JORR II ini sejajar gas alam, secara teori dan logika (ndak pake pernyataan resmi), Tol ini akan melalui Citra GRAN dan Kota Wisata. Cek aja di google earth ato Wikimapia untuk mengetahui jalur pipa gas. Dan menurut logika, jalur inilah yang paling potensial karena belom banyak bangunan (atao malah larangan ada bangunan disekitar pipa gas). Dan untuk Citra Gran jalur pipa ini bener2 lewat tengah perumahan, persis yang ada di Kota Wisata. Untuk finalnya kita tunggu aja jalur tol ini mau nerjang daerah mana. Tentu saja akan ada yang dapet positif dan ada juga yang dapet negatifnya. Just wait and see.
Agustus 27, 2007 pukul 8:26 am
Sebagai tambahan, kalo lihat peta dan google earth, jalur pipa gas ini persis di pinggir Citra Gran dan akan motong Citra Gran disebelah depan (deket Transyogi). Untuk cluster2 yang lebih dalam (Prairie, dll ato yang deket dengan Leuwinanggung dipastikan aman, karena jauh dari pipa gas.
September 4, 2007 pukul 3:38 am
Tolong bantu saya mengenai informasi cibubur country
Saya dengar CC akan baru jadi rumahnya setelah 2 tahun dari booking Fee.. apa benar kabarnya??
thx
September 16, 2007 pukul 7:03 am
Mas Pri,
Aku sudah 6 bulan ini beli rumah di Cibubur Country (Blok Pine Forrest),,,, (sekarang aku tinggal di Taman Kenari Nusantara Cibubur). Kalo aku pikir-pikir dan sempet lihat2 kemana2 di daerah cibubur,,, ahirnya aku putusin beli rumah di Cibubur Country untuk invest,, (ato mungkin juga pindah rumah kesana). Kalo dilihat dari harga VS fasilitasnya,, jelas cibubur country sangat menjajikan,, (murah, bagus dan lengkap).
Sebetulnya saya sangat kerasan tinggal di Taman Kenari, tapi sayangnya developernya kurang ajar, gag beres,,, terlalu banyak bo’ong nya,,, mulai dari spek bangunan, fasilitas dan lain sebaginya…..
Jadi tips saya sebelum beli rumah, check dulu siapa developernya, jangan sampe kasus taman kenari (PT. Citra Griya Persada) terulang lagi, cuma mengingatkan aja,,, jangan beli rumah yg dibangun PT CGP,,, tipu!!!!!!
Tapi untung warganya OK banget,, jadi sedikit terobati.
September 17, 2007 pukul 3:43 am
ada yg tau info mengenai grand cibubur gak ya?
ditunggu infonya ya
September 20, 2007 pukul 7:31 am
Saya tertarik dgn CC, ttp specsnya kurang lengkap.Bagi yg sdh membeli CC apakah ada yg tau ttg spesifikasi lengkapnya dibanding dgn speks the adres at cbbr.Kok punya CC agak gray ( agak samar2). Apakah itu trik si pengembang. Contoh : Cat ex ICI atau setara, Sanitair : ex TOTO atau setara. Specs yg sama sekali tdk ada, misalnya pondasi,struktur,rangka/penutup atap, rangka plafond. Jadi mungkin aja harganya relatif murah krn kwalitas rumah yg tidak jelas? any comment pls advise tks, siapa tau kita jadi tetanggaan
September 30, 2007 pukul 6:08 am
Menurut saya Cibubur Country itu prospeknya bagus, apalagi nanti dia akan punya akses tol Jorr2 yang dekat dengan perumahan ini. Saya sendiri sudah indent di sini di Cibubur Country, rencana serah terima rumah pertengahan 2008. Untuk type rumah yang saya beli 90/62 harga di Cibubur Country relatif cukup murah dibandingkan dengan tetangga2 nya, seperti Citra Grand, Legenda Wisata, perbedaannya cukup significant sekitar 25% pada saat saya beli di awal 2007. Untuk investasi di sini cukuo baik, dan saya suka melihat master plannya, dimana antar cluster tertata tidak terlalu jauh satu sama lain, sehingga walaupun ini perumahan baru, tetapi nantinya saya yakin lingkungan disini akan lebih friendly dibandingkan perumahan2 dengan cluster yang satu sama lain berjauhan, seperti kota wisata, legenda wisata, dll. Agung sedayu Group sendiri terpercaya pengalamannya mengelola perumahan berpuluh tahun di dunia property.
sayangnya….saya sendiri harus meninggalkan Indonesia dalam waktu dekat turut suami kerja di LN, sehingga saya berniat menjual kembali rumah saya tersebut di Cibubur Country..mungkin ada yang berminat..hehe…bisa hub saya di 0818800004 sari…harga menarik…thank you…
Nopember 6, 2007 pukul 7:20 am
saya berfrofesi dimana mendapatkan kemungkinan kecil untuk kpr walaupun standar gaji cukup untuk membayar kpr. apa ada cara lain untuk mendapatkan kpr karena saat ini tabungan saya tidak mencukupi untuk beli cash jadi saya berencana untuk mengambil rumah secara kpr. kenapa setiap bank ragu jika memberi kpr kepada pelaut apa.?
Nopember 13, 2007 pukul 11:35 am
wah jadi binun neh….coba beli rumah kaya beli cabe………hihihihihi, tolong donk dicibubur didaerah mana ya
yg paling enak dan nyaman(gak pake bau sampah)dan masalah macet seh gak papa deh (abis susah dihindari)……….kasih bocorannya donk dan yg pasti lancar pengurusannya, tanpa embel2 dan buget saya 200-300jt
Nopember 14, 2007 pukul 3:30 am
icha….binun ya milih cibubur? dah survey semua lom **dijamin tambah binun ntar**
banyak lho…ada citra grand, cibubur country, legenda wisata, kota wisata, the address, bukit golf, grand cibubur, cibubur residence dll…wah puyeng dech
dgn budget segitu kyknya banyak kok pilihannya
Icha…yuk tetanggan aja yuk…di grand cibubur ;)) cluster kecil yg ada di depan mall citra gran
**yg lg deg2an ngajuin kpr**
Nopember 15, 2007 pukul 10:50 am
Emang bingung ternyata mo milih rumah krn terlalu banyak pilihan dengan berbagai tawaran yang menarik….
@lope’ : Sama nih kita lagi deg-2an menunggu persetujuan KPR
Nopember 16, 2007 pukul 3:45 am
to AJ…
iya nih…moga2 disetujui ya KPR kita
AJ ambil di CG ya, dulu naksir juga tuh di CG…**bisa tetanggaan ya kita** hihihi…tp gak jd ambil di CG krn the cypress msh indent ampe thn depan

takutnya gak kekejar saat thn depan kontrakanku abis
Nopember 19, 2007 pukul 1:57 am
akhirnya, setelah 3 minggu berturut2 survey (belom ditambah survey2 daerah cibubur hingga jonggol yang tahun kemaren …duuhh ..lama amat and jauuh buanget), akhirnya saya dan keluarga memantapkan memilih the-prairie di Citra Gran. Mudah2-an pilihan yang tepat.
Pengerucutan pilihan kami akhirnya di-antara Citra-Gran dan The-Address. Alasan utama-nya adalah akses tol yang 2 buah (cimanggis dan cibubur) + 1 akses baru JORR nantinya.
Citra Gran saat survey kami lakukan, sudah mempunyai akses pintu/gerbang “belakang” yang mengarah leuwinanggung yang bisa tembus ke tol cibubur (walaupun masih berupa jalan tanah yang di-urug, wuuihhh tinggi banget tuh urug-kan-nya. Jelas ini saingan berat The-Address. tadinya pilihan kami hanya the- Address, ya karena itu tadi, akses tol 2 buah (cibubur dan cimanggis). namun kami dpt kabar kalau Citra-Gran juga membuka akses resmi pintu belakangnya.
Lantas saya liat, dari physical-visual di lapangan, tanah urug di citra-gran cukup tinggi dibanding The-Address (utk cluster citra-gran : prairie, cypress dan meadow memang akan saling membelakangi dengan cluster 2 dan 3 The Address). Tentu logika kami adalah, banjir tdk akan terjadi di Citra Gran krn posisi tanahnya lebih tinggi. ini akan menghindari terjadinya banjir sesaat saat hujan deras turun dalam waktu yang cukup lama, krn kalo banjir karena sungai yang meluap, sepertinya jauh banget, krn memang sungai-nya jauh dibelakang sana ..).
demikian sharenya, semoga bermanfaat.
Nopember 19, 2007 pukul 5:16 am
aloo sodara-sodara…
minta saran dong
sekarang saya sekeluarga tinggal di Villa mutiara serpong di pondok jagung , serpong utara, (deket nya sama graha bintaro + villa melati mas..hik2 malu nih nyebut2 perumahan elitnya).
kerja di gatot subroto. Dulu pertimbangan beli di sini karena alesan klasik (murah..) walopun tau ini hasil karya developer ecek2 (pt ISPI) keliatan dari kualitas bangunan , dah gitu kemarin pebruari sempet nyicipin banjir juga.
alhamdulillah sekarang penghasilan naik (saya + istri) sekitar 15 jt-an se-bulan). aku lagi mikir mending ngutang buat rehab atawa cari perumahah baru lagi? ceritanya sekarang mo peningkatan kualitas hidup gituu..kalo masalah lokasi pengennya bintaro , BSD atawa Cibubur.
tunggagan saat ini masih bebek. Menurut temen2 gimana..?
Nopember 26, 2007 pukul 1:02 am
halo sudah ada yg tinggal di Citra Gran ?
boleh sharing donk ceritanya…
Nopember 27, 2007 pukul 2:00 am
ambil cibubur country aja, saya beli dec, 2006 type 46 harga 153jt, skr dah 196jt…!!!! good investasi… kl rumahnya dah jadi saya yakin itu pasti rumah idaman bgt (Cotton Field 16/5)
Nopember 28, 2007 pukul 12:35 am
Kalu Cibubur Country, gak ah..
kejauhan soale, terus liat di TV ada demo gitu, jadi il-feel..
kalu citra gran gimana ya.. kayanya ok pas survey lokasi kemaren..
Nopember 28, 2007 pukul 8:12 am
Salam kenal buat semua, ikut gabung nih.
Beberapa bulan lalu saya lihat ada cluster baru di Citra Gran yang harganya 200 juta lebih dikit. Ada yang bisa share infonya? Kalo ada tolong info rumah second di CG, kalo bisa yang harganya 200 juta-an, syukur kalo ada yang dibawah lagi.
@Sari DKK, Cibubur Country (CC) memang sedang bersengketa dengan Universitas Nasional. Saya yang kebetulan alumni Biologi UNAS sangat prihatin sama kasus ini.
Saya tau persis dulu pertengahan tahun 1980-an di lahan CC sekarang adalah rawa-rawa, kebon, sawah dan penduduknya ga banyak. Jalan alternatif belum dibangun, jadi lahan itu sama sekali ga komersil buat ukuran saat itu.
Saya bersama temen2 dulu banyak menanam pohon varietas baru seperti jagung hibrida, rambutan binjai dll didorong oleh Rektor kami tercinta Sutan Takdir Alisjahbana. Kami sering berkemah disana, kadang-kadang kami memancing di rawa-rawa. Lokasi itu sungguh nostalgia indah buat saya. Karenanya saya ingin kembali ke sana.
Dari dosen UNAS, saya tau bahwa lahan itu dibeli sedikit demi sedikit dari tahun 1980 awal sampai kira-kira tahun 1988 sampai genap berjumlah 15 hektar. Itupun dibeli dari tangan penduduk satu persatu dengan harga sekitar Rp. 1,000-2,000/ meter. Terus terang, saat pertama diminta praktikum botani disana, saya anggap Rektor, Dekan dan para Dosen saya kurang waras karena lokasinya jauh dan jelek sekali ditempuh kendaraan. Belakangan saya tau visi mereka brilian karena ternyata sekarang kawasan itu bernilai ekonomis tinggi.
Hubungan kami dengan warga kampung disana juga akrab sekali, karena kami sekaligus melakukan pengabdian masyarakat misalnya menggelar pengobatan gratis, khitanan massal, atau kami memberi les utk siswa-siswa disana. Sedikit masalah yang kami alami adalah oknum Desa plus Babinsa yang rese, sering mencurigai kami, ujung-ujungnya minta uang rokok.
Saat melihat demontrasi sivitas akademika UNAS di TV, saya langsung kontak teman-teman di UNAS. Menurut mereka Cibubur Country telah merampok lahan 1,5 hektar milik UNAS. Mereka dengan semena-mena membuldozer kebun buah-buahan produktif. Mereka juga menutup kali cikeas yang alirannya meliuk-liuk, digantikan parit besar yang lurus melintang kawasan CC.
Bagi saya, ini adalah kejahatan hukum, kemanusiaan dan lingkungan. Ternyata UNAS masih menyimpan surat-surat AJB, Girik malahan ada SK Gub Jabar perihal peruntukan lahan untuk pendidikan dan Surat rekomendasi Mendagri. UNAS mengakui bahwa pimpinannya tidak sekalipun memindah tangankan hak atas tanah tersebut. Yang lebih memprihatinkan lagi, ternyata ada sekitar 5000 meter tanah wakaf makam yang diratakan tanpa izin (ga kebayang berapa ahli waris yang akan nuntut, atau arwah yang gentayangan), dan 3 orang warga yang dicaplok tanahnya sekitar 2000 meter.
Menurut staf Informasi Unas, sengketa ini berawal November 2006. Cibubur Country melanggar kesepakatan status quo tanah dengan Unas sambil menunggu kepastian hukum dengan membuldozer lahan Unas. Pantas saja UNAS marah. Saya pun kalo mengalami nasib sama pasti akan menentang keras. Tapi menurut pengalaman saya dulu, saya sering mendengar banyaknya mafia tanah yang berkeliaran di Cikeas, Cimanggis atau Cibubur, terutama setelah pembangunan jalan alternatif.
Untuk Cibubur Country ingatlah, jangan mentang-mentang punya modal besar, bisa suap sana-sini lantas mengorbankan hak orang lain, apalagi hak lahan pendidikan. Jangan lupa, 30,000 lebih keluarga alumni UNAS akan terpanggil menentang CC. Dan yang saya tau dan rasakan, semangat perlawanan mahasiswanya terkenal berani dan pantang menyerah, apalagi kalo kampusnya dizalimi. UNAS identik dengan predikat Universitas Perjuangan. Predikat itu diberikan Presiden RI 1, Ir Sukarno tahun 1958, atas jasa-jasanya mengusir Belanda dari Jakarta. Rezim orba saja mereka tumbangkan, apalagi developer perumahan.
Mudah-mudahan info kegelisahan saya (jadi keterusan ceritanya) berguna untuk membuka mata rekan-rekan semua untuk memilih hunian yang bebas dari potensi konflik sosial-ekonomi. Karena meskipun masalahnya sama developer, tapi penghuninya bisa terbawa-bawa.
Sejujurnya, pada awal tahun saya sempat tertarik dengan brosur CC. Harganya saya nilai terjangkau. Tapi setelah tau CC bersengketa dengan kampus saya, saya bkn cuma ilfill, tapi muak dengan CC. Bayangkan kalo kejadian ini menimpa ada.
Semoga bermanfaat,
Sam
Nopember 30, 2007 pukul 11:52 am
@Sam
FYI, kasus sengketa dengan UNAS itu sudah selesai bung, malahan rektor UNAS sudah diproses di kepolisian karena di tuduh menghasut kelakuan mahasiswanya yang maen terobos masuk merusak wilayah Cibubur Country, saya tidak habis pikir katanya orang berpendidikan kok kelakuan nya tidak mencerminkan, pathetic bgt
Desember 1, 2007 pukul 3:01 am
oop
Desember 1, 2007 pukul 3:04 pm
FYI masalah CC dengan UNAS sudah selesai, rektor nya sudah di proses di kepolisian karena dianggap menghasut para mahasiswa UNAS, secara hukum pihak CC memiliki bukti-bukti yang sah, hal ini sudah disebar luaskan di metro tv klarifikasi resmi dari pihak CC juga ada mengenai pendapat dari lawyer.
Yang saya bingung kok mahasiswa UNAS itu bertindak se-enak jidat merusak wilayah CC, tingkahnya kok kayak orang yg tidak berpendidikan, pathetic bgt
Emang nya UNAS itu di daerah mana ya ? Soalnya saya saja baru dengar nama UNAS, sepertinya bukan univ bonafit jangan2 dilihat dari kelakuannya tuh kampus isinya preman semua yg lebih milih demo dengan kekerasan daripada menonjolkan prestasi akademik kampusnya, no offense
Menurut saya CC masih layak diperhitungkan sebagai salah satu investasi menarik di daerah cibubur
Desember 1, 2007 pukul 3:05 pm
FYI masalah CC dengan UNAS sudah selesai, rektor nya sudah di proses di kepolisian karena dianggap menghasut para mahasiswa UNAS, secara hukum pihak CC memiliki bukti-bukti yang sah, hal ini sudah disebar luaskan di metro tv klarifikasi resmi dari pihak CC juga ada mengenai pendapat dari lawyer.
Yang saya bingung kok mahasiswa UNAS itu bertindak se-enak jidat merusak wilayah CC, tingkahnya kok kayak orang yg tidak berpendidikan, pathetic bgt
Emang nya UNAS itu di daerah mana ya ? Soalnya saya saja baru dengar nama UNAS, sepertinya bukan univ bonafit jangan2 dilihat dari kelakuannya tuh kampus isinya preman semua yg lebih milih demo dengan kekerasan daripada menonjolkan prestasi akademik kampusnya, no offense
Menurut saya CC masih layak diperhitungkan sebagai salah satu investasi menarik di daerah cibubur
Desember 2, 2007 pukul 1:17 pm
wah, ada apa permasalahan cibubur dengan unas
unas ada didaerah mana?
cibubur yang mana?
bagaimana asal mulanya terjadi permasalah tersebut?
tetapi menurut saya, permasalahan tidak akan terjadi bila ada permasalahan?
Desember 4, 2007 pukul 6:33 am
Kalau menurut saya cibubur country sangat ok banget, saya sudah putuskan untuk book meskipun saya ambil yg type kecil tapi melihat fasilitas dan site plan nya sangat menjanjikan sekali. malah aku sudah nggak sabar lagi pingin cepet cepat tinggal disana.
Apalagi ada informasi, kalau nantinya ada toll baru, jadi aku yakin future nya akan bagus.
Cuma sekarang jalan transyogi nya memang lagi parah sekali. Mudah mudahan pemda setempat cepat ambil tindakan untuk diadakan pelebaran, meskipun ada toll baru.
Kalau dibandingkan dengan kota wisata memang jauh sekali, baik rumah, harga, dan fasiltasnya, tapi CC cukup buat yg uang nya pas pasan he.he…….
Desember 5, 2007 pukul 2:21 am
aduh serem juga yaa.. kalo belom apa2, sudah ada adu debat seperti di perumahan CC ini… jgn2 nanti kalo sudah dihuni, malah melebar masalahnya ke penghuni…
thanks buat info mengenai CC, baik yang pro ataupun kontra…
Desember 6, 2007 pukul 8:10 am
@lleroy, Pake Otak! Liat Fakta!
Cibubur Country yang pertama kali membuldozer pohon-pohon buah UNAS, membakar pos jaga (Mei 2007). Semua surat2 legal masih kami pegang. bukan cuma sertipikat, Tapi SK Gubernur dan Surat Mendagri tahun 1990. CC sejak kapan muncul di Cikeas untuk beli surat bodong.
Emang lo kampus mana sehh! asal lo tau, UNAS sudah mencetak 6 menteri dan ga korup. CC boleh suap penegak hukum, tapi toh tidak semuanya bisa di suap toh. Liat pengadilan dagelan yang lo bayar. Saksi-saksi lo lebih mirip pelakon ludruk amatiran. Masak keterangan sidang, ga konsisten sama BAP. Emang bayarannya kurang?
Kalian boleh bayar sebesar apapun kalian mampu untuk program PR CC. Tapi kalian akan berhadapan dengan UNAS yang punya potensi kreatifitas tak terbatas.
Lo bilang isi kampus gw preman, ha3x.. (maling teriak maling) CC sendiri yang faktanya ngerahin preman (Lihat di pengadilan!). Tapi preman CC gentar karena mereka hanya membela yang bayar. Sedang Sivitas UNAS pantang mundur membela haknya, tidak peduli dia Rektor, cleaning service apalagi dosen dan mahasiswa. Di UNAS tidak ada kelompok atau keluarga tertentu yang menguasai manajemen. makanya seluruh anggota sivitas peduli. Ngawur lo kalo bilang rektor UNAS menghasut mahasiswa.
hey Bung. Kami dibesarkan pada kampus yang menjunjung tinggi persamaan hak dan tanggung jawab. Bukan kampus yang komersil apalagi mendidik preman.
Kalo lo tanya sama warga kampung Cikeas Udik, lahan UNAS telah ada disana sejak 1981. Dan mereka muak melihat CC yang menabur teror supaya warga tidak protes atas tindakan CC yang membuldozer 5000m tanah wakaf makam keluarga mereka. Mungkin warga bisa kalian teror. Tapi tidak lama mereka akan bereaksi. Tapi mungkin, makam-makam yang diuruk CC itu yang akan menjadikan penghuni CC tidak tentram.. iihhh sereeemmmmm……
Desember 6, 2007 pukul 8:22 am
UNAS= UNIVERSITAS NASIONAL
didirikan 15 Oktober 1949
Kampus Utama: Pejaten, Pasar Minggu Jakarta Selatan
Kampus awal: Jl. Diponegoro, Jakpus
Pusat Laboratorium; Kampus Ragunan & Bambu Kuning (Pasar Minggu)
Kampus baru: TB Simatupang (skr. masih kantor Pajak)
Kebun Percobaan: Cisarua, Bogor (3000m2) & Cikeas Udik (15ha) - Cibubur Country merampok 1,5 hektar di Cikeas Udik.
TIDAK SELAMANYA MODAL BISA BERKUASA
Desember 6, 2007 pukul 10:23 am
@lope’: Gimana dengan KPRnya??? Udah disetujuikah??? KPR saya alhamdulillah sudah disetujui di Mandiri…
@maheswara: Thx atas sharingnya…. pertimbangan utama saya juga krn aksesnya
@lleroy : Anda berbicara sebagai Marketing CC ato sebagai calon costumer CC… Gak perlulah mengeluarkan pendapat seperti itu sampai menjelek-2an institusi laen… Peace ah
Desember 6, 2007 pukul 10:52 am
Aha,,,, belilah rumah yg nyaman dan gak banjir dan gak kena pasang air laut… Jakarta mau kota macet,,, kalo mau gak macet beli ajah apartemen,,, huahahahaha
Desember 7, 2007 pukul 12:46 am
Setuju dengan AJ, gak perlu jelek-jelekin institusi…
(saya sendiri bukan orang unas)
Menurut saya, lebih baik menghindari beli rumah di perumahan yang dari awalnya pembuatannya sudah bermasalah dengan warga sekitar (walaupun prospeknya menjanjikan). karena bagaimanapun, warga sekitar nantinya akan jadi tetangga kita kan?
Desember 7, 2007 pukul 2:22 am
to AJ :
Ambil di cluster prairie atau cypress ?
selamat ya atas KPR yang telah di approve..
wah jgn2 tetangga-an nih..
Desember 7, 2007 pukul 3:17 am
iya ngak perlu menjelek-jelekkan institusi orang.
gak baik. itu malah mencerminkan anda sebenarnya.
atau jangan2 malah anda sales CC seperti yang dibilang sama bung AJ.
Wah, kalo bener anda sales CC berarti developer CC, salah mempekerjakan anda. anda menjelek-jelekkan institusi lain, eh malah CC yang kena, maksud hati bela CC, malah salah Kena diri sendiri.
saya sendiri walaupun tidak secara detail tau UNAS, namun pernah dengar kampus ini. saya yakin yang tinggal di Jakarta pasti tahu keberadaan kampus ini, kecuali yg gak punya TV atau radio…
buat bung Mod, sorry OOT,
Cuma mau meluruskan obrolan yang membahas rumah terbaik di cibubur tanpa menjelek-jelekan suatu institusi / perorangan. so silahkan beberkan fakta tanpa men-judge..
PEACE !!
Desember 7, 2007 pukul 4:08 am
waduh waduh malah rame….. emang separah itu ya kasus cc?
tapi keliatannya dah banyak yang beli tuh…tapi jangan salahin yang beli dong, kan kalopun perum cc ini kasus mereka (pembeli) juga cuma korban. semoga cepat selesai masalahnya.
Desember 7, 2007 pukul 4:20 am
@Maheswara:

Thx mas…Saya di Cypress mas… Masih tetangga sih ama Prairie walaupun tetangga cluster
Kalo rumah mas Maheswara udah jadi… boleh ya sowan ke sana
Desember 7, 2007 pukul 4:47 am
to AJ,

Kemaren hampir pilih Cypress, tapi krn berdasar pertimbangan bentuk “rumah-kaca” Prairie yg lebih kami prefer, maka jadi-lah pilih Prairie..
Iya nih tetangga-an secara cluster
sowan .. boleh Mas, wong baru serah terima di Agustus 2008… lah sampean kapan serah-terima..??
Desember 7, 2007 pukul 5:47 am
@Maheswara:
Kalo kami dah keburu jatuh hati dengan tampak depannya Cypress… tapi akan semakin cinta kalo ada kolamnya seperti yang di Prairie hehehehehe….
Penasaran juga sih ama bentuk jadinya Prairie kayak gimana… Kemarin pas maen2 ke sana keknya belon ada yang jadi …
Saya planning serah terima di bulan September 08 mas
Desember 9, 2007 pukul 12:21 am
Sebenernya cibubur itu daerah yg sangat bagus prospek ke depannya. Wach… kepada AJ selamat anda mau serah terima bulan September. Citra Gran memang bagus, karena dari lokasi letaknya tidak terlalu jauh dari akses tol dan mall, serta fasilitasnya sudah lengkap.
Saya sudah melihat Citra Gran dan kebetulan saya sedang proses KPR juga untuk di Cluster The Meadows dengan tipe minimalis. Cluster yang sedang di bangun memang Praire dan Cypress di Citra Gran. Masih lumayan banyak unit yang tersisa, namun untuk tipe-tipe kecil sudah banyak habis terjual.
Kawasan cibubur memang diprediksi akan berkembang untuk 5-10 tahun ke depan. Namun macetnya lumayan juga untuk mencapai kantor. Tapi jangan khawatir, konon katanya jalannya mau dilebarkan oleh pemerintah dan ada pengembangan JORR, serta yang paling penting adalah tidak terkena banjir.
Yang saya tahu di Cibubur memang banyak proyek perumahan. Urutan mulai dari yg terdekat dengan tol adalah : Raffles Hills - Cibubur Residence - The Address (tapi mengarah ke cimanggis) - Permata Kranggan - Cibubur Villa - Citra Gran - Kota Wisata & Legenda - Cibubur Country.
Setelah saya mensurvei semua perumahan tersebut, ternyata saya jatuh hati dengan Citra Gran,.. Bagaimana dengan anda??? Yang pasti lihat dulu donk baru ngomong.. Iyah gak!!! So… Peace… OK… Selamat membeli rumah… huehehehehehehe
Desember 9, 2007 pukul 2:25 am
@Aldow:
Tq mas… ternyata nambah lagi tetangga cluster di Citra Gran
Mudah-2an proses KPRnya lancar yah mas
Saya berharap rukonya juga cepet laku… jadinya pas 3 cluster tersebut udah ada penghuninya…mo belanja keperluan rumah gak perlu jauh-2 ke depan
Desember 10, 2007 pukul 12:25 am
To Aldow,
Sebelum Raffles ada 2 perumahan, Puri Sriwedari & Mahogany Residences. Memang hanya tinggal beberapa unit saja yg dipasarkan keduanya. Dan kelas harganya di atas 500jt. Contoh, minggu lalu di MR dipasarkan tipe The Class (1.8 M), baru laku 5 dari 12 unit yg direncanakan.
Cibubur Villa 2 & Permata Kranggan posisinya lebih dekat tol drpd Cibubur Residence kalo lewat samping Petronas.
Desember 10, 2007 pukul 2:30 am
saya juga langsung jatuh hati lihat citra gran, terutama cluster the cypress-nya. Sayang seribu sayang, bujetnya ga cukup…hiks…jadi terpaksa cari yang laen…
Desember 10, 2007 pukul 5:53 am
to AJ,
Mas AJ, bentuk Prairie gak jauh2 kaya’ Meadow… mungkin krn clusternya hadap2-an makanya bentuknya mirip…
(rumah belum ada, tp rencana dah byk nih..) btw di depan cypress nanti bukannya ada danau nan indah … jadi gak perlu kolam khan ..?? 
masalah kolam di teras depan, rencananya malah mau saya tutup mas …
Desember 10, 2007 pukul 8:27 am
@Maheswara:
Iya mas…kalo ngeliyat di maketnya emang bakalan ada danau… Tapi kalo site plan yg ada di brosur koq gak ada planning yah :D…. Apa jangan dibangunnya bareng yah???
Namanya juga selera mas hehehehehe
@Tyas :
Sayang sekali yah belon berjodoh dengan CG… Mudah-2an bisa segere mendapatkkan jodohnya yg nyantol dihati ditempat yang lain
Desember 10, 2007 pukul 8:47 am
to AJ,
Wah saya kebagian akad tanggal 17 Dec tuh, dan kontrak kaya’nya fine2 aja … sesuai dengan kesepakatan awal. cuma biaya provisi-nya kok jadi 1%, walaupun nanti juga di-kembalikan, dengan alasan subsidi 0.5% dari developer.
Desember 10, 2007 pukul 4:19 pm
Wah… yang jelas ngeri juga kalau tinggal di rumah yang dibangun diatas bekan lahan kuburan… Banyangin aja ngeri ga sih, lagian feng sui nya juga ga bagus. NO…NO… pernah bermasalah pula…
Desember 13, 2007 pukul 6:28 am
ati - ati ada hantu-nya ..hihihihi…
Desember 13, 2007 pukul 9:47 am
@ AJ
Berapa lama proses KPR mandiri Mas..???
Saya udah nunggu 2 minggu nich… koq belom ada khabar ya…. @_@
Desember 14, 2007 pukul 1:35 am
@Aldow
Kurang dari 2 minggu mas…. Pemberitahuannya via telpon kalo pengajuan KPR saya sudah disetujui….
Coba di follow up ke Loan Officer Bank-nya ato Marketing Developernya…. Lebih baik jemput bola daripada nunggu tapi gak tenang
Desember 17, 2007 pukul 8:30 am
Saya ngambil rumah di CC Maret 2007, dan sempat bingung juga dgn khabar perseteruan Unas Vs CC. Situasi terbarunya saat ini bgm yah ?
Ada yg kompeten bisa menjawab dengan ” dingin “. thanks
Desember 18, 2007 pukul 4:12 am
inget sutet, inget kanker dan susah menjual properti disitu plus merusak pemandangan juga plus inget kalo punya test-pen electric, gak di apa apain pasti nyala sendiri.
trik marketing agung sedayu grup dengan cibubur country patut di acungi jempol. gw ampe tertipu dan terlena dengan gencarnya marketing cibubur country cikeas ini. kantor pemasarannya terletak persis di samping puri cikeas indah (kediaman SBY). tapi lokasi proyek perumahan yg sebenarnya masih lurus lagi 200meter ke dalam. dari kantor pemasaran, sutet itu sama sekali tak tampak. tapi begitu sampai di pintu gerbang proyek, anda akan disuguhi pemandangan hamparan tanah kosong berhektar hektar plus bonus sutet yg melintas di tengah nya. bisakah anda membayangkan lari pagi di jogging track yang di dirikan persis di atas sutet. saya tidak. sutet itu luar biasa gede nya, jadi sejauh apapun rumah anda dari jogging track, tetap aja sutet terlihat besar. bahkan terlihat besar dari pintu gerbang sekalipun, padahal jaraknya hampir 1 kilo. merusak pemandangan, yes itulah yg terlintas di kepala saya kala membayangkan tinggal disitu.
kantor marketing nya memang sengaja di taruh di samping kediaman SBY sebagai jebakan. customers yg terpana oleh iklannya tiap minggu itu, di jamin akan stop dulu mampir di kantor pemasaran. disinilah perangkap mulai di jalankan. tebar pesona di lakukan. snack party all you can eat oleh restoran ternama di gelar. suasana di sana bak pasar saja, banyak orang keluyuran di sana, sebagian besar adalah karyawan Agung Sedayu yang pura pura di pasang disitu untuk beracting sebagai calon pembeli (baru tahu yah? nanti akan saya jelaskan). Beberapa detik kemudian, akan ada marketing staff yg menghampiri anda dan dengan segala cara, berusaha mengorek korek alam bawah sadar anda, mulai dari keinginan anda, maunya rumah seperti apa, budget anda berapa, dll. begitu semua parameter didapatkan, langsung anda di tawarkan unit yg kira kira sesuai dengan kemauan anda. tak cukup sampai disitu, anda akan di tekan secara psikologis dengan diberitahu jika mayoritas unit yg ada sudah terjual dan karenanya pilihan kita terbatas. hal itu berulang kali di lontarkan staff marketing kepada anda. iman anda akan goyah di buatnya, di saat bersamaan, ia berulang kali menyakinkan anda agar ambil saja unit yg ia tawarkan itu. tak lupa ia terus memantau body language anda, kalo terlihat tanda tanda akan meninggalkan kantor marketing, buru buru ia meralat ucapannya dan menawarkan unit lain pada anda. sambil pembicaraan terus berlangsung, ia juga tak lupa berusaha memanjakan istri dan anak yg anda bawa pada saat itu dengan menawarkan permen, makanan Wendy’s, teh botol, dll. Tak lupa tebar tawa di lakukan walau ucapan saya kala itu sama sekali tak lucu sekalipun. Definitely staff marketing Agung Sedayu ini, Cibubur Country Cikeas pada khususnya, sudah mendapat training khusus mengenai hal itu.
Dan puncak penentuannya, staff marketing akan melontarkan secara malu malu, tapi tegas, bahwa sementara kita mikir mikir di depan master plan, ia akan mengambilkan formulir booking unit nya, seolah olah sudah pasti kita akan ambil unit itu. Tak cukup dengan itu, Agung Sedayu sudah menyiapkan aktor (karyawan Agung Sedayu) yg pura pura jadi pembeli di situ, sepasang suami istri pura pura nya, sambil terus menekan kita akan mau ambil unit disitu. Katanya tahun lalu adiknya ambil disitu dengan harga Rp 250juta, skarang harganya sudah Rp 450juta. Masih banyak cerita plus lain yg mereka (aktor) ini lontarkan kepada anda. Anda sama sekali tidak di beri kesempatan untuk mikir, mereka terus nyerocos saja. Bahkan brosur mereka juga sama sekali tidak mencantumkan spec rangka atap nya kayu atau baja ringan, tidak dijelaskan ukuran kamar itu berapa kali berapa meter, dll. Bak beli kucing dalam karung.
Singkat kata, anda akan dibuat untuk menandatangani booking dan bayar tanda jadi Rp 2,5 juta. Kemudian dari sinilah saya mulai ngeh dengan trik marketing di Cibubur Country. Semua keramaian orang di sana ternyata fake semua. Begitu pembeli ke 10 tercapai, mendadak semua keramaian itu menghilang, meninggalkan hanya saya dan istri/anak saja. Sangat mencurigakan.
Di tengah perjalanan menuju kerumah, saya isenk isenk lakukan kunjungan lokasi langsung ke proyek nya. Kaget nya bukan main. Ada sutet besar disana. Ketinggian nya mungkin menyamai Monas kali. Hal ini sama sekali tidak di jelaskan oleh marketing Cibubur Country. Barulah saya tahu jika saya kena tipu dan perangkap mereka.
Memang sutet hingga kini baru sebatas kontroversi, belum ada kejelasan apakah memang merugikan kesehatan atau tidak. Tapi itu tidak penting lagi buat saya, karena fakta di lapangan menunjukkan, properti dekat sutet sangat sulit di jual lagi. Peminat nya dikit. Belum lagi merusak pemandangan, yang notebene harus anda pelototin seumur hidup anda tinggal disitu. Itu saja sudah cukup bagi saya untuk say no pada Cibubur Country. Peraturan pemerintah jelas, tidak boleh membangun perumahan di sekitar sutet. Jelas ada pejabat korup yg melanggar aturan itu dan membiarkan AGung Sedayu membangun properti di sana.
Cibubur Country, cerminan korupsi pejabat tanah pemerintah yg kongkalikong dengan Agung Sedayu, demi keuntungan, tanpa memperdulikan rakyat kecil. Itulah cap yg pas bagi Cibubur Country Cikeas. Karena ulah mereka, saya rugi Rp 2,5 juta. Wasallam.
Desember 18, 2007 pukul 7:56 am
@Ani : Beberapa hal yang anda jelaskan di atas sama dengan yang saya & istri saya alami…. Hampir saja kami mentransfer 2.5 juta….. Untung saja istri ngotot minta waktu untuk pikir-2 lagi padahal sih emang kurang sreg ama lokasi yang di tawarkan
Desember 19, 2007 pukul 2:18 am
Mas AJ datang juga pas akad di Mandiri senin kemarin (17 Dec) yaa….(Citra Gran..)
Desember 19, 2007 pukul 7:48 am
@ AJ : Wachhh saya udach 3 mingguan nich Mas belum ada khabar jhuga’ dari bank mandiri untuk KPR saya di Citra Gran. Padahal saya sudah kontak Loan Off. dan Marketingnya. Gak ada khabar jhuga’…
Anda Yakin cuman 2 Minggu? Ada trik lain… @_@
Desember 21, 2007 pukul 2:11 am
@ Aldow,
coba bantu ya…
saya juga maksimal 3 minggu kok utk kabar persetujuan KPR Mandiri utk citraGran nya…
coba hubungi marketing Mandiri nya waktu submit data2 dan marketing CitraGran nya..
Desember 21, 2007 pukul 4:31 am
@Maheswara:
Udah akad tgl 17 toh mas???
Saya milih yg tgl 19 Desember…. Sejatinya tgl 17 tapi bentrok dengan agenda kantor saya… Akhirnya minta di undur ke tgl 19…
Bisa ketemu dengan mas MS yg sering posting di sini juga yg barengan akad di Citra Gran
@aldow:
Solusi terakhir dateng langsung ke kantor pemasaran… Dulu saya maksain dateng ke kantor pemasaran nyuri waktu di jam kantor
Jangan nyerah mas… kalo perlu kita yang cerewet…. ke Developer ato Loan Officer
Desember 21, 2007 pukul 6:15 am
@AJ
hhehehehe ..udah tuh saya di tanggal 17Dec Mas..Lumayan menyerap waktu hampir 1/2 harian…
Mas MS itu siapa toh ?? ambil cluster apa ?
oh ya sekedar share aja, setelah tgl 17Dec nya Akad, tanggal 20Dec saya nengok ke lokasi…
Alhamdullilah lokasi rumah saya sudah mulai dikerjakan, dan keadaan cluster secara keseluruhan sudah mulai berbentuk.. cukup puas juga…sementara itu cluster the-meadow sudah mulai rapi-jali… sepertinya tinggal serah-terima tuh … buat yg ambil Meadow, selamat deh.. bagus banget lokasinya..
@Aldow,
mendingan sampean uber Loan-officer banknya, walaupun kalo dia sudah masukkin berkas, dia juga gk bisa apa2, selain bilang tunggu saja, krn setau saya proses-nya berjalan dengan sendirinya…
mungkin lamanya proses anda, krn adanya libur nasional..
Mas Aldow rencana ambil cluster apa ?
Desember 21, 2007 pukul 7:22 am
@Maheswara:
Kalo mas MS ngambilnya samaan ma saya di Cypress juga…hanya saja beda blok…
Samaan juga ma saya… kelar akad pas jam makan siang langsung meluncur ke lokasi… Krn istri saya penasaran pengen ngeliyat lokasi n referensi bagian dalam rumah di cluster lain yg udah dibangun….
The Meadows emang udah mo selesai…. The Prairie belon bisa ditengok masuk ke dalam…… The Cypress apalagi… baru papan penunjuk lokasinya ajah…..
Kudu bersabar dulu nunggu rumah mas maheswara kelar dibangun hehehehehe…..
Just FYI….
Pas akad kredit kemaren dibilangin kalo pembangunan rumahnya akan selesai dalam waktu 12 bulan setelah akad kredit…
Tapi waktu itu dijanjiin ama pihak marketing developer bakal kelar dibulan September 2008…. Hal ini saya tanyakan ke Legal Officernya CG (Mbak Ruri)… katanya kita bisa mengajukan adendum percepatan penyelesaian pembangunan rumah sesuai dengan yang dijanjikan oleh marketing pada saat kita datang pertama kali…. Jadinya rumah kita yang akan di dahulukan pembangunannya…..
Januari 2, 2008 pukul 10:27 am
Turut nimbrung nech,
Wah ternyata banyak juga yg ambil di citragran.
Kebetulan saya juga dah ambil di praire and udah dibangun mulai juni 2007. Sekarang rumahnya sudah hampir jadi, cuma jalannya dan fasum lainnya belum kelar pembangunanya. Melihat perkembangan yang ada, kayaknya janji developer 1 th rumahnya jadi setelah akad kredit akan tercapai, malah optimis akan lebih cepat.
Menurut saya, kualitas rumah di citragran cukup bagus.
Terlebih lagi ada akses tol ke Cimanggis, sangat membantu banget dech..
Saran saya ketika rumah dibangun, kita harus sering2 memantau progress pembangunannya. Agar kalau terjadi penyimpangan spesifikasi kita bisa mengetahui dan segera protes ke pihak pengembang.
Bagi teman2 yg tertarik ambil di citragran mungkin bisa kontak saya, syukur2 mau jadi member saya. Ntar komisi member get membernya bagi dua dech…. Daripada duit komisinya diambil salesnya smua….. He he he……
Januari 4, 2008 pukul 1:10 am
Mas Nugraha ambil di blok apa …
kebetulan sabtu ini saya mau tengok rumah yg di prarie..
Januari 4, 2008 pukul 2:26 am
Mas Maheswara,
Saya ambil type Arcata Blok M2/7.
Emang sampeyan mau ambil yang tipe berapa ?
Januari 4, 2008 pukul 10:24 am
Perumahan CC kl dilihat dari fasilitasnya ok, hanya kl blh sharing masalah sutet yg menjadi persoalan besar…
“Hantu-Hantu” Di Kolong SUTET
Tinggal di bawah jaringan listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) memang aman tak aman. Apa lagi kalau kabelnya yang mengalirkan setrum 150 kV atau 500 kV itu putus dan mengenai orang. Pengaruhnya terhadap kesehatan memang ada, tapi ada cara untuk menekan risikonya.
Beberapa waktu lalu mencuat lagi pro - kontra soal ada tidaknya pengaruh SUTET terhadap kesehatan. Satu pihak bilang aman, tapi pihak lain terutama warga yang tinggal di bawah atau di sekitarnya — merasa yakin tidak aman karena “terbukti” sebagian dari mereka mengalami gangguan kesehatan.
Terus mana yang benar?
Hasil penelitian yang pernah dilakukan Dr. dr. Anies, M.Kes., PKK, dari Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, barangkali boleh ditengok sebagai rujukan. Ia berkesimpulan, medan elektromagnetik yang ditimbulkan oleh SUTET 500 kV berpengaruh terhadap kesehatan penduduk yang tinggal di bawahnya. Gangguan itu berupa electrical sensitivity. “Itu (istilah untuk menyebut) gangguan kesehatan akibat pengaruh radiasi medan elektromagnetik,” jelas dr. Anies.
Wujud gangguannya bisa berupa sakit kepala, pening, dan keletihan menahun. Juga dapat berupa gangguan tidur atau insomnia, jantung berdebar, mual tanpa sebab, muka serasa terbakar, sakit dan kejang otot, telinga berdenging, kebingungan, depresi, serta gangguan konsentrasi.
Kesimpulan itu didapat setelah dr. Anies melakukan penelitian di sejumlah kawasan, mulai dari Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Tegal, semuanya di Jawa Tengah pada 2004. Objek penelitiannya adalah warga yang tinggal di kiri dan kanan SUTET hingga radius 25 m.
Berdasarkan hasil penelitian itu, diketahui pula penduduk yang bermukim di bawah SUTET punya risiko mendapat gangguan kesehatan 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tinggal di luar kawasan SUTET.
Lebih rendah dari HP
Namun, di sisi lain dr. Anies juga menemukan, frekuensi gelombang elektromagnetik di bawah SUTET sebenarnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang dipancarkan oleh telepon genggam (HP) yang frekuensinya mencapai 1.800 MHz. Sementara frekuensi yang dihasilkan SUTET hanya berkisar 50 - 60 kHz.
Bahkan, masih ada yang lebih besar lagi dari HP, yakni piranti rumah tangga macam microwave, yang tercatat memancarkan gelombang elektromagnetik dengan freuensi 3 - 4 GHz (gigaHertz).
Radiasi gelombang elektromagnetik memiliki spektrum sangat luas, mulai dan frekuensi ekstrem rendah hingga yang sangat tinggi. Secara teoritis radiasi elektromagnetik menimbulkan gangguan pada kesehatan jika melebihi ambang batas. Angka yang dikeluarkan oleh International Radiation Protection Association dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) tentang batasan pajanan kuat medan listrik yang diduga dapat menimbulkan efek biologis yaitu 5 kV/m.
Artinya, seseorang yang berada di lingkungan medan magnet berkekuatan lebih dari 5 kV/m bisa terancam mengidap penyakit leukimia, limfoma, infertilitas pada pria, cacat bawaan, proses degeneratif, perubahan ritme jantung, perubahan metabolisme melatonin, serta neurosis.
Untuk meyakinkan adanya bahaya itu, buka saja hasil penelitian Wertheimer dan Leeper (1979) di Amerika Serikat (AS) tentang pengaruh pajanan elektromagnetik terhadap kesehatan, khususnya dari transmisi listrik tegangan tinggi, yang dikutip dr. Anies. Hasil penelitian itu menunjukkan adanya kenaikan risiko kematian akibat leukimia pada anak yang tinggal di dekat jaringan listrik tegangan tinggi.
“(Hasil) penelitian itu lantas dikoreksi peneliti lain, yakni Savitz dkk. (1990), juga London dkk. (1991),” ujar Anies. “Tetapi tidak seharusnya diabaikan begitu saja hasil penelitian (Wertheimer dan Leeper) itu, mengingat akibat yang terjadi dari pajanan gelombang elektromagnetik memang tidak seketika, melainkan memerlukan waktu sangat lama, lebih dari 20 tahun,” tambah dr. Anies.
Penelitian dengan menggunakan hewan percobaan terhadap pajanan gelombang elektromagnetik, menurut dr. Anies, sudah dilakukan sejak 1960-an. Hasilnya bervariasi, mulai dari yang tidak terpengaruh, sampai adanya perubahan tingkah laku, timbulnya keganasan, bahkan munculnya cacat bawaan pada keturunan.
Barangkali karena dampaknya baru muncul dalam jangka waktu lama itulah, “Sampai saat ini hasil penelitian tentang pengaruh radiasi medan elektromagnetik terhadap kesehatan masih tetap terasa kontroversial, “ucap dr. Anies.
RISIKO BISA DITEKAN
Jalan terbaik untuk mencegah gangguan penyakit akibat radiasi gelombang elektromagnetik tidak lain menghindari pajanan. Namun, pada kasus tertentu hal ini sulit di lakukan, apalagi jika lantaran berbagai keterbatasan, SUTET terpaksa dibangun melintas di atas perumahan penduduk demi kepentingan orang banyak. Beruntung, kekuatan medan elektromagnetik SUTET masih di bawah 5 kV/m.
“Meskipun demikian, perlu diusahakan intensitas pajanan sekecil mungkin, buatlah jarak dari benda yang menghasilkan radiasi sejauh mungkin, serta waktu pajanan yang diterima sesingkat mungkin,” ujar dr. Anies.
“Kalau ternyata kekuatan gelombang elektromagnetik di bawah nilai ambang batas, bukan harga mati bahwa orang yang tinggal di bawahnya terjamin aman selamanya, alias tidak mendapat gangguan kesehatan sama sekali,” tambahnya. Lebih-lebih jika nilai ambang batas yang ditetapkan berdasarkan penelitian yang selama ini telah dilakukan. Soalnya, penelitian yang dilakukan terhadap manusia umumnya lebih banyak memotret” (observasi), sebagian bahkan menggunakan metode yang kurang tepat, sedangkan penelitian eksperimental pada manusia jelas tidak etis dilakukan.
Mengingat berbagai kondisi itu, upaya penurunan risiko layak dilakukan. Dr. Anies mengajukan tips untuk menekan risiko pajanan gelombang elektromagnetik SUTET seperti ini:
1. Lengkapi rumah dengan langit-langit atau plafon. Fungsinya untuk mengurangi dampak radiasi elektromagnetik dan melindungi orang di bawahnya dari pajanan gelombang elektromagnetik.
2. Buatkan grounding terhadap bahan-bahan yang menghantarkan listrik, misalnya atap seng, kawat jemuran, mobil, dan sepeda motor. Caranya, dengan memberi sambungan kabel yang menghubungkan bahan-bahan itu ke tanah agar aliran listrik langsung menuju ke Bumi.
3. Tanami pekarangan rumah dengan tumbuhan, terutama berbentuk pohon. Tetumbuhan itu bisa mereduksi pajanan gelombang elektromagnetik dan medan listrik.
4. Usahakan agar tidak berada di luar rumah pada malam hari, karena saat itu arus listrik pada jaringan SUTET sedang tinggi.
5. Periksakan diri ke dokter sedini mungkin bila timbul gejala electrical sensivitiy.
Informasikan tips tersebut kepada saudara, kerabat, teman atau siapapun yang terpaksa tinggal di bawah atau dekat dengan jaringan SUTET.
*****
HANTU-HANTU DI KOLONG SUTET
Mereka yang terpaksa bermukim dan hidup di kolong SUTET mungkin pernah mengalami, merasakan, atau menyaksikan kejadian-kejadian ‘aneh” di sekitar tempat tinggalnya. Anda yang tinggal nyaman di perumahan yang jauh dari SUTET
pasti tidak. Inilah “hantu-hantu” yang biasa gentayangan di sekitar SUTET:
1 . Ada suara atau bunyi mendesis; ini sebenarnya akibat ionisasi pada permukaan penghantar (konduktor) yang kadang disertai cahaya keunguan.
2. Bulu atau rambut berdiri sebagai pengaruh medan elektromagnetik yang kecil.
3. Lampu neon atau test pen menyala, meski redup, akibat mudahnya gas neon dalam tabung lampu dan test pen terionisasi.
4. Kejutan lemah pada sentuhan pertama terhadap benda-benda yang mudah menghantar istrik (seperti atap seng, pagar besi, kawat jemuran, dan bodi mobil).
DIWASPADAI
Dalam pandangan dr. Anies, selama ini orang lebih mewaspadai mikroorganisme sebagai penyebab penyakit yang masa inkubasinya relatif pendek. Mereka jarang menyadari, 20 - 30 tahun mendatang berbagai penyakit justru banyak yang bakal datang dan berawal dari radiasi gelombang elektromagnetik di sekitar tempat tinggal kita. Karena itu, apapun kondisinya, radiasi gelombang ini tetap perlu diwaspadai.
Apalagi penggunaan peralatan yang menghasilkan medan elektromagnetik sudah demikian meluas. Otomatis pajanan gelombang elektromagnetik juga meningkat. Jadi, radiasi yang harus diwaspadai semakin banyak, tidak hanya yang berasal dari SUTET 150 kV atau 500 kV. ***
Januari 7, 2008 pukul 6:44 pm
@ AJ
Untung mas AJ ingatkan supaya hati2 mengenai bunga KPR
Jadi sebelum akad saya pastikan lagi supaya tidak ada kesalahan. Thx mas AJ
@ Nugroho
Mas, btw member get membernya dapat komisi brapa% ya?
Januari 9, 2008 pukul 12:13 am
@ Nugroho,
Saya sudah ambil di Prairie -CG, saya di blok M6 Mas,
wah tetangga-an nih…
sekarang pembangunan rumah sudah mulai jalan..
sedang saya awasi ..
*seperti-nya meadow sudah mau serah terima tuh …
Nugroho Says:
Saya ambil type Arcata Blok M2/7.
Emang sampeyan mau ambil yang tipe berapa ?
Januari 9, 2008 pukul 12:16 pm
@Maheswara,
Blok M6 itu tipe yang berapa ya mas ?
@MS,
Member Get Member nya dapet 1.5 persen dari harga rumah sebelum PPN, tapi biasanya salesnya juga minta bagian. Kalau mau MGM harus ngisi form dulu di pemasaran, entar ndaftar dulu sebagai anggota citragran network.
Januari 11, 2008 pukul 12:54 am
@Nugroho,
Type Trona Mas …
saya lihat rumah sampean sudah jadi tuh…. walaupun masih terlihat penyelesaian di sana sini…
rumah-ku masih pondasi …
Kontraktor yg mengerjakan siapa Mas ?
Januari 11, 2008 pukul 8:44 am
@maheswara :
Keknya rajin mengikuti pembangunan rumah nih mas
Mudah-2an lancar yah
Numpang diintipin juga yah…untuk Cypress udah nyampe mana ya mas???
Terakhir ngeliyat ke sana sih pas libur Natal masih pembangunan gerbang cluster…
Emang kontraktornya beda-2 yah walapupun di satu cluster???
@nugroho :
Met kenal ya mas…. kita tetanggaan cluster nih
@MS : Thx nya buat mas Anjar aja deh krn blognya bisa mempertemukan kita untuk share info rumah
Januari 11, 2008 pukul 10:06 am
@AJ
sejak mbak Rury-CG bilang kita berhak mengawasi sejak akad di-TTD, wah langsung semangat 45, saya awasi pembangunannya.
- masalah kontraktor, jangankan satu cluster, wong satu type tapi seberang2-an (No. Ganjil vs No. Genap) aja bisa beda kontraktor… makanya mesti di awasi mas.. walaupun CG juga menurunkan team pengawas lapangan.
- Cluster Cypress, sepertinya sudah mulai diratakan tanahnya (ngambil dari tanah jalan tembusan yg ke jalan leuwinanggung kali yaa..), tembok pemisah antara prairie dan cypress sudah mulai di jebol, sehingga jalan utama antara prairie dan cypress sudah mulai terlihat.
nanti kalo ada kemajuan yg pasti saya info lagi deh …
*saya sudah sempet nyobain “Family-Park CG” loh*
tapi kok tetep mahal ya, buat penghuni…
value-added-nya tinggal ci CG jadi gak terlihat kalo mau pake Fasilitas Family Park, seperti Kolam Renang, Fitness, Lap. Tenis. Harusnya bedanya 75% dgn harga yg bukan penghuni utk langganan.
Januari 11, 2008 pukul 4:28 pm
Kalau di Citra Gran, harga rumahnya berapa ya ?
Saya kerja di Kuningan. Kalo dari sana mau Citra Gran naik kendaraan umumnya apa ya ?
Januari 11, 2008 pukul 5:29 pm
Hallo Rekan2 yang sudah tinggal di CitraGran..
Kalau dengan budget 200-320 juta, sekarang dapat tpe apa ya di CitraGran?
Awalnya sih saya berminat dengan CibuburCountry, tapi berita SUTET nya bikin takut. Soalnya kalau efeknya untuk orang dewasa pun sudah engga baik, gimana untuk anak kecil dan orang tua? Saya berencana membawa orang tua saya.
Januari 12, 2008 pukul 6:46 am
@ Maheswara,
Saya lupa nama kontraktornya, dulu sempat diganti kontraktornya. Kontraktor yang pertama mokong.., bangunnya asal2 an, and ngga sesuai spec. Untungnya saya dan pengawas lapangannya citragran sering ngecek, akhirnya kontraktornya diganti dan beberapa bagian ada yang dihancurkan untuk dibangun kembali karena tidak sesuai spesifikasi. Kontraktor yang kedua ini lumayan bagus kerjaannya, beberapa dari tukangnya saya juga kenal baik. Oh ya mas, ngga ada salahnya ketika ngecek pembangunan sampean bawa oleh2 makanan buat tukangnya agar lebih akrab.
Kalau sampean mau menambah spec pondasi agar nantinya kalau mau mbikin rumah jadi dua lantai smua ngga membikin pondasi lagi, mending ngomong ke kontraktonya pas tahap pembangunan pondasi dilakukan, hal ini akan sangat menghemat dana renovasi nantinya. Kalau batu batanya sudah naik biasanya pihak kontraktornya ngga mau. Walaupun kebijaksanaan citragran yg hanya memperbolehkan perubahan design setelah serah terima, untuk penambahan spec pondasi biasanya boleh dilakukan, tetapi itung2ngan duitnya langsung ke kontraktornya.
@ Joko,
Untuk harga rumahnya, per desember kemarin harga rumah di cluster cypress termurah adalah 48/90 (255-256 jt), 54/90 (272-275jt), 54/105 (292-295jt), 72/120 (366-370 jt).
Denger2 januari ini harganya mau naik lagi. Fyi aja ketika sy beli pada bulan juni untuk rumah 55/105 masih 269 jt. Jadi dari Juni - Desember kenaikannya hampir 20 jtan. Pas sy beli kemarin masih ada program dari Bank Mandiri diskon 1.5 persen, dan dapat cashback provisi 200 persen. Kalau mas Joko berminat mungkin bisa jadi member saya, entar komisi uang member get membernya kita bagi dua aja, he he he…….
Januari 13, 2008 pukul 2:11 am
hello ikutan nimbrung ya..
Aku juga udah ambil di CG~meadows, skrg rumah udah selesai 100%, tinggal nunggu serah terima tapi belum ada kabar sampe skrg. positifnya mumpung lagi musim hujan kita lihat kehandalan kualitas bangunannya. jangan sampe ada yg bocor, rusak dan rembes. Developer kok belum touch kualitas lingkungan dalam cluster ya..
paling ga dari awal kan sdh bisa nanam pohon besar2 at least kita masuk nanti sdh rindang.
Untuk perubahan desain (pondasi misalnya) apa bisa langsung dg pelaksananya? sy pernah ajukan perubahan titik lampu dan fitting sesuai aturan ke developer, udah bayar bea adm, ga jadi krn penawaran harganya ga cocok rada gimana.. mending ubah sendiri kalo sdh serah terima nanti.
Kualitas pekerjaan lumayan bagus krn ada pengawas juga dari developer, tapi kalo kualitas material sih biasa2 aja dari segi brand
Januari 13, 2008 pukul 3:49 pm
@nugroho
dana saya terbatas…. jadi kalau pun jadi beli rumah di CG harus nabung lagi buat kendaraan transportasinya.
Dari CG ke Kuningan pp ada kendaraan umum apa ya ?
Januari 14, 2008 pukul 12:44 am
@Joko,
Saya penghuni Prairie-CG (rumah dalam tahap pembangunan). Untuk Angk-Um ada Feeder Busway dari Citra Indah Cileungsi yang mampir ke Citra Gran Cibubur, dengan rute smp Blok M (kaya-nya mampir di deket Plza Semanggi dan KomDak untuk arah sebaliknya).
Untuk Bus Umum, ada Patas AC yang melewati depan CG JURUSAN Blok M - Cileungsi. Dan tentunya kalo pagi/sore banyak angkutan plat item (arah Cibubur Junction) yg biasa ngetem di samping atma-jaya atau kalo di daerah kuningan, mungkin di sekitar sebelah DepNaker/PLN Gat-Su…
Jangan lupa, untuk yg punya kendaraan pribadi bisa juga meng-akses pintu 2 / belakang CG yang langsung masuk Tol Cimanggis atau mengarah ke Plaza Cibubur..
@Nugroho
Aku kok ngak bisa nambah spec yah ..ketika mau buat pondasi untuk 2 lantai (rencana mau renov di tahun2 mendatang). mungkin tergantung kontraktornya niih….
padahal sudah saya kasih tau, kalo saya akan nambah kamar di atas nanti dan saya akan bayar utk nambah pondasi itu…. eh tetep aja jalan sesuai dgn spec yg ada.
ya udah lah… paling ntar pas renov, nambah pondasi lagi dibeberapa titik..
Oh ya sampean, biasa bawain makanan ringan/cemilan atau nasi bungkus mas ?? kalo saya biasa kasih rokok ke mandornya tuh …
Januari 14, 2008 pukul 1:29 am
Hi all,
Wah salam ya buat temen2 semua yang jadi “calon” penghuni CG, kebetulan aku ambil di The MEADOWS L2/33. kemaren sih aku sempet liat progress hari sabtu n aku ketemu ma marketing minta buat serah terimanya dipercepat karena kebetulan ud lunas :-), aku minta dipercepat karena ad rencana mo langsung renov. untuk renovasi kl temen2 minat bisa aj sih kadang kl kita liat2 lokasi pasti ad pemborong yg suka nyamperin n ngasih kartu nama gitu, trus kita bisa liat kerjaan mereka krn biasanya mereka lg ngerjain rumah laen yang ada di cluster sebelah gitu. untuk mengeni isu tol yang akan melintasi transyogi aku punya data yang valid banget karena kebetulan bidang kerjaku berhubungan dengan itu, untuk CG emang akan dilewati tapi cluster paling utara, kl untuk meadows ( lokasi rumahku) jarak tol akan 500 m diutara situ pulo yang ada di meadows trus akan menuju keutara terus ketimur untuk yang mau detail mungkin aku bisa kirim by email kl temen2 berminat krn dlm format DXF n gede banget tapi mungkin aku bs kirim print screennya aj buat gambaran. buat temen2 yang di CG ada gak sih milis untuk para penghuni??? kl ada please info dong and kl blm ada yukkss kita bikin
yah buat sara sharing aja gitu . ok
Januari 14, 2008 pukul 1:49 am
Pak Latief, boleh donks info tolnya dikirim ke sf_619@yahoo.com
BTW, kapan sich mulainya, dan kapan jadwal operasi toll JORR2 ruas cimanggis cibitung?
Januari 14, 2008 pukul 2:22 am
@Maheswara,
Iya mungkin tergantung pengembangnya juga, rumah saya juga belum ditambah spec pondasinya karena keburu naik tembok. Tapi temen saya yang ambil Trona bisa, disamping nego dengan pengembangnya yang paling penting adalah nego dengan pengawas lapangannya. Kalau belum tahu pengawas lapangannya bisa dintanyakan dengan salesnya. Kalau bisa nambah spec pondasi akan sangat menghemat biaya renovasi nantinya karena ketika kita mau merenovasi menjadi 2 lantai, tidak perlu lagi mengutak atik pondasi existingnya. Berdasarkan info dari mandor ketika ngutak atik pondasi existing akan banyak biaya yang keluar dikarenakan pekerjaan mengganti keramik, biaya cat ulang tembok, dll.
Biasanya aku kasih roti, rokok, dan minuman ke tukangnya langsung, pernah kasih ke mandornya tapi yang dikasihin ke tukangnya sebagian. Jadi kapok dech…, makanya sekarang kalo bawa makanan aku kasihin ke tukangnya langsung.
Pak latif,
Boleh juga dong info tolnya dikirim ke jatiswdati@yahoo.com. Thx.
Januari 14, 2008 pukul 2:22 am
@Maheswara : Thx atas informasinya
@lathief : Ide untuk milis keknya OK juga krn udah search di yahoogroups blm ada…. Malah perumahan yg laen udah ada website nya sendiri…
Januari 14, 2008 pukul 2:47 am
Wah pak Lathief datanya update bangets, lokasi yang kita pilih jadi tambah strategis ya. Rencana pintu tol nya yang dekat CG ada dimana ya?
Januari 14, 2008 pukul 3:06 am
@lathief : pak, boleh juga tuh..bisa minta print screen rencana jalan tol nya? minta tolong dikirim ke cicelym@gmail.com
ada yg bisa kasih info, kalo pondasinya disiapkan untuk 2 lantai tuh nambah berapa ya?
lama gak cek, ternyata sudah rame, dan banyak yg calon tinggal di CG juga ya.. salam kenal nih, saya calon penghuni prairie, M7/ 23.. gmn ya progress di sana, blom sempat2 ke sana..
trims..
Januari 14, 2008 pukul 3:49 am
@ Cely,
Temen saya ambil Trona, nambah spec pondasi 2 lt dari tengah rumah ke belakang nambah 5 jt an, tetapi itu dilakukan pas pembangunan pondasi rumah, kalau penambahan spec pondasinya dilakukan setelah serah terima kemungkinan lebih dari itu.
Januari 14, 2008 pukul 3:54 am
dear all,
Barusan saya search di yahoogroups ternyata udah ada kok, n barusan saya subscribe disana http://groups.yahoo.com/group/citra_gran/
mohon maklum karena data ini boleh dibilang bukan untuk khalayak umum hehehehehe. untuk data daripada saya ngirim ke email temen2 satu persatu kayaknya nanti saya akan saya kirim saja ke milis citragran aja ya ( saya lagi nunggu approval moderator untuk subscribe saya ) nanti kalo udah diapprove pasti saya akan langsung kirim, jadi mohon temen2 subscribe secepatnya ya :-).
Untuk mengenai data saay tentunya hanya bisa ngasih printscreen aja ya
Oh iya, untuk renovasi sepengetahuan saya apabila rumah belum serah terima kita gak bisa deh. karena dulu saya maunya kayak keramik dan bentuk mau saya rubh dari awal ternyata tidak diperkenankan :-). jadi terpaksa semua baru direnov setelah serah terima. kebetulan sekarang saya ambil tipe terkecil di meadows
tipe ruelia dan rencana saya rubah bagian belakang aja dengan cara membuat dak dibagian belakang dengan lebar 30m persegi dan saya pakai jasa pemborong yang ada disitu aja :-).
Ok all, secepatnya nanti saya kirim printscreennya. untuk realisasi project tentunya masih lama meski di koran kompas (saya lupa terbitan kapan karena udah berupa kliping ) disebutkan jorr2 akan beroperasi 2010. tapi itu baru estimasi saja mengingat saat ini proses pembebasan lahan masih “alot” mengingat desain konstruksi yang ada “menabrak” area-area perumahan yang tentunya mereka tidak akan mudah “merelakan” tapi itu hal biasa kok dalam proses pembuatan jalan tol, jadi gambar desain selalu mengalami revisi dan akan selalu bisa berubah. untuk mulu2 pintu tol salh satunya sesuai desain akan berada di dekat pom bensin deket rumah makan Ny suharti tapi tentunya hal itu masih bisa brubah sesuai kondisi dilapangan.
Untuk citra satellite boleh temen2 cek di http://www.wikimapia.org/#lat=-6.384821&lon=106.924481&z=15&l=0&m=a&v=2
Meski ga,mbarnya belum update tapi lebih update daripada Googele earth, meski ini juga ngambil dari GE tapi dengan update sedikit lebih baru dibanding GE standard. temen2 bisa juga update lokasi temen2 n nambah2 poto hehehe seperti saya lakukan di cluster meadows yang masih kosong tapi saya coba upload poto progress gubuk saya :-). semoga bermanfaat
salam,
latief
Januari 14, 2008 pukul 4:43 am
Pak Lathief,
saya belum beli di CG sih tapi tertarik untuk liat data jalan tol tersebut. Minta tolong dikirim ke email di kirananina@hotmail.com boleh ya? Terima kasih..
Januari 14, 2008 pukul 5:04 am
Pak Lathief…
Ikutan donk minta gambar tolnya… karena sudah nyari kemana - mana tapi ga pernah nemu.. emel saya mibuchory@yahoo.com… terima kasih banyak loh pak latief…
Januari 14, 2008 pukul 5:10 am
Saya setuju komunitas CitraGran dibuatin milis, jadi kita bisa saling bagi info. Dan juga bisa lebih kompak kalo suatu saat ada masalah…
Januari 14, 2008 pukul 5:49 am
Dear All,
email sudah terkirim, sekali lagi saya menekankan gambar tersebut hanya untuk menjadi informasi saja mohon tidak menyalah gunakannya. dan juga jangan digunakan sebagai bahan “marketing”: hehehe mengingat website ini dan juga data dapat diakses banyak orang mohon digunakan sebagaimana mestinya. apabila terjadi polemik dikemudian hari maaf ya saya tidak bertanggung jawab
dan juga mohin diingat gambar tersebut adalah masih dalam tahap perenanaan yang masih dapat berubah meyesuaikan kondisi dilapangan.
Untuk subscribe di milis citragran kok agak lambat ya approvalnya? ato lagi banyak yang minta di add nih :-). Ok saya rasa milis akan sangat berguna untuk menjaga kekompakan kita dan lagi kayaknya nanti dengan tetangga sebelah kita tidak kenal secara langsung tapi lebih akrab di dunia maya nih kayaknya hehehehehe tapi saya harap sih biar kita hidup didunia seperti saat ini saya masih mengharapkan selain didunia maya kitapun juga akrab dalam kehidupan nyata :-).
salam,
Latief
Januari 14, 2008 pukul 5:54 am
Pak Latief,
Bisa minta tolong kirim rencana tol-nya dong…Sy ada rencana beli Cypress. Ini emailnya : aindarto@gmail.com
Terima kasih sebelumnya
Januari 14, 2008 pukul 6:24 am
@ aindarto,
FYI, cypress dijamin aman sekali dari rencana tersebut
kalo cypress kena saya pasti kena juga mengingat saya di meadows, cypress lebih enak lagi karena bisa akses gate belakang jadi terhindar macet di cibubur time square. wellcome to the community 
Januari 14, 2008 pukul 6:49 am
Waduh, udah rame banget nih community CG.
BTW milist-nya CG apa ya…?
gw mau register nih..
@Nugroho
5 juta nambahnya.
banyak amat mas… ta’ pikir cuma 2 jutaan… hehehe
itu nambah kedalaman jadi berapa Meter yaa ?
@Cely
sepertinya rumah-mu udah naik batu bata deh, paling ngak sudah berbentuk… dan row yang sudah rame ya row M-07, saya ada di M06..
Januari 14, 2008 pukul 7:02 am
wah..perlu segera diliat nih hehe.. kalo ada milisnya tolong dikabari ya, jd bisa daftar
Januari 14, 2008 pukul 7:07 am
mas latief,
bisa share petanya ke email saya :
maheswara.wibowo@gmail.com
thanks,
Januari 14, 2008 pukul 7:21 am
@maheswara : barusan saya udah kirim screen shotnya.
@CG community : untuk milis CG please cek at http://groups.yahoo.com/group/citra_gran/ saya barusn subscribe tapi masih pending :-).
cheers,
Januari 14, 2008 pukul 8:05 am
Saya juga masih pending
Ternyata udah lama juga ya milis itu…saya baru tau….
Januari 14, 2008 pukul 8:07 am
Saya juga masih pending
Ternyata sudah lama juga ya milis itu…saya baru tau..
Januari 14, 2008 pukul 8:50 am
Halo semua. saya lagi tertarik nih dengan CG, mau tanya apa benar JORR2 tidak melewati CG?
trus untuk mas nugroho, gimana caranya buat ikutan MGM (supaya dapet diskon. hehehe)
Januari 14, 2008 pukul 8:57 am
Salam kenal Pak Lathief, saya maulana calon penghuni bukit golf lavender, boleh minta map dari tol jorr yang sebuitkan diatas pak, terimakasih sebelumnya. email saya maulana717@gmail.com
Januari 14, 2008 pukul 8:59 am
oh iya, saya lupa nambahin,